<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Timnas Italia &#8211; SpeakBola</title>
	<atom:link href="https://speakbola.com/tag/timnas-italia/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://speakbola.com</link>
	<description>Bicara Bola ya Speakbola aja!</description>
	<lastBuildDate>Sun, 10 Sep 2023 04:48:31 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://speakbola.com/wp-content/uploads/logo-only-32x32.png</url>
	<title>Timnas Italia &#8211; SpeakBola</title>
	<link>https://speakbola.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kutukan Piala Dunia Menghantui Pemain Prancis Jelang Laga Prancis vs Australia</title>
		<link>https://speakbola.com/kutukan-piala-dunia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[SpeakBola Writer]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Nov 2022 15:42:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bola Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Juara Piala Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[piala dunia]]></category>
		<category><![CDATA[piala dunia 2022]]></category>
		<category><![CDATA[Piala Dunia Qatar 2022]]></category>
		<category><![CDATA[Sejarah Piala Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Skuad Australia Piala Dunia 2022]]></category>
		<category><![CDATA[Skuad Piala Dunia 2022]]></category>
		<category><![CDATA[Skuad Prancis Piala Dunia 2022]]></category>
		<category><![CDATA[Timnas Brasil]]></category>
		<category><![CDATA[Timnas Italia]]></category>
		<category><![CDATA[Timnas Jerman]]></category>
		<category><![CDATA[Timnas Prancis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://speakbola.com/?p=3524</guid>

					<description><![CDATA[<p>(speakbola.com) &#8211; Kutukan Piala Dunia menghantui sang juara bertahan Piala Dunia, Tim Nasional Sepak Bola Prancis, yang akan bermain menghadapi Australia di laga perdana Piala Dunia 2022. Kutukan yang dimaksud adalah sebuah negara langsung tersingkir di fase grup setelah menjadi juara Piala Dunia di edisi sebelumnya. Kutukan bukan berasal dari dukun sepak bola, ilmu hitam, apa [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com/kutukan-piala-dunia/">Kutukan Piala Dunia Menghantui Pemain Prancis Jelang Laga Prancis vs Australia</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com">SpeakBola</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>(speakbola.com) &#8211; </strong><span style="font-size: 12pt;">Kutukan Piala Dunia menghantui sang juara bertahan Piala Dunia, Tim Nasional Sepak Bola Prancis, yang akan bermain menghadapi Australia di laga perdana Piala Dunia 2022. Kutukan yang dimaksud adalah sebuah negara langsung tersingkir di fase grup setelah menjadi juara Piala Dunia di edisi sebelumnya.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Kutukan bukan berasal dari dukun sepak bola, ilmu hitam, apa lagi sihir. Namun kutukan ini lahir dari persepsi pecinta sepak bola yang menyaksikan kejadian berulang-ulang, yang terjadi rutin di hampir setiap Piala Dunia sejak 2002. Dan, negara pertama yang terkena kutukan ini tidak lain adalah Prancis sendiri. Menyusul kemudian beberapa negara seperti Italia, Spanyol, dan Jerman terdampak kutukan juara bertahan Piala Dunia.</span></p>
<h2><span style="font-size: 24pt;">Asal Muasal Kutukan Piala Dunia</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Jauh sebelum Piala Dunia 2022, kutukan ini sebenarnya pernah dirasakan oleh <strong>Timnas Brasil</strong>. Setelah Selecao menjadi juara <strong>Piala Dunia 1962</strong>, mereka tersingkir di fase grup <strong>Piala Dunia 1966</strong> yang dilangsungkan di Inggris.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Pada saat itu, Brasil tergabung di Grup 3 bersama Portugal, Hungaria dan Bulgaria. Hasilnya, Brasil hanya menempati posisi ketiga setelah mendapatkan satu menang dan dua kalah.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Meskipun demikian, setelah Brazil kutukan ini tertidur lama lantaran tidak terjadi lagi berulang-ulang di Piala Dunia selanjutnya. Dan, baru satu dekade terakhir ini kutukan ini bangkit kembali menghantui para juara bertahan. Beberapa juara bertahan Piala Dunia yang pernah terkena kutukan ini adalah berikut ini.</span></p>
<h3><span style="font-size: 18pt;">1. Prancis</span></h3>
<p><span style="font-size: 12pt;"><strong>Tim Nasional Sepak Bola Prancis</strong> berstatus juara <strong>Piala Dunia 1998</strong> saat tampil di Piala Dunia 2002 yang dilangsungkan di Korea-Jepang. Mereka diprediksi bakal banyak memberi dampak pada Piala Dunia kali itu menyusul penampilan gemilang mereka di EURO 2000.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Namun kenyataan berkata lain. Pemain Prancis <strong>Piala Dunia 2002</strong> tak mampu berbicara banyak. Tergabung di Grup A bersama Denmark, Senegal dan Uruguay, Les Bleus tak berkutik.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">Remember the opening game of the 2002 World Cup when Senegal shocked holders France?<a href="https://t.co/LYX6kHRiYe">pic.twitter.com/LYX6kHRiYe</a></p>
<p>— Vintage Football Shirts (@VFshirts) <a href="https://twitter.com/VFshirts/status/1594722211318964226?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">November 21, 2022</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Sang legenda, Zinedine Zidane, yang baru main di matchday ketiga membawa efek buruk bagi Tim Ayam Jago, Prancis kalah 0-1 dari Senegal, imbang 0-0 kontra Uruguay dan tumbang 0-2 dari Denmark. Alhasil mereka terdepak dari Korea-Jepang. </span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Dari sini lah asal muasal kutukan bagi negara juara bertahan muncul kembali.</span></p>
<h3></h3>
<h3><span style="font-size: 18pt;">2. Italia</span></h3>
<p><span style="font-size: 12pt;">Italia secara mengejutkan keluar sebagai juara <strong>Piala Dunia 2006</strong>. Namun di <strong>Piala Dunia 2010</strong> nasib Italia tak sebaik edisi sebelumnya, mereka rontok di fase grup.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Padahal Italia yang saat itu diasuh Marcelo Lippi berada dalam grup yang kualitas pesertanya di bawah mereka. Negara yang berada satu grup dengan Italia kala itu adalah Paraguay, Selandia Baru dan Slovakia.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="pt">1º Fase:</p>
<p>Copa do Mundo África 2010<br />
Eslováquia 🇸🇰 3&#215;2 🇮🇹 Itália</p>
<p>Gol ESL: Vittek 25&#8242; e 73&#8242;, Kopunek 89&#8242;.<br />
Gol ITA: Di Natali 81&#8242; e Quagliarella 90&#8242;. <a href="https://t.co/TOfDyCjPeY">pic.twitter.com/TOfDyCjPeY</a></p>
<p>— Momentos Lendários de Copa (@CopaJogos) <a href="https://twitter.com/CopaJogos/status/1594301553015459841?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">November 20, 2022</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Sayangnya, Italia duduk sebagai juru kunci setelah cuma mengemas dua angka dari tiga pertandingan. Italia bermain 1-1 dengan Paraguay dan Selandia Baru, serta kalah 2-3 dari Slovakia.</span></p>
<h3></h3>
<h3><span style="font-size: 18pt;">3. Spanyol</span></h3>
<p><span style="font-size: 12pt;">Timnas Spanyol meraih trofi Piala Dunia satu-satunya pada <strong>2010</strong>. Saat itu di partai final, Spanyol menang 1-0 atas Belanda lewat gol injury time Iniesta.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en"><a href="https://twitter.com/hashtag/OnThisDay?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#OnThisDay</a> 5️⃣ years ago, <a href="https://twitter.com/Persie_Official?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">@Persie_Official</a> scored THAT <a href="https://twitter.com/hashtag/WorldCup?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#WorldCup</a> goal for <a href="https://twitter.com/OnsOranje?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">@OnsOranje</a> 🇳🇱🛫 <a href="https://t.co/2Bv62wCrfv">pic.twitter.com/2Bv62wCrfv</a></p>
