<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>tekel brutal sepakbola &#8211; SpeakBola</title>
	<atom:link href="https://speakbola.com/tag/tekel-brutal-sepakbola/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://speakbola.com</link>
	<description>Bicara Bola ya Speakbola aja!</description>
	<lastBuildDate>Sun, 10 Sep 2023 04:18:02 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://speakbola.com/wp-content/uploads/logo-only-32x32.png</url>
	<title>tekel brutal sepakbola &#8211; SpeakBola</title>
	<link>https://speakbola.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>5 Tekel Terbrutal dalam Sejarah Sepakbola Modern, Dari yang Sengaja dan Tak Terduga</title>
		<link>https://speakbola.com/tekel-terbrutal-dalam-sejarah-sepakbola-modern/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Mlg Bola]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 31 Jul 2023 13:39:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bolastori]]></category>
		<category><![CDATA[featured]]></category>
		<category><![CDATA[Pepe Real Madrid]]></category>
		<category><![CDATA[roy keane]]></category>
		<category><![CDATA[tekel brutal sepakbola]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://speakbola.com/?p=3791</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tekel terbrutal dalam sejarah sepakbola modern &#8211; Sepakbola adalah olahraga yang penuh emosi dan adrenalin, di mana persaingan di lapangan kadang-kadang melahirkan momen-momen kontroversial. Termasuk yang akan selalu diingat oleh sejarah adalah beberapa tekel brutal yang terjadi dalam sejarah sepakbola.  Nah, artikel ini akan membahas deretan aksi tekel brutal yang pernah terjadi di sepanjang sejarah [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com/tekel-terbrutal-dalam-sejarah-sepakbola-modern/">5 Tekel Terbrutal dalam Sejarah Sepakbola Modern, Dari yang Sengaja dan Tak Terduga</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com">SpeakBola</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-weight: 400;">Tekel terbrutal dalam sejarah sepakbola modern &#8211; Sepakbola adalah olahraga yang penuh emosi dan adrenalin, di mana persaingan di lapangan kadang-kadang melahirkan momen-momen kontroversial. Termasuk yang akan selalu diingat oleh sejarah adalah beberapa tekel brutal yang terjadi dalam </span><a href="https://speakbola.com/bek-terbaik-sepanjang-sejarah-sepakbola-modern/"><span style="font-weight: 400;">sejarah sepakbola</span></a><span style="font-weight: 400;">. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Nah, artikel ini akan membahas deretan aksi </span><a href="https://bleacherreport.com/articles/599839-ouch-schumacher-and-more-ranking-the-25-worst-examples-of-football-thuggery" target="_blank" rel="noopener"><span style="font-weight: 400;">tekel brutal</span></a><span style="font-weight: 400;"> yang pernah terjadi di sepanjang sejarah sepakbola modern. Berikut ini adalah beberapa uraiannya.</span></p>
<h2><span style="font-weight: 400;">Roy Keane ke Alf-Inge Haaland, April 2001</span></h2>
<div id="attachment_3792" style="width: 310px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-3792" class="size-medium wp-image-3792" src="https://speakbola.com/wp-content/uploads/5f8c2cda085bd-300x200.jpg" alt="Tekel Roy Keane ke Alf-Inge Haaland" width="300" height="200" srcset="https://speakbola.com/wp-content/uploads/5f8c2cda085bd-300x200.jpg 300w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/5f8c2cda085bd-400x267.jpg 400w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/5f8c2cda085bd-128x85.jpg 128w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/5f8c2cda085bd-32x21.jpg 32w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/5f8c2cda085bd.jpg 750w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /><p id="caption-attachment-3792" class="wp-caption-text">Tekel Roy Keane ke Alf-Inge Haaland</p></div>
