<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Serie A &#8211; SpeakBola</title>
	<atom:link href="https://speakbola.com/tag/serie-a/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://speakbola.com</link>
	<description>Bicara Bola ya Speakbola aja!</description>
	<lastBuildDate>Sun, 10 Sep 2023 04:39:44 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://speakbola.com/wp-content/uploads/logo-only-32x32.png</url>
	<title>Serie A &#8211; SpeakBola</title>
	<link>https://speakbola.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Hasil Lengkap Liga Italia Pekan Ini, Juventus Gagal Menang, Napoli Amankan 3 Angka</title>
		<link>https://speakbola.com/hasil-lengkap-liga-italia-pekan-ini/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Mlg Bola]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 28 Aug 2023 02:09:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bola Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[featured]]></category>
		<category><![CDATA[hasil pertandingan]]></category>
		<category><![CDATA[Liga Italia]]></category>
		<category><![CDATA[Serie A]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://speakbola.com/?p=4134</guid>

					<description><![CDATA[<p>Hasil Lengkap Liga Italia Pekan Ini, Juventus Gagal Menang, Napoli Amankan 3 Angka &#8211; Pada hari Minggu, 27 Agustus 2023, ada empat pertandingan yang berlangsung di Liga Italia Serie A. Salah satu pertandingan yang paling menarik adalah Juventus vs Bologna di Allianz Stadium. Juventus yang memburu posisi puncak klasemen hanya bisa bermain imbang 1-1 dengan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com/hasil-lengkap-liga-italia-pekan-ini/">Hasil Lengkap Liga Italia Pekan Ini, Juventus Gagal Menang, Napoli Amankan 3 Angka</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com">SpeakBola</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Hasil Lengkap Liga Italia Pekan Ini, Juventus Gagal Menang, Napoli Amankan 3 Angka &#8211; Pada hari Minggu, 27 Agustus 2023, ada empat pertandingan yang berlangsung di Liga Italia <a href="https://en.wikipedia.org/wiki/Serie_A" target="_blank" rel="noopener">Serie A</a>. Salah satu pertandingan yang paling menarik adalah Juventus vs Bologna di Allianz Stadium.</p>
<p>Juventus yang memburu posisi puncak klasemen hanya bisa bermain imbang 1-1 dengan Bologna. Tim tamu unggul terlebih dahulu di menit ke-24. Operan Joshua Zirkzee ke Lewis Ferguson berhasil diceploskan ke gawang Juventus. Si Nyonya Tua berhasil menyamakan kedudukan di menit 80 lewat tandukan Striker Serbia, Dusan Vlahovic.</p>
<p>Dengan hasil imbang ini, Juventus hingga pekan ke-2 Liga Italia berada di klasemen posisi ke-6 dengan catatan satu kemenangan dan satu hasil seri.</p>
<p>Pertandingan lain yang juga menarik di pekan ke-2 Liga Italia kemarin adalah pertemuan Napoli vs Sassuolo di Stadio Diego Armando Maradona. Napoli berhasil mengalahkan Sassuolo dengan skor 2-0. Gol-gol Napoli dicetak oleh Victor Osimhen pada menit ke-16 lewat titik penalti dan  Giovanni Di Lorenzo menit 64.</p>
<p>Dengan hasil tersebut, Napoli kini bertengger di posisi kedua klasemen sementara Liga Italia. Sedangkan pemuncak klasemen Liga Italia hingga pekan ke-2 masih dipegang oleh AC Milan yang berhasil meraih 2 kemenangan di dua laga awal.</p>
<p><strong>Berikut adalah hasil lengkap Liga Italia pekan ini pada hari Minggu, 27 Agustus 2023:</strong></p>
<p>Fiorentina Vs Lecce (2 &#8211; 2)</p>
<p>Juventus Vs Bologna (1 &#8211; 1)</p>
<p>Napoli Vs Sassuolo (2 &#8211; 0)</p>
<p>Lazio Vs Genoa (0 &#8211; 1)</p>
<p><strong>Baca juga:</strong><br />
<a href="https://speakbola.com/hasil-lengkap-liga-inggris/"><span style="font-weight: 400;">Hasil Lengkap Liga Inggris Pekan ini: Manchester City dan Liverpool Menang Dramatis</span></a><br />
<a href="https://speakbola.com/profil-klub-sepakbola-juventus/"><span style="font-weight: 400;">Profil Klub Sepakbola Juventus: Sejarah, Prestasi, Skuad, dan Fans</span></a><br />
<a href="https://speakbola.com/sejarah-stadion-san-siro/"><span style="font-weight: 400;">Sejarah Stadion San Siro: Markas Dua Raksasa Sepakbola Kota Milan</span></a></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com/hasil-lengkap-liga-italia-pekan-ini/">Hasil Lengkap Liga Italia Pekan Ini, Juventus Gagal Menang, Napoli Amankan 3 Angka</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com">SpeakBola</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gol Tercepat di Dunia dan Para Pemain Sepak Bola Pencetaknya</title>
		<link>https://speakbola.com/gol-tercepat-di-dunia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[SpeakBola Writer]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 14 Oct 2022 08:24:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Offside]]></category>
		<category><![CDATA[English Premier League]]></category>
		<category><![CDATA[EURO]]></category>
		<category><![CDATA[Gol]]></category>
		<category><![CDATA[Gol Tercepat]]></category>
		<category><![CDATA[la liga]]></category>
		<category><![CDATA[Liga Champions]]></category>
		<category><![CDATA[piala dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Serie A]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://speakbola.com/?p=2583</guid>

					<description><![CDATA[<p>(speakbola.com) &#8211; Mohamed Salah baru saja mencatatkan rekor baru di dunia sebagai pencetak tri gol tercepat di UCL saat Liverpool menggulung Rangers dengan skor 1-7 di rumah mereka sendiri pada kamis dini hari (13/10/2022). Rekor dunia yang dicatatkan oleh Salah itu mengalahkan rekor sebelumnya milik Bafetimbi Gomis. Gomis mencetak rekor hattrick tercepat saat Lyon mengalahkan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com/gol-tercepat-di-dunia/">Gol Tercepat di Dunia dan Para Pemain Sepak Bola Pencetaknya</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com">SpeakBola</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong>(speakbola.com)</strong> &#8211; Mohamed Salah baru saja mencatatkan rekor baru di dunia sebagai pencetak <a href="https://speakbola.com/hattrick-tercepat-liga-champions/">tri gol tercepat di UCL</a> saat Liverpool menggulung Rangers dengan skor 1-7 di rumah mereka sendiri pada kamis dini hari (13/10/2022). Rekor dunia yang dicatatkan oleh Salah itu mengalahkan rekor sebelumnya milik Bafetimbi Gomis. Gomis mencetak rekor hattrick tercepat saat Lyon mengalahkan Dinamo Zagreb, 7 Desember 2011, di <a href="https://speakbola.com/tag/liga-champions/">Liga Champions</a> dalam waktu delapan menit.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Berbicara soal gol tercepat, tercatat ada beberapa nama-nama pemain yang juga punya rekor gol tercepat versi mereka masing-masing. Pada rubrik Offside kali ini SpeakBola akan menyuguhkan gol-gol tercepat di dunia dan para pemain pemegang rekor tersebut. Inilah daftarnya:</span></p>
<h2></h2>
<h2><span style="font-size: 18pt;">Gol Tercepat Liga 1 Indonesia</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Rekor gol tercepat di Liga 1 Indonesia, yang saat ini bernama BRI Liga 1, dipegang oleh <strong>Pedro Javier Velazquez Insfran</strong>. Gol Pedro Javier dicetak saat laga baru berjalan <strong>11</strong><strong>,24 detik</strong>. Ketika itu, timnya Persija Jakarta menggulung PSAP Sigli dengan skor 5-1 pada Indonesia Super League (ISL) 2011-2012, 18 April 2012.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="in">Gol tercepat Liga Indonesia: Persija vs PSAP Sigli, 18 April 2012 di Std GBK.</p>
<p>Pedro Javier, detik 10.</p>
<p>(sc: YT YFG Sport) <a href="https://t.co/UgQAqF6TyK">pic.twitter.com/UgQAqF6TyK</a></p>
<p>— 𝙄𝘿𝙎 (@indosupporter) <a href="https://twitter.com/indosupporter/status/1496123494702403586?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">February 22, 2022</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Rekor gol tercepat milik Pedro Javier masih bertahan dan tak kunjung terpecahkan hingga BRI Liga 1 2022 ditunda tanpa batas waktu, buntut dari tragedi Kanjuruhan, Arema vs Persebaya.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Pedro Javier memecahkan rekor pencetak gol tercepat sebelumnya, Saktiawan Sinaga. Sakti mencatatkan waktu 29 detik untuk mencetak gol di ajang ISL 2009-2010 , Persik Kediri kontra PKT Bontang, di Stadion Brawijaya, Kediri, 17 Oktober 2009.</span></p>
<h2></h2>