<p>— FIFA World Cup (@FIFAWorldCup) <a href="https://twitter.com/FIFAWorldCup/status/1139210067700539392?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">June 13, 2019</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Sayangnya di <strong>Piala Dunia 2014</strong>, Spanyol yang diasuh Vicente del Bosque hancur lebur. Selain dibantai Belanda 1-5, Spanyol juga tumbang 0-2 oleh Cile.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Meski pun menang 3-0 atas Australia di pertandingan terakhir grupnya, La Furia Roja tetap gagal lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2014.</span></p>
<h3></h3>
<h3><span style="font-size: 18pt;">4. Jerman</span></h3>
<p><span style="font-size: 12pt;"><strong>Piala Dunia 2014</strong> jatuh ketangan Die Mannscaft setelah mereka menang 1-0 atas Argentina. Kemenangan itu seolah dejavu Piala Dunia 1990. Sebelumnya, pada Piala Dunia 1990, Jerman juga menang 1-0 atas Argentina di partai final Piala Dunia.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Setelah menjadi juara pada 2014, Jerman hancur lebur di <strong>Piala Dunia 2018</strong>. Tercatat dari tiga pertandingan di fase grup, skuad asuhan Joachim Loew hanya mengemas tiga angka.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">📅 ON THIS DAY IN 2018: Two injury-time goals lead South Korea to a 2-0 win over Germany at the 2018 World Cup.</p>
<p>That World Cup was something else 🙌</p>
<p>📹 <a href="https://twitter.com/FIFAWorldCup?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">@FIFAWorldCup</a> <a href="https://t.co/xyEQcYCilT">pic.twitter.com/xyEQcYCilT</a></p>
<p>— Footy Accumulators (@FootyAccums) <a href="https://twitter.com/FootyAccums/status/1409131578719191041?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">June 27, 2021</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Setelah mereka menang 2-1 atas Swedia, Jerman tumbang 0-1 dari Meksiko, dan terakhir kalah 0-2 dari Korea Selatan.</span></p>
<h2><span style="font-size: 24pt;">Prediksi Prancis vs Australia</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Di Piala Dunia 2022 Qatar semua mata tentu akan tertuju pada Prancis sang juara bertahan untuk melihat bagaimana para pemain Prancis mengatasi kutukan ini.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Hantu bagi Prancis kali ini bukan cuma kutukan semata. Namun mereka juga dilanda badai cedera. Belum lama karim <a href="https://www.espn.com/soccer/france-fra/story/4806724/world-cup-france-karim-benzema-suffers-injury-in-training" target="_blank" rel="noopener">Benzema cedera</a> saat sesi latihan hingga tidak dapat bertanding selama Piala Dunia 2022.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Didier Deschamps sang juru taktik tentu saja bertujuan untuk mempertahankan gelar dan mengatasi badai cedera skuad asuhannya. Oleh karena itu, tentu kehilangan poin di laga Prancis vs Australia bukanlah pilihan.</span></p>
<h3><span style="font-size: 18pt;" data-sheets-value="{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:&quot;Pemain Prancis Piala Dunia 2022&quot;}" data-sheets-userformat="{&quot;2&quot;:14915,&quot;3&quot;:{&quot;1&quot;:0},&quot;4&quot;:{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:16316922},&quot;9&quot;:0,&quot;12&quot;:0,&quot;14&quot;:{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:2105634},&quot;15&quot;:&quot;Arial&quot;,&quot;16&quot;:11}">Pemain Prancis Piala Dunia 2022</span></h3>

<table id="tablepress-8" class="tablepress tablepress-id-8">
<thead>
<tr class="row-1">
	<th class="column-1">Posisi</th><th class="column-2">Pemain</th><th class="column-3">Klub</th><th class="column-4">Usia</th>
</tr>
</thead>
<tbody class="row-striping row-hover">
<tr class="row-2">
	<td class="column-1">Kiper</td><td class="column-2">Alphonse Areola</td><td class="column-3">West Ham (ENG)</td><td class="column-4">29</td>
</tr>
<tr class="row-3">
	<td class="column-1">Kiper</td><td class="column-2">Hugo Lloris</td><td class="column-3">Tottenham (ENG)</td><td class="column-4">35</td>
</tr>
<tr class="row-4">
	<td class="column-1">Kiper</td><td class="column-2">Steve Mandanda</td><td class="column-3">Rennes (FRA)</td><td class="column-4">37</td>
</tr>
<tr class="row-5">
	<td class="column-1">Bek</td><td class="column-2">Axel Disasi</td><td class="column-3">Monaco (FRA)</td><td class="column-4">24</td>
</tr>
<tr class="row-6">
	<td class="column-1">Bek</td><td class="column-2">Lucas Hernandez</td><td class="column-3">Bayern Munich (FRA)</td><td class="column-4">26</td>
</tr>
<tr class="row-7">
	<td class="column-1">Bek</td><td class="column-2">Theo Hernandez</td><td class="column-3">AC Milan (ITA)</td><td class="column-4">25</td>
</tr>
<tr class="row-8">
	<td class="column-1">Bek</td><td class="column-2">Ibrahima Konate</td><td class="column-3">Liverpool (ENG)</td><td class="column-4">23</td>
</tr>
<tr class="row-9">
	<td class="column-1">Bek</td><td class="column-2">Jules Kounde</td><td class="column-3">Barcelona (SPA)</td><td class="column-4">23</td>
</tr>
<tr class="row-10">
	<td class="column-1">Bek</td><td class="column-2">Benjamin Pavard</td><td class="column-3">Bayern Munich (GER)</td><td class="column-4">26</td>
</tr>
<tr class="row-11">
	<td class="column-1">Bek</td><td class="column-2">William Saliba</td><td class="column-3">Arsenal (ENG)</td><td class="column-4">21</td>
</tr>
<tr class="row-12">
	<td class="column-1">Bek</td><td class="column-2">Dayot Upamecano</td><td class="column-3">Bayern Munich (GER)</td><td class="column-4">23</td>
</tr>
<tr class="row-13">
	<td class="column-1">Bek</td><td class="column-2">Raphael Varane</td><td class="column-3">Manchester United (ENG)</td><td class="column-4">29</td>
</tr>
<tr class="row-14">
	<td class="column-1">Bek</td><td class="column-2">Youssouf Fofana</td><td class="column-3">Monaco (FRA)</td><td class="column-4">23</td>
</tr>
<tr class="row-15">
	<td class="column-1">Gelandang</td><td class="column-2">Eduardo Camavinga</td><td class="column-3">Real Madrid (SPA)</td><td class="column-4">19</td>
</tr>
<tr class="row-16">
	<td class="column-1">Gelandang</td><td class="column-2">Matteo Guendouzi</td><td class="column-3">Marseille (FRA)</td><td class="column-4">23</td>
</tr>
<tr class="row-17">
	<td class="column-1">Gelandang</td><td class="column-2">Adrien Rabiot</td><td class="column-3">Juventus (ITA)</td><td class="column-4">27</td>
</tr>
<tr class="row-18">
	<td class="column-1">Gelandang</td><td class="column-2">Aurelien Tchouameni</td><td class="column-3">Real Madrid (SPA)</td><td class="column-4">22</td>
</tr>
<tr class="row-19">
	<td class="column-1">Gelandang</td><td class="column-2">Jordan Veretout</td><td class="column-3">Marseille (FRA)</td><td class="column-4">29</td>
</tr>
<tr class="row-20">
	<td class="column-1">Striker</td><td class="column-2">Ousmane Dembele</td><td class="column-3">Barcelona (FRA)</td><td class="column-4">25</td>
</tr>
<tr class="row-21">
	<td class="column-1">Striker</td><td class="column-2">Kingsley Coman</td><td class="column-3">Bayern Munich (GER)</td><td class="column-4">26</td>
</tr>
<tr class="row-22">
	<td class="column-1">Striker</td><td class="column-2">Olivier Giroud</td><td class="column-3">AC Milan (ITA)</td><td class="column-4">36</td>
</tr>
<tr class="row-23">
	<td class="column-1">Striker</td><td class="column-2">Antoine Griezmann</td><td class="column-3">Atletico Madrid (SPA)</td><td class="column-4">31</td>
</tr>
<tr class="row-24">
	<td class="column-1">Striker</td><td class="column-2">Kylian Mbappe</td><td class="column-3">PSG (FRA)</td><td class="column-4">23</td>
</tr>
<tr class="row-25">
	<td class="column-1">Striker</td><td class="column-2">Marcus Thuram</td><td class="column-3">Bor. M'Gladbach (GER)</td><td class="column-4">25</td>
</tr>
<tr class="row-26">
	<td class="column-1">Striker</td><td class="column-2">Randal Kolo Muani</td><td class="column-3">Eintracht Frankfurt (GER)</td><td class="column-4">23</td>
</tr>
</tbody>
</table>

<ul>
<li><strong>Prediksi Susunan Pemain Prancis</strong> (3-4-1-2): 1. Lloris (GK) – 5. Kounde, 4. Varane, 21. L. Hernandez – 20. Coman, 8. Tchouameni, 25. Camavinga, 22 .T. Hernandez – 7. Griezmann – 10. Mbappe, 11. Dembele</li>
</ul>
