<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Timnas Kosta Rika &#8211; SpeakBola</title>
	<atom:link href="https://speakbola.com/tag/timnas-kosta-rika/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://speakbola.com</link>
	<description>Bicara Bola ya Speakbola aja!</description>
	<lastBuildDate>Sun, 10 Sep 2023 04:47:56 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://speakbola.com/wp-content/uploads/logo-only-32x32.png</url>
	<title>Timnas Kosta Rika &#8211; SpeakBola</title>
	<link>https://speakbola.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>5 Tim Kuda Hitam Piala Dunia: Non Unggulan yang Bikin Kewalahan</title>
		<link>https://speakbola.com/tim-kuda-hitam-piala-dunia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[SpeakBola Writer]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 01 Nov 2022 09:24:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Offside]]></category>
		<category><![CDATA[Kuda Hitam Piala Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[piala dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Sejarah Piala Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Timnas Korea Selatan]]></category>
		<category><![CDATA[Timnas Korea Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Timnas Kosta Rika]]></category>
		<category><![CDATA[Timnas Kroasia]]></category>
		<category><![CDATA[Timnas Swedia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://speakbola.com/?p=3112</guid>

					<description><![CDATA[<p>(speakbola.com) &#8211; Prediksi Piala Dunia yang populer biasanya selalu mengatakan bahwa negara-negara kuat lah yang akan banyak mendominasi jalannya Piala Dunia. Tapi kadang kenyataan tak sesuai prediksi. Beberapa Piala Dunia pernah jadi saksi kejayaan tim kuda hitam yang tak diunggulkan sama sekali. Masih ingat bagaimana Korea Selatan memulangkan Italia dan Spanyol dari Piala Dunia 2002?  [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com/tim-kuda-hitam-piala-dunia/">5 Tim Kuda Hitam Piala Dunia: Non Unggulan yang Bikin Kewalahan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com">SpeakBola</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong>(speakbola.com)</strong> &#8211; Prediksi Piala Dunia yang populer biasanya selalu mengatakan bahwa negara-negara kuat lah yang akan banyak mendominasi jalannya Piala Dunia. Tapi kadang kenyataan tak sesuai prediksi. Beberapa Piala Dunia pernah jadi saksi kejayaan tim kuda hitam yang tak diunggulkan sama sekali.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Masih ingat bagaimana Korea Selatan memulangkan Italia dan Spanyol dari Piala Dunia 2002?  Kisah itu hanyal satu dari segelintir dongeng tim kecil yang mengalahkan raksasa sepak bola.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Rubrik Offside kali ini akan membahas lima tim kuda hitam Piala Dunia yang pernah berjaya pada masanya.</span></p>
<h2></h2>
<h2><span style="font-size: 24pt;">Kosta Rika di Piala Dunia 2014</span></h2>
<p><span style="font-weight: 400; font-size: 12pt;">Kosta Rika lolos ke Piala Dunia 2014 setelah jeda delapan tahun. Sialnya, mereka tergabung di dalam grup yang penuh dengan juara Piala Dunia, macam Inggris, Uruguay dan Italia. Otomatis, Kosta Rika dicap sebagai bahan bully-an tim-tim juara ini.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400; font-size: 12pt;">Namun kenyataan berkata lain, Kosta Rika tampil menakjubkan. Mereka mengalahkan Uruguay 3-1 di pertandingan perdana, kemudian mengalahkan Italia 1-0, dan menahan imbang Inggris 0-0.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400; font-size: 12pt;">Kosta Rika melangkah ke babak gugur dengan status juara grup D Piala Dunia 2014, yang membuat semua orang takjub. Di babak 16 besar mereka melanjutkan kegemilangannya dengan menahan Yunani, tim yang lebih diunggulkan, selama 120 menit sebelum menyingkirkan mereka melalui adu penalti.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">.<a href="https://twitter.com/fedefutbolcrc?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">@fedefutbolcrc</a> were the stark outsiders at the 2014 <a href="https://twitter.com/FIFAWorldCup?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">@FIFAWorldCup</a> but oh boy did they surprise the world 🇨🇷</p>
<p>Uruguay was the first one to fall and Italy was up next. A <a href="https://twitter.com/bryanruizcr?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">@bryanruizcr</a> header sealed the deal and sent Costa Rica to the knockout stages early! <a href="https://t.co/IN06bVOJXy">pic.twitter.com/IN06bVOJXy</a></p>
<p>— FIFA Museum (@FIFAMuseum) <a href="https://twitter.com/FIFAMuseum/status/1554857147342675968?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">August 3, 2022</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<h3><span style="font-size: 18pt;"><span style="font-family: 'Noto Serif';">Lolos ke Perempat Final</span></span></h3>