<h2><span style="font-size: 18pt;">Gol Tercepat di UCL</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Bila Mohamed Salah tercatat sebagai pencetak hattrick tercepat di Liga Champions maka <strong>Roy Makaay</strong> lah orangnya pemain sepak bola yang tercatat sebagai pencetak gol tercepat di Liga Champios.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Mantan striker Timnas Belanda itu cuma butuh waktu <strong>10 detik</strong> saja untuk membobol gawang Real Madrid saat ia masih bermain untuk Bayern Munich. Makaay memperdaya mantan bek Real Madrid Roberto Carlos untuk menerima umpan silang dari Hasan Salihamidzi dan mengkonfersinya menjadi gol tercepat Liga Champions sepanjang masa.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en"><a href="https://twitter.com/hashtag/OnThisDay?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#OnThisDay</a> 1️⃣2️⃣ years ago, Roy Makaay scored the quickest goal in <a href="https://twitter.com/ChampionsLeague?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">@ChampionsLeague</a> history 😳</p>
<p>🗓 07.03.2007<br />
⏳ 10.12 seconds<br />
🆚 Real Madrid<a href="https://twitter.com/hashtag/FCBayern?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#FCBayern</a> <a href="https://twitter.com/hashtag/MiaSanMia?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#MiaSanMia</a> <a href="https://t.co/w5Q5LckDpQ">pic.twitter.com/w5Q5LckDpQ</a></p>
<p>— FC Bayern Munich (@FCBayernEN) <a href="https://twitter.com/FCBayernEN/status/1103670619269488643?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">March 7, 2019</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Rekor yang diciptakan Makaay kala Bayern mengalahkan Madrid dengan skor 2-1, di babak 16 besar Liga Champions musim 2006-2007 itu, hingga saat ini masih bertahan.</span></p>
<h2></h2>
<h2><span style="font-size: 18pt;" data-sheets-value="{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:&quot;Gol Tercepat di Premier League&quot;}" data-sheets-userformat="{&quot;2&quot;:513,&quot;3&quot;:{&quot;1&quot;:0},&quot;12&quot;:0}">Gol Tercepat di di Dunia dari Premier League</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;"><strong>Shane Long</strong> memecahkan rekor gol tercepat di Premier League milik Ledley King yang sudah bertahan selama 18 tahun dalam pertandingan antara Watford dan Southampton di Vicarage Road pada 23 April 2019.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">Shane Long Goal Vs Watford,23 April 2019 <a href="https://twitter.com/hashtag/SaintsFC?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#SaintsFC</a> <a href="https://t.co/w4xYosl6gr">pic.twitter.com/w4xYosl6gr</a></p>
<p>— SaintsArchive (@saints_archive) <a href="https://twitter.com/saints_archive/status/1248659906934312960?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">April 10, 2020</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Gol milik Shane Long secara resmi mencatatkan waktu <strong>7,69 detik</strong>, lebih cepat dari rekor sebelumnya yang dicetak oleh Ledley King dalam 10 detik. Rekor gol tercepat dari bek yang saat itu masih berseragam Southamton Tottenham tak tergoyahkan hingga saat ini di Liga Inggris.</span></p>
<h2></h2>
<h2><span style="font-size: 18pt;" data-sheets-value="{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:&quot;Gol Tercepat Liga Spanyol&quot;}" data-sheets-userformat="{&quot;2&quot;:513,&quot;3&quot;:{&quot;1&quot;:0},&quot;12&quot;:0}">Gol Tercepat Liga Spanyol</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Gol tercepat di dunia selanjutnya datang dari La Liga Spanyol saat <strong>Joseba Llorente</strong> mencetak gol bagi klubnya Real Valladolid pada 20 Januari 2008. Hanya dalam waktu <strong>7,82 detik</strong>, Llorente berhasil membobol gawang Espanyol.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Catatan tersebut memecahkan rekor yang pernah dipegang oleh Dario Silva dari Uruguay, yang mencetak gol tercepat di Liga Spanyol dalam waktu 8 detik.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="in">Joseba Llorente hanya butuh waktu 7 detik untuk membobol gawang RCD Espanyol kala berjumpa Real Valladolid di musim 2007/08 😱</p>
<p>Gol ini pun langsung tercatat sebagai rekor gol tercepat dalam sejarah LaLiga 👏🏻<a href="https://twitter.com/hashtag/beINLaLiga?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#beINLaLiga</a> <a href="https://t.co/Y86y5pgvry">pic.twitter.com/Y86y5pgvry</a></p>
<p>— beIN SPORTS (@beINSPORTSid) <a href="https://twitter.com/beINSPORTSid/status/1252101881762951168?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">April 20, 2020</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Setelah menjadi pencetak gol tercepat La Liga Spanyol sepanjang masa, Llorente kembali menambah 1 gol lagi di menit ke-34. Espanyol membalasnya lewat sundulan bek Marc Torrejon di menit ke-59. Namun skor 2-1 bagi kemenangan Valladolid tetap bertahan hingga laga usai.</span></p>
<h2></h2>
<h2><span style="font-size: 18pt;" data-sheets-value="{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:&quot;Gol Tercepat Liga Italia Serie A&quot;}" data-sheets-userformat="{&quot;2&quot;:513,&quot;3&quot;:{&quot;1&quot;:0},&quot;12&quot;:0}">Gol Tercepat Liga Italia Serie A</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Penyerang asal Portugal, <strong>Rafael Leao</strong>, menjadi pencetak gol tercepat di Liga Italia Serie A. Leao mencatatkan rekor sebagai pencetak gol tercepat di Serie A saat ia membobol gawang Sassuolo pada 20 Desember 2020 lalu.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="und">WILD!</p>
<p>Rafael Leão scored SEVEN seconds into the match 😱 <a href="https://t.co/fsgBP3g6CD">pic.twitter.com/fsgBP3g6CD</a></p>
<p>— ESPN FC (@ESPNFC) <a href="https://twitter.com/ESPNFC/status/1340661240461344770?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">December 20, 2020</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Gol Leao tercipta hanya berselang <strong>6,2 detik</strong> dari wasit meniup peluit tanda pertandingan di mulai. Leao mengalahkan rekor gol tercepat dalam sejarah Serie A yang sebelumnya diukir oleh penyerang asal Italia, Paolo Poggi, pada 2 Desember 2001. Paolo Poggi yang ketika itu bermain untuk Piacenza berhasil membobol gawang Fiorentina saat laga baru berjalan 8,9 detik.</span></p>
<h2></h2>
<h2><span style="font-size: 18pt;" data-sheets-value="{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:&quot;Gol Tercepat EURO&quot;}" data-sheets-userformat="{&quot;2&quot;:513,&quot;3&quot;:{&quot;1&quot;:0},&quot;12&quot;:0}">Gol Tercepat di Dunia Versi EURO</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Rekor gol tercepat di ajang EURO atau Piala Eropa masih dipegang oleh pemain Rusia <strong>Dmitri Kirichenko</strong>. Rekor itu tercipta saat Rusia menang 2-1 atas Yunani pada laga penyisihan Grup A, 20 Juni 2004.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">⏪ Watch Dmitri Kirichenko score the fastest-ever EURO goal ⚡️</p>
<p>🇷🇺 Happy birthday to the former Russia striker 🎂<a href="https://twitter.com/hashtag/HBD?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#HBD</a> | <a href="https://twitter.com/TeamRussia?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">@TeamRussia</a> <a href="https://t.co/gX4LF4pKsc">pic.twitter.com/gX4LF4pKsc</a></p>
<p>— UEFA EURO 2024 (@EURO2024) <a href="https://twitter.com/EURO2024/status/1483031846724198400?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">January 17, 2022</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Saat itu, Kirichenko mencatatkan namanya sebagai pencetak gol tercepat EURO sepanjang masa kala pertandingan baru berjalan <strong>1 menit 7 detik</strong>. Hingga saat ini, gol Kirichenko itu masih dinyatakan sebagai yang tercepat sepanjang sejarah Piala Eropa.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Namun sayangnya, walau berhasil menang dengan skor 2-1 atas Yunani, Rusia gagal melaju ke babak 16 besar. Mereka bercokol sebagai juru kunci grup setelah mengalami kekalahan pada dua laga pertama melawan Portugal dan Spanyol.</span></p>
<h2></h2>
<h2><span style="font-size: 18pt;" data-sheets-value="{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:&quot;Gol Tercepat di Piala Dunia&quot;}" data-sheets-userformat="{&quot;2&quot;:513,&quot;3&quot;:{&quot;1&quot;:0},&quot;12&quot;:0}">Gol Tercepat di Piala Dunia</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Rekor gol tercepat di dunia yang satu ini lahir di pestanya sepak bola sejagat raya, Piala Dunia. Dan aktor dibalik terciptanya gol tercepat di Piala Dunia adalah striker legendaris Turki, <strong>Hakan Sukur</strong>.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Hakan Sukur menjadi pencetak gol tercepat sepanjang sejarah Piala Dunia dengan catatan resmi <strong>11 detik</strong>. Momen itu terjadi dalam laga perebutan peringkat ketiga antara timnas Turki dan timnas Korea Selatan pada Piala Dunia 2002.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">Hakan Sukur takes advantage of a defensive error to score after just 11 seconds in the 2002 World Cup. <a href="https://twitter.com/hashtag/FastForwardFriday?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#FastForwardFriday</a> <a href="https://t.co/XY2o9eNesZ">pic.twitter.com/XY2o9eNesZ</a></p>
