<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Offside &#8211; SpeakBola</title>
	<atom:link href="https://speakbola.com/category/offside/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://speakbola.com</link>
	<description>Bicara Bola ya Speakbola aja!</description>
	<lastBuildDate>Sun, 17 Sep 2023 07:17:36 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://speakbola.com/wp-content/uploads/logo-only-32x32.png</url>
	<title>Offside &#8211; SpeakBola</title>
	<link>https://speakbola.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Fakta Menarik Saat Messi Pimpin Inter Miami Kalahkan FC Dallas di Leagues Cup</title>
		<link>https://speakbola.com/fakta-menarik-saat-messi-pimpin-inter-miami-kalahkan-fc-dallas-di-leagues-cup/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Mlg Bola]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Aug 2023 16:41:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Offside]]></category>
		<category><![CDATA[featured]]></category>
		<category><![CDATA[Inter Miami]]></category>
		<category><![CDATA[Lionel Messi]]></category>
		<category><![CDATA[messi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://speakbola.com/?p=3954</guid>

					<description><![CDATA[<p>Fakta Menarik Saat Messi Pimpin Inter Miami Kalahkan FC Dallas di Leagues Cup &#8211; Banyak yang menyangsikan kepindahannya ke Inter Miami, namun Messi kini terlihat sangat bahagia bermain sepakbola di benua Amerika. Salah satu buktinya adalah saat ia memimpin Inter Miami untuk mengalahkan FC Dallas di babak 16 besar Leagues Cup, turnamen antara klub-klub MLS [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com/fakta-menarik-saat-messi-pimpin-inter-miami-kalahkan-fc-dallas-di-leagues-cup/">Fakta Menarik Saat Messi Pimpin Inter Miami Kalahkan FC Dallas di Leagues Cup</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com">SpeakBola</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Fakta Menarik Saat Messi Pimpin Inter Miami Kalahkan FC Dallas di Leagues Cup &#8211; Banyak yang menyangsikan kepindahannya ke Inter Miami, namun Messi kini terlihat sangat bahagia bermain sepakbola di benua Amerika.</p>
<p>Salah satu buktinya adalah saat ia memimpin Inter Miami untuk mengalahkan FC Dallas di babak 16 besar <a href="https://en.wikipedia.org/wiki/Leagues_Cup" target="_blank" rel="noopener">Leagues Cup</a>, turnamen antara klub-klub MLS dan Liga MX (Meksiko).</p>
<p>Dalam pertandingan yang berlangsung pada Minggu, 6 Agustus 2023, Messi mencetak dua gol dan satu assist untuk membawa Inter Miami menang adu penalti 5-4 setelah bermain imbang 4-4 di waktu normal.</p>
<p>Selain berjalan sangat seru hingga pemenangn pertandingan harus ditentukan lewat babak adu penalti, pertandingan antar Inter Miami dan FC Dallas juga menyajikan beberapa fakta menarik. Penasaran? Yuk Speakbola jabarkan secara lengkap di bawah ini.</p>
<h2>Nostalgia Kombinasi Messi-Alba di El Clasico 2017</h2>
<p>Gol pertama Messi terjadi pada menit ke-6, La Pulga membuka skor dengan gol khasnya dari luar kotak penalti setelah bermain satu-dua dengan mantan rekan setimnya di Barcelona, Jordi Alba.</p>
<p>Messi melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti yang menghujam sudut atas gawang FC Dallas.</p>
<p>Gol ini mengingatkan kita pada gol penentu yang ia ciptakan saat Barcelona mengalahkan Real Madrid 3-2 di El Clasico tahun 2017.</p>
<p>Proses gol kedua Messi bahkan lebih spektakuler. Pada menit ke-90+3, saat Inter Miami tertinggal 3-4, Messi mendapatkan tendangan bebas di depan kotak penalti FC Dallas.</p>
<p>Dengan tenang, ia melepaskan tendangan melengkung yang melewati pagar betis dan bersarang di pojok kanan atas gawang FC Dallas. Gol ini menyelamatkan Inter Miami dari kekalahan dan membawa pertandingan ke babak adu penalti.</p>
<h2>Messi Cetak Rekor dan OTW Jadi Raja Tendangan Bebas</h2>
<p>Gol tendangan bebas ini adalah gol ke-61 Messi dari tendangan bebas sepanjang kariernya.</p>
<p>Ia telah mencetak 50 gol tendangan bebas untuk Barcelona, sembilan untuk Argentina, dan dua untuk Inter Miami. Messi juga menjadi pemain pertama yang mencetak gol tendangan bebas untuk tiga klub berbeda di Leagues Cup.</p>
<p>Messi hanya berjarak 4 Gol dari pemilik klub Inter Miami, David Beckham, soal jumlah gol dari titik tendangan bebas.</p>
<p>Selain itu, Messi yang kini masih gacor cetak gol juga berpeluang menyamai atau menyalip raihan gol terbanyak yang tercipta dari tendangan bebas. Saat ini rekor itu masih dipegang Juninho dengan 77 gol.</p>
<h2>Kemenangan Pertama Inter Miami atas FC Dallas Sejak 2020</h2>
<p>Kemenangan ini juga merupakan kemenangan pertama Inter Miami atas FC Dallas sejak mereka bergabung dengan MLS pada tahun 2020.</p>
<p>Sebelumnya, mereka selalu kalah dalam tiga pertemuan mereka di liga domestik. Kini, Inter Miami berhak melaju ke perempat final Leagues Cup, di mana mereka akan menghadapi Cruz Azul dari Meksiko.</p>
<p>Messi telah membuktikan bahwa ia masih menjadi pemain yang ditakuti oleh lawan-lawannya. Dengan skill dan pengalamannya, ia mampu mengangkat performa Inter Miami dan memberikan hiburan bagi para penggemarnya. Boleh dibilang Messi masih menjadi raja sepak bola dunia. Setuju pembaca SpeakBola?</p>
<p><strong>Baca juga:</strong><br />
<a href="https://speakbola.com/messi-bawa-inter-miami-kalahkan-fc-dallas-dan-lolos-perempat-final-leagues-cup/"><span style="font-weight: 400;">Messi Bawa Inter Miami Kalahkan FC Dallas dan Lolos Perempat Final Leagues Cup</span><span style="font-weight: 400;"><br />
</span></a><a href="https://speakbola.com/magis-lionel-messi-di-inter-miami/"><span style="font-weight: 400;">Magis Lionel Messi di Inter Miami</span><span style="font-weight: 400;"><br />
</span></a><a href="https://speakbola.com/8-pemain-sepakbola-yang-menolak-tawaran-dari-tim-arab-saudi/"><span style="font-weight: 400;">8 Pemain Sepakbola yang Menolak Tawaran dari Tim Arab Saudi</span></a></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com/fakta-menarik-saat-messi-pimpin-inter-miami-kalahkan-fc-dallas-di-leagues-cup/">Fakta Menarik Saat Messi Pimpin Inter Miami Kalahkan FC Dallas di Leagues Cup</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com">SpeakBola</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gavi Sejajar Pele Sebagai Pencetak Gol Termuda Piala Dunia</title>
		<link>https://speakbola.com/pencetak-gol-termuda-piala-dunia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[SpeakBola Writer]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 25 Nov 2022 07:41:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Offside]]></category>
		<category><![CDATA[Pemain Muda]]></category>
		<category><![CDATA[pemain sepak bola]]></category>
		<category><![CDATA[Pemain Terbaik]]></category>
		<category><![CDATA[piala dunia]]></category>
		<category><![CDATA[piala dunia 2022]]></category>
		<category><![CDATA[Piala Dunia Qatar 2022]]></category>
		<category><![CDATA[Sejarah Piala Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[sejarah sepak bola]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://speakbola.com/?p=3624</guid>

					<description><![CDATA[<p>(speakbola.com) &#8211; Pencetak gol termuda Piala Dunia bertambah satu nama lagi. Gelandang muda Timnas Spanyol, Pablo Gavi, menjadi pemain termuda ketiga dalam sejarah yang mampu mencetak gol di ajang Piala Dunia. Gol yang menjadikan Gavi masuk ke dalam daftar terjadi saat ia sukses menyumbangkan satu gol dalam kemenangan 7-0 Timnas Spanyol atas Timnas Kosta Rika [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com/pencetak-gol-termuda-piala-dunia/">Gavi Sejajar Pele Sebagai Pencetak Gol Termuda Piala Dunia</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com">SpeakBola</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong>(speakbola.com) &#8211; </strong>Pencetak gol termuda Piala Dunia bertambah satu nama lagi. Gelandang muda Timnas Spanyol, Pablo Gavi, menjadi pemain termuda ketiga dalam sejarah yang mampu mencetak gol di ajang Piala Dunia.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Gol yang menjadikan Gavi masuk ke dalam daftar terjadi saat ia sukses menyumbangkan satu gol dalam kemenangan 7-0 Timnas Spanyol atas Timnas Kosta Rika di lanjutan Grup E Piala Dunia 2022, Kamis (24/11/2022) dini hari WIB.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Pemain milik Barcelona itu dengan indah melakukan tendangan first time kaki kanan yang menghujam gawang Keylor Navas.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Meskipun demikian,  Pele yang berhasil mencetak gol di Piala Dunia pada usia 17 tahun 249 hari pada tahun 1958, belum tergantikan hingga kini sebagai pemuncak daftar.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Bersama Pele dan Gavi ada beberapa nama pencetak gol termuda Piala Dunia lainnya yang pada rubrik Offside kali ini akan SpeakBola bahas satu demi satu.</span></p>
<h2><span style="font-size: 24pt;">Pencetak Gol Termuda Piala Dunia</span></h2>
<h3><span style="font-size: 18pt;">1. Pele &#8211; Brasil (17 tahun 249 hari)</span></h3>
<p><span style="font-size: 12pt;">Pele adalah pesepakbola termuda yang mencetak gol di Piala Dunia sepanjang sejarah. Striker Brasil itu berusia 17 tahun 239 hari ketika mencetak gol Piala Dunia pertamanya saat pertandingan perempat final melawan Wales di Piala Dunia 1958 Swedia.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Selama turnamen Piala Dunia di Swiss itu, legenda Brasil ini terus memperpanjang rekornya. Ia menjadi pesepakbola termuda yang mencetak hat-trick Piala Dunia saat Brasil menang 5-2 melawan Prancis di semifinal.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">🤩 The goal that began the story of a legend.</p>
<p>🇧🇷<a href="https://twitter.com/Pele?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">@Pele</a> stunning the world back in 1958. <a href="https://t.co/odMmDVk0g0">pic.twitter.com/odMmDVk0g0</a></p>
<p>— FIFA World Cup (@FIFAWorldCup) <a href="https://twitter.com/FIFAWorldCup/status/985291619871154178?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">April 14, 2018</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Kemudian Pele juga mencatatkan namanya sebagai pencetak gol termuda di partai final Piala Dunia. Ia mencetak dua gol dalam kemenangan 5-2 Brasil atas tuan rumah Swedia.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Sampai hari ini, Pele tetap menjadi satu-satunya pemain sepak bola yang mencetak gol di Piala Dunia sebelum berusia 18 tahun. Sebuah rekor yang bertahan selama 64 tahun.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Selain itu Pele juga merupakan bagian dari skuad Brasil yang memenangkan Piala Dunia 1962 dan 1970. Ia dianggap sebagai salah satu pemain sepak bola terhebat yang pernah ada dalam sejarah.</span></p>
<p>&nbsp;</p>
<h3><span style="font-size: 18pt;">2. Manuel Rosas &#8211; Meksiko (<span class="">18 tahun 90 hari</span>)</span></h3>
<p><span style="font-size: 12pt;">Pencetak gol termuda nomor dua bukanlah seorang striker atau gelandang, melainkan seorang bek bernama Manuel Rosas.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Bek Timnas Meksiko, Manuel Rosas, menjadi pencetak gol termuda kedua di Piala Dunia dalam usia 18 tahun 90 hari. Namun gol itu merupakan sebuah gol bunuh diri dalam pertandingan fase grup Meksiko melawan Chili di Piala Dunia perdana tahun 1930.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">⚽️ The youngest goal scorers in FIFA World Cup history;</p>
<p>🥇 🇧🇷 Pele-17yrs,239 days<br />
🥈 🇲🇽 Manuel Rosas-18yrs,90 days<br />
🥉 🇪🇸 Gavi-18yrs,110 days <a href="https://twitter.com/hashtag/FIFAWorldCup?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#FIFAWorldCup</a> |<a href="https://twitter.com/hashtag/ESP?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#ESP</a> |<a href="https://twitter.com/hashtag/Qatar2022?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#Qatar2022</a> <a href="https://t.co/987QkbXagx">pic.twitter.com/987QkbXagx</a></p>
<p>— FIFA World Cup Stats (@alimo_philip) <a href="https://twitter.com/alimo_philip/status/1595497160946208769?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">November 23, 2022</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Gol ini juga merupakan gol bunuh diri pertama yang dicetak dalam sejarah Piala Dunia. Tiga hari kemudian, Rosas menebusnya dengan mencetak dua gol saat melawan Argentina. Meskipun demikian, penebusan dosa Rosas tak begitu membantu, Meksiko tetap kalah 6-3 melawan Argentina.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Gol pertama yang Manuel Rosas cetak pada pertandingan melawan Argentina dilakukan melalui tendangan penalti. Gol itu tercatat sebagai gol penalti pertama yang dicetak di Piala Dunia.</span></p>
<h3></h3>
<h3 id="gavi-spain---18-years-110-days"><span style="font-size: 18pt;">3. Gavi &#8211; Spanyol (18 tahun 110 hari) | Pencetak Gol Termuda Spanyol</span></h3>
<p><span style="font-size: 12pt;">Gelandang muda Timnas Spanyol, Gavi, menjadi pesepakbola termuda ketiga yang mencetak gol di Piala Dunia. Gol itu ia bukukan di laga Spanyol vs Kosta Rika dalam pertandingan Grup E.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">Gavi 👑👑 <a href="https://twitter.com/hashtag/Qatar2022?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#Qatar2022</a><br />
<a href="https://twitter.com/hashtag/WorldcupQatar2022?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#WorldcupQatar2022</a><br />
#<a href="https://twitter.com/hashtag/FIFAWorldCup?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#FIFAWorldCup</a> <a href="https://t.co/gg0cQnxdOP">pic.twitter.com/gg0cQnxdOP</a></p>
<p>— Football Ninja (@Ninja4Football) <a href="https://twitter.com/Ninja4Football/status/1595686296147607552?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">November 24, 2022</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Gavi mencetak gol pada menit ke-74 saat Spanyol menang telak 7-0. Gol itu adalah yang kelima dalam pertandingan tersebut. Dengan demikian Gavi menjadi pemain termuda yang mencetak gol di Piala Dunia sepak bola sejak Pele pada tahun 1958.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;"><a href="https://speakbola.com/ballon-dor-pemain-sepak-bola-terbaik/">Pemenang Kopa Throphy 2022</a> ini juga menjadi <a href="https://www.thesun.co.uk/sport/20527089/gavi-spain-world-cup-youngest-scorer-record-broken/" target="_blank" rel="noopener">pesepakbola termuda Timnas Spanyol yang mencetak gol di Piala Dunia</a>. Rekor sebelumnya dipegang oleh sesama gelandang muda, Pirri, yang berusia 21 tahun 124 hari saat mencetak gol melawan Argentina pada 1966.</span></p>
<h3></h3>
<h3><span style="font-size: 18pt;">4. Michael Owen &#8211; Inggris (<span class="goog-text-highlight">18 tahun 190 hari</span>) | </span><span style="font-size: 18pt;">Pencetak Gol Termuda Inggris</span></h3>