<p><span style="font-weight: 400; font-size: 12pt;">Perempat Final melawan Belanda adalah ujian terberat tim kuda hitam ini. Namun mereka mampu bertahan melawan pemain sekelas Arjen Robben dan Klaas Jaan Huntelaar untuk membawa permainan menuju babak adu penalti sekali lagi. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400; font-size: 12pt;">Saat itu jarak Kosta Rika dengan babak semifinal Piala Dunia hanya berjarak lima tendangan penalti lagi. Sebuah keadaan yang bagi tim kuda hitam ini hanyalah sebatas mimpi belaka.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400; font-size: 12pt;">Sayangnya, dongeng kegemilangan Kosta Rika harus diakhiri Tim Oranye. Kiper pengganti Belanda, Tim Krul, membuat dua penyelamatan gemilang atas penalti Bryan Ruiz dan Michael Umana. Kosta Rika kalah 4-3 melalui adu penalti.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400; font-size: 12pt;">Namun sudah selayaknya Kosta Rika berbangga diri karena berhasil mengejutkan dunia dengan mencapai babak delapan besar. Pemain-pemain seperti Bryan Ruiz dari Everton dan Joel Campbell dari Arsenal disambut sebagai pahlawan di negaranya. Kepahlawanan Keylor Navas sebagai kiper bahkan berhasil membawanya pindah ke raksasa sepak bola Real Madrid.</span></p>
<h2></h2>
<h2><span style="font-size: 24pt;">Korea Utara di Piala Dunia 1966: Tim Kuda Hitam Piala Dunia dari Asia yang Pertama</span></h2>
<p><span style="font-weight: 400; font-size: 12pt;">Pada Piala Dunia 1966 yang diselenggarakan di Inggris, kehebatan dan keuletan Korea Utara berhasil mengguncang dunia melalui sepak Bola.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400; font-size: 12pt;">Berada di dalam satu grup bersama mantan Juara Eropa Uni Soviet, Chili dan Italia, Korea Utara secara diprediksi akan pulang dalam beberapa hari saja. Kemungkinan itu semakin diperkuat karena Soviet berhasil mengalahkan mereka 3-0 dalam pertemuan pertama mereka di Middlesbrough.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400; font-size: 12pt;">Menjalani pertandingan kedua, Korea Utara harus menghadapi Chili, yang sudah memimpin dalam waktu setengah jam. Korea Utara berada di ambang eliminasi. Bagaimanapun mereka menolak untuk menyerah. Dan dengan dua menit tersisa, Korea Utara berhasil menyamakan kedudukan untuk tetap bertahan dalam turnamen.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400; font-size: 12pt;">Hasil imbang ini artinya untuk tetap selamat di Piala Dunia, mereka harus mengalahkan Italia yang kuat. Dan benar saja, sebelum turun minum di pertandingan grup terakhir, Korea Utara unggul melalui Pak Doo-Ik, membuat semua orang tidak percaya.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400; font-size: 12pt;">Dengan keunggulan satu gol, mereka bertahan dengan ketekunan luar biasa. Italia, salah satu favorit untuk memenangkan Piala Dunia, telah dikalahkan oleh sekelompok orang Asia yang bermain di Piala Dunia untuk pertama kalinya. Kemenangan 1-0 Korea Utara menjadi salah satu skor paling terkenal dalam sejarah Piala Dunia.</span></p>
<h3><span style="font-size: 18pt;">Lolos ke Babak 16 Besar</span></h3>
<p><span style="font-weight: 400; font-size: 12pt;">Korea Utara menjadi tim Asia pertama yang pernah bermain di pertandingan sistem gugur Piala Dunia. lawan yang harus mereka hadapi di babak itu adalah Portugal pimpinan Eusebio yang produktif.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">📅 | 𝑶𝒏 𝑻𝒉𝒊𝒔 𝑫𝒂𝒚 | 23 𝑱𝒖𝒍𝒚 1966</p>
<p>Portugal come back from 3-0 down to beat North Korea 5-3 in the 1966 FIFA World Cup at Goodison Park, the home of Everton FC.</p>
<p>Eusébio scored FOUR goals to inspire Portugal to their victory. <a href="https://t.co/CxJXmTgAOD">pic.twitter.com/CxJXmTgAOD</a></p>
<p>— Próxima Jornada (@ProximaJornada1) <a href="https://twitter.com/ProximaJornada1/status/1286342074233651201?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">July 23, 2020</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-weight: 400; font-size: 12pt;">Goodison Park yang penuh sesak sangat terkejut saat Korea Utara memimpin 3-0 dengan dalam waktu setengah jam babak pertama. Saat turun minum, tim Asia hanya berjarak 45 menit dari semifinal.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400; font-size: 12pt;">Memasuki babak kedua, Portugal melalui Eusebio mencetak empat gol sendirian. Portugal melakukan salah satu epik comeback paling terkenal dalam Piala Dunia yang pernah ada. Tertinggal tiga gol saat turun minum, mereka membalikkan keadaan untuk tampil sebagai pemenang dengan skor akhir 5-3. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400; font-size: 12pt;">Kisah Korea Utara sebagai kuda hitam di Piala Dunia 1966 harus berakhir di tangan sang legenda Eusebio. Namun mereka berhasil memenangkan hati semua penggemar sepak bola dengan penampilan berani mereka.</span></p>