<p>— 90s Football (@90sfootball) <a href="https://twitter.com/90sfootball/status/1025297721270272001?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">August 3, 2018</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Terciptanya gol Sukur diawali oleh kesalahan kapten Timnas Korea Selatan, Hong Myung-bo, di wilayah pertahanan sendiri. Bola yang dikuasai Hong Myung-bo kemudian berhasil direbut oleh Ilhan Mansiz.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Secepat kilat, Mansiz langsung menyodorkan umpan kepada Sukur yang berada di dekatnya. Sukur lalu menggiring bola hingga ke dalam kotak penalti kemudian melepaskan tembakan kaki kiri yang sukses mengoyak jala gawang tuan rumah Korea Selatan.</span></p>
<h2></h2>
<h2><span style="font-size: 18pt;" data-sheets-value="{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:&quot;Gol Tercepat di Piala Dunia&quot;}" data-sheets-userformat="{&quot;2&quot;:513,&quot;3&quot;:{&quot;1&quot;:0},&quot;12&quot;:0}">Gol Tercepat di Dunia</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Sabtu, 7 November 2009, sebuah rekor dunia dicatatkan oleh seorang pemain bernama <strong>Nawaf Al Abed</strong>. Ia menjadi pemain yang mencetak gol tercepat di dunia sepanjang masa. Gol Nawaf Al Abed tercipta pada laga Prince Faisal bin Fahad Cup U-23. Saat itu timnya, Al-Hilal, berhadapan dengan Al-Shoalah di babak penyisihan grup.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Saat peluit panjang baru saja ditiup, tanpa basa-basi Al Abed langsung melepaskan tendangan kencang ke gawang Al-Shoalah. Kiper Al-Shoalah yang tidak dalam posisi tepat tak mampu berbuat apa-apa selain terdiam menyaksikan bola melaju tanpa permisi. Gol kilat Al Abed itu dicetak dalam tempo <strong>dua detik</strong> pas.</span></p>
<p><iframe title="YouTube video player" src="https://www.youtube.com/embed/ruz5SFZlDxY" width="560" height="315" frameborder="0" allowfullscreen="allowfullscreen"></iframe></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Sayangnya, gol Al Abed dianggap tak sah karena Al-Hilal melakukan tindakan indisiplliner. Kemenangan 4-0 Al Hilal pada laga itu dianulir karena setelah ditelisik ulang mereka terbukti memainkan pemain di luar umur 23 tahun. Oleh sebab itu, dalam catatan Guinness World Records, rekor <a href="https://www.guinnessworldrecords.com/world-records/72575-fastest-goal-football-video" target="_blank" rel="noopener">gol tercepat di dunia</a> diberikan kepada Ricardo Oliviera yang mencetak gol dalam waktu 2.8 detik sejak kick-off pertandingan dimulai.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Itulah mereka Speakers, para pemegang rekor gol tercepat di dunia. Gol ter cepat mana yang paling kalian suka?</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Ikuti terus <a href="https://speakbola.com/">SpeakBola</a> untuk mendapatkan berita terkini dan unik dari dunia sepak bola. Bicara bola ya SpeakBola aja!</span></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com/gol-tercepat-di-dunia/">Gol Tercepat di Dunia dan Para Pemain Sepak Bola Pencetaknya</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com">SpeakBola</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Calciopoli, Biang Keladi Merosotnya Sepak Bola Italia</title>
		<link>https://speakbola.com/calciopoli-biang-merosotnya-bola-italia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[SpeakBola Writer]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 19 Sep 2022 08:44:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bolastori]]></category>
		<category><![CDATA[Calciopoli]]></category>
		<category><![CDATA[Juventus]]></category>
		<category><![CDATA[Korupsi Sepak Bola]]></category>
		<category><![CDATA[Liga Italia]]></category>
		<category><![CDATA[Luciano Moggi]]></category>
		<category><![CDATA[Serie A]]></category>
		<category><![CDATA[Skandal Sepak Bola]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://speakbola.com/?p=1684</guid>

					<description><![CDATA[<p>(speakbola.com) &#8211; Ada masa di mana kata capocannoniere lebih populer digunakan untuk menyebut pencetak gol terbanyak ketimbang top skor, gelar juara disebut scudetto, pekan disebut giornata, dan gelandang disebut centrocampista. Istilah-istilah tersebut adalah Bahasa Italia yang familiar di telinga dan digunakan dalam pembicaraan sepak bola sehari-hari seiring dengan begitu digdayanya persepakbolaan Italia di era 90-an [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com/calciopoli-biang-merosotnya-bola-italia/">Calciopoli, Biang Keladi Merosotnya Sepak Bola Italia</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com">SpeakBola</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong>(speakbola.com)</strong> &#8211; Ada masa di mana kata c<em>apocannoniere </em>lebih populer digunakan untuk menyebut pencetak gol terbanyak ketimbang top skor, gelar juara disebut s<em>cudetto</em>, pekan disebut g<em>iornata</em>, dan gelandang disebut c<em>entrocampista</em>. Istilah-istilah tersebut adalah Bahasa Italia yang familiar di telinga dan digunakan dalam pembicaraan sepak bola sehari-hari seiring dengan begitu digdayanya persepakbolaan Italia di era 90-an hingga awal 2000an. Hingga, skandal <em>calciopoli</em> melanda sepak bola Italia.</span></p>
<h2><span style="font-size: 18pt;">Apa itu Calciopoli?</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;"><a href="https://speakbola.com/tag/calciopoli/">Calciopoli</a> adalah skandal suap, korupsi, dan pengaturan skor di Serie A liga Italia yang dilakukan secara masif, terstruktur, dan sistematis, yang terungkap pada Mei 2006. Skandal ini melibatkan beberapa klub seperti Juventus, Arezzo, Fiorentina, Lazio, AC Milan, hingga Reggina; pemain; wasit; hakim; hingga politisi Italia. </span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Meskipun terdapat sejumlah klub yang tersangkut kasus suap, pengaturan skor, dan koripsi ini, tetapi Juventus adalah yang paling tersorot. Petinggi Juventus diindikasi merupakan aktor intelektual di balik skandal ini.</span></p>
<h2><span style="font-size: 18pt;">Skandal Calciopoli Juventus</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Menurut sebuah jurnal berjudul <em><a href="https://eprints.lancs.ac.uk/id/eprint/70697/1/Calciopoli.pdf" target="_blank" rel="noopener">An analysis of consumer response to corruption: Italy&#8217;s Calciopoli scandal, </a></em>skandal calciopoli mulai diinvestigasi pada musim 2004/2005 saat Juventus berhasil menjuarai Serie A dengan 86 poin, unggul tujuh poin dari rival terdekatnya, AC Milan. Penyelidikan Otoritas Sepak Bola Italia (FIGC), dibantu kejaksaan dan kepolisian, memperlihatkan ada setidaknya 20 pertandingan Juventus yang dianggap mencurigakan dan terindikasi adanya suap, pengaturan skor, juga intervensi terhadap wasit.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Jurnal yang disusun oleh Babatunde Buraimo, Giuseppe Migali, dan Rob Simmons tersebut juga mengungkapkan tiga bentuk intervensi yang dilakukan pejabat Juventus kepada wasit:</span></p>
<ol>
<li><span style="font-size: 12pt;">Wasit yang dikenal punya kecenderungan mendukung Juventus dialokasikan untuk pertandingan-pertandingan menentukan bagi Juventus.</span></li>
<li><span style="font-size: 12pt;">Para wasit didorong untuk memberikan keputusan menguntungkan bagi Juventus</span></li>
<li><span style="font-size: 12pt;">Ketiga, wasit akan menerima ancaman skorsing dari tugas hingga pemecatan apabila keinginan direksi tidak dipenuhi.</span></li>
</ol>
<h2><span style="font-size: 18pt;">Hukuman Calciopoli</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Setelah menjalani proses penyelidikan akhirnya hukuman pun dijatuhkan bagi klub-klub yang terlibat skandal. </span></p>
<ul>
<li><span style="font-size: 12pt;"><strong>Juventus</strong> mendapatkan pengurangan sembilan poin, tidak berhak mengikuti Liga Champions Eropa 2006/2007, serta gelar Serie A musim 2004/2005-2005/2006 dilucuti. Hingga yang paling pahit adalah mereka harus terdegradasi ke Serie B.</span></li>
<li><strong>Lazio</strong> memperoleh pengurangan tiga poin untuk Serie A musim 2006/2007 dan tidak berhak mengikuti Piala UEFA 2006/2007.</li>
<li><strong>Fiorentina</strong> dikurangi 19 poin untuk Serie A musim 2006/2007 dan tidak berhak mengikuti Liga Champions Eropa 2006/2007</li>
<li><strong>AC Milan</strong> mendapatkan pengurangan delapan poin untuk Serie A musim 2006/2007 dan pengurangan 30 poin untuk Serie A musim 2005/2006</li>
<li><strong>Reggina</strong> dijatuhi denda senilai £68.000. Di samping itu, presiden mereka, Pasquale Foti, didenda sebesar £20.000 dan dilarang beraktivitas di dunia sepakbola selama dua setengah tahun.</li>
</ul>