<p><span style="font-size: 12pt;">Inggris tertinggal 1-0 melawan Rumania di Piala Dunia 1998 sebelum striker muda The Three Lions, Michael Owen, mencetak gol pada menit ke-83 untuk menyamakan kedudukan bagi juara dunia 1966 itu.</span></p>
<p><iframe title="YouTube video player" src="https://www.youtube.com/embed/Z4E_chnN7V8?start=18" width="560" height="315" frameborder="0" allowfullscreen="allowfullscreen"></iframe></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Meskipun pada akhirnya Inggris kalah dalam pertandingan melawan Rumania berkat gol kemenangan di menit-menit terakhir, Michael Owen, di usia 18 tahun dan 190 hari, menjadi pemain termuda Inggris yang mencetak gol di Piala Dunia.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Dengan gol di UEFA Euro 2000, Piala Dunia 2002 dan juga Euro 2004, Michael Owen adalah satu-satunya pemain yang mencetak gol dalam empat turnamen besar berturut-turut bagi Timnas Inggris.</span></p>
<h3></h3>
<h3><span style="font-size: 18pt;">5. <span class="goog-text-highlight">Nicolae Kovacs &#8211; Rumania (18 tahun 198 hari)</span></span></h3>
<p><span style="font-size: 12pt;">Nicolae Kovacs dari Rumania berada di urutan kelima dalam daftar pemain sepak bola termuda yang mencetak gol di Piala Dunia. Dia mencetak gol untuk Rumania saat negaranya berhadapan melawan Peru di Piala Dunia 1930.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">On Jun 5,1938, 4 players started their match at the 3rd consecutive <a href="https://twitter.com/FIFAWorldCup?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">@FIFAWorldCup</a> tournament. In the match 🇫🇷 vs 🇧🇪, 3 men at once &#8211; Bernard Voorhoof 🇧🇪, Edmond Delfour 🇫🇷&amp; Etienne Mattler 🇫🇷. In the 🇷🇴 vs 🇨🇺 it is Nicolae Kovacs 🇷🇴. They were the 1st to play in 3 WCup tournament <a href="https://t.co/G2ockC6dmY">pic.twitter.com/G2ockC6dmY</a></p>
<p>— Sergey_Koloskov (@KoloskovSerge) <a href="https://twitter.com/KoloskovSerge/status/1475184377780973568?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">December 26, 2021</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Gol Kovacs kala itu membantu timnya menang 3-1 atas Peru. Pemain muda Rumania itu baru berusia 18 tahun 198 hari pada hari itu.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Nicolae Kovacs adalah salah satu dari sedikit pemain yang tampil di ketiga Piala Dunia sebelum Perang Dunia terjadi. Belakangan, Kovacs juga mewakili tim sepak bola Hongaria.</span></p>
<p>&nbsp;</p>
<h2><span style="font-size: 24pt;">Daftar Pencetak Gol Termuda Piala Dunia</span></h2>

<table id="tablepress-14" class="tablepress tablepress-id-14">
<thead>
<tr class="row-1">
	<th class="column-1">No</th><th class="column-2">Pemain</th><th class="column-3">Usia</th><th class="column-4">Edisi</th>
</tr>
</thead>
<tbody class="row-striping row-hover">
<tr class="row-2">
	<td class="column-1">1</td><td class="column-2">Pele (Brasil)</td><td class="column-3">17 tahun, 239 hari</td><td class="column-4">Swedia 1958</td>
</tr>
<tr class="row-3">
	<td class="column-1">2</td><td class="column-2">Manuel Rosas (Meksiko)</td><td class="column-3">18 tahun, 90 hari</td><td class="column-4">Uruguay 1930</td>
</tr>
<tr class="row-4">
	<td class="column-1">3</td><td class="column-2">Gavi (Spanyol)</td><td class="column-3">18 tahun, 110 hari</td><td class="column-4">Qatar 2022</td>
</tr>
<tr class="row-5">
	<td class="column-1">4</td><td class="column-2">Michael Owen (Inggris)</td><td class="column-3">18 tahun, 190 hari</td><td class="column-4">Prancis 1998</td>
</tr>
<tr class="row-6">
	<td class="column-1">5</td><td class="column-2">Nicolae Kovacs (Rumania)</td><td class="column-3">18 tahun, 198 hari</td><td class="column-4">Uruguay 1930</td>
</tr>
<tr class="row-7">
	<td class="column-1">6</td><td class="column-2">Dmitri Sychev (Rusia)</td><td class="column-3">18 tahun, 231 hari</td><td class="column-4">Korea Selatan / Jepang 2002</td>
</tr>
<tr class="row-8">
	<td class="column-1">7</td><td class="column-2">Lionel Messi (Argentina)</td><td class="column-3">18 tahun, 358 hari</td><td class="column-4">Jerman 2006</td>
</tr>
<tr class="row-9">
	<td class="column-1">8</td><td class="column-2">Alexander Tirnanik (Yugoslavia)</td><td class="column-3">18 tahun, 365 hari</td><td class="column-4">Uruguay 1930</td>
</tr>
<tr class="row-10">
	<td class="column-1">9</td><td class="column-2">Julian Green (AS)</td><td class="column-3">19 tahun, 25 hari</td><td class="column-4">Brasil 2014</td>
</tr>
<tr class="row-11">
	<td class="column-1">10</td><td class="column-2">Divock Origi (Belgia)</td><td class="column-3">19 tahun, 65 hari</td><td class="column-4">Brasil 2014</td>
</tr>
</tbody>
</table>

<p>The post <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com/pencetak-gol-termuda-piala-dunia/">Gavi Sejajar Pele Sebagai Pencetak Gol Termuda Piala Dunia</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com">SpeakBola</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>3 Bek Kiri Terbaik di Piala Dunia Sepanjang Sejarah</title>
		<link>https://speakbola.com/bek-kiri-terbaik-di-piala-dunia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[SpeakBola Writer]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 16 Nov 2022 11:25:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Offside]]></category>
		<category><![CDATA[Bek]]></category>
		<category><![CDATA[Bek Kiri Terbaik]]></category>
		<category><![CDATA[Pemain Terbaik]]></category>
		<category><![CDATA[piala dunia]]></category>
		<category><![CDATA[piala dunia 2022]]></category>
		<category><![CDATA[Piala Dunia Qatar 2022]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://speakbola.com/?p=3421</guid>

					<description><![CDATA[<p>(speakbola.com) &#8211; Berbicara soal bek kiri terbaik di Piala Dunia tentu saja kriterianya adalah sang bek kiri punya kontribusi besar membawa Tim Nasionalnya menjadi juara Piala Dunia. Tidak banyak bek yang diberikan spotlight saat ajang Piala Dunia berlangsung. Namun secara general pernah ada beberapa bek yang prestasinya amat luar biasa dalam lingkup Piala Dunia, hingga [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com/bek-kiri-terbaik-di-piala-dunia/">3 Bek Kiri Terbaik di Piala Dunia Sepanjang Sejarah</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com">SpeakBola</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;">(<strong>speakbola.com</strong>) &#8211; Berbicara soal bek kiri terbaik di Piala Dunia tentu saja kriterianya adalah sang bek kiri punya kontribusi besar membawa Tim Nasionalnya menjadi juara Piala Dunia.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Tidak banyak bek yang diberikan spotlight saat ajang Piala Dunia berlangsung. Namun secara general pernah ada beberapa bek yang prestasinya amat luar biasa dalam lingkup Piala Dunia, hingga di samping menjadi Juara mereka juga terpilih sebagai <a href="https://speakbola.com/bek-peraih-ballon-dor/">bek peraih Ballon d&#8217;Or</a>, seperti Franz Beckenbauer dan Fabio Cannavaro.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Namun pada rubrik Offside kali ini, SpeakBola ingin membahas posisi yang lebih spesifik lagi, yaitu bek kiri terbaik yang pernah ada sepanjang sejarah Piala Dunia. Dan ada tiga bek kiri yang memenuhi kriteria tersebut. Mereka adalah para bek kiri yang berhasil mengantar negaranya menjuarai Piala Dunia lewat penampilan terbaik.</span></p>
<h2></h2>
<h2><span style="font-size: 24pt;">Nilton Santos &#8211; Bek Kiri Timnas Brasil</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Seorang &#8220;one man club&#8221;, Nilton Santos sepanjang karir sepak bolanya hanya membela Botafogo semata.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Bek kiri ini dijuluki &#8216;Ensiklopedia&#8217; karena pengetahuannya tentang sepak bola. Nilton Santos adalah salah satu bek serba bisa pertama dalam sepak bola, yang memiliki kemampuan kelas dunia dalam bertahan dan menyerang.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Meski memenangkan enam trofi di level klub tetapi spotlight terhadap karir sepak bola Santos datang saat ia berseragam Tim Nasional Brasil. Ia adalah bagian dari Skuad Brasil saat menjadi juara Piala Dunia pada tahun 1958 dan 1962.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">Nílton Santos | LB | Botafogo (1948-64)</p>
<p>798 Games | 14 Goals</p>
<p>• FIFA World Cup<br />
Winner: 1958 &amp; 1962 (1 x Runner-up)<br />
• Copa América<br />
Winner: 1949 (3 x Runner-up)</p>
<p>World Cup All ⭐️ Team: 1958<br />
World XI: 1960 &amp; 1961</p>
<p>IFFHS 9th Greatest 🇧🇷 player of the 20th Century <a href="https://t.co/k8Gh8AenDF">pic.twitter.com/k8Gh8AenDF</a></p>
<p>— AllThingsSeleção ™ (@SelecaoTalk) <a href="https://twitter.com/SelecaoTalk/status/1305499362173366275?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">September 14, 2020</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Santos lah bek kiri yang mencatatkan assist di final Piala Dunia 1958 untuk Pele yang berusia 17 tahun. Dia juga yang bek kiri yang mencetak gol solo melawan Austria di turnamen 1958. Santos menggiring bola melewati hampir seluruh pemain Timnas Austria sebelum menceploskan bola ke gawang.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Nilton Santos membuat 75 penampilan bagi Timnas Brasil dalam 23 tahun karir internasionalnya. Di samping itu, ia adalah salah satu dari sedikit pemain yang telah memainkan lebih dari 1000 pertandingan bersama sebuah klub.</span></p>
<h3><span style="font-size: 18pt;">Penghargaan</span></h3>
<h4><span style="font-size: 14pt;">Botafogo</span></h4>
<ul>
<li>Campeonato Carioca: 1948, 1957, 1961, 1962</li>
<li>Torneio Rio – São Paulo 1962, 1964</li>
</ul>
<h4><span style="font-size: 14pt;">Brazil</span></h4>
<ul>
<li><strong>FIFA World Cup</strong>: 1958, 1962</li>
<li>South American Championship: 1949</li>
<li>Panamerican Championship: 1952</li>
<li>Taça do Atlântico: 1956, 1960</li>
<li>Copa Rio Branco: 1950</li>
<li>Taça Oswaldo Cruz: 1950, 1955, 1956, 1958, 1961, 1962</li>
<li>Taça Bernado O&#8217;Higgins: 1955, 1961</li>
</ul>
<h4><span style="font-size: 14pt;">Individual</span></h4>
<ul>
<li>FIFA World Cup All-Star Team: 1958</li>
<li>World Soccer World XI: 1960, 1961</li>
<li>World Team of the 20th Century: 1998</li>
<li>FIFA 100: 2004</li>
<li>Golden Foot: 2009, as a football legend</li>
<li>IFFHS Brazilian Player of the 20th Century (Ranking 9)</li>
<li>The Best of The Best – Player of the Century: Top 50</li>
<li>Brazilian Football Museum Hall of Fame</li>
</ul>
<h2></h2>
<h2><span style="font-size: 24pt;">Paul Breitner &#8211; Bek Kiri Timnas Jerman Barat</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;"><a href="https://speakbola.com/karir-johan-cruyff/">Johann Cruyff</a> dan tim &#8216;total football&#8217; Belanda tahun 70-an melenggang melewati babak grup di Piala Dunia 1974 dengan sebagian besar orang memprediksi mereka akan menjadi pemenang Piala Dunia. </span><span style="font-size: 12pt;">Sayangnya mereka dihadang Paul Breitner, Berti Vogts dan Franz Beckenbauer, tembok pertahanan Jerman Barat, yang mampu meredam agresivitas total football Belanda.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Breitner adalah bek kiri yang menyamakan kedudukan dari titik penalti di Olympiastadion saat Jerman keluar sebagai pemenang 2-1 atas Belanda di partai final Piala Dunia 1974. Dia juga bek kiri yang mencetak gol di final saat Die Mannschaft kalah dari Italia delapan tahun kemudian. Gol itu menempatkannya di jajaran pemain elit yang mencetak gol pada lebih dari satu final Piala Dunia bersama Pele, Vava dan Zinedine Zidane.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">🎂Alles Gute zum Geburtstag Paul Breitner 🇩🇪</p>
<p>The 1974 <a href="https://twitter.com/hashtag/WorldCup?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#WorldCup</a> winner certainly knew how to strike a ball! 🚀⚽️ <a href="https://t.co/vmJn9aBoq0">pic.twitter.com/vmJn9aBoq0</a></p>
<p>— FIFA World Cup (@FIFAWorldCup) <a href="https://twitter.com/FIFAWorldCup/status/1169531110465974273?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">September 5, 2019</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Jika saat ini pemain seperti Alphonso Davies dan Andy Robertson terlihat amat hebat dalam menyerang, mereka berdua bukanlah tandingan rekor Paul Breitner. Dalam 13 tahun karirnya, pemain Jerman itu mencetak 103 gol dalam 369 penampilan liga.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Capaian yang diraih bek kiri terbaik Jerman sepanjang masa ini juga amat mengesankan. Dalam sembilan musimnya di Bayern Munich, Breitner memenangkan lima gelar Bundesliga, dua DFB Pokals, dan satu Piala Eropa.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Begitu pula saat Breitner membela Los Blancos. Di Real Madrid ia memenangkan La Liga dua kali dan Copa del Rey sekali.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Sementara bersama Tim Nasional, selain Piala Dunia 74, Paul Breitner juga memenangkan Euro 1972 saat berusia 21 tahun.</span></p>
<h3><span style="font-size: 18pt;">Penghargaan</span></h3>
<h4><span style="font-size: 14pt;">Bayern Munich</span></h4>
<ul>
<li>Bundesliga: 1971–72, 1972–73, 1973–74, 1979–80, 1980–81</li>
<li>DFB-Pokal: 1970–71, 1981–82</li>
<li>European Cup: 1973–74; runner-up: 1981–82</li>
</ul>
<h4><span style="font-size: 14pt;">Real Madrid</span></h4>
<ul>
<li>La Liga: 1974–75, 1975–76</li>
<li>Copa del Rey: 1974–75</li>
</ul>
<h4><span style="font-size: 14pt;">Jerman Barat</span></h4>
<ul>
<li><strong>Piala Dunia</strong>: 1974; runner-up: 1982</li>
<li>UEFA European Championship: 1972</li>
</ul>
<h4><span style="font-size: 14pt;">Individual</span></h4>
<ul>
<li>kicker Bundesliga Team of the Season: 1971–72, 1972–73, 1978–79, 1979–80, 1980–81, 1981–82, 1982–83</li>
<li>UEFA European Championship Team of the Tournament: 1972</li>
<li>FIFA World Cup All-Star Team: 1974</li>
<li>Footballer of the Year (Germany): 1981</li>
<li>Ballon d&#8217;Or runner-up: 1981</li>
<li>IOC European Footballer of the Season 1980–81</li>
<li>FIFA World Cup All-Time Team</li>
<li>FIFA 100</li>
<li>Bayern Munich All-time XI</li>
<li>Ballon d&#8217;Or Dream Team (bronze): 2020</li>
</ul>
<h2></h2>
<h2><span style="font-size: 24pt;">Roberto Carlos &#8211; Bek Kiri Timnas Brasil</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Diberkahi kecepatan luar biasa dan tendangan yang amat keras, Bek kiri legendaris Timnas Brasil ini adalah prototipe bek sayap ofensif jaman sekarang seperti Luke Shaw, Andy Robertson, dan Alphonso Davies.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Carlos adalah pemenang Piala Dunia pada tahun 2002 dan menjadi runner-up Piala Dunia 1998 bersama rekan setimnya di Real Madrid dan Brasil, Ronaldo.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Setelah menghabiskan beberapa tahun pertama karirnya di Brasil, dan masa yang tidak begitu baik di Inter Milan, Roberto Carlos meroket saat dibawa ke Bernabeu oleh Fabio Capello.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">Free-kick master 🎯</p>