<h2></h2>
<h2><span style="font-size: 24pt;">Korea Selatan di Piala Dunia 2002</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;"><span style="font-weight: 400;">Tiga setengah dekade setelah penampilan gemilang Korea Utara, giliran Korea Selatan yang mencuri perhatian. </span><span style="font-weight: 400;">Saat itu, Piala Dunia pertama kali diselenggarakan di Asia untuk, dan Korea Selatan lah yang menjadi tuan rumah bersama Jepang.</span></span></p>
<p><span style="font-weight: 400; font-size: 12pt;">Di bawah asuhan pelatih Belanda Guus Hiddink yang cerdik, mereka melakukan hal yang sukar dipercaya oleh para penggemar sepak bola di dunia. Mereka memulai pesta dengan kemenangan 2-0 atas Polandia dan diikuti dengan hasil imbang 1-1 melawan Amerika Serikat, membuat mereka berada di posisi terdepan untuk lolos.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400; font-size: 12pt;">Namun, pertandingan babak grup terakhir mereka adalah melawan Portugal, yang dihuni Luis Figo dan Nuno Gomes dalam skuad Piala Dunia 2002. Tetapi, seolah tak menggubris keberadaan bintang di tim lawan, Korea mengejutkan dunia dengan mengalahkan Portugal 1-0.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400; font-size: 12pt;">Di babak enam belas besar mereka harus berhadapan melawan Italia, runner-up di EURO 2000. Sekali lagi, Korea Selatan berhasil memulangkan lawan mereka yang terkenal dengan unggul 2-1. Publik Italia tidak menerima kekalahan itu, menuduh wasit bias terhadap Korea.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">After Korean soccer player Ahn Jung-hwan scored the winning golden goal for South Korea that eliminated Italy from the 2002 FIFA World Cup second round, his contract was cancelled by Perugia, the Italian club he played at, for &#8220;ruining Italian football&#8221;. <a href="https://twitter.com/hashtag/HistoryVille?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#HistoryVille</a> <a href="https://t.co/SfCAD1bX4B">pic.twitter.com/SfCAD1bX4B</a></p>
<p>— H i s t o r y V i l l e (@HistoryVille) <a href="https://twitter.com/HistoryVille/status/1423892383717068801?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">August 7, 2021</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<h3><span style="font-size: 18pt;">Lolos ke Babak Perempat Final</span></h3>
<p><span style="font-weight: 400; font-size: 12pt;">Kendati demikian, Korea tetap melenggang ke babak perempat final. Sebagian besar mengharapkan perjalanan ajaib mereka akan segera berakhir di tangan Spanyol. Tapi, lagi-lagi, kenyataan berkata lain. Korea Selatan memaksa Spanyol bermain hingga babak perpanjangan waktu setelah bermain imbang 0-0, di mana dua kali gol Spanyol dianulir. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400; font-size: 12pt;">Tanpa gol di setengah jam tambahan, adu pinalti pun dilangsungkan. Spanyol hanya bisa mengonversi tiga gol dari 5 kali jatah penalti mereka, sementara tim Asia mencetak gol dari kelima orang algojo penalti mereka. Korea Selatan menjadi tim Asia pertama yang berhasil mencapai empat besar Piala Dunia.</span></p>
<h3><span style="font-size: 18pt;">Tim Asia Pertama di Semifinal Piala Dunia</span></h3>
<p><span style="font-weight: 400; font-size: 12pt;">Di antara mereka dan satu tempat di babak final berdiri Jerman menghadang, tim kuat dengan segudang pengalaman. Dalam pertandingan yang berlangsung sengit, pengalaman inilah yang menjadi kunci.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400; font-size: 12pt;">Pertandingan berlangsung sengit tetapi kurangnya pengalaman dari pemain-pemain Korea Selatan, seperti Lee Woon-Jae dan Ahn Jung-hwan, membuat banyak peluang sia-sia. Dan, tim Eropa mengambil keuntungan, dengan gol semata wayang Michael Ballack mengirim Jerman ke final.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400; font-size: 12pt;"><a href="https://speakbola.com/langkah-asia-di-piala-dunia/">Laju ajaib Korea Selatan</a> telah berakhir di tangan Jerman. Seolah kehilangan motivasi mereka juga tersingkir saat perebutan tempat ketiga oleh sesama tim kuda hitam Piala Dunia, Turki.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400; font-size: 12pt;">Korea Selatan, bagaimanapun, tetap menjadi satu-satunya tim Asia yang telah memainkan semifinal Piala Dunia, dan tidak diragukan lagi saat itu adalah momen terbaik Piala Dunia bagi mereka.</span></p>
<h2></h2>