<p><span style="font-size: 12pt;">Sedangkan untuk Socceroos, kemungkinan akan berusaha untuk beradaptasi demi menemukan permainan mereka sembari mencoba mencuri angka dari Prancis.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Apabila sudah beradaptasi dan menemukan permainan mereka di laga Prancis vs Australia, Socceroos akan lebih siap untuk dua pertandingan yang di atas kertas lebih dapat dimenangkan yaitu melawan Denmark dan Tunisia</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Tim asuhan Graham Arnold juga memiliki banyak pemain kunci yang dirundung cedera. Mulai dari Kye Rowles dan Harry Souttar, serta penyerang Ajdin Hrustic, semuanya melewatkan sebagian besar laga musim ini. Tambah lagi Martin Boyle yang harus ditarik dari skuad Australia Piala Dunia 2022 karena cedera lutut, yang kemudian digantikan oleh Marco Tilio.</span></p>
<h3><span style="font-size: 18pt;">Skuad Australia Piala Dunia 2022</span></h3>

<table id="tablepress-13" class="tablepress tablepress-id-13">
<thead>
<tr class="row-1">
	<th class="column-1">Posisi</th><th class="column-2">Pemain</th><th class="column-3">Klub</th><th class="column-4">Usia</th>
</tr>
</thead>
<tbody class="row-striping row-hover">
<tr class="row-2">
	<td class="column-1">Kiper</td><td class="column-2">Maty Ryan</td><td class="column-3">FC Copenhagen (DEN)</td><td class="column-4">30</td>
</tr>
<tr class="row-3">
	<td class="column-1">Kiper</td><td class="column-2">Andrew Redmayne</td><td class="column-3">Sydney FC (AUS)</td><td class="column-4">33</td>
</tr>
<tr class="row-4">
	<td class="column-1">Kiper</td><td class="column-2">Danny Vukovic</td><td class="column-3">Central Coast Mariners (AUS)</td><td class="column-4">37</td>
</tr>
<tr class="row-5">
	<td class="column-1">Bek</td><td class="column-2">Milos Degenek</td><td class="column-3">Columbus Crew (USA)</td><td class="column-4">28</td>
</tr>
<tr class="row-6">
	<td class="column-1">Bek</td><td class="column-2">Aziz Behich</td><td class="column-3">Dundee United (SCO)</td><td class="column-4">31</td>
</tr>
<tr class="row-7">
	<td class="column-1">Bek</td><td class="column-2">Joel King</td><td class="column-3">OB (DAN)</td><td class="column-4">21</td>
</tr>
<tr class="row-8">
	<td class="column-1">Bek</td><td class="column-2">Nathaniel Atkinson</td><td class="column-3">Hearts (SCO)</td><td class="column-4">23</td>
</tr>
<tr class="row-9">
	<td class="column-1">Bek</td><td class="column-2">Fran Karacic</td><td class="column-3">Brescia (ITA)</td><td class="column-4">26</td>
</tr>
<tr class="row-10">
	<td class="column-1">Bek</td><td class="column-2">Harry Souttar</td><td class="column-3">Stoke City (ENG)</td><td class="column-4">23</td>
</tr>
<tr class="row-11">
	<td class="column-1">Bek</td><td class="column-2">Kye Rowles</td><td class="column-3">Hearts (SCO)</td><td class="column-4">24</td>
</tr>
<tr class="row-12">
	<td class="column-1">Bek</td><td class="column-2">Bailey Wright</td><td class="column-3">Sunderland (ENG)</td><td class="column-4">30</td>
</tr>
<tr class="row-13">
	<td class="column-1">Bek</td><td class="column-2">Thomas Deng</td><td class="column-3">Albirex Niigata (JAP)</td><td class="column-4">25</td>
</tr>
<tr class="row-14">
	<td class="column-1">Gelandang</td><td class="column-2">Aaron Mooy</td><td class="column-3">Celtic (SCO)</td><td class="column-4">32</td>
</tr>
<tr class="row-15">
	<td class="column-1">Gelandang</td><td class="column-2">Jackson Irvine</td><td class="column-3">St Pauli (GER)</td><td class="column-4">29</td>
</tr>
<tr class="row-16">
	<td class="column-1">Gelandang</td><td class="column-2">Ajdin Hrustic</td><td class="column-3">Hellas Verona (ITA)</td><td class="column-4">26</td>
</tr>
<tr class="row-17">
	<td class="column-1">Gelandang</td><td class="column-2">Keanu Baccus</td><td class="column-3">St Mirren (SCO)</td><td class="column-4">29</td>
</tr>
<tr class="row-18">
	<td class="column-1">Gelandang</td><td class="column-2">Cameron Devlin</td><td class="column-3">Hearts (SCO)</td><td class="column-4">24</td>
</tr>
<tr class="row-19">
	<td class="column-1">Gelandang</td><td class="column-2">Riley McGree</td><td class="column-3">Middlesbrough (ENG)</td><td class="column-4">23</td>
</tr>
<tr class="row-20">
	<td class="column-1">Striker</td><td class="column-2">Awer Mabil</td><td class="column-3">Cadiz (SPA)</td><td class="column-4">27</td>
</tr>
<tr class="row-21">
	<td class="column-1">Striker</td><td class="column-2">Mathew Leckie</td><td class="column-3">Melbourne City (AUS)</td><td class="column-4">31</td>
</tr>
<tr class="row-22">
	<td class="column-1">Striker</td><td class="column-2">Marco Tilio</td><td class="column-3">Melbourne City (AUS)</td><td class="column-4">21</td>
</tr>
<tr class="row-23">
	<td class="column-1">Striker</td><td class="column-2">Jamie Maclaren</td><td class="column-3">Melbourne City (AUS)</td><td class="column-4">29</td>
</tr>
<tr class="row-24">
	<td class="column-1">Striker</td><td class="column-2">Jason Cummings</td><td class="column-3">Central Coast Mariners (AUS)</td><td class="column-4">27</td>
</tr>
<tr class="row-25">
	<td class="column-1">Striker</td><td class="column-2">Mitchell Duke</td><td class="column-3">Fagiano Okayama (JAP)</td><td class="column-4">31</td>
</tr>
<tr class="row-26">
	<td class="column-1">Striker</td><td class="column-2">Garang Kuol</td><td class="column-3">Central Coast Mariners (AUS)</td><td class="column-4">18</td>
</tr>
<tr class="row-27">
	<td class="column-1">Striker</td><td class="column-2">Craig Goodwin</td><td class="column-3">Adelaide United (AUS)</td><td class="column-4">30</td>
</tr>
</tbody>
</table>

<p><span style="font-size: 12pt;"><strong>Prediksi Susunan Pemain Australia</strong> (3-5-2): 1. Ryan (GK) – 2. Degenek, 19. Souttar, 4. Rowles – 3. Atkinson, 13. Mooy, 22. Irvine, 10. Hrustic, Goodwin – 23. Maclaren, 15. Duke</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Akankah Perancis mampu memutus kutukan Piala Dunia di pertandingan perdananya? </span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Baca juga artikel seputar <a href="https://speakbola.com/tag/piala-dunia/">Piala Dunia</a> menarik lainnya di rubrik <a href="https://speakbola.com/category/offside/">Offside</a> dan <a href="https://speakbola.com/category/bolastori/">Bolastori</a> SpeakBola.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Bicara bola, ya SpeakBola aja!</span></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com/kutukan-piala-dunia/">Kutukan Piala Dunia Menghantui Pemain Prancis Jelang Laga Prancis vs Australia</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com">SpeakBola</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ironis! 5 Negara Kuat Yang Tidak Lolos Piala Dunia 2022</title>
		<link>https://speakbola.com/negara-tidak-lolos-piala-dunia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[SpeakBola Writer]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 24 Oct 2022 12:45:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Offside]]></category>
		<category><![CDATA[kontestan piala dunia]]></category>
		<category><![CDATA[piala dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Piala Dunia Qatar 2022]]></category>
		<category><![CDATA[Timnas Italia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://speakbola.com/?p=2959</guid>

					<description><![CDATA[<p>(speakbola.com) &#8211; Ranking FIFA tidak selalu jadi acuan sebuah negara sukses dalam ajang sepak bola. Ambil contoh Italia. Italia berada di peringkat keenam ranking FIFA tapi Italia jadi salah satu negara yang tidak lolos Piala Dunia 2022.  Juara Piala Eropa atau EURO 2022 itu gagal melaju ke Piala Dunia usai kalah di babak play-off kualifikasi Piala [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com/negara-tidak-lolos-piala-dunia/">Ironis! 5 Negara Kuat Yang Tidak Lolos Piala Dunia 2022</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com">SpeakBola</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong>(speakbola.com) </strong>&#8211; <a href="https://www.fifa.com/fifa-world-ranking/men?dateId=id13792" target="_blank" rel="noopener">Ranking FIFA</a> tidak selalu jadi acuan sebuah negara sukses dalam ajang sepak bola. Ambil contoh Italia. Italia berada di peringkat keenam ranking FIFA tapi Italia jadi salah satu negara yang tidak lolos Piala Dunia 2022.  Juara Piala Eropa atau EURO 2022 itu gagal melaju ke <a href="https://speakbola.com/piala-dunia-pesta-sepak-bola/">Piala Dunia</a> usai kalah di babak play-off kualifikasi Piala Dunia 2022 melawan Makedonia Utara.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Italia hanyalah satu contoh negara kuat dan berperingkat FIFA tinggi yang tidak lolo ke Piala Dunia 2022 Qatar, masih ada beberapa negara macam Italia yang gagal berangkat ke Qatar.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Rubrik Offside kali ini akan membahas 5 negara kuat yang tidak lolos ke Piala Dunia 2022 di Qatar. Berikut ini daftarnya.</span></p>
