<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>sejarah sepak bola &#8211; SpeakBola</title>
	<atom:link href="https://speakbola.com/tag/sejarah-sepak-bola/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://speakbola.com</link>
	<description>Bicara Bola ya Speakbola aja!</description>
	<lastBuildDate>Sun, 17 Sep 2023 06:59:07 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://speakbola.com/wp-content/uploads/logo-only-32x32.png</url>
	<title>sejarah sepak bola &#8211; SpeakBola</title>
	<link>https://speakbola.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Profil Manchester United, The Red Devils yang Penuh Prestasi</title>
		<link>https://speakbola.com/profil-manchester-united/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Mlg Bola]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 25 Jul 2023 15:18:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bolastori]]></category>
		<category><![CDATA[Manchester United]]></category>
		<category><![CDATA[profil]]></category>
		<category><![CDATA[sejarah sepak bola]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://speakbola.com/?p=3728</guid>

					<description><![CDATA[<p>Profil Manchester United, The Red Devils yang Penuh Prestasi &#8211; Manchester United adalah salah satu klub sepakbola terbesar dan tersukses di dunia. Klub ini berasal dari kota Manchester, Inggris, dan bermain di Liga Utama Inggris, kompetisi tertinggi di negara tersebut. Manchester United memiliki julukan The Red Devils karena warna merah yang mendominasi kostum dan lambangnya. [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com/profil-manchester-united/">Profil Manchester United, The Red Devils yang Penuh Prestasi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com">SpeakBola</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="content" tabindex="0">
<div class="ac-container ac-adaptiveCard">
<div class="ac-textBlock">
<p>Profil Manchester United, The Red Devils yang Penuh Prestasi &#8211; Manchester United adalah salah satu klub sepakbola terbesar dan tersukses di dunia. Klub ini berasal dari kota Manchester, Inggris, dan bermain di Liga Utama Inggris, kompetisi tertinggi di negara tersebut. Manchester United memiliki julukan The Red Devils karena warna merah yang mendominasi kostum dan lambangnya. Klub ini juga memiliki sejarah yang panjang dan gemilang, baik di level domestik maupun internasional. Berikut adalah profil singkatnya.</p>
<h2>Manchester United Berdiri pada Tahun Berapa?</h2>
<p>Manchester United berdiri pada tahun 1878 dengan nama Newton Heath LYR Football Club. Nama ini diambil dari nama perusahaan kereta api tempat para pendirinya bekerja. Klub ini awalnya hanya bermain sebagai klub amatir lokal, tetapi pada tahun 1892, klub ini bergabung dengan Liga Sepak Bola Inggris.</p>
<p>Pada tahun 1902, klub ini mengalami krisis keuangan dan hampir bangkrut. Namun, berkat bantuan dari beberapa pengusaha lokal, klub ini bisa diselamatkan dan berganti nama menjadi Manchester United Football Club. Nama ini diambil dari nama kota asal klub ini, yaitu Manchester.</p>
<h2>Apa Nama Stadion Kandang Manchester United?</h2>
<p>Stadion kandang Manchester United adalah Old Trafford, yang terletak di Trafford, Greater Manchester. Old Trafford dibangun pada tahun 1909 dan menjadi stadion terbesar kedua di Inggris setelah Stadion Wembley, dengan kapasitas sekitar 74.000 penonton.</p>
<p>Stadion ini juga dikenal sebagai Theatre of Dreams (Teater Mimpi) karena banyaknya momen-momen bersejarah yang terjadi di sana. Beberapa di antaranya adalah kemenangan treble (tiga gelar) pada musim 1998-1999, comeback dramatis melawan Bayern Munich di final Liga Champions 1999, dan gol spektakuler Wayne Rooney melawan Manchester City pada tahun 2011.</p>
<p>Stadion ini juga pernah menjadi saksi bisu tragedi Udara München pada tahun 1958, ketika pesawat yang membawa tim Manchester United jatuh saat kembali dari pertandingan Piala Eropa di Belgrade. Delapan pemain tewas dalam kecelakaan itu, termasuk legenda klub seperti Duncan Edwards dan Tommy Taylor.</p>
<h2>Siapa Pemilik Manchester United Saat Ini?</h2>
<p>Saat ini, pemilik klub sepak bola Manchester United adalah keluarga Glazer, yang berasal dari Amerika Serikat. Keluarga Glazer mengakuisisi Manchester United pada tahun 2005 dengan nilai sekitar £800 juta. Sejak saat itu, mereka telah mengendalikan mayoritas saham klub melalui perusahaan mereka, Manchester United plc.</p>
<p>Pada tahun 2012, <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Manchester_United_F.C." target="_blank" rel="noopener">Manchester United</a> melakukan penawaran umum perdana (IPO) di Bursa Efek New York. Hal ini membuat klub menjadi salah satu klub sepakbola terbuka pertama di dunia. Namun, hal ini juga menimbulkan kontroversi dan kritik dari sebagian besar penggemar klub, yang menilai bahwa keluarga Glazer hanya mengutamakan kepentingan bisnis daripada prestasi sepak bola.</p>
<h2>Berapa Total Trofi Manchester United dari Semua Kompetisi?</h2>
<p>Manchester United telah meraih total 66 trofi sepanjang sejarahnya. Berikut adalah daftar trofi yang pernah diraih oleh Manchester United:</p>
<ul>
<li>Liga Utama Inggris: 20 kali (1907–08, 1910–11, 1951–52, 1955–56, 1956–57, 1964–65, 1966–67, 1992–93, 1993–94, 1995–96, 1996–97, 1998–99, 1999–2000, 2000–01, 2002–03, 2006–07, 2007–08, 2008–09, 2010–11, 2012–13)</li>
<li>Piala FA: 12 kali (1908–09, 1947–48, 1962–63, 1976–77, 1982–83, 1984–85, 1989–90, 1993–94, 1995–96, 1998–99, 2003–04, 2015–16)</li>
<li>Piala Liga: 5 kali (1991–92, 2005–06, 2008–09, 2009–10, 2016–17)</li>
<li>Community Shield: 21 kali (1908, 1911, 1952, 1956, 1957, 1965*, 1967*, 1977*, 1983, 1990*, 1993, 1994, 1996, 1997, 2003, 2007, 2008, 2010, 2011, 2013, 2016) (*bersama)</li>
<li>Liga Champions: 3 kali (1967–68, 1998–99, 2007–08)</li>
<li>Liga Eropa: 1 kali (2016–17)</li>
<li>Piala Winners: 1 kali (1990–91)</li>
<li>Piala Super UEFA: 1 kali (1991)</li>
<li>Piala Interkontinental: 1 kali (1999)</li>
<li>Piala Dunia Antarklub FIFA: 1 kali (2008)</li>
</ul>
<h2>Squad Lengkap Manchester United Musim 2023/2024</h2>
<p>Berikut adalah squad lengkap Manchester United musim 2023/2024:</p>
<ul>
<li>Kiper: André Onana (24), Dean Henderson (26), Tom Heaton (37)</li>
<li>Bek tengah: Lisandro Martínez (25), Raphaël Varane (30), Harry Maguire (30), Victor Lindelöf (29), Eric Bailly (29), Jonny Evans (35), Teden Mengi (21)</li>
<li>Bek kiri: Luke Shaw (28), Tyrell Malacia (23), Brandon Williams (22), Álvaro Fernandez (20)</li>
<li>Bek kanan: Diogo Dalot (24), Aaron Wan-Bissaka (25)</li>
<li>Gelandang bertahan: Casemiro (31), Scott McTominay (27)</li>
<li>Gelandang tengah: Christian Eriksen (31), Fred (30), Donny van de Beek (26), Kobbie Mainoo (18)</li>
<li>Gelandang serang: Bruno Fernandes (28), Mason Mount (24), Hannibal (20)</li>
<li>Sayap kiri: Marcus Rashford (25), Jadon Sancho (23), Alejandro Garnacho (19), Anthony Elanga (21)</li>
<li>Sayap kanan: Antony (23), Amad Diallo (21), Facundo Pellistri (21), Shola Shoretire (19)</li>
<li>Penyerang tengah: Mason Greenwood (21)  , Charlie McNeill (19), Anthony Martial (27)</li>
</ul>
<h2>Siapa Kapten di Manchester United?</h2>
<p>Kapten di Manchester United saat ini adalah Bruno Fernandes. Ia menggantikan posisi yang sebelumnya diemban oleh Harry Maguire.</p>
<p>Maguire sebelumnya ditunjuk sebagai kapten klub pada Januari 2020 menggantikan Ashley Young yang pindah ke Inter Milan. Maguire adalah bek tengah yang bergabung dengan Manchester United dari Leicester City pada Agustus 2019 dengan biaya transfer sebesar £80 juta. Ia juga menjadi kapten timnas Inggris di beberapa kesempatan.</p>
<p>Di musim 2023/2024, ban kapten dari Maguire beralih ke Bruno Fernandes yang terbukti di musim lalu sukses menjadi jenderal lapangan tengah Manchester United.</p>
<h2>Daftar Lengkap Pelatih Manchester United dari Awal Berdiri Sampai Sekarang</h2>
<p>Berikut adalah daftar lengkap pelatih Manchester United dari awal berdiri sampai sekarang:</p>
<ul>
<li>A.H. Albut (1892-1900)</li>
<li>James West (1900-1903)</li>
<li>Ernest Mangnall (1903-1912)</li>
<li>John Bentley &amp; Lal Hilditch* (*pelatih sementara) (1912-1914)</li>
<li>Jack Robson (1914-1921)</li>
<li>John Chapman (1921-1926)</li>
<li>Clarence Hilditch* (*pelatih sementara) (1926-1927)</li>
<li>Herbert Bamlett (1927-1931)</li>
<li>Walter Crickmer (1931-1932)</li>
<li>Scott Duncan (1932-1937)</li>
<li>Walter Crickmer (1937-1945)</li>
<li>Matt Busby (1945-1969)</li>
<li>Wilf McGuinness (1969-1970)</li>
<li>Matt Busby (1970-1971)</li>
<li>Frank O’Farrell (1971-1972)</li>
<li>Tommy Docherty (1972-1977)</li>
<li>Dave Sexton (1977-1981)</li>
<li>Ron Atkinson (1981-1986)</li>
<li>Alex Ferguson (1986-2013)</li>
<li>David Moyes (2013-2014)</li>
<li>Ryan Giggs* (*pelatih sementara) (2014)</li>
<li>Louis van Gaal (2014-2016)</li>
<li>José Mourinho (2016-2018)</li>
<li>Ole Gunnar Solskjær (2018-2022)</li>
<li>Erik ten Hag (2022-sekarang)</li>
</ul>
<div class="content" tabindex="0">
<div class="ac-container ac-adaptiveCard">
<div class="ac-textBlock">
<h2>Di Urutan ke Berapa Manchester United dalam Daftar Klub Terkaya di Dunia?</h2>
<p>Menurut laporan Deloitte Football Money League 2021, Manchester United berada di urutan keempat dalam daftar klub terkaya di dunia, dengan pendapatan sebesar €580,4 juta pada musim 2019/2020. Klub ini hanya kalah dari Barcelona, Real Madrid, dan Bayern Munich.</p>
<h2>Singkatan Manchester United yang Benar</h2>
<p>Singkatan Manchester United yang benar adalah MU atau Man Utd. Bentuk singkatan ini sering digunakan oleh media, penggemar, dan pihak-pihak terkait untuk menyebut klub ini secara singkat. Singkatan lain yang kadang digunakan adalah MUN atau MNUFC, tetapi tidak sepopuler MU atau Man Utd.</p>
<p><strong>Baca juga:</strong><br />
<a href="https://speakbola.com/sejarah-stadion-san-siro/"><span style="font-weight: 400;">Sejarah Stadion San Siro: Markas Dua Raksasa Sepakbola Kota Milan</span></a><br />
<a href="https://speakbola.com/7-transfer-termahal-di-musim-panas-2023-2024/"><span style="font-weight: 400;">7 Transfer Termahal di Musim Panas 2023/2024</span><span style="font-weight: 400;"><br />
</span></a><a href="https://speakbola.com/rekor-ronaldo-di-piala-dunia/"><span style="font-weight: 400;">3 Pencetak Gol di 5 Piala Dunia Berbeda, Pemain Bola Pesaing Rekor Ronaldo</span><span style="font-weight: 400;"><br />
</span></a><a href="https://speakbola.com/pencetak-gol-termuda-piala-dunia/"><span style="font-weight: 400;">Gavi Sejajar Pele Sebagai Pencetak Gol Termuda Piala Dunia</span></a></p>
</div>
</div>
</div>
</div>
<div class="ac-horizontal-separator" aria-hidden="true"></div>
</div>
</div>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com/profil-manchester-united/">Profil Manchester United, The Red Devils yang Penuh Prestasi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com">SpeakBola</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sejarah Manchester City, Klub yang Merajai Sepakbola Inggris dan Eropa Musim 2022/2023</title>
		<link>https://speakbola.com/sejarah-manchester-city/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Mlg Bola]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 24 Jul 2023 15:15:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bolastori]]></category>
		<category><![CDATA[manchester city]]></category>
		<category><![CDATA[sejarah sepak bola]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://speakbola.com/?p=3718</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sejarah Manchester City, Klub yang Merajai Sepakbola Inggris dan Eropa Musim 2022/2023 &#8211; Manchester City adalah salah satu klub sepakbola terkaya dan terkuat di dunia saat ini. Klub ini telah meraih berbagai trofi bergengsi, baik di level domestik maupun internasional. Bahkan di musim 2022/2023, Manchester City berhasil mendominasi Eropa dengan meraih treble winners. Pasukan Josep [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com/sejarah-manchester-city/">Sejarah Manchester City, Klub yang Merajai Sepakbola Inggris dan Eropa Musim 2022/2023</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com">SpeakBola</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="content" tabindex="0">
<div class="ac-container ac-adaptiveCard">
<div class="ac-textBlock">
<p>Sejarah Manchester City, Klub yang Merajai Sepakbola Inggris dan Eropa Musim 2022/2023 &#8211; Manchester City adalah salah satu klub sepakbola terkaya dan terkuat di dunia saat ini. Klub ini telah meraih berbagai trofi bergengsi, baik di level domestik maupun internasional.</p>
<p>Bahkan di musim 2022/2023, Manchester City berhasil mendominasi Eropa dengan meraih treble winners. Pasukan Josep Guardiola sebelumnya memenangkan Liga Champion, Premier League, dan FA Cup. Namun, tahukah Anda bagaimana sejarah klub ini? Berikut adalah ulasan singkatnya.</p>
<h2>Kapan Manchester City Dibentuk?</h2>
<p>Manchester City dibentuk pada tahun 1880 dengan nama St. Mark’s (West Gorton). Klub ini awalnya hanya bermain sebagai klub amatir lokal, tetapi pada tahun 1894, klub ini resmi menjadi klub sepakbola profesional dengan nama Manchester City Football Club (MCFC) . Nama ini diambil dari nama kota asal klub ini, yaitu Manchester.</p>
<h2>Siapa Pemilik Klub Sepak Bola Manchester City dan Daftar Pemilik Sebelumnya?</h2>
<p>Saat ini, pemilik klub sepak bola Manchester City adalah Abu Dhabi United Group (ADUG), sebuah perusahaan investasi yang berasal dari Uni Emirat Arab. ADUG mengakuisisi Manchester City pada tahun 2008 dari Thaksin Shinawatra, mantan perdana menteri Thailand yang terlibat kasus korupsi. Sejak saat itu, ADUG telah menggelontorkan dana jutaan dollar untuk membeli pemain-pemain bintang dan membangun infrastruktur klub.</p>
<p>Sebelum dimiliki oleh ADUG, Manchester City pernah dimiliki oleh beberapa pihak, antara lain:</p>
<ul>
<li>Thaksin Shinawatra (2007-2008)</li>
<li>John Wardle dan David Makin (2003-2007)</li>
<li>Francis Lee (1994-1998)</li>
<li>Peter Swales (1973-1994)</li>
<li>Albert Alexander Jr. (1967-1972)</li>
<li>Eric Westwood (1956-1967)</li>
<li>Robert Smith (1936-1956)</li>
</ul>
<h2>Berapa Total Jumlah Trofi Manchester City?</h2>
<p>Manchester City telah meraih total 29 trofi sepanjang sejarahnya. Berikut adalah daftar trofi yang pernah diraih oleh Manchester City:</p>
<ul>
<li>Liga Inggris: 7 kali (1936–37, 1967–68, 2011–12, 2013–14, 2017–18, 2018–19, 2022-23)</li>
<li>Piala FA: 7 kali (1904, 1934, 1956, 1969, 2011, 2019, 2023)</li>
<li>Piala Liga: 7 kali (1970, 1976, 2014, 2016, 2018, 2019, 2020)</li>
<li>Community Shield: 6 kali (1937, 1968, 1972, 2012, 2018, 2019)</li>
<li>Piala Winners: 1 kali (1970)</li>
<li>Piala Super UEFA: belum pernah</li>
<li>Liga Champions: 1 kali (2022/2023)</li>
</ul>
<h2>Berapa Kali Manchester City Juara Liga Champions?</h2>
<p><a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Manchester_City_F.C." target="_blank" rel="noopener">Manchester City</a> baru saja menjadi juara Liga Champions untuk pertama kalinya sepanjang sejarahnya. Prestasi ini didapat usai mereka mengalahkan Inter Milan dengan skor 1-0 di final yang berlangsung di Stadion Olimpiade Ataturk, Turki, pada Minggu (11/6/2023) dini hari WIB . Gol tunggal Rodri pada menit ke-68 menjadi penentu kemenangan The Citizens.</p>
<p>Kesuksesan di Liga Champions ini juga melengkapi raihan treble winners Man City pada musim ini. Pasukan Josep Guardiola sebelumnya memenangkan Premier League dan FA Cup. Dengan merengkuh treble, Manchester City menyamai prestasi yang dibuat sang rival sekota Manchester United pada musim 1998/1999 silam .</p>
<p>Demikian artikel tentang sejarah klub Manchester City. Semoga bermanfaat.</p>
<p><strong>Baca juga:</strong><br />
<a href="https://speakbola.com/sejarah-stadion-san-siro/"><span style="font-weight: 400;">Sejarah Stadion San Siro: Markas Dua Raksasa Sepakbola Kota Milan</span></a><br />
<a href="https://speakbola.com/7-transfer-termahal-di-musim-panas-2023-2024/"><span style="font-weight: 400;">7 Transfer Termahal di Musim Panas 2023/2024</span><span style="font-weight: 400;"><br />
</span></a><a href="https://speakbola.com/rekor-ronaldo-di-piala-dunia/"><span style="font-weight: 400;">3 Pencetak Gol di 5 Piala Dunia Berbeda, Pemain Bola Pesaing Rekor Ronaldo</span><span style="font-weight: 400;"><br />
</span></a><a href="https://speakbola.com/pencetak-gol-termuda-piala-dunia/"><span style="font-weight: 400;">Gavi Sejajar Pele Sebagai Pencetak Gol Termuda Piala Dunia</span></a></p>
</div>
</div>
</div>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com/sejarah-manchester-city/">Sejarah Manchester City, Klub yang Merajai Sepakbola Inggris dan Eropa Musim 2022/2023</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com">SpeakBola</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gavi Sejajar Pele Sebagai Pencetak Gol Termuda Piala Dunia</title>
		<link>https://speakbola.com/pencetak-gol-termuda-piala-dunia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[SpeakBola Writer]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 25 Nov 2022 07:41:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Offside]]></category>
		<category><![CDATA[Pemain Muda]]></category>
		<category><![CDATA[pemain sepak bola]]></category>
		<category><![CDATA[Pemain Terbaik]]></category>
		<category><![CDATA[piala dunia]]></category>
		<category><![CDATA[piala dunia 2022]]></category>
		<category><![CDATA[Piala Dunia Qatar 2022]]></category>
		<category><![CDATA[Sejarah Piala Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[sejarah sepak bola]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://speakbola.com/?p=3624</guid>