<h2><span style="font-size: 24pt;">Swedia di Piala Dunia 1958: Langkah Tim Kuda Hitam Piala Dunia yang Terjauh</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Tuan rumah <a href="https://www.fifa.com/tournaments/mens/worldcup/1958sweden" target="_blank" rel="noopener">Piala Dunia 1958</a> telah diberikan kepada Swedia oleh FIFA, dan mereka memanfaatkan benar keuntungan itu untuk melaju hingga fase akhir Piala Dunia.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Swedia memulai langkahnya dengan kemenangan 3-0 atas Meksiko. Setelah itu mereka kemudian mengalahkan runner-up Piala Dunia 1954 Hungaria 2-1 untuk lolos ke sistem gugur. Di Pertandingan terakhir fase grupnya tuan rumah bermain imbang 0-0 melawan debutan Wales, yang juga lolos ke Piala Dunia melalui babak play-off.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Pertandingan fase gugur pertama bagi Swedia adalah perempat final melawan Uni Soviet, yang mereka kalahkan 2-0 dengan gol dari Kurt Hammrin dan Tore Klas Simonsson. Setelah itu, sang tuan rumah menghadapi tantangan besar pertama mereka di semifinal, di mana mereka melawan juara bertahan, Jerman Barat.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">🇸🇪 A Sweden legend<br />
🕊️ Dubbed &#8216;The Little Bird&#8217;<br />
⚽️ Scored four goals as Sweden reached their first <a href="https://twitter.com/hashtag/WorldCup?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#WorldCup</a> final on home soil in 1958</p>
<p>🎂 Happy 84th birthday, Kurt Hamrin! <a href="https://t.co/fSP8nxbGdA">pic.twitter.com/fSP8nxbGdA</a></p>
<p>— FIFA World Cup (@FIFAWorldCup) <a href="https://twitter.com/FIFAWorldCup/status/1064507760077885441?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">November 19, 2018</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Di stadion yang penuh sesak di Gothenburg, Jerman memimpin pada menit ke-24 melalui Hans Schaefer. Tidak butuh waktu lama bagi Swedia untuk menyamakan kedudukan, dengan gol pada menit ke-32 dari Karl Skoglund. Sisa pertandingan berlangsung ketat, dengan kedua belah pihak saling menciptakan peluang. Namun, dengan sepuluh menit tersisa, Swedia, yang didukung oleh penonton yang riuh, mencetak dua gol secara berurutan untuk menyingkirkan Jerman Barat dan melaju ke final melawan sang favorit juara, Brasil.</span></p>
<h3><span style="font-size: 18pt;">Tim Kuda Hitam Masuk Final Piala Dunia</span></h3>
<p><span style="font-size: 12pt;">Stockholm jadi saksi saat tim tuan rumah memimpin hanya dalam waktu empat menit, dan euforuia juara Piala Dunia sudah meliputi seluruh negara. Sial bagi mereka, gol awal seolah hanya membangunkan raksasa tidur. Brasil berbalik menyamakan kedudukan dalam waktu lima menit berikutnya, dan kemudian menghempaskan Swedia.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Empat pemain depan Brasil, Vava, Didi, Mario Zagallo dan Pele yang baru berusia tujuh belas tahun, berlari mengelilingi Swedia memainkan sepak bola dari planet lain. Brasil akhirnya menang 5-2, dan berhasil memenangkan Piala Dunia pertama mereka, sebelum memenangkan empat lagi nantinya.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Harapan Swedia, sang tim kuda hitam, untuk menjadi juara Piala Dunia harus pupus di tangan Brasil. Meskipun demikian sepak terjang Swedia sebagai tim non unggulan mencuri satu tempat di babak final merupakan langkah terjauh sebuah tim kuda hitam.</span></p>
<h2></h2>
<h2><span style="font-size: 24pt;">Kroasia di Piala Dunia 1998</span></h2>
<p><span style="font-weight: 400; font-size: 12pt;">Kroasia adalah sebuah negara yang mendeklarasikan kemerdekaan dari Yugoslavia pada tahun 1990. Kemudian baru di tahun 1996 menjadi anggota berdaulat Dewan Eropa. Sebagai sebuah negara baru, Kroasia berhasil menyelinap ke Piala Dunia 1998 dengan mengalahkan Yunani satu gol di babak kualifikasi.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400; font-size: 12pt;">Namun, negara yang masih muda itu memiliki tujuan lain dalam keikutsertaannya ke Piala Dunia 1998, mereka ingin membuktikan kepada dunia bahwa mereka bukan sekedar tim kacangan di Prancis 98, yang sekedar ikut saja. Namun mereka berniat mencatat sebuah sejarah.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400; font-size: 12pt;">Perjalanan Kroasia dimulai dengan kemenangan 3-1 melawan Jamaika, yang diikuti dengan kemenangan 1-0 atas Jepang. Keanggunan Davor Suker dari Real Madrid dan Zvonimir Boban dari AC Milan dilengkapi dengan Slaven Bilic dan Aljosa Asanovic dari Everton adalah racikan sempurna bagi skuad Kroasia di Piala Dunia 1998.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Dua kemenangan mulus Kroasia di fase grup tercoreng dengan kekalahan 1-0 dari Argentina. Hebatnya kekalahan itu tidak banyak mengurangi rasa optimis di kubu Kroasia. Mereka tetap melenggang ke babak 16 besar untuk menghadapi Rumania.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">🇭🇷 The Croatia kits at the 1998 <a href="https://twitter.com/hashtag/WorldCup?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#WorldCup</a> were absolute 🔥</p>