<p><span style="font-weight: 400;">Pada bulan April 2001, saat pertandingan Manchester City melawan Manchester United di Maine Road, pertemuan keduanya tak terhindarkan. Tekanan dari pertemuan mereka sebelumnya membuat insiden kali ini menjadi momen yang mengerikan. Saat bola tak jauh dari kedua pemain, Keane dengan sengaja menendang kaki Haaland tanpa pandang bulu.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Momen itu memicu kritik tajam dari banyak pihak, termasuk media, penggemar, dan mantan pemain sepakbola lainnya. Keane dianggap telah melampaui batas fair play dan seharusnya dihukum lebih tegas oleh wasit. Keane, yang sebenarnya tidak dihukum oleh wasit atas tindakannya, mengakui niat jahatnya dalam otobiografinya yang kontroversial.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Jadi, banyak yang mengatakan jika keduanya sudah terlibat konflik beberapa tahun sebelumnya. Yakni, saat Alf-Inge Haaland bermain untuk Leeds United. Insiden ini memiliki latar belakang yang rumit dan meninggalkan dampak jangka panjang bagi kedua pemain tersebut.</span></p>
<h2><span style="font-weight: 400;">Nigel de Jong ke Xabi Alonso, Juli 2010</span></h2>
<div id="attachment_3793" style="width: 310px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-3793" class="size-medium wp-image-3793" src="https://speakbola.com/wp-content/uploads/1_GettyImages-102824000-300x300.jpg" alt="tekel Nigel de Jong ke Xabi Alonso" width="300" height="300" srcset="https://speakbola.com/wp-content/uploads/1_GettyImages-102824000-300x300.jpg 300w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/1_GettyImages-102824000-1024x1024.jpg 1024w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/1_GettyImages-102824000-400x400.jpg 400w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/1_GettyImages-102824000-768x768.jpg 768w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/1_GettyImages-102824000-80x80.jpg 80w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/1_GettyImages-102824000-128x128.jpg 128w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/1_GettyImages-102824000-32x32.jpg 32w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/1_GettyImages-102824000.jpg 1200w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /><p id="caption-attachment-3793" class="wp-caption-text">tekel Nigel de Jong ke Xabi Alonso</p></div>
<p><span style="font-weight: 400;">Pada 11 Juli 2010, pertandingan final Piala Dunia 2010 mempertemukan dua kekuatan sepakbola, Spanyol dan Belanda. Saat pertandingan berlangsung, pada menit ke-28, Xabi Alonso mencoba merebut bola di tengah lapangan. Nigel de Jong, yang dikenal karena fisiknya yang kuat, tiba-tiba mengangkat kakinya dan mengarahkannya ke dada Alonso. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Kontroversi langsung meletus setelah insiden tersebut terjadi. Wasit pertandingan, Howard Webb, hanya memberi peringatan kepada De Jong, tanpa memberinya kartu merah. Insiden ini mendapat sorotan tajam dari seluruh dunia sepakbola. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Banyak pihak, termasuk para pemain, pelatih, dan penggemar, menyatakan bahwa tindakan De Jong adalah bentuk kekerasan yang tidak pantas di dalam lapangan. Meskipun De Jong tidak diusir dari lapangan saat itu, momen tersebut menghantui kariernya. Citra De Jong sebagai pemain kasar dan agresif semakin melekat. </span></p>
<h2><span style="font-weight: 400;">Pepe ke Javi Casquero, 2009</span></h2>
<div id="attachment_3794" style="width: 310px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-3794" class="size-medium wp-image-3794" src="https://speakbola.com/wp-content/uploads/Pepe-300x169.jpg" alt="Tekel Pepe ke Javi Casquero" width="300" height="169" srcset="https://speakbola.com/wp-content/uploads/Pepe-300x169.jpg 300w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/Pepe-1024x576.jpg 1024w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/Pepe-400x225.jpg 400w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/Pepe-768x432.jpg 768w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/Pepe-128x72.jpg 128w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/Pepe-32x18.jpg 32w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/Pepe.jpg 1200w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /><p id="caption-attachment-3794" class="wp-caption-text">Tekel Pepe ke Javi Casquero</p></div>
