<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Sejarah Piala Dunia &#8211; SpeakBola</title>
	<atom:link href="https://speakbola.com/tag/sejarah-piala-dunia/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://speakbola.com</link>
	<description>Bicara Bola ya Speakbola aja!</description>
	<lastBuildDate>Sun, 10 Sep 2023 04:49:10 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.1</generator>

<image>
	<url>https://speakbola.com/wp-content/uploads/logo-only-32x32.png</url>
	<title>Sejarah Piala Dunia &#8211; SpeakBola</title>
	<link>https://speakbola.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Gavi Sejajar Pele Sebagai Pencetak Gol Termuda Piala Dunia</title>
		<link>https://speakbola.com/pencetak-gol-termuda-piala-dunia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[SpeakBola Writer]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 25 Nov 2022 07:41:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Offside]]></category>
		<category><![CDATA[Pemain Muda]]></category>
		<category><![CDATA[pemain sepak bola]]></category>
		<category><![CDATA[Pemain Terbaik]]></category>
		<category><![CDATA[piala dunia]]></category>
		<category><![CDATA[piala dunia 2022]]></category>
		<category><![CDATA[Piala Dunia Qatar 2022]]></category>
		<category><![CDATA[Sejarah Piala Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[sejarah sepak bola]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://speakbola.com/?p=3624</guid>

					<description><![CDATA[<p>(speakbola.com) &#8211; Pencetak gol termuda Piala Dunia bertambah satu nama lagi. Gelandang muda Timnas Spanyol, Pablo Gavi, menjadi pemain termuda ketiga dalam sejarah yang mampu mencetak gol di ajang Piala Dunia. Gol yang menjadikan Gavi masuk ke dalam daftar terjadi saat ia sukses menyumbangkan satu gol dalam kemenangan 7-0 Timnas Spanyol atas Timnas Kosta Rika [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com/pencetak-gol-termuda-piala-dunia/">Gavi Sejajar Pele Sebagai Pencetak Gol Termuda Piala Dunia</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com">SpeakBola</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong>(speakbola.com) &#8211; </strong>Pencetak gol termuda Piala Dunia bertambah satu nama lagi. Gelandang muda Timnas Spanyol, Pablo Gavi, menjadi pemain termuda ketiga dalam sejarah yang mampu mencetak gol di ajang Piala Dunia.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Gol yang menjadikan Gavi masuk ke dalam daftar terjadi saat ia sukses menyumbangkan satu gol dalam kemenangan 7-0 Timnas Spanyol atas Timnas Kosta Rika di lanjutan Grup E Piala Dunia 2022, Kamis (24/11/2022) dini hari WIB.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Pemain milik Barcelona itu dengan indah melakukan tendangan first time kaki kanan yang menghujam gawang Keylor Navas.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Meskipun demikian,  Pele yang berhasil mencetak gol di Piala Dunia pada usia 17 tahun 249 hari pada tahun 1958, belum tergantikan hingga kini sebagai pemuncak daftar.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Bersama Pele dan Gavi ada beberapa nama pencetak gol termuda Piala Dunia lainnya yang pada rubrik Offside kali ini akan SpeakBola bahas satu demi satu.</span></p>
<h2><span style="font-size: 24pt;">Pencetak Gol Termuda Piala Dunia</span></h2>
<h3><span style="font-size: 18pt;">1. Pele &#8211; Brasil (17 tahun 249 hari)</span></h3>
<p><span style="font-size: 12pt;">Pele adalah pesepakbola termuda yang mencetak gol di Piala Dunia sepanjang sejarah. Striker Brasil itu berusia 17 tahun 239 hari ketika mencetak gol Piala Dunia pertamanya saat pertandingan perempat final melawan Wales di Piala Dunia 1958 Swedia.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Selama turnamen Piala Dunia di Swiss itu, legenda Brasil ini terus memperpanjang rekornya. Ia menjadi pesepakbola termuda yang mencetak hat-trick Piala Dunia saat Brasil menang 5-2 melawan Prancis di semifinal.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">🤩 The goal that began the story of a legend.</p>
<p>🇧🇷<a href="https://twitter.com/Pele?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">@Pele</a> stunning the world back in 1958. <a href="https://t.co/odMmDVk0g0">pic.twitter.com/odMmDVk0g0</a></p>
<p>— FIFA World Cup (@FIFAWorldCup) <a href="https://twitter.com/FIFAWorldCup/status/985291619871154178?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">April 14, 2018</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Kemudian Pele juga mencatatkan namanya sebagai pencetak gol termuda di partai final Piala Dunia. Ia mencetak dua gol dalam kemenangan 5-2 Brasil atas tuan rumah Swedia.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Sampai hari ini, Pele tetap menjadi satu-satunya pemain sepak bola yang mencetak gol di Piala Dunia sebelum berusia 18 tahun. Sebuah rekor yang bertahan selama 64 tahun.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Selain itu Pele juga merupakan bagian dari skuad Brasil yang memenangkan Piala Dunia 1962 dan 1970. Ia dianggap sebagai salah satu pemain sepak bola terhebat yang pernah ada dalam sejarah.</span></p>
<p>&nbsp;</p>
<h3><span style="font-size: 18pt;">2. Manuel Rosas &#8211; Meksiko (<span class="">18 tahun 90 hari</span>)</span></h3>
<p><span style="font-size: 12pt;">Pencetak gol termuda nomor dua bukanlah seorang striker atau gelandang, melainkan seorang bek bernama Manuel Rosas.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Bek Timnas Meksiko, Manuel Rosas, menjadi pencetak gol termuda kedua di Piala Dunia dalam usia 18 tahun 90 hari. Namun gol itu merupakan sebuah gol bunuh diri dalam pertandingan fase grup Meksiko melawan Chili di Piala Dunia perdana tahun 1930.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">⚽️ The youngest goal scorers in FIFA World Cup history;</p>
<p>🥇 🇧🇷 Pele-17yrs,239 days<br />
🥈 🇲🇽 Manuel Rosas-18yrs,90 days<br />
🥉 🇪🇸 Gavi-18yrs,110 days <a href="https://twitter.com/hashtag/FIFAWorldCup?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#FIFAWorldCup</a> |<a href="https://twitter.com/hashtag/ESP?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#ESP</a> |<a href="https://twitter.com/hashtag/Qatar2022?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#Qatar2022</a> <a href="https://t.co/987QkbXagx">pic.twitter.com/987QkbXagx</a></p>
<p>— FIFA World Cup Stats (@alimo_philip) <a href="https://twitter.com/alimo_philip/status/1595497160946208769?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">November 23, 2022</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Gol ini juga merupakan gol bunuh diri pertama yang dicetak dalam sejarah Piala Dunia. Tiga hari kemudian, Rosas menebusnya dengan mencetak dua gol saat melawan Argentina. Meskipun demikian, penebusan dosa Rosas tak begitu membantu, Meksiko tetap kalah 6-3 melawan Argentina.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Gol pertama yang Manuel Rosas cetak pada pertandingan melawan Argentina dilakukan melalui tendangan penalti. Gol itu tercatat sebagai gol penalti pertama yang dicetak di Piala Dunia.</span></p>
<h3></h3>
<h3 id="gavi-spain---18-years-110-days"><span style="font-size: 18pt;">3. Gavi &#8211; Spanyol (18 tahun 110 hari) | Pencetak Gol Termuda Spanyol</span></h3>
<p><span style="font-size: 12pt;">Gelandang muda Timnas Spanyol, Gavi, menjadi pesepakbola termuda ketiga yang mencetak gol di Piala Dunia. Gol itu ia bukukan di laga Spanyol vs Kosta Rika dalam pertandingan Grup E.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">Gavi 👑👑 <a href="https://twitter.com/hashtag/Qatar2022?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#Qatar2022</a><br />
<a href="https://twitter.com/hashtag/WorldcupQatar2022?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#WorldcupQatar2022</a><br />
#<a href="https://twitter.com/hashtag/FIFAWorldCup?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#FIFAWorldCup</a> <a href="https://t.co/gg0cQnxdOP">pic.twitter.com/gg0cQnxdOP</a></p>
<p>— Football Ninja (@Ninja4Football) <a href="https://twitter.com/Ninja4Football/status/1595686296147607552?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">November 24, 2022</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Gavi mencetak gol pada menit ke-74 saat Spanyol menang telak 7-0. Gol itu adalah yang kelima dalam pertandingan tersebut. Dengan demikian Gavi menjadi pemain termuda yang mencetak gol di Piala Dunia sepak bola sejak Pele pada tahun 1958.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;"><a href="https://speakbola.com/ballon-dor-pemain-sepak-bola-terbaik/">Pemenang Kopa Throphy 2022</a> ini juga menjadi <a href="https://www.thesun.co.uk/sport/20527089/gavi-spain-world-cup-youngest-scorer-record-broken/" target="_blank" rel="noopener">pesepakbola termuda Timnas Spanyol yang mencetak gol di Piala Dunia</a>. Rekor sebelumnya dipegang oleh sesama gelandang muda, Pirri, yang berusia 21 tahun 124 hari saat mencetak gol melawan Argentina pada 1966.</span></p>
<h3></h3>
<h3><span style="font-size: 18pt;">4. Michael Owen &#8211; Inggris (<span class="goog-text-highlight">18 tahun 190 hari</span>) | </span><span style="font-size: 18pt;">Pencetak Gol Termuda Inggris</span></h3>
<p><span style="font-size: 12pt;">Inggris tertinggal 1-0 melawan Rumania di Piala Dunia 1998 sebelum striker muda The Three Lions, Michael Owen, mencetak gol pada menit ke-83 untuk menyamakan kedudukan bagi juara dunia 1966 itu.</span></p>
<p><iframe title="YouTube video player" src="https://www.youtube.com/embed/Z4E_chnN7V8?start=18" width="560" height="315" frameborder="0" allowfullscreen="allowfullscreen"></iframe></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Meskipun pada akhirnya Inggris kalah dalam pertandingan melawan Rumania berkat gol kemenangan di menit-menit terakhir, Michael Owen, di usia 18 tahun dan 190 hari, menjadi pemain termuda Inggris yang mencetak gol di Piala Dunia.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Dengan gol di UEFA Euro 2000, Piala Dunia 2002 dan juga Euro 2004, Michael Owen adalah satu-satunya pemain yang mencetak gol dalam empat turnamen besar berturut-turut bagi Timnas Inggris.</span></p>
<h3></h3>
<h3><span style="font-size: 18pt;">5. <span class="goog-text-highlight">Nicolae Kovacs &#8211; Rumania (18 tahun 198 hari)</span></span></h3>
<p><span style="font-size: 12pt;">Nicolae Kovacs dari Rumania berada di urutan kelima dalam daftar pemain sepak bola termuda yang mencetak gol di Piala Dunia. Dia mencetak gol untuk Rumania saat negaranya berhadapan melawan Peru di Piala Dunia 1930.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">On Jun 5,1938, 4 players started their match at the 3rd consecutive <a href="https://twitter.com/FIFAWorldCup?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">@FIFAWorldCup</a> tournament. In the match 🇫🇷 vs 🇧🇪, 3 men at once &#8211; Bernard Voorhoof 🇧🇪, Edmond Delfour 🇫🇷&amp; Etienne Mattler 🇫🇷. In the 🇷🇴 vs 🇨🇺 it is Nicolae Kovacs 🇷🇴. They were the 1st to play in 3 WCup tournament <a href="https://t.co/G2ockC6dmY">pic.twitter.com/G2ockC6dmY</a></p>
<p>— Sergey_Koloskov (@KoloskovSerge) <a href="https://twitter.com/KoloskovSerge/status/1475184377780973568?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">December 26, 2021</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Gol Kovacs kala itu membantu timnya menang 3-1 atas Peru. Pemain muda Rumania itu baru berusia 18 tahun 198 hari pada hari itu.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Nicolae Kovacs adalah salah satu dari sedikit pemain yang tampil di ketiga Piala Dunia sebelum Perang Dunia terjadi. Belakangan, Kovacs juga mewakili tim sepak bola Hongaria.</span></p>
<p>&nbsp;</p>
<h2><span style="font-size: 24pt;">Daftar Pencetak Gol Termuda Piala Dunia</span></h2>

<table id="tablepress-14" class="tablepress tablepress-id-14">
<thead>
<tr class="row-1">
	<th class="column-1">No</th><th class="column-2">Pemain</th><th class="column-3">Usia</th><th class="column-4">Edisi</th>
</tr>
</thead>
<tbody class="row-striping row-hover">
<tr class="row-2">
	<td class="column-1">1</td><td class="column-2">Pele (Brasil)</td><td class="column-3">17 tahun, 239 hari</td><td class="column-4">Swedia 1958</td>
</tr>
<tr class="row-3">
	<td class="column-1">2</td><td class="column-2">Manuel Rosas (Meksiko)</td><td class="column-3">18 tahun, 90 hari</td><td class="column-4">Uruguay 1930</td>
</tr>
<tr class="row-4">
	<td class="column-1">3</td><td class="column-2">Gavi (Spanyol)</td><td class="column-3">18 tahun, 110 hari</td><td class="column-4">Qatar 2022</td>
</tr>
<tr class="row-5">
	<td class="column-1">4</td><td class="column-2">Michael Owen (Inggris)</td><td class="column-3">18 tahun, 190 hari</td><td class="column-4">Prancis 1998</td>
</tr>
<tr class="row-6">
	<td class="column-1">5</td><td class="column-2">Nicolae Kovacs (Rumania)</td><td class="column-3">18 tahun, 198 hari</td><td class="column-4">Uruguay 1930</td>
</tr>
<tr class="row-7">
	<td class="column-1">6</td><td class="column-2">Dmitri Sychev (Rusia)</td><td class="column-3">18 tahun, 231 hari</td><td class="column-4">Korea Selatan / Jepang 2002</td>
</tr>