<h2></h2>
<h2><span style="font-size: 18pt;" data-sheets-value="{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:&quot;Nigeria&quot;}" data-sheets-userformat="{&quot;2&quot;:513,&quot;3&quot;:{&quot;1&quot;:0},&quot;12&quot;:0}">Nigeria (Peringkat 32 FIFA)</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Elang Super, Nigeria, adalah salah satu negara kuat yang tidak lolos Piala Dunia 2022 setelah kalah gol tandang dari Ghana di kualifikasi Piala Dunia zona Afrika. Meski bermain imbang 0-0 dan 1-1 melawan Ghana, Nigeria tersingkir karena aturan gol tandang.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">🎥||The historic moment the Black Stars of Ghana qualified for the FIFA World Qatar 2022.</p>
<p>🇬🇭This will be Ghana’s 4th appearance at the <a href="https://twitter.com/hashtag/FIFAWorldCup?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#FIFAWorldCup</a></p>
<p>🤩Emotional Scenes from Abuja,Nigeria<a href="https://twitter.com/hashtag/WorldCupDraw?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#WorldCupDraw</a>|<a href="https://twitter.com/hashtag/WorldCup?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#WorldCup</a>|<a href="https://twitter.com/hashtag/Qatar2022?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#Qatar2022</a> <a href="https://t.co/8UPv43rZc8">pic.twitter.com/8UPv43rZc8</a></p>
<p>— Champions League Stats (@alimo_philip) <a href="https://twitter.com/alimo_philip/status/1509890873139605507?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">April 1, 2022</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Nigeria telah mengikuti enam Piala Dunia sejak penampilan perdananya di Amerika Serikat 1994. Sejak itu, tim tersebut lolos ke semua turnamen Piala Dunia selain Jerman 2006. Prestasi terbaik Nigeria selama pesta sepak bola empat tahunan ini adalah lolos ke babak 16 besar pada Piala Dunia 1994, 1998, dan 2014. Wakil Afrika ini juga kerap merepotkan sejumlah tim besar di babak penyisihan grup.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Sayangnya aksi sang Elang Super tidak bisa disaksikan nanti karena mereka bukanlah negara yang ikut Piala Dunia 2022. Pun masuk 50 besar ranking FIFA, Nigeria harus rela tempat mereka diambil Ghana, yang jauh di belakang mereka. Ghana menempati peringkat 61 ranking FIFA per-Oktober 2022.</span></p>
<h2></h2>
<h2><span style="font-size: 18pt;" data-sheets-value="{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:&quot;Nigeria&quot;}" data-sheets-userformat="{&quot;2&quot;:513,&quot;3&quot;:{&quot;1&quot;:0},&quot;12&quot;:0}">Chili (Peringkat 29 FIFA)</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Chili merupakan salah satu tim terkuat yang mewakili zona Amerika Selatan (Conmebol). Negara Amerika Latin ini telah hadir di Piala Dunia sejak edisi pertama pada 1930. Selain itu, Chili juga pernah menjadi tuan rumah pada Piala Dunia 1962 dan finis ketiga.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Sayangnya Chili menjadi salah satu negara yang tidak lolos ke Piala Dunia 2022 usai tampil buruk di babak kualifikasi Zona Amerika Selatan. Mereka hanya finis di posisi ketujuh dengan mengumpulkan 19 poin dan jauh tertinggal dari lawan-lawannya.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet"><p>Copa America champs in 2015 and 2016.But Chile have failed to qualify for back-to-back <a href="https://twitter.com/FIFAWorldCup?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">@FIFAWorldCup</a>&#8216;s for the first time since 2002-2006.</p>
<p>Have we seen the last of Arturo Vidal and Alexis Sanchez, and <a href="https://twitter.com/LaRoja?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">@LaRoja</a>&#8216;s Golden Generation on the World Cup stage?<a href="https://t.co/wpbKBcgwfP">https://t.co/wpbKBcgwfP</a> <a href="https://t.co/IEu0HNaCZl">pic.twitter.com/IEu0HNaCZl</a></p>
<p>— KEEPUP (@keepupau) <a href="https://twitter.com/keepupau/status/1509000456630304771?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">March 30, 2022</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Di laga terakhir, negara Amerika Latin ini gagal bersaing dengan Peru dalam perebutan peringkat kelima terbaik demi satu tiket di jalur play-off antar konfederasi. Dengan demikian, Chili yang kerap menjadi kuda hitam Piala Dunia tidak dapat kita lihat lagi aksinya di Qatar 2022.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Sementara empat negara yang ikut Piala Dunia 2022 mewakili zona Amerika Selatan adalah Brasil, Argentina, Uruguay, dan Ekuador.</span></p>
<h2></h2>
<h2><span style="font-size: 18pt;" data-sheets-value="{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:&quot;Nigeria&quot;}" data-sheets-userformat="{&quot;2&quot;:513,&quot;3&quot;:{&quot;1&quot;:0},&quot;12&quot;:0}">Swedia (Peringkat 25 FIFA)</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Swedia pernah menjadi juara kedua Piala Dunia 1958 saat berstatus tuan rumah. Namun tim Biru-Kuning kerap inkonsisten perihal keikutsertaan di Piala Dunia. Swedia absen di 2010 dan 2014, kemudian tampil di 2018. Dan yang terbaru, swedia gagal lolos ke Piala Dunia 2022.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Negara yang pada Piala Dunia sebelumnya berhasil melaju ke perempat final ini tergelincir saat menjalani babak play-off Kualifikasi Piala Dunia 2022. Sebagai runner-up grup, Swedia takluk dari Polandia di babak play-off 0-2.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">Commiserations for Victor Lindelöf, Anthony Elanga, and their team. 🇸🇪</p>
<p>Sweden failed to qualify for the FIFA World Cup Qatar 2022 after a 2-0 lose today against Poland in the play-off (Path B) finals.</p>
<p>🔴⚪ <a href="https://twitter.com/hashtag/RedsOnDuty?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#RedsOnDuty</a> <a href="https://twitter.com/hashtag/mufc?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#mufc</a> <a href="https://t.co/pCSKD1Ux7d">pic.twitter.com/pCSKD1Ux7d</a></p>
<p>— United Ways (@UtdWays) <a href="https://twitter.com/UtdWays/status/1508932492593864705?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">March 29, 2022</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Dua gol kemenangan Polandia dicetak melalui eksekusi penalti Robert Lewandowski pada menit ke-50 serta tendangan Piotr Zielinski di menit 72. Hasil ini membuat Polandia jadi salah satu negara yang ikut Piala Dunia 2022 di Qatar.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Dengan demikian striker veteran Zlatan Ibrahimovic harus menerima kenyataan pahit tak bisa tampil untuk terakhir kali di ajang Piala Dunia usai Swedia menjadi salah satu negara yang tidak masuk Piala Dunia 2022.</span></p>
<h2></h2>
<h2><span style="font-size: 18pt;" data-sheets-value="{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:&quot;Nigeria&quot;}" data-sheets-userformat="{&quot;2&quot;:513,&quot;3&quot;:{&quot;1&quot;:0},&quot;12&quot;:0}">Kolombia (Peringkat 17 FIFA)</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Kolombia tampil menawan di Piala Dunia 2014 dan 2018. Mereka jadi salah satu kontestan yang berlaga di babak 16 besar dua edisi Piala Dunia itu. Namun senada dengan negara Amerika Latin lain, Chili, Kolombia juga dipastikan gagal lolos Piala Dunia 2022 di Qatar. Meski sukses meraih kemenangan 1-0 atas Venezuela pada laga terakhir babak kualifikasi, Kolombia kalah bersaing dengan Peru.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">Chile and Colombia will not be going to Qatar! 🇨🇱🇨🇴❌</p>