<p>Happy birthday, Roberto Carlos 🇧🇷<a href="https://twitter.com/Oficial_RC3?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">@Oficial_RC3</a> | <a href="https://twitter.com/CBF_Futebol?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">@CBF_Futebol</a> <a href="https://t.co/ue3zFHZJT5">pic.twitter.com/ue3zFHZJT5</a></p>
<p>— FIFA World Cup (@FIFAWorldCup) <a href="https://twitter.com/FIFAWorldCup/status/1115909793972084736?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">April 10, 2019</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Selama sembilan tahun menjadi bagian skuad <a href="https://speakbola.com/los-galacticos/">Los Galacticos</a>, pemain asal Brasil itu membuat 524 penampilan untuk Los Blancos di semua kompetisi, mencetak 69 gol dalam upayanya memenangkan empat gelar liga domestik dan tiga Liga Champions.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Karier internasionalnya sama mengesankannya, memenangkan dua Copa Americas dan mencetak satu gol dalam kemenangan Piala Dunia 2002 Brasil. Dia mengakhiri karir internasionalnya dengan 125 caps untuk Selecao, sebuah rekor yang hanya bisa dikalahkan oleh Cafu.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Sebuah momen yang paling diingat pecinta sepak bola di seluruh dunia mungkin datang saat Brasil melawan Prancis. Saat itu bek kiri terbaik dunia ini melakukan tendangan bebas yang seakan melebar jauh sebelum tak diduga berbelok menuju gawang Prancis. Tendangan bebas itu membuat Fabian Barthez hanya melongo membiarkan bola masuk ke gawangnya.</span></p>
<h3><span style="font-size: 18pt;">Penghargaan</span></h3>
<h4><span style="font-size: 14pt;">Palmeiras</span></h4>
<ul>
<li>Campeonato Brasileiro Série A: 1993, 1994</li>
<li>Campeonato Paulista: 1993, 1994</li>
<li>Torneio Rio–São Paulo: 1993</li>
</ul>
<h4><span style="font-size: 14pt;">Real Madrid</span></h4>
<ul>
<li>La Liga: 1996–97, 2000–01, 2002–03, 2006–07</li>
<li>Supercopa de España: 1997, 2001, 2003</li>
<li>UEFA Champions League: 1997–98, 1999–2000, 2001–02</li>
<li>UEFA Super Cup: 2002</li>
<li>Intercontinental Cup: 1998, 2002</li>
</ul>
<h4><span style="font-size: 14pt;">Fenerbahçe</span></h4>
<ul>
<li>Turkish Super Cup: 2007, 2009</li>
</ul>
<h4><span style="font-size: 14pt;">Brasil</span></h4>
<ul>
<li><strong>Piala Dunia</strong>: 2002, Runner-Up 1998</li>
<li>Copa América: 1997, 1999</li>
<li>FIFA Confederations Cup: 1997</li>
<li>CONMEBOL Men Pre-Olympic Tournament: 1996</li>
<li>Umbro Cup: 1995</li>
<li>Lunar New Year Cup: 2005</li>
<li>1996 Summer Olympics: Bronze Medalist</li>
</ul>
<h4><span style="font-size: 14pt;">Individual</span></h4>
<ul>
<li>Bola de Prata: 1993, 1994, 2010</li>
<li>FIFA World Player of the Year: 1997 (silver)</li>
<li>ESM Team of the Year (7): 1996–97, 1997–98, 1999–00, 2000–01, 2001–02, 2002–03, 2003–04</li>
<li>FIFA World Cup All-Star Team: 1998, 2002</li>
<li>Trofeo EFE: 1997–98</li>
<li>UEFA Club Defender of the Year: 2002, 2003</li>
<li>UEFA Team of the Year: 2002, 2003</li>
<li>Ballon d&#8217;Or: 2002 (runner-up)</li>
<li>Golden Foot: 2008</li>
<li>Sports Illustrated Team of the Decade: 2009</li>
<li>ESPN World Team of the Decade: 2009</li>
<li>Campeonato Brasileiro Série A Team of the Year: 2010</li>
<li>FIFA 100</li>
<li>Brazilian Football Museum Hall of Fame</li>
<li>Ballon d&#8217;Or Dream Team (silver): 2020</li>
<li>11Leyendas Jornal AS: 2021</li>
<li>IFFHS All-time Men&#8217;s B Dream Team: 2021</li>
<li>IFFHS South America Men&#8217;s Team of All Time: 2021</li>
</ul>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com/bek-kiri-terbaik-di-piala-dunia/">3 Bek Kiri Terbaik di Piala Dunia Sepanjang Sejarah</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com">SpeakBola</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bek Peraih Ballon d&#8217;Or: Pemain Langka Yang Cuma Ada 3 Di Dunia!</title>
		<link>https://speakbola.com/bek-peraih-ballon-dor/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[SpeakBola Writer]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 14 Nov 2022 16:01:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Offside]]></category>
		<category><![CDATA[Ballon d'Or]]></category>
		<category><![CDATA[Bek]]></category>
		<category><![CDATA[Pemain Terbaik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://speakbola.com/?p=3350</guid>

					<description><![CDATA[<p>(speakbola.com) &#8211; Bek Peraih Ballon d&#8217;Or adalah sebuah hal yang amat langka terjadi di dunia sepak bola. Sejak penyelenggaraan perdananya pada 1956, pemenang Ballon d&#8217;Or didominasi oleh nama-nama striker atau gelandang saja. Tercatat hanya 4 kali saja Ballon d&#8217;Or dimenangkan oleh pemain sepak bola berposisi selain striker maupun gelandang.  Pada 1963, tepatnya di penyelenggaraan ajang [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com/bek-peraih-ballon-dor/">Bek Peraih Ballon d&#8217;Or: Pemain Langka Yang Cuma Ada 3 Di Dunia!</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com">SpeakBola</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt; font-family: Lato;"><strong>(speakbola.com) &#8211; </strong>Bek Peraih Ballon d&#8217;Or adalah sebuah hal yang amat langka terjadi di dunia sepak bola. Sejak penyelenggaraan perdananya pada 1956, pemenang <a href="https://speakbola.com/ballon-dor-pemain-sepak-bola-terbaik/">Ballon d&#8217;Or</a> didominasi oleh nama-nama striker atau gelandang saja. Tercatat hanya 4 kali saja Ballon d&#8217;Or dimenangkan oleh pemain sepak bola berposisi selain striker maupun gelandang. </span></p>
<p><span style="font-family: Lato; font-size: 12pt;">Pada 1963, tepatnya di penyelenggaraan ajang penentuan pemain terbaik di dunia kedelapan, Lev Yashin, seorang kiper, menjadi pemain yang memutus dominasi para striker dan gelandang sebagai pemenang Ballon d&#8217;Or pertama dalam sejarah sepak bola.</span></p>
<p><span style="font-family: Lato; font-size: 12pt;">Namun setelah Lev Yashin, kembali lagi striker dan gelandang mendominasi ajang ini. Hingga, pada 1972 hadirlah seorang bek yang mampu memutus dominasi para striker dan gelandang akan Ballon d&#8217;Or. Dia lah inisiator bek peraih Ballon d&#8217;Or pertama sepanjang sejarah yang kemudian menjadi inspirasi dua rekan seposisinya untuk meraih gelar pemain terbaik dunia lagi bertahun-tahun kemudian. </span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Pada rubrik Offside kali ini Speakbola akan membahas 3 bek legendaris pemenang Ballon d&#8217;Or.</span></p>
<h2></h2>
<h2><span style="font-size: 24pt;">Franz Beckenbauer</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Franz Beckenbauer lah bek pertama sepanjang sejarah sepak bola yang berhasil menjadi pemain sepak bola terbaik di dunia dan meraih Ballon d&#8217;Or. Hebatnya lagi, Ia adalah satu-satunya bek yang memenangkan trofi Ballon d&#8217;Or lebih dari satu kali.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Pemain asal Jerman ini meraih penghargaan bergengsi pertamanya pada tahun 1972 mengalahkan rekan senegaranya Gerd Muller dan Gunter Netzer. Kemudian Beckenbauer meraih Ballon d&#8217;Or lagi pada tahun 1976.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet"><p><span style="font-size: 12pt;">🇩🇪 Der Kaiser 💪</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">🏆🏆 The elegant and dominant Germany defender lifted the <a href="https://twitter.com/hashtag/WorldCup?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#WorldCup</a> trophy as captain in 1974 &amp; repeated the feat as a manager in 1990.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">🎂 Happy birthday, Franz Beckenbauer!<a href="https://t.co/G9ISbk2tRV">pic.twitter.com/G9ISbk2tRV</a>— FIFA World Cup (@FIFAWorldCup) <a href="https://twitter.com/FIFAWorldCup/status/1436593602981924871?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">September 11, 2021</a></span></p></blockquote>
<p><span style="font-size: 12pt;"><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script> </span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Bek legendaris Jerman ini sering dinilai sebagai bek terbaik dalam sejarah sepak bola karena seabrek gelar yang diraihnya. Selain Ballon d&#8217;Or, ia juga memenangkan tiga piala Champions berturut-turut bersama Bayern Munchen.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Di level international, Beckenbauer juga berhasil memimpin Timnas Jerman menjuarai Piala Dunia pada tahun 1974 dan Euro pada 1972. Bahkan, setelah ia pensiun dari pemain, Beckenbauer mampu memenangkan Piala Dunia lagi sebagai pelatih. Melansir <a href="https://fcbayern.com/en/club/fcb-club/franz-beckenbauer" target="_blank" rel="noopener">FC Bayern</a> prestasinya itu menjadikan dia orang pertama di dunia yang pernah memenangkan Piala Dunia sebagai pemain, kapten dan pelatih.</span></p>
<h2></h2>
<h2><span style="font-size: 24pt;">Matthias Sammer</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Awalnya Matthias Sammer adalah pemain yang berposisi sebagai gelandang bertahan. Namun, Ottmar Hitzfeld, Manajer Borussia Dortmund meminta dirinya untuk bermain sebagai bek. Keputusan mengejutkan itu terjadi di musim 1993/1994.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Ajaibnya, meski bermain di luar posisinya, Sammer tetap memerankan peran vital bagi Dortmund. Karena, pada saat itu Dortmund mampu memenangkan dua gelar Bundesliga Jerman berturut-turut di musim 1994/1995 dan 1995/1996.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">Matthias <a href="https://twitter.com/hashtag/Sammer?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#Sammer</a> really knew how to hit them! 🤯🚀</p>
<p>Happy birthday to the <a href="https://twitter.com/hashtag/Bundesliga?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#Bundesliga</a> icon! 🥳 <a href="https://t.co/lWnLXZoe9i">pic.twitter.com/lWnLXZoe9i</a></p>
<p>— Bundesliga English (@Bundesliga_EN) <a href="https://twitter.com/Bundesliga_EN/status/1434426076739088386?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">September 5, 2021</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Pada musim panas 1996, Sammer bermain sebagai libero untuk Timnas Jerman di Euro 1996. Ia membantu Jerman memenangkan kompetisi tersebut dengan mencetak dua gol dan menjadi pemain terbaik turnamen. Penampilan gemilang Sammer di tahun 1996 akhirnya berbuah manis. Ia kemudian dinobatkan sebagai bek peraih trofi Ballon d&#8217;Or kedua sepanjang sejarah.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Performa apik Sammer tak berhenti sampai di situ. Satu tahun kemudian, Sammer bersama Dortmund mampu meraih gelar juara Liga Champions. Sayangnya, di musim berikutnya karir Sammer meredup karena dibekap cedera. Hingga akhirnya Sammer harus gantung sepatu di tahun 1998.</span></p>
<h2></h2>
<h2><span style="font-size: 24pt;">Fabio Cannavaro</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">2006 adalah musim terbaik bagi bek asal Italia, Fabio Cannavaro. Bagaimana tidak, Cannavaro mampu membantu Juventus meraih Scudeto dua kali beruntun saat itu.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Bukan cuma itu saja prestasi Cannavaro, ia juga turut andil di Timnas Italia yang berhasil keluar sebagai juara Piala Dunia 2006. Kedua capaian itu amatlah luar biasa bagi Cannavaro yang sempat diragukan sebagai bek lantaran tak berpostur ideal layaknya bek-bek saingannya di era itu.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">Fabio Cannavaro delivered a defensive masterclass during the 2006 FIFA World Cup 🔥 🇮🇹<a href="https://twitter.com/fabiocannavaro?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">@fabiocannavaro</a> | <a href="https://twitter.com/Azzurri?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">@Azzurri</a> <a href="https://t.co/Y3ApvPeBpi">pic.twitter.com/Y3ApvPeBpi</a></p>
<p>— FIFA World Cup (@FIFAWorldCup) <a href="https://twitter.com/FIFAWorldCup/status/1545769858369048576?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">July 9, 2022</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Dengan prestasinya yang mentereng itu, Cannavaro akhirnya menjadi bek yang berhasil meraih penghargaan Ballon d&#8217;Or. Ia berhasil mengalahkan rekan senegaranya, Gianluigi Buffon yang ada di peringkat kedua dan Thierry Henry di urutan ketiga.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Bahkan, Cannavaro juga mendapat Pemain Terbaik Dunia FIFA mengalahkan pemain yang berposisi sebagai gelandang dan striker, seperti Zinedine Zidane dan Ronaldinho.</span></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com/bek-peraih-ballon-dor/">Bek Peraih Ballon d&#8217;Or: Pemain Langka Yang Cuma Ada 3 Di Dunia!</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com">SpeakBola</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>5 Negara ini Pakai Pemain Naturalisasi di Piala Dunia 2022</title>
		<link>https://speakbola.com/pemain-naturalisasi-di-piala-dunia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[SpeakBola Writer]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 14 Nov 2022 09:34:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Offside]]></category>
		<category><![CDATA[Naturalisasi]]></category>
		<category><![CDATA[pemain sepak bola]]></category>
		<category><![CDATA[piala dunia]]></category>
		<category><![CDATA[piala dunia 2022]]></category>
		<category><![CDATA[Piala Dunia Qatar 2022]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://speakbola.com/?p=3330</guid>