<h2><span style="font-size: 18pt;">Aktor Intelektual Skandal Calciopoli</span></h2>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class=" wp-image-1695 aligncenter" src="https://speakbola.com/wp-content/uploads/Untitled-Facebook-Cover-1-300x169.png" alt="Luciano Moggi, Direktur Umum Juventus, diduga sebagai dalam calciopoli" width="508" height="286" srcset="https://speakbola.com/wp-content/uploads/Untitled-Facebook-Cover-1-300x169.png 300w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/Untitled-Facebook-Cover-1-1024x577.png 1024w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/Untitled-Facebook-Cover-1-400x225.png 400w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/Untitled-Facebook-Cover-1-768x433.png 768w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/Untitled-Facebook-Cover-1-1536x865.png 1536w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/Untitled-Facebook-Cover-1.png 1640w" sizes="(max-width: 508px) 100vw, 508px" /></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Berdasarkan ratusan rekaman percakapan dan ribuan dokumen yang masuk ke FIGC, tim penyelidik menyimpulkan bahwa Luciano Moggi punya andil penting dalam skandal suap dan pengaturan skor ini. Luciano Moggi bisa memilih wasit untuk pertandingan Juventus, memengaruhi pemilihan wasit untuk tim lain, menunda bahkan membatalkan pertandingan, dan menyetir arah liputan media. Saking hebatnya pengaruh Luciano Moggi, skandal ini juga disebut publik sebagai “Moggiopoli.”</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Atas peran sentralnya dalam skandal Calciopoli, Otoritas Sepak Bola Italia (FIGC) memberikan hukuman terhadap Luciano Moggi berupa pencekalan di dunia sepak bola seumur hidup.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Menanggapi keputusan tersebut, Luciano Moggi lantas mengajukan banding ke pengadilan tinggi dan berhasil lolos dari dua tuduhan terkait kecurangan olahraga. Ia memang tak bebas dari tuduhan konspirasi kriminal, tapi kasus telah melewati batas kedaluwarsa pada 2015. Dan, pada senin (24/3/2015), Pengadilan tinggi memutuskan Luciano Moggi Bebas.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Menurut Luciano Moggi, dalam sembilan tahun penyidikan, FIGC hanya menemukan satu wasit yang bersalah. Calciopoli merupakan senjata tanpa amunisi karena tidak adanya bukti.</span></p>
<h2><span style="font-size: 18pt;">Efek Calciopoli Terhadap Sepak Bola Italia</span></h2>
<blockquote><p>&#8220;Calciopoli seperti bom atom. Sepak bola kita hancur karenanya,&#8221; &#8211; Del Piero</p></blockquote>
<p><span style="font-size: 12pt;">Alessandro Del Piero, legenda sepak bola Juventus, yang saat skandal melanda ada di dalam klub, menggambarkan calciopoli sebagai bom atom, yang efeknya masih terasa di sepak bola Italia, kepada <a href="https://football-italia.net/del-piero-calciopoli-an-atomic-bomb/" target="_blank" rel="noopener">Gazetta dello Sport</a>.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Menurut Del Piero, skandal itu sudah menyebabkan kemerosotan sepak bola Italia belakangan ini. Setelah dilanda kasus calciopoli, sepak bola Italia mengalami kemunduran karena citranya jadi buruk. Di saat yang sama, liga-liga lain justru terus berkembang.</span></p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter wp-image-1696" src="https://speakbola.com/wp-content/uploads/alessandro-del-piero_169-1-300x169.jpeg" alt="Del Piero, mantan striker Juventus di masa tersandung kasus Calciopoli" width="472" height="266" srcset="https://speakbola.com/wp-content/uploads/alessandro-del-piero_169-1-300x169.jpeg 300w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/alessandro-del-piero_169-1-400x225.jpeg 400w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/alessandro-del-piero_169-1.jpeg 700w" sizes="(max-width: 472px) 100vw, 472px" /></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Seperti Premier League yang meledak karena kemampuan berhubungan dengan berbagai macam merek di seluruh dunia. Begitu pula dengan luasnya distribusi hak siar mereka.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Selain itu Real Madrid dan Barcelona juga sudah semakin maju dengan kebijakan korporasi mereka yang respektif. Sedangkan Jerman menyempurnakan rute yang telah mereka bangun.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Mantan striker Juventus itu menambahkan, pun negaranya meraih gelar Piala Dunia 2006, para investor asing malah datang ke Prancis. Mereka lebih memilih mentransfromasi klub-klub seperti PSG dan Monaco, bukannya memilih klub Italia.</span></p>
<h2><span style="font-size: 18pt;">Faktor Lain Penyebab Kemerosotan Sepak Bola Italia</span></h2>
<ul>
<li class="q-relative">
<h3><strong><span style="font-size: 12pt;">Penonton Yang Kian Berkurang</span></strong></h3>
</li>
</ul>
<p><span style="font-size: 12pt;">Melansir data dari situs <a href="https://www.worldfootball.net/attendance/ita-serie-a-1998-1999/1/" target="_blank" rel="noopener">worldfootbal.net</a>, jumlah penonton Seria A yang hadir ke stadion untuk menonton pertandingan langsung kian berkurang dari tahun ke tahun. Data di tahun 1998/1999 menyebutkan bahwa jumlah rata-rata penonton hadir ke stadion sebesar 30.784 penonton. Angka itu menurun drastis di tahun 2000an awal, contohnya di tahun <a href="https://www.worldfootball.net/attendance/ita-serie-a-2003-2004/3/" target="_blank" rel="noopener">2003/2004</a> menjadi 25.796 penonton.</span></p>
<div id="attachment_1698" style="width: 446px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-1698" class=" wp-image-1698" src="https://speakbola.com/wp-content/uploads/Serie-A-2006-2007-Attendance-overall-1-300x265.png" alt="Data rata-rata jumlah penonton Serie A tahun 2006./2007" width="436" height="385" srcset="https://speakbola.com/wp-content/uploads/Serie-A-2006-2007-Attendance-overall-1-300x265.png 300w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/Serie-A-2006-2007-Attendance-overall-1-400x353.png 400w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/Serie-A-2006-2007-Attendance-overall-1-768x677.png 768w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/Serie-A-2006-2007-Attendance-overall-1.png 991w" sizes="auto, (max-width: 436px) 100vw, 436px" /><p id="caption-attachment-1698" class="wp-caption-text"><span style="font-size: 10pt;">Data rata-rata jumlah penonton Serie A tahun 2006./2007</span></p></div>
<p><span style="font-size: 12pt;">Penurunan paling tajam terlihat di tahun <a href="https://www.worldfootball.net/attendance/ita-serie-a-2006-2007/3/" target="_blank" rel="noopener">2006/2007</a>, saat skandal calciopoli mencuat, 18.282 penonton. Hingga sampai sekarang hanya berkisar 25 ribu penonton yang hadir ke stadion untuk menyaksikan tim kesayangan. </span></p>
<ul class="q-box">
<li class="q-relative">
<h3><strong><span style="font-size: 12pt;">Keuangan Buruk Klub Serie A</span></strong></h3>
</li>
</ul>
<p><span style="font-size: 12pt;">Masih berkaitan dengan poin di sebelumnya. Merosotnya jumlah penonton yang hadir ke stadion bisa diindikasikan bahwa kepedulian mereka mulai bergeser ke klub lain. Hal tersebut dapat menggeser uang yang seharusnya masuk untuk membeli merchandise klub tersebut beralih ke klub lain. </span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Di samping itu, seperti yang dikatakan Del Piero, investor asing lebih memilih berinvestasi di klub negara lain bukannya Italia karena citra Serie A yang buruk.</span></p>
<ul class="q-box">
<li class="q-relative">
<h3><strong><span style="font-size: 12pt;">Sepak Terjang Klub Italia Di Eropa Merosot</span></strong></h3>
</li>
</ul>
<p><span style="font-size: 12pt;">Di era 90-an hingga awal 2000-an dominasi klub-klub Italia di kancah liga-liga Eropa amat besar. Nama-nama seperti AC Milan dan Juventus kerap ada di partai final Liga Champions Eropa. Sementara di Europa League, kasta kedua liga Eropa, klub-klub Italia juga tetap mendominasi. Bahkan sekelas AC Parma dan Torino pun masuk ke dalam final.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Namun memasuki era milenium, dominasi klub-klub Italia mulai luntur. Mereka digantikan dengan klub Inggris, Spanyol, dan Jerman. Sejak 1998 hingga kini, hanya 6 kali klub Italia masuk ke final Liga Champions Eropa dan 3 kali menjadi juara. Sisanya didominasi klub Spanyol, Real Madrid atau Barcelona.</span></p>
<ul class="q-box">
<li class="q-relative">
<h3><strong><span style="font-size: 12pt;">Minim Pemain Bintang di Serie A</span></strong></h3>
</li>
</ul>