					<description><![CDATA[<p>(speakbola.com) &#8211; Pencetak gol termuda Piala Dunia bertambah satu nama lagi. Gelandang muda Timnas Spanyol, Pablo Gavi, menjadi pemain termuda ketiga dalam sejarah yang mampu mencetak gol di ajang Piala Dunia. Gol yang menjadikan Gavi masuk ke dalam daftar terjadi saat ia sukses menyumbangkan satu gol dalam kemenangan 7-0 Timnas Spanyol atas Timnas Kosta Rika [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com/pencetak-gol-termuda-piala-dunia/">Gavi Sejajar Pele Sebagai Pencetak Gol Termuda Piala Dunia</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com">SpeakBola</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong>(speakbola.com) &#8211; </strong>Pencetak gol termuda Piala Dunia bertambah satu nama lagi. Gelandang muda Timnas Spanyol, Pablo Gavi, menjadi pemain termuda ketiga dalam sejarah yang mampu mencetak gol di ajang Piala Dunia.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Gol yang menjadikan Gavi masuk ke dalam daftar terjadi saat ia sukses menyumbangkan satu gol dalam kemenangan 7-0 Timnas Spanyol atas Timnas Kosta Rika di lanjutan Grup E Piala Dunia 2022, Kamis (24/11/2022) dini hari WIB.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Pemain milik Barcelona itu dengan indah melakukan tendangan first time kaki kanan yang menghujam gawang Keylor Navas.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Meskipun demikian,  Pele yang berhasil mencetak gol di Piala Dunia pada usia 17 tahun 249 hari pada tahun 1958, belum tergantikan hingga kini sebagai pemuncak daftar.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Bersama Pele dan Gavi ada beberapa nama pencetak gol termuda Piala Dunia lainnya yang pada rubrik Offside kali ini akan SpeakBola bahas satu demi satu.</span></p>
<h2><span style="font-size: 24pt;">Pencetak Gol Termuda Piala Dunia</span></h2>
<h3><span style="font-size: 18pt;">1. Pele &#8211; Brasil (17 tahun 249 hari)</span></h3>
<p><span style="font-size: 12pt;">Pele adalah pesepakbola termuda yang mencetak gol di Piala Dunia sepanjang sejarah. Striker Brasil itu berusia 17 tahun 239 hari ketika mencetak gol Piala Dunia pertamanya saat pertandingan perempat final melawan Wales di Piala Dunia 1958 Swedia.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Selama turnamen Piala Dunia di Swiss itu, legenda Brasil ini terus memperpanjang rekornya. Ia menjadi pesepakbola termuda yang mencetak hat-trick Piala Dunia saat Brasil menang 5-2 melawan Prancis di semifinal.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">🤩 The goal that began the story of a legend.</p>
<p>🇧🇷<a href="https://twitter.com/Pele?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">@Pele</a> stunning the world back in 1958. <a href="https://t.co/odMmDVk0g0">pic.twitter.com/odMmDVk0g0</a></p>
<p>— FIFA World Cup (@FIFAWorldCup) <a href="https://twitter.com/FIFAWorldCup/status/985291619871154178?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">April 14, 2018</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Kemudian Pele juga mencatatkan namanya sebagai pencetak gol termuda di partai final Piala Dunia. Ia mencetak dua gol dalam kemenangan 5-2 Brasil atas tuan rumah Swedia.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Sampai hari ini, Pele tetap menjadi satu-satunya pemain sepak bola yang mencetak gol di Piala Dunia sebelum berusia 18 tahun. Sebuah rekor yang bertahan selama 64 tahun.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Selain itu Pele juga merupakan bagian dari skuad Brasil yang memenangkan Piala Dunia 1962 dan 1970. Ia dianggap sebagai salah satu pemain sepak bola terhebat yang pernah ada dalam sejarah.</span></p>
<p>&nbsp;</p>
<h3><span style="font-size: 18pt;">2. Manuel Rosas &#8211; Meksiko (<span class="">18 tahun 90 hari</span>)</span></h3>
<p><span style="font-size: 12pt;">Pencetak gol termuda nomor dua bukanlah seorang striker atau gelandang, melainkan seorang bek bernama Manuel Rosas.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Bek Timnas Meksiko, Manuel Rosas, menjadi pencetak gol termuda kedua di Piala Dunia dalam usia 18 tahun 90 hari. Namun gol itu merupakan sebuah gol bunuh diri dalam pertandingan fase grup Meksiko melawan Chili di Piala Dunia perdana tahun 1930.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">⚽️ The youngest goal scorers in FIFA World Cup history;</p>
<p>🥇 🇧🇷 Pele-17yrs,239 days<br />
🥈 🇲🇽 Manuel Rosas-18yrs,90 days<br />
🥉 🇪🇸 Gavi-18yrs,110 days <a href="https://twitter.com/hashtag/FIFAWorldCup?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#FIFAWorldCup</a> |<a href="https://twitter.com/hashtag/ESP?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#ESP</a> |<a href="https://twitter.com/hashtag/Qatar2022?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#Qatar2022</a> <a href="https://t.co/987QkbXagx">pic.twitter.com/987QkbXagx</a></p>
<p>— FIFA World Cup Stats (@alimo_philip) <a href="https://twitter.com/alimo_philip/status/1595497160946208769?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">November 23, 2022</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Gol ini juga merupakan gol bunuh diri pertama yang dicetak dalam sejarah Piala Dunia. Tiga hari kemudian, Rosas menebusnya dengan mencetak dua gol saat melawan Argentina. Meskipun demikian, penebusan dosa Rosas tak begitu membantu, Meksiko tetap kalah 6-3 melawan Argentina.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Gol pertama yang Manuel Rosas cetak pada pertandingan melawan Argentina dilakukan melalui tendangan penalti. Gol itu tercatat sebagai gol penalti pertama yang dicetak di Piala Dunia.</span></p>
<h3></h3>
<h3 id="gavi-spain---18-years-110-days"><span style="font-size: 18pt;">3. Gavi &#8211; Spanyol (18 tahun 110 hari) | Pencetak Gol Termuda Spanyol</span></h3>
<p><span style="font-size: 12pt;">Gelandang muda Timnas Spanyol, Gavi, menjadi pesepakbola termuda ketiga yang mencetak gol di Piala Dunia. Gol itu ia bukukan di laga Spanyol vs Kosta Rika dalam pertandingan Grup E.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">Gavi 👑👑 <a href="https://twitter.com/hashtag/Qatar2022?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#Qatar2022</a><br />
<a href="https://twitter.com/hashtag/WorldcupQatar2022?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#WorldcupQatar2022</a><br />
#<a href="https://twitter.com/hashtag/FIFAWorldCup?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#FIFAWorldCup</a> <a href="https://t.co/gg0cQnxdOP">pic.twitter.com/gg0cQnxdOP</a></p>
<p>— Football Ninja (@Ninja4Football) <a href="https://twitter.com/Ninja4Football/status/1595686296147607552?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">November 24, 2022</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Gavi mencetak gol pada menit ke-74 saat Spanyol menang telak 7-0. Gol itu adalah yang kelima dalam pertandingan tersebut. Dengan demikian Gavi menjadi pemain termuda yang mencetak gol di Piala Dunia sepak bola sejak Pele pada tahun 1958.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;"><a href="https://speakbola.com/ballon-dor-pemain-sepak-bola-terbaik/">Pemenang Kopa Throphy 2022</a> ini juga menjadi <a href="https://www.thesun.co.uk/sport/20527089/gavi-spain-world-cup-youngest-scorer-record-broken/" target="_blank" rel="noopener">pesepakbola termuda Timnas Spanyol yang mencetak gol di Piala Dunia</a>. Rekor sebelumnya dipegang oleh sesama gelandang muda, Pirri, yang berusia 21 tahun 124 hari saat mencetak gol melawan Argentina pada 1966.</span></p>
<h3></h3>
<h3><span style="font-size: 18pt;">4. Michael Owen &#8211; Inggris (<span class="goog-text-highlight">18 tahun 190 hari</span>) | </span><span style="font-size: 18pt;">Pencetak Gol Termuda Inggris</span></h3>
<p><span style="font-size: 12pt;">Inggris tertinggal 1-0 melawan Rumania di Piala Dunia 1998 sebelum striker muda The Three Lions, Michael Owen, mencetak gol pada menit ke-83 untuk menyamakan kedudukan bagi juara dunia 1966 itu.</span></p>
<p><iframe title="YouTube video player" src="https://www.youtube.com/embed/Z4E_chnN7V8?start=18" width="560" height="315" frameborder="0" allowfullscreen="allowfullscreen"></iframe></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Meskipun pada akhirnya Inggris kalah dalam pertandingan melawan Rumania berkat gol kemenangan di menit-menit terakhir, Michael Owen, di usia 18 tahun dan 190 hari, menjadi pemain termuda Inggris yang mencetak gol di Piala Dunia.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Dengan gol di UEFA Euro 2000, Piala Dunia 2002 dan juga Euro 2004, Michael Owen adalah satu-satunya pemain yang mencetak gol dalam empat turnamen besar berturut-turut bagi Timnas Inggris.</span></p>
<h3></h3>
<h3><span style="font-size: 18pt;">5. <span class="goog-text-highlight">Nicolae Kovacs &#8211; Rumania (18 tahun 198 hari)</span></span></h3>
<p><span style="font-size: 12pt;">Nicolae Kovacs dari Rumania berada di urutan kelima dalam daftar pemain sepak bola termuda yang mencetak gol di Piala Dunia. Dia mencetak gol untuk Rumania saat negaranya berhadapan melawan Peru di Piala Dunia 1930.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">On Jun 5,1938, 4 players started their match at the 3rd consecutive <a href="https://twitter.com/FIFAWorldCup?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">@FIFAWorldCup</a> tournament. In the match 🇫🇷 vs 🇧🇪, 3 men at once &#8211; Bernard Voorhoof 🇧🇪, Edmond Delfour 🇫🇷&amp; Etienne Mattler 🇫🇷. In the 🇷🇴 vs 🇨🇺 it is Nicolae Kovacs 🇷🇴. They were the 1st to play in 3 WCup tournament <a href="https://t.co/G2ockC6dmY">pic.twitter.com/G2ockC6dmY</a></p>
<p>— Sergey_Koloskov (@KoloskovSerge) <a href="https://twitter.com/KoloskovSerge/status/1475184377780973568?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">December 26, 2021</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Gol Kovacs kala itu membantu timnya menang 3-1 atas Peru. Pemain muda Rumania itu baru berusia 18 tahun 198 hari pada hari itu.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Nicolae Kovacs adalah salah satu dari sedikit pemain yang tampil di ketiga Piala Dunia sebelum Perang Dunia terjadi. Belakangan, Kovacs juga mewakili tim sepak bola Hongaria.</span></p>
<p>&nbsp;</p>
<h2><span style="font-size: 24pt;">Daftar Pencetak Gol Termuda Piala Dunia</span></h2>

<table id="tablepress-14" class="tablepress tablepress-id-14">
<thead>
<tr class="row-1">
	<th class="column-1">No</th><th class="column-2">Pemain</th><th class="column-3">Usia</th><th class="column-4">Edisi</th>
</tr>
</thead>
<tbody class="row-striping row-hover">
<tr class="row-2">
	<td class="column-1">1</td><td class="column-2">Pele (Brasil)</td><td class="column-3">17 tahun, 239 hari</td><td class="column-4">Swedia 1958</td>
</tr>
<tr class="row-3">
	<td class="column-1">2</td><td class="column-2">Manuel Rosas (Meksiko)</td><td class="column-3">18 tahun, 90 hari</td><td class="column-4">Uruguay 1930</td>
</tr>
<tr class="row-4">
	<td class="column-1">3</td><td class="column-2">Gavi (Spanyol)</td><td class="column-3">18 tahun, 110 hari</td><td class="column-4">Qatar 2022</td>
</tr>
<tr class="row-5">
	<td class="column-1">4</td><td class="column-2">Michael Owen (Inggris)</td><td class="column-3">18 tahun, 190 hari</td><td class="column-4">Prancis 1998</td>
</tr>
<tr class="row-6">
	<td class="column-1">5</td><td class="column-2">Nicolae Kovacs (Rumania)</td><td class="column-3">18 tahun, 198 hari</td><td class="column-4">Uruguay 1930</td>
</tr>
<tr class="row-7">
	<td class="column-1">6</td><td class="column-2">Dmitri Sychev (Rusia)</td><td class="column-3">18 tahun, 231 hari</td><td class="column-4">Korea Selatan / Jepang 2002</td>
</tr>
<tr class="row-8">
	<td class="column-1">7</td><td class="column-2">Lionel Messi (Argentina)</td><td class="column-3">18 tahun, 358 hari</td><td class="column-4">Jerman 2006</td>
</tr>
<tr class="row-9">
	<td class="column-1">8</td><td class="column-2">Alexander Tirnanik (Yugoslavia)</td><td class="column-3">18 tahun, 365 hari</td><td class="column-4">Uruguay 1930</td>
</tr>
<tr class="row-10">
	<td class="column-1">9</td><td class="column-2">Julian Green (AS)</td><td class="column-3">19 tahun, 25 hari</td><td class="column-4">Brasil 2014</td>
</tr>
<tr class="row-11">
	<td class="column-1">10</td><td class="column-2">Divock Origi (Belgia)</td><td class="column-3">19 tahun, 65 hari</td><td class="column-4">Brasil 2014</td>
</tr>
</tbody>
</table>

<p>The post <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com/pencetak-gol-termuda-piala-dunia/">Gavi Sejajar Pele Sebagai Pencetak Gol Termuda Piala Dunia</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com">SpeakBola</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dualisme Kompetisi Sepak Bola Indonesia: LSI VS LPI</title>
		<link>https://speakbola.com/dualisme-kompetisi-sepak-bola-indonesia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[SpeakBola Writer]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 Oct 2022 09:46:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bolastori]]></category>
		<category><![CDATA[Dualisme Sepak Bola]]></category>
		<category><![CDATA[Liga Prima Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Liga Super Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[LPI]]></category>
		<category><![CDATA[LSI]]></category>
		<category><![CDATA[sejarah sepak bola]]></category>
		<category><![CDATA[Tragedi Sepak Bola]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://speakbola.com/?p=2167</guid>

					<description><![CDATA[<p>(speakbola.com) &#8211; Sepak bola Indonesia pernah mengalami peristiwa sangat kelam, akibat perebutan kekuasaan di tubuh PSSI selaku induk organisasi sepak bola di tanah air, yang berujung kepada dualisme kompetisi sepak bola Indonesia, Liga Super Indonesia (LSI) dan Liga Primer Indonesia (LPI). Keberadaan dua liga yang sama-sama pernah dianggap breakaway league, alias liga yang tidak resmi, [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com/dualisme-kompetisi-sepak-bola-indonesia/">Dualisme Kompetisi Sepak Bola Indonesia: LSI VS LPI</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com">SpeakBola</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong>(speakbola.com)</strong> &#8211; Sepak bola Indonesia pernah mengalami peristiwa <strong>sangat kelam</strong>, akibat <strong>perebutan kekuasaan</strong> di tubuh <strong>PSSI</strong> selaku induk organisasi sepak bola di tanah air, yang berujung kepada <strong>dualisme kompetisi</strong> sepak bola Indonesia, <strong>Liga Super Indonesia (LSI)</strong> dan <strong>Liga Primer Indonesia (LPI)</strong>.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Keberadaan dua liga yang sama-sama pernah dianggap <strong><em>breakaway league</em></strong>, alias liga yang <strong>tidak resmi</strong>, membuat sepak bola di Indonesia saat itu carut-marut. Dampaknya bukan saja kepada klub tapi juga Timnas Indonesia</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Bagaimana sebenarnya awal dualisme ini terjadi?</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;"><a href="https://speakbola.com/category/bolastori/">Bolastori</a> pekan ini akan mengulas dualisme kompetisi sepak bola indonesia yang pernah terjadi sedekade lalu ini.</span></p>
<h2><span style="font-size: 18pt;"><strong>Babak Pertama: LSI VS LPI</strong></span></h2>
<h3><span style="font-size: 14pt;">Kongres Sepak Bola Nasional</span></h3>
<p><span style="font-size: 12pt;"><strong>Kongres Sepak Bola Nasional (KSN)</strong> digelar di kota <strong>Malang</strong>, pada <strong>30-31 Maret</strong>, sebagai langkah untuk menuntut <strong>reformasi</strong> di kubu <strong>PSSI</strong>. Langkah itu diambil akibat carut marut sepak bola Indonesia saat itu yang tak lepas dari <strong>hilangnya kepercayaan</strong> berbagai pihak terhadap PSSI yang dipimpin oleh <strong>Nurdin Halid</strong>. Ia dianggap sudah tak pantas memimpin PSSI karena sempat mendekam di dalam penjara akibat kasus korupsi.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Ketidakpercayaan tersebut ditambah lagi dengan semakin <strong>merosotnya prestasi Timnas Indonesia</strong> di berbagai level. Mulai dari Timnas senior yang untuk pertama kalinya <strong>gagal</strong> lolos ke putaran final <strong>Piala Asia</strong> dalam 14 tahun terakhir, hingga Timnas U-23 yang menjadi <strong>juru kunci</strong> fase grup <strong>SEA Games</strong>.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Setelah melalui proses yang memakan waktu cukup panjang, akhirnya Kongres Sepak bola Nasional (KSN) yang berlangsung di Hotel Santika Malang, 30-31 Maret 2010 mampu menghasilkan <strong>7 rekomendasi</strong>:</span></p>
<ol>
<li><span style="font-size: 12pt;">PSSI perlu segera melakukan reformasi dan restrukturisasi atas dasar usul, saran dan kritik serta harapan masyarakat dan mengambil langkah-langkah konkret sesuai aturan yang berlaku untuk mencapai prestasi yang diharapkan oleh masyarakat.</span></li>
<li><span style="font-size: 12pt;">Perlu adanya pembangunan dan peningkatan infrastruktur olahraga khususnya sepak bola.</span></li>
<li><span style="font-size: 12pt;">PSSI perlu meningkatkan komunikasi, koordinasi dan sinkronisasi dengan seluruh stakeholder terutama KONI dan Pemerintah.</span></li>
<li><span style="font-size: 12pt;">Dilakukan pembinaan sejak usia dini melalui penanganan secara khusus melalui pendekatan IPTEK dengan melibatkan tim yang terdiri dari dokter, psikolog, pemandu bakat dan pakar olahraga dan perlu segera disusun kurikulum standar nasional untuk penyelenggaraan Sekolah Sepak Bola, PPLP dan PPLM Sepak Bola.</span></li>
<li><span style="font-size: 12pt;">Metode pembinaan atlet pelajar muda agar juga memperhatikan pendidikan formalnya.</span></li>
<li><span style="font-size: 12pt;">Pemerintah menyediakan anggaran dari APBN dan APBD untuk mendukung dan menunjang target dan pencapaian sarana untuk menuju prestasi (karena dana APBD masih diperlukan untuk stimulan).</span></li>
<li><span style="font-size: 12pt;">Perlu segera disusun dan dilaksanakan program pembinaan prestasi yang fokus kepada pembentukan tim nasional untuk menjadi juara dalam SEAG 2011</span></li>
</ol>
<h3><span style="font-size: 14pt;">Dualisme Kompetisi: Munculnya Liga Primer Indonesia (LPI)</span></h3>