<p>🥳 Happy birthday, Davor Suker! <a href="https://t.co/K0uKp03WdP">pic.twitter.com/K0uKp03WdP</a></p>
<p>— FIFA World Cup (@FIFAWorldCup) <a href="https://twitter.com/FIFAWorldCup/status/1212283818931052544?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">January 1, 2020</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<h3><span style="font-size: 18pt;">Tim Kuda Hitam di Fase Gugur Piala Dunia</span></h3>
<p><span style="font-weight: 400; font-size: 12pt;">Dalam sebuah pertandingan yang seru, Davor Suker mencetak satu-satunya gol, dan Kroasia melanjutkan kisah mereka ke perempat final Piala Dunia, sebuah mimpi bagi jutaan orang Kroasia yang selalu diliputi oleh kengerian perang.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400; font-size: 12pt;">Di babak perempat final, tim Eropa Timur ini menghadapi Jerman, sang Juara Eropa bertahan, yang diprediksi akan mengakhiri petualangan Kroasia. Namun, Jerman lah yang lengah, Kroasia mengalahkan mereka 3-0 di Lyon.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400; font-size: 12pt;">Ajaib, tim kuda hitam di Piala Dunia berada di semifinal, dan akan bermain melawan Prancis di Paris. Sekali lagi, mereka membuat Stade De France yang penuh sesak terkejut kala Davor Suker mencetak gol pembuka.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400; font-size: 12pt;">Namun, dalam satu menit, kenyataan membawa Kroasia yang sudah terbang tinggi kembali ke bumi. Lilian Thuram menyamakan kedudukan untuk Prancis. Thuram sekali lagi mencetak gol untuk membuat tim kuda hitam itu kalah 2-1. Prancis kemudian memenangkan Piala Dunia.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400; font-size: 12pt;">Pun kalah di semifinal, Kroasia, sekali lagi, mereka memanggil generasi emas mereka untuk terakhir kalinya demi mengalahkan Belanda 2-1 di pertandingan penentuan juara ketiga.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Itulah dia Speakers, dongeng tim kuda hitam di <a href="https://speakbola.com/tag/piala-dunia/">Piala Dunia</a>. Langkah mereka sebagai tim unggulan yang membuat ti-tim kuat kewalahan layak diapresiasi dan dikenang. Baca juga kabar Piala Dunia menarik lainnya di rubrik <a href="https://speakbola.com/category/offside/">Offside</a> dan <a href="https://speakbola.com/category/bolastori/">Bolastori</a> SpeakBola lainnya.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Bicara bola, ya SpeakBola aja!</span></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com/tim-kuda-hitam-piala-dunia/">5 Tim Kuda Hitam Piala Dunia: Non Unggulan yang Bikin Kewalahan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com">SpeakBola</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Grup Neraka Piala Dunia 2022 yang Kurang Panas: Grup E!</title>
		<link>https://speakbola.com/grup-neraka-piala-dunia-2022/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[SpeakBola Writer]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 12 Oct 2022 09:27:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Offside]]></category>
		<category><![CDATA[Grup E Piala Dunia 2022]]></category>
		<category><![CDATA[piala dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Piala Dunia Qatar 2022]]></category>
		<category><![CDATA[Timnas Jepang]]></category>
		<category><![CDATA[Timnas Jerman]]></category>
		<category><![CDATA[Timnas Kosta Rika]]></category>
		<category><![CDATA[Timnas Spanyol]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://speakbola.com/?p=2486</guid>

					<description><![CDATA[<p>(speakbola.com) &#8211; Piala Dunia tidak jarang melahirkan grup neraka yang diisi oleh tim-tim kuat. Begitu halnya dengan edisi kali ini, Grup E yang diisi oleh Spanyol, Jerman, Jepang, dan Kosta Rika digadanng-gadang sebagai grup neraka Piala Dunia 2022. Dengan komposisi grup yang berisi dua negara mantan juara Piala dunia dan dua negara, bisa dibilang kuda [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com/grup-neraka-piala-dunia-2022/">Grup Neraka Piala Dunia 2022 yang Kurang Panas: Grup E!</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com">SpeakBola</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong>(speakbola.com)</strong></span> &#8211; <span style="font-size: 12pt;"><a href="https://speakbola.com/piala-dunia-pesta-sepak-bola/">Piala Dunia</a> tidak jarang melahirkan grup neraka yang diisi oleh tim-tim kuat. Begitu halnya dengan edisi kali ini, Grup E yang diisi oleh Spanyol, Jerman, Jepang, dan Kosta Rika digadanng-gadang sebagai grup neraka <a href="https://speakbola.com/tag/piala-dunia-2022/">Piala Dunia 2022</a>.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Dengan komposisi grup yang berisi dua negara mantan juara <a href="https://speakbola.com/tag/piala-dunia/">Piala dunia</a> dan dua negara, bisa dibilang kuda hitam lah, apakah pantas grup E disebut grup neraka Piala Dunia 2022 Qatar? Atau sebutan neraka bagi grup E hanyalah sebutan yang dipaksakan saja, agar fase grup Piala Dunia 2022 terkesan seru?</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Di rubrik <a href="https://speakbola.com/category/offside/">Offside</a> kali ini speakbola.com akan membedah satu persatu peserta grup E sehingga Speakers sekalian dapat menyimpulkan apakah grup E Piala Dunia 2022 layak disebut sebagai grup neraka.</span></p>