					<description><![CDATA[<p>(speakbola.com) &#8211;  Bukan hanya Indonesia saja negara yang memakai jasa pemain naturalisasi untuk memperkuat Tim Nasional Sepak Bola kala akan menghadapi ajang internasional. Beberapa negara lain juga melakukan hal yang sama bahkan untuk menghadapi Piala Dunia 2022 di Qatar. PSSI memanggil sejumlah pemain sepak bola keturunan Indonesia yang akan dinaturalisasi demi memperkuat Timnas di ajang [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com/pemain-naturalisasi-di-piala-dunia/">5 Negara ini Pakai Pemain Naturalisasi di Piala Dunia 2022</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com">SpeakBola</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;">(<strong>speakbola.com)</strong> &#8211;  Bukan hanya Indonesia saja negara yang memakai jasa pemain naturalisasi untuk memperkuat Tim Nasional Sepak Bola kala akan menghadapi ajang internasional. Beberapa negara lain juga melakukan hal yang sama bahkan untuk menghadapi Piala Dunia 2022 di Qatar.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">PSSI memanggil sejumlah pemain sepak bola keturunan Indonesia yang akan dinaturalisasi demi memperkuat Timnas di ajang AFF 2022. Dan, melansir <a href="https://www.indosport.com/sepakbola/20221110/5-negara-langganan-piala-dunia-yang-gunakan-banyak-pemain-naturalisasi" target="_blank" rel="noopener">indosport</a>, Sandy Walsh dan Jordi Amat tinggal menunggu disumpah saja untuk menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) secara resmi sehingga dapat memperkuat Timnas di ajang AFF 2022</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Cara perekrutan skuad Tim Nasional lewat jalur naturalisasi ini banyak dilakukan oleh negara-negara lain juga, selain Indonesia. Dalam <a href="https://digitalhub.fifa.com/m/ccab990abf45fcf6/original/ro8mje8vw98yp3rvfbmi-pdf.pdf" target="_blank" rel="noopener">aturan FIFA</a>, sebuah negara memang diperbolehkan untuk menaturalisasi seorang atlet sepak bola apabila salah satu dari empat syarat sebagai berikut terpenuhi:</span></p>
<h2></h2>
<h2><span style="font-size: 24pt;">Syarat Naturalisasi Pemain Sepak Bola dari FIFA</span></h2>
<ul>
<li><span style="font-size: 12pt;">Pemain lahir di negara bersangkutan</span></li>
<li><span style="font-size: 12pt;">Ibu atau ayah kandung lahir di negara terkait</span></li>
<li><span style="font-size: 12pt;">Nenek atau kakek kandung lahir di negara terkait</span></li>
<li><span style="font-size: 12pt;">Pemain telah tinggal di negara terkait selama lima tahun saat usianya mencapai 18 tahun</span></li>
</ul>
<p><span style="font-size: 12pt;">Jika bisa mendapatkan salah satu dari empat poin itu, setiap pemain yang menerima kewarganegaraan baru, boleh langsung memperkuat Tim Nasional Sepak Bola.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Beberapa negara memanfaatkan juga jasa atlet naturalisasi demi menambah kekuatan Tim Nasional Sepak Bolanya saat menghadapi Piala Dunia 2022 nanti. Negara-negara tersebut adalah:</span></p>
<h2></h2>
<h2><span style="font-size: 24pt;">1. Senegal</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Di tubuh skuad Senegal Piala Dunia 2022 banyak berisikan pemain naturalisasi 2022. Beberapa penggawa utama Juara Piala Afrika 2021 ini merupakan para pemain naturalisasi yang umumnya lahir di luar Senegal.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet"><p><span style="font-size: 12pt;">📋✅ 𝙇𝙞𝙨𝙩𝙚 𝙙𝙚𝙨 26 𝙡𝙞𝙤𝙣𝙨 retenus par le sélectionneur national Aliou Cissé pour disputer la Coupe du monde 2022. <a href="https://twitter.com/hashtag/FIFAWorldCup?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#FIFAWorldCup</a> | <a href="https://twitter.com/hashtag/MankoWutiNdamli?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#MankoWutiNdamli</a> <a href="https://t.co/EbwBPlpI7i">pic.twitter.com/EbwBPlpI7i</a>— FSF (@Fsfofficielle) <a href="https://twitter.com/Fsfofficielle/status/1591009612614230016?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">November 11, 2022</a></span></p></blockquote>
<p><span style="font-size: 12pt;"><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Sebagai contoh ada Edouard Mendy, Boulaye Dia, dan sang kapten, Kalidou Koulibaly, yang ternyata lahir di Prancis sebelum akhirnya memilih Senegal sebagai Tim Nasional yang akan mereka bela.</span></p>
<h2></h2>
<h2><span style="font-size: 24pt;">2. Maroko</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Negara lainnya yang juga memanfaatkan jasa pemain naturalisasi adalah Maroko. Mayoritas pemain dalam skuad Maroko Piala Dunia 2022 saat ini adalah pemain naturalisasi yang lahir dan berkarier di Eropa.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet"><p><span style="font-size: 12pt;">Morocco final <a href="https://twitter.com/hashtag/FIFAWorldCup?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#FIFAWorldCup</a> squad.📸Actufoot Afrique <a href="https://t.co/nz3byKAeY9">pic.twitter.com/nz3byKAeY9</a>— Africa Soccer Zone (@AfricaSoccer_zn) <a href="https://twitter.com/AfricaSoccer_zn/status/1590680785761468416?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">November 10, 2022</a></span></p></blockquote>
<p><span style="font-size: 12pt;"><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Sebagai contoh ada Hakim Ziyech dan Noussair Mazraoui yang lahir di Belanda. Bahkan pemain bintangnya, Achraf Hakimi, merupakan pemain yang lahir di Spanyol.</span></p>
<h2></h2>
<h2><span style="font-size: 24pt;">3. Swiss</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Dalam perjalanannya menembus Piala Dunia 2022, tim berjuluk Nati ini dibela delapan pemain naturalisasi.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Banyaknya pemain naturalisasi di Swiss sendiri tak lepas dari para imigran yang hijrah dan menetap di negara teraman di dunia itu.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="de">Unsere 26 Spieler für die WM<br />
Nos 26 joueurs pour la Coupe du Monde<br />
I nostri 26 giocatori per il Mondiale<br />
Noss 26 giuveders per la WM<a href="https://twitter.com/FIFAWorldCup?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">@FIFAWorldCup</a> <a href="https://twitter.com/hashtag/squad?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#squad</a> <a href="https://twitter.com/hashtag/aufgebot?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#aufgebot</a> <a href="https://twitter.com/hashtag/s%C3%A9lection?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#sélection</a> <a href="https://twitter.com/hashtag/convocazione?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#convocazione</a><a href="https://twitter.com/hashtag/natimiteuch?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#natimiteuch</a> <a href="https://twitter.com/hashtag/lanatiavecvous?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#lanatiavecvous</a> <a href="https://twitter.com/hashtag/lanaticonvoi?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#lanaticonvoi</a> <a href="https://t.co/hqja5jsKvw">pic.twitter.com/hqja5jsKvw</a></p>
<p>— 🇨🇭 Nati (@nati_sfv_asf) <a href="https://twitter.com/nati_sfv_asf/status/1590289045997125632?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">November 9, 2022</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Tercatat, banyak pemain keturunan negara lain yang berada di Skuad Swiss Piala Dunia 2022. Sebut saja Yvon Mvogo yang berasal dari Kamerun, Ricardo Rodriguez yang berasal dari ayah Spanyol dan ibu Chile.</span></p>
<h2></h2>
<h2><span style="font-size: 24pt;">4. Belgia</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Beberapa pemain kunci di dalam skuad Belgia Piala Dunia 2022 merupakan pemain naturalisasi. Romelu Lukaku misalnya, adalah pemain yang meski lahir di Belgia, namun sejatinya memiliki darah Republik Kongo.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="fr">11,59 million Belgians. 26 Devils. 1 goal. 🏆 <a href="https://twitter.com/hashtag/DEVILTIME?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#DEVILTIME</a> <a href="https://t.co/wwCAMvlU6k">pic.twitter.com/wwCAMvlU6k</a></p>
<p>— Belgian Red Devils (@BelRedDevils) <a href="https://twitter.com/BelRedDevils/status/1590663136579059713?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">November 10, 2022</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Begitu pula dengan Eden Hazard. Hazard merupakan pemain sepak bola keturunan Aljazair seperti Karim Benzema di Prancis. Meskipun begitu, sebagai pemain naturalisasi, dua pemain di atas dianggap kunci kemenangan tim di ajang Piala Dunia 2022 Qatar.</span></p>
<h2></h2>
<h2><span style="font-size: 24pt;">5. Prancis</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Jika dulu ada nama Thierry Henry serta Zinedine Zidane di skuad Prancis yang merupakan pemain naturalisasi asal Afrika, kini mereka punya Kylian Mbappe, yang diklaim sebagai calon striker terbaik masa depan.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">🗣️ Allez les Bleus!</p>
<p>Defending champions France have announced their squad for the upcoming FIFA World Cup 🇫🇷<a href="https://twitter.com/hashtag/FIFAWorldCup?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#FIFAWorldCup</a> <a href="https://t.co/j7DAkbIULT">pic.twitter.com/j7DAkbIULT</a></p>
<p>— Eurosport (@eurosport) <a href="https://twitter.com/eurosport/status/1590430610450919430?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">November 9, 2022</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Mbappe adalah pemain keturunan Kamerun dan Aljazair yang memutuskan membela Prancis sejak kelompok U 17 di tahun 2014.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Meskipun ada pro dan kontra soal naturalisasi pemain sepak bola dalam sebuah Tim Nasional Sepak Bola tetapi sejatinya sah-sah saja bagi sebuah negara untuk menggunakan cara tersebut.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Terlebih, bagi negara dengan sepak bola yang sedang berkembang, seperti Indonesia misalnya, pengalaman pemain luar negeri yang ditarik untuk bermain di Timnas kemungkinan besar akan menambah kekuatan, mengingat level kompetisi sepak bola domestik yang mereka ikuti lebih tinggi.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Baca juga kabar seputar <a href="https://speakbola.com/tag/piala-dunia/">Piala Dunia</a> menarik lainnya di rubrik <a href="https://speakbola.com/category/offside/">Offside</a> dan <a href="https://speakbola.com/category/bolastori/">Bolastori</a> SpeakBola.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Bicara bola, ya SpeakBola aja!</span></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com/pemain-naturalisasi-di-piala-dunia/">5 Negara ini Pakai Pemain Naturalisasi di Piala Dunia 2022</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com">SpeakBola</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>5 Tim Sepak Bola Terbaik di Piala Dunia Sepanjang Masa</title>
		<link>https://speakbola.com/tim-sepak-bola-terbaik/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[SpeakBola Writer]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 10 Nov 2022 19:31:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Offside]]></category>
		<category><![CDATA[piala dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Timnas Argentina]]></category>
		<category><![CDATA[Timnas Brasil]]></category>
		<category><![CDATA[Timnas Jerman]]></category>
		<category><![CDATA[Timnas Prancis]]></category>
		<category><![CDATA[Timnas Spanyol]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://speakbola.com/?p=3278</guid>

					<description><![CDATA[<p>(speakbola.com) &#8211; Di dalam buku sejarah Piala Dunia tertulis cerita tentang tim-tim sepak bola terbaik yang menunjukkan semangat dan keindahan permainan sepak bola. Mereka bukan saja memenangkan trofi Piala Dunia tetapi juga menunjukkan sepak bola yang atraktif namun efektif meskipun mengalami persaingan yang ketat di eranya. Sejak penyelenggaraan perdana pada tahun 1930 di Uruguay hingga [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com/tim-sepak-bola-terbaik/">5 Tim Sepak Bola Terbaik di Piala Dunia Sepanjang Masa</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com">SpeakBola</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;">(<strong>speakbola.com</strong>) &#8211; Di dalam buku sejarah Piala Dunia tertulis cerita tentang tim-tim sepak bola terbaik yang menunjukkan semangat dan keindahan permainan sepak bola. Mereka bukan saja memenangkan trofi Piala Dunia tetapi juga menunjukkan sepak bola yang atraktif namun efektif meskipun mengalami persaingan yang ketat di eranya.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Sejak penyelenggaraan perdana pada tahun 1930 di Uruguay hingga turnamen terakhir pada tahun 2018 di Rusia, Piala Dunia telah dimeriahkan oleh tim berisi bintang-bintang terhebat. Sebut saja Pele dan Diego Maradona yang paling mencuat di antara mereka. Kedua pemain itu memimpin negara mereka meraih kemenangan di pesta sepak bola terbesar pada eranya masing-masing.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Tim-tim lain, seperti Belanda yang dipimpin <a href="https://speakbola.com/karir-johan-cruyff/">Johan Cruyff</a>, gagal mengangkat trofi. Meskipun demikian mereka masih berhasil memukau dan mencuri tempat khusus di hati para penggemar sepak bola.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Lalu siapakah di antara tim-tim terbaik Piala Dunia itu yang paling hebat? Mari kita cari tahu!</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Pada Rubrik Offside kali ini SpeakBola akan membahas 5 tim Piala Dunia terbaik sepanjang masa. Berikut ini daftarnya.</span></p>
<h2></h2>
<h2><span class="goog-text-highlight" style="font-size: 24pt;">Tim Nasional Jerman Barat Piala Dunia 1974</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Dipimpin oleh bek terbaik sepanjang masa, Franz Beckenbauer, Tim Nasional Jerman ini berjaya di dua ajang. Turnamen pertama yang mereka menangkan adalah Piala Eropa 1972, menyusul kemudian Piala Dunia 1974.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Selain diisi Beckenbauer, skuad Jerman Piala Dunia 1974 juga yang menampilkan beberapa pemain sepak bola terbaik sepanjang masa, seperti Berti Vogts dan striker produktif mereka, Gerd Müller.</span></p>
<p><iframe title="YouTube video player" src="https://www.youtube.com/embed/SrAVbnAlqYs" width="560" height="315" frameborder="0" allowfullscreen="allowfullscreen"></iframe></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Mereka mengalahkan lawan berat tim &#8216;total football&#8217; Belanda pimpinan Johan Cruyff dengan kemenangan 2-1 di partai final Piala Dunia 1974.</span></p>
<h3><span style="font-size: 18pt;">Skuad Jerman Barat Piala Dunia 1974</span></h3>
<ul>
<li>GK: Sepp Maier</li>
<li>DF: Berti Vogts</li>
<li>DF: Paul Breitner</li>
<li>DF: Hans-Georg Schwarzenbeck</li>
<li>DF: Franz Beckenbauer (c)</li>
<li>DF: Horst-Dieter Höttges</li>
<li>MF: Herbert Wimmer</li>
<li>MF: Bernhard Cullmann</li>
<li>FW: Jürgen Grabowski</li>
<li>MF: Günter Netzer</li>
<li>FW: Jupp Heynckes</li>
<li>MF: Wolfgang Overath</li>
<li>FW: Gerd Müller</li>
<li>FW: Uli Hoeneß</li>
<li>MF: Heinz Flohe</li>
<li>MF: Rainer Bonhof</li>
<li>MF: Bernd Hölzenbein</li>
<li>FW: Dieter Herzog</li>
<li>DF: Jupp Kapellmann</li>
<li>DF: Helmut Kremers</li>
<li>GK: Norbert Nigbur</li>
<li>GK: Wolfgang Kleff</li>
</ul>
<h2></h2>
<h2><span class="goog-text-highlight" style="font-size: 24pt;">Tim Nasional Prancis di Piala Dunia 1998</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Skuad Tim Nasional Prancis yang saat itu dipimpin oleh Zinedine Zidane, banyak dihuni bintang-bintang Eropa lain seperti Thierry Henry, Didier Deschamps, <span style="font-weight: 400;">Laurent </span> Blanc, dan Lilian Thuram. Mereka memiliki pemain kelas dunia di setiap posisi, meskipun Zidane tetaplah kunci kesuksesan mereka.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en"><a href="https://twitter.com/hashtag/OnThisDay?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#OnThisDay</a> 12th July 1998</p>