<p><span style="font-size: 12pt;">Lima bulan usai diadakannya Kongres Sepak Bola Nasional, tepatnya 26 September 2010, <strong>Liga Super Indonesia (LSI)</strong> kembali digelar. Namun di tengah-tengah berjalannya kompetisi resmi, muncul lah sebuah <strong>liga tandingan</strong> yang dikelola oleh Konsorsium Liga Primer Indonesia dan PT Liga Primer Indonesia, yang diinisiasi oleh <strong>Arifin Panigoro</strong>, bernama <strong>Liga Primer Indonesia (LPI)</strong>.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Musim pertama Liga Primer Indonesia dijadwalkan untuk berjalan dari Januari sampai Oktober 2011 dan kick-off pertama terjadi pada tanggal 8 Januari 2011 di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah. </span><span style="font-size: 12pt;"><strong>Sembilan belas</strong> klub berpartisipasi dalam liga ini, seperti:</span></p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class=" wp-image-2202 alignright" src="https://speakbola.com/wp-content/uploads/Logoipl-1-300x300.png" alt="Indonesian Premier League" width="456" height="456" srcset="https://speakbola.com/wp-content/uploads/Logoipl-1-300x300.png 300w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/Logoipl-1-400x400.png 400w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/Logoipl-1-768x768.png 768w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/Logoipl-1-80x80.png 80w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/Logoipl-1.png 827w" sizes="(max-width: 456px) 100vw, 456px" /></p>
<ul>
<li>Jakarta FC</li>
<li>Medan Chiefs</li>
<li>Batavia Union</li>
<li>Bali De Vata</li>
<li>Semarang United</li>
<li>Minangkabau FC</li>
<li>Aceh United</li>
<li>Bintang Medan</li>
<li>Bogor Raya</li>
<li>Solo FC</li>
<li>Bandung FC</li>
<li>Real Mataram</li>
<li>Manado United</li>
<li>Tangerang Wolves</li>
<li>Cendrawasih Papua</li>
<li>Persebaya 1927</li>
<li>Persema Malang</li>
<li>PSM Makassar</li>
<li>Persibo Bojonegoro</li>
</ul>
<p><span style="font-size: 12pt;">PSSI mencap LPI <strong>ilegal</strong>. Di sisi lain, pihak LPI menyatakan bahwa penyelenggaraan Liga Primer Indonnesia tidak melanggar hukum karena <strong>sesuai dengan rekomendasi Kongres Sepak Bola Nasional</strong> di Malang pada Maret 2010.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">PSSI juga mengancam akan menghukum berat semua klub, pemain, dan perangkat pertandingan yang terlibat di LPI. Salah satu ancaman PSSI adalah klub Liga Super Indonesia yang terlibat di LPI akan didegradasikan dan diminta mengembalikan aset-aset PSSI.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Meskipun demikian Liga Primer Indonesia tetap berjalan setelah menyelesaikan putaran pertama kompetisi, dengan total setiap tim melakoni 18 laga dan Persebaya 1927 keluar sebagai juara. Di sisi lainnya, kompetisi resmi saat itu yaitu Liga Super Indonesia dijuarai oleh Persipura. Dengan demikian Persipura berhasil otomatis masuk ke babak penyisihan grup Liga Champions AFC 2012.</span></p>
<h2><span style="font-size: 18pt;"><strong>Babak Kedua: PSSI VS KPSI</strong></span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Kekisruhan sepak bola Indonesia tidak berakhir hanya dengan adanya dualisme kompetisi saja. Di tahun <strong>2011</strong>, <strong>asosiasi sepak bola Indonesia</strong> jg <strong>terpecah</strong> menjadi dua kubu, <strong>PSSI</strong> Vs <strong>KPSI</strong>, yang keduanya sama-sama menjalankan liganya masing-masing.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Kronologi Dualisme PSSI dimulai saat PSSI era <strong>Djohar Arifin Husein</strong>, ketua PSSI periode 2011-2016, memutuskan untuk <strong>menunjuk</strong> PT Liga Prima Indonesia Sportindo, yang sebelumnya mengelola <strong>LPI</strong>, untuk <strong>mengelola</strong> <strong>kompetisi resmi</strong> milik PSSI. PT LPIS pun membentuk <strong>Liga Prima Indonesia</strong> sebagai <strong>kompetisi resmi</strong> musim <strong>2011-2012</strong>.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Penunjukan PT LPIS sebagai opertator liga membuat sejumlah <strong>klub tidak setuju</strong> untuk bermain di kompetisi yang disupervisi oleh PT LPIS. Keputusan klub-klub tersebut lahir lantaran <strong>PT LPIS dinilai gagal</strong> menjalankan LPI musim sebelumnya.</span></p>
<h3><span style="font-size: 14pt;">Dualisme Kepengurusan: Munculnya PSSI versi KPSI</span></h3>
<p><span style="font-size: 12pt;">Kisruh di dalam kepengurusan PSSI menyeruak. Dimotori oleh anggota <strong>Komite Eksekutif (Exco) PSSI</strong> saat itu, <strong>La Nyalla Mattalitti</strong>, terbentuklah sebuah <strong>badan sepak bola tandingan</strong> yang juga membawahi sebuah liga bernama, <strong>Komite Penyelamat Sepak Bola Indonesia (KPSI)</strong>, yang akhirnya tetap menjalankan <strong>Liga Super Indonesia (LSI)</strong>.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Merespons dualisme kompetisi sepak bola di Indonesia, <strong>FIFA</strong> mengirimkan <strong>surat</strong> kepada <strong>PSSI</strong> untuk menyelenggarakan <strong>Kongres Tahunan</strong> sebelum 20 Maret untuk melakukan <strong>rekonsiliasi</strong> dualisme kompetisi LPI VS LSI. PSSI merespons dengan menggelar Kongres Tahunan di Palangkaraya, Kalimantan Tengah. Salah satu agendanya, mengubah status ISL menjadi kompetisi legal. </span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Pada waktu yang sama, KPSI juga menggelar Kongres Luar Biasa (KLB) di Jakarta. La Nyalla Mattalitti terpilih sebagai Ketua Umum (Ketum) PSSI versi KPSI.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Kedua kompetisi ini pun bergulir dengan menghasilkan juaranya masing-masing. Sriwijaya FC menjadi peserta menjadi juara Liga Super Indonesia. Sementara di kompetisi resmi, Liga Super Indonesia, Semen Padang menjadi juara, mengungguli Persebaya 1927 dan Arema.</span></p>
<ul>
<li><span style="font-size: 12pt;"><strong>Peserta Liga Prima Indonesia (LPI) 2011/2012</strong>: Arema Indonesia, Deltras Sidoarjo, Gresik United, Mitra Kutai Kartanegara, Pelita Jaya, Persela Lamongan, Persib Bandung, Persiba Balikpapan, Persidafon Dafonsoro, Persija Jakarta, Persipura Jayapura, Persiram Raja Ampat, Persisam Putra Samarinda, Persiwa Wamena, PSAP Sigli, PSMS Medan, PSPS Pekanbaru, dan Sriwijaya FC.</span></li>
<li><span style="font-size: 12pt;"><strong>Peserta Liga Super Indonesia (LSI) 2011/2012: </strong>Arema Indonesia, Bontang FC, Persebaya, Persema, Persiba, Persibo, Persija, Persijap, Persiraja, PSM, PSMS, dan Semen Padang </span></li>
</ul>
<h2><span style="font-size: 18pt;"><strong>Babak Ketiga: Dualisme Timnas Indonesia</strong></span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Dualisme pada asosiasi sepak bola Indonesia berdampak pula kepada eksistensi <a href="https://speakbola.com/tag/timnas-indonesia/">Timnas Indonesia</a>. Kala itu, Indonesia akan menghadapi event besar di ujung tahun, Piala AFF 2012. Kedua kubu berlomba-lomba saling menyiapkan timnasnya masing-masing.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;"><strong>PSSI</strong> menunjuk<strong> Nilmaizar</strong> sebagai pelatih. Beberapa pemain naturalisasi dipanggil, semisal Diego Michels, Raphael Maitimo, Tonnie Cussel, hingga Johnny van Beukering. Beberapa nama lokal jua bergabung, seperti Taufik, Samsul Arif, Andik Vermansah, Elie Aiboy, hingga Patrich Wanggai.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="in">Di Piala AFF 2012, Andik Vermansah membuat gol indah ke gawang Singapura. <a href="https://twitter.com/hashtag/AFFSuzukiCup?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#AFFSuzukiCup</a> <a href="https://twitter.com/hashtag/Kumparan?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#Kumparan</a> <a href="https://twitter.com/hashtag/KumparanSoccer?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#KumparanSoccer</a> <a href="https://twitter.com/hashtag/TimnasDay?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#TimnasDay</a> <a href="https://t.co/RZjCLzqGQF">pic.twitter.com/RZjCLzqGQF</a></p>
<p>— kumparan (@kumparan) <a href="https://twitter.com/kumparan/status/802083502892060672?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">November 25, 2016</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Seakan tak mau kalah, PSSI versi <strong>KPSI</strong> pun menunjuk <strong>Alfred Riedl</strong>. Sebanyak 28 pemain dikumpulkan, beberapa di antaranya seperti Kurnia Meiga, Firman Utina, Hamka Hamzah, M Ridwan, Greg Nwokolo, hingga Cristian Gonzales.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Keduanya saling mendaftar ke AFF untuk mengikuti ajang dua tahunan tersebut. Asosiasi Sepak Bola Asia Tenggara itu pun akhirnya memutuskan pada 15 Oktober 2012 bahwa Timnas Indonesia bentukan PSSI Djohar Arifin lah yang berhak ke Piala AFF 2012.</span></p>
<h2><span style="font-size: 18pt;"><strong>Babak Keempat: Unifikasi</strong></span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Liga Prima Indonesia masih menjadi kompetisi resmi PSSI pada 2013. Sedangkan Liga Super Indonesia 2013 juga dianggap resmi setelah proses panjang yang dilalui hingga lahir <strong>Join Committe PSSI</strong> pada <strong>7 Juni 2012</strong>. Komite tersebut terbentuk setelah penandatanganan <strong>MoU</strong> antara <strong>Djohar Arifin Husein</strong>, ketua <strong>PSSI</strong> resmi, dengan <strong>La Nyalla Mattalitti</strong>, ketua PSSI versi <strong>KPSI</strong>, yang diinisiasi oleh <em>taskforce</em> <strong>AFC</strong>.</span></p>
<div id="attachment_2210" style="width: 471px" class="wp-caption aligncenter"><img decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-2210" class="wp-image-2210" src="https://speakbola.com/wp-content/uploads/154657_620-300x171.jpg" alt="KPSI VS PSSI" width="461" height="263" srcset="https://speakbola.com/wp-content/uploads/154657_620-300x171.jpg 300w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/154657_620-400x228.jpg 400w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/154657_620.jpg 620w" sizes="(max-width: 461px) 100vw, 461px" /><p id="caption-attachment-2210" class="wp-caption-text"><span style="font-size: 10pt;">Kiri, La Nyalla Mattalitti, Ketua PSSI versi KPSI dan Kanan, Djohar Arifin, Ketua PSSI resmi </span></p></div>
<p><span style="font-size: 12pt;">Liga Super Indonesia yang diikuti oleh 18 tim, akhirnya menelurkan Persipura Jayapura sebagai juara. Sementara Indonesia Premier League, yang diikuti 16 tim, berjalan dengan sistem liga dan berlanjut ke fase play-off. Begitu kompetisi mencapai pertandingan final yang mempertemukan Semen Padang dan Pro Duta FC, pertandingan tersebut dibatalkan.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Sekjen PSSI saat itu, Joko Driyono, mengumumkan pembatalan final tersebut. Joko mengatakan pertandingan itu bukan prioritas karena kompetisi IPL sudah selesai sejak dibatalkan oleh PSSI. Ia menegaskan bahwa tujuan akhir dari play-off final itu adalah menentukan tujuh tim yang akan menjalani proses verifikasi untuk bergabung dalam liga baru pada 2014.</span></p>
<h3><span style="font-size: 14pt;">Liga Super Indonesia 2014</span></h3>
<p><span style="font-size: 12pt;">Pada akhirnya <strong>dua kompetisi</strong> tersebut <strong>digabungkan</strong> menjadi <strong>Liga Super Indonesia (LSI) 2014</strong>. Mengingat adanya penggabungan, sejumlah tim menjalani verifikasi, di mana hanya ada 4 tim dari Liga Prima Indonesia (LSI) 2013 yang bisa tampil di kompetisi 2014.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Dengan peserta kompetisi mencapai 22 tim, PT Liga Indonesia memutuskan untuk membagi kompetisi menjadi 2 wilayah dengan 11 tim di setiap wilayah. Dari setiap wilayah akan ada dua tim yang terdegradasi, di mana rencananya pada musim selanjutnya hanya ada dua tim yang promosi sehingga kompetisi akan diikuti oleh 20 tim.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">Milestone reached!<br />
💯 <a href="https://twitter.com/hashtag/PERSIBDAY?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#PERSIBDAY</a> for Achmad Jufriyanto in the league!</p>
<p>🏆 ISL 2014, 🏆 Piala Presiden 2015 and many more to come. We hope so! 🔵<a href="https://twitter.com/hashtag/PERSIB?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#PERSIB</a> <a href="https://t.co/UvzEEvKzWK">pic.twitter.com/UvzEEvKzWK</a></p>
<p>— PERSIB (@persib) <a href="https://twitter.com/persib/status/1497169061826170882?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">February 25, 2022</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Persita Tangerang dan Persijap Jepara menjadi dua tim dari wilayah barat yang terdegradasi. Sementara di wilayah timur ada Persepam Madura United dan Persiba Bantul. Sedangkan Persib Bandung keluar sebagai juara Liga Super Indonesia 2014 setelah menang atas Persipura Jayapura di final yang digelar di Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang.</span></p>
<h2><span style="font-size: 18pt;" data-sheets-value="{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:&quot;Saknsi FIFA untuk Indonesia&quot;}" data-sheets-userformat="{&quot;2&quot;:17345,&quot;3&quot;:{&quot;1&quot;:0},&quot;9&quot;:0,&quot;10&quot;:1,&quot;11&quot;:4,&quot;12&quot;:0,&quot;17&quot;:1}">Babak Kelima: Sanksi FIFA untuk Indonesia</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Pun proses unifikasi antara kedua liga dan asosiai sepak bola telah terjadi di tahun 2014, carut-marut sepak bola Indonesia tidak berhenti. Menjelang bergulirnya Liga Super Indonesia 2015, <strong>30 Mei 2015</strong> tepatnya, <strong><a href="https://speakbola.com/tag/fifa/">FIFA</a></strong> memberikan <strong>sanksi</strong> untuk <strong>Indonesia</strong>. Sanksi yang diberikan FIFA untuk Indonesia secara garis besar tertuang dalam tiga poin:</span></p>
<ul>
<li><span style="font-size: 12pt;"><strong>Pertama</strong>, FIFA mencabut keanggotaan PSSI selaku federasi sepak bola Indonesia.</span></li>
<li><span style="font-size: 12pt;"><strong>Kedua</strong>, FIFA melarang timnas mapuun klub Indonesia mengikuti kompetisi internasional di bawah naungan FIFA dan AFC.</span></li>
<li><span style="font-size: 12pt;"><strong>Ketiga</strong>, setiap anggota dan ofisial PSSI tidak bisa mengikuti program pengembangan, kursus, atau latihan dari FIFA dan AFC selama sanksi belum dicabut.</span></li>
</ul>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="in">Kemenpora RI ingin berdialog dengan FIFA jauh sebelum keluar SK Menpora RI No 01307/2005, 17 Apr 2015 <a href="https://twitter.com/hashtag/FIFAIndonesia?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#FIFAIndonesia</a> <a href="http://t.co/pNjM8eM82v">pic.twitter.com/pNjM8eM82v</a></p>
<p>— KEMENPORA RI (@KEMENPORA_RI) <a href="https://twitter.com/KEMENPORA_RI/status/654601499771711488?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">October 15, 2015</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Saksi FIFA bagi Indonesia lahir lantaran <strong>intervensi</strong> dari <strong>pemerintah</strong> melalui <strong>Kemenpora</strong> dan <strong>Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI)</strong> yang telah <strong>membekukan PSSI</strong> pada 17 April 2015. Pembekuan itu terjadi akibat PSSI tidak mengindahkan imbauan Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) terkait penyelenggaraan Liga Indonesia 2015.</span></p>
<h3><span style="font-size: 14pt;">Bentuk Campur Tangan Pemerintah</span></h3>
<p><span style="font-size: 12pt;">Saat itu, BOPI ingin PSSI pimpinan Djohar Arifin menindak Arema Cronus dan Persebaya Surabaya. Kedua klub itu dinilai BOPI tidak layak mengikuti Liga Indonesia 2015 akibat kepengurusan ganda. Namun imbauan itu tidak digubris PSSI dan tetap menyertakan Arema Cronus dan Persebaya ke dalam daftar tim peserta Liga Indonesia 2015.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Liga Indonesia 2015 saat itu sempat berjalan dua pekan sejak dimulai pada 4 April 2020. Namun kemudian ditunda pada 12 April hingga akhirnya dibubarkan.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Sehari setelah dibekukan, PSSI tetap menggelar Kongres Luar Biasa (KLB) yang menghasilkan La Nyalla Matalitti sebagai ketua umum baru.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Selama PSSI dibekukan dan Indonesia mendapat sanksi FIFA, tidak ada kompetisi resmi yang bergulir di Tanah Air. Saat itu, hanya ada Piala Presiden dan Piala Jenderal Sudirman untuk mengisi kekosongan kompetisi.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="in">Alhamdulillah. Mitra Kukar juara turnamen Piala Jenderal Sudirman. Bravo Naga Mekes! <a href="https://t.co/e3yKLGfIMc">pic.twitter.com/e3yKLGfIMc</a></p>
<p>— Mitra Kukar FC (@MitraKukar) <a href="https://twitter.com/MitraKukar/status/691426307423522816?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">January 25, 2016</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Dua turnamen tersebut diselenggarakan pihak swasta agar klub tidak merugi dan roda ekonomi dari sepak bola Indonesia bisa terus berjalan.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Setahun berselang, tepatnya pada 10 Mei 2016, Kemenpora mencabut surat keputusan (SK) pembekuan PSSI. Keputusan Kemenpora itu kemudian diikuti FIFA dengan mencabut sanksi untuk Indonesia dan kembali mengakui keanggotaan PSSI.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Pencabutan sanksi itu dilakukan pada kongres ke-66 di Meksiko dan diumumkan langsung oleh Presiden FIFA, Gianni Infantino, 13 Mei 2016.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Itu dia Speakers, dualisme kompetisi sepak bola yang pernah Indonesia alami sedekade lalu. Semoga peristiwa ini tidak akan pernah terjadi lagi.</span></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com/dualisme-kompetisi-sepak-bola-indonesia/">Dualisme Kompetisi Sepak Bola Indonesia: LSI VS LPI</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com">SpeakBola</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Para Top Skor Piala Dunia Sepanjang Masa dan Calon Penggesernya</title>
		<link>https://speakbola.com/skor-piala-dunia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[SpeakBola Writer]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 30 Sep 2022 09:08:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Offside]]></category>
		<category><![CDATA[Gerd Muller]]></category>