<p>The two South American giants failed to qualify for the 2022 FIFA World Cup with Chile and Colombia placing 7th and 6th in the CONMEBOL Qualification process.<a href="https://twitter.com/hashtag/TheGoalpostNews?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#TheGoalpostNews</a> <a href="https://twitter.com/hashtag/Chile?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#Chile</a> <a href="https://twitter.com/hashtag/Colombia?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#Colombia</a> <a href="https://twitter.com/hashtag/WCQ2022?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#WCQ2022</a> <a href="https://twitter.com/hashtag/WCQualifiers?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#WCQualifiers</a> <a href="https://twitter.com/hashtag/FIFAWC?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#FIFAWC</a> <a href="https://t.co/P1aZ4BEL0O">pic.twitter.com/P1aZ4BEL0O</a></p>
<p>— The Goalpost (@TGoalpost) <a href="https://twitter.com/TGoalpost/status/1509076132271996933?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">March 30, 2022</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Kolombia hanya mampu finis keenam dengan perolehan 23 poin atau satu angka dari Peru yang berhak menduduki peringkat kelima. Dengan demikian, jatah babak play-off antar konfederasi lepas dari genggaman Jamer Rodriguez dan kawan-kawan.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">James, yang memenangkan sepatu emas Piala Dunia 2014 gagal membawa negaranya lolos. Kolombia harus mengubur mimpi mereka tampil di Piala Dunia 2022 Qatar setelah di dua edisi sebelumnya selalu masuk ke fase gugur.</span></p>
<h2></h2>
<h2><span style="font-size: 18pt;" data-sheets-value="{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:&quot;Nigeria&quot;}" data-sheets-userformat="{&quot;2&quot;:513,&quot;3&quot;:{&quot;1&quot;:0},&quot;12&quot;:0}">Italia Tidak Lolos Piala Dunia 2022 (Peringkat 6 FIFA)</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Nasib juara Piala Dunia empat kali ini cukup miris dan ironis. Baru saja meraih gelar juara Euro 2020, Italia tidak lolos Piala Dunia 2022.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Memiliki pemain bertabur bintang dan peringkat FIFA tinggi, ranking enam, tidak cukup menjadikan Azzurri negara yang ikut Piala Dunia 2022. Pada babak kualifikasi, Italia dipaksa masuk ke babak play-off karena gagal bersaing dengan Swiss.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Sayangnya, di babak play-off, Italia juga kembali kalah dari Makedonia Utara hingga gagal terbang ke Qatar. Kekalahan 0-1 Italia atas Makedonia Utara pada Jumat (25/3) dini hari WIB mengejutkan banyak orang.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">Four-time champions Italy have failed to qualify for the FIFA World Cup &#8211; for the second consecutive time. <a href="https://twitter.com/hashtag/DSTV?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#DSTV</a> <a href="https://twitter.com/hashtag/FIFA?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#FIFA</a> <a href="https://twitter.com/hashtag/FIFA22?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#FIFA22</a> <a href="https://twitter.com/hashtag/FIFAWORLDCUP?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#FIFAWORLDCUP</a> <a href="https://twitter.com/hashtag/ItaliaMacedonia?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#ItaliaMacedonia</a> <a href="https://twitter.com/hashtag/football?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#football</a> <a href="https://t.co/Yi5EKfkNjg">pic.twitter.com/Yi5EKfkNjg</a></p>
<p>— Daily Scoop TV (@DailyScoopTV1) <a href="https://twitter.com/DailyScoopTV1/status/1507306511734816769?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">March 25, 2022</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Betapa tidak, status juara Euro 2020 membuat Gli Azzurri seharusnya bisa lolos dengan mudah ke Piala Dunia 2022. Namun, satu-satunya kesempatan pun terbuang begitu saja ketika mereka kalah dari tim non-unggulan, yang peringkatnya amat jauh (ranking 65 FIFA), melalui satu gol di detik-detik akhir pertandingan.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Kegagalan Italia di Piala Dunia menambah panjang catatan kelam mereka setelah sebelumnya juga menjadi negara yang tidak lolos ke Piala Dunia 2018.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Hanya tinggal menghitung hari saja jadwal kick-off Piala Dunia 2022, amat disayangkan kita tidak akan melihat kelima negara yang tidak lolos Piala Dunia 2022 ini, Speakers.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Baca artikel menarik SpeakBola mengenai Piala Dunia lainnya di rubrik <a href="https://speakbola.com/category/offside/">Offside</a> dan <a href="https://speakbola.com/category/bolastori/">Bolastori</a>.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Bicara bola, ya SpeakBola aja!</span></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com/negara-tidak-lolos-piala-dunia/">Ironis! 5 Negara Kuat Yang Tidak Lolos Piala Dunia 2022</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com">SpeakBola</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>6 Negara Pemilik Gelar Juara Piala Dunia Terbanyak</title>
		<link>https://speakbola.com/6-negara-juara-piala-dunia-terbanyak/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[SpeakBola Writer]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 Oct 2022 10:58:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Offside]]></category>
		<category><![CDATA[Juara Piala Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[kontestan piala dunia]]></category>
		<category><![CDATA[piala dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Sejarah Piala Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Timnas Argentina]]></category>
		<category><![CDATA[Timnas Brasil]]></category>
		<category><![CDATA[Timnas Italia]]></category>
		<category><![CDATA[Timnas Jerman]]></category>
		<category><![CDATA[Timnas Prancis]]></category>
		<category><![CDATA[Timnas Uruguay]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://speakbola.com/?p=2294</guid>

					<description><![CDATA[<p>(speakbola.com) &#8211; Piala Dunia adalah turnamen sepak bola internasional yang diikuti oleh tim nasional pria senior dari berbagai negara. Turnamen sepak bola ini adalah salah satu kompetisi olahraga internasional paling populer. Pada tahun 2014, tercatat lebih dari 3 miliar orang menonton Piala Dunia. Sejak pertama kali digelar pada 1930, Piala Dunia telah diselenggarakan sebanyak 21 [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com/6-negara-juara-piala-dunia-terbanyak/">6 Negara Pemilik Gelar Juara Piala Dunia Terbanyak</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com">SpeakBola</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong>(speakbola.com)</strong> &#8211; <a href="https://speakbola.com/piala-dunia-pesta-sepak-bola/">Piala Dunia</a> adalah turnamen sepak bola internasional yang diikuti oleh tim nasional pria senior dari berbagai negara. Turnamen sepak bola ini adalah salah satu kompetisi olahraga internasional paling populer. Pada tahun 2014, tercatat lebih dari 3 miliar orang menonton <a href="https://speakbola.com/tag/piala-dunia/">Piala Dunia</a>.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Sejak pertama kali digelar pada 1930, <a href="https://speakbola.com/sejarah-trofi-piala-dunia/">Piala Dunia</a> telah diselenggarakan sebanyak 21 kali, dengan 6 negara menjadi pemilik gelar juara terbanyak.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Pada rubrik <a href="https://speakbola.com/category/offside/">Offside</a> kali ini, speakbola.com akan menganjak Speakers sekalian untuk mengenal 6 negara pemilik gelar juara Piala Dunia terbanyak.</span></p>