<tr class="row-8">
	<td class="column-1">7</td><td class="column-2">Lionel Messi (Argentina)</td><td class="column-3">18 tahun, 358 hari</td><td class="column-4">Jerman 2006</td>
</tr>
<tr class="row-9">
	<td class="column-1">8</td><td class="column-2">Alexander Tirnanik (Yugoslavia)</td><td class="column-3">18 tahun, 365 hari</td><td class="column-4">Uruguay 1930</td>
</tr>
<tr class="row-10">
	<td class="column-1">9</td><td class="column-2">Julian Green (AS)</td><td class="column-3">19 tahun, 25 hari</td><td class="column-4">Brasil 2014</td>
</tr>
<tr class="row-11">
	<td class="column-1">10</td><td class="column-2">Divock Origi (Belgia)</td><td class="column-3">19 tahun, 65 hari</td><td class="column-4">Brasil 2014</td>
</tr>
</tbody>
</table>

<p>The post <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com/pencetak-gol-termuda-piala-dunia/">Gavi Sejajar Pele Sebagai Pencetak Gol Termuda Piala Dunia</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com">SpeakBola</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kutukan Piala Dunia Menghantui Pemain Prancis Jelang Laga Prancis vs Australia</title>
		<link>https://speakbola.com/kutukan-piala-dunia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[SpeakBola Writer]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Nov 2022 15:42:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bola Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Juara Piala Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[piala dunia]]></category>
		<category><![CDATA[piala dunia 2022]]></category>
		<category><![CDATA[Piala Dunia Qatar 2022]]></category>
		<category><![CDATA[Sejarah Piala Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Skuad Australia Piala Dunia 2022]]></category>
		<category><![CDATA[Skuad Piala Dunia 2022]]></category>
		<category><![CDATA[Skuad Prancis Piala Dunia 2022]]></category>
		<category><![CDATA[Timnas Brasil]]></category>
		<category><![CDATA[Timnas Italia]]></category>
		<category><![CDATA[Timnas Jerman]]></category>
		<category><![CDATA[Timnas Prancis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://speakbola.com/?p=3524</guid>

					<description><![CDATA[<p>(speakbola.com) &#8211; Kutukan Piala Dunia menghantui sang juara bertahan Piala Dunia, Tim Nasional Sepak Bola Prancis, yang akan bermain menghadapi Australia di laga perdana Piala Dunia 2022. Kutukan yang dimaksud adalah sebuah negara langsung tersingkir di fase grup setelah menjadi juara Piala Dunia di edisi sebelumnya. Kutukan bukan berasal dari dukun sepak bola, ilmu hitam, apa [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com/kutukan-piala-dunia/">Kutukan Piala Dunia Menghantui Pemain Prancis Jelang Laga Prancis vs Australia</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com">SpeakBola</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>(speakbola.com) &#8211; </strong><span style="font-size: 12pt;">Kutukan Piala Dunia menghantui sang juara bertahan Piala Dunia, Tim Nasional Sepak Bola Prancis, yang akan bermain menghadapi Australia di laga perdana Piala Dunia 2022. Kutukan yang dimaksud adalah sebuah negara langsung tersingkir di fase grup setelah menjadi juara Piala Dunia di edisi sebelumnya.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Kutukan bukan berasal dari dukun sepak bola, ilmu hitam, apa lagi sihir. Namun kutukan ini lahir dari persepsi pecinta sepak bola yang menyaksikan kejadian berulang-ulang, yang terjadi rutin di hampir setiap Piala Dunia sejak 2002. Dan, negara pertama yang terkena kutukan ini tidak lain adalah Prancis sendiri. Menyusul kemudian beberapa negara seperti Italia, Spanyol, dan Jerman terdampak kutukan juara bertahan Piala Dunia.</span></p>
<h2><span style="font-size: 24pt;">Asal Muasal Kutukan Piala Dunia</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Jauh sebelum Piala Dunia 2022, kutukan ini sebenarnya pernah dirasakan oleh <strong>Timnas Brasil</strong>. Setelah Selecao menjadi juara <strong>Piala Dunia 1962</strong>, mereka tersingkir di fase grup <strong>Piala Dunia 1966</strong> yang dilangsungkan di Inggris.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Pada saat itu, Brasil tergabung di Grup 3 bersama Portugal, Hungaria dan Bulgaria. Hasilnya, Brasil hanya menempati posisi ketiga setelah mendapatkan satu menang dan dua kalah.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Meskipun demikian, setelah Brazil kutukan ini tertidur lama lantaran tidak terjadi lagi berulang-ulang di Piala Dunia selanjutnya. Dan, baru satu dekade terakhir ini kutukan ini bangkit kembali menghantui para juara bertahan. Beberapa juara bertahan Piala Dunia yang pernah terkena kutukan ini adalah berikut ini.</span></p>
<h3><span style="font-size: 18pt;">1. Prancis</span></h3>
<p><span style="font-size: 12pt;"><strong>Tim Nasional Sepak Bola Prancis</strong> berstatus juara <strong>Piala Dunia 1998</strong> saat tampil di Piala Dunia 2002 yang dilangsungkan di Korea-Jepang. Mereka diprediksi bakal banyak memberi dampak pada Piala Dunia kali itu menyusul penampilan gemilang mereka di EURO 2000.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Namun kenyataan berkata lain. Pemain Prancis <strong>Piala Dunia 2002</strong> tak mampu berbicara banyak. Tergabung di Grup A bersama Denmark, Senegal dan Uruguay, Les Bleus tak berkutik.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">Remember the opening game of the 2002 World Cup when Senegal shocked holders France?<a href="https://t.co/LYX6kHRiYe">pic.twitter.com/LYX6kHRiYe</a></p>
<p>— Vintage Football Shirts (@VFshirts) <a href="https://twitter.com/VFshirts/status/1594722211318964226?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">November 21, 2022</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Sang legenda, Zinedine Zidane, yang baru main di matchday ketiga membawa efek buruk bagi Tim Ayam Jago, Prancis kalah 0-1 dari Senegal, imbang 0-0 kontra Uruguay dan tumbang 0-2 dari Denmark. Alhasil mereka terdepak dari Korea-Jepang. </span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Dari sini lah asal muasal kutukan bagi negara juara bertahan muncul kembali.</span></p>
<h3></h3>
<h3><span style="font-size: 18pt;">2. Italia</span></h3>
<p><span style="font-size: 12pt;">Italia secara mengejutkan keluar sebagai juara <strong>Piala Dunia 2006</strong>. Namun di <strong>Piala Dunia 2010</strong> nasib Italia tak sebaik edisi sebelumnya, mereka rontok di fase grup.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Padahal Italia yang saat itu diasuh Marcelo Lippi berada dalam grup yang kualitas pesertanya di bawah mereka. Negara yang berada satu grup dengan Italia kala itu adalah Paraguay, Selandia Baru dan Slovakia.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="pt">1º Fase:</p>
<p>Copa do Mundo África 2010<br />
Eslováquia 🇸🇰 3&#215;2 🇮🇹 Itália</p>
<p>Gol ESL: Vittek 25&#8242; e 73&#8242;, Kopunek 89&#8242;.<br />
Gol ITA: Di Natali 81&#8242; e Quagliarella 90&#8242;. <a href="https://t.co/TOfDyCjPeY">pic.twitter.com/TOfDyCjPeY</a></p>
<p>— Momentos Lendários de Copa (@CopaJogos) <a href="https://twitter.com/CopaJogos/status/1594301553015459841?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">November 20, 2022</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Sayangnya, Italia duduk sebagai juru kunci setelah cuma mengemas dua angka dari tiga pertandingan. Italia bermain 1-1 dengan Paraguay dan Selandia Baru, serta kalah 2-3 dari Slovakia.</span></p>
<h3></h3>
<h3><span style="font-size: 18pt;">3. Spanyol</span></h3>
<p><span style="font-size: 12pt;">Timnas Spanyol meraih trofi Piala Dunia satu-satunya pada <strong>2010</strong>. Saat itu di partai final, Spanyol menang 1-0 atas Belanda lewat gol injury time Iniesta.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en"><a href="https://twitter.com/hashtag/OnThisDay?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#OnThisDay</a> 5️⃣ years ago, <a href="https://twitter.com/Persie_Official?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">@Persie_Official</a> scored THAT <a href="https://twitter.com/hashtag/WorldCup?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#WorldCup</a> goal for <a href="https://twitter.com/OnsOranje?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">@OnsOranje</a> 🇳🇱🛫 <a href="https://t.co/2Bv62wCrfv">pic.twitter.com/2Bv62wCrfv</a></p>
<p>— FIFA World Cup (@FIFAWorldCup) <a href="https://twitter.com/FIFAWorldCup/status/1139210067700539392?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">June 13, 2019</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Sayangnya di <strong>Piala Dunia 2014</strong>, Spanyol yang diasuh Vicente del Bosque hancur lebur. Selain dibantai Belanda 1-5, Spanyol juga tumbang 0-2 oleh Cile.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Meski pun menang 3-0 atas Australia di pertandingan terakhir grupnya, La Furia Roja tetap gagal lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2014.</span></p>
<h3></h3>
<h3><span style="font-size: 18pt;">4. Jerman</span></h3>
<p><span style="font-size: 12pt;"><strong>Piala Dunia 2014</strong> jatuh ketangan Die Mannscaft setelah mereka menang 1-0 atas Argentina. Kemenangan itu seolah dejavu Piala Dunia 1990. Sebelumnya, pada Piala Dunia 1990, Jerman juga menang 1-0 atas Argentina di partai final Piala Dunia.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Setelah menjadi juara pada 2014, Jerman hancur lebur di <strong>Piala Dunia 2018</strong>. Tercatat dari tiga pertandingan di fase grup, skuad asuhan Joachim Loew hanya mengemas tiga angka.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">📅 ON THIS DAY IN 2018: Two injury-time goals lead South Korea to a 2-0 win over Germany at the 2018 World Cup.</p>
<p>That World Cup was something else 🙌</p>
<p>📹 <a href="https://twitter.com/FIFAWorldCup?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">@FIFAWorldCup</a> <a href="https://t.co/xyEQcYCilT">pic.twitter.com/xyEQcYCilT</a></p>
<p>— Footy Accumulators (@FootyAccums) <a href="https://twitter.com/FootyAccums/status/1409131578719191041?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">June 27, 2021</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Setelah mereka menang 2-1 atas Swedia, Jerman tumbang 0-1 dari Meksiko, dan terakhir kalah 0-2 dari Korea Selatan.</span></p>
<h2><span style="font-size: 24pt;">Prediksi Prancis vs Australia</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Di Piala Dunia 2022 Qatar semua mata tentu akan tertuju pada Prancis sang juara bertahan untuk melihat bagaimana para pemain Prancis mengatasi kutukan ini.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Hantu bagi Prancis kali ini bukan cuma kutukan semata. Namun mereka juga dilanda badai cedera. Belum lama karim <a href="https://www.espn.com/soccer/france-fra/story/4806724/world-cup-france-karim-benzema-suffers-injury-in-training" target="_blank" rel="noopener">Benzema cedera</a> saat sesi latihan hingga tidak dapat bertanding selama Piala Dunia 2022.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Didier Deschamps sang juru taktik tentu saja bertujuan untuk mempertahankan gelar dan mengatasi badai cedera skuad asuhannya. Oleh karena itu, tentu kehilangan poin di laga Prancis vs Australia bukanlah pilihan.</span></p>
<h3><span style="font-size: 18pt;" data-sheets-value="{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:&quot;Pemain Prancis Piala Dunia 2022&quot;}" data-sheets-userformat="{&quot;2&quot;:14915,&quot;3&quot;:{&quot;1&quot;:0},&quot;4&quot;:{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:16316922},&quot;9&quot;:0,&quot;12&quot;:0,&quot;14&quot;:{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:2105634},&quot;15&quot;:&quot;Arial&quot;,&quot;16&quot;:11}">Pemain Prancis Piala Dunia 2022</span></h3>

<table id="tablepress-8" class="tablepress tablepress-id-8">
<thead>
<tr class="row-1">
	<th class="column-1">Posisi</th><th class="column-2">Pemain</th><th class="column-3">Klub</th><th class="column-4">Usia</th>
</tr>
</thead>
<tbody class="row-striping row-hover">
<tr class="row-2">
	<td class="column-1">Kiper</td><td class="column-2">Alphonse Areola</td><td class="column-3">West Ham (ENG)</td><td class="column-4">29</td>
</tr>
<tr class="row-3">
	<td class="column-1">Kiper</td><td class="column-2">Hugo Lloris</td><td class="column-3">Tottenham (ENG)</td><td class="column-4">35</td>
</tr>
<tr class="row-4">
	<td class="column-1">Kiper</td><td class="column-2">Steve Mandanda</td><td class="column-3">Rennes (FRA)</td><td class="column-4">37</td>
</tr>
<tr class="row-5">
	<td class="column-1">Bek</td><td class="column-2">Axel Disasi</td><td class="column-3">Monaco (FRA)</td><td class="column-4">24</td>
</tr>
<tr class="row-6">
	<td class="column-1">Bek</td><td class="column-2">Lucas Hernandez</td><td class="column-3">Bayern Munich (FRA)</td><td class="column-4">26</td>
</tr>
<tr class="row-7">
	<td class="column-1">Bek</td><td class="column-2">Theo Hernandez</td><td class="column-3">AC Milan (ITA)</td><td class="column-4">25</td>
</tr>
<tr class="row-8">
	<td class="column-1">Bek</td><td class="column-2">Ibrahima Konate</td><td class="column-3">Liverpool (ENG)</td><td class="column-4">23</td>