<p>France won the World Cup for the first time after surprisingly defeating Brazil 3-0 in the final in Paris. Two first half headers from Zinedine Zidane set up the win, with Emmanuel Petit’s late third sealing a glorious success. <a href="https://t.co/5xXHv11bdn">pic.twitter.com/5xXHv11bdn</a></p>
<p>— Football Memories (@FootballOnThis1) <a href="https://twitter.com/FootballOnThis1/status/1414484328944488449?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">July 12, 2021</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Mendapatkan <span style="font-weight: 400;">privilege</span> sebagai tuan rumah dengan dukungan suporter, Prancis memulai perburuan mereka untuk meraih mahkota Piala Dunia pertama dengan elegan, khas negeri fashion. Mereka menumbangkan Italia dan Kroasia di fase gugur sebelum pada babak akhir mempermalukan Brasil yang lebih diunggulkan di partai final dengan skor 3-0.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Usai menjadi juara Piala Dunia, dengan skuad yang sama, Tim Nasional Prancis juga berhasil menggondol pulang Piala Eropa tahun 2000.</span></p>
<h3><span style="font-size: 18pt;">Skuad Prancis Piala Dunia 1998</span></h3>
<ul>
<li>GK: Bernard Lama</li>
<li>DF: Vincent Candela</li>
<li>DF: Bixente Lizarazu</li>
<li>MF: Patrick Vieira</li>
<li>DF: Laurent Blanc</li>
<li>MF: Youri Djorkaeff</li>
<li>MF: Didier Deschamps (c)</li>
<li>DF: Marcel Desailly</li>
<li>FW: Stéphane Guivarc&#8217;h</li>
<li>MF: Zinedine Zidane</li>
<li>MF: Robert Pires</li>
<li>FW: Thierry Henry</li>
<li>MF: Bernard Diomède</li>
<li>MF: Alain Boghossian</li>
<li>DF: Lilian Thuram</li>
<li>GK: Fabien Barthez</li>
<li>MF: Emmanuel Petit</li>
<li>DF: Frank Leboeuf</li>
<li>MF: Christian Karembeu</li>
<li>FW: David Trezeguet</li>
<li>FW: Christophe Dugarry</li>
<li>GK: Lionel Charbonnier</li>
</ul>
<h2></h2>
<h2><span class="goog-text-highlight" style="font-size: 24pt;">Tim Nasional Argentina di Piala Dunia 1986</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Magis Diego Maradona amat mendominasi turnamen empat tahunan yang kali itu digelar di Meksiko. Oleh sebab itu banyak pecinta sepak bola yang sering salah kaprah mengira bahwa Argentina saat itu adalah &#8220;one-man-team&#8221;.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Padahal, Tim Nasional Argentina saat itu bukanlah tim yang hanya mengandalkan Maradona saja. Justru Maradona bisa amat leluasa bermain karena didukung oleh Jorge Luis Burruchaga yang pekerja keras, talenta hebat Jorge Valdano, dan Oscar Ruggeri yang solid di pusat pertahanan Argentina.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">🇦🇷 A hero of <a href="https://twitter.com/Argentina?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">@Argentina</a>&#8216;s 1986 <a href="https://twitter.com/hashtag/WorldCup?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#WorldCup</a> triumph turns 65 today 🏆</p>
<p>🎂 Happy birthday, Jorge Valdano 🥳 <a href="https://t.co/EyFXZSWadM">pic.twitter.com/EyFXZSWadM</a></p>
<p>— FIFA World Cup (@FIFAWorldCup) <a href="https://twitter.com/FIFAWorldCup/status/1312740503851425793?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">October 4, 2020</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Skuad Argentina kali itu amatlah lengkap dan pantas disebut sebagai salah satu tim sepak bola terbaik di Piala Dunia, yang diisi oleh pemain-pemain terbaik dengan agresi, kecerdasan, dan skill mumpuni.</span></p>
<h3><span style="font-size: 18pt;">Skuad Argentina Piala Dunia 1986</span></h3>
<ul>
<li>FW: Sergio Almiron</li>
<li>MF: Sergio Batista</li>
<li>MF: Ricardo Bochini</li>
<li>MF: Claudio Borghi</li>
<li>DF: Jose Luis Brown</li>
<li>DF: Daniel Passarella</li>
<li>FW: Jorge Burruchaga</li>
<li>DF: Nestor Clausen</li>
<li>DF: Jose Luis Cuciuffo</li>
<li>MF: Diego Maradona (c)</li>
<li>FW: Jorge Valdano</li>
<li>MF: Hector Enrique</li>
<li>DF: Oscar Garre</li>
<li>MF: Ricardo Giusti</li>
<li>GK: Luis Islas</li>
<li>DF: Julio Olarticoechea</li>
<li>FW: Pedro Pasculli</li>
<li>GK: Nery Pumpido</li>
<li>DF: Oscar Ruggeri</li>
<li>MF: Carlos Tapia</li>
<li>MF: Marcelo Trobbiani</li>
<li>GK: Hector Zelada</li>
</ul>
<h2></h2>
<h2><span class="goog-text-highlight" style="font-size: 24pt;">Tim Nasional Spanyol di Piala Dunia 2010</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Skuad Tim Nasional Spanyol di Piala Dunia 2010 adalah skuad yang sama yang berhasil menjuarai Piala Eropa 2008. Antara tahun 2007 hingga 2009, mereka tak terkalahkan dalam 35 pertandingan. Rekor itu termasuk memenangkan sepuluh pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2010 mereka.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Anggota skuad Spanyol kali itu mayoritas adalah leburan dari pemain Barcelona dan Real Madrid, seperti David Villa, Xavi, Andres Iniesta, Carles Puyol, Xabi Alonso, dan Iker Casillas.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Sebagai pemenang EURO 2008, Spanyol memasuki Piala Dunia sebagai favorit. Namun kekalahan 1-0 dari Swiss dalam pertandingan perdana mereka di fase grup menimbulkan keraguan.</span></p>
<p><iframe title="YouTube video player" src="https://www.youtube.com/embed/_W--H2RVVtw" width="560" height="315" frameborder="0" allowfullscreen="allowfullscreen"></iframe></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">La Roja dengan cepat bangkit dengan menampilkan gaya sepak bola tiki-taka yang membuat lawan kewalahan. Di partai final saat menghadapi Belanda, tim yang diprediksi sebagai juara, Andres Iniesta mencetak gol kemenangan di perpanjangan waktu dan membuat Spanyol menjadi juara Piala Dunia untuk pertama kalinya.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Kedigdayaan tim sepak bola terbaik di dunia ini berlanjut dua tahun kemudian di ajang EURO 2012. Mereka mengulang lagi kisah empat tahun sebelumnya, Spanyol menjadi juara Piala Eropa 2012.</span></p>
<h3><span style="font-size: 18pt;">Skuad Spanyol Piala Dunia 2010</span></h3>
<ul>
<li>GK: Iker Casillas (c)</li>
<li>DF: Raul Albiol</li>
<li>DF: Gerard Pique</li>
<li>DF: Carlos Marchena</li>
<li>DF: Carles Puyol</li>
<li>MF: Andres Iniesta</li>
<li>FW: David Villa</li>
<li>MF: Xavi</li>
<li>FW: Fernando Torres</li>
<li>MF: Cesc Fabregas</li>
<li>DF: Joan Capdevila</li>
<li>GK: Víctor Valdss</li>
<li>MF: Juan Mata</li>
<li>MF: Xabi Alonso</li>
<li>DF: Sergio Ramos</li>
<li>MF: Sergio Busquets</li>
<li>DF: Alvaro Arbeloa</li>
<li>FW: Pedro</li>
<li>FW: Fernando Llorente</li>
<li>MF: Javi Martinez</li>
<li>MF: David Silva</li>
<li>MF: Jesus Navas</li>
<li>GK: Pepe Reina</li>
</ul>
<h2></h2>
<h2><span class="goog-text-highlight" style="font-size: 24pt;">Tim Sepak Bola Terbaik Sepanjang Masa: Brasil di Piala Dunia 1970</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Tim ini dianggap oleh sebagian besar sejarawan dan kritikus sepak bola sebagai tim sepak bola terbaik sepanjang masa. Skuad Brasil yang berkompetisi di Meksiko kala itu memiliki banyak pemain legendaris, seperti Pele, Jairzinho, Tostao, Rivelino, dan Carlos Alberto. Melansir dari <a href="https://www.sportsnet.ca/soccer/ranking-top-10-world-cup-teams-time/" target="_blank" rel="noopener">sportsnet</a>, Brasil memenangkan seluruh pertandingan dalam perjalanan mereka untuk menjadi negara pertama yang memenangkan tiga Piala Dunia.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Amatlah tepat jika Piala Dunia 1970 adalah yang pertama disiarkan di TV berwarna. Penyebabnya tentu saja karena ada Tim Nasional Brasil yang memperlihatkan permainan amat berwarna nan indah. Sementara sebagian besar tim lain masih menggunakan pendekatan hitam dan putih yang begitu-gitu saja dan dapat diprediksi.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en"><a href="https://twitter.com/hashtag/BRA?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#BRA</a>&#8216;s 1970 <a href="https://twitter.com/hashtag/WorldCup?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#WorldCup</a>-winning captain Carlos Alberto Torres would have turned 74 today.</p>
<p>Do you remember this goal he scored from the 1970 Final? <a href="https://t.co/O9P8kXWWig">pic.twitter.com/O9P8kXWWig</a></p>
<p>— FIFA World Cup (@FIFAWorldCup) <a href="https://twitter.com/FIFAWorldCup/status/1019305990435627008?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">July 17, 2018</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Keindahan warna-warni sepak bola tim Brasil terutama ditunjukkan pada partai final, kala mereka membantai Italia 4-1. Saat itu, Carlos Alberto mencetak salah satu gol terbaik sepanjang masa.</span></p>
<h3><span style="font-size: 18pt;">Skuad Brasil Piala Dunia 1970</span></h3>
<ul>
<li>GK: Felix</li>
<li>DF: Brito</li>
<li>DF: Piazza</li>
<li>DF: Carlos Alberto (c)</li>
<li>MF: Clodoaldo</li>
<li>DF: Marco Antônio</li>
<li>FW: Jairzinho</li>
<li>MF: Gerson</li>
<li>FW: Tostao</li>
<li>FW: Pele</li>
<li>MF: Rivelino</li>
<li>GK: Ado</li>
<li>FW: Roberto</li>
<li>DF: Baldocchi</li>
<li>DF: Fontana</li>
<li>DF: Everaldo</li>
<li>DF: Joel</li>
<li>MF: Paulo Cesar</li>
<li>FW: Edu</li>
<li>FW: Dario</li>
<li>DF: Ze Maria</li>
<li>GK: Leao</li>
</ul>
<p><span style="font-size: 12pt;">Itulah dia Speakers, 5 tim terbaik yang pernah ada di Piala Dunia sepanjang sejarah di gelarnya ajang sepak bola empat tahun itu. Setujukah kalian dengan daftar di atas?</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Baca juga kabar seputar <a href="https://speakbola.com/tag/piala-dunia/">Piala Dunia</a> menarik lainnya di rubrik <a href="https://speakbola.com/category/offside/">Offside</a> dan <a href="https://speakbola.com/category/bolastori/">Bolastori</a> SpeakBola.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Bicara bola, ya SpeakBola aja!</span></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com/tim-sepak-bola-terbaik/">5 Tim Sepak Bola Terbaik di Piala Dunia Sepanjang Masa</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com">SpeakBola</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jersey Piala Dunia Paling Keren Yang Pernah Ada!</title>
		<link>https://speakbola.com/jersey-piala-dunia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[SpeakBola Writer]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Nov 2022 14:01:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Offside]]></category>
		<category><![CDATA[jersey]]></category>
		<category><![CDATA[Jersey Piala Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[piala dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Sejarah Piala Dunia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://speakbola.com/?p=3229</guid>

					<description><![CDATA[<p>(speakbola.com) &#8211; Piala Dunia 2022 semakin dekat! Para negara peserta Piala Dunia ada yang sudah merilis nama-nama pemain yang mengisi skuad Piala Dunia 2022. Di samping merilis daftar skuad beberapa negara melalui media sosial milik mereka juga telah mengumumkan jersey Piala Dunia 2022 mereka. Banyak tanggapan dari para fans tentang perilisan jersey tim kesayangan mereka. [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com/jersey-piala-dunia/">Jersey Piala Dunia Paling Keren Yang Pernah Ada!</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com">SpeakBola</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;">(<strong>speakbola.com</strong>) &#8211; Piala Dunia 2022 semakin dekat! Para negara peserta Piala Dunia ada yang sudah merilis nama-nama pemain yang mengisi skuad Piala Dunia 2022. Di samping merilis daftar skuad beberapa negara melalui media sosial milik mereka juga telah mengumumkan jersey Piala Dunia 2022 mereka.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Banyak tanggapan dari para fans tentang perilisan jersey tim kesayangan mereka. Ada yang memuji, ada juga yang mencibir. Sayangnya yang akan kita lakukan di artikel Offside kali ini bukanlah keduanya.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Pada rubrik Offside kali ini speakbola akan membahas jersey Piala Dunia terkeren yang pernah ada. Berikut ini daftarnya.</span></p>
<h2></h2>
<h2><span style="font-size: 24pt;">Jersey Kroasia Piala Dunia 1998</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Timnas Kroasia menjadi salah satu negara yang paling mudah dikenali di ajang Piala Dunia 1998 berkat seragam kotak-kotak ikonik mereka. Warna dasar putih pada jersey Kroasia buatan Lotto ini amat berpadu dengan design kotak-kotak merah, penggambaran dari sebuah bendera yang tengah berkibar.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">🇭🇷 The Croatia kits at the 1998 <a href="https://twitter.com/hashtag/WorldCup?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#WorldCup</a> were absolute 🔥</p>
<p>🥳 Happy birthday, Davor Suker! <a href="https://t.co/K0uKp03WdP">pic.twitter.com/K0uKp03WdP</a></p>
<p>— FIFA World Cup (@FIFAWorldCup) <a href="https://twitter.com/FIFAWorldCup/status/1212283818931052544?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">January 1, 2020</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Dalam sejarahnya, pola kotak-kotak yang memadukan warna merah dan putih merupakan pola utama dari lambang negara Kroasia, yang disebut Coat of Arms, yang telah berusia 500 tahun.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Jadi, pemilihan jersey dengan design kotak-kotak yang melekat semacam menampilkan jati diri Kroasia ke pentas dunia.</span></p>
<h2></h2>
<h2><span style="font-size: 24pt;">Jersey Jerman Barat 1990</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Selain vintage dan ikonik, kostum Jerman Barat di Piala Dunia 1990 ini juga membawa berkah bagi Der Panzer. Jerman Barat berhasil keluar sebagai Juara Piala Dunia 1990.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">🎯 Rudi Voller found the net three times for <a href="https://twitter.com/DFB_Team_EN?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">@DFB_Team_EN</a> at Italy 1990 <a href="https://twitter.com/hashtag/WorldCupAtHome?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#WorldCupAtHome</a> | <a href="https://twitter.com/hashtag/Italy90?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#Italy90</a> <a href="https://t.co/mId54pGPF8">pic.twitter.com/mId54pGPF8</a></p>
<p>— FIFA World Cup (@FIFAWorldCup) <a href="https://twitter.com/FIFAWorldCup/status/1279014526357139457?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">July 3, 2020</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Selama perjalanannya mengarungi turnamen, Jerman Barat selalu tampil percaya diri mengenakan jersey berwarna putih yang menempatkan warna bendera mereka, merah, kuning, dan hitam, dengan aksen geometri di bagian dada.</span></p>