<p><span style="font-size: 12pt;">Finansial yang buruk membuat pemain bintang enggan ke Serie A karena pastinya tidak mendapatkan bayaran sebaik yang ditawarkan liga lain. Dengan tidak adanya pemain bagus di Serie A, standard liga pun akan merosot sehingga prestasi klub-klub serie A akan semakin turun. </span><span style="font-size: 12pt;">Sementara bagi fans, tidak adanya pemain bintang di Serie A membuat mereka malas menonton Serie A.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Itu dia Speakers penjelasan soal Calciopoli, sebuah skandal suap, pengaturan skor, dan korupsi sepak bola, yang pernah mengguncang Italia dalam rubrik Bolastori kali ini.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Baca artikel menarik <a href="https://speakbola.com/category/bolastori/">Bolastori</a> lainnya untuk mendapatkan kabar terkini dan unik dari dunia sepak bola. Bicara bola ya speakbola aja!</span></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com/calciopoli-biang-merosotnya-bola-italia/">Calciopoli, Biang Keladi Merosotnya Sepak Bola Italia</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com">SpeakBola</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Derby Della Madonnina: Duel Dua Milan di Kota Milan, AC Milan VS Inter Milan</title>
		<link>https://speakbola.com/derby-della-madonnina/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[SpeakBola Writer]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 05 Sep 2022 10:53:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bolastori]]></category>
		<category><![CDATA[AC MIlan]]></category>
		<category><![CDATA[derby]]></category>
		<category><![CDATA[Derby Della Madonnina]]></category>
		<category><![CDATA[Inter Milan]]></category>
		<category><![CDATA[sejarah]]></category>
		<category><![CDATA[sejarah sepak bola]]></category>
		<category><![CDATA[Serie A]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://speakbola.com/?p=1381</guid>

					<description><![CDATA[<p>(speakbola.com) &#8211; Derby della Madonnina adalah sebutan bagi pertemuan antara dua Milan di kota Milan, Ac Milan vs Inter Milan. Penyebutan Derby della Madonnina pada pertandingan dua Milan ini merujuk pada salah satu pemandangan utama di kota Milan, patung Perawan Maria di puncak Katedral Milan, yang sering disebut sebagai Madonnina (Madonna Kecil dalam bahasa Italia). [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com/derby-della-madonnina/">Derby Della Madonnina: Duel Dua Milan di Kota Milan, AC Milan VS Inter Milan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com">SpeakBola</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong>(speakbola.com)</strong> &#8211; Derby della Madonnina adalah sebutan bagi pertemuan antara dua Milan di kota Milan, <a href="https://speakbola.com/tag/ac-milan/">Ac Milan</a> vs <a href="https://speakbola.com/tag/inter-milan/">Inter Milan</a>. Penyebutan Derby della Madonnina pada pertandingan dua Milan ini merujuk pada salah satu pemandangan utama di kota Milan, patung Perawan Maria di puncak Katedral Milan, yang sering disebut sebagai Madonnina (Madonna Kecil dalam bahasa Italia).</span></p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-1402 aligncenter" src="https://speakbola.com/wp-content/uploads/1imm-red-madonnina02-1-300x200.jpg" alt="Patung Madonnina di atas Katedral Milan" width="420" height="280" srcset="https://speakbola.com/wp-content/uploads/1imm-red-madonnina02-1-300x200.jpg 300w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/1imm-red-madonnina02-1-1024x683.jpg 1024w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/1imm-red-madonnina02-1-400x267.jpg 400w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/1imm-red-madonnina02-1-768x512.jpg 768w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/1imm-red-madonnina02-1.jpg 1536w" sizes="auto, (max-width: 420px) 100vw, 420px" /></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Laga derby AC Milan vs Inter Milan ini menjadi salah satu laga sepak bola terakbar di Italia. Berlangsung setidaknya dua kali dalam setahun di ajang Serie A. Derby della Madonninan adalah satu-satunya derby dalam sepak bola yang selalu dimainkan di stadion yang sama, San Siro, karena baik Milan maupun Internazionale menyebut San Siro sebagai rumah mereka.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Baru-baru ini, tepatnya 3 September 2022, Dua Milan ini baru saja melakukan derby della Madonnina pertamanya. Pertandingan tersebut berakhir dengan kemenangan AC Milan 3-2 Inter Milan. Pertandingan pada hari Sabtu 3 September itu menjadi derby ke-233 antara Inter dan Milan di semua kompetisi.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Merujuk pada <a href="https://www.inter.it/en/news/milan-inter-facts-stats" target="_blank" rel="noopener">situs resmi Inter Milan</a>, di Serie A kedua tim telah bertemu sebanyak 177 kali. Secara keseluruhan, Nerazzurri, julukan Inter Milan, telah mencatat 68 kemenangan, lebih banyak dibandingkan dengan Rossoneri, julukan AC Milan, yang berjumlah 53. Nerazzurri juga telah mencetak lebih banyak gol dibandingkan rivalnya, 250 gol, sementara Rossoneri dengan 229 gol.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Namun derbi ini sesungguhnya tidak akan pernah ada jika saja dahulu tidak terjadi perpecahan. Awalnya dua klub ini adalah satu kesatuan di bawah satu identitas bernama Milan Foot-Ball and Cricket Club.</span></p>
<h2><span style="font-size: 14pt;">Sejarah Derby Della Madonnina: AC Milan VS Inter Milan</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Milan Foot-Ball and Cricket Club didirikan oleh ekspatriat asal Inggris, Alfred Edwards dan Herbert Kilpin, pada 16 Desember 1899. Dua tokoh itulah yang menjadi alasan klub ini memilih kata Milan ketimbang Milano yang lebih bernuansa Italia.</span></p>
<blockquote><p><span style="font-size: 12pt;">Kita akan menjadi tim iblis. Warna kita adalah merah seperti api dan hitam untuk memberikan rasa takut pada lawan kita! &#8211; Herbert Kilpin, 1899</span></p></blockquote>
<p><span style="font-size: 12pt;">Di awal berdirinya, Milan Foot-Ball and Cricket Club dikenal sebagai salah satu klub yang kuat. Terbukti dengan torehan tiga kali menjuarai kejuaraan sepak bola Italia, yakni pada 1901, 1906, dan 1907.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Prestasi bagus tak menjamin segalanya berjalan mulus. Usai pencapaian menjuarai kejuaraan pada 1907, klub ini mengalami perpecahan pada 1908. Persoalan prinsip antara sesama pengurus klub membuat Milan Foot-Ball and Cricket Club harus pecah.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en"><a href="https://twitter.com/hashtag/OnThisDay?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#OnThisDay</a> in 1899 <a href="https://twitter.com/acmilan?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">@acmilan</a> were founded as Milan Foot-Ball and Cricket Club by two English expats</p>
<p>Despite having only won half as many <a href="https://twitter.com/SerieA?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">@SerieA</a> titles as rivals <a href="https://twitter.com/juventusfc?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">@juventusfc</a> only Real Madrid have won more <a href="https://twitter.com/ChampionsLeague?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">@ChampionsLeague</a> titles than Milan <a href="https://t.co/l1lKtc9Gzi">https://t.co/l1lKtc9Gzi</a> <a href="https://t.co/Sqg6n8C6sz">pic.twitter.com/Sqg6n8C6sz</a></p>
<p>— Subside Sports (@subsidesports) <a href="https://twitter.com/subsidesports/status/1339208666570842112?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">December 16, 2020</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Sebagian pengurus klub ingin klub Milan menjadi klub yang didominasi oleh orang Italia. Sementara di sisi lain, ada pengurus klub yang ingin Milan Foot-Ball and Cricket Club menjadi klub yang terbuka bagi orang di seluruh dunia.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Perbedaan prinsip itu akhirnya membawa delapan pengurus klub, yang semuanya orang Swiss, keluar dan membentuk klub baru. Klub inilah yang kemudian dikenal sekarang dengan nama Inter Milan atau Internazionale.</span></p>
<blockquote><p><span style="font-size: 12pt;">Malam yang indah ini menganugrahi kita warna-warna lambang kita: hitam dan biru dengan latar belakang bintang-bintang berwarna emas. Harus disebut Internazionale, karena kita adalah saudara dunia. &#8211; Pendiri Inter Milan, 1908</span></p></blockquote>
<p><span style="font-size: 12pt;">Sementara itu, klub Milan yang pertama bernama Milan Foot-Ball and Cricket Club kini kita kenal sebagai AC Milan. Dari kisah di atas, kita bisa tahu kenapa AC Milan dijuluki Rossoneri (Merah-Hitam) dan Il Diavolo (Tim Iblis), sedangkan Inter dijuluki Nerazzurri (Hitam-Biru).</span></p>