</tr>
<tr class="row-9">
	<td class="column-1">Bek</td><td class="column-2">Jules Kounde</td><td class="column-3">Barcelona (SPA)</td><td class="column-4">23</td>
</tr>
<tr class="row-10">
	<td class="column-1">Bek</td><td class="column-2">Benjamin Pavard</td><td class="column-3">Bayern Munich (GER)</td><td class="column-4">26</td>
</tr>
<tr class="row-11">
	<td class="column-1">Bek</td><td class="column-2">William Saliba</td><td class="column-3">Arsenal (ENG)</td><td class="column-4">21</td>
</tr>
<tr class="row-12">
	<td class="column-1">Bek</td><td class="column-2">Dayot Upamecano</td><td class="column-3">Bayern Munich (GER)</td><td class="column-4">23</td>
</tr>
<tr class="row-13">
	<td class="column-1">Bek</td><td class="column-2">Raphael Varane</td><td class="column-3">Manchester United (ENG)</td><td class="column-4">29</td>
</tr>
<tr class="row-14">
	<td class="column-1">Bek</td><td class="column-2">Youssouf Fofana</td><td class="column-3">Monaco (FRA)</td><td class="column-4">23</td>
</tr>
<tr class="row-15">
	<td class="column-1">Gelandang</td><td class="column-2">Eduardo Camavinga</td><td class="column-3">Real Madrid (SPA)</td><td class="column-4">19</td>
</tr>
<tr class="row-16">
	<td class="column-1">Gelandang</td><td class="column-2">Matteo Guendouzi</td><td class="column-3">Marseille (FRA)</td><td class="column-4">23</td>
</tr>
<tr class="row-17">
	<td class="column-1">Gelandang</td><td class="column-2">Adrien Rabiot</td><td class="column-3">Juventus (ITA)</td><td class="column-4">27</td>
</tr>
<tr class="row-18">
	<td class="column-1">Gelandang</td><td class="column-2">Aurelien Tchouameni</td><td class="column-3">Real Madrid (SPA)</td><td class="column-4">22</td>
</tr>
<tr class="row-19">
	<td class="column-1">Gelandang</td><td class="column-2">Jordan Veretout</td><td class="column-3">Marseille (FRA)</td><td class="column-4">29</td>
</tr>
<tr class="row-20">
	<td class="column-1">Striker</td><td class="column-2">Ousmane Dembele</td><td class="column-3">Barcelona (FRA)</td><td class="column-4">25</td>
</tr>
<tr class="row-21">
	<td class="column-1">Striker</td><td class="column-2">Kingsley Coman</td><td class="column-3">Bayern Munich (GER)</td><td class="column-4">26</td>
</tr>
<tr class="row-22">
	<td class="column-1">Striker</td><td class="column-2">Olivier Giroud</td><td class="column-3">AC Milan (ITA)</td><td class="column-4">36</td>
</tr>
<tr class="row-23">
	<td class="column-1">Striker</td><td class="column-2">Antoine Griezmann</td><td class="column-3">Atletico Madrid (SPA)</td><td class="column-4">31</td>
</tr>
<tr class="row-24">
	<td class="column-1">Striker</td><td class="column-2">Kylian Mbappe</td><td class="column-3">PSG (FRA)</td><td class="column-4">23</td>
</tr>
<tr class="row-25">
	<td class="column-1">Striker</td><td class="column-2">Marcus Thuram</td><td class="column-3">Bor. M'Gladbach (GER)</td><td class="column-4">25</td>
</tr>
<tr class="row-26">
	<td class="column-1">Striker</td><td class="column-2">Randal Kolo Muani</td><td class="column-3">Eintracht Frankfurt (GER)</td><td class="column-4">23</td>
</tr>
</tbody>
</table>

<ul>
<li><strong>Prediksi Susunan Pemain Prancis</strong> (3-4-1-2): 1. Lloris (GK) – 5. Kounde, 4. Varane, 21. L. Hernandez – 20. Coman, 8. Tchouameni, 25. Camavinga, 22 .T. Hernandez – 7. Griezmann – 10. Mbappe, 11. Dembele</li>
</ul>
<p><span style="font-size: 12pt;">Sedangkan untuk Socceroos, kemungkinan akan berusaha untuk beradaptasi demi menemukan permainan mereka sembari mencoba mencuri angka dari Prancis.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Apabila sudah beradaptasi dan menemukan permainan mereka di laga Prancis vs Australia, Socceroos akan lebih siap untuk dua pertandingan yang di atas kertas lebih dapat dimenangkan yaitu melawan Denmark dan Tunisia</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Tim asuhan Graham Arnold juga memiliki banyak pemain kunci yang dirundung cedera. Mulai dari Kye Rowles dan Harry Souttar, serta penyerang Ajdin Hrustic, semuanya melewatkan sebagian besar laga musim ini. Tambah lagi Martin Boyle yang harus ditarik dari skuad Australia Piala Dunia 2022 karena cedera lutut, yang kemudian digantikan oleh Marco Tilio.</span></p>
<h3><span style="font-size: 18pt;">Skuad Australia Piala Dunia 2022</span></h3>

<table id="tablepress-13" class="tablepress tablepress-id-13">
<thead>
<tr class="row-1">
	<th class="column-1">Posisi</th><th class="column-2">Pemain</th><th class="column-3">Klub</th><th class="column-4">Usia</th>
</tr>
</thead>
<tbody class="row-striping row-hover">
<tr class="row-2">
	<td class="column-1">Kiper</td><td class="column-2">Maty Ryan</td><td class="column-3">FC Copenhagen (DEN)</td><td class="column-4">30</td>
</tr>
<tr class="row-3">
	<td class="column-1">Kiper</td><td class="column-2">Andrew Redmayne</td><td class="column-3">Sydney FC (AUS)</td><td class="column-4">33</td>
</tr>
<tr class="row-4">
	<td class="column-1">Kiper</td><td class="column-2">Danny Vukovic</td><td class="column-3">Central Coast Mariners (AUS)</td><td class="column-4">37</td>
</tr>
<tr class="row-5">
	<td class="column-1">Bek</td><td class="column-2">Milos Degenek</td><td class="column-3">Columbus Crew (USA)</td><td class="column-4">28</td>
</tr>
<tr class="row-6">
	<td class="column-1">Bek</td><td class="column-2">Aziz Behich</td><td class="column-3">Dundee United (SCO)</td><td class="column-4">31</td>
</tr>
<tr class="row-7">
	<td class="column-1">Bek</td><td class="column-2">Joel King</td><td class="column-3">OB (DAN)</td><td class="column-4">21</td>
</tr>
<tr class="row-8">
	<td class="column-1">Bek</td><td class="column-2">Nathaniel Atkinson</td><td class="column-3">Hearts (SCO)</td><td class="column-4">23</td>
</tr>
<tr class="row-9">
	<td class="column-1">Bek</td><td class="column-2">Fran Karacic</td><td class="column-3">Brescia (ITA)</td><td class="column-4">26</td>
</tr>
<tr class="row-10">
	<td class="column-1">Bek</td><td class="column-2">Harry Souttar</td><td class="column-3">Stoke City (ENG)</td><td class="column-4">23</td>
</tr>
<tr class="row-11">
	<td class="column-1">Bek</td><td class="column-2">Kye Rowles</td><td class="column-3">Hearts (SCO)</td><td class="column-4">24</td>
</tr>
<tr class="row-12">
	<td class="column-1">Bek</td><td class="column-2">Bailey Wright</td><td class="column-3">Sunderland (ENG)</td><td class="column-4">30</td>
</tr>
<tr class="row-13">
	<td class="column-1">Bek</td><td class="column-2">Thomas Deng</td><td class="column-3">Albirex Niigata (JAP)</td><td class="column-4">25</td>
</tr>
<tr class="row-14">
	<td class="column-1">Gelandang</td><td class="column-2">Aaron Mooy</td><td class="column-3">Celtic (SCO)</td><td class="column-4">32</td>
</tr>
<tr class="row-15">
	<td class="column-1">Gelandang</td><td class="column-2">Jackson Irvine</td><td class="column-3">St Pauli (GER)</td><td class="column-4">29</td>
</tr>
<tr class="row-16">
	<td class="column-1">Gelandang</td><td class="column-2">Ajdin Hrustic</td><td class="column-3">Hellas Verona (ITA)</td><td class="column-4">26</td>
</tr>
<tr class="row-17">
	<td class="column-1">Gelandang</td><td class="column-2">Keanu Baccus</td><td class="column-3">St Mirren (SCO)</td><td class="column-4">29</td>
</tr>
<tr class="row-18">
	<td class="column-1">Gelandang</td><td class="column-2">Cameron Devlin</td><td class="column-3">Hearts (SCO)</td><td class="column-4">24</td>
</tr>
<tr class="row-19">
	<td class="column-1">Gelandang</td><td class="column-2">Riley McGree</td><td class="column-3">Middlesbrough (ENG)</td><td class="column-4">23</td>
</tr>
<tr class="row-20">
	<td class="column-1">Striker</td><td class="column-2">Awer Mabil</td><td class="column-3">Cadiz (SPA)</td><td class="column-4">27</td>
</tr>
<tr class="row-21">
	<td class="column-1">Striker</td><td class="column-2">Mathew Leckie</td><td class="column-3">Melbourne City (AUS)</td><td class="column-4">31</td>
</tr>
<tr class="row-22">
	<td class="column-1">Striker</td><td class="column-2">Marco Tilio</td><td class="column-3">Melbourne City (AUS)</td><td class="column-4">21</td>
</tr>
<tr class="row-23">
	<td class="column-1">Striker</td><td class="column-2">Jamie Maclaren</td><td class="column-3">Melbourne City (AUS)</td><td class="column-4">29</td>
</tr>
<tr class="row-24">
	<td class="column-1">Striker</td><td class="column-2">Jason Cummings</td><td class="column-3">Central Coast Mariners (AUS)</td><td class="column-4">27</td>
</tr>
<tr class="row-25">
	<td class="column-1">Striker</td><td class="column-2">Mitchell Duke</td><td class="column-3">Fagiano Okayama (JAP)</td><td class="column-4">31</td>
</tr>
<tr class="row-26">
	<td class="column-1">Striker</td><td class="column-2">Garang Kuol</td><td class="column-3">Central Coast Mariners (AUS)</td><td class="column-4">18</td>
</tr>
<tr class="row-27">
	<td class="column-1">Striker</td><td class="column-2">Craig Goodwin</td><td class="column-3">Adelaide United (AUS)</td><td class="column-4">30</td>
</tr>
</tbody>
</table>

<p><span style="font-size: 12pt;"><strong>Prediksi Susunan Pemain Australia</strong> (3-5-2): 1. Ryan (GK) – 2. Degenek, 19. Souttar, 4. Rowles – 3. Atkinson, 13. Mooy, 22. Irvine, 10. Hrustic, Goodwin – 23. Maclaren, 15. Duke</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Akankah Perancis mampu memutus kutukan Piala Dunia di pertandingan perdananya? </span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Baca juga artikel seputar <a href="https://speakbola.com/tag/piala-dunia/">Piala Dunia</a> menarik lainnya di rubrik <a href="https://speakbola.com/category/offside/">Offside</a> dan <a href="https://speakbola.com/category/bolastori/">Bolastori</a> SpeakBola.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Bicara bola, ya SpeakBola aja!</span></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com/kutukan-piala-dunia/">Kutukan Piala Dunia Menghantui Pemain Prancis Jelang Laga Prancis vs Australia</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com">SpeakBola</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jersey Piala Dunia Paling Keren Yang Pernah Ada!</title>
		<link>https://speakbola.com/jersey-piala-dunia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[SpeakBola Writer]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Nov 2022 14:01:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Offside]]></category>
		<category><![CDATA[jersey]]></category>
		<category><![CDATA[Jersey Piala Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[piala dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Sejarah Piala Dunia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://speakbola.com/?p=3229</guid>

					<description><![CDATA[<p>(speakbola.com) &#8211; Piala Dunia 2022 semakin dekat! Para negara peserta Piala Dunia ada yang sudah merilis nama-nama pemain yang mengisi skuad Piala Dunia 2022. Di samping merilis daftar skuad beberapa negara melalui media sosial milik mereka juga telah mengumumkan jersey Piala Dunia 2022 mereka. Banyak tanggapan dari para fans tentang perilisan jersey tim kesayangan mereka. [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com/jersey-piala-dunia/">Jersey Piala Dunia Paling Keren Yang Pernah Ada!</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com">SpeakBola</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;">(<strong>speakbola.com</strong>) &#8211; Piala Dunia 2022 semakin dekat! Para negara peserta Piala Dunia ada yang sudah merilis nama-nama pemain yang mengisi skuad Piala Dunia 2022. Di samping merilis daftar skuad beberapa negara melalui media sosial milik mereka juga telah mengumumkan jersey Piala Dunia 2022 mereka.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Banyak tanggapan dari para fans tentang perilisan jersey tim kesayangan mereka. Ada yang memuji, ada juga yang mencibir. Sayangnya yang akan kita lakukan di artikel Offside kali ini bukanlah keduanya.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Pada rubrik Offside kali ini speakbola akan membahas jersey Piala Dunia terkeren yang pernah ada. Berikut ini daftarnya.</span></p>
<h2></h2>
<h2><span style="font-size: 24pt;">Jersey Kroasia Piala Dunia 1998</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Timnas Kroasia menjadi salah satu negara yang paling mudah dikenali di ajang Piala Dunia 1998 berkat seragam kotak-kotak ikonik mereka. Warna dasar putih pada jersey Kroasia buatan Lotto ini amat berpadu dengan design kotak-kotak merah, penggambaran dari sebuah bendera yang tengah berkibar.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">🇭🇷 The Croatia kits at the 1998 <a href="https://twitter.com/hashtag/WorldCup?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#WorldCup</a> were absolute 🔥</p>
<p>🥳 Happy birthday, Davor Suker! <a href="https://t.co/K0uKp03WdP">pic.twitter.com/K0uKp03WdP</a></p>