<h2></h2>
<h2><span style="font-size: 24pt;">Jersey Ketiga Inggris Piala Dunia 1990</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Masih dari Piala Dunia 1990, kali ini ada jersey ketiga milik Timnas Inggris keluaran Umbro. Bagi penggemar Timnas Inggris, ini adalah jersey Piala Dunia terkeren Inggris yang pernah ada.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">England &#8211; 1990 World Cup Third Kit.</p>
<p>Worn by Kalvin Phillips🔥 <a href="https://t.co/oLEBzGBD8K">pic.twitter.com/oLEBzGBD8K</a></p>
<p>— Greatest Football Kits Of All Time (@Gr8stFtblKits) <a href="https://twitter.com/Gr8stFtblKits/status/1590023478807494656?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">November 8, 2022</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Meskipun hanya pernah sekali dipakai, itu pun bukan di Piala Dunia, seragam ketiga yang sensasional ini telah menjadi barang wajib bagi pecinta Timnas Inggris.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Yang membedakan jersey satu ini dengan dua lainnya adalah grafis berlian keren, manset dan kerah, yang memberikan kesan klasik pada jersey ini</span></p>
<h2></h2>
<h2><span style="font-size: 24pt;">Jersey Kamerun di Piala Dunia 2002</span></h2>
<blockquote><p><strong><span style="font-size: 14pt;">Seragam basket dipakai main sepak bola? Kenapa tidak!</span></strong></p></blockquote>
<p><span style="font-size: 12pt;">Itu mungkin yang ada di benak Puma sebagai pembuat kit untuk Timnas Kamerun di Piala Dunia 2022. Seragam Timnas Kamerun ini tidak memiliki lengan alias tangan buntung seperti seragam basket.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Namun FIFA  melarang Timnas Kamerun mengenakan jersey tangan buntung mereka pada Piala Dunia 2002. Menurut FIFA, itu bukanlah sebuah jersey melainkan rompi.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">⏪ In 2002 Cameroon wore a sleeveless kit, and won the African Cup of Nations wearing it 🎽</p>
<p>Later that summer FIFA refused to let them wear it at the World Cup and they had to improvise sleeves 👕 <a href="https://t.co/H4deyXnrA3">pic.twitter.com/H4deyXnrA3</a></p>
<p>— B/R Football (@brfootball) <a href="https://twitter.com/brfootball/status/1354126233852915712?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">January 26, 2021</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Pada akhirnya Puma sebagai apparel menambahkan lengan hitam ke seragam tersebut sehingga bisa dipakai di Piala Dunia 2002</span></p>
<h2></h2>
<h2><span style="font-size: 24pt;">Seragam Kiper Meksiko di Piala Dunia 1994</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Jorge Campos mungkin adalah penikmat hip-hop sejati! Tengok saja pemilihan ukuran jersey kipernya di Piala Dunia 1994 yang ekstra besar. Di samping itu seragam yang ukurannya kebesaran bagi Campos itu juga memiliki warna dan corak yang eye catching. Khas gaya berpakaian rapper di tahun 90an.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">Happy Birthday Jorge Campos 🇲🇽</p>
<p>He made a name for himself not only by playing as both a goalkeeper and a striker, but also through his self-designed technicolour shirts 🙌⚽️</p>
<p>This cracking example in our collection is from a friendly match before the 1994 World Cup. <a href="https://t.co/hSBh0PYpht">pic.twitter.com/hSBh0PYpht</a></p>
<p>— FIFA Museum (@FIFAMuseum) <a href="https://twitter.com/FIFAMuseum/status/1051770909537767424?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">October 15, 2018</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Melansir dari <a href="https://startingeleven.id/mengenang-jorge-campos-yang-lebih-populer-dari-sekadar-jersey/" target="_blank" rel="noopener">stratingeleven</a>, ternyata desain dari costum yang dikenakan Campos di Piala Dunia 1994 adalah buatannya sendiri. Ia terinspirasi pasir, laut, dan matahari Acapulco, tanah kelahirannya. Campos juga terinspirasi pakaian para peselancar yang datang ke pantai di kota kelahirannya.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Walaupun begitu, Campos sempat mendapat masalah ketika akan mengikuti Piala Dunia 1994 karena Timnas Meksiko telah bekerja sama dengan Umbro dan mewajibkan seluruh pemain menggunakan kostum buatan mereka. Campos yang terbiasa mendesain kostumnya sendiri menolak dan tetap ingin menggunakan desainnya sendiri. </span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Merespon sikap Campos, Federasi sepak bola Meksiko mengancam untuk tidak mengikutkan sang kiper berlaga di gelaran Piala Dunia 1994. Akan tetapi, Campos tetap pada pendiriannya. Pada akhirnya, federasi mengalah dan mengurus segala perizinan agar Campos bisa mendesain jersey-nya sendiri.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Itu dia Speakers jersey Piala dunia paling keren yang pernah ada. Setujukah kalian dengan daftar ini?</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Baca juga kabar seputar <a href="https://speakbola.com/tag/piala-dunia/">Piala Dunia</a> menarik lainnya di rubrik <a href="https://speakbola.com/category/offside/">Offside</a> dan <a href="https://speakbola.com/category/bolastori/">Bolastori</a> SpeakBola.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Bicara bola, ya SpeakBola aja!</span></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com/jersey-piala-dunia/">Jersey Piala Dunia Paling Keren Yang Pernah Ada!</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com">SpeakBola</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Makin Panjang! Daftar Pemain Sepak Bola Cedera Jelang Piala Dunia 2022</title>
		<link>https://speakbola.com/pemain-sepak-bola-cedera/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[SpeakBola Writer]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Nov 2022 15:10:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Offside]]></category>
		<category><![CDATA[piala dunia]]></category>
		<category><![CDATA[piala dunia 2022]]></category>
		<category><![CDATA[Piala Dunia Qatar 2022]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://speakbola.com/?p=3176</guid>

					<description><![CDATA[<p>(speakbola.com) &#8211; Piala Dunia 2022 tinggal dua minggu lagi, semua Tim Nasional akan segera mengumumkan skuad mereka. Namun daftar pemain sepak bola cedera makin panjang. Beberapa pemain bahkan telah dikesampingkan dari event empat tahunan ini, sementara yang lain berlomba dengan waktu untuk mendapatkan kembali kebugaran mereka sebelum turnamen di mulai. Menurut data The Athletic, tujuh [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com/pemain-sepak-bola-cedera/">Makin Panjang! Daftar Pemain Sepak Bola Cedera Jelang Piala Dunia 2022</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com">SpeakBola</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong>(speakbola.com)</strong> &#8211; Piala Dunia 2022 tinggal dua minggu lagi, semua Tim Nasional akan segera mengumumkan skuad mereka. Namun daftar pemain sepak bola cedera makin panjang.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Beberapa pemain bahkan telah dikesampingkan dari event empat tahunan ini, sementara yang lain berlomba dengan waktu untuk mendapatkan kembali kebugaran mereka sebelum turnamen di mulai.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Menurut data <a href="https://theathletic.com/3705034/2022/11/02/world-cup-injuries-qatar/" target="_blank" rel="noopener">The Athletic</a>, tujuh pemain sudah dipastikan absen di Piala Dunia 2022 akibat cedera. Pemulihan ketujuhnya tidak lagi terkejar karena turnamen telah di depan mata. Siapa saja mereka?</span></p>
<h2></h2>
<h2><span style="font-size: 24pt;">1. Timo Werner &#8211; Timnas Jerman</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Penyerang Timnas Jerman, Timo Werner, mengalami cedera engkel saat membela RB Leipzig di Liga Champions tengah pekan ini. Werner cuma main sebabak sebelum langsung diganti.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Engkel kiri Timo Werner bermasalah usai ditekel bek Shakhtar. Cedera Werner memang tak berpengaruh pada hasil pertandingan karena Leipzig akhirnya menang 4-0.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">A very tough one to take for me! I will be out for the next weeks, will miss the World Cup and will have to support <a href="https://twitter.com/RBLeipzig?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">@RBLeipzig</a> and <a href="https://twitter.com/DFB_Team?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">@DFB_Team</a> from the couch unfortunately😤😤 thanks for all your messages! <a href="https://t.co/umfQKBVi3p">pic.twitter.com/umfQKBVi3p</a></p>
<p>— Timo Werner (@TimoWerner) <a href="https://twitter.com/TimoWerner/status/1588209013900058626?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">November 3, 2022</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Dua hari setelah pertandingan, Werner menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh tim medis. Hasilnya buruk. Pemain 26 tahun itu mengalami cedera ligamen engkel. Oleh sebab itu, Werner divonis harus beristirahat sampai akhir tahun yang artinya ia harus absen memperkuat Timnas Jerman di Piala Dunia 2022.</span></p>
<h2></h2>
<h2><span style="font-size: 24pt;">2. N&#8217;Golo Kante &#8211; Timnas Prancis</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Nama N’Golo Kante sudah lebih dulu ada di dalam daftar pemain sepak bola cedera jelang Piala Dunia 2022. Kante sudah cedera sejak 14 Agustus 2022 lalu. Itu berarti sampai saat ini, pemain berusia 31 tahun itu sudah absen selama lebih dari dua bulan untuk Chelsea.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Jika sampai harus bertambah tiga bulan lagi, Kante absen hampir setengah tahun kalender.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">Ngolo Kante. Born in France to Malian parents. Currently plays for Chelsea and France respectively. A warm soul. Unfortunately he misses the World Cup due to injury. We await his return <a href="https://t.co/nVAKK5ea39">pic.twitter.com/nVAKK5ea39</a></p>
<p>— BurnHard ™️ (@Burn_Hard1213) <a href="https://twitter.com/Burn_Hard1213/status/1587805243626110978?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">November 2, 2022</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Cedera hamstring Kante yang sudah lama dan sedang dalam masa pemulihan justru menjadi semakin buruk. Hal itu disebabkan oleh akumulasi dari cedera-cedera yang pernah dialami oleh Kante sebelumnya.</span></p>
<h2></h2>
<h2><span style="font-size: 24pt;">3. Diogo Jota &#8211; Timnas Portugal</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Diogo Jota harus mengubur harapannya melakukan debut di Piala Dunia 2022. Cedera betis parah memaksanya pemain Liverpool itu untuk menepi dalam waktu lama.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">Diogo Jota has been ruled out of the World Cup with a calf injury 💔 <a href="https://t.co/WK1XM0LVkD">pic.twitter.com/WK1XM0LVkD</a></p>
<p>— Elia (@Elia63079251) <a href="https://twitter.com/Elia63079251/status/1586589205404463104?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">October 30, 2022</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Pemain 25 tahun itu mengalami cedera betis saat melawan Manchester City pada pertengahan Oktober lalu. Waktu pemulihan diperkirakan bakal memakan waktu yang lama.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Melalui situs resminya Liverpool telah mengonfirmasi Jota mengalami cedera parah. Pihak klub memastikan sang pemain tidak akan tampil di Piala Dunia 2022.</span></p>
<h2></h2>
<h2><span style="font-size: 24pt;">4. Georgino Wijnaldum &#8211; Timnas Belanda</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Kembalinya Belanda ke ajang Piala Dunia 2022 tidak akan dihiasi oleh sosok Georgino Wijnaldum. Pemain AS Roma itu mengalami patah tulang kering sehingga harus absen selama 3-4 bulan.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">Sad that Gini Wijnaldum is injured 😢. Jose Mourinho has been so complimentary towards Bove, it&#8217;s time to stand up and be counted now. I trust this boy to deliver. Edoardo Bove time to shine 🔴🟠🐺 <a href="https://twitter.com/hashtag/ASRoma?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#ASRoma</a> . <a href="https://t.co/2fJ6AAI6op">pic.twitter.com/2fJ6AAI6op</a></p>
<p>— Mourinho (@SpecialOneStory) <a href="https://twitter.com/SpecialOneStory/status/1561457491724075009?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">August 21, 2022</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Cedera itu diderita Wijnaldum dalam sesi latihan AS Roma pada Agustus lalu. Ia diprediksi baru pulih pada Januari 2023 mendatang. Pemain 32 tahun itu pun dipastikan absen di Piala Dunia 2022. Oleh sebabnya, Timnas Belanda harus menyerahkan ban kapten pada sosok lain.</span></p>
<h2></h2>
<h2><span style="font-size: 24pt;">5. Paul Pogba &#8211; Timnas Prancis</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Paul Pogba menyusul rekan senegaranya, Kante, berada di dalam daftar pemain sepak bola cedera jelang Piala Dunia 2022. Pogba sedang berkutat dengan cedera parah yang menjeratnya selama berbulan-bulan.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">Paul Pogba&#8217;s Agent has confirmed that Pogba will now miss the World Cup due to injury.</p>
<p>France will now have to defend their trophy without N&#8217;golo Kanté and Pogba in the midfield. 💔😢🇫🇷 <a href="https://t.co/82JJywcauV">pic.twitter.com/82JJywcauV</a></p>
<p>— Football Fans Tribe 🇳🇬 ⚽ (@FansTribeHQ) <a href="https://twitter.com/FansTribeHQ/status/1587170508516298752?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">October 31, 2022</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Setelah mengalami masalah lutut pada awal musim 2022/2023, Pogba mengalami cedera paha belum lama ini. Hal itu menyebabkan Pogba harus fokus menyembuhkan cedera. Di saat yang sama, pelatih timnas Prancis Didier Deschamps sama sekali tak ingin membawa pemain yang belum 100 persen pulih.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Pemain Juventus itu sebenarnya diprediksi bakal pulih pada pertengahan November karena sudah mengikuti latihan bersama Il Bianconeri secara terpisah. Namun timnas Prancis enggan mengambil risiko karena dijadwalkan mengumumkan daftar nama pemain pada 9 November.</span></p>
<h2></h2>