<h2><span style="font-size: 14pt;">Brasil: 5 Kali Juara Piala Dunia (1958, 1962, 1970, 1994, dan 2002)</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Brasil adalah tim paling sukses di Piala Dunia dengan koleksi lima gelar juara Piala Dunia. Tim Nasional Brasil juga adalah satu-satunya Timnas yang lolos ke 21 edisi Piala Dunia, tak pernah absen sekalipun.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Gelar juara pertama Brasil diraih pada Piala Dunia 1958. Saat itu, <a href="https://speakbola.com/tag/pele/">Pele</a> yang baru berumur 17 tahun mencetak enam gol di turnamen tersebut. Brasil mengalahkan tuan rumah Swedia 5-2 di final untuk mengangkat trofi. Kemudian 4 tahun berikutnya di Piala Dunia 1962, Brasil mempertahankan gelar mereka.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Pele dan Brasil memenangkan gelar ketiga mereka pada tahun 1970. Dengan pencapaian tersebut Pele menjadi pemain peraih trofi Piala Dunia terbanyak. Dari 4 penampilan Pele di Piala Dunia, hanya 1 kali saja trofi itu lolos dari tangannya, yaitu saat Piala Dunia 1966.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">Every single goal from Brazil&#8217;s 2002 World Cup triumph! 💥 🇧🇷</p>
<p>Which of these goals was the best? 💭 <a href="https://twitter.com/hashtag/KoreaJapan02?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#KoreaJapan02</a> | <a href="https://twitter.com/CBF_Futebol?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">@CBF_Futebol</a> <a href="https://t.co/FUBYZxzwVQ">pic.twitter.com/FUBYZxzwVQ</a></p>
<p>— FIFA World Cup (@FIFAWorldCup) <a href="https://twitter.com/FIFAWorldCup/status/1542493795002077185?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">June 30, 2022</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Gelar juara terakhir Brasil datang pada tahun 2002 yang diadakan di Korea Selatan dan Jepang. Bintang Timnas Brasil saat itu, <a href="https://speakbola.com/tag/phenomenon/">Ronaldo</a>, mencetak delapan gol untuk memandu Brasil menjadi juara sekaligus meraih Sepatu Emas sebagai top skor Piala Dunia 2022.</span></p>
<h2><span style="font-size: 14pt;">Jerman: 4 Kali Juara Piala Dunia (1954, 1974, 1990, dan 2014)</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Jerman adalah negara dengan tradisi sepak bola yang kuat. Tak heran bila Tim Nasional Jerman merupakan salah satu tim terkuat di dunia sepakbola. Mereka telah menjadi juara Piala Dunia sebanyak empat kali.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">3 gelar juara Jerman di Piala Dunia diraih saat negara ini masih terpecah menjadi Jerman Barat dan Jerman Timur, yaitu pada Piala Dunia 1954, 1974 dan 1990. Kemudian gelar juara pada Piala Dunia 2014 diraih sebagai Jerman saja, tanpa barat dan timur.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">🇺🇾🇮🇹🇩🇪🇧🇷🏴󠁧󠁢󠁥󠁮󠁧󠁿🇦🇷🇫🇷🇪🇸<br />
Only eight countries have ever won the <a href="https://twitter.com/hashtag/WorldCup?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#WorldCup</a>. A new series on Netflix called &#8220;Becoming Champions&#8221; looks at the stories behind those teams. Perfect holiday viewing! 📺🤶🎅</p>
<p>FEATURING GERMANY🇩🇪<a href="https://t.co/256FXJkQES">pic.twitter.com/256FXJkQES</a></p>
<p>— FIFA World Cup (@FIFAWorldCup) <a href="https://twitter.com/FIFAWorldCup/status/1078946225137676288?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">December 29, 2018</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">2 orang <a href="https://speakbola.com/skor-piala-dunia/">pencetak gol terbanyak Piala Dunia</a> sepanjang masa juga berasal dari Jerman. Mereka adalah <a href="https://speakbola.com/tag/gerd-muller/">Gerd Muller</a> dan <a href="https://speakbola.com/tag/miroslave-klose/">Miroslav Klose</a>. Muller memegang gelar top skor sepanjang masa Piala Dunia selama 32 tahun dengan 14 Gol. Dia dikenal sepanjang karirnya sebagai salah satu striker paling mematikan saat berada di area gawang. Seluruh gol Piala Dunianya terjadi di dalam kotak penalti.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Piala Dunia 2014 mungkin adalah yang paling sempurna bagi Jerman. Saat itu selain keluar sebagai juara, striker mereka, Miroslav Klose, juga berhasil menggeser Ronaldo sebagai pencetak gol terbanyak Piala Dunia sepanjang sejarah. menyumbangkan dua gol selama perjuangan Timnas Jerman dalam meraih trofi Piala Dunia 2014 di Brasil, sekaligus menyalip Ronaldo, yang saat itu menjadi pencetak gol terbanyak Piala Dunia sepanjang masa. </span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en"><a href="https://twitter.com/hashtag/OnThisDay?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#OnThisDay</a> five year ago, Miroslav Klose scored his record-breaking 16th FIFA <a href="https://twitter.com/hashtag/WorldCup?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#WorldCup</a> goal in <a href="https://twitter.com/DFB_Team_EN?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">@DFB_Team_EN</a>&#8216;s 7-1 semi-final win over Brazil <a href="https://t.co/1v8DMoa1AT">pic.twitter.com/1v8DMoa1AT</a></p>
<p>— FIFA World Cup (@FIFAWorldCup) <a href="https://twitter.com/FIFAWorldCup/status/1148120928707944448?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">July 8, 2019</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Gol yang menobatkan Miroslav Klose sebagai top skor sepanjang masa dicetaknya saat melawan Brasil di semifinal. Saat itu Jerman membantai tuan rumah dengan skor 7-1. Dengan gol tersebut total gol Piala Dunia Klose adalah 16.</span></p>
<h2><span style="font-size: 14pt;">Italia: 4 Kali Juara Piala Dunia (1934, 1938, 1982, dan 2006)</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Sejatinya, Piala Dunia sendiri sangatlah akrab dengan Italia. Dalam 21 edisi Piala Dunia, 18 di antaranya Italia ikut berpartisipasi. Dari 18 keikutsertaaan tersebut, Italia berhasil memenangkan 4 di antaranya. Masing-masing di tahun 1934, 1938, 1982, dan 2006.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Timnas Italia tercatat sebagai tim pertama yang berhasil menjadi juara dalam dua edisi beruntun. Italia meraih gelar pertamanya pada 1934 dan berhasil mempertahankan gelarnya empat tahun kemudian.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Italia juga menjadi runner up turnamen ini sebanyak dua kali, yaitu tahun 1970 dan 1994. Seabrek nama-nama legendaris menghiasi pencapaian Italia di sepak bola dunia. Mulai dari Giusseppe Meazza, Luigi Riva, Dino Zoff, Sandro Mazzola, Franco Baressi, Roberto Baggio, sampai era Francesco Totti, Del Piero, dan lain-lainnya.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en"><a href="https://twitter.com/hashtag/HBD?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#HBD</a> Fabio Grosso 🎉🇮🇹</p>
<p>He scored the spot kick that sent the whole of Italy into ecstasy: the winning penalty in the 2006 <a href="https://twitter.com/hashtag/WorldCup?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#WorldCup</a> Final shootout 🎯<a href="https://twitter.com/Azzurri?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">@azzurri</a> | <a href="https://twitter.com/FIGC?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">@FIGC</a> <a href="https://t.co/9RrZREeU6v">pic.twitter.com/9RrZREeU6v</a></p>
<p>— FIFA World Cup (@FIFAWorldCup) <a href="https://twitter.com/FIFAWorldCup/status/1200006923615006720?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">November 28, 2019</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Pada Piala Dunia terakhir mereka, yaitu pada tahun 2014, Italia secara mengejutkan tersingkir di babak penyisihan grup. Kemudian pada tahun 2018 Italia tak bisa mencetak gol dalam 180 menit pertandingan sepak bola melawan Swedia di play-off. Hal itu menyebabkan mereka, gagal lolos untuk pertama kalinya ke Piala Dunia sejak 1958.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Dan terakhir Pada 2022, Italia kembali gagal lolos.</span></p>