<h2><span style="font-size: 14pt;">Rivalitas Setelah Perpecahan</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Derby della Madonnina pertama antara dua klub kota Milan ini diadakan di final Piala Chiasso tahun 1908, sebuah turnamen sepak bola yang dimainkan di Canton Ticino, Swiss, pada tanggal 18 Oktober tahun itu. Rossoneri menang 2-1.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Namun ada pendapat lain yang dinilai lebih meyakinkan soal derby della Madonnina pertama, pendapat itu mengemukakan bahwa pertemuan mereka terlaksana di kejuaraan sepak bola Italia (Prima Categoria) pada Januari 1909. Hasilnya, Milan menang 3-2 atas Inter.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Selama masa 1940-an hingga 1960-an, Milan berjaya bersama trio Swedia: Gunnar Nordahl, Gunnar Gren, dan Nils Liedholm. Pada era 1980-an hingga 1990-an, ada trio Belanda yang menjadi andalan: Marco van Basten, Ruud Gullit, dan Frank Rijkaard. Sebuah hal yang ironis bagi AC Milan mengingat mereka adalah klub yang berpegang teguh pada prinsip Italia-sentris.</span></p>
<div id="attachment_1407" style="width: 462px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-1407" class=" wp-image-1407" src="https://speakbola.com/wp-content/uploads/4a8afe3242088ac3db56ea0a42974728-1-300x214.png" alt="Trio Belanda: Ruud Gullit, Marco van Basten dan Frank Rijkaard" width="452" height="323" srcset="https://speakbola.com/wp-content/uploads/4a8afe3242088ac3db56ea0a42974728-1-300x214.png 300w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/4a8afe3242088ac3db56ea0a42974728-1-1024x730.png 1024w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/4a8afe3242088ac3db56ea0a42974728-1-400x285.png 400w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/4a8afe3242088ac3db56ea0a42974728-1-768x547.png 768w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/4a8afe3242088ac3db56ea0a42974728-1.png 1280w" sizes="auto, (max-width: 452px) 100vw, 452px" /><p id="caption-attachment-1407" class="wp-caption-text"><span style="font-size: 10pt;">Trio Belanda: Ruud Gullit, Marco van Basten dan Frank Rijkaard</span></p></div>
<p><span style="font-size: 12pt;">Sebaliknya, Inter malah memiliki pemain-pemain lokal hebat. Sebut saja Sandro Mazzola, Aurelio Milani, hingga Armando Picchi. Tiga tokoh ini memainkan peran krusial kala Inter menjuarai European Cup, kini Liga Champions, dua musim beruntun (1963/64 dan 1964/65). Untuk pemain non-Italia, pada masa itu ada Luis Suarez Miramontes (Spanyol) dan Jair da Costa (Brasil) yang mencetak gol di final European Cup 1965.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Di era 1980-an hingga 1990-an, Inter diperkuat oleh trio Jerman, Lothar Matthaus, Andreas Brehme, dan Juergen Klinsmann. Sayangnya, dari segi prestasi, mereka kalah mentereng dari trio Belandanya AC Milan.</span></p>
<div id="attachment_1408" style="width: 460px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-1408" class=" wp-image-1408" src="https://speakbola.com/wp-content/uploads/FVON7d2X0AEJjta-jpg-large-1242×833-1-300x200.png" alt="Trio Jerman: Lothar Matthaus, Jurgen Klinsmann, dan Andreas Brehme" width="450" height="300" srcset="https://speakbola.com/wp-content/uploads/FVON7d2X0AEJjta-jpg-large-1242×833-1-300x200.png 300w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/FVON7d2X0AEJjta-jpg-large-1242×833-1-1024x682.png 1024w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/FVON7d2X0AEJjta-jpg-large-1242×833-1-400x267.png 400w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/FVON7d2X0AEJjta-jpg-large-1242×833-1-768x512.png 768w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/FVON7d2X0AEJjta-jpg-large-1242×833-1.png 1160w" sizes="auto, (max-width: 450px) 100vw, 450px" /><p id="caption-attachment-1408" class="wp-caption-text"><span style="font-size: 10pt;">Trio Jerman: Lothar Matthaus, Jurgen Klinsmann, dan Andreas Brehme</span></p></div>
<h2><span style="font-size: 14pt;">Rivalitas di Era Milenium</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Di awal era 2000an, AC Milan mencuri start dengan menjuarai Serie A pada musim 2003/04, menghentikan dominasi Juventus yang 2 musim sebelumnya menjadi juara.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Penantian panjang Inter Milan untuk gelar liga, sejak terakhir menjadi juara di tahun 1989, akhirnya usai pada tahun 2006. Di tahun itu skandal Calciopoli menanggalkan Juventus dari gelar 2005/06 (serta mengurangi poin dari total keseluruhan akhir Milan) dan menyerahkan gelar juara Serie A kepada Inter, yang awalnya finis ketiga di belakang Juventus dan Milan.</span></p>
<div id="attachment_1401" style="width: 479px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-1401" class=" wp-image-1401" src="https://speakbola.com/wp-content/uploads/EUy8LyoWAAIMuBF-1-300x197.jpg" alt="Rui Costa dan Materazzi di tengah Derby Milan vs Inter" width="469" height="308" srcset="https://speakbola.com/wp-content/uploads/EUy8LyoWAAIMuBF-1-300x197.jpg 300w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/EUy8LyoWAAIMuBF-1-400x262.jpg 400w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/EUy8LyoWAAIMuBF-1.jpg 680w" sizes="auto, (max-width: 469px) 100vw, 469px" /><p id="caption-attachment-1401" class="wp-caption-text"><span style="font-size: 10pt;">Materazzi dan Rui Costa di leg kedua babak perempatfinal Liga Champions musim 2004/2005.</span></p></div>
<p><span style="font-size: 12pt;">Inter kemudian memenangkan Serie A 2006/07. Sementara Milan, sebagai hukuman skandal calciopoli, memulai musim dengan poin negatif. Pun demikian, di musim yang sama, Milan sukse merebut Trofi Liga Champions UEFA, setelah mengalahkan Liverpool di Final di Athena.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Ketika skandal calciopoli mereda, Inter Milan terus mendominasi, memenangkan setiap liga hingga musim 2009-10 di mana mereka mengamankan gelar pada hari terakhir musim. Musim itu juga membuat Inter menjadi tim Italia pertama yang sukses memenangkan treble, Serie A, Coppa Italia, dan gelar Liga Champions.</span></p>
<h2><span style="font-size: 14pt;">2010 Hingga Kini</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Musim berikutnya, giliran Milan yang meraih kejayaan. Dengan belanja pemain, termasuk mantan striker Inter Zlatan Ibrahimovic, Milan sukses merebut kembali Scudetto ke-18 mereka. Secara keseluruhan, memimpin klasemen liga dari awal November hingga akhir musim. Musim itu juga Milan berhasil memenangkan kedua pertandingan derby, menjaga clean sheet di kedua pertandingan tersebut.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Sayangnya, sejak 2011/12 , langkah kedua tim Milan ini tertinggal di belakang Juventus di Serie A, dengan finis kesembilan bagi Inter pada 2012/13 dan musim yang sulit bagi Milan pada 2014/15, finis kesepuluh. Meskipun demikian, Inter lebih baik dari keduanya dalam pertandingan derby, dengan sebelas kemenangan (termasuk satu di Coppa Italia 2020/21 ), enam seri dan lima kekalahan (termasuk satu di Supercoppa Italiana 2011 dan satu di 2017/18 Copa Italia ).</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Di musim 2020/21, Inter memenangkan gelar kesembilan belas, menyalip Milan dalam koleksi gelar Serie A. Namun, di tahun berikutnya Milan langsung menyamakan jumlah dengan memenangkan gelar kesembilan belas mereka.</span></p>
<h2 class="mvp-post-title left entry-title"><span style="font-size: 14pt;">Rekor Skor Derby Della Madonnina Terbanyak di Era Milenium</span></h2>
<h3><span style="font-size: 12pt;">1. 11 Mei 2001 (AC Milan 6-0 Inter Milan)</span></h3>
<p><span style="font-size: 12pt;">AC Milan pernah memiliki kenangan yang sangat manis atas Inter Milan di laga Derby della Madonnina. Milan pernah begitu perkasa saat berhadapan dengan Inter pada laga pekan ke-30 Serie A musim 2000/2001. Laga itu digelar di Giuseppe Meazza, 11 Mei 2001.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Saat itu Milan berhasil menang telak 6-0 atas Inter. Gol-gol Rossoneri dicetak oleh Gianni Comandini, Federico Giunti, Serginho dan Andriy Shevchenko.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en"><a href="https://twitter.com/hashtag/OnThisDay?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#OnThisDay</a> in 2001<br />
Inter 0⃣ <a href="https://twitter.com/hashtag/ACMilan?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#ACMilan</a> 6⃣<br />
No caption needed 🤩</p>
<p>Sponsored by <a href="https://twitter.com/skrill?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">@skrill</a>. Make your money move.<a href="https://twitter.com/hashtag/SempreMilan?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#SempreMilan</a> <a href="https://t.co/aoLYhhw9xA">pic.twitter.com/aoLYhhw9xA</a></p>
<p>— AC Milan (@acmilan) <a href="https://twitter.com/acmilan/status/1259771812415705093?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">May 11, 2020</a></p></blockquote>
<p><script src="https://platform.twitter.com/widgets.js" async="" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Comandini dan Shevchenko sama-sama mencetak dua gol di laga tersebut. Laga itu menjadi laga dengan margin kemenangan terbesar dalam sejarah Derby della Madonnina, sekaligus rekor derby della madonnina terkelam bagi Inter Milan.</span></p>