		<category><![CDATA[Just Fontaine]]></category>
		<category><![CDATA[Miroslave Klose]]></category>
		<category><![CDATA[Pele]]></category>
		<category><![CDATA[Pencetak Gol Terbanyak]]></category>
		<category><![CDATA[Phenomenon]]></category>
		<category><![CDATA[piala dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Ronaldo El Fenomeno]]></category>
		<category><![CDATA[Sejarah Piala Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[sejarah sepak bola]]></category>
		<category><![CDATA[Top Skor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://speakbola.com/?p=2118</guid>

					<description><![CDATA[<p>(speakbola.com) &#8211; Top skor atau pencetak gol terbanyak sebuah turnamen sepak bola akan selalu ada selama tujuan pertandingan sepak bola masih sama, yaitu memenangkan pertandingan dengan mencetak gol, baik di level tarkam sampai Piala Dunia. Dari 21 edisi Piala Dunia yang telah diadakan sampai saat ini, 2.548 gol telah dicetak oleh lebih dari 1.300 pemain [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com/skor-piala-dunia/">Para Top Skor Piala Dunia Sepanjang Masa dan Calon Penggesernya</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com">SpeakBola</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong>(speakbola.com)</strong> &#8211; Top skor atau pencetak gol terbanyak sebuah turnamen sepak bola akan selalu ada selama tujuan pertandingan sepak bola masih sama, yaitu memenangkan pertandingan dengan mencetak gol, baik di level tarkam sampai <a href="https://speakbola.com/piala-dunia-pesta-sepak-bola/">Piala Dunia</a>.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Dari 21 edisi Piala Dunia yang telah diadakan sampai saat ini, 2.548 gol telah dicetak oleh lebih dari 1.300 pemain berbeda. Namun, hanya beberapa pemain yang berhasil mencetak 10 gol atau lebih dalam sejarah Piala Dunia.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Rubrik <a href="https://speakbola.com/category/offside/">Offside</a> kali ini akan mengulas para top skor Piala Dunia sepanjang masa, berikut ini daftar nama-nama mereka:</span></p>
<h2><span style="font-size: 14pt;">5. Pele &#8211; 12 Gol (Brasil)</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;"><a href="https://speakbola.com/tag/pele/">Pele</a> menempati urutan kelima dalam daftar pencetak gol terbanyak yang dicetak di putaran final Piala Dunia, dengan 12 gol dari empat edisi yang berbeda, 1958, 1962, 1966, dan 1970. Meskipun demikian, Pele tidak pernah memenangkan penghargaan Sepatu Emas.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Pun begitu, legenda Brasil ini pernah memenangkan penghargaan Pemain Terbaik di Piala Dunia 1970 berkat empat gol dan enam assist yang ia buat dalam rangka membantu Brasil meraih Piala Dunia.</span></p>
<h3><span style="font-size: 12pt;">Pencetak Gol Termuda Piala Dunia</span></h3>
<p><span style="font-size: 12pt;">Pele adalah pemain termuda di dunia yang pernah mencetak gol di final Piala Dunia. Peristiwa itu terjadi ketika ia menyarangkan gol ke gawang Swedia tahun 1958 saat berusia 17 tahun dan 249 hari.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">🤩 The goal that began the story of a legend.</p>
<p>🇧🇷<a href="https://twitter.com/Pele?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">@Pele</a> stunning the world back in 1958. <a href="https://t.co/odMmDVk0g0">pic.twitter.com/odMmDVk0g0</a></p>
<p>— FIFA World Cup (@FIFAWorldCup) <a href="https://twitter.com/FIFAWorldCup/status/985291619871154178?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">April 14, 2018</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Sepuluh hari sebelum laga final tahun 1958, ia menjadi pencetak gol termuda di Piala Dunia saat mencetak gol ke gawang Wales di usia 17 tahun dan 239 hari. Kemudian ia melanjutkan capaiannya dengan menjadi pemain termuda pencetak trigol di Piala Dunia, pada 24 Juni 1958, saat melawan Prancis. Dua rekor Pele itu masih bertahan hingga hari ini.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Hingga saat ini, Pele juga masih menjadi pencetak gol terbanyak Timnas Brasil dengan 77 gol. Rekor yang amat mungkin dilewati <a href="https://www.sportingnews.com/us/soccer/news/brazil-top-scorers-all-time-most-goals-pele-neymar/cfhi9pyu9vlr2wm7veu9eysg#:~:text=Brazil&#039;s%20top%20scorer%20is%20the,caps%20for%20the%20national%20team." target="_blank" rel="noopener">Neymar</a> yang sekarang hanya berjarak dua gol (75) dari Pele.</span></p>
<h2><span style="font-size: 14pt;">4. <strong>Just Fontaine </strong>&#8211; 13 Gol (Prancis)</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Rekor gol terbanyak dalam satu putaran Piala Dunia dipegang oleh striker Prancis, Just Fontaine. Fontaine mencetak 13 gol dalam enam pertandingan di Piala Dunia 1958, satu-satunya yang pernah ia ikuti.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">Just Fontaine still holds the record for most goals at a single <a href="https://twitter.com/hashtag/WorldCup?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#WorldCup</a>. He scored 13 in 1958<br />
🇫🇷⚽️⚽️⚽️⚽️⚽️⚽️⚽️⚽️⚽️⚽️⚽️⚽️⚽️ <a href="https://t.co/Bup5WVHwCM">pic.twitter.com/Bup5WVHwCM</a></p>
<p>— FIFA World Cup (@FIFAWorldCup) <a href="https://twitter.com/FIFAWorldCup/status/988024628630126593?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">April 22, 2018</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Pemain ini mencetak gol dalam setiap pertandingan yang dimainkan oleh Timnas Prancis saat itu. Striker terbaik Timnas Prancis pada masanya ini mencetak trigol pada laga debut Piala Dunianya saat melawan Paraguay. H</span><span style="font-size: 12pt;">arapan menjadi Juara Dunia bagi Prancis berakhir di tangan Brasil di semifinal. Namun Fontaine masih berhasil mencetak satu dari dua gol Les Bleus dalam kekalahan 5-2 melawan Brasil.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Terakhir, dia mencetak lagi empat gol di perebutan juara ketiga saat menghadapi Jerman, sebuah pertandingan Piala Dunia terakhir baginya.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Cedera memupus karir cemerlang top skor Piala Dunia 1958 ini. Fontaine terpaksa pensiun pada usia 28 tahun, yang artinya ia tidak akan pernah muncul kembali di panggung Piala Dunia.</span></p>
<h2><span style="font-size: 14pt;">3. Gerd Muller<strong> </strong>&#8211; 14 Gol (Jerman)</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Sebelum digeser Ronaldo pada 2002 dan Klose di tahun 2014, Gerd Muller adalah top skor Piala Dunia sepanjang masa dengan 14 gol. 14 gol raihannya itu dicetak dalam 13 pertandingan di dua edisi Piala Dunia, 1970 dan 1974.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Sepuluh di antara 14 gol Muller, termasuk trigol beruntun melawan Hungaria dan Peru di babak grup, terjadi di Piala Dunia 1970. Sayangnya Jerman gagal di partai semifinal melawan Italia meskipun Muller mencetak dua gol dalam pertandingan tersebut. Sebagai pelipur lara, Muller memenangkan Sepatu Emas sebagai top skor Piala Dunia 1970. </span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">🔙 <a href="https://twitter.com/hashtag/OnThisDay?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#OnThisDay</a> in 1967 Gerd Muller scored his first West Germany goals – four of them in a 6-0 rout of Albania. &#8216;Der Bomber&#8217; went on to win the Golden Boot at the 1970 <a href="https://twitter.com/hashtag/WorldCup?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#WorldCup</a> and hit the winner in the 1974 Final 💣<a href="https://twitter.com/hashtag/ThrowbackThursday?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#ThrowbackThursday</a> | <a href="https://twitter.com/DFB_Team_EN?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">@DFB_Team_EN</a> <a href="https://t.co/JxBSSfwvPj">pic.twitter.com/JxBSSfwvPj</a></p>
<p>— FIFA World Cup (@FIFAWorldCup) <a href="https://twitter.com/FIFAWorldCup/status/1380101361304358914?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">April 8, 2021</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Di Piala Dunia 1974, pencetak gol terbanyak sepanjang masa Bayern Munich ini menambah catatan golnya menjadi tujuh gol. Empat gol itu ia peroleh dalam tujuh penampilan, termasuk dalam penampilan final saat Jerman menang 2-1 atas Belanda.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Muller memegang gelar top skor sepanjang masa Piala Dunia selama 32 tahun. Dia dikenal sepanjang karirnya sebagai salah satu striker paling mematikan saat berada di area gawang. Seluruh gol Piala Dunianya terjadi di dalam kotak penalti.</span></p>
<h2><span style="font-size: 14pt;">2. Ronaldo &#8211; 15 Gol (Brasil)</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Ronaldo Luis Nazario de Lima, lebih dikenal sebagai Ronaldo, berada di urutan kedua dalam daftar pencetak gol terbanyak di Piala Dunia dengan 15 gol dari 19 pertandingan.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Striker ini sudah memperkuat Timnas Brasil sejak Piala Dunia 1994 di Amerika Serikat sebenarnya. Namun saat itu, masih ada duet legendaris Romario-Bebeto yang memimpin lini depan Brasil. Ronaldo yang masih berusia 17 tahun ketika itu tidak mendapatkan jatah bermain sekalipun.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Empat tahun kemudian, pada Piala Dunia 1998 di Prancis, Ronaldo yang dianggap sebagai salah satu striker terhebat sedunia menunjukan kecemerlangannya. Empat gol Ronaldo di Prancis amat penting bagi Brasil dalam perjalanannya mencapai final. Tetapi karena sang striker demam sesaat sebelum pertandingan puncak, Brasil kalah oleh tuan rumah.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">Without the injured <a href="https://twitter.com/Ronaldo?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">@Ronaldo</a> Brazil made it to the 2002 <a href="https://twitter.com/FIFAWorldCup?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">@FIFAWorldCup</a> with only a three-point cushion over Uruguay and Colombia 🇧🇷</p>
<p>With O Fenômeno back for the tournament, Brazil didn’t lose a single game. Ronaldo scored 8 goals – a deserved Golden Boot 🏆👞 <a href="https://t.co/E7PpEs49pR">pic.twitter.com/E7PpEs49pR</a></p>
<p>— FIFA Museum (@FIFAMuseum) <a href="https://twitter.com/FIFAMuseum/status/1542900844839858177?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">July 1, 2022</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Namun di edisi 2002 yang diadakan di Korea Selatan dan Jepang, tidak ada yang bisa menghentikan striker itu. Ronaldo mencetak delapan gol untuk memandu Brasil menjadi juara sekaligus meraih Sepatu Emas sebagai top skor Piala Dunia 2022.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Pada saat Piala Dunia 2006 di Jerman bergulir, karir Ronaldo sedang menurun akibat cedera dan masalah kebugaran yang menimpanya. Namun demikian, Ia masih berhasil mencetak tiga gol di turnamen itu sebelum Brasil disingkirkan oleh tuan rumah di perempat final. Tiga gol itu cukup untuk membuatnya melewati legenda Jerman, Gerd Muller, yang telah memegang rekor top skor Piala Dunia sejak 1974.</span></p>
<h2><span style="font-size: 14pt;">1. Miroslav Klose &#8211; 16 Gol (Jerman)</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Siapa top skor Piala Dunia sepanjang masa? Miroslav Klose lah orangnya. Klose memegang rekor pencetak gol terbanyak Piala Dunia dalam sejarah dengan catatatan 16 gol dari 24 penampilan di 4 Piala Dunia berbeda, 2002, 2006, 2010 dan 2014.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Meskipun Klose tidak seterkenal nama-nama lain di daftar ini, ada satu hal yang membuat Penyerang Jerman ini spesial, yaitu konsistensinya. Konsistensi Klose sebagai striker Timnas Jerman yang selalu menawan membuatnya terus dipanggil menjadi anggota skuad di empat edisi Piala Dunia berbeda, pun umur sebagai pesepak bola sudah tidak muda lagi. Saat Piala Dunia terakhirnya di Brasil, ia sudah berusia 36 tahun.</span></p>
<h3><span style="font-size: 12pt;">Debut Klose di Piala Dunia 2002</span></h3>
<p><span style="font-size: 12pt;">Miroslav Klose muda mencetak trigol pada debutnya di Piala Dunia 2002 saat Jerman mengalahkan Arab Saudi 8-0. Ia menyelesaikan Piala Dunia perdananya dengan torehan lima gol, tiga gol di belakang top skor Piala Dunia 2002, Ronaldo.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">A hat-trick of identical goals on his World Cup debut! 🤩</p>
<p>During <a href="https://twitter.com/hashtag/KoreaJapan02?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#KoreaJapan02</a>, a young Miroslav Klose introduced himself to the world! 🇩🇪 <a href="https://t.co/73RWa6V8vA">pic.twitter.com/73RWa6V8vA</a></p>
<p>— FIFA World Cup (@FIFAWorldCup) <a href="https://twitter.com/FIFAWorldCup/status/1540349031083171840?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">June 24, 2022</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<h3><span style="font-size: 12pt;">Top Skor Piala Dunia 2006</span></h3>
<p><span style="font-size: 12pt;">Saat Jerman menjadi tuan rumah Piala Dunia 2006, Miroslav Klose, sekali lagi mencetak lima gol. Kali ini, ia berhasil menjadi <a href="https://www.fifa.com/fifaplus/en/watch/34f9I75778YOrAM7ZAPqkA" target="_blank" rel="noopener">top skor Piala Dunia 2006</a> dan membawa pulang Sepatu Emas, sebagai hadiah untuk pencetak gol terbanyak Piala Dunia. Meskipun demikian, Jerman hanya finis di posisi ketiga pada turnamen itu.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Pada edisi 2010, Piala Dunia ketiga bagi Klose, striker ini meraup empat gol lagi. Jumlah 4 gol Klose saat itu hanya selisih satu gol dari empat pencetak gol terbanyak bersama Piala Dunia 2010 yaitu, Thomas Müller, Wesley Sneijder, David Villa, dan Diego Forlan.</span></p>
<h3><span style="font-size: 12pt;">Top Skor Sepanjang Masa </span><span style="font-size: 12pt;">Piala Dunia </span></h3>
<p><span style="font-size: 12pt;">Piala Dunia 2014 mungkin adalah yang paling sempurna bagi striker ini. Ia menyumbangkan dua gol selama perjuangan Timnas Jerman dalam meraih trofi Piala Dunia 2014 di Brasil, sekaligus menyalip Ronaldo, yang saat itu menjadi pencetak gol terbanyak Piala Dunia sepanjang masa.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">🎂Happy 42nd birthday to all-time record <a href="https://twitter.com/hashtag/WorldCup?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#WorldCup</a> goalscorer Miroslav Klose 🥳<a href="https://twitter.com/DFB_Team_EN?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">@DFB_Team_EN</a> <a href="https://t.co/ogCoRtCBcP">pic.twitter.com/ogCoRtCBcP</a></p>
<p>— FIFA World Cup (@FIFAWorldCup) <a href="https://twitter.com/FIFAWorldCup/status/1270248446188941312?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">June 9, 2020</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Gol yang menobatkan Miroslav Klose sebagai top skor sepanjang masa dicetaknya saat melawan Brasil di semifinal. Saat itu Jerman membantai tuan rumah dengan skor 7-1.</span></p>
<h2><span style="font-size: 14pt;">Calon Kuat Penggeser Klose</span></h2>
<h3><span style="font-size: 12pt;">Thomas Muller &#8211; 10 Gol (Jerman)</span></h3>
<p><span style="font-size: 12pt;">Pemain yang paling berpeluang untuk menggeser Miroslav Klose sebagi top skor Piala Dunia sepanjang masa adalah Thomas Muller. Saat ini Muller sudah mengoleksi 10 gol, butuh tambahan 7 gol lagi untuk menggeser Klose.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">🔙 <a href="https://twitter.com/hashtag/OnThisDay?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#OnThisDay</a> in 2010 Germany beat Uruguay 3-2 to bag bronze at the <a href="https://twitter.com/hashtag/WorldCup?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#WorldCup</a> 🥉</p>
<p>🏆 Thomas Muller&#8217;s opener ensured he took home the Golden Boot as well as the Best Young Player award. What a phenomenon he was in South Africa 🔥<a href="https://twitter.com/esmuellert_?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">@esmuellert_</a> | <a href="https://twitter.com/DFB_Team_EN?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">@DFB_Team_EN</a> <a href="https://t.co/sILoboQue9">pic.twitter.com/sILoboQue9</a></p>
<p>— FIFA World Cup (@FIFAWorldCup) <a href="https://twitter.com/FIFAWorldCup/status/1413765684031524864?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">July 10, 2021</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Cukup memungkinkan bagi Muller untuk mencetak 7 gol tambahan lagi di Qatar nanti mengingat dalam dua dari tiga Piala Dunia yang pernah dilakoninya, yaitu Piala Dunia 2010 dan 2014, Ia selalu mencetak 5 gol. Lima gol yang dicetaknya di edisi Afrika Selatan, membuatnya memenangkan sepatu emas sebagai <a href="https://www.fifa.com/fifaplus/en/watch/Q7PqJxZpsxEt5imfWbLXl" target="_blank" rel="noopener">top skor Piala Dunia 2010</a>.</span></p>
<h3><span style="font-size: 12pt;">Neymar &#8211; 6 Gol (Brasil)</span></h3>
<p><span style="font-size: 12pt;">Saat ini jumlah gol Piala Dunia yang dimiliki oleh striker <a href="https://speakbola.com/tag/psg/">PSG</a> ini baru 6 gol. Meskipun begitu masih mungkin bagi <a href="https://speakbola.com/tag/neymar/">Neymar</a> untuk mengejar 11 gol yang dibutuhkan untuk menggeser Miroslav Klose dari pucuk top skor Piala Dunia sepanjang masa, mengingat usia Neymar yang baru 30 tahun.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">🇧🇷 Neymar&#8217;s <a href="https://twitter.com/hashtag/FIFAWorldCup?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#FIFAWorldCup</a> debut was spectacular! ✨</p>
<p>🤩 Where does he rank among Brazil&#8217;s greatest ever players? <a href="https://twitter.com/neymarjr?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">@neymarjr</a> | <a href="https://twitter.com/CBF_Futebol?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">@CBF_Futebol</a> <a href="https://t.co/I8fbbp9VhY">pic.twitter.com/I8fbbp9VhY</a></p>