<h2><span style="font-size: 14pt;">Uruguay: 2 Gelar Juara (1930 dan 1950)</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Uruguay terkenal dalam dunia sepak bola bukan saja karena mereka adalah tuan rumah Piala Dunia pertama pada tahun 1930, Namun juga karena mereka mengoleksi 2 gelar juara Piala Dunia.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Piala Dunia pertama Uruguay dimenangkan saat mereka berstatus sebagai tuan rumah, yaitu pada 1930. Bermain di kandang sendiri, Tim Nasional Uruguay berhasil menjadi yang terbaik setelah mengalahkan Argentina di partai final dengan skor 4-2. Sementara itu, Amerika Serikat berada di peringkat ketiga setelah mengalahkan Yugoslavia (kini Serbia).</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">Remembering a Uruguay legend, who passed away 1⃣7⃣ years ago today.</p>
<p>Juan Alberto Schiaffino starred in the 1950 <a href="https://twitter.com/hashtag/WorldCup?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#WorldCup</a> final, scoring one of the goals that broke Brazilian hearts in the fabled Maracanazo 🇺🇾🏆 <a href="https://twitter.com/Uruguay?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">@Uruguay</a> | <a href="https://twitter.com/hashtag/OnThisDay?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#OnThisDay</a> <a href="https://t.co/nGfdnlb0RT">pic.twitter.com/nGfdnlb0RT</a></p>
<p>— FIFA World Cup (@FIFAWorldCup) <a href="https://twitter.com/FIFAWorldCup/status/1194608352308989952?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">November 13, 2019</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Selain menjadi juara saat berstatus tuan rumah, Uruguay juga pemenang turnamen empat tahunan itu di edisi 1950. Di partai final, Uruguay mengalahkan tuan rumah Brasil 2-1, yang saat itu sebetulnya jauh lebih diunggulkan ketimbang tim tamunya.</span></p>
<h2><span style="font-size: 14pt;">Argentina: 2 Gelar Juara (1978 dan 1986)</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Argentina adalah salah satu dari 13 tim di Piala Dunia perdana tahun 1930. Di turnamen itu, Argentina berhasil mencapai final bertemu dengan tuan rumah. Sayangnya mereka harus kalah 2-4 dari Uruguay.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Antara tahun 1929 dan 1959, tim Argentina memenangkan Copa America sebanyak 12 kali, tetapi tak satupun gelar Juara Piala Dunia bisa mereka raih. Penantian panjang Argentina usai pada tahun 1978 ketika mereka memenangkan Piala Dunia untuk pertama kalinya di kandang. Mario Kempes mencetak dua gol di final yang mengesankan melawan Belanda.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">It&#8217;s exactly 41 years since 🇦🇷 <a href="https://twitter.com/Argentina?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">@Argentina</a> lifted their first <a href="https://twitter.com/hashtag/WorldCup?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#WorldCup</a>! 🏆</p>
<p>The likes of Daniel Passarella and Mario Kempes led them to glory on home soil <a href="https://twitter.com/hashtag/onthisday?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#onthisday</a>. <a href="https://t.co/P0lhlDgVsn">pic.twitter.com/P0lhlDgVsn</a></p>
<p>— FIFA World Cup (@FIFAWorldCup) <a href="https://twitter.com/FIFAWorldCup/status/1143469096186646528?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">June 25, 2019</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Argentina mengulangi prestasi mereka pada <a href="https://speakbola.com/pertandingan-kontroversial-piala-dunia/">Piala Dunia 1986</a> berkat kejeniusan <a href="https://speakbola.com/tag/maradona/">Diego Maradona</a>. Mereka mencapai final lagi pada tahun 1990, sayangnya untuk melihat kemenangan penalti Andi Brehme untuk Jerman. Pada tahun 2014 mereka dikalahkan di final lagi oleh Jerman, 1-0 di perpanjangan waktu.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Tradisi sepak bola yang kuat di Argentina menyebabkan negara ini dikenal sebagai penghasil beberapa pemain terhebat sepanjang masa. Daftar tersebut mencakup nama-nama seperti Diego Maradona, <a href="https://speakbola.com/tag/messi/">Lionel Messi</a>, Mario Kempes, Fernando Redondo, Gabriel Batistuta, dan lainnya.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">Maradona&#8217;s impact on the pitch was unforgettable 🤩🇦🇷 <a href="https://t.co/qbFWGuqwOX">pic.twitter.com/qbFWGuqwOX</a></p>
<p>— FIFA World Cup (@FIFAWorldCup) <a href="https://twitter.com/FIFAWorldCup/status/1515329169093283840?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">April 16, 2022</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Maradona dianggap oleh banyak orang sebagai yang terhebat sepanjang masa, bahkan lebih baik dari Pele Brasil dan pemain hebat modern lainnya seperti Lionel Messi dan <a href="https://speakbola.com/tag/cristiano-ronaldo/">Cristiano Ronaldo</a>. Ia berperan penting dalam perjalanan Piala Dunia Argentina pada tahun 1986, yang membuatnya menjadi superstar bagi penggemar sepak bola di seluruh dunia.</span></p>
<h2><span style="font-size: 14pt;">Prancis: 2 Kali Juara Piala Dunia (1998 dan 2018)</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Prancis merupakan negara yang sangat erat kaitannya dengan sejarah Piala Dunia. Pada 1928, seorang Prancis bernama Jules Rimet selaku Presiden FIFA kala itu adalah orang yang jadi pencetus dibuatnya festival sepak bola terbesar sejagat raya ini.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Tim Nasional Prancis adalah salah satu dari 13 tim di Piala Dunia perdana pada tahun 1930. Tim Ayam Jago pun termasuk salah satu kesebelasan yang rutin berpartisipasi sepanjang sejarah gelaran empat tahunan tersebut.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Namun, semua hal itu ternyata tak lantas menjamin keberhasilan Prancis di Piala Dunia. Prestasi terbaik Les Bleus sebelum 1998 cuma sebatas menjadi juara ketiga Piala Dunia 1986, pun bermaterikan generasi emas, salah satunya sang maestro sepak bola, Michel Platini.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">🗳️ <a href="https://twitter.com/hashtag/WorldCupAtHome?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#WorldCupAtHome</a> | You voted Michel Platini&#8217;s equaliser as the moment of the match in yesterday&#8217;s Mexico 1986 classic!</p>
<p>Miss 🇧🇷-🇫🇷? You can watch it on demand here 👇</p>
<p>— FIFA World Cup (@FIFAWorldCup) <a href="https://twitter.com/FIFAWorldCup/status/1244542490792857601?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">March 30, 2020</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Karena itulah, ketika Prancis kembali ditunjuk sebagai tuan rumah pada Piala Dunia 1998, tak ada yang menyangka Zinedine Zidane dkk. bisa melangkah jauh.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Di final 1998, Prancis mesti berhadapan dengan juara bertahan, Brasil, yang tentunya lebih difavoritkan lantaran bertabur bintang, seperti Roberto Carlos, Dunga, Rivaldo, Bebeto, serta Sang Fenomena, Ronaldo.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Kenyataan yang terjadi di lapangan justru sebaliknya. Prancis lebih mendominasi pertandingan final Piala Dunia, 12 Juli 1998 dan akhirnya keluar sebagai juara Piala Dunia 1998 setelah sukses mengungguli Brasil dengan skor 3-0.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">A <a href="https://twitter.com/hashtag/WorldCup?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#WorldCup</a>-winning captain in 1998 🏆</p>
<p>A <a href="https://twitter.com/hashtag/WorldCup?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#WorldCup</a>-winning coach in 2018 🏆<a href="https://twitter.com/hashtag/HBD?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#HBD</a> to <a href="https://twitter.com/FrenchTeam?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">@FrenchTeam</a>&#8216;s Didier Deschamps! 🇫🇷🎂🥳 <a href="https://t.co/t2bSinZZgD">pic.twitter.com/t2bSinZZgD</a></p>