<h2><span style="font-size: 18pt;">Spanyol</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Spanyol adalah negara yang berhasil menjadi juara Piala Dunia tahun 2010 di Afrika Selatan. Bermaterikan mayoritas pemain-pemain Real Madrid dan Barcelona, Spanyol dengan tiki takanya menjadi penguasa dunia saat itu. Mereka meraih Double winner, Piala Dunia 2010 dan EURO 2012.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">The most iconic winning goal ever? ✨ 🇪🇸 <a href="https://twitter.com/hashtag/OnThisDay?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#OnThisDay</a> in 2010, Andres Iniesta produced some late magic as Spain won their first <a href="https://twitter.com/hashtag/FIFAWorldCup?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#FIFAWorldCup</a>! 🏆 🤩 <a href="https://twitter.com/andresiniesta8?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">@andresiniesta8</a> | <a href="https://twitter.com/SEFutbol?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">@SEFutbol</a> <a href="https://t.co/B78JQy2lqd">pic.twitter.com/B78JQy2lqd</a></p>
<p>— FIFA World Cup (@FIFAWorldCup) <a href="https://twitter.com/FIFAWorldCup/status/1546478622705422345?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">July 11, 2022</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Spanyol juga adalah salah satu negara dengan catatan partisipasi paling banyak di Piala Dunia dalam grup E. Hingga Piala Dunia 2018 di Rusia lalu, Spanyol telah berpartisipasi sebanyak 15 kali dalam pesta sepak bola sejagat raya ini.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Pun begitu, sepanjang 15 kali keikutsertaannya dalam ajang ini banyak pula langkah Spanyol yang hanya berakhir hingga fase grup saja. Salah satunya yaitu di Piala Dunia 2014 Brazil. Spanyol kandas di fase grup, sebagaimana kutukan Piala Dunia mengatakan bahwa juara bertahan akan mengalami kesialan di Piala Dunia berikutnya.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">💨 Catch him if you can (spoiler: Spain couldn&#8217;t) 😬</p>
<p>⏪ <a href="https://twitter.com/hashtag/OnThisDay?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#OnThisDay</a> in 2014, Arjen Robben scored this stunning breakaway goal as <a href="https://twitter.com/OnsOranje?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">@OnsOranje</a> served up a shock 5-1 demolition of the <a href="https://twitter.com/hashtag/WorldCup?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#WorldCup</a> holders 😲 <a href="https://t.co/EBpB51yDak">pic.twitter.com/EBpB51yDak</a></p>
<p>— FIFA World Cup (@FIFAWorldCup) <a href="https://twitter.com/FIFAWorldCup/status/1403975675078451202?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">June 13, 2021</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Bermaterikan pemain-pemain muda minim pengalaman Piala Dunia, posisi Spanyol saat ini di rangking <a href="https://www.fifa.com/fifa-world-ranking/ESP" target="_blank" rel="noopener">FIFA</a> adalah urutan ke tujuh. Namun demikian kedalaman squad Spanyol di Piala Dunia 2022 Qatar nanti tidak untuk dianggap remeh.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Pun belum secara resmi mengumumkan skuad mereka, merujuk pada <a href="https://www.uefa.com/uefanationsleague/teams/122--spain//squad/" target="_blank" rel="noopener">skuad Spanyol</a> di UEFA Nations League, masih ada beberapa pemain mantan juara dunia yang jadi bagian. Selain itu, kualitas kompetisi di mana para pemain Spanyol bermain amat baik, rerata adalah liga Eropa. Jadi, sang Juara Piala Dunia 2010 ini memanglah pantas digadang-gadang sebagi tim yang menakutkan di Piala Dunia 2022 nanti.</span></p>
<h2><span style="font-size: 18pt;">Kosta Rika</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Perjalanan timnas Kosta Rika mendapatkan tiket Piala Dunia 2022 tidaklah mudah. Mereka harus melalui babak play-off dulu untuk bisa melaju mewakili konfederasi CONCACAF (Amerika Utara, Tengah, dan Karibia).</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Hanya ada empat wakil dari CONCACAF yang boleh ikut Piala Dunia 2022 dan Kosta Rika adalah negara terakhir. Sebelumnya ada Kanada, Amerika Serikat, dan Meksiko yang tembus lebih dulu. Kosta Rika harus mengalahkan Selandia Baru terlebih dahulu untuk bisa lolos ke kompetisi empat tahunan ini.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">🇨🇷🥳</p>