<h3><span style="font-size: 12pt;"><strong>2. 6 Mei 2012 (Inter 4-2 AC Milan)</strong></span></h3>
<p><span style="font-size: 12pt;">Milan membutuhkan kemenangan di laga ini untuk bersaing memperebutkan trofi <em>scudetto</em> melawan Juventus. Namun jauh dari harapan, <em>Diavolo Rosso</em> justru kalah dengan skor 4-2 dan harapan mereka mempertahan scudetto pun pupus. Diego Milito membuka keunggulan Inter pada menit 44.</span></p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class=" wp-image-1418 aligncenter" src="https://speakbola.com/wp-content/uploads/f9f4113b3e72dcd06fa9e67be1ebcec3-1-300x212.jpg" alt="Selebrasi gol Inter Milan" width="484" height="342" srcset="https://speakbola.com/wp-content/uploads/f9f4113b3e72dcd06fa9e67be1ebcec3-1-300x212.jpg 300w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/f9f4113b3e72dcd06fa9e67be1ebcec3-1-400x282.jpg 400w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/f9f4113b3e72dcd06fa9e67be1ebcec3-1.jpg 594w" sizes="auto, (max-width: 484px) 100vw, 484px" /></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Namun, dua gol Zlatan Ibrahimovic pada menit 44 dan 46 membuat Milan berbalik unggul. Akan tetapi, Milito kembali mencetak gol pada menit 52, 80 serta satu gol spektakuler dari Douglas Maicon saat pertandingan menyisakan waktu hanya tiga menit.</span></p>
<h3><span style="font-size: 12pt;">3. Derby Della Madonnina 30 Agustus 2009 (Ac Milan 0-4 Inter Milan)</span></h3>
<p><span style="font-size: 12pt;">Pada laga yang digelar di San Siro, Milan yang bertindak sebagai tuan rumah tampil di bawah tekanan Inter yang tampil luar biasa selama 90 menit derby della Madonnina. Inter unggul dalam segala-segalanya dari rival sekotanya itu. Alhasil pada paruh pertama laga, Inter sudah unggul 3-0 lewat gol Thiago Motta, Diego Milito (penalti) dan Maicon. </span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Dejan Stankovic mencetak gol tambahan untuk timnya di babak kedua. Gol-gol <i>Nerazzurri</i> dicetak oleh Thiago Motta menit 30, Diego Milito menit 36 (penalti), menit 45 dan Dejan Stankovic menit 67.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Saat itu adalah era di mana Inter masih dilatih Jose Mourinho dan akhirnya meraih <i>treble</i>.</span></p>
<h3><span style="font-size: 12pt;">4. 31 Januari 2016 (AC Milan 3-0 Inter Milan)</span></h3>
<p><span style="font-size: 12pt;">AC Milan berhasil menang telak dengan skor 3-0 kala menjamu Inter Milan di giornata 22 Serie A di San Siro, Senin (31/01/2016). Pertandingan ini berlangsung seru dan cukup keras. Kedua tim saling jual beli serangan namun Milan lah yang mampu tampil lebih superior dengan tiga gol berkat sumbangan Alex, Carlos Bacca dan M’Baye Niang.</span></p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class=" wp-image-1419 aligncenter" src="https://speakbola.com/wp-content/uploads/2021.01.31-OTD-Derby-2016-Orizzontale-300x169.jpg" alt="Alex saat berselebrasi usai mencetak gol ke gawang inter milan" width="440" height="248" srcset="https://speakbola.com/wp-content/uploads/2021.01.31-OTD-Derby-2016-Orizzontale-300x169.jpg 300w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/2021.01.31-OTD-Derby-2016-Orizzontale-400x225.jpg 400w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/2021.01.31-OTD-Derby-2016-Orizzontale.jpg 710w" sizes="auto, (max-width: 440px) 100vw, 440px" /></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Dengan kemenangan ini, Rossoneri mengantongi 36 poin dan tetap berada di posisi 6 dari 22 laga. Sementara itu Inter tertahan di posisi 4 dengan koleksi 41 poin.</span></p>
<h3><span style="font-size: 12pt;">5. 3 April 2011 (AC Milan 3-0 Inter Milan)</span></h3>
<p><span style="font-size: 12pt;">AC Milan keluar sebagai pemenang Derby della Madonnina. Dalam laga yang berlangsung dalam tempo tinggi dan sarat emosi, Rossoneri sukses mengalahkan Inter Milan dengan skor telak 3-0. Dalam pertandingan di San Siro, Minggu (3/4/2011), Milan langsung unggul pada menit pertama. Pato sukses mencatatkan namanya di papan skor setelah tembakannya merobek gawang Inter.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Berusaha menyamakan kedudukan, Nerazzurri malah kehilangan satu pemain pada awal babak kedua. Cristian Chivu dikartumerah karena mengasari Pato. Milan menggandakan keunggulan saat laga berlangsung satu jam. Pato kembali sukses menaklukkan Julio Cesar.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Antonio Cassano akhirnya menggenapi kemenangan Milan pada menit-menit akhir. Tendangan penalti bekas pemain Sampdoria ini mengelabui Cesar. Pada masa injury time, Milan juga harus bermain dengan sepuluh pemain. Cassano harus meninggalkan lapangan karena mendapatkan kartu kuning kedua.</span></p>
<h2><span style="font-size: 14pt;">Pemain yang Pernah Membela AC Milan dan Inter Milan dari Era 90an hingga Kini</span></h2>
<ul>
<li><span style="font-size: 12pt;">Cristian Brocchi (Milan 1994-1998, Inter 2000-2001, Milan 2001-2009)</span></li>
<li><span style="font-size: 12pt;">Roberto Baggio (Milan 1995-1997, Inter 1998-2000)</span></li>
<li><span style="font-size: 12pt;">Maurizio Ganz (Inter 1995-1997, Milan 1998-2001)</span></li>
<li><span style="font-size: 12pt;">Francesco Coco (Milan 1995-2002, Inter 2002-2007)</span></li>
<li><span style="font-size: 12pt;">Patrick Vieira (Milan 1995-1996, Inter 2006-2010)</span></li>
<li><span style="font-size: 12pt;">Edgar Davids (Milan 1996-1997, Inter 2004-2005)</span></li>
<li><span style="font-size: 12pt;">Taribo West (Inter 1997-1999, Milan 2000-2001)</span></li>
<li><span style="font-size: 12pt;">Ronaldo (Inter 1997-2002, Milan 2007-2008)</span></li>
<li><span style="font-size: 12pt;">Thomas Helveg (Milan 1998-2003, Inter (2003-2004)</span></li>
<li><span style="font-size: 12pt;">Andres Guglielminpietro (Milan 1998-2001, Inter 2001-2004)</span></li>
<li><span style="font-size: 12pt;">Andrea Pirlo (Inter 1998-2001, Milan 2001-2011)</span></li>
<li><span style="font-size: 12pt;">Dario Simic (Inter 1999-2002, Milan 2002-2008)</span></li>
<li><span style="font-size: 12pt;">Christian Vieri (Inter 1999-2005, Milan 2005-2006)</span></li>
<li><span style="font-size: 12pt;">Clarence Seedorf (Inter 2000-2002, Milan 2002-2012)</span></li>
<li><span style="font-size: 12pt;">Drazan Brncic (Milan 2000-2001, Inter 2001-2003)</span></li>
<li><span style="font-size: 12pt;">Umit Davala (Milan 2001-2002, Inter 2002-2004)</span></li>
<li><span style="font-size: 12pt;">Hernan Crespo (Inter 2002-2003, Milan 2004-2005, Inter 2008-2009)</span></li>
<li><span style="font-size: 12pt;">Giuseppe Favalli (Inter 2004-2006, Milan 2006-2010)</span></li>
<li><span style="font-size: 12pt;">Leonardo Bonucci (Inter 2005-2007, Milan 2017-2018)</span></li>
<li><span style="font-size: 12pt;">Zlatan Ibrahimovic (Inter 2006-2009, Milan 2010-2012 dan 2020-sekarang)</span></li>
<li><span style="font-size: 12pt;">Mario Balotelli (Inter 2007-2010, Milan 2013-2014 dan 2015-2016)</span></li>
<li><span style="font-size: 12pt;">Sulley Muntari (Inter 2008-2012, Milan 2012-2015)</span></li>
<li><span style="font-size: 12pt;">Alessandro Mancini (Inter 2008-2010, Milan 2010)</span></li>
<li><span style="font-size: 12pt;">Giampaolo Pazzini (Inter 2011-2012, Milan 2012-2015)</span></li>
<li><span style="font-size: 12pt;">Antonio Cassano (Milan 2011-2012, Inter 2012-2013)</span></li>
<li><span style="font-size: 12pt;">Matias Silvestre (Inter 2012-2013, Milan 2013-2014)</span></li>
</ul>
<h2><span style="font-size: 14pt;">Pemain Paling Banyak Perpartisipasi di Derby Della Madonnina</span></h2>
<ul>
<li>Paolo Maldini (Milan) = 56</li>
<li>Javier Zanetti (Inter) = 47</li>
<li>Guiseppe Bergomi (Inter) = 44</li>
<li>Alessandro Costacurta (Milan) = 43</li>
<li>Gianni Rivera (Milan) = 42</li>
</ul>
<h2><span style="font-size: 14pt;">Pencetak Gol Terbanyak Derby Della Madonnina</span></h2>
<ul>
<li><span style="font-size: 12pt;">Andriy Shevchenko (Milan) = 14 gol</span></li>
<li><span style="font-size: 12pt;">Giuseppe Meazza (Inter) = 13 gol</span></li>
<li><span style="font-size: 12pt;">Istvan Nyers (Inter) = 11 gol</span></li>
<li><span style="font-size: 12pt;">Gunnar Nordahl (Milan)= 11 gol</span></li>
<li><span style="font-size: 12pt;">Zlatan Ibrahimovic (Kedua klub) = 10 gol</span></li>
</ul>
<h2><span style="font-size: 14pt;">Rekor Terbanyak Kemenangan Derby Della Madonnina</span></h2>
<h3><span style="font-size: 12pt;">Serie A (1929–present): Total Pertandingan 177</span></h3>
<ul>
<li>AC Milan: 54</li>
<li>Inter Milan: <strong>67</strong></li>
<li>Seri: 56</li>
</ul>
<h3><span style="font-size: 12pt;">Coppa Italia: Total Pertandingan 27</span></h3>
<ul>
<li>AC Milan: <strong>10</strong></li>
<li>Inter Milan: 9</li>
<li>Seri: 8</li>
</ul>