<p>— FIFA World Cup (@FIFAWorldCup) <a href="https://twitter.com/FIFAWorldCup/status/1551220662106308608?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">July 24, 2022</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Neymar masih mungkin untuk dipanggil lagi membela Timnas Brasil pada Piala Dunia 2026 nanti. Saat itu usia Neymar akan 34 Tahun, sebuah usia yang masih lumrah bagi seorang pemain untuk berlaga di Piala Dunia</span></p>
<h3><span style="font-size: 12pt;">Kylian Mbappe &#8211; 4 Gol (Prancis)</span></h3>
<p><span style="font-size: 12pt;">Terlalu jauh memang jika dibayangkan bagi <a href="https://speakbola.com/tag/mbappe/">Mbappe</a> untuk bisa melampaui Klose, ia harus mencetak 13 gol. Namun jika dilihat dari sisi usia, Mbappe baru 23 tahun saat PIala Dunia 2022 nanti. Oleh sebab itu, masih amat mungkin bagi Mbappe untuk mengikuti 2 edisi Piala Dunia lagi, 2026 dan 2030.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">When a dream becomes a reality.</p>
<p>Take a bow, <a href="https://twitter.com/KMbappe?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">@KMbappe</a>!</p>
<p>📺 Highlights 👉 <a href="https://t.co/LOdKDX2Cwn">https://t.co/LOdKDX2Cwn</a> <a href="https://twitter.com/FrenchTeam?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">@FrenchTeam</a> // <a href="https://twitter.com/equipedefrance?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">@equipedefrance</a> // <a href="https://twitter.com/hashtag/WorldCup?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#WorldCup</a> <a href="https://t.co/yzFrRXR6VE">pic.twitter.com/yzFrRXR6VE</a></p>
<p>— FIFA World Cup (@FIFAWorldCup) <a href="https://twitter.com/FIFAWorldCup/status/1018577439193292802?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">July 15, 2018</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Selain itu, perfoma striker muda Timnas Prancis ini sedang dalam kondisi puncak. Jika Mbappe mencetak 7 gol di Piala Dunia 2022 nanti, di dua edisi sisanya Ia hanya perlu mencetak masing-masing 3 gol untuk menjadi pencetak gol terbanyak Piala Dunia sepanjang masa.</span></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com/skor-piala-dunia/">Para Top Skor Piala Dunia Sepanjang Masa dan Calon Penggesernya</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com">SpeakBola</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>5 Piala Dunia Terbaik</title>
		<link>https://speakbola.com/piala-dunia-terbaik/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[SpeakBola Writer]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 21 Sep 2022 11:01:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Offside]]></category>
		<category><![CDATA[Gol Terbaik Piala Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Juara Piala Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[piala dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Sejarah Piala Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[sejarah sepak bola]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://speakbola.com/?p=1786</guid>

					<description><![CDATA[<p>(speakbola.com) &#8211; 92 tahun yang lalu, tepatnya 14 Juli 1930, pertandingan pertama Piala Dunia dilakukan di Montevideo, Uruguay. Perhelatan pertama Piala Dunia tepatnya dilaksanakan pada 14-30 Juli 1930. Mengutip dari FIFA, ajang sepak bola 4 tahunan ini pada edisi pertama diikuti hanya oleh 13 negara saja. Meskipun begitu, Piala Dunia pertama berhasil digelar dengan Uruguay, [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com/piala-dunia-terbaik/">5 Piala Dunia Terbaik</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com">SpeakBola</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>(speakbola.com) </strong>&#8211; <span style="font-size: 12pt;">92 tahun yang lalu, tepatnya 14 Juli 1930, pertandingan pertama <a href="https://speakbola.com/piala-dunia-pesta-sepak-bola/">Piala Dunia</a> dilakukan di Montevideo, Uruguay. Perhelatan pertama Piala Dunia tepatnya dilaksanakan pada 14-30 Juli 1930.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Mengutip dari <a href="https://www.fifa.com/tournaments/mens/worldcup/1930uruguay" target="_blank" rel="noopener">FIFA</a>, ajang sepak bola 4 tahunan ini pada edisi pertama diikuti hanya oleh 13 negara saja. Meskipun begitu, Piala Dunia pertama berhasil digelar dengan Uruguay, sebagai tuan rumah, keluar sebagai pemenang Piala Dunia pertama.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Sejak saat itu, Piala Dunia sudah dilaksanakan sebanyak 21 kali, yang masing-masing tentu punya kisah menarik berbeda.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Pada rubrik Offside kali ini, SpeakBola akan merangkum 5 Piala Dunia terbaik yang pernah diselenggarakan berdasarkan kisah menarik yang terjadi saat penyelenggaraannya.</span></p>
<h2><span style="font-size: 14pt;">Piala Dunia 2002 (Korea Selatan &#8211; Jepang)</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Piala Dunia di Korea Selatan &#8211; Jepang pada 2002 disebut sebagai salah satu Piala Dunia terbaik karena jalannya turnamen yang amat tidak diduga. Dimulai dengan pertandingan pertama, ketika juara bertahan Prancis kalah 1-0 dari Senegal. Kemudian Prancis pun tersingkir setelah finis di posisi terbawah grup dan tidak mencetak satu gol pun.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Selanjutnya <a href="https://speakbola.com/langkah-asia-di-piala-dunia/">gebrakan Korea Selatan</a> sebagai tuan rumah yang amat tak disangka. Mereka mengalahkan Italia di babak 16 besar dan Spanyol di fase selanjutnya untuk mengamankan tempat di semifinal.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">🔋Park Jisung was the first Asian to score in 3 straight <a href="https://twitter.com/hashtag/WorldCup?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#WorldCup</a> tournaments. We hope the man who helped the Taegeuk Warriors into the 2002 semi-finals &amp; knockout phase in 2010 celebrates turning 40 with a windmill! 🎉</p>
<p>🔙 <a href="https://twitter.com/hashtag/ThrowbackThursday?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#ThrowbackThursday</a> | <a href="https://twitter.com/theKFA?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">@theKFA</a> 🇰🇷<a href="https://t.co/rUZIp3N5dy">pic.twitter.com/rUZIp3N5dy</a></p>
<p>— FIFA World Cup (@FIFAWorldCup) <a href="https://twitter.com/FIFAWorldCup/status/1364792075867148289?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">February 25, 2021</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Sementara Amerika Serikat memulangkan Portugal di babak 16 besar, sebelum akhirnya disingkirkan oleh finalis Jerman.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Kejutan tidak berakhir di situ. Turki mengambil keuntungan dari hasil imbang yang tidak terduga untuk mencapai semifinal pertama kalinya sepanjang sejarah Piala Dunia.</span></p>
<h2><span style="font-size: 14pt;">Piala Dunia 1966 (Inggris)</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Di ajang ini pertama kalinya sebuah maskot digunakan sebagai magnet pesta sepak bola. Inggris sebagai tuan rumah paham akan kebutuhan sebuah daya tarik bagi pesta sepak bola yang diadakan di rumah mereka. Maka Inggris mereka sebuah tokoh fiktif yang diberi nama <a href="https://speakbola.com/sejarah-maskot-piala-dunia/">World Cup Willie</a>, yang perwujudannya diambil dari simbol tradisional kerajaan Inggris yang dipakaikan jersey bermotif bendera Inggris.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Di turnamen ini pula serangkaian penampilan luar biasa dari striker legendaris Portugal, Eusebio, terjadi. Ia menginspirasi sebuah epic comeback dari ketertinggalan 3-0 melawan Korea Utara menjadi kemenangan 5-3 bagi Portugal.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en"><a href="https://twitter.com/hashtag/OnThisDay?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#OnThisDay</a> in 1966: Eusebio💪</p>
<p>🇵🇹 0-3 🇰🇵</p>
<p>Facing a <a href="https://twitter.com/hashtag/WorldCup?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#WorldCup</a> exit 25 mins into Portugal&#8217;s QF with Korea DPR, the legendary forward and eventual Golden Boot winner took matters into his own hands.</p>
<p>⚽️✖️4⃣<br />
Scoring four without reply, he turned the game on its head.</p>
<p>🇵🇹 5-3 🇰🇵 👏👏 <a href="https://t.co/7qDgEA5egc">pic.twitter.com/7qDgEA5egc</a></p>
<p>— FIFA World Cup (@FIFAWorldCup) <a href="https://twitter.com/FIFAWorldCup/status/1153613835896537088?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">July 23, 2019</a></p></blockquote>
<p><script src="https://platform.twitter.com/widgets.js" async="" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Dan satu hal lagi. Ada kepanikan menjelang turnamen berjalan. Kepanikan itu berakar dari  <a href="https://speakbola.com/sejarah-trofi-piala-dunia/">trofi Jules Rimet</a> yang dicuri dari sebuah pameran. Untungnya seekor anjing bernama Pickles menemukannya terbungkus kertas di bawah semak-semak di London.</span></p>
<h2><span style="font-size: 14pt;">Piala Dunia 1986 (Meksiko)</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Di Meksiko 1986  lahirlah  <a href="https://speakbola.com/pertandingan-kontroversial-piala-dunia/">gol Tangan Tuhan Maradona</a> dan gol solo run fantastis, yang kemudian mendapat sebutan &#8220;gol abad ini&#8221;, saat Argentina bertemu dengan Inggris.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">🧙‍♂️ Maradona Magic 💫</p>
<p>🗓 <a href="https://twitter.com/hashtag/OnThisDay?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#OnThisDay</a> in 1986, Diego Maradona scored one of the greatest goals of all time</p>
<p>👀 Let&#8217;s take a closer look at &#8220;El Pibe de Oro&#8217;s&#8221; immortal 11-second dash<a href="https://twitter.com/hashtag/WorldCup?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#WorldCup</a> | 🇦🇷 <a href="https://twitter.com/Argentina?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">@Argentina</a> <a href="https://t.co/6pnlBiPYC4">pic.twitter.com/6pnlBiPYC4</a></p>
<p>— FIFA World Cup (@FIFAWorldCup) <a href="https://twitter.com/FIFAWorldCup/status/1275153583823114242?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">June 22, 2020</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Meksiko 86 juga menghadirkan salah satu pertandingan epik sepanjang masa, perempat final antara Brasil dan Prancis yang akhirnya berakhir dengan pasukan Platini maju melalui adu penalti.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">Attendance record broken in 🇶🇦 Almost 64,000 Qataris doing the Mexican wave 😁. It went on and on for ages until someone had to stop haha. Great to be there and great to be part of it. 5-0 into the semi finals. The world <a href="https://twitter.com/FIFAWorldCup?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">@FIFAWorldCup</a> here is going to be nuts 🥳. <a href="https://twitter.com/hashtag/Qatar?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#Qatar</a> <a href="https://twitter.com/hashtag/Doha?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#Doha</a> <a href="https://t.co/xc3STgnH4F">pic.twitter.com/xc3STgnH4F</a></p>
<p>— Lianne Sanderson (@liannesanderson) <a href="https://twitter.com/liannesanderson/status/1469467953569714176?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">December 11, 2021</a></p></blockquote>
<p><script src="https://platform.twitter.com/widgets.js" async="" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Di Turnamen 1986 ini pula lah ditemukannya gelombang Meksiko, gerakan penonton membentuk ombak, yang hingga saat ini masih digunakan para pendukung sepak bola.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Karena serangkaian momen tersebut lah maka Piala Dunia 1986 layak dikategorikan sebagai Piala Dunia terbaik.</span></p>
<h3><span style="font-size: 14pt;">Piala Dunia 1990 (Italia)</span></h3>
<p><span style="font-size: 12pt;">Bintang di Italia 1990 adalah Timnas Kamerun yang gigih, pimpinan Roger Milla yang sudah berusia 40 tahun saat itu. Mereka bertarung sengit hingga harus menghadapi Ingggris di babak perdelapan final. </span><span style="font-size: 12pt;">Pun tersingkir, mereka telah membawa sepak bola Afrika dengan baik dan benar ke panggung dunia.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Toto Schillachi pemain tuan rumah keluar sebagai pemenang sepatu emas pada turnamen ini.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">🇮🇹 Toto Schillaci began the 1990 <a href="https://twitter.com/hashtag/WorldCup?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#WorldCup</a> with one cap and on the <a href="https://twitter.com/Azzurri?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">@azzurri</a> bench. He finished it with the Golden Boot and beat Lothar Matthaus and Diego Maradona to the Golden Ball. What a story 📘</p>
<p>🎂 Happy birthday to its author ✍️<a href="https://twitter.com/hashtag/HBD?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#HBD</a> | <a href="https://twitter.com/Azzurri_En?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">@Azzurri_En</a><a href="https://t.co/FDgBAasbWE">pic.twitter.com/FDgBAasbWE</a></p>
<p>— FIFA World Cup (@FIFAWorldCup) <a href="https://twitter.com/FIFAWorldCup/status/1465960106332405760?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">December 1, 2021</a></p></blockquote>
<p><script src="https://platform.twitter.com/widgets.js" async="" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Italia 1990 memiliki salah satu maskot Piala Dunia terbaik, lagu tema terbaik, yaitu Nessun Dorma, dan grafik di layar terbaik. Piala Dunia ini juga merupakan yang terakhir sebelum munculnya Liga Premier dan Liga Champions.</span></p>
<h3><span style="font-size: 14pt;">Piala Dunia 1970 (Meksiko)</span></h3>
<p><span style="font-size: 12pt;">Meksiko 1970 dimenangkan oleh salah satu tim terbaik yang pernah bermain sepanjang sejarah sepak bola, yaitu tim Brasil, yang saat itu penuh dengan legenda, seperti Carlos Alberto, Pele, Gerson, Jairzinho, Rivelino dan Tostoo. Mereka memenangkan setiap pertandingan kualifikasi dan seluruh enam pertandingan di babak final. Kemenangan Brasil di Meksiko 1970 sangat indah dan lengkap. Mereka menghancurkan Italia 4-1 di partai final.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Di turnamen ini pulalah penyelamatan legendaris Gordon Banks terjadi dalam pertandingan Inggris melawan Brasil.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">Is it Gordon Banks?</p>
<p>Who could forget this from <a href="https://twitter.com/hashtag/WorldCup?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#WorldCup</a> 1970? 😱<a href="https://twitter.com/hashtag/InternationalGoalkeeperDay?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#InternationalGoalkeeperDay</a> <a href="https://t.co/mDkp1wlaa2">pic.twitter.com/mDkp1wlaa2</a></p>
<p>— FIFA World Cup (@FIFAWorldCup) <a href="https://twitter.com/FIFAWorldCup/status/1250055890398478338?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">April 14, 2020</a></p></blockquote>
<p><script src="https://platform.twitter.com/widgets.js" async="" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Meksiko 1970 tercatat sebagai Piala Dunia dengan rasio gol per pertandingan tertinggi. Selain itu, turnamen kali itu adalah yang pertama kali disiarkan di televisi berwarna dan Meksiko terbukti menjadi tuan rumah yang flamboyan dan ramah.</span></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com/piala-dunia-terbaik/">5 Piala Dunia Terbaik</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com">SpeakBola</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Derby Della Madonnina: Duel Dua Milan di Kota Milan, AC Milan VS Inter Milan</title>
		<link>https://speakbola.com/derby-della-madonnina/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[SpeakBola Writer]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 05 Sep 2022 10:53:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bolastori]]></category>
		<category><![CDATA[AC MIlan]]></category>
		<category><![CDATA[derby]]></category>
		<category><![CDATA[Derby Della Madonnina]]></category>
		<category><![CDATA[Inter Milan]]></category>
		<category><![CDATA[sejarah]]></category>
		<category><![CDATA[sejarah sepak bola]]></category>
		<category><![CDATA[Serie A]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://speakbola.com/?p=1381</guid>

					<description><![CDATA[<p>(speakbola.com) &#8211; Derby della Madonnina adalah sebutan bagi pertemuan antara dua Milan di kota Milan, Ac Milan vs Inter Milan. Penyebutan Derby della Madonnina pada pertandingan dua Milan ini merujuk pada salah satu pemandangan utama di kota Milan, patung Perawan Maria di puncak Katedral Milan, yang sering disebut sebagai Madonnina (Madonna Kecil dalam bahasa Italia). [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com/derby-della-madonnina/">Derby Della Madonnina: Duel Dua Milan di Kota Milan, AC Milan VS Inter Milan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com">SpeakBola</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong>(speakbola.com)</strong> &#8211; Derby della Madonnina adalah sebutan bagi pertemuan antara dua Milan di kota Milan, <a href="https://speakbola.com/tag/ac-milan/">Ac Milan</a> vs <a href="https://speakbola.com/tag/inter-milan/">Inter Milan</a>. Penyebutan Derby della Madonnina pada pertandingan dua Milan ini merujuk pada salah satu pemandangan utama di kota Milan, patung Perawan Maria di puncak Katedral Milan, yang sering disebut sebagai Madonnina (Madonna Kecil dalam bahasa Italia).</span></p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-1402 aligncenter" src="https://speakbola.com/wp-content/uploads/1imm-red-madonnina02-1-300x200.jpg" alt="Patung Madonnina di atas Katedral Milan" width="420" height="280" srcset="https://speakbola.com/wp-content/uploads/1imm-red-madonnina02-1-300x200.jpg 300w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/1imm-red-madonnina02-1-1024x683.jpg 1024w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/1imm-red-madonnina02-1-400x267.jpg 400w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/1imm-red-madonnina02-1-768x512.jpg 768w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/1imm-red-madonnina02-1.jpg 1536w" sizes="auto, (max-width: 420px) 100vw, 420px" /></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Laga derby AC Milan vs Inter Milan ini menjadi salah satu laga sepak bola terakbar di Italia. Berlangsung setidaknya dua kali dalam setahun di ajang Serie A. Derby della Madonninan adalah satu-satunya derby dalam sepak bola yang selalu dimainkan di stadion yang sama, San Siro, karena baik Milan maupun Internazionale menyebut San Siro sebagai rumah mereka.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Baru-baru ini, tepatnya 3 September 2022, Dua Milan ini baru saja melakukan derby della Madonnina pertamanya. Pertandingan tersebut berakhir dengan kemenangan AC Milan 3-2 Inter Milan. Pertandingan pada hari Sabtu 3 September itu menjadi derby ke-233 antara Inter dan Milan di semua kompetisi.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Merujuk pada <a href="https://www.inter.it/en/news/milan-inter-facts-stats" target="_blank" rel="noopener">situs resmi Inter Milan</a>, di Serie A kedua tim telah bertemu sebanyak 177 kali. Secara keseluruhan, Nerazzurri, julukan Inter Milan, telah mencatat 68 kemenangan, lebih banyak dibandingkan dengan Rossoneri, julukan AC Milan, yang berjumlah 53. Nerazzurri juga telah mencetak lebih banyak gol dibandingkan rivalnya, 250 gol, sementara Rossoneri dengan 229 gol.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Namun derbi ini sesungguhnya tidak akan pernah ada jika saja dahulu tidak terjadi perpecahan. Awalnya dua klub ini adalah satu kesatuan di bawah satu identitas bernama Milan Foot-Ball and Cricket Club.</span></p>