<p>— FIFA World Cup (@FIFAWorldCup) <a href="https://twitter.com/FIFAWorldCup/status/1212283818931052544?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">January 1, 2020</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Dalam sejarahnya, pola kotak-kotak yang memadukan warna merah dan putih merupakan pola utama dari lambang negara Kroasia, yang disebut Coat of Arms, yang telah berusia 500 tahun.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Jadi, pemilihan jersey dengan design kotak-kotak yang melekat semacam menampilkan jati diri Kroasia ke pentas dunia.</span></p>
<h2></h2>
<h2><span style="font-size: 24pt;">Jersey Jerman Barat 1990</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Selain vintage dan ikonik, kostum Jerman Barat di Piala Dunia 1990 ini juga membawa berkah bagi Der Panzer. Jerman Barat berhasil keluar sebagai Juara Piala Dunia 1990.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">🎯 Rudi Voller found the net three times for <a href="https://twitter.com/DFB_Team_EN?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">@DFB_Team_EN</a> at Italy 1990 <a href="https://twitter.com/hashtag/WorldCupAtHome?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#WorldCupAtHome</a> | <a href="https://twitter.com/hashtag/Italy90?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#Italy90</a> <a href="https://t.co/mId54pGPF8">pic.twitter.com/mId54pGPF8</a></p>
<p>— FIFA World Cup (@FIFAWorldCup) <a href="https://twitter.com/FIFAWorldCup/status/1279014526357139457?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">July 3, 2020</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Selama perjalanannya mengarungi turnamen, Jerman Barat selalu tampil percaya diri mengenakan jersey berwarna putih yang menempatkan warna bendera mereka, merah, kuning, dan hitam, dengan aksen geometri di bagian dada.</span></p>
<h2></h2>
<h2><span style="font-size: 24pt;">Jersey Ketiga Inggris Piala Dunia 1990</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Masih dari Piala Dunia 1990, kali ini ada jersey ketiga milik Timnas Inggris keluaran Umbro. Bagi penggemar Timnas Inggris, ini adalah jersey Piala Dunia terkeren Inggris yang pernah ada.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">England &#8211; 1990 World Cup Third Kit.</p>
<p>Worn by Kalvin Phillips🔥 <a href="https://t.co/oLEBzGBD8K">pic.twitter.com/oLEBzGBD8K</a></p>
<p>— Greatest Football Kits Of All Time (@Gr8stFtblKits) <a href="https://twitter.com/Gr8stFtblKits/status/1590023478807494656?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">November 8, 2022</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Meskipun hanya pernah sekali dipakai, itu pun bukan di Piala Dunia, seragam ketiga yang sensasional ini telah menjadi barang wajib bagi pecinta Timnas Inggris.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Yang membedakan jersey satu ini dengan dua lainnya adalah grafis berlian keren, manset dan kerah, yang memberikan kesan klasik pada jersey ini</span></p>
<h2></h2>
<h2><span style="font-size: 24pt;">Jersey Kamerun di Piala Dunia 2002</span></h2>
<blockquote><p><strong><span style="font-size: 14pt;">Seragam basket dipakai main sepak bola? Kenapa tidak!</span></strong></p></blockquote>
<p><span style="font-size: 12pt;">Itu mungkin yang ada di benak Puma sebagai pembuat kit untuk Timnas Kamerun di Piala Dunia 2022. Seragam Timnas Kamerun ini tidak memiliki lengan alias tangan buntung seperti seragam basket.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Namun FIFA  melarang Timnas Kamerun mengenakan jersey tangan buntung mereka pada Piala Dunia 2002. Menurut FIFA, itu bukanlah sebuah jersey melainkan rompi.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">⏪ In 2002 Cameroon wore a sleeveless kit, and won the African Cup of Nations wearing it 🎽</p>
<p>Later that summer FIFA refused to let them wear it at the World Cup and they had to improvise sleeves 👕 <a href="https://t.co/H4deyXnrA3">pic.twitter.com/H4deyXnrA3</a></p>
<p>— B/R Football (@brfootball) <a href="https://twitter.com/brfootball/status/1354126233852915712?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">January 26, 2021</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Pada akhirnya Puma sebagai apparel menambahkan lengan hitam ke seragam tersebut sehingga bisa dipakai di Piala Dunia 2002</span></p>
<h2></h2>
<h2><span style="font-size: 24pt;">Seragam Kiper Meksiko di Piala Dunia 1994</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Jorge Campos mungkin adalah penikmat hip-hop sejati! Tengok saja pemilihan ukuran jersey kipernya di Piala Dunia 1994 yang ekstra besar. Di samping itu seragam yang ukurannya kebesaran bagi Campos itu juga memiliki warna dan corak yang eye catching. Khas gaya berpakaian rapper di tahun 90an.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">Happy Birthday Jorge Campos 🇲🇽</p>
<p>He made a name for himself not only by playing as both a goalkeeper and a striker, but also through his self-designed technicolour shirts 🙌⚽️</p>
<p>This cracking example in our collection is from a friendly match before the 1994 World Cup. <a href="https://t.co/hSBh0PYpht">pic.twitter.com/hSBh0PYpht</a></p>
<p>— FIFA Museum (@FIFAMuseum) <a href="https://twitter.com/FIFAMuseum/status/1051770909537767424?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">October 15, 2018</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Melansir dari <a href="https://startingeleven.id/mengenang-jorge-campos-yang-lebih-populer-dari-sekadar-jersey/" target="_blank" rel="noopener">stratingeleven</a>, ternyata desain dari costum yang dikenakan Campos di Piala Dunia 1994 adalah buatannya sendiri. Ia terinspirasi pasir, laut, dan matahari Acapulco, tanah kelahirannya. Campos juga terinspirasi pakaian para peselancar yang datang ke pantai di kota kelahirannya.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Walaupun begitu, Campos sempat mendapat masalah ketika akan mengikuti Piala Dunia 1994 karena Timnas Meksiko telah bekerja sama dengan Umbro dan mewajibkan seluruh pemain menggunakan kostum buatan mereka. Campos yang terbiasa mendesain kostumnya sendiri menolak dan tetap ingin menggunakan desainnya sendiri. </span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Merespon sikap Campos, Federasi sepak bola Meksiko mengancam untuk tidak mengikutkan sang kiper berlaga di gelaran Piala Dunia 1994. Akan tetapi, Campos tetap pada pendiriannya. Pada akhirnya, federasi mengalah dan mengurus segala perizinan agar Campos bisa mendesain jersey-nya sendiri.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Itu dia Speakers jersey Piala dunia paling keren yang pernah ada. Setujukah kalian dengan daftar ini?</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Baca juga kabar seputar <a href="https://speakbola.com/tag/piala-dunia/">Piala Dunia</a> menarik lainnya di rubrik <a href="https://speakbola.com/category/offside/">Offside</a> dan <a href="https://speakbola.com/category/bolastori/">Bolastori</a> SpeakBola.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Bicara bola, ya SpeakBola aja!</span></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com/jersey-piala-dunia/">Jersey Piala Dunia Paling Keren Yang Pernah Ada!</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com">SpeakBola</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>5 Striker Terbaik Dunia Yang Cuma Jadi Penonton Piala Dunia</title>
		<link>https://speakbola.com/striker-terbaik-dunia-piala-dunia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[SpeakBola Writer]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 02 Nov 2022 11:59:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Offside]]></category>
		<category><![CDATA[Alfredo Di Stefano]]></category>
		<category><![CDATA[Andy Cole]]></category>
		<category><![CDATA[Eric Cantona]]></category>
		<category><![CDATA[George Best]]></category>
		<category><![CDATA[George Weah]]></category>
		<category><![CDATA[Pemain Terbaik]]></category>
		<category><![CDATA[piala dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Sejarah Piala Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Striker Terbaik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://speakbola.com/?p=3138</guid>

					<description><![CDATA[<p>(speakbola.com) &#8211; Mohamed Salah dan Erling Haaland adalah dua striker terbaik dunia yang cuma menjadi penonton Piala Dunia 2022. Alasannya, karena negara yang mereka bela, Mesir dan Norwegia, sama-sama tidak lolos ke turnamen sepak bola empat tahunan itu. Keadaan Salah dan Haaland bukanlah fenomena baru di ranah Piala Dunia. Sebelum mereka ada beberapa striker kelas [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com/striker-terbaik-dunia-piala-dunia/">5 Striker Terbaik Dunia Yang Cuma Jadi Penonton Piala Dunia</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com">SpeakBola</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong>(speakbola.com)</strong> &#8211; Mohamed Salah dan Erling Haaland adalah dua striker terbaik dunia yang cuma menjadi penonton Piala Dunia 2022. Alasannya, karena negara yang mereka bela, Mesir dan Norwegia, sama-sama tidak lolos ke turnamen sepak bola empat tahunan itu.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Keadaan Salah dan Haaland bukanlah fenomena baru di ranah Piala Dunia. Sebelum mereka ada beberapa striker kelas dunia lainnya yang tidak pernah sekali pun bahkan tampil di Piala Dunia.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Berbagai alasan menjadi latar belakang. Ada yang akibat skuadnya sudah penuh sesak dengan bintang, ada yang memang negaranya tidak qualified, dan ada yang karena kelakuan bengalnya.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Siapa sajakah para striker kelas dunia yang cuma bisa menikmati Piala Dunia dari bangku penonton atau bahkan hanya dari layar kaca? Inilah mereka.</span></p>
<p>&nbsp;</p>
<h2><span style="font-size: 24pt;">Eric Cantona &#8211; Prancis</span></h2>
<p><span style="font-weight: 400; font-size: 12pt;">King Eric cukup sukses sewaktu berkarir sebagai pesepakbola profesional selama 14 tahun (1983-1997). Dalam kurun waktu tersebut, Eric Cantona berhasil membawa Marseille dua kali menjuarai Liga Prancis dan mengantarkan Manchester United menyabet empat kali gelar Liga Inggris.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400; font-size: 12pt;">Walaupun bergelimang trofi di level klub, karier Cantona bisa dibilang tak cukup mentereng saat membela Timnas Prancis. Cantona tercatat delapan tahun (1987-1995) membela Timnas Prancis dengan koleksi 20 gol dari 45 pertandingan.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400; font-size: 12pt;">Hanya saja dalam kurun waktu tersebut, King Eric cuma sekali tampil bersama <a href="https://www.national-football-teams.com/country/67/1992/France.html" target="_blank" rel="noopener">Timnas Prancis</a> di turnamen bergengsi, yaitu Piala Eropa 1992 di Swedia.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">👑 Eric Cantona will receive the 2019 UEFA President&#8217;s Award at the <a href="https://twitter.com/hashtag/UCLdraw?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#UCLdraw</a> in Monaco 👏👏👏</p>
<p>What a player 🙌<a href="https://twitter.com/hashtag/UCL?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#UCL</a> <a href="https://t.co/WVHx9XhxjX">pic.twitter.com/WVHx9XhxjX</a></p>
<p>— UEFA Champions League (@ChampionsLeague) <a href="https://twitter.com/ChampionsLeague/status/1166281481318273024?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">August 27, 2019</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-weight: 400; font-size: 12pt;">Selain Piala Eropa 1992, tak ada turnamen besar yang diikuti Cantona bersama Prancis. Ia tak pernah mengetahui rasanya bermain membela negara di Piala Dunia.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400; font-size: 12pt;">Sebenarnya ada dua Piala Dunia yang dapat diikuti Timnas Prancis kala Cantona masih membela, yakni edisi 1990 dan 1994. Sayangnya Prancis gagal lolos ke dua edisi Piala Dunia itu.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400; font-size: 12pt;">Ironisnya, setelah Eric Pensiun pada 1997, Prancis berhasil lolos ke Piala Dunia dan bahkan menjadi juara Piala Dunia 1998 di negaranya sendiri.</span></p>
<p>&nbsp;</p>
<h2><span style="font-size: 24pt;">George Weah &#8211; Liberia</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">George Tawlon Manneh Oppong Ousman Weah, atau lebih dikenal George Weah adalah seorang pesepakbola yang saat ini menjabat sebagai presiden Liberia.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Namun bukanlah jabatannya saat ini yang membuat nama Weah harum, melainkan karir cemerlangnya sebagai striker. Pemain yang pernah memperkuat berbagai klub ini selalu membawa prestasi ke tiap klub yang ia bela.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">🔴⚫️ George Weah at Milan = _____<a href="https://twitter.com/acmilan?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">@acmilan</a> | <a href="https://twitter.com/hashtag/HBD?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#HBD</a> | <a href="https://twitter.com/hashtag/UCL?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#UCL</a> <a href="https://t.co/88n1b0QhNu">pic.twitter.com/88n1b0QhNu</a></p>