<h3><span style="font-size: 12pt;">Supercoppa Italiana: Total Pertandingan 1</span></h3>
<ul>
<li>AC Milan: <strong>1</strong></li>
<li>Inter Milan: 0</li>
<li>Seri: 0</li>
</ul>
<h3><span style="font-size: 12pt;">UEFA Champions League: Total Pertandingan 4</span></h3>
<ul>
<li>AC Milan:<strong> 2</strong></li>
<li>Inter Milan: 0</li>
<li>Seri: 2</li>
</ul>
<h2><span style="font-size: 14pt;">2 Klub 1 Stadion</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Meski kedua klub dikenal sebagai musuh bebuyutan, AC Milan dan Inter Milan sampai saat ini masih bermarkas di stadion yang sama, yakni San Siro atau Giuseppe Meazza. Stadion legendaris ini sudah berdiri sejak 1925. Pembangunannya digagas oleh mantan presiden AC Milan, Piero Pirelli.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Sejatinya, stadion ini dibangun untuk menjadi markas AC Milan. Sementara Inter Milan bermain di Arena Civica, lapangan sepak bola yang dulunya merupakan lokasi parede militer pasukan Napoleon Buonaparte.</span></p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class=" wp-image-1420 aligncenter" src="https://speakbola.com/wp-content/uploads/Stadio_Meazza_2021_3-jpg-4728×3152-1-300x166.png" alt="San Sairo atau Giuseppe Meazza" width="455" height="252" srcset="https://speakbola.com/wp-content/uploads/Stadio_Meazza_2021_3-jpg-4728×3152-1-300x166.png 300w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/Stadio_Meazza_2021_3-jpg-4728×3152-1-1024x567.png 1024w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/Stadio_Meazza_2021_3-jpg-4728×3152-1-400x222.png 400w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/Stadio_Meazza_2021_3-jpg-4728×3152-1-768x425.png 768w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/Stadio_Meazza_2021_3-jpg-4728×3152-1.png 1170w" sizes="auto, (max-width: 455px) 100vw, 455px" /></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Namun akibat krisis keuangan yang dialami Milan pada tahun 1935, klub terpaksa menjual San Siro ke pemerintah kota Milan. Pemerintah kemudian melakukan sejumlah renovasi dan menambah kapasitas stadion. Baru setelah itu, pada tahun 1947 Inter Milan memilih pindah ke sana.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Pada tahun 1980, pemerintah kota Milan mengubah nama San Siro menjadi Giuseppe Meazza untuk menghormati legenda sepak bola timnas Italia yang semasa hidupnya juga pernah memperkuat Inter dan AC Milan.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Meski demikian, suporter AC Milan tetap menyebut stadion mereka sebagai San Siro karena Giuseppe lebih identik dengan Inter dan pernah bermain di klub tersebut selama 14 tahun.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Itu dia Speakers sejarah panjang perseteruan dua klub asal Milan, AC Milan vs Inter Milan, dalam derby della Madonnina. Rivalitas dua klub sekota ini selalu layak untuk dinanti.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Ikuti terus <a href="https://speakbola.com/">Speakbola</a> untuk dapat kabar terbaru dan unik dari dunia sepak bola. Bicara bola ya speakbola aja.</span></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com/derby-della-madonnina/">Derby Della Madonnina: Duel Dua Milan di Kota Milan, AC Milan VS Inter Milan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com">SpeakBola</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Setelah Matic dan Dybala, Giliran Wijnaldum ke Roma</title>
		<link>https://speakbola.com/wijnaldum-ke-roma/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[SpeakBola Writer]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 05 Aug 2022 09:33:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bola Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[As roma]]></category>
		<category><![CDATA[bursa pemain]]></category>
		<category><![CDATA[bursa transfer]]></category>
		<category><![CDATA[Georginio Wijnaldum]]></category>
		<category><![CDATA[Lita Italia]]></category>
		<category><![CDATA[PSG]]></category>
		<category><![CDATA[Serie A]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://speakbola.com/?p=834</guid>

					<description><![CDATA[<p>(speakbola.com) &#8211; Setelah Dybala dan Matic, giliran Georginio Wijnaldum merapat ke Roma. Negosiasi mendatangkan gelandang PSG itu hampir sebulan penuh. Hingga pada akhirnya Wijnaldum tiba di Italia dini hari tadi untuk menuntaskan kepindahannya ke Roma. Kedatangan Wijnaldum ke Roma disambut oleh sekitar 150 pendukung klub berjuluk Serigala Ibu Kota itu. Pria asal Belanda itu datang [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com/wijnaldum-ke-roma/">Setelah Matic dan Dybala, Giliran Wijnaldum ke Roma</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com">SpeakBola</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong>(speakbola.com)</strong> &#8211; Setelah Dybala dan Matic, giliran Georginio Wijnaldum merapat ke Roma. Negosiasi mendatangkan gelandang PSG itu hampir sebulan penuh. Hingga pada akhirnya Wijnaldum tiba di Italia dini hari tadi untuk menuntaskan kepindahannya ke Roma.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Kedatangan Wijnaldum ke Roma disambut oleh sekitar 150 pendukung klub berjuluk Serigala Ibu Kota itu. Pria asal Belanda itu datang ke Italia untuk menyelesaikan kepindahannya ke tim asuhan Jose Mourinho dengan status pinjaman dengan opsi pembelian di musim 2023.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-840 aligncenter" src="https://speakbola.com/wp-content/uploads/taking-the-new-experex-for-a-spin-32-1-300x169.webp" alt="Wijnaldum ke Roma" width="444" height="250" srcset="https://speakbola.com/wp-content/uploads/taking-the-new-experex-for-a-spin-32-1-300x169.webp 300w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/taking-the-new-experex-for-a-spin-32-1-1024x576.webp 1024w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/taking-the-new-experex-for-a-spin-32-1-400x225.webp 400w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/taking-the-new-experex-for-a-spin-32-1-768x432.webp 768w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/taking-the-new-experex-for-a-spin-32-1.webp 1200w" sizes="auto, (max-width: 444px) 100vw, 444px" /></span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;"><a href="https://twitter.com/FabrizioRomano" target="_blank" rel="noopener">Fabrizio Romano</a>, jurnalis Spanyol sekaligus pakar bursa transfer, melalui cuitan di akun twitternya mengatakan bahwa sebagai bagian dari kesepakatan peminjaman Wijnaldum, PSG juga akan membayar sebagian dari gaji pemain itu musim ini di AS Roma.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet"><p><span style="font-size: 12pt;">Georginio Wijnaldum will be in Rome in the coming hours, medical will take place on Friday morning then he will be unveiled as new AS Roma player. 🟡🔴🛩 <a href="https://twitter.com/hashtag/ASRoma?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#ASRoma</a>Loan with buy option for €8m. Roma will pay €5m, around 50% of salary.Here we go confirmed since Monday night. <a href="https://t.co/MfkkjKrJTm">pic.twitter.com/MfkkjKrJTm</a>— Fabrizio Romano (@FabrizioRomano) <a href="https://twitter.com/FabrizioRomano/status/1555188696604884992?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">August 4, 2022</a></span></p></blockquote>
<p><span style="font-size: 12pt;"><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></span></p>
<h2><span style="font-size: 14pt;">Aksi AS Roma di Bursa Transfer</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Pada bursa transfer musim panas ini, pergerakan AS Roma cukup aktif. Sebelum mendatangkan Wijnaldum, mereka sudah berhasil mendatangkan empat pemain lain. Mereka yang datang ke AS Roma adalah Paulo Dybala dari Juventus, Nemanja Matic dari Manchester United, Mile Svilar dari Benfica, dan Zeki Celik dari Lille.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Sementara itu, ada 5 pemain AS Roma yang harus dilego keluar dari klub. Tiga dari lima pemain yang keluar AS Roma masing-masing menyebrang ke klub Serie A lainnya. Seperti Henrikh Mkhitaryan yang menyebrang ke mantan club Mourinho, Inter Milan. Kemudian Alessandro Florenzi ke AC Milan dan Tommaso Milanese ke Cremonese.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Lalu 2 pemain sisanya memilih keluar dari Serie A. Mereka adalah Paul Lopez yang hijrah ke Marseille dan Robin Olsen ke Aston Villa</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Ikuti terus <a href="https://speakbola.com/">SpeakBola</a> untuk dapat kabar terbaru dan unik dari dunia sepak bola. Bicara bola ya SpeakBola aja!</span></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com/wijnaldum-ke-roma/">Setelah Matic dan Dybala, Giliran Wijnaldum ke Roma</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com">SpeakBola</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