<h2><span style="font-size: 14pt;">Sejarah Derby Della Madonnina: AC Milan VS Inter Milan</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Milan Foot-Ball and Cricket Club didirikan oleh ekspatriat asal Inggris, Alfred Edwards dan Herbert Kilpin, pada 16 Desember 1899. Dua tokoh itulah yang menjadi alasan klub ini memilih kata Milan ketimbang Milano yang lebih bernuansa Italia.</span></p>
<blockquote><p><span style="font-size: 12pt;">Kita akan menjadi tim iblis. Warna kita adalah merah seperti api dan hitam untuk memberikan rasa takut pada lawan kita! &#8211; Herbert Kilpin, 1899</span></p></blockquote>
<p><span style="font-size: 12pt;">Di awal berdirinya, Milan Foot-Ball and Cricket Club dikenal sebagai salah satu klub yang kuat. Terbukti dengan torehan tiga kali menjuarai kejuaraan sepak bola Italia, yakni pada 1901, 1906, dan 1907.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Prestasi bagus tak menjamin segalanya berjalan mulus. Usai pencapaian menjuarai kejuaraan pada 1907, klub ini mengalami perpecahan pada 1908. Persoalan prinsip antara sesama pengurus klub membuat Milan Foot-Ball and Cricket Club harus pecah.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en"><a href="https://twitter.com/hashtag/OnThisDay?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#OnThisDay</a> in 1899 <a href="https://twitter.com/acmilan?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">@acmilan</a> were founded as Milan Foot-Ball and Cricket Club by two English expats</p>
<p>Despite having only won half as many <a href="https://twitter.com/SerieA?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">@SerieA</a> titles as rivals <a href="https://twitter.com/juventusfc?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">@juventusfc</a> only Real Madrid have won more <a href="https://twitter.com/ChampionsLeague?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">@ChampionsLeague</a> titles than Milan <a href="https://t.co/l1lKtc9Gzi">https://t.co/l1lKtc9Gzi</a> <a href="https://t.co/Sqg6n8C6sz">pic.twitter.com/Sqg6n8C6sz</a></p>
<p>— Subside Sports (@subsidesports) <a href="https://twitter.com/subsidesports/status/1339208666570842112?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">December 16, 2020</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Sebagian pengurus klub ingin klub Milan menjadi klub yang didominasi oleh orang Italia. Sementara di sisi lain, ada pengurus klub yang ingin Milan Foot-Ball and Cricket Club menjadi klub yang terbuka bagi orang di seluruh dunia.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Perbedaan prinsip itu akhirnya membawa delapan pengurus klub, yang semuanya orang Swiss, keluar dan membentuk klub baru. Klub inilah yang kemudian dikenal sekarang dengan nama Inter Milan atau Internazionale.</span></p>
<blockquote><p><span style="font-size: 12pt;">Malam yang indah ini menganugrahi kita warna-warna lambang kita: hitam dan biru dengan latar belakang bintang-bintang berwarna emas. Harus disebut Internazionale, karena kita adalah saudara dunia. &#8211; Pendiri Inter Milan, 1908</span></p></blockquote>
<p><span style="font-size: 12pt;">Sementara itu, klub Milan yang pertama bernama Milan Foot-Ball and Cricket Club kini kita kenal sebagai AC Milan. Dari kisah di atas, kita bisa tahu kenapa AC Milan dijuluki Rossoneri (Merah-Hitam) dan Il Diavolo (Tim Iblis), sedangkan Inter dijuluki Nerazzurri (Hitam-Biru).</span></p>
<h2><span style="font-size: 14pt;">Rivalitas Setelah Perpecahan</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Derby della Madonnina pertama antara dua klub kota Milan ini diadakan di final Piala Chiasso tahun 1908, sebuah turnamen sepak bola yang dimainkan di Canton Ticino, Swiss, pada tanggal 18 Oktober tahun itu. Rossoneri menang 2-1.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Namun ada pendapat lain yang dinilai lebih meyakinkan soal derby della Madonnina pertama, pendapat itu mengemukakan bahwa pertemuan mereka terlaksana di kejuaraan sepak bola Italia (Prima Categoria) pada Januari 1909. Hasilnya, Milan menang 3-2 atas Inter.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Selama masa 1940-an hingga 1960-an, Milan berjaya bersama trio Swedia: Gunnar Nordahl, Gunnar Gren, dan Nils Liedholm. Pada era 1980-an hingga 1990-an, ada trio Belanda yang menjadi andalan: Marco van Basten, Ruud Gullit, dan Frank Rijkaard. Sebuah hal yang ironis bagi AC Milan mengingat mereka adalah klub yang berpegang teguh pada prinsip Italia-sentris.</span></p>
<div id="attachment_1407" style="width: 462px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-1407" class=" wp-image-1407" src="https://speakbola.com/wp-content/uploads/4a8afe3242088ac3db56ea0a42974728-1-300x214.png" alt="Trio Belanda: Ruud Gullit, Marco van Basten dan Frank Rijkaard" width="452" height="323" srcset="https://speakbola.com/wp-content/uploads/4a8afe3242088ac3db56ea0a42974728-1-300x214.png 300w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/4a8afe3242088ac3db56ea0a42974728-1-1024x730.png 1024w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/4a8afe3242088ac3db56ea0a42974728-1-400x285.png 400w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/4a8afe3242088ac3db56ea0a42974728-1-768x547.png 768w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/4a8afe3242088ac3db56ea0a42974728-1.png 1280w" sizes="auto, (max-width: 452px) 100vw, 452px" /><p id="caption-attachment-1407" class="wp-caption-text"><span style="font-size: 10pt;">Trio Belanda: Ruud Gullit, Marco van Basten dan Frank Rijkaard</span></p></div>
<p><span style="font-size: 12pt;">Sebaliknya, Inter malah memiliki pemain-pemain lokal hebat. Sebut saja Sandro Mazzola, Aurelio Milani, hingga Armando Picchi. Tiga tokoh ini memainkan peran krusial kala Inter menjuarai European Cup, kini Liga Champions, dua musim beruntun (1963/64 dan 1964/65). Untuk pemain non-Italia, pada masa itu ada Luis Suarez Miramontes (Spanyol) dan Jair da Costa (Brasil) yang mencetak gol di final European Cup 1965.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Di era 1980-an hingga 1990-an, Inter diperkuat oleh trio Jerman, Lothar Matthaus, Andreas Brehme, dan Juergen Klinsmann. Sayangnya, dari segi prestasi, mereka kalah mentereng dari trio Belandanya AC Milan.</span></p>
<div id="attachment_1408" style="width: 460px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-1408" class=" wp-image-1408" src="https://speakbola.com/wp-content/uploads/FVON7d2X0AEJjta-jpg-large-1242×833-1-300x200.png" alt="Trio Jerman: Lothar Matthaus, Jurgen Klinsmann, dan Andreas Brehme" width="450" height="300" srcset="https://speakbola.com/wp-content/uploads/FVON7d2X0AEJjta-jpg-large-1242×833-1-300x200.png 300w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/FVON7d2X0AEJjta-jpg-large-1242×833-1-1024x682.png 1024w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/FVON7d2X0AEJjta-jpg-large-1242×833-1-400x267.png 400w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/FVON7d2X0AEJjta-jpg-large-1242×833-1-768x512.png 768w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/FVON7d2X0AEJjta-jpg-large-1242×833-1.png 1160w" sizes="auto, (max-width: 450px) 100vw, 450px" /><p id="caption-attachment-1408" class="wp-caption-text"><span style="font-size: 10pt;">Trio Jerman: Lothar Matthaus, Jurgen Klinsmann, dan Andreas Brehme</span></p></div>
<h2><span style="font-size: 14pt;">Rivalitas di Era Milenium</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Di awal era 2000an, AC Milan mencuri start dengan menjuarai Serie A pada musim 2003/04, menghentikan dominasi Juventus yang 2 musim sebelumnya menjadi juara.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Penantian panjang Inter Milan untuk gelar liga, sejak terakhir menjadi juara di tahun 1989, akhirnya usai pada tahun 2006. Di tahun itu skandal Calciopoli menanggalkan Juventus dari gelar 2005/06 (serta mengurangi poin dari total keseluruhan akhir Milan) dan menyerahkan gelar juara Serie A kepada Inter, yang awalnya finis ketiga di belakang Juventus dan Milan.</span></p>
<div id="attachment_1401" style="width: 479px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-1401" class=" wp-image-1401" src="https://speakbola.com/wp-content/uploads/EUy8LyoWAAIMuBF-1-300x197.jpg" alt="Rui Costa dan Materazzi di tengah Derby Milan vs Inter" width="469" height="308" srcset="https://speakbola.com/wp-content/uploads/EUy8LyoWAAIMuBF-1-300x197.jpg 300w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/EUy8LyoWAAIMuBF-1-400x262.jpg 400w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/EUy8LyoWAAIMuBF-1.jpg 680w" sizes="auto, (max-width: 469px) 100vw, 469px" /><p id="caption-attachment-1401" class="wp-caption-text"><span style="font-size: 10pt;">Materazzi dan Rui Costa di leg kedua babak perempatfinal Liga Champions musim 2004/2005.</span></p></div>
<p><span style="font-size: 12pt;">Inter kemudian memenangkan Serie A 2006/07. Sementara Milan, sebagai hukuman skandal calciopoli, memulai musim dengan poin negatif. Pun demikian, di musim yang sama, Milan sukse merebut Trofi Liga Champions UEFA, setelah mengalahkan Liverpool di Final di Athena.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Ketika skandal calciopoli mereda, Inter Milan terus mendominasi, memenangkan setiap liga hingga musim 2009-10 di mana mereka mengamankan gelar pada hari terakhir musim. Musim itu juga membuat Inter menjadi tim Italia pertama yang sukses memenangkan treble, Serie A, Coppa Italia, dan gelar Liga Champions.</span></p>
<h2><span style="font-size: 14pt;">2010 Hingga Kini</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Musim berikutnya, giliran Milan yang meraih kejayaan. Dengan belanja pemain, termasuk mantan striker Inter Zlatan Ibrahimovic, Milan sukses merebut kembali Scudetto ke-18 mereka. Secara keseluruhan, memimpin klasemen liga dari awal November hingga akhir musim. Musim itu juga Milan berhasil memenangkan kedua pertandingan derby, menjaga clean sheet di kedua pertandingan tersebut.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Sayangnya, sejak 2011/12 , langkah kedua tim Milan ini tertinggal di belakang Juventus di Serie A, dengan finis kesembilan bagi Inter pada 2012/13 dan musim yang sulit bagi Milan pada 2014/15, finis kesepuluh. Meskipun demikian, Inter lebih baik dari keduanya dalam pertandingan derby, dengan sebelas kemenangan (termasuk satu di Coppa Italia 2020/21 ), enam seri dan lima kekalahan (termasuk satu di Supercoppa Italiana 2011 dan satu di 2017/18 Copa Italia ).</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Di musim 2020/21, Inter memenangkan gelar kesembilan belas, menyalip Milan dalam koleksi gelar Serie A. Namun, di tahun berikutnya Milan langsung menyamakan jumlah dengan memenangkan gelar kesembilan belas mereka.</span></p>
<h2 class="mvp-post-title left entry-title"><span style="font-size: 14pt;">Rekor Skor Derby Della Madonnina Terbanyak di Era Milenium</span></h2>
<h3><span style="font-size: 12pt;">1. 11 Mei 2001 (AC Milan 6-0 Inter Milan)</span></h3>
<p><span style="font-size: 12pt;">AC Milan pernah memiliki kenangan yang sangat manis atas Inter Milan di laga Derby della Madonnina. Milan pernah begitu perkasa saat berhadapan dengan Inter pada laga pekan ke-30 Serie A musim 2000/2001. Laga itu digelar di Giuseppe Meazza, 11 Mei 2001.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Saat itu Milan berhasil menang telak 6-0 atas Inter. Gol-gol Rossoneri dicetak oleh Gianni Comandini, Federico Giunti, Serginho dan Andriy Shevchenko.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en"><a href="https://twitter.com/hashtag/OnThisDay?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#OnThisDay</a> in 2001<br />
Inter 0⃣ <a href="https://twitter.com/hashtag/ACMilan?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#ACMilan</a> 6⃣<br />
No caption needed 🤩</p>
<p>Sponsored by <a href="https://twitter.com/skrill?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">@skrill</a>. Make your money move.<a href="https://twitter.com/hashtag/SempreMilan?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#SempreMilan</a> <a href="https://t.co/aoLYhhw9xA">pic.twitter.com/aoLYhhw9xA</a></p>
<p>— AC Milan (@acmilan) <a href="https://twitter.com/acmilan/status/1259771812415705093?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">May 11, 2020</a></p></blockquote>
<p><script src="https://platform.twitter.com/widgets.js" async="" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Comandini dan Shevchenko sama-sama mencetak dua gol di laga tersebut. Laga itu menjadi laga dengan margin kemenangan terbesar dalam sejarah Derby della Madonnina, sekaligus rekor derby della madonnina terkelam bagi Inter Milan.</span></p>
<h3><span style="font-size: 12pt;"><strong>2. 6 Mei 2012 (Inter 4-2 AC Milan)</strong></span></h3>
<p><span style="font-size: 12pt;">Milan membutuhkan kemenangan di laga ini untuk bersaing memperebutkan trofi <em>scudetto</em> melawan Juventus. Namun jauh dari harapan, <em>Diavolo Rosso</em> justru kalah dengan skor 4-2 dan harapan mereka mempertahan scudetto pun pupus. Diego Milito membuka keunggulan Inter pada menit 44.</span></p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class=" wp-image-1418 aligncenter" src="https://speakbola.com/wp-content/uploads/f9f4113b3e72dcd06fa9e67be1ebcec3-1-300x212.jpg" alt="Selebrasi gol Inter Milan" width="484" height="342" srcset="https://speakbola.com/wp-content/uploads/f9f4113b3e72dcd06fa9e67be1ebcec3-1-300x212.jpg 300w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/f9f4113b3e72dcd06fa9e67be1ebcec3-1-400x282.jpg 400w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/f9f4113b3e72dcd06fa9e67be1ebcec3-1.jpg 594w" sizes="auto, (max-width: 484px) 100vw, 484px" /></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Namun, dua gol Zlatan Ibrahimovic pada menit 44 dan 46 membuat Milan berbalik unggul. Akan tetapi, Milito kembali mencetak gol pada menit 52, 80 serta satu gol spektakuler dari Douglas Maicon saat pertandingan menyisakan waktu hanya tiga menit.</span></p>
<h3><span style="font-size: 12pt;">3. Derby Della Madonnina 30 Agustus 2009 (Ac Milan 0-4 Inter Milan)</span></h3>
<p><span style="font-size: 12pt;">Pada laga yang digelar di San Siro, Milan yang bertindak sebagai tuan rumah tampil di bawah tekanan Inter yang tampil luar biasa selama 90 menit derby della Madonnina. Inter unggul dalam segala-segalanya dari rival sekotanya itu. Alhasil pada paruh pertama laga, Inter sudah unggul 3-0 lewat gol Thiago Motta, Diego Milito (penalti) dan Maicon. </span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Dejan Stankovic mencetak gol tambahan untuk timnya di babak kedua. Gol-gol <i>Nerazzurri</i> dicetak oleh Thiago Motta menit 30, Diego Milito menit 36 (penalti), menit 45 dan Dejan Stankovic menit 67.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Saat itu adalah era di mana Inter masih dilatih Jose Mourinho dan akhirnya meraih <i>treble</i>.</span></p>
<h3><span style="font-size: 12pt;">4. 31 Januari 2016 (AC Milan 3-0 Inter Milan)</span></h3>
<p><span style="font-size: 12pt;">AC Milan berhasil menang telak dengan skor 3-0 kala menjamu Inter Milan di giornata 22 Serie A di San Siro, Senin (31/01/2016). Pertandingan ini berlangsung seru dan cukup keras. Kedua tim saling jual beli serangan namun Milan lah yang mampu tampil lebih superior dengan tiga gol berkat sumbangan Alex, Carlos Bacca dan M’Baye Niang.</span></p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class=" wp-image-1419 aligncenter" src="https://speakbola.com/wp-content/uploads/2021.01.31-OTD-Derby-2016-Orizzontale-300x169.jpg" alt="Alex saat berselebrasi usai mencetak gol ke gawang inter milan" width="440" height="248" srcset="https://speakbola.com/wp-content/uploads/2021.01.31-OTD-Derby-2016-Orizzontale-300x169.jpg 300w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/2021.01.31-OTD-Derby-2016-Orizzontale-400x225.jpg 400w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/2021.01.31-OTD-Derby-2016-Orizzontale.jpg 710w" sizes="auto, (max-width: 440px) 100vw, 440px" /></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Dengan kemenangan ini, Rossoneri mengantongi 36 poin dan tetap berada di posisi 6 dari 22 laga. Sementara itu Inter tertahan di posisi 4 dengan koleksi 41 poin.</span></p>
<h3><span style="font-size: 12pt;">5. 3 April 2011 (AC Milan 3-0 Inter Milan)</span></h3>