<p>— UEFA Champions League (@ChampionsLeague) <a href="https://twitter.com/ChampionsLeague/status/1443879163178504194?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">October 1, 2021</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Meskipun begitu, karir sepak bola Weah baru mencapai puncak saat membela AC Milan. Bersama I Rossoneri ia meraih dua gelar Serie A dan menjadi orang non-Eropa pertama yang berhasil memenangkan Ballon d&#8217;Or.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Sayangnya kesuksesan di level klub dan individu tak sejalan dengan kesuksesan di level negara. Liberia bisa dibilang bukanlah negara yang punya sejarah sepak bola kuat. Akibatnya, ia tak pernah merasakan Piala Dunia bersama Liberia meskipun ia adalah salah satu striker terbaik dunia.</span></p>
<p>&nbsp;</p>
<h2><span style="font-size: 24pt;">George Best &#8211; Irlandia Utara</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Salah satu legenda yang pernah dimiliki Manchester United. Di bawah pelatih Matt Busby, pemain yang memiliki kecepatan dan dua kaki yang sama kuat ini menjelma menjadi seorang striker terbaik dunia. </span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Bersama George Best, Man United meraih masa keemasan pertama dengan menggondol 2 gelar Liga Inggris musim 1964/65 dan 1966/67, serta Liga Champions 1968. Kehebatannya ini membawanya meraih Ballon d&#8217;Or tahun 1968. </span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">For those who don’t realise how good George Best was, watch this.</p>
<p>Defenders weren’t standing off you these days, they were trying to snap you in half. He makes them look daft.</p>
<p>🌹 George Best <a href="https://twitter.com/hashtag/MUFC?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#MUFC</a> 🇾🇪🔴❤️</p>
<p><a href="https://t.co/VNc29fCOJa">pic.twitter.com/VNc29fCOJa</a></p>
<p>— 🇾🇪 Joe. (@TheMunichTunneI) <a href="https://twitter.com/TheMunichTunneI/status/1522851899296432130?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">May 7, 2022</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Walau memiliki kehebatan, ternyata Best tidak pernah berpartisipasi dalam Piala Dunia. Best pernah membela timnas Irlandia Utara dalam 37 pertandingan dan mencetak sembilan gol. Kendati demikian, dia tak pernah bisa membawa negaranya main di Piala Dunia.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Pada 1982, Irlandia Utara berhasil mencapai putaran final Piala Dunia. Sayangnya pada saat itu Best sudah tak terpilih masuk ke skuad Timnas Irlandia Utara karena usia tua dan ketergantungannya terhadap alkohol.</span></p>
<p>&nbsp;</p>
<h2><span style="font-size: 24pt;">Alferdo Di Stefano &#8211; Argentina &amp; Spanyol</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Legenda Real Madrid yang semasa aktif pernah membawa Los Blancos memenangkan lima gelar Piala Champions/Liga Champions secara beruntun dari tahun 1955-1960. </span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Striker ini amat ganas di lini depan Real Madrid. Total, ia mencetak 216 gol dari 282 penampilan bersama El Real. Penampilannya yang apik itu pun mengantarkannya pada dua penghargaan Ballon d&#8217;Or, yaitu edisi tahun 1957 dan 1959. </span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Namun, sehebat apapun Di Stefano di level klub, prestasinya di Piala Dunia nol. Walaupun pernah membela dua negara, yaitu Argentina dan Spanyol, Di Stefano tak cukup beruntung bisa berpartisipasi ke pesta sepak bola sejagad. </span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="sl">Alfredo Di Stéfano.</p>
<p><a href="https://t.co/vJWV0pegsF">pic.twitter.com/vJWV0pegsF</a></p>
<p>— All About Argentina 🛎🇦🇷 (@AlbicelesteTalk) <a href="https://twitter.com/AlbicelesteTalk/status/1584867309306671107?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">October 25, 2022</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Kesempatan pertama kali Di Stefano adalah saat Piala Dunia 1950. Namun Argentina memilih mundur dari babak kualifikasi. Di kesempatannya yang kedua Pada Piala Dunia 1954, Di Stefano kembali sial lantaran tak diizinkan membela Argentina karena dianggap sudah pernah bermain bagi Kolombia.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Tak mau kehilangan kesempatan ketiga, Di Stefano memutuskan pindah kewarganegaraan menjadi Spanyol. Namun lagi-lagi keberuntungan menjauh. Spanyol gagal lolos Piala Dunia 1958. Sementara pada tahun 1962, di saat Spanyol berhasil lolos Piala Dunia, Di Stefano justru harus cedera menjelang turnamen. </span></p>
<p>&nbsp;</p>
<h2><span style="font-size: 24pt;">Andy Cole &#8211; Inggris</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Striker satu ini terkenal karena perjalanannya di Liga Premier bersama Manchester United. Andy Cole memenangkan banyak trofi divisi teratas sepak bola Inggris. Dengan 187 gol, ia adalah pencetak gol terbanyak ketiga di Liga Premier Inggris sepanjang masa.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Karirnya paling mentereng bersama Setan Merah adalah kala Cole membentuk <a href="https://speakbola.com/duet-striker-terbaik-90an/">duet maut</a> bersama Dwight Yorke di lini serang. Selama priode 1998/1999 pasangan emas ini membawa Manchester United meraih treble winner.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">This one goes out to <a href="https://twitter.com/vancole9?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">@VanCole9</a>: a great goalscorer and a scorer of great goals! ⚽️ <a href="https://twitter.com/hashtag/MUFC?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#MUFC</a> <a href="https://t.co/b32qCxwIQI">pic.twitter.com/b32qCxwIQI</a></p>
<p>— Manchester United (@ManUtd) <a href="https://twitter.com/ManUtd/status/1083450068508626944?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">January 10, 2019</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Sementara itu di level individu Andy Cole juga memenangkan penghargaan PFA Young Player of the Year. Sayangnya karir cemerlang sang striker tidak lantas membuatnya dipanggil ke skuad Inggris pada Piala Dunia 2002.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Cole sesungguhnya sudah pernah memperkuat The Three Lions sebelumnya. Tercatat 15 kali penampilan dan satu gol dicetak Andy Cole saat membela negaranya. Setelah tak dipanggil ke Piala Dunia 2002, Cole memutuskan pensiun dari pentas internasional di usia 31 tahun.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Itulah speakers, para striker terbaik dunia yang kurang beruntung karena tidak pernah bermain di Piala Dunia. Baca juga kabar <a href="https://speakbola.com/tag/piala-dunia/">Piala Dunia</a> menarik lainnya di rubrik <a href="https://speakbola.com/category/offside/">Offside</a> dan <a href="https://speakbola.com/category/bolastori/">Bolastori</a> SpeakBola lainnya.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Bicara bola, ya SpeakBola aja!</span></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com/striker-terbaik-dunia-piala-dunia/">5 Striker Terbaik Dunia Yang Cuma Jadi Penonton Piala Dunia</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com">SpeakBola</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>5 Tim Kuda Hitam Piala Dunia: Non Unggulan yang Bikin Kewalahan</title>
		<link>https://speakbola.com/tim-kuda-hitam-piala-dunia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[SpeakBola Writer]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 01 Nov 2022 09:24:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Offside]]></category>
		<category><![CDATA[Kuda Hitam Piala Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[piala dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Sejarah Piala Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Timnas Korea Selatan]]></category>
		<category><![CDATA[Timnas Korea Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Timnas Kosta Rika]]></category>
		<category><![CDATA[Timnas Kroasia]]></category>
		<category><![CDATA[Timnas Swedia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://speakbola.com/?p=3112</guid>

					<description><![CDATA[<p>(speakbola.com) &#8211; Prediksi Piala Dunia yang populer biasanya selalu mengatakan bahwa negara-negara kuat lah yang akan banyak mendominasi jalannya Piala Dunia. Tapi kadang kenyataan tak sesuai prediksi. Beberapa Piala Dunia pernah jadi saksi kejayaan tim kuda hitam yang tak diunggulkan sama sekali. Masih ingat bagaimana Korea Selatan memulangkan Italia dan Spanyol dari Piala Dunia 2002?  [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com/tim-kuda-hitam-piala-dunia/">5 Tim Kuda Hitam Piala Dunia: Non Unggulan yang Bikin Kewalahan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com">SpeakBola</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong>(speakbola.com)</strong> &#8211; Prediksi Piala Dunia yang populer biasanya selalu mengatakan bahwa negara-negara kuat lah yang akan banyak mendominasi jalannya Piala Dunia. Tapi kadang kenyataan tak sesuai prediksi. Beberapa Piala Dunia pernah jadi saksi kejayaan tim kuda hitam yang tak diunggulkan sama sekali.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Masih ingat bagaimana Korea Selatan memulangkan Italia dan Spanyol dari Piala Dunia 2002?  Kisah itu hanyal satu dari segelintir dongeng tim kecil yang mengalahkan raksasa sepak bola.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Rubrik Offside kali ini akan membahas lima tim kuda hitam Piala Dunia yang pernah berjaya pada masanya.</span></p>
<h2></h2>
<h2><span style="font-size: 24pt;">Kosta Rika di Piala Dunia 2014</span></h2>
<p><span style="font-weight: 400; font-size: 12pt;">Kosta Rika lolos ke Piala Dunia 2014 setelah jeda delapan tahun. Sialnya, mereka tergabung di dalam grup yang penuh dengan juara Piala Dunia, macam Inggris, Uruguay dan Italia. Otomatis, Kosta Rika dicap sebagai bahan bully-an tim-tim juara ini.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400; font-size: 12pt;">Namun kenyataan berkata lain, Kosta Rika tampil menakjubkan. Mereka mengalahkan Uruguay 3-1 di pertandingan perdana, kemudian mengalahkan Italia 1-0, dan menahan imbang Inggris 0-0.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400; font-size: 12pt;">Kosta Rika melangkah ke babak gugur dengan status juara grup D Piala Dunia 2014, yang membuat semua orang takjub. Di babak 16 besar mereka melanjutkan kegemilangannya dengan menahan Yunani, tim yang lebih diunggulkan, selama 120 menit sebelum menyingkirkan mereka melalui adu penalti.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">.<a href="https://twitter.com/fedefutbolcrc?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">@fedefutbolcrc</a> were the stark outsiders at the 2014 <a href="https://twitter.com/FIFAWorldCup?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">@FIFAWorldCup</a> but oh boy did they surprise the world 🇨🇷</p>
<p>Uruguay was the first one to fall and Italy was up next. A <a href="https://twitter.com/bryanruizcr?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">@bryanruizcr</a> header sealed the deal and sent Costa Rica to the knockout stages early! <a href="https://t.co/IN06bVOJXy">pic.twitter.com/IN06bVOJXy</a></p>
<p>— FIFA Museum (@FIFAMuseum) <a href="https://twitter.com/FIFAMuseum/status/1554857147342675968?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">August 3, 2022</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<h3><span style="font-size: 18pt;"><span style="font-family: 'Noto Serif';">Lolos ke Perempat Final</span></span></h3>
<p><span style="font-weight: 400; font-size: 12pt;">Perempat Final melawan Belanda adalah ujian terberat tim kuda hitam ini. Namun mereka mampu bertahan melawan pemain sekelas Arjen Robben dan Klaas Jaan Huntelaar untuk membawa permainan menuju babak adu penalti sekali lagi. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400; font-size: 12pt;">Saat itu jarak Kosta Rika dengan babak semifinal Piala Dunia hanya berjarak lima tendangan penalti lagi. Sebuah keadaan yang bagi tim kuda hitam ini hanyalah sebatas mimpi belaka.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400; font-size: 12pt;">Sayangnya, dongeng kegemilangan Kosta Rika harus diakhiri Tim Oranye. Kiper pengganti Belanda, Tim Krul, membuat dua penyelamatan gemilang atas penalti Bryan Ruiz dan Michael Umana. Kosta Rika kalah 4-3 melalui adu penalti.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400; font-size: 12pt;">Namun sudah selayaknya Kosta Rika berbangga diri karena berhasil mengejutkan dunia dengan mencapai babak delapan besar. Pemain-pemain seperti Bryan Ruiz dari Everton dan Joel Campbell dari Arsenal disambut sebagai pahlawan di negaranya. Kepahlawanan Keylor Navas sebagai kiper bahkan berhasil membawanya pindah ke raksasa sepak bola Real Madrid.</span></p>
<h2></h2>
<h2><span style="font-size: 24pt;">Korea Utara di Piala Dunia 1966: Tim Kuda Hitam Piala Dunia dari Asia yang Pertama</span></h2>