<h2><span style="font-size: 24pt;">6. Emil Smith Rowe &#8211; Timnas Inggris</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Emil Smith Rowe diperkirakan absen hingga 2023 setelah menjalani operasi pada pangkal pahanya. Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, tidak bisa memastikan kapan gelandang serangnya itu bakal kembali bertanding.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Dalam pernyataannya di situs resmi <a href="https://www.arsenal.com/news/arteta-provides-smith-rowe-injury-update" target="_blank" rel="noopener">Arsenal</a>, Arteta mengatakan bahwa Smith Rowe memang sudah memiliki masalah dengan pangkal pahanya sejak lama. Hal tersebutlah yang menyebabkannya cedera parah yang kala Arsenal kalah 3-1 dari Manchester United di Old Trafford awal bulan September.</span></p>
<blockquote><p><span style="font-size: 14pt;">“Setelah operasi sangat sulit untuk memberikan timeline. Itu tergantung pada proses pertama, bagaimana tulang itu membaik, bagaimana reaksi pertamanya, bagaimana peningkatan kondisinya, dan bagaimana dia (Smith Rowe) beradaptasi,” &#8211; Arteta.</span></p></blockquote>
<h2></h2>
<h2><span style="font-size: 24pt;">7. Pedro Neto &#8211; Timnas Portugal</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Pedro Neto harus rela melepas harapannya untuk bisa tampil bersama timnas Portugal di Piala Dunia 2022. Alasannya apalagi kalau bukan cedera.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">Wolves have confirmed that Pedro Neto requires surgery on an ankle and will miss the World Cup with Portugal.</p>
<p>Gutting for the lad. He&#8217;s had some awful luck with injuries. <a href="https://t.co/jR85Y8HHoy">pic.twitter.com/jR85Y8HHoy</a></p>
<p>— Footy Accumulators (@FootyAccums) <a href="https://twitter.com/FootyAccums/status/1578343890809417728?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">October 7, 2022</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Pemain berusia 22 tahun ini harus menjalani operasi pada pergelangan kakinya setelah mendapatkan cedera saat membela Wolverhampton Wanderers melawan West Ham United di Liga Inggris pada Sabtu (1/10/2022).</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Hal tu menyebabkan dirinya terpaksa absen membela Portugal di Piala Dunia 2022 yang berlangsung di Qatar nanti.</span></p>
<h2></h2>
<h2><span style="font-size: 24pt;">24 Pemain yang Terancam Gagal Bermain di Piala Dunia 2022</span></h2>
<ul>
<li>Angel Di Maria (Timnas Argentina)</li>
<li>Paulo Dybaya (Timnas Argentina)</li>
<li>Richarlison (Timnas Brasil)</li>
<li>Romelu Lukaku (Timnas Belgia)</li>
<li>Simon Kjaer (Timnas Denmark)</li>
<li>Andreas Christensen (Timnas Denmark)</li>
<li>Reece James (Timnas Inggris)</li>
<li>Kyle Walker (Timnas Inggris)</li>
<li>Kalvin Phillips (Timnas Inggris)</li>
<li>Ben Chilwell (Timnas Inggris)</li>
<li>Wesley Fofana (Timnas Prancis)</li>
<li>Lucas Hernandez (Timnas Prancis)</li>
<li>Mike Maignan (Timnas Prancis)</li>
<li>Raphael Varane (Timnas Prancis)</li>
<li>Jules Kounde (Timnas Prancis)</li>
<li>Boubacar Kamara (Timnas Prancis)</li>
<li>Leroy Sane (Timnas Jerman)</li>
<li>Memphis Depay (Timnas Belanda)</li>
<li>Son Heung-min (Timnas Korea Selatan)</li>
<li>Nuno Mendes (Timnas Portugal)</li>
<li>Pepe (Timnas Portugal)</li>
<li>Gerard Moreno (Timnas Spanyol)</li>
<li>Sergio Reguilon (Timnas Spanyol)</li>
<li>Mikel Oyarzabal (Timnas Spanyol)</li>
</ul>
<p><span style="font-size: 12pt;">Itulah mereka Speakers para pemain sepak bola cedera jelang berlangsungnya Piala Dunia 2022. Baca juga kabar <a href="https://speakbola.com/tag/piala-dunia/">Piala Dunia</a> menarik lainnya di rubrik <a href="https://speakbola.com/category/offside/">Offside</a> dan <a href="https://speakbola.com/category/bolastori/">Bolastori</a> SpeakBola lainnya.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Bicara bola, ya SpeakBola aja!</span></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com/pemain-sepak-bola-cedera/">Makin Panjang! Daftar Pemain Sepak Bola Cedera Jelang Piala Dunia 2022</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com">SpeakBola</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>4 Dampak Pelanggaran di Piala Dunia Terparah: Berujung Kartu Merah, Lawan Berdarah, Hingga Negara Kalah</title>
		<link>https://speakbola.com/kartu-merah-piala-dunia-terparah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[SpeakBola Writer]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Nov 2022 16:12:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Offside]]></category>
		<category><![CDATA[Insiden Sepak Bola]]></category>
		<category><![CDATA[Kontroversial]]></category>
		<category><![CDATA[piala dunia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://speakbola.com/?p=3156</guid>

					<description><![CDATA[<p>(speakbola.com) &#8211; Pelanggaran yang dilakukan oleh seorang pemain dalam sebuah pertandingan bisa berdampak fatal, apa lagi kelasnya Piala Dunia. Ambil contoh pelanggaran Zinedine Zidane di partai final Piala Dunia 2006 yang berujung kartu merah. Usai ditinggal kaptennya keluar lapangan, Prancis harus gagal di babak adu pinalti. Dampak dari pelanggaran Zidane  tidak berhenti di laga itu [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com/kartu-merah-piala-dunia-terparah/">4 Dampak Pelanggaran di Piala Dunia Terparah: Berujung Kartu Merah, Lawan Berdarah, Hingga Negara Kalah</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com">SpeakBola</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong>(speakbola.com)</strong> &#8211; Pelanggaran yang dilakukan oleh seorang pemain dalam sebuah pertandingan bisa berdampak fatal, apa lagi kelasnya Piala Dunia. Ambil contoh pelanggaran Zinedine Zidane di partai final Piala Dunia 2006 yang berujung kartu merah. Usai ditinggal kaptennya keluar lapangan, Prancis harus gagal di babak adu pinalti.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Dampak dari pelanggaran Zidane  tidak berhenti di laga itu saja. Sebelum alasan dibalik <a href="https://speakbola.com/pertandingan-kontroversial-piala-dunia/">tandukan Zidane</a> kepada Materazzi terkuak, ia sempat jadi musuh publik Prancis selama beberapa waktu. Penyebabnya tentu saja karena Zidane dinilai sebagai biang keladi kekalahan Prancis di Final.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Zidane dan negaranya, Prancis, hanyalah sebuah contoh dari dampak sebuah pelanggaran yang berujung kartu merah Piala Dunia. Berikut ini beberapa dampak terparah yang didapatkan baik oleh pemain maupun tim akibat sebuah pelanggaran yang berujung kartu merah.</span></p>
<h2></h2>
<h2><span style="font-size: 24pt;">1. David Beckham di Piala Dunia 1998</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Sebelum berada di titik saat ini, David Beckham pernah mengalami fase terendah kariernya akibat sebuah pelanggaran yang ia lakukan. Di usia yang terbilang masih cukup muda, 23 tahun, Beckham harus menanggung beban kekalahan Inggris dari Argentina di babak perempat final Piala Dunia 1998. Beban teramat berat yang ditanggung Beckham muda kala itu menyebabkan mentalnya kena.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Semuanya bermula saat Timnas Inggris berjibaku melawan Argentina di babak 16 besar Piala Dunia 1998 di Prancis. Kedua tim bermain imbang 2-2 di babak pertama. Gabriel Batistuta dan Javier Zanetti yang melesakkan gol bagi Argentina. Sementara dua gol Inggris dicetak Michael Owen dan Alan Shearer.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Namun di babak kedua, sebuah tindakan David Beckham yang tersulut emosi akibat dilanggar oleh Diego Simeone membuat runyam semuanya. Usai terkapar di tanah akibat benturan yang dilakukan Simeone, Beckham terlihat jelas menendang kaki Diego Simeone. Akibat dari pelanggarannya itu, Beckham diganjar kartu merah dan diusir wasit keluar lapangan.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">Diego Simeone and David Beckham clash at France &#8217;98. <a href="https://t.co/F7xymJXWY2">pic.twitter.com/F7xymJXWY2</a></p>
<p>— 90s Football (@90sfootball) <a href="https://twitter.com/90sfootball/status/1349461221129351168?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">January 13, 2021</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Pertandingan berlanjut hingga babak adu penalti. Sayangnya Inggris akhirnya takluk dari Argentina dan gagal ke perempat final. Kekalahan itulah yang membuat publik Inggris menyalahkan Beckham. Publik menanggap jika Inggris masih 11 pemain, Three Lions bisa mengalahkan Argentina tanpa harus ada babak penalti.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Beckham mendapat cemoohan usai kekalahan Inggris atas Argentina. Aksi brutal bahkan para suporter lakukan yang sudah benci kepadanya. Para suporter ini bahkan sampai membakar patung Beckham serta menggantungnya.</span></p>
<h2></h2>
<h2><span style="font-size: 24pt;">2. Zuniga di Piala Dunia 2014</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Karir bintang PSG dan Timnas Brasil, Neymar, nyaris berakhir karena pelanggaran pemain Kolombia, Camilo Zuniga, di perempat final Piala Dunia 2014.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Neymar yang saat itu menjadi tumpuan Brasil untuk mengangkat trofi Piala Dunia di hadapan pendukung sendiri, terjatuh karena tulang punggungnya dihantam lutut Zuniga.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Usai mendapatkan hantaman yang keras, Neymar tergeletak kesakitan dan kemudian ditandu keluar. Ia tak bisa bermain di sisa turnamen karena langsung mendapatkan perawatan di rumah sakit.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">Neymarjr 10 injured by C.Zuniga ( World Cup 2014) Brazil vs Columbia <a href="https://t.co/BF1RGf27nC">pic.twitter.com/BF1RGf27nC</a></p>
<p>— Dieudonne K. (@king_dieo) <a href="https://twitter.com/king_dieo/status/814439381062848512?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">December 29, 2016</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Tanpa Neymar, Brasil kemudian dibantai 1-7 oleh Jerman di partai semifinal. kekalahan itu merupakan salah satu kekalahan terburuk Brasil sepanjang sejarah.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Sementara sang pelaku pelanggaran, Zuniga, belum bisa hidup normal hingga Piala Dunia 2014 usai. Ia masih mendapat teror akibat pelanggarannya terhadap Neymar di babak perempat final Piala Dunia 2014.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Ayah Zuniga, Camilo Zuniga, mengatakan ancaman-ancaman tersebut datang melalui telepon dan juga internet. Kebanyakan berisi ancaman kematian. Tidak sedikit juga yang berbau rasisme. Khawatir terjadi apa-apa, Camilo sampai-sampai mempekerjakan bodyguard untuk mengawal anaknya kemana pun ia pergi.</span></p>
<h2></h2>
<h2><span style="font-size: 24pt;">3. Muhamed Mujic di Piala Dunia 1962</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Piala Dunia 1962 di Chili, kala itu Uni Soviet vs Yugoslavia berjumpa. Dalam pertandingan itu terjadi sebuah pelanggaran keras yang berdampak secara tidak langsung melayangnya nyawa. Pelanggaran itu dilakukan gelandang serang Yugoslavia Muhamed Mujic terhadap pemain Uni Soviet Eduard Dubinski.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Dalam pertandingan penyisihan grup itu, Mujic menghalau pemain belakang Uni Soviet dengan sebuah tackle sangat keras yang membuat Dubinski dilarikan ke rumah sakit akibat patah tulang serius.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Anehnya, pelanggaran tersebut luput dari perhatian wasit Albert Dusch sehingga Mujic pun bebas dari hukuman kartu merah dan tetap bermain hingga akhir pertandingan.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">Eduard Dubinski (1936-1969) soviet footballer defender.<br />
He played the 1962 World Cup for <a href="https://twitter.com/hashtag/USSR?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#USSR</a>. In the match against <a href="https://twitter.com/hashtag/Yugoslavia?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#Yugoslavia</a> the player Muhamed Mujic injured him and was hospitalized with a broken leg but sadly the injury caused sarcoma and he died on May 11, 1969. <a href="https://t.co/4OnNIPpvEa">pic.twitter.com/4OnNIPpvEa</a></p>
<p>— Retro football (@RetroFootball20) <a href="https://twitter.com/RetroFootball20/status/1346586937910558721?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">January 5, 2021</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Luput dari hukuman wasit juga FIFA, tak membuat kiprah Mujic di piala dunia bersama Timnas Yugoslavia bertahan lama karena setelah kejadian itu Federasi Sepak Bola Yugoslavia segera mengambil tindakan tegas terhadap pemainnya itu. Mujic ditarik dari timnas Yugoslavia dan tidak pernah lagi bermain untuk Timnas negaranya.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Namun, tamatnya karir Mujic di Timnas Yugoslavia tidak ada apa-apanya jika dibandingkan dengan nasib tragis yang dialami Dubinski. Meski cedera patah tulang kakinya bisa diatasi dengan operasi dan ia bisa kembali bermain bola, cedera itulah justru yang memicu tumbuhnya kanker ganas pada tulang dan jaringan lunaknya (sarkoma) yang kemudian merenggut nyawanya 7 tahun kemudian.</span></p>
<h2></h2>
<h2><span style="font-size: 24pt;">4. Luis Suarez di Dua Piala Dunia</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Striker Uruguay, Luis Suarez, menjadi pusat perhatian pada perempat final Piala Dunia 2010 saat timnya menghadapi Ghana. Di detik-detik terakhir perpanjangan waktu, mantan penyerang Barcelona dan Atletico Madrid itu menggunakan tangannya untuk menghentikan upaya Ghana mencetak gol.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Aksinya sebagai penjaga gawang karbitan itu berbuah pelanggaran yang berujung kartu merah dan membuka peluang bagi Ghana mencetak gol dan menjadi tim Afrika pertama yang mampu ke semifinal Piala Dunia. Sayangnya, Asamoah Gyan gagal mengkonversi penalti bahkan Ghana harus kalah di babak adu penalti.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Empat tahun berselang, di Piala Dunia 2014, saat Uruguay bertemu Italia di laga penyisihan grup, Luis Suarez kembali melakukan sebuah pelanggaran konyol.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="es"><a href="https://twitter.com/hashtag/SomosF%C3%BAtbolRetro?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#SomosFútbolRetro</a> ⚽️ | ¿Te acordas? Esta fue la mordida de Luis Suárez 🇺🇾 a Giorgio Chiellini 🇮🇹 durante el partido por fase de grupos del Mundial de <a href="https://twitter.com/hashtag/Brasil2014?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#Brasil2014</a> 🇧🇷. <a href="https://t.co/gKa1aWp9xL">pic.twitter.com/gKa1aWp9xL</a></p>