<p><span style="font-size: 12pt;">AC Milan keluar sebagai pemenang Derby della Madonnina. Dalam laga yang berlangsung dalam tempo tinggi dan sarat emosi, Rossoneri sukses mengalahkan Inter Milan dengan skor telak 3-0. Dalam pertandingan di San Siro, Minggu (3/4/2011), Milan langsung unggul pada menit pertama. Pato sukses mencatatkan namanya di papan skor setelah tembakannya merobek gawang Inter.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Berusaha menyamakan kedudukan, Nerazzurri malah kehilangan satu pemain pada awal babak kedua. Cristian Chivu dikartumerah karena mengasari Pato. Milan menggandakan keunggulan saat laga berlangsung satu jam. Pato kembali sukses menaklukkan Julio Cesar.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Antonio Cassano akhirnya menggenapi kemenangan Milan pada menit-menit akhir. Tendangan penalti bekas pemain Sampdoria ini mengelabui Cesar. Pada masa injury time, Milan juga harus bermain dengan sepuluh pemain. Cassano harus meninggalkan lapangan karena mendapatkan kartu kuning kedua.</span></p>
<h2><span style="font-size: 14pt;">Pemain yang Pernah Membela AC Milan dan Inter Milan dari Era 90an hingga Kini</span></h2>
<ul>
<li><span style="font-size: 12pt;">Cristian Brocchi (Milan 1994-1998, Inter 2000-2001, Milan 2001-2009)</span></li>
<li><span style="font-size: 12pt;">Roberto Baggio (Milan 1995-1997, Inter 1998-2000)</span></li>
<li><span style="font-size: 12pt;">Maurizio Ganz (Inter 1995-1997, Milan 1998-2001)</span></li>
<li><span style="font-size: 12pt;">Francesco Coco (Milan 1995-2002, Inter 2002-2007)</span></li>
<li><span style="font-size: 12pt;">Patrick Vieira (Milan 1995-1996, Inter 2006-2010)</span></li>
<li><span style="font-size: 12pt;">Edgar Davids (Milan 1996-1997, Inter 2004-2005)</span></li>
<li><span style="font-size: 12pt;">Taribo West (Inter 1997-1999, Milan 2000-2001)</span></li>
<li><span style="font-size: 12pt;">Ronaldo (Inter 1997-2002, Milan 2007-2008)</span></li>
<li><span style="font-size: 12pt;">Thomas Helveg (Milan 1998-2003, Inter (2003-2004)</span></li>
<li><span style="font-size: 12pt;">Andres Guglielminpietro (Milan 1998-2001, Inter 2001-2004)</span></li>
<li><span style="font-size: 12pt;">Andrea Pirlo (Inter 1998-2001, Milan 2001-2011)</span></li>
<li><span style="font-size: 12pt;">Dario Simic (Inter 1999-2002, Milan 2002-2008)</span></li>
<li><span style="font-size: 12pt;">Christian Vieri (Inter 1999-2005, Milan 2005-2006)</span></li>
<li><span style="font-size: 12pt;">Clarence Seedorf (Inter 2000-2002, Milan 2002-2012)</span></li>
<li><span style="font-size: 12pt;">Drazan Brncic (Milan 2000-2001, Inter 2001-2003)</span></li>
<li><span style="font-size: 12pt;">Umit Davala (Milan 2001-2002, Inter 2002-2004)</span></li>
<li><span style="font-size: 12pt;">Hernan Crespo (Inter 2002-2003, Milan 2004-2005, Inter 2008-2009)</span></li>
<li><span style="font-size: 12pt;">Giuseppe Favalli (Inter 2004-2006, Milan 2006-2010)</span></li>
<li><span style="font-size: 12pt;">Leonardo Bonucci (Inter 2005-2007, Milan 2017-2018)</span></li>
<li><span style="font-size: 12pt;">Zlatan Ibrahimovic (Inter 2006-2009, Milan 2010-2012 dan 2020-sekarang)</span></li>
<li><span style="font-size: 12pt;">Mario Balotelli (Inter 2007-2010, Milan 2013-2014 dan 2015-2016)</span></li>
<li><span style="font-size: 12pt;">Sulley Muntari (Inter 2008-2012, Milan 2012-2015)</span></li>
<li><span style="font-size: 12pt;">Alessandro Mancini (Inter 2008-2010, Milan 2010)</span></li>
<li><span style="font-size: 12pt;">Giampaolo Pazzini (Inter 2011-2012, Milan 2012-2015)</span></li>
<li><span style="font-size: 12pt;">Antonio Cassano (Milan 2011-2012, Inter 2012-2013)</span></li>
<li><span style="font-size: 12pt;">Matias Silvestre (Inter 2012-2013, Milan 2013-2014)</span></li>
</ul>
<h2><span style="font-size: 14pt;">Pemain Paling Banyak Perpartisipasi di Derby Della Madonnina</span></h2>
<ul>
<li>Paolo Maldini (Milan) = 56</li>
<li>Javier Zanetti (Inter) = 47</li>
<li>Guiseppe Bergomi (Inter) = 44</li>
<li>Alessandro Costacurta (Milan) = 43</li>
<li>Gianni Rivera (Milan) = 42</li>
</ul>
<h2><span style="font-size: 14pt;">Pencetak Gol Terbanyak Derby Della Madonnina</span></h2>
<ul>
<li><span style="font-size: 12pt;">Andriy Shevchenko (Milan) = 14 gol</span></li>
<li><span style="font-size: 12pt;">Giuseppe Meazza (Inter) = 13 gol</span></li>
<li><span style="font-size: 12pt;">Istvan Nyers (Inter) = 11 gol</span></li>
<li><span style="font-size: 12pt;">Gunnar Nordahl (Milan)= 11 gol</span></li>
<li><span style="font-size: 12pt;">Zlatan Ibrahimovic (Kedua klub) = 10 gol</span></li>
</ul>
<h2><span style="font-size: 14pt;">Rekor Terbanyak Kemenangan Derby Della Madonnina</span></h2>
<h3><span style="font-size: 12pt;">Serie A (1929–present): Total Pertandingan 177</span></h3>
<ul>
<li>AC Milan: 54</li>
<li>Inter Milan: <strong>67</strong></li>
<li>Seri: 56</li>
</ul>
<h3><span style="font-size: 12pt;">Coppa Italia: Total Pertandingan 27</span></h3>
<ul>
<li>AC Milan: <strong>10</strong></li>
<li>Inter Milan: 9</li>
<li>Seri: 8</li>
</ul>
<h3><span style="font-size: 12pt;">Supercoppa Italiana: Total Pertandingan 1</span></h3>
<ul>
<li>AC Milan: <strong>1</strong></li>
<li>Inter Milan: 0</li>
<li>Seri: 0</li>
</ul>
<h3><span style="font-size: 12pt;">UEFA Champions League: Total Pertandingan 4</span></h3>
<ul>
<li>AC Milan:<strong> 2</strong></li>
<li>Inter Milan: 0</li>
<li>Seri: 2</li>
</ul>
<h2><span style="font-size: 14pt;">2 Klub 1 Stadion</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Meski kedua klub dikenal sebagai musuh bebuyutan, AC Milan dan Inter Milan sampai saat ini masih bermarkas di stadion yang sama, yakni San Siro atau Giuseppe Meazza. Stadion legendaris ini sudah berdiri sejak 1925. Pembangunannya digagas oleh mantan presiden AC Milan, Piero Pirelli.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Sejatinya, stadion ini dibangun untuk menjadi markas AC Milan. Sementara Inter Milan bermain di Arena Civica, lapangan sepak bola yang dulunya merupakan lokasi parede militer pasukan Napoleon Buonaparte.</span></p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class=" wp-image-1420 aligncenter" src="https://speakbola.com/wp-content/uploads/Stadio_Meazza_2021_3-jpg-4728×3152-1-300x166.png" alt="San Sairo atau Giuseppe Meazza" width="455" height="252" srcset="https://speakbola.com/wp-content/uploads/Stadio_Meazza_2021_3-jpg-4728×3152-1-300x166.png 300w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/Stadio_Meazza_2021_3-jpg-4728×3152-1-1024x567.png 1024w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/Stadio_Meazza_2021_3-jpg-4728×3152-1-400x222.png 400w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/Stadio_Meazza_2021_3-jpg-4728×3152-1-768x425.png 768w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/Stadio_Meazza_2021_3-jpg-4728×3152-1.png 1170w" sizes="auto, (max-width: 455px) 100vw, 455px" /></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Namun akibat krisis keuangan yang dialami Milan pada tahun 1935, klub terpaksa menjual San Siro ke pemerintah kota Milan. Pemerintah kemudian melakukan sejumlah renovasi dan menambah kapasitas stadion. Baru setelah itu, pada tahun 1947 Inter Milan memilih pindah ke sana.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Pada tahun 1980, pemerintah kota Milan mengubah nama San Siro menjadi Giuseppe Meazza untuk menghormati legenda sepak bola timnas Italia yang semasa hidupnya juga pernah memperkuat Inter dan AC Milan.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Meski demikian, suporter AC Milan tetap menyebut stadion mereka sebagai San Siro karena Giuseppe lebih identik dengan Inter dan pernah bermain di klub tersebut selama 14 tahun.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Itu dia Speakers sejarah panjang perseteruan dua klub asal Milan, AC Milan vs Inter Milan, dalam derby della Madonnina. Rivalitas dua klub sekota ini selalu layak untuk dinanti.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Ikuti terus <a href="https://speakbola.com/">Speakbola</a> untuk dapat kabar terbaru dan unik dari dunia sepak bola. Bicara bola ya speakbola aja.</span></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com/derby-della-madonnina/">Derby Della Madonnina: Duel Dua Milan di Kota Milan, AC Milan VS Inter Milan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com">SpeakBola</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Epic Comeback Dramatis: Pertandingan Sepak Bola Yang Layak Dikenang</title>
		<link>https://speakbola.com/epic-comeback-dramatis/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[SpeakBola Writer]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 05 Aug 2022 07:48:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Offside]]></category>
		<category><![CDATA[AC MIlan]]></category>
		<category><![CDATA[Bayern Munich]]></category>
		<category><![CDATA[Epic Comeback]]></category>
		<category><![CDATA[liverpool]]></category>
		<category><![CDATA[Manchester United]]></category>
		<category><![CDATA[pertandingan]]></category>
		<category><![CDATA[sejarah sepak bola]]></category>
		<category><![CDATA[sepak bola]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://speakbola.com/?p=817</guid>

					<description><![CDATA[<p>(speakbola.com) &#8211; Sepak bola bukanlah sekedar olahraga tetapi juga hiburan bagi setiap penonton yang menyaksikannya. Drama-drama yang terjadi dalam sebuah pertandingan sepak bola kerap menjadi bumbu-bumbu yg membuat jalannya pertandingan lebih seru. Bukan hanya soal hasil akhir menang atau kalah, tapi proses sebuah tim untuk meraih kemenangan dalam sebuah pertandingan juga menjadi nilai tersendiri. Ada [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com/epic-comeback-dramatis/">Epic Comeback Dramatis: Pertandingan Sepak Bola Yang Layak Dikenang</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com">SpeakBola</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong>(speakbola.com)</strong> &#8211; Sepak bola bukanlah sekedar olahraga tetapi juga hiburan bagi setiap penonton yang menyaksikannya. Drama-drama yang terjadi dalam sebuah pertandingan sepak bola kerap menjadi bumbu-bumbu yg membuat jalannya pertandingan lebih seru.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Bukan hanya soal hasil akhir menang atau kalah, tapi proses sebuah tim untuk meraih kemenangan dalam sebuah pertandingan juga menjadi nilai tersendiri. Ada yang memang sudah unggul dari awal laga, atau berusaha bangkit setengah mati untuk mengejar ketertinggalan hingga menghasilkan sebuah epic comeback.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Dalam ranah sepak bola, epic comeback artinya adalah proses membalikan keadaan dari kekalahan menjadi kemenangan melalui usaha keras yang tak kenal lelah.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Beberapa pertandingan sepak bola menyuguhkan sebuah epic comeback dramatis karena hasil pertandingan yang tidak diduga terjadi. Masih jelas diingatan bagaimana Man United membalikan keadaan menjadi 2-1, setelah tertinggal 0-1 dari Bayern, dan keluar sebagai juara Liga Champions 1999.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Pada rubrik Offside kali ini tim <a href="https://speakbola.com/">SpeakBola</a> akan merangkum epic comeback dramatis di pertandingan sepak bola yang pernah terjadi.</span></p>
<h2><span style="font-size: 14pt;">MANCHESTER UNITED 2-1 BAYERN MUNICH: FINAL LIGA CHAMPIONS 1999 </span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Pertandingan memasuki menit-menit akhir saat Bayern unggul atas Manchester United 1-0. Akan tetapi, sebuah keajaiban terjadi ketika Teddy Sheringham di injury time menyamakan kedudukan menjadi 1-1.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Gol pertama Man. United yang terjadi pada menit 90+1, membuat Bayern akhirnya harus rela bersiap untuk babak tambahan waktu padahal selama 89 Menit pertandingan mereka amat menguasai jalannya laga.</span></p>
<p><iframe loading="lazy" title="YouTube video player" src="https://www.youtube.com/embed/TXh1TpVhdbA?start=365&amp;clip=UgkxmNPghK8ZejJwVbZioE4u-hM2B4ABQqHZ&amp;clipt=ENapIxi2_iY" width="560" height="315" frameborder="0" allowfullscreen="allowfullscreen"></iframe></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Petaka datang bagi Bayern di 90+3. Ole Gunnar Solskjaer yang masuk sebagai pengganti di akhir-akhir pertandingan membuat mukjizat dengan mencetak gol kedua. Gol penentu tersebut menjadi epic comeback yang amat dramatis dan menjadikan Manchester United sebagai Juara Liga Champions 1999.</span></p>
<h2><span style="font-size: 14pt;">MILAN 3-3 LIVERPOOL 2005: SEBUAH EPIC COMEBACK LEGENDARIS</span></h2>
<div id="attachment_829" style="width: 471px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-829" class="wp-image-829" src="https://speakbola.com/wp-content/uploads/jerzy-dudek-liverpool-2005-1591945572-41221-300x168.jpg" alt="Dudek kunci Epic Comeback Dramatis Liverpool di Final Champions 2005" width="461" height="258" srcset="https://speakbola.com/wp-content/uploads/jerzy-dudek-liverpool-2005-1591945572-41221-300x168.jpg 300w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/jerzy-dudek-liverpool-2005-1591945572-41221-400x224.jpg 400w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/jerzy-dudek-liverpool-2005-1591945572-41221-768x429.jpg 768w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/jerzy-dudek-liverpool-2005-1591945572-41221-1000x560.jpg 1000w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/jerzy-dudek-liverpool-2005-1591945572-41221.jpg 1002w" sizes="auto, (max-width: 461px) 100vw, 461px" /><p id="caption-attachment-829" class="wp-caption-text"><span style="font-size: 10pt;">Jerzy Henryk Dudek menjadi salah satu pemain kunci di laga final UCL 2005</span></p></div>
<p><span style="font-size: 12pt;">Menghadapi AC Milan di Final Liga Champions, Liverpool sejatinya telah teringgal selama 0-3 di babak pertama. Namun mereka mampu keluar sebagai juara Liga Champions 2005 setelah melewati laga yang penuh keajaiban.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Pada babak kedua, Liverpool menunjukan epic comeback dramatis dengan menyamakan kedudukan hanya dalam waktu enam menit. Liverpool mencetak tiga gol beruntun pada menit 54, 56, dan 60. Ketiga gol tersebut dicetak Steven Gerrard, Vladimir Simcer, dan Xabi Alonso.</span></p>
<p><iframe loading="lazy" title="YouTube video player" src="https://www.youtube.com/embed/3ojXHf293M8" width="560" height="315" frameborder="0" allowfullscreen="allowfullscreen"></iframe></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Pada akhirnya, pemenang pertandingan harus ditentukan melalui adu penalti yang dimenangkan oleh Liverpool.</span></p>
<h2><span style="font-size: 14pt;">BARCELONA 6–1 PARIS SAINT-GERMAN: LEG KE-2 BABAK 16 BESAR UCL 2017</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Hampir mustahil bagi Barcelona untuk lolos ke babak perempat final UCL 2017 setelah kalah telak di leg pertama 4-0. Sepanjang sejarah, belum pernah ada tim yang lolos ke babak selanjutnya usai kalah dengan margin selisih empat gol di leg pertama.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Namun Barcelona berhasil menjawab keraguan itu dengan sebuah epic comeback dramatis. Meskipun sempat tertinggal lagi di leg kedua lewat Edinson Cavani, Barcelona tetap berusaha menampilkan yang terbaik.</span></p>
<p><iframe loading="lazy" title="YouTube video player" src="https://www.youtube.com/embed/h4m68r8kWAc" width="560" height="315" frameborder="0" allowfullscreen="allowfullscreen"></iframe></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Dua gol Neymar, satu gol Messi, satu gol Luis Suarez, gol bunuh diri Layvin Kurzawa, dan gol dramatis Sergi Roberto membuat Barcelona menang dengan skor 6-1.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Agregat pertandingan menjadi 6-5 dan Barcelona berhak melaju ke babak selanjutnya.</span></p>
<h2><span style="font-size: 14pt;">LIVERPOOL 4-0 BARCELONA: SEMI FINAL LIGA CHAMPIONS 2019</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Liverpool kembali melakukan sebuah epic comeback dramatis di tahun 2019 dengan mengalahkan Barcelona 4-0.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Pada leg pertama di Camp Nou, secara tak terduga The Reds dihempaskan oleh Barcelona dengan skor 3-0. Kemudian keajaiban datang di leg kedua. Liverpool sukses membalas Barcelona dengan kemenangan 4-0.</span></p>
<p><iframe loading="lazy" title="YouTube video player" src="https://www.youtube.com/embed/buoMlAshKXQ?start=365" width="560" height="315" frameborder="0" allowfullscreen="allowfullscreen"></iframe></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Dua gol Divock Origi, Gini Wijnaldum, dan kecerdikan sepak pojok Trent-Alexander-Arnold membenamkan asa Barcelona ke fase final. Liverpool melaju ke final bertemu Spurs hingga akhirnya berhasil menjadi juara.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Itu dia Speakers, laga-laga yang patut dikenang sebagai epic comeback sepak bola terbaik.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Ikuti terus <a href="https://speakbola.com/">SpeakBola</a> untuk mendapatkan kabar terkini dan unik dari dunia sepak bola. Bicara bola ya SpeakBola aja!</span></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com/epic-comeback-dramatis/">Epic Comeback Dramatis: Pertandingan Sepak Bola Yang Layak Dikenang</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com">SpeakBola</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>7 Pertandingan Timnas Paling Bersejarah</title>
		<link>https://speakbola.com/pertandingan-timnas-paling-bersejarah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[SpeakBola Writer]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Aug 2022 10:56:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Offside]]></category>
		<category><![CDATA[piala aff]]></category>
		<category><![CDATA[piala dunia]]></category>
		<category><![CDATA[sejarah]]></category>
		<category><![CDATA[sejarah sepak bola]]></category>
		<category><![CDATA[Timnas]]></category>
		<category><![CDATA[Timnas Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://speakbola.com/?p=773</guid>