<p><span style="font-weight: 400; font-size: 12pt;">Pada Piala Dunia 1966 yang diselenggarakan di Inggris, kehebatan dan keuletan Korea Utara berhasil mengguncang dunia melalui sepak Bola.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400; font-size: 12pt;">Berada di dalam satu grup bersama mantan Juara Eropa Uni Soviet, Chili dan Italia, Korea Utara secara diprediksi akan pulang dalam beberapa hari saja. Kemungkinan itu semakin diperkuat karena Soviet berhasil mengalahkan mereka 3-0 dalam pertemuan pertama mereka di Middlesbrough.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400; font-size: 12pt;">Menjalani pertandingan kedua, Korea Utara harus menghadapi Chili, yang sudah memimpin dalam waktu setengah jam. Korea Utara berada di ambang eliminasi. Bagaimanapun mereka menolak untuk menyerah. Dan dengan dua menit tersisa, Korea Utara berhasil menyamakan kedudukan untuk tetap bertahan dalam turnamen.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400; font-size: 12pt;">Hasil imbang ini artinya untuk tetap selamat di Piala Dunia, mereka harus mengalahkan Italia yang kuat. Dan benar saja, sebelum turun minum di pertandingan grup terakhir, Korea Utara unggul melalui Pak Doo-Ik, membuat semua orang tidak percaya.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400; font-size: 12pt;">Dengan keunggulan satu gol, mereka bertahan dengan ketekunan luar biasa. Italia, salah satu favorit untuk memenangkan Piala Dunia, telah dikalahkan oleh sekelompok orang Asia yang bermain di Piala Dunia untuk pertama kalinya. Kemenangan 1-0 Korea Utara menjadi salah satu skor paling terkenal dalam sejarah Piala Dunia.</span></p>
<h3><span style="font-size: 18pt;">Lolos ke Babak 16 Besar</span></h3>
<p><span style="font-weight: 400; font-size: 12pt;">Korea Utara menjadi tim Asia pertama yang pernah bermain di pertandingan sistem gugur Piala Dunia. lawan yang harus mereka hadapi di babak itu adalah Portugal pimpinan Eusebio yang produktif.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">📅 | 𝑶𝒏 𝑻𝒉𝒊𝒔 𝑫𝒂𝒚 | 23 𝑱𝒖𝒍𝒚 1966</p>
<p>Portugal come back from 3-0 down to beat North Korea 5-3 in the 1966 FIFA World Cup at Goodison Park, the home of Everton FC.</p>
<p>Eusébio scored FOUR goals to inspire Portugal to their victory. <a href="https://t.co/CxJXmTgAOD">pic.twitter.com/CxJXmTgAOD</a></p>
<p>— Próxima Jornada (@ProximaJornada1) <a href="https://twitter.com/ProximaJornada1/status/1286342074233651201?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">July 23, 2020</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-weight: 400; font-size: 12pt;">Goodison Park yang penuh sesak sangat terkejut saat Korea Utara memimpin 3-0 dengan dalam waktu setengah jam babak pertama. Saat turun minum, tim Asia hanya berjarak 45 menit dari semifinal.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400; font-size: 12pt;">Memasuki babak kedua, Portugal melalui Eusebio mencetak empat gol sendirian. Portugal melakukan salah satu epik comeback paling terkenal dalam Piala Dunia yang pernah ada. Tertinggal tiga gol saat turun minum, mereka membalikkan keadaan untuk tampil sebagai pemenang dengan skor akhir 5-3. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400; font-size: 12pt;">Kisah Korea Utara sebagai kuda hitam di Piala Dunia 1966 harus berakhir di tangan sang legenda Eusebio. Namun mereka berhasil memenangkan hati semua penggemar sepak bola dengan penampilan berani mereka.</span></p>
<h2></h2>
<h2><span style="font-size: 24pt;">Korea Selatan di Piala Dunia 2002</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;"><span style="font-weight: 400;">Tiga setengah dekade setelah penampilan gemilang Korea Utara, giliran Korea Selatan yang mencuri perhatian. </span><span style="font-weight: 400;">Saat itu, Piala Dunia pertama kali diselenggarakan di Asia untuk, dan Korea Selatan lah yang menjadi tuan rumah bersama Jepang.</span></span></p>
<p><span style="font-weight: 400; font-size: 12pt;">Di bawah asuhan pelatih Belanda Guus Hiddink yang cerdik, mereka melakukan hal yang sukar dipercaya oleh para penggemar sepak bola di dunia. Mereka memulai pesta dengan kemenangan 2-0 atas Polandia dan diikuti dengan hasil imbang 1-1 melawan Amerika Serikat, membuat mereka berada di posisi terdepan untuk lolos.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400; font-size: 12pt;">Namun, pertandingan babak grup terakhir mereka adalah melawan Portugal, yang dihuni Luis Figo dan Nuno Gomes dalam skuad Piala Dunia 2002. Tetapi, seolah tak menggubris keberadaan bintang di tim lawan, Korea mengejutkan dunia dengan mengalahkan Portugal 1-0.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400; font-size: 12pt;">Di babak enam belas besar mereka harus berhadapan melawan Italia, runner-up di EURO 2000. Sekali lagi, Korea Selatan berhasil memulangkan lawan mereka yang terkenal dengan unggul 2-1. Publik Italia tidak menerima kekalahan itu, menuduh wasit bias terhadap Korea.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">After Korean soccer player Ahn Jung-hwan scored the winning golden goal for South Korea that eliminated Italy from the 2002 FIFA World Cup second round, his contract was cancelled by Perugia, the Italian club he played at, for &#8220;ruining Italian football&#8221;. <a href="https://twitter.com/hashtag/HistoryVille?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#HistoryVille</a> <a href="https://t.co/SfCAD1bX4B">pic.twitter.com/SfCAD1bX4B</a></p>
<p>— H i s t o r y V i l l e (@HistoryVille) <a href="https://twitter.com/HistoryVille/status/1423892383717068801?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">August 7, 2021</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<h3><span style="font-size: 18pt;">Lolos ke Babak Perempat Final</span></h3>
<p><span style="font-weight: 400; font-size: 12pt;">Kendati demikian, Korea tetap melenggang ke babak perempat final. Sebagian besar mengharapkan perjalanan ajaib mereka akan segera berakhir di tangan Spanyol. Tapi, lagi-lagi, kenyataan berkata lain. Korea Selatan memaksa Spanyol bermain hingga babak perpanjangan waktu setelah bermain imbang 0-0, di mana dua kali gol Spanyol dianulir. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400; font-size: 12pt;">Tanpa gol di setengah jam tambahan, adu pinalti pun dilangsungkan. Spanyol hanya bisa mengonversi tiga gol dari 5 kali jatah penalti mereka, sementara tim Asia mencetak gol dari kelima orang algojo penalti mereka. Korea Selatan menjadi tim Asia pertama yang berhasil mencapai empat besar Piala Dunia.</span></p>
<h3><span style="font-size: 18pt;">Tim Asia Pertama di Semifinal Piala Dunia</span></h3>
<p><span style="font-weight: 400; font-size: 12pt;">Di antara mereka dan satu tempat di babak final berdiri Jerman menghadang, tim kuat dengan segudang pengalaman. Dalam pertandingan yang berlangsung sengit, pengalaman inilah yang menjadi kunci.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400; font-size: 12pt;">Pertandingan berlangsung sengit tetapi kurangnya pengalaman dari pemain-pemain Korea Selatan, seperti Lee Woon-Jae dan Ahn Jung-hwan, membuat banyak peluang sia-sia. Dan, tim Eropa mengambil keuntungan, dengan gol semata wayang Michael Ballack mengirim Jerman ke final.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400; font-size: 12pt;"><a href="https://speakbola.com/langkah-asia-di-piala-dunia/">Laju ajaib Korea Selatan</a> telah berakhir di tangan Jerman. Seolah kehilangan motivasi mereka juga tersingkir saat perebutan tempat ketiga oleh sesama tim kuda hitam Piala Dunia, Turki.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400; font-size: 12pt;">Korea Selatan, bagaimanapun, tetap menjadi satu-satunya tim Asia yang telah memainkan semifinal Piala Dunia, dan tidak diragukan lagi saat itu adalah momen terbaik Piala Dunia bagi mereka.</span></p>
<h2></h2>
<h2><span style="font-size: 24pt;">Swedia di Piala Dunia 1958: Langkah Tim Kuda Hitam Piala Dunia yang Terjauh</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Tuan rumah <a href="https://www.fifa.com/tournaments/mens/worldcup/1958sweden" target="_blank" rel="noopener">Piala Dunia 1958</a> telah diberikan kepada Swedia oleh FIFA, dan mereka memanfaatkan benar keuntungan itu untuk melaju hingga fase akhir Piala Dunia.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Swedia memulai langkahnya dengan kemenangan 3-0 atas Meksiko. Setelah itu mereka kemudian mengalahkan runner-up Piala Dunia 1954 Hungaria 2-1 untuk lolos ke sistem gugur. Di Pertandingan terakhir fase grupnya tuan rumah bermain imbang 0-0 melawan debutan Wales, yang juga lolos ke Piala Dunia melalui babak play-off.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Pertandingan fase gugur pertama bagi Swedia adalah perempat final melawan Uni Soviet, yang mereka kalahkan 2-0 dengan gol dari Kurt Hammrin dan Tore Klas Simonsson. Setelah itu, sang tuan rumah menghadapi tantangan besar pertama mereka di semifinal, di mana mereka melawan juara bertahan, Jerman Barat.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">🇸🇪 A Sweden legend<br />
🕊️ Dubbed &#8216;The Little Bird&#8217;<br />
⚽️ Scored four goals as Sweden reached their first <a href="https://twitter.com/hashtag/WorldCup?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#WorldCup</a> final on home soil in 1958</p>
<p>🎂 Happy 84th birthday, Kurt Hamrin! <a href="https://t.co/fSP8nxbGdA">pic.twitter.com/fSP8nxbGdA</a></p>
<p>— FIFA World Cup (@FIFAWorldCup) <a href="https://twitter.com/FIFAWorldCup/status/1064507760077885441?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">November 19, 2018</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Di stadion yang penuh sesak di Gothenburg, Jerman memimpin pada menit ke-24 melalui Hans Schaefer. Tidak butuh waktu lama bagi Swedia untuk menyamakan kedudukan, dengan gol pada menit ke-32 dari Karl Skoglund. Sisa pertandingan berlangsung ketat, dengan kedua belah pihak saling menciptakan peluang. Namun, dengan sepuluh menit tersisa, Swedia, yang didukung oleh penonton yang riuh, mencetak dua gol secara berurutan untuk menyingkirkan Jerman Barat dan melaju ke final melawan sang favorit juara, Brasil.</span></p>
<h3><span style="font-size: 18pt;">Tim Kuda Hitam Masuk Final Piala Dunia</span></h3>
<p><span style="font-size: 12pt;">Stockholm jadi saksi saat tim tuan rumah memimpin hanya dalam waktu empat menit, dan euforuia juara Piala Dunia sudah meliputi seluruh negara. Sial bagi mereka, gol awal seolah hanya membangunkan raksasa tidur. Brasil berbalik menyamakan kedudukan dalam waktu lima menit berikutnya, dan kemudian menghempaskan Swedia.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Empat pemain depan Brasil, Vava, Didi, Mario Zagallo dan Pele yang baru berusia tujuh belas tahun, berlari mengelilingi Swedia memainkan sepak bola dari planet lain. Brasil akhirnya menang 5-2, dan berhasil memenangkan Piala Dunia pertama mereka, sebelum memenangkan empat lagi nantinya.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Harapan Swedia, sang tim kuda hitam, untuk menjadi juara Piala Dunia harus pupus di tangan Brasil. Meskipun demikian sepak terjang Swedia sebagai tim non unggulan mencuri satu tempat di babak final merupakan langkah terjauh sebuah tim kuda hitam.</span></p>
<h2></h2>
<h2><span style="font-size: 24pt;">Kroasia di Piala Dunia 1998</span></h2>
<p><span style="font-weight: 400; font-size: 12pt;">Kroasia adalah sebuah negara yang mendeklarasikan kemerdekaan dari Yugoslavia pada tahun 1990. Kemudian baru di tahun 1996 menjadi anggota berdaulat Dewan Eropa. Sebagai sebuah negara baru, Kroasia berhasil menyelinap ke Piala Dunia 1998 dengan mengalahkan Yunani satu gol di babak kualifikasi.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400; font-size: 12pt;">Namun, negara yang masih muda itu memiliki tujuan lain dalam keikutsertaannya ke Piala Dunia 1998, mereka ingin membuktikan kepada dunia bahwa mereka bukan sekedar tim kacangan di Prancis 98, yang sekedar ikut saja. Namun mereka berniat mencatat sebuah sejarah.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400; font-size: 12pt;">Perjalanan Kroasia dimulai dengan kemenangan 3-1 melawan Jamaika, yang diikuti dengan kemenangan 1-0 atas Jepang. Keanggunan Davor Suker dari Real Madrid dan Zvonimir Boban dari AC Milan dilengkapi dengan Slaven Bilic dan Aljosa Asanovic dari Everton adalah racikan sempurna bagi skuad Kroasia di Piala Dunia 1998.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Dua kemenangan mulus Kroasia di fase grup tercoreng dengan kekalahan 1-0 dari Argentina. Hebatnya kekalahan itu tidak banyak mengurangi rasa optimis di kubu Kroasia. Mereka tetap melenggang ke babak 16 besar untuk menghadapi Rumania.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">🇭🇷 The Croatia kits at the 1998 <a href="https://twitter.com/hashtag/WorldCup?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#WorldCup</a> were absolute 🔥</p>
<p>🥳 Happy birthday, Davor Suker! <a href="https://t.co/K0uKp03WdP">pic.twitter.com/K0uKp03WdP</a></p>
<p>— FIFA World Cup (@FIFAWorldCup) <a href="https://twitter.com/FIFAWorldCup/status/1212283818931052544?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">January 1, 2020</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<h3><span style="font-size: 18pt;">Tim Kuda Hitam di Fase Gugur Piala Dunia</span></h3>