<p>Celebration time for Costa Rica who reach their third consecutive <a href="https://twitter.com/FIFAWorldCup?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">@FIFAWorldCup</a> tournament!<a href="https://twitter.com/hashtag/WCQ?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#WCQ</a> <a href="https://twitter.com/hashtag/Qatar2022?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#Qatar2022</a> <a href="https://twitter.com/hashtag/CostaRica?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#CostaRica</a> <a href="https://t.co/SJ7X1nmaXf">pic.twitter.com/SJ7X1nmaXf</a></p>
<p>— beIN SPORTS (@beINSPORTS_EN) <a href="https://twitter.com/beINSPORTS_EN/status/1536800256834392067?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">June 14, 2022</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Dalam pembagian grup Piala Dunia 2022 Qatar, Kosta Rika masuk ke dalam grup E bersama Jepang, Spanyol, dan Jerman. Bagi Kosta Rika yang amat minim pengalaman Piala Dunia, baru 5 kali tampil, grup ini tentulah menjadi grup neraka di Piala Dunia 2022.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Sejak pertama kali berpartisipasi pada Piala Dunia 1990 di Italia, prestasi terjauh mereka hanyalah masuk kebabak delapan besar. Saat itu, di Piala Dunia 2014 Brazil, mereka kalah melalui babak adu pinalti oleh Belanda. </span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Kendati demikian, di Piala Dunia 2014 lalu Kosta Rika berada dalam satu grup bersama tiga negara kuat, Italia, Uruguay, dan Inggris. Grup yang lebih neraka ketimbang grup mereka saat ini. Mereka berhasil menaham imbang Inggris 0-0, mengalahkan Uruguay 3-1, dan mengalahkan Italia 1-0. Sejak saat itulah istilah kuda hitam disempatkan ke negara yang saat ini berada di posisi 31 rangking <a href="https://www.fifa.com/fifa-world-ranking/CRC" target="_blank" rel="noopener">FIFA</a> ini.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Dari segi kedalaman squad, Pemain Kosta Rika kebanyakan sudah berusia di atas 30 tahun. Seperti halnya Keylor Navas (35) dan juga sang kapten, Bryan Ruiz (36). Tetapi, Keylor Navas, yang merupakan kiper PSG tentu yang paling disorot di antara pemain Timnas Kosta Rika lainnya.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Namun, masih ada beberapa nama-nama lain yang pernah malang melintang di sepak bola Eropa seperti Joel Campbell misalnya. Campbell pernah berseragam Arsenal pada tahun 2011. Dia kemudian berpindah-pindah ke Villarreal hingga Real betis.</span></p>
<h2><span style="font-size: 18pt;">Jerman</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Jerman adalah negara dengan tradisi sepak bola yang kuat. Tak heran bila Tim Nasional Jerman merupakan salah satu tim terkuat di dunia sepak bola. Sejarah Jerman bersama Piala Dunia juga amatlah kuat, mereka telah menjadi juara Piala Dunia sebanyak empat kali. Tiga gelar juara Piala Dunia Jerman diraih saat negara ini masih terpecah menjadi Jerman Barat dan Jerman Timur, yaitu pada Piala Dunia 1954, 1974 dan 1990. Kemudian gelar juara pada Piala Dunia 2014 diraih sebagai Jerman saja, tanpa barat dan timur.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Di samping itu, dari 19 kali partisipasinya dalam kompetisi empat tahunan ini, Timnas Jerman selalu punya prestasi yang baik, paling tidak tembus hingga babak delapan besar. Hanya dua kali mereka pulang di fase grup atau babak pertama Piala Dunia, yaitu Piala Dunia 1938 dan 2018. Jadi meskipun <a href="https://www.fifa.com/fifa-world-ranking/GER" target="_blank" rel="noopener">ranking FIFA</a> Jerman saat ini ada di bawah Spanyol, yaitu 11, berbicara soal Piala Dunia, salah satu negara dengan bintang Piala Dunia terbanyak ini masih jauh lebih baik dari ketiga tim lainnya.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">On this day in 2018, Germany’s World Cup defence was ended by Korea and Son Heung-min 😮</p>
<p>(via <a href="https://twitter.com/FIFAWorldCup?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">@FIFAWorldCup</a>)<a href="https://t.co/FfC3hWZP7I">pic.twitter.com/FfC3hWZP7I</a></p>