<p><span style="font-weight: 400;">Pada 21 April 2009, Real Madrid bertanding melawan Getafe dalam pertandingan La Liga Spanyol. Pada babak kedua pertandingan, tepatnya pada menit ke-56, Javi Casquero, pemain Getafe, berhasil merebut bola dari Pepe. Setelah kehilangan bola, Pepe dengan tiba-tiba melakukan tekell keras yang kejam terhadap Casquero.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Tekel Pepe ke Casquero itu sangat kasar dan jelas-jelas melampaui batas fair play. Wasit segera menghadiahi Pepe dengan kartu merah, mengusirnya dari lapangan sebagai hukuman atas pelanggaran serius.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Pepe sendiri memang terkenal sebagai pemain bertahan yang sangat agresif. Ia seperti menjadi pemain yang langganan mendapat kartu merah karena pelanggaran keras yang ia lakukan. </span></p>
<h2><span style="font-weight: 400;">Totti ke Balotelli, Mei 2010</span></h2>
<div id="attachment_3795" style="width: 310px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-3795" class="size-medium wp-image-3795" src="https://speakbola.com/wp-content/uploads/Totti-300x200.jpg" alt="Tekel Totti ke Balotelli" width="300" height="200" srcset="https://speakbola.com/wp-content/uploads/Totti-300x200.jpg 300w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/Totti-400x267.jpg 400w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/Totti-128x85.jpg 128w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/Totti-32x21.jpg 32w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/Totti.jpg 750w" sizes="auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px" /><p id="caption-attachment-3795" class="wp-caption-text">Tekel Totti ke Balotelli</p></div>
<p><span style="font-weight: 400;">Pada final Coppa Italia 2009-2010, Inter Milan mengalahkan AS Roma 1-0 berkat gol Diego Milito. Duel itu diwarnai tendangan Totti ke kaki Balotelli dari belakang ketika mereka berebut bola, menjelang babak kedua berakhir.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Wasit Nicola Rizzoli tanpa ragu langsung mengeluarkan kartu merah kepada Totti. Beberapa sumber mengatakan jika Totti sudah tidak tahan dengan sikap Mario, yang dulu kerap menghinanya dan orang-orang Roma. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Namun, permasalahan keduanya sepertinya sudah clear. terlepas dari insiden tersebut, kedua pemain ini memang seorang sosok yang sangat totalitas saat bermain sepakbola.</span></p>
<h2><span style="font-weight: 400;">Son Heung-min ke Andre Gomes, November 2019</span></h2>
<div id="attachment_3796" style="width: 310px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-3796" class="size-medium wp-image-3796" src="https://speakbola.com/wp-content/uploads/Son-300x191.jpg" alt="Tekel Son Heung-min ke Andre Gomes" width="300" height="191" srcset="https://speakbola.com/wp-content/uploads/Son-300x191.jpg 300w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/Son-400x254.jpg 400w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/Son-128x81.jpg 128w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/Son-32x20.jpg 32w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/Son.jpg 720w" sizes="auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px" /><p id="caption-attachment-3796" class="wp-caption-text">Tekel Son Heung-min ke Andre Gomes</p></div>
<p><span style="font-weight: 400;">Pada 3 November 2019, Tottenham Hotspur bertanding melawan Everton dalam pertandingan Liga Premier Inggris. di tengah persaingan sengit, momen yang tak terduga terjadi pada menit ke-79. Son melakukan tekel Andre Gomes.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Akibat tekel Son, Gomes pun kehilangan keseimbangan hingga terjatuh dan kemudian berbenturan dengan Serge Aurier. Akibat kejadian ini, Gomes mengalami cedera pergelangan kaki parah.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Namun, Son pada waktu itu langsung menunjukkan rasa bersalahnya atas tekel yang ia lakukan. Ia menunjukkan jika tidak ada niat menyakiti dari tekel yang ia lakukan. tetapi, saat itu Pemain Korea Selatan itu mendapat kartu merah tapi kartu merah itu dicabut oleh Football Association (FA).</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Itulah beberapa tekel terbrutal dalam sejarah sepakbola modern. Tentu saja masih banyak beberapa insiden lainnya. Horor nggak sih tekel keras kayak gini?</span></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com/tekel-terbrutal-dalam-sejarah-sepakbola-modern/">5 Tekel Terbrutal dalam Sejarah Sepakbola Modern, Dari yang Sengaja dan Tak Terduga</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com">SpeakBola</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