<p><span style="font-weight: 400; font-size: 12pt;">Dalam sebuah pertandingan yang seru, Davor Suker mencetak satu-satunya gol, dan Kroasia melanjutkan kisah mereka ke perempat final Piala Dunia, sebuah mimpi bagi jutaan orang Kroasia yang selalu diliputi oleh kengerian perang.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400; font-size: 12pt;">Di babak perempat final, tim Eropa Timur ini menghadapi Jerman, sang Juara Eropa bertahan, yang diprediksi akan mengakhiri petualangan Kroasia. Namun, Jerman lah yang lengah, Kroasia mengalahkan mereka 3-0 di Lyon.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400; font-size: 12pt;">Ajaib, tim kuda hitam di Piala Dunia berada di semifinal, dan akan bermain melawan Prancis di Paris. Sekali lagi, mereka membuat Stade De France yang penuh sesak terkejut kala Davor Suker mencetak gol pembuka.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400; font-size: 12pt;">Namun, dalam satu menit, kenyataan membawa Kroasia yang sudah terbang tinggi kembali ke bumi. Lilian Thuram menyamakan kedudukan untuk Prancis. Thuram sekali lagi mencetak gol untuk membuat tim kuda hitam itu kalah 2-1. Prancis kemudian memenangkan Piala Dunia.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400; font-size: 12pt;">Pun kalah di semifinal, Kroasia, sekali lagi, mereka memanggil generasi emas mereka untuk terakhir kalinya demi mengalahkan Belanda 2-1 di pertandingan penentuan juara ketiga.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Itulah dia Speakers, dongeng tim kuda hitam di <a href="https://speakbola.com/tag/piala-dunia/">Piala Dunia</a>. Langkah mereka sebagai tim unggulan yang membuat ti-tim kuat kewalahan layak diapresiasi dan dikenang. Baca juga kabar Piala Dunia menarik lainnya di rubrik <a href="https://speakbola.com/category/offside/">Offside</a> dan <a href="https://speakbola.com/category/bolastori/">Bolastori</a> SpeakBola lainnya.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Bicara bola, ya SpeakBola aja!</span></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com/tim-kuda-hitam-piala-dunia/">5 Tim Kuda Hitam Piala Dunia: Non Unggulan yang Bikin Kewalahan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com">SpeakBola</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>6 Negara Pemilik Gelar Juara Piala Dunia Terbanyak</title>
		<link>https://speakbola.com/6-negara-juara-piala-dunia-terbanyak/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[SpeakBola Writer]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 Oct 2022 10:58:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Offside]]></category>
		<category><![CDATA[Juara Piala Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[kontestan piala dunia]]></category>
		<category><![CDATA[piala dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Sejarah Piala Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Timnas Argentina]]></category>
		<category><![CDATA[Timnas Brasil]]></category>
		<category><![CDATA[Timnas Italia]]></category>
		<category><![CDATA[Timnas Jerman]]></category>
		<category><![CDATA[Timnas Prancis]]></category>
		<category><![CDATA[Timnas Uruguay]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://speakbola.com/?p=2294</guid>

					<description><![CDATA[<p>(speakbola.com) &#8211; Piala Dunia adalah turnamen sepak bola internasional yang diikuti oleh tim nasional pria senior dari berbagai negara. Turnamen sepak bola ini adalah salah satu kompetisi olahraga internasional paling populer. Pada tahun 2014, tercatat lebih dari 3 miliar orang menonton Piala Dunia. Sejak pertama kali digelar pada 1930, Piala Dunia telah diselenggarakan sebanyak 21 [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com/6-negara-juara-piala-dunia-terbanyak/">6 Negara Pemilik Gelar Juara Piala Dunia Terbanyak</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com">SpeakBola</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong>(speakbola.com)</strong> &#8211; <a href="https://speakbola.com/piala-dunia-pesta-sepak-bola/">Piala Dunia</a> adalah turnamen sepak bola internasional yang diikuti oleh tim nasional pria senior dari berbagai negara. Turnamen sepak bola ini adalah salah satu kompetisi olahraga internasional paling populer. Pada tahun 2014, tercatat lebih dari 3 miliar orang menonton <a href="https://speakbola.com/tag/piala-dunia/">Piala Dunia</a>.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Sejak pertama kali digelar pada 1930, <a href="https://speakbola.com/sejarah-trofi-piala-dunia/">Piala Dunia</a> telah diselenggarakan sebanyak 21 kali, dengan 6 negara menjadi pemilik gelar juara terbanyak.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Pada rubrik <a href="https://speakbola.com/category/offside/">Offside</a> kali ini, speakbola.com akan menganjak Speakers sekalian untuk mengenal 6 negara pemilik gelar juara Piala Dunia terbanyak.</span></p>
<h2><span style="font-size: 14pt;">Brasil: 5 Kali Juara Piala Dunia (1958, 1962, 1970, 1994, dan 2002)</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Brasil adalah tim paling sukses di Piala Dunia dengan koleksi lima gelar juara Piala Dunia. Tim Nasional Brasil juga adalah satu-satunya Timnas yang lolos ke 21 edisi Piala Dunia, tak pernah absen sekalipun.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Gelar juara pertama Brasil diraih pada Piala Dunia 1958. Saat itu, <a href="https://speakbola.com/tag/pele/">Pele</a> yang baru berumur 17 tahun mencetak enam gol di turnamen tersebut. Brasil mengalahkan tuan rumah Swedia 5-2 di final untuk mengangkat trofi. Kemudian 4 tahun berikutnya di Piala Dunia 1962, Brasil mempertahankan gelar mereka.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Pele dan Brasil memenangkan gelar ketiga mereka pada tahun 1970. Dengan pencapaian tersebut Pele menjadi pemain peraih trofi Piala Dunia terbanyak. Dari 4 penampilan Pele di Piala Dunia, hanya 1 kali saja trofi itu lolos dari tangannya, yaitu saat Piala Dunia 1966.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">Every single goal from Brazil&#8217;s 2002 World Cup triumph! 💥 🇧🇷</p>
<p>Which of these goals was the best? 💭 <a href="https://twitter.com/hashtag/KoreaJapan02?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#KoreaJapan02</a> | <a href="https://twitter.com/CBF_Futebol?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">@CBF_Futebol</a> <a href="https://t.co/FUBYZxzwVQ">pic.twitter.com/FUBYZxzwVQ</a></p>
<p>— FIFA World Cup (@FIFAWorldCup) <a href="https://twitter.com/FIFAWorldCup/status/1542493795002077185?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">June 30, 2022</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Gelar juara terakhir Brasil datang pada tahun 2002 yang diadakan di Korea Selatan dan Jepang. Bintang Timnas Brasil saat itu, <a href="https://speakbola.com/tag/phenomenon/">Ronaldo</a>, mencetak delapan gol untuk memandu Brasil menjadi juara sekaligus meraih Sepatu Emas sebagai top skor Piala Dunia 2022.</span></p>
<h2><span style="font-size: 14pt;">Jerman: 4 Kali Juara Piala Dunia (1954, 1974, 1990, dan 2014)</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Jerman adalah negara dengan tradisi sepak bola yang kuat. Tak heran bila Tim Nasional Jerman merupakan salah satu tim terkuat di dunia sepakbola. Mereka telah menjadi juara Piala Dunia sebanyak empat kali.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">3 gelar juara Jerman di Piala Dunia diraih saat negara ini masih terpecah menjadi Jerman Barat dan Jerman Timur, yaitu pada Piala Dunia 1954, 1974 dan 1990. Kemudian gelar juara pada Piala Dunia 2014 diraih sebagai Jerman saja, tanpa barat dan timur.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">🇺🇾🇮🇹🇩🇪🇧🇷🏴󠁧󠁢󠁥󠁮󠁧󠁿🇦🇷🇫🇷🇪🇸<br />
Only eight countries have ever won the <a href="https://twitter.com/hashtag/WorldCup?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#WorldCup</a>. A new series on Netflix called &#8220;Becoming Champions&#8221; looks at the stories behind those teams. Perfect holiday viewing! 📺🤶🎅</p>
<p>FEATURING GERMANY🇩🇪<a href="https://t.co/256FXJkQES">pic.twitter.com/256FXJkQES</a></p>
<p>— FIFA World Cup (@FIFAWorldCup) <a href="https://twitter.com/FIFAWorldCup/status/1078946225137676288?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">December 29, 2018</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">2 orang <a href="https://speakbola.com/skor-piala-dunia/">pencetak gol terbanyak Piala Dunia</a> sepanjang masa juga berasal dari Jerman. Mereka adalah <a href="https://speakbola.com/tag/gerd-muller/">Gerd Muller</a> dan <a href="https://speakbola.com/tag/miroslave-klose/">Miroslav Klose</a>. Muller memegang gelar top skor sepanjang masa Piala Dunia selama 32 tahun dengan 14 Gol. Dia dikenal sepanjang karirnya sebagai salah satu striker paling mematikan saat berada di area gawang. Seluruh gol Piala Dunianya terjadi di dalam kotak penalti.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Piala Dunia 2014 mungkin adalah yang paling sempurna bagi Jerman. Saat itu selain keluar sebagai juara, striker mereka, Miroslav Klose, juga berhasil menggeser Ronaldo sebagai pencetak gol terbanyak Piala Dunia sepanjang sejarah. menyumbangkan dua gol selama perjuangan Timnas Jerman dalam meraih trofi Piala Dunia 2014 di Brasil, sekaligus menyalip Ronaldo, yang saat itu menjadi pencetak gol terbanyak Piala Dunia sepanjang masa. </span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en"><a href="https://twitter.com/hashtag/OnThisDay?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#OnThisDay</a> five year ago, Miroslav Klose scored his record-breaking 16th FIFA <a href="https://twitter.com/hashtag/WorldCup?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#WorldCup</a> goal in <a href="https://twitter.com/DFB_Team_EN?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">@DFB_Team_EN</a>&#8216;s 7-1 semi-final win over Brazil <a href="https://t.co/1v8DMoa1AT">pic.twitter.com/1v8DMoa1AT</a></p>
<p>— FIFA World Cup (@FIFAWorldCup) <a href="https://twitter.com/FIFAWorldCup/status/1148120928707944448?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">July 8, 2019</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Gol yang menobatkan Miroslav Klose sebagai top skor sepanjang masa dicetaknya saat melawan Brasil di semifinal. Saat itu Jerman membantai tuan rumah dengan skor 7-1. Dengan gol tersebut total gol Piala Dunia Klose adalah 16.</span></p>
<h2><span style="font-size: 14pt;">Italia: 4 Kali Juara Piala Dunia (1934, 1938, 1982, dan 2006)</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Sejatinya, Piala Dunia sendiri sangatlah akrab dengan Italia. Dalam 21 edisi Piala Dunia, 18 di antaranya Italia ikut berpartisipasi. Dari 18 keikutsertaaan tersebut, Italia berhasil memenangkan 4 di antaranya. Masing-masing di tahun 1934, 1938, 1982, dan 2006.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Timnas Italia tercatat sebagai tim pertama yang berhasil menjadi juara dalam dua edisi beruntun. Italia meraih gelar pertamanya pada 1934 dan berhasil mempertahankan gelarnya empat tahun kemudian.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Italia juga menjadi runner up turnamen ini sebanyak dua kali, yaitu tahun 1970 dan 1994. Seabrek nama-nama legendaris menghiasi pencapaian Italia di sepak bola dunia. Mulai dari Giusseppe Meazza, Luigi Riva, Dino Zoff, Sandro Mazzola, Franco Baressi, Roberto Baggio, sampai era Francesco Totti, Del Piero, dan lain-lainnya.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en"><a href="https://twitter.com/hashtag/HBD?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#HBD</a> Fabio Grosso 🎉🇮🇹</p>
<p>He scored the spot kick that sent the whole of Italy into ecstasy: the winning penalty in the 2006 <a href="https://twitter.com/hashtag/WorldCup?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#WorldCup</a> Final shootout 🎯<a href="https://twitter.com/Azzurri?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">@azzurri</a> | <a href="https://twitter.com/FIGC?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">@FIGC</a> <a href="https://t.co/9RrZREeU6v">pic.twitter.com/9RrZREeU6v</a></p>
<p>— FIFA World Cup (@FIFAWorldCup) <a href="https://twitter.com/FIFAWorldCup/status/1200006923615006720?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">November 28, 2019</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Pada Piala Dunia terakhir mereka, yaitu pada tahun 2014, Italia secara mengejutkan tersingkir di babak penyisihan grup. Kemudian pada tahun 2018 Italia tak bisa mencetak gol dalam 180 menit pertandingan sepak bola melawan Swedia di play-off. Hal itu menyebabkan mereka, gagal lolos untuk pertama kalinya ke Piala Dunia sejak 1958.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Dan terakhir Pada 2022, Italia kembali gagal lolos.</span></p>
<h2><span style="font-size: 14pt;">Uruguay: 2 Gelar Juara (1930 dan 1950)</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Uruguay terkenal dalam dunia sepak bola bukan saja karena mereka adalah tuan rumah Piala Dunia pertama pada tahun 1930, Namun juga karena mereka mengoleksi 2 gelar juara Piala Dunia.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Piala Dunia pertama Uruguay dimenangkan saat mereka berstatus sebagai tuan rumah, yaitu pada 1930. Bermain di kandang sendiri, Tim Nasional Uruguay berhasil menjadi yang terbaik setelah mengalahkan Argentina di partai final dengan skor 4-2. Sementara itu, Amerika Serikat berada di peringkat ketiga setelah mengalahkan Yugoslavia (kini Serbia).</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">Remembering a Uruguay legend, who passed away 1⃣7⃣ years ago today.</p>