					<description><![CDATA[<p>(speakbola.com) &#8211; 31 tahun lalu, tepatnya 4 Desember 1991, adalah kali terakhir Timnas Sepak Bola Indonesia senior berjaya di pentas Internasional dengan meraih emas SEA Games. 22 tahun berselang, setelah puasa gelar internasional, baru pada 2013 dahaga penggemar sepak bola Indonesia sedikit terobati dengan raihan trofi Piala AFF. Namun trofi itu merupakan persembahan dari Timnas [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com/pertandingan-timnas-paling-bersejarah/">7 Pertandingan Timnas Paling Bersejarah</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com">SpeakBola</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong>(speakbola.com)</strong> &#8211; 31 tahun lalu, tepatnya 4 Desember 1991, adalah kali terakhir <a href="https://speakbola.com/tag/timnas-indonesia/">Timnas Sepak Bola Indonesia</a> senior berjaya di pentas Internasional dengan meraih emas SEA Games.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">22 tahun berselang, setelah puasa gelar internasional, baru pada 2013 dahaga penggemar sepak bola Indonesia sedikit terobati dengan raihan trofi Piala AFF. </span><span style="font-size: 12pt;">Namun trofi itu merupakan persembahan dari Timnas U-19, bukan timnas senior.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Hingga sekarang, Timnas Indonesia senior belum pernah lagi merengkuh gelar juara bergengsi apa pun. </span><span style="font-size: 12pt;">Padahal, sejatinya Timnas Sepak Bola Indonesia bukanlah tim lemah apalagi pecundang. Tim Garuda pernah berjaya dan disegani di Asia, hingga mendapatkan julukan Macan Asia.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Sejak berdirinya induk sepak bola Indonesia, PSSI, sejak 19 April 1930, Timnas Indonesia telah menjalani 1 kali <a href="https://speakbola.com/piala-dunia-pesta-sepak-bola/">Piala Dunia</a> pada 1938, 5 kali Piala Asia AFC, dan 13 penampilan <a href="https://speakbola.com/tag/piala-aff/">Piala AFF</a>.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Tidak seluruh pertandingan yang dijalani timnas Indonesia berakhir dengan kemenangan. Ada juga duel yang berakhir dengan imbang atau bahkan kekalahan. Di antara pertandingan-pertandingan dengan ketiga hasil tersebut, terdapat beberapa laga yang layak dikategorikan sebagai pertandingan bersejarah Timnas Indonesia karena perjuangan maupun serunya jalan pertandingan itu.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Pada rubrik <a href="https://speakbola.com/category/offside/">Offside</a> kali ini SpeakBola akan merangkumkan pertandigan timnas paling bersejarah.</span></p>
<h2><span style="font-size: 14pt;">1. Lev Yashin VS Indonesia di Olimpiade Musim Panas 1956 Melbourne</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Sebagai salah satu tim kuat di era 1950-an, Uni Sovyet diprediksi bakal menang mudah atas Indonesia. Namun yang terjadi justru sebaliknya.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Timnas Indonesia yang saat itu dilatih oleh pelatih asal Yugoslavia, Tony Pogacknik, dan diperkuat pemain seperti Maulwi Saelan, Endang Witarsa, Thio Him Tjiang, Ramlan, dan <a href="https://speakbola.com/ramang-legenda-sepak-bola-indonesia/">Andi Ramang</a> berhasil menahan imbang tim Uni Sovyet, yang dihuni pemain kaliber dunia 0-0.</span></p>
<div id="attachment_782" style="width: 436px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-782" class=" wp-image-782" src="https://speakbola.com/wp-content/uploads/k0xuoffo3sovazpra5g9-1-300x169.jpg" alt="" width="426" height="240" srcset="https://speakbola.com/wp-content/uploads/k0xuoffo3sovazpra5g9-1-300x169.jpg 300w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/k0xuoffo3sovazpra5g9-1-400x225.jpg 400w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/k0xuoffo3sovazpra5g9-1.jpg 640w" sizes="auto, (max-width: 426px) 100vw, 426px" /><p id="caption-attachment-782" class="wp-caption-text"><span style="font-size: 12pt;">Lev Yashin, Penjaga Gawang Timnas Uni Sovyet</span></p></div>
<p><span style="font-size: 12pt;">Padahal pemain-pemain Indonesia kalah dalam segi postur dari tim yang dihuni para pemain kaliber dunia, seperti Lev Yashin, Igor Netto, Eduard Streltsov, dan Valentin Ivanov. Keberanian pemain Indonesia meladeni lawan yang berpostur lebih besar dan bisa membuat kewalahan Lev Yashin, kiper terbaik di dunia, jadi catatan yang dikenang hingga sekarang.</span></p>
<h2><span style="font-size: 14pt;">2. Melawan Korea Selatan di Pra-kualifikasi Piala Dunia 1986</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Pertandingan ini dinilai sebagai salah satu pertandingan Timnas Indonesia yang bersejarah karena seandainya saat itu menang, Indonesia lolos untuk pertama kalinya ke Piala Dunia 1986 di Meksiko. </span><span style="font-size: 12pt;">Indonesia memang pernah tampil di Piala Dunia 1938 tetapi saat itu masih dengan nama Hindia Belanda.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Di Pra Piala Dunia 1986, Indonesia diwakili para pemain yang tampil di Galatama. Sebagai catatan, pada masa itu kompetisi Indonesia masih terbagi dua, yakni Galatama dan Perserikatan.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Sayangnya Indonesia terpaksa mengubur mimpi ke Piala Dunia karena dalam pertandingan dengan format kandang-tandang, Timnas Indonesia yang kala itu dilatih Sinyo Aliandoe, kalah leg pertama 0-2 dan leg kedua Indonesia menyerah 1-4.</span></p>
<h2><span style="font-size: 12pt;">3. Melawan Malaysia SEA Games 1987 Indonesia</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Pertandingan ini layak dikategorikan sebagai pertandingan Timnas Indonesia paling bersejarah karena kemenangan atas Malaysia 1-0 pada saat itu, membuat Indonesia pada akhirnya mampu merebut medali emas pertama di SEA Games 1987.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Kemenangan Timnas ini diraih pada babak perpanjangan waktu melalui gol di menit ke-91 oleh striker Ribut Waidi.</span></p>
<h2><span style="font-size: 14pt;">4. Melawan Thailand di Final SEA Games 1991 Manila</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Pertandingan final SEA Games 1991 Manila melawan Thailand juga pantas masuk pertandingan Timnas paling bersejarah. Lewat kemenangan atas Thailand di pertandingan tersebut, Indonesia berhasil merebut emas SEA Games untuk yang kedua kalinya</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter wp-image-781" src="https://speakbola.com/wp-content/uploads/sea-games-91-1-300x199.jpg" alt="pertandingan timnas paling bersejarah" width="407" height="270" srcset="https://speakbola.com/wp-content/uploads/sea-games-91-1-300x199.jpg 300w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/sea-games-91-1-400x266.jpg 400w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/sea-games-91-1.jpg 700w" sizes="auto, (max-width: 407px) 100vw, 407px" /></span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Timnas Indonesia mampu menang adu penalti atas Thailand dengan skor 4-3 di Stadion Rizal Memorial, Manila, 4 Desember 1991.</span></p>
<h2><span style="font-size: 14pt;"><strong>5. Gol Widodo Cahyono Putro di Piala Asia 1996 Saat Melawan Kuwait</strong></span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Di pertandingan yang merupakan debut Indonesia di Piala Asia itu, tim asuhan coach Danurwindo berhasil mengambil satu poin setelah menahan imbang Kuwait 2-2.</span></p>
<p><iframe loading="lazy" title="YouTube video player" src="https://www.youtube.com/embed/ndyu0gdIAmA" width="560" height="315" frameborder="0" allowfullscreen="allowfullscreen"></iframe></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Bahkan salah satu gol yang dicetak oleh Widodo Cahyono Putro di menit ke-20 dinobatkan sebagai gol terbaik Piala Asia 1996.</span></p>
<h2><span style="font-size: 12pt;">6. Melawan Thailand di Piala Tiger 1998: Gol Bunuh Diri Mursyid Effendi</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Salah satu insiden yang memalukan dalam sepak bola Indonesia adalah pertemuan Indonesia vs Thailand pada piala Tiger tahun 1998. Laga itu menjadi saksi bagaimana kedua tim bermain saling mengalah, disinyalir guna menghindari tuan rumah Vietnam di Semifinal.</span></p>
<p><iframe loading="lazy" title="YouTube video player" src="https://www.youtube.com/embed/5vxMaEMKzEM" width="560" height="315" frameborder="0" allowfullscreen="allowfullscreen"></iframe></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Kejadian yang menjadi aib bagi sejarah sepak bola Indonesia terjadi pada menit 90. Mursyid Effendi dengan sengaja melakukan gol bunuh diri yang kemudian disambut selebrasi oleh teman setim. Gol bunuh diri Mursyid Effendi itu mengubah skor menjadi 2-3 untuk kemenangan Thailand.</span></p>
<h2><span style="font-size: 12pt;">7. Melawan Bahrain di Kualifikasi Piala Dunia 2014 Zona Asia</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Bermaterikan pemain kelas dua dan tiga yang berasal dari Indonesia Premier League (IPL), Skuad Garuda dihajar 10-0. Kekalahan ini adalah kekalahan terburuk Timnas Indonesia sepanjang masa.</span></p>
<p><iframe loading="lazy" title="Bahrain vs Indonesia: 2014 FIFA World Cup Asian Qualifiers - (Round 3, Match Day 6)" src="https://www.youtube.com/embed/YTBbmGH0h9g" width="656" height="361" frameborder="0" allowfullscreen="allowfullscreen"></iframe></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Kisruh dualisme kompetisi membuat pelatih Aji Santoso tak bisa memaksimalkan pemain-pemain terbaik karena peserta Indonesia Super League (ISL) menolak melepas pemainnya. Jadilah Timnas Indonesia hanya diperkuat bintang-bintang IPL.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Itulah dia deretan pertandingan timnas paling bersejarah. Nanti malam timnas sepak bola Indonesia yang diwakili oleh kelompok <a href="https://speakbola.com/link-nonton-timnas-u-16/">U-16 akan berlaga di Piala AFF,</a> apakah laga malam nanti akan masuk juga ke dalam laga timnas paling bersejarah, Speakers?</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Tetap ikuti Speakbola untuk mendapatkan berita terkini dan unik dari dunia sepak bola. Bicara bola ya <a href="https://speakbola.com/">Speakbola</a> aja</span></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com/pertandingan-timnas-paling-bersejarah/">7 Pertandingan Timnas Paling Bersejarah</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com">SpeakBola</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>YNWA: Dari Panggung Broadway Menuju Tribun Liverpool</title>
		<link>https://speakbola.com/youll-never-walk-alone/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[SpeakBola Writer]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 Aug 2022 08:10:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bolastori]]></category>
		<category><![CDATA[Anthem sepak bola]]></category>
		<category><![CDATA[liverpool]]></category>
		<category><![CDATA[sejarah sepak bola]]></category>
		<category><![CDATA[YNWA]]></category>
		<category><![CDATA[You'll Never Walk Alone]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://speakbola.com/?p=691</guid>

					<description><![CDATA[<p>Walk on, walk on With hope in your heart And you&#8217;ll never walk alone You&#8217;ll never walk alone (speakbola.com) &#8211; Demikian penggalan lirik lagu &#8220;You&#8217;ll Never Walk Alone&#8221;, sebuah anthem bagi Liverpool, yang diadaptasi menjadi motto tim berjuluk The Reds itu. Judul lagu tersebut, You&#8217;ll Never Walk Alone, terukir abadi pada Gerbang Shankly sejak 1982. [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com/youll-never-walk-alone/">YNWA: Dari Panggung Broadway Menuju Tribun Liverpool</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com">SpeakBola</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<blockquote>
<div class="ujudUb xpdxpnd" data-mh="-1">
<p>Walk on, walk on<br />
With hope in your heart<br />
And you&#8217;ll never walk alone<br />
You&#8217;ll never walk alone</p>
</div>
</blockquote>
<p><span style="font-size: 12pt;"><span style="font-family: Lato;"><strong>(speakbola.com)</strong> &#8211; Demikian penggalan lirik lagu &#8220;You&#8217;ll Never Walk Alone&#8221;, sebuah anthem bagi Liverpool, yang diadaptasi menjadi motto tim berjuluk The Reds itu. </span>Judul lagu tersebut, You&#8217;ll Never Walk Alone, terukir abadi pada Gerbang Shankly sejak 1982. Kalimat itu juga tercantum di lambang klub Liverpool sejak 1992 hingga sekarang.</span></p>
<div class="ujudUb xpdxpnd" data-mh="-1">
<h2><span style="font-size: 14pt;"><strong>Asal-Usul YNWA</strong></span></h2>
</div>
<p><span style="font-family: Lato; font-size: 12pt;">You&#8217;ll Never Walk Alone, disingkat YNWA, sejatinya ditulis oleh Oscar Hammerstein II dan disusun oleh Richard Rodgers untuk pertunjukan musikal Broadway mereka berjudul Carousel, yang dirilis di AS pada 1945. </span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Dalam lakon tersebut, YNWA dinyanyikan untuk menghibur Julie Jordan, istri dari Billy Bigelow, pemeran utama pria, yang tewas dalam upaya perampokan. Lagu ini kemudian diputar ulang di adegan terakhir untuk memberi selamat kepada Louise (putri Billy dan Julie) yang telah lulus sekolah.</span></p>
<div class="ujudUb xpdxpnd" data-mh="-1">
<h2><span style="font-size: 14pt;"><strong>Bagaimana YNWA Bisa Melekat Pada Liverpool?</strong></span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;"><span style="font-family: Lato;">Lirik lagu You&#8217;ll Never Walk Alone yang dalam dan sarat makna membuat banyak musisi ternama mencoba mempopulerkan ulang. Nama-nama besar seperti Frank Sinatra, Elvis Presly, dan Johnny Cash pernah merekam ulang lagu tersebut. </span>Namun, lagu YNWA justru meledak ketika Gerry and the Pacemakers, band asal Liverpool, pada tahun 1963 merilis ulang lagu tersebut. YNWA versi Gerry and the Pacemakers meledak dan menguasai puncak tangga lagu Inggris di masa itu.</span></p>
</div>
<div data-mh="-1"></div>
<div class="ujudUb xpdxpnd" data-mh="-1">
<div id="attachment_703" style="width: 435px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-703" class="wp-image-703" src="https://speakbola.com/wp-content/uploads/2021_01_04_109617_1609730803._large-1-300x185.jpg" alt="Gerry Marsden" width="425" height="262" srcset="https://speakbola.com/wp-content/uploads/2021_01_04_109617_1609730803._large-1-300x185.jpg 300w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/2021_01_04_109617_1609730803._large-1-1024x630.jpg 1024w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/2021_01_04_109617_1609730803._large-1-400x246.jpg 400w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/2021_01_04_109617_1609730803._large-1-768x473.jpg 768w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/2021_01_04_109617_1609730803._large-1.jpg 1280w" sizes="auto, (max-width: 425px) 100vw, 425px" /><p id="caption-attachment-703" class="wp-caption-text"><span style="font-size: 10pt;">Gerry Marsden, Vokalis Gerry and the Pacemakers</span></p></div>
<p><span style="font-size: 12pt;"><span style="font-family: Lato;">Dilansir dari situs resmi</span> <a href="https://www.liverpool.com/liverpool-fc-news/features/liverpool-new-york-america-music-17078603" target="_blank" rel="noopener">Liverpool</a>, Gerry Marsden, vokalis band Gerry and the Pacemakers, memberikan rekaman single cover lagu itu kepada pelatih Liverpool Bill Shankly saat tur pra-musim Liverpool di Amerika Serikat. Bill Shankly sangat mengagumi lagu tersebut sehingga memilih lagu itu saat tampil di BBC Desert Island Discs pada tahun 1965. Dan, sebuah cuplikan televisi dari pertandingan itu memberikan bukti pertama bahwa lagu itu dinyanyikan di tribun oleh pendukung Liverpool.</span></p>
<p><iframe loading="lazy" title="YouTube video player" src="https://www.youtube.com/embed/8AXxf52k0cE" width="560" height="315" frameborder="0" allowfullscreen="allowfullscreen"></iframe></p>
</div>
<div class="ujudUb xpdxpnd" data-mh="-1">
<h2><span style="font-size: 14pt;"><strong>You&#8217;ll Never Walk Alone Versi Tim Lain</strong></span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Di samping pendukung Liverpool, pendukung Glasgow Celtic dan Borussia Dortmund juga ikut menyanyikan YNWA di tribun saat pertandingan. Namun hanya The Reds saja yang lebih jauh memaknai lagu tersebut hingga merasuk ke dalam identitas klub.</span></p>
</div>
<div data-mh="-1"></div>
<p class="ujudUb xpdxpnd" data-mh="-1"><span style="font-size: 12pt;"><img loading="lazy" decoding="async" class=" wp-image-705 aligncenter" src="https://speakbola.com/wp-content/uploads/f9876178a24a053142f96d10187e8139-1-300x166.jpg" alt="You'll Never Walk Alone" width="428" height="237" srcset="https://speakbola.com/wp-content/uploads/f9876178a24a053142f96d10187e8139-1-300x166.jpg 300w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/f9876178a24a053142f96d10187e8139-1-1024x565.jpg 1024w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/f9876178a24a053142f96d10187e8139-1-400x221.jpg 400w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/f9876178a24a053142f96d10187e8139-1-768x424.jpg 768w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/f9876178a24a053142f96d10187e8139-1.jpg 1200w" sizes="auto, (max-width: 428px) 100vw, 428px" /></span></p>
<p class="ujudUb xpdxpnd" data-mh="-1"><span style="font-size: 12pt;">YNWA bagi Liverpool bukan sekedar chant yang dinyanyikan sebelum dan setelah pertandingan. Lebih dalam dari itu, You&#8217;ll Never Walk Alone adalah sebuah lagu yang akan dinyanyikan pada saat perayaan, atau sebagai ekspresi persatuan dan harapan di masa-masa sulit. You&#8217;ll Never Walk Alone!</span></p>
<p class="ujudUb xpdxpnd" data-mh="-1"><span style="font-size: 12pt;">Ikuti terus <a href="https://speakbola.com/">SpeakBola</a> untuk mendapatkan kabar terkini dan unik dari dunia sepak bola. Bicara bola ya SpeakBola aja!</span></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com/youll-never-walk-alone/">YNWA: Dari Panggung Broadway Menuju Tribun Liverpool</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com">SpeakBola</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