<p>— B/R Football (@brfootball) <a href="https://twitter.com/brfootball/status/1409115357000912898?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">June 27, 2021</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Kursi kepelatihan Jerman saat ini dipegang oleh Hansi Flick. Ia menggantikan Joachim Loew yang berhasil membawa Jerman meraih gelar Juara Dunia 2014. Flick tidak asing lagi dengan timnas Jerman sebab pada tahun 2006-2014 ia menjadi asisten Joachim Loew. Secara tidak langsung, Flick punya peran membentuk skuad Jerman yang menjadi juara dunia.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Manuel Neuer masih menjadi andalan di bawah mistar gawang Jerman. Kapten tim ini merupakan anggota Timnas Jerman saat meraih Piala Dunia 2014. Neuer merupakan kiper yang mampu mengoleksi tidak hanya gelar Bundesliga bersama Bayern Munchen, tetapi juga Liga Champions. Neuer kini memiliki 113 caps bersama Der Panzer.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Di samping Neuer, skuad Timnas Jerman 2022 masih diisi oleh pemain-pemain berpengalaman lainnya semisal Joshua Kimmich, Serge Gnarby, dan Thomas Muller, yang saat ini sudah mengoleksi 10 gol Piala Dunia.</span></p>
<h2><span style="font-size: 18pt;">Jepang</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Prestasi terbaik Jepang di Piala Dunia adalah 3 kali menembus babak 16 besar. Selebihnya, dari total 6 kali percobaan, Samurai Biru langsung 3 kali gugur di fase grup. Jepang baru menjalani debutnya di Piala Dunia 1998 di Perancis. Sebagai debutan kala itu, mereka kalah bersaing dengan Argentina, Kroasia, dan Jamaika.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Jika dicermati, Jepang selalu mendapatkan hasil yang bergantian di setiap keikutsertaan Piala Dunia mereka. Gagal di fase grup 1998, 2006, dan 2014. Namun Jepang sukses ke fase gugur di tahun 2002, 2010, dan 2018. Jika tren tersebut berlanjut, harusnya Jepang kandas di fase grup Piala Dunia Qatar 2022.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">When you bag an injury-time winner to send your country to the <a href="https://twitter.com/hashtag/WorldCup?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#WorldCup</a> quarter-finals 💥<a href="https://twitter.com/NChadli?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">@NChadli</a> 🇧🇪👏</p>
<p>🎥 Highlights 👉 <a href="https://t.co/LOdKDX2Cwn">https://t.co/LOdKDX2Cwn</a><br />
📺 TV listings 👉 <a href="https://t.co/xliHcxWvEO">https://t.co/xliHcxWvEO</a> <a href="https://t.co/tzvoWhVbp7">pic.twitter.com/tzvoWhVbp7</a></p>
<p>— FIFA World Cup (@FIFAWorldCup) <a href="https://twitter.com/FIFAWorldCup/status/1013901378765369345?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">July 2, 2018</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Kemungkinan itu semakin besar jika melihat komposisi grup Piala Dunia yang dihuni Jepang saat ini. Berdasarkan head to head, Jepang tak punya catatan bagus menghadapi Spanyol dan Jerman. Jepang kalah dalam satu-satunya pertemuan di laga uji coba melawan Spanyol tahun 2001 dengan skor 1-0. Sedangkan melawan Jerman, Jepang meraih hasil satu imbang dan satu kalah.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Catatan lebih bagus didapatkan Jepang ketika berjumpa Kosta Rika. Mereka tak pernah kalah. Tiga menang dan satu imbang adalah hasil yang dimiliki Jepang kala berjumpa Kosta Rika.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Harapan untuk lolos tentu diusung tinggi oleh skuad Jepang yang saat ini menempati <a href="https://www.fifa.com/fifa-world-ranking/JPN" target="_blank" rel="noopener">posisi 24</a> rangking FIFA. Mereka bisa dikatakan punya generasi pemain bagus di timnas saat ini. Ada pemain muda seperti Takefusa Kubo, Ritsu Doan, dan Reo Hatate yang bermain di Eropa. Ada juga mereka yang berada dalam usia emas seperti Daichi Kamada, Kyogo Furuhashi, dan Takumi Minamino. Demikian halnya dengan pemain senior seperti Maya Yoshida, Yuto Nagatomo, dan Genki Haraguchi.</span></p>
<h2><span style="font-size: 18pt;">Pembagian Grup Piala Dunia 2022</span></h2>
<ul>
<li><strong>Grup A</strong>: Qatar (tuan rumah), Ekuador, Senegal, Belanda</li>
<li><strong>Grup B</strong>: Inggris, Iran, Amerika Serikat, Wales</li>
<li><strong>Grup C</strong>: Argentina, Arab Saudi, Meksiko, Polandia</li>
<li><strong>Grup D</strong>: Perancis, Denmark, Tunisia, Australia</li>
<li><strong>Grup E</strong>: Spanyol, Jerman, Jepang, Kosta Rika</li>
<li><strong>Grup F</strong>: Belgia, Kanada, Maroko, Kroasia</li>
<li><strong>Grup G</strong>: Brasil, Serbia, Swiss, Kamerun</li>
<li><strong>Grup H</strong>: Portugal, Ghana, Uruguay, Korea Selatan</li>
</ul>
<p><span style="font-size: 12pt;">Menilik pada komposisi pembagian grup Piala Dunia 2022 Qatar yang lebih merata maka pastilah dikatakan bila Grup E adalah grup neraka, yang kurang panas, di <a href="https://speakbola.com/jadwal-lengkap-piala-dunia-2022/">Piala Dunia 2022 Qatar</a> lantaran grup E memiliki dua negara Juara Piala Dunia. Namun demikian, sebenarnya masih ada grup lain yang bisa juga dikatakan neraka, yaitu grup C  dan Grup H. </span></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com/grup-neraka-piala-dunia-2022/">Grup Neraka Piala Dunia 2022 yang Kurang Panas: Grup E!</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com">SpeakBola</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