<p>— FIFA World Cup (@FIFAWorldCup) <a href="https://twitter.com/FIFAWorldCup/status/1183998838736113665?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">October 15, 2019</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Prancis secara kontroversial lolos ke Piala Dunia 2010 dengan gol menggunakan tangan Thierry Henry. Sayangnya kemudian tersingkir di tahap pertama turnamen.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Di Piala Dunia 2014, Prancis berhasil mencapai perempat final. Kemudian Pada tahun 2018, mereka berhasil mengulang sukses menjadi juara Piala Dunia untuk kedua kalinya, saat berhasil mengalahkan Kroasia dengan skor 4-2 di pasrai final.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Itulah mereka Speakers, Negara yang menjadi juara Piala Dunia terbanyak. Mungkinkah di Piala Dunia 2022 Qatar nanti salah satu dari mereka akan kembali menambah koleksi gelar juara Piala Dunia? </span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Ikuti terus speakbola untuk mendapatkan berita-berita update, seru dan unik dalam dunia sepak bola. Bicara bola ya <a href="https://speakbola.com/">SpeakBola</a> aja!</span></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com/6-negara-juara-piala-dunia-terbanyak/">6 Negara Pemilik Gelar Juara Piala Dunia Terbanyak</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com">SpeakBola</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Negara yang Lolos Semifinal UEFA Nations League, Italia yang Terbaru</title>
		<link>https://speakbola.com/semifinal-uefa-nations-league/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[SpeakBola Writer]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 Sep 2022 05:16:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bola Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[hasil pertandingan]]></category>
		<category><![CDATA[Liga Negara UEFA]]></category>
		<category><![CDATA[Timnas Belanda]]></category>
		<category><![CDATA[Timnas Italia]]></category>
		<category><![CDATA[Timnas Portugal]]></category>
		<category><![CDATA[Timnas Spanyol]]></category>
		<category><![CDATA[UEFA Nations League]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://speakbola.com/?p=1995</guid>

					<description><![CDATA[<p>(speakbola.com) &#8211; Timnas Italia meraih kemenangan 2-0 melawan Hongaria, menjadikan mereka satu dari tiga negara yang lolos ke semifinal UEFA Nations League 2022-2023. Gli Azzurri menyusul dua negara lain yang lebih dulu masuk empat besar UEFA Nations Leagaue, yaitu Kroasia dan Belanda. Bertanding di Stadion Puskas Arena, Budapest, Timnas Italia menang lewat gol Giacomo Raspadori [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com/semifinal-uefa-nations-league/">Negara yang Lolos Semifinal UEFA Nations League, Italia yang Terbaru</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com">SpeakBola</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>(speakbola.com)</strong> &#8211; <span style="font-size: 12pt;">Timnas Italia meraih kemenangan 2-0 melawan Hongaria, menjadikan mereka satu dari tiga negara yang lolos ke semifinal <a href="https://speakbola.com/uefa-nations-league/">UEFA Nations League</a> 2022-2023. Gli Azzurri menyusul dua negara lain yang lebih dulu masuk empat besar UEFA Nations Leagaue, yaitu Kroasia dan Belanda.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Bertanding di Stadion Puskas Arena, Budapest, Timnas Italia menang lewat gol Giacomo Raspadori pada menit ke-27 dan Fedeerico Dimarco menit ke-52.</span></p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class=" wp-image-1998 aligncenter" src="https://speakbola.com/wp-content/uploads/afa080046884ed1f38289df7bf48ada9-300x184.jpg" alt="Italia jadi salah satu negara yang lolos semifinal UEFA Nations League" width="403" height="247" srcset="https://speakbola.com/wp-content/uploads/afa080046884ed1f38289df7bf48ada9-300x184.jpg 300w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/afa080046884ed1f38289df7bf48ada9-1024x626.jpg 1024w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/afa080046884ed1f38289df7bf48ada9-400x245.jpg 400w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/afa080046884ed1f38289df7bf48ada9-768x470.jpg 768w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/afa080046884ed1f38289df7bf48ada9-1536x940.jpg 1536w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/afa080046884ed1f38289df7bf48ada9.jpg 1800w" sizes="(max-width: 403px) 100vw, 403px" /></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Hasil positif tersebut membuat Timnas Italia pimpinan Roberto Mancini finis di posisi teratas klasemen <a href="https://speakbola.com/tag/uefa-nations-league/">UEFA Nations League</a> Liga A Grup 3 dengan poin 11, unggul satu poin atas Hongaria yang menempati peringkat kedua.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Sementara itu, pada pertandingan Liga A Grup 3 lainnya, tuan rumah Inggris bermain imbang 3-3 dengan Jerman. Dengan demikian, Italia menjadi negara dari Grup 3 yang lolos ke semifinal UEFA Nations League.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Sebelumnya, Timnas Kroasia lebih dulu memastikan tempat di babak semifinal Liga Negara UEFA tersebut. Kroasia menjadi pemuncak Grup 1 Liga A, mengungguli Denmark dan Perancis. Sementara itu di grup yang sama, Austria terdegradasi ke Liga B.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Di Grup 4 Liga A, Timnas Belanda pimpinan Louis van Gaal tampil digdaya. Pada laga terakhirnya, Timnas Belanda sukses menaklukkan Belgia dengan skor 1-0. Belanda yang tak pernah kalah menguasai posisi puncak klasemen UEFA Nations League Grup 4 Liga A dengan poin 16.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">🇳🇱 Trophy incoming? Van Dijk heads Dutch into the finals!<a href="https://twitter.com/hashtag/NationsLeague?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#NationsLeague</a> <a href="https://t.co/6lT3KTlOXc">pic.twitter.com/6lT3KTlOXc</a></p>
<p>— UEFA Nations League (@EURO2024) <a href="https://twitter.com/EURO2024/status/1574145129878781956?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">September 25, 2022</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<h2><span style="font-size: 14pt;">Portugal VS Spanyol</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Satu tiket semifinal UEFA Nations League yang tersisa akan menjadi rebutan dua negara yaitu Spanyol dan sang juara edisi Liga Negara UEFA perdana, Portugal.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Portugal akan menjamu Spanyol di Estadio Municipal de Braga pada laga UEFA Nations League Liga A Grup 2, Rabu (28/9/2022). Duel terakhir di babak grup ini bakal menentukan siapa yang bakal melaju ke semifinal.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Timnas Portugal saat ini berada di urutan teratas grup dengan 10 angka. Sementara Spanyol menguntit di urutan kedua dengan delapan poin. Untuk melaju ke semifinal Timnas Portugal hanya butuh hasil imbang agar menjadi juara grup. Sedangkan tim tamu diwajibkan menang untuk menyalip Portugal dan lolos ke semifinal UEFA Nations League.</span></p>
<h2><span style="font-size: 14pt;">Negara yang Lolos Semifinal UEFA Nations League 2022-2023</span></h2>
<ul>
<li>Grup 1: <strong>Kroasia</strong></li>
<li>Grup 2: <strong>Pemenang Portugal Vs Spanyol</strong></li>
<li>Grup 3: <strong>Italia</strong></li>
<li>Grup 4: <strong>Belanda</strong></li>
</ul>
<h2><span style="font-size: 14pt;">Jadwal Semifinal dan Final</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Mengutip dari <a href="https://www.uefa.com/uefanationsleague/news/0270-13fa7d271b2d-786414f61047-1000--nations-league-fixtures-scores/" target="_blank" rel="noopener">UEFA</a>, partai lanjutan Liga Negara UEFA ini akan diadakan pada:</span></p>
<ul>
<li>Semifinal: <strong>14 &amp; 15 Juni 2023</strong></li>
<li>Final dan Perebutan Tempat Ketiga: <strong>18 Juni 2023</strong></li>
<li>Babak Playout: <strong>21–23 &amp; 24–26 Maret 2024</strong></li>
</ul>
<p><span style="font-size: 12pt;">Ikuti terus <a href="https://speakbola.com/">SpeakBola</a> untuk mendapatkan berita terkini dan unik dari dunia sepak bola. Bicara bola ya SpeakBola aja!</span></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com/semifinal-uefa-nations-league/">Negara yang Lolos Semifinal UEFA Nations League, Italia yang Terbaru</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com">SpeakBola</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