<p>— APL Somos Fútbol (@APLSomosFutbol) <a href="https://twitter.com/APLSomosFutbol/status/1006307499438428160?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">June 11, 2018</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Pada menit ke-78, Suarez menggigit bahu Giorgio Chiellini saat keduanya sedang berebut posisi di depan kotak penalti Italia. Aksi itu membuat kedua pemain itu tersungkur di lapangan. Keduanya lantas berusaha meyakinkan wasit dengan berlagak kesakitan. Suarez memegangi giginya sementara Chiellini memegangi bahunya, namun wasit Marco Rodriguez asal Meksiko memutuskan tidak ada pelanggaran.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Meski Suarez terhindar dari hukuman saat laga berlangsung, namun sesaat setelahnya FIFA langsung melakukan investigasi atas insiden itu dan memutuskan untuk memberikan <a href="https://www.espn.com/soccer/fifa-world-cup/story/1913701/luis-suarez-banned-for-four-months" target="_blank" rel="noopener">larangan bertanding</a> sebanyak 9 laga resmi kepada Suarez. Larangan itu dimulai dari laga Uruguay vs Kolombia pada babak 16 besar Piala Dunia 2014, serta kewajiban membayar denda sebesar 100.000 Swiss francs atau setara 65.700 pound sterling.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Baca juga kabar <a href="https://speakbola.com/tag/piala-dunia/">Piala Dunia</a> menarik lainnya di rubrik <a href="https://speakbola.com/category/offside/">Offside</a> dan <a href="https://speakbola.com/category/bolastori/">Bolastori</a> SpeakBola lainnya.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Bicara bola, ya SpeakBola aja!</span></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com/kartu-merah-piala-dunia-terparah/">4 Dampak Pelanggaran di Piala Dunia Terparah: Berujung Kartu Merah, Lawan Berdarah, Hingga Negara Kalah</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com">SpeakBola</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>5 Striker Terbaik Dunia Yang Cuma Jadi Penonton Piala Dunia</title>
		<link>https://speakbola.com/striker-terbaik-dunia-piala-dunia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[SpeakBola Writer]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 02 Nov 2022 11:59:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Offside]]></category>
		<category><![CDATA[Alfredo Di Stefano]]></category>
		<category><![CDATA[Andy Cole]]></category>
		<category><![CDATA[Eric Cantona]]></category>
		<category><![CDATA[George Best]]></category>
		<category><![CDATA[George Weah]]></category>
		<category><![CDATA[Pemain Terbaik]]></category>
		<category><![CDATA[piala dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Sejarah Piala Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Striker Terbaik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://speakbola.com/?p=3138</guid>

					<description><![CDATA[<p>(speakbola.com) &#8211; Mohamed Salah dan Erling Haaland adalah dua striker terbaik dunia yang cuma menjadi penonton Piala Dunia 2022. Alasannya, karena negara yang mereka bela, Mesir dan Norwegia, sama-sama tidak lolos ke turnamen sepak bola empat tahunan itu. Keadaan Salah dan Haaland bukanlah fenomena baru di ranah Piala Dunia. Sebelum mereka ada beberapa striker kelas [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com/striker-terbaik-dunia-piala-dunia/">5 Striker Terbaik Dunia Yang Cuma Jadi Penonton Piala Dunia</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com">SpeakBola</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong>(speakbola.com)</strong> &#8211; Mohamed Salah dan Erling Haaland adalah dua striker terbaik dunia yang cuma menjadi penonton Piala Dunia 2022. Alasannya, karena negara yang mereka bela, Mesir dan Norwegia, sama-sama tidak lolos ke turnamen sepak bola empat tahunan itu.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Keadaan Salah dan Haaland bukanlah fenomena baru di ranah Piala Dunia. Sebelum mereka ada beberapa striker kelas dunia lainnya yang tidak pernah sekali pun bahkan tampil di Piala Dunia.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Berbagai alasan menjadi latar belakang. Ada yang akibat skuadnya sudah penuh sesak dengan bintang, ada yang memang negaranya tidak qualified, dan ada yang karena kelakuan bengalnya.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Siapa sajakah para striker kelas dunia yang cuma bisa menikmati Piala Dunia dari bangku penonton atau bahkan hanya dari layar kaca? Inilah mereka.</span></p>
<p>&nbsp;</p>
<h2><span style="font-size: 24pt;">Eric Cantona &#8211; Prancis</span></h2>
<p><span style="font-weight: 400; font-size: 12pt;">King Eric cukup sukses sewaktu berkarir sebagai pesepakbola profesional selama 14 tahun (1983-1997). Dalam kurun waktu tersebut, Eric Cantona berhasil membawa Marseille dua kali menjuarai Liga Prancis dan mengantarkan Manchester United menyabet empat kali gelar Liga Inggris.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400; font-size: 12pt;">Walaupun bergelimang trofi di level klub, karier Cantona bisa dibilang tak cukup mentereng saat membela Timnas Prancis. Cantona tercatat delapan tahun (1987-1995) membela Timnas Prancis dengan koleksi 20 gol dari 45 pertandingan.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400; font-size: 12pt;">Hanya saja dalam kurun waktu tersebut, King Eric cuma sekali tampil bersama <a href="https://www.national-football-teams.com/country/67/1992/France.html" target="_blank" rel="noopener">Timnas Prancis</a> di turnamen bergengsi, yaitu Piala Eropa 1992 di Swedia.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">👑 Eric Cantona will receive the 2019 UEFA President&#8217;s Award at the <a href="https://twitter.com/hashtag/UCLdraw?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#UCLdraw</a> in Monaco 👏👏👏</p>
<p>What a player 🙌<a href="https://twitter.com/hashtag/UCL?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#UCL</a> <a href="https://t.co/WVHx9XhxjX">pic.twitter.com/WVHx9XhxjX</a></p>
<p>— UEFA Champions League (@ChampionsLeague) <a href="https://twitter.com/ChampionsLeague/status/1166281481318273024?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">August 27, 2019</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-weight: 400; font-size: 12pt;">Selain Piala Eropa 1992, tak ada turnamen besar yang diikuti Cantona bersama Prancis. Ia tak pernah mengetahui rasanya bermain membela negara di Piala Dunia.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400; font-size: 12pt;">Sebenarnya ada dua Piala Dunia yang dapat diikuti Timnas Prancis kala Cantona masih membela, yakni edisi 1990 dan 1994. Sayangnya Prancis gagal lolos ke dua edisi Piala Dunia itu.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400; font-size: 12pt;">Ironisnya, setelah Eric Pensiun pada 1997, Prancis berhasil lolos ke Piala Dunia dan bahkan menjadi juara Piala Dunia 1998 di negaranya sendiri.</span></p>
<p>&nbsp;</p>
<h2><span style="font-size: 24pt;">George Weah &#8211; Liberia</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">George Tawlon Manneh Oppong Ousman Weah, atau lebih dikenal George Weah adalah seorang pesepakbola yang saat ini menjabat sebagai presiden Liberia.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Namun bukanlah jabatannya saat ini yang membuat nama Weah harum, melainkan karir cemerlangnya sebagai striker. Pemain yang pernah memperkuat berbagai klub ini selalu membawa prestasi ke tiap klub yang ia bela.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">🔴⚫️ George Weah at Milan = _____<a href="https://twitter.com/acmilan?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">@acmilan</a> | <a href="https://twitter.com/hashtag/HBD?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#HBD</a> | <a href="https://twitter.com/hashtag/UCL?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#UCL</a> <a href="https://t.co/88n1b0QhNu">pic.twitter.com/88n1b0QhNu</a></p>
<p>— UEFA Champions League (@ChampionsLeague) <a href="https://twitter.com/ChampionsLeague/status/1443879163178504194?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">October 1, 2021</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Meskipun begitu, karir sepak bola Weah baru mencapai puncak saat membela AC Milan. Bersama I Rossoneri ia meraih dua gelar Serie A dan menjadi orang non-Eropa pertama yang berhasil memenangkan Ballon d&#8217;Or.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Sayangnya kesuksesan di level klub dan individu tak sejalan dengan kesuksesan di level negara. Liberia bisa dibilang bukanlah negara yang punya sejarah sepak bola kuat. Akibatnya, ia tak pernah merasakan Piala Dunia bersama Liberia meskipun ia adalah salah satu striker terbaik dunia.</span></p>
<p>&nbsp;</p>
<h2><span style="font-size: 24pt;">George Best &#8211; Irlandia Utara</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Salah satu legenda yang pernah dimiliki Manchester United. Di bawah pelatih Matt Busby, pemain yang memiliki kecepatan dan dua kaki yang sama kuat ini menjelma menjadi seorang striker terbaik dunia. </span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Bersama George Best, Man United meraih masa keemasan pertama dengan menggondol 2 gelar Liga Inggris musim 1964/65 dan 1966/67, serta Liga Champions 1968. Kehebatannya ini membawanya meraih Ballon d&#8217;Or tahun 1968. </span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">For those who don’t realise how good George Best was, watch this.</p>
<p>Defenders weren’t standing off you these days, they were trying to snap you in half. He makes them look daft.</p>
<p>🌹 George Best <a href="https://twitter.com/hashtag/MUFC?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#MUFC</a> 🇾🇪🔴❤️</p>
<p><a href="https://t.co/VNc29fCOJa">pic.twitter.com/VNc29fCOJa</a></p>
<p>— 🇾🇪 Joe. (@TheMunichTunneI) <a href="https://twitter.com/TheMunichTunneI/status/1522851899296432130?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">May 7, 2022</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Walau memiliki kehebatan, ternyata Best tidak pernah berpartisipasi dalam Piala Dunia. Best pernah membela timnas Irlandia Utara dalam 37 pertandingan dan mencetak sembilan gol. Kendati demikian, dia tak pernah bisa membawa negaranya main di Piala Dunia.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Pada 1982, Irlandia Utara berhasil mencapai putaran final Piala Dunia. Sayangnya pada saat itu Best sudah tak terpilih masuk ke skuad Timnas Irlandia Utara karena usia tua dan ketergantungannya terhadap alkohol.</span></p>
<p>&nbsp;</p>
<h2><span style="font-size: 24pt;">Alferdo Di Stefano &#8211; Argentina &amp; Spanyol</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Legenda Real Madrid yang semasa aktif pernah membawa Los Blancos memenangkan lima gelar Piala Champions/Liga Champions secara beruntun dari tahun 1955-1960. </span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Striker ini amat ganas di lini depan Real Madrid. Total, ia mencetak 216 gol dari 282 penampilan bersama El Real. Penampilannya yang apik itu pun mengantarkannya pada dua penghargaan Ballon d&#8217;Or, yaitu edisi tahun 1957 dan 1959. </span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Namun, sehebat apapun Di Stefano di level klub, prestasinya di Piala Dunia nol. Walaupun pernah membela dua negara, yaitu Argentina dan Spanyol, Di Stefano tak cukup beruntung bisa berpartisipasi ke pesta sepak bola sejagad. </span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="sl">Alfredo Di Stéfano.</p>
<p><a href="https://t.co/vJWV0pegsF">pic.twitter.com/vJWV0pegsF</a></p>
<p>— All About Argentina 🛎🇦🇷 (@AlbicelesteTalk) <a href="https://twitter.com/AlbicelesteTalk/status/1584867309306671107?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">October 25, 2022</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Kesempatan pertama kali Di Stefano adalah saat Piala Dunia 1950. Namun Argentina memilih mundur dari babak kualifikasi. Di kesempatannya yang kedua Pada Piala Dunia 1954, Di Stefano kembali sial lantaran tak diizinkan membela Argentina karena dianggap sudah pernah bermain bagi Kolombia.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Tak mau kehilangan kesempatan ketiga, Di Stefano memutuskan pindah kewarganegaraan menjadi Spanyol. Namun lagi-lagi keberuntungan menjauh. Spanyol gagal lolos Piala Dunia 1958. Sementara pada tahun 1962, di saat Spanyol berhasil lolos Piala Dunia, Di Stefano justru harus cedera menjelang turnamen. </span></p>
<p>&nbsp;</p>
<h2><span style="font-size: 24pt;">Andy Cole &#8211; Inggris</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Striker satu ini terkenal karena perjalanannya di Liga Premier bersama Manchester United. Andy Cole memenangkan banyak trofi divisi teratas sepak bola Inggris. Dengan 187 gol, ia adalah pencetak gol terbanyak ketiga di Liga Premier Inggris sepanjang masa.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Karirnya paling mentereng bersama Setan Merah adalah kala Cole membentuk <a href="https://speakbola.com/duet-striker-terbaik-90an/">duet maut</a> bersama Dwight Yorke di lini serang. Selama priode 1998/1999 pasangan emas ini membawa Manchester United meraih treble winner.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">This one goes out to <a href="https://twitter.com/vancole9?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">@VanCole9</a>: a great goalscorer and a scorer of great goals! ⚽️ <a href="https://twitter.com/hashtag/MUFC?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#MUFC</a> <a href="https://t.co/b32qCxwIQI">pic.twitter.com/b32qCxwIQI</a></p>
<p>— Manchester United (@ManUtd) <a href="https://twitter.com/ManUtd/status/1083450068508626944?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">January 10, 2019</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Sementara itu di level individu Andy Cole juga memenangkan penghargaan PFA Young Player of the Year. Sayangnya karir cemerlang sang striker tidak lantas membuatnya dipanggil ke skuad Inggris pada Piala Dunia 2002.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Cole sesungguhnya sudah pernah memperkuat The Three Lions sebelumnya. Tercatat 15 kali penampilan dan satu gol dicetak Andy Cole saat membela negaranya. Setelah tak dipanggil ke Piala Dunia 2002, Cole memutuskan pensiun dari pentas internasional di usia 31 tahun.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Itulah speakers, para striker terbaik dunia yang kurang beruntung karena tidak pernah bermain di Piala Dunia. Baca juga kabar <a href="https://speakbola.com/tag/piala-dunia/">Piala Dunia</a> menarik lainnya di rubrik <a href="https://speakbola.com/category/offside/">Offside</a> dan <a href="https://speakbola.com/category/bolastori/">Bolastori</a> SpeakBola lainnya.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Bicara bola, ya SpeakBola aja!</span></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com/striker-terbaik-dunia-piala-dunia/">5 Striker Terbaik Dunia Yang Cuma Jadi Penonton Piala Dunia</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com">SpeakBola</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