<p>Juan Alberto Schiaffino starred in the 1950 <a href="https://twitter.com/hashtag/WorldCup?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#WorldCup</a> final, scoring one of the goals that broke Brazilian hearts in the fabled Maracanazo 🇺🇾🏆 <a href="https://twitter.com/Uruguay?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">@Uruguay</a> | <a href="https://twitter.com/hashtag/OnThisDay?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#OnThisDay</a> <a href="https://t.co/nGfdnlb0RT">pic.twitter.com/nGfdnlb0RT</a></p>
<p>— FIFA World Cup (@FIFAWorldCup) <a href="https://twitter.com/FIFAWorldCup/status/1194608352308989952?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">November 13, 2019</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Selain menjadi juara saat berstatus tuan rumah, Uruguay juga pemenang turnamen empat tahunan itu di edisi 1950. Di partai final, Uruguay mengalahkan tuan rumah Brasil 2-1, yang saat itu sebetulnya jauh lebih diunggulkan ketimbang tim tamunya.</span></p>
<h2><span style="font-size: 14pt;">Argentina: 2 Gelar Juara (1978 dan 1986)</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Argentina adalah salah satu dari 13 tim di Piala Dunia perdana tahun 1930. Di turnamen itu, Argentina berhasil mencapai final bertemu dengan tuan rumah. Sayangnya mereka harus kalah 2-4 dari Uruguay.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Antara tahun 1929 dan 1959, tim Argentina memenangkan Copa America sebanyak 12 kali, tetapi tak satupun gelar Juara Piala Dunia bisa mereka raih. Penantian panjang Argentina usai pada tahun 1978 ketika mereka memenangkan Piala Dunia untuk pertama kalinya di kandang. Mario Kempes mencetak dua gol di final yang mengesankan melawan Belanda.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">It&#8217;s exactly 41 years since 🇦🇷 <a href="https://twitter.com/Argentina?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">@Argentina</a> lifted their first <a href="https://twitter.com/hashtag/WorldCup?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#WorldCup</a>! 🏆</p>
<p>The likes of Daniel Passarella and Mario Kempes led them to glory on home soil <a href="https://twitter.com/hashtag/onthisday?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#onthisday</a>. <a href="https://t.co/P0lhlDgVsn">pic.twitter.com/P0lhlDgVsn</a></p>
<p>— FIFA World Cup (@FIFAWorldCup) <a href="https://twitter.com/FIFAWorldCup/status/1143469096186646528?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">June 25, 2019</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Argentina mengulangi prestasi mereka pada <a href="https://speakbola.com/pertandingan-kontroversial-piala-dunia/">Piala Dunia 1986</a> berkat kejeniusan <a href="https://speakbola.com/tag/maradona/">Diego Maradona</a>. Mereka mencapai final lagi pada tahun 1990, sayangnya untuk melihat kemenangan penalti Andi Brehme untuk Jerman. Pada tahun 2014 mereka dikalahkan di final lagi oleh Jerman, 1-0 di perpanjangan waktu.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Tradisi sepak bola yang kuat di Argentina menyebabkan negara ini dikenal sebagai penghasil beberapa pemain terhebat sepanjang masa. Daftar tersebut mencakup nama-nama seperti Diego Maradona, <a href="https://speakbola.com/tag/messi/">Lionel Messi</a>, Mario Kempes, Fernando Redondo, Gabriel Batistuta, dan lainnya.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">Maradona&#8217;s impact on the pitch was unforgettable 🤩🇦🇷 <a href="https://t.co/qbFWGuqwOX">pic.twitter.com/qbFWGuqwOX</a></p>
<p>— FIFA World Cup (@FIFAWorldCup) <a href="https://twitter.com/FIFAWorldCup/status/1515329169093283840?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">April 16, 2022</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Maradona dianggap oleh banyak orang sebagai yang terhebat sepanjang masa, bahkan lebih baik dari Pele Brasil dan pemain hebat modern lainnya seperti Lionel Messi dan <a href="https://speakbola.com/tag/cristiano-ronaldo/">Cristiano Ronaldo</a>. Ia berperan penting dalam perjalanan Piala Dunia Argentina pada tahun 1986, yang membuatnya menjadi superstar bagi penggemar sepak bola di seluruh dunia.</span></p>
<h2><span style="font-size: 14pt;">Prancis: 2 Kali Juara Piala Dunia (1998 dan 2018)</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Prancis merupakan negara yang sangat erat kaitannya dengan sejarah Piala Dunia. Pada 1928, seorang Prancis bernama Jules Rimet selaku Presiden FIFA kala itu adalah orang yang jadi pencetus dibuatnya festival sepak bola terbesar sejagat raya ini.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Tim Nasional Prancis adalah salah satu dari 13 tim di Piala Dunia perdana pada tahun 1930. Tim Ayam Jago pun termasuk salah satu kesebelasan yang rutin berpartisipasi sepanjang sejarah gelaran empat tahunan tersebut.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Namun, semua hal itu ternyata tak lantas menjamin keberhasilan Prancis di Piala Dunia. Prestasi terbaik Les Bleus sebelum 1998 cuma sebatas menjadi juara ketiga Piala Dunia 1986, pun bermaterikan generasi emas, salah satunya sang maestro sepak bola, Michel Platini.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">🗳️ <a href="https://twitter.com/hashtag/WorldCupAtHome?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#WorldCupAtHome</a> | You voted Michel Platini&#8217;s equaliser as the moment of the match in yesterday&#8217;s Mexico 1986 classic!</p>
<p>Miss 🇧🇷-🇫🇷? You can watch it on demand here 👇</p>
<p>— FIFA World Cup (@FIFAWorldCup) <a href="https://twitter.com/FIFAWorldCup/status/1244542490792857601?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">March 30, 2020</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Karena itulah, ketika Prancis kembali ditunjuk sebagai tuan rumah pada Piala Dunia 1998, tak ada yang menyangka Zinedine Zidane dkk. bisa melangkah jauh.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Di final 1998, Prancis mesti berhadapan dengan juara bertahan, Brasil, yang tentunya lebih difavoritkan lantaran bertabur bintang, seperti Roberto Carlos, Dunga, Rivaldo, Bebeto, serta Sang Fenomena, Ronaldo.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Kenyataan yang terjadi di lapangan justru sebaliknya. Prancis lebih mendominasi pertandingan final Piala Dunia, 12 Juli 1998 dan akhirnya keluar sebagai juara Piala Dunia 1998 setelah sukses mengungguli Brasil dengan skor 3-0.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">A <a href="https://twitter.com/hashtag/WorldCup?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#WorldCup</a>-winning captain in 1998 🏆</p>
<p>A <a href="https://twitter.com/hashtag/WorldCup?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#WorldCup</a>-winning coach in 2018 🏆<a href="https://twitter.com/hashtag/HBD?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#HBD</a> to <a href="https://twitter.com/FrenchTeam?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">@FrenchTeam</a>&#8216;s Didier Deschamps! 🇫🇷🎂🥳 <a href="https://t.co/t2bSinZZgD">pic.twitter.com/t2bSinZZgD</a></p>
<p>— FIFA World Cup (@FIFAWorldCup) <a href="https://twitter.com/FIFAWorldCup/status/1183998838736113665?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">October 15, 2019</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Prancis secara kontroversial lolos ke Piala Dunia 2010 dengan gol menggunakan tangan Thierry Henry. Sayangnya kemudian tersingkir di tahap pertama turnamen.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Di Piala Dunia 2014, Prancis berhasil mencapai perempat final. Kemudian Pada tahun 2018, mereka berhasil mengulang sukses menjadi juara Piala Dunia untuk kedua kalinya, saat berhasil mengalahkan Kroasia dengan skor 4-2 di pasrai final.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Itulah mereka Speakers, Negara yang menjadi juara Piala Dunia terbanyak. Mungkinkah di Piala Dunia 2022 Qatar nanti salah satu dari mereka akan kembali menambah koleksi gelar juara Piala Dunia? </span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Ikuti terus speakbola untuk mendapatkan berita-berita update, seru dan unik dalam dunia sepak bola. Bicara bola ya <a href="https://speakbola.com/">SpeakBola</a> aja!</span></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com/6-negara-juara-piala-dunia-terbanyak/">6 Negara Pemilik Gelar Juara Piala Dunia Terbanyak</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com">SpeakBola</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Para Top Skor Piala Dunia Sepanjang Masa dan Calon Penggesernya</title>
		<link>https://speakbola.com/skor-piala-dunia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[SpeakBola Writer]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 30 Sep 2022 09:08:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Offside]]></category>
		<category><![CDATA[Gerd Muller]]></category>
		<category><![CDATA[Just Fontaine]]></category>
		<category><![CDATA[Miroslave Klose]]></category>
		<category><![CDATA[Pele]]></category>
		<category><![CDATA[Pencetak Gol Terbanyak]]></category>
		<category><![CDATA[Phenomenon]]></category>
		<category><![CDATA[piala dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Ronaldo El Fenomeno]]></category>
		<category><![CDATA[Sejarah Piala Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[sejarah sepak bola]]></category>
		<category><![CDATA[Top Skor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://speakbola.com/?p=2118</guid>

					<description><![CDATA[<p>(speakbola.com) &#8211; Top skor atau pencetak gol terbanyak sebuah turnamen sepak bola akan selalu ada selama tujuan pertandingan sepak bola masih sama, yaitu memenangkan pertandingan dengan mencetak gol, baik di level tarkam sampai Piala Dunia. Dari 21 edisi Piala Dunia yang telah diadakan sampai saat ini, 2.548 gol telah dicetak oleh lebih dari 1.300 pemain [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com/skor-piala-dunia/">Para Top Skor Piala Dunia Sepanjang Masa dan Calon Penggesernya</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com">SpeakBola</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong>(speakbola.com)</strong> &#8211; Top skor atau pencetak gol terbanyak sebuah turnamen sepak bola akan selalu ada selama tujuan pertandingan sepak bola masih sama, yaitu memenangkan pertandingan dengan mencetak gol, baik di level tarkam sampai <a href="https://speakbola.com/piala-dunia-pesta-sepak-bola/">Piala Dunia</a>.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Dari 21 edisi Piala Dunia yang telah diadakan sampai saat ini, 2.548 gol telah dicetak oleh lebih dari 1.300 pemain berbeda. Namun, hanya beberapa pemain yang berhasil mencetak 10 gol atau lebih dalam sejarah Piala Dunia.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Rubrik <a href="https://speakbola.com/category/offside/">Offside</a> kali ini akan mengulas para top skor Piala Dunia sepanjang masa, berikut ini daftar nama-nama mereka:</span></p>
<h2><span style="font-size: 14pt;">5. Pele &#8211; 12 Gol (Brasil)</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;"><a href="https://speakbola.com/tag/pele/">Pele</a> menempati urutan kelima dalam daftar pencetak gol terbanyak yang dicetak di putaran final Piala Dunia, dengan 12 gol dari empat edisi yang berbeda, 1958, 1962, 1966, dan 1970. Meskipun demikian, Pele tidak pernah memenangkan penghargaan Sepatu Emas.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Pun begitu, legenda Brasil ini pernah memenangkan penghargaan Pemain Terbaik di Piala Dunia 1970 berkat empat gol dan enam assist yang ia buat dalam rangka membantu Brasil meraih Piala Dunia.</span></p>
<h3><span style="font-size: 12pt;">Pencetak Gol Termuda Piala Dunia</span></h3>
<p><span style="font-size: 12pt;">Pele adalah pemain termuda di dunia yang pernah mencetak gol di final Piala Dunia. Peristiwa itu terjadi ketika ia menyarangkan gol ke gawang Swedia tahun 1958 saat berusia 17 tahun dan 249 hari.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">🤩 The goal that began the story of a legend.</p>
<p>🇧🇷<a href="https://twitter.com/Pele?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">@Pele</a> stunning the world back in 1958. <a href="https://t.co/odMmDVk0g0">pic.twitter.com/odMmDVk0g0</a></p>
<p>— FIFA World Cup (@FIFAWorldCup) <a href="https://twitter.com/FIFAWorldCup/status/985291619871154178?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">April 14, 2018</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Sepuluh hari sebelum laga final tahun 1958, ia menjadi pencetak gol termuda di Piala Dunia saat mencetak gol ke gawang Wales di usia 17 tahun dan 239 hari. Kemudian ia melanjutkan capaiannya dengan menjadi pemain termuda pencetak trigol di Piala Dunia, pada 24 Juni 1958, saat melawan Prancis. Dua rekor Pele itu masih bertahan hingga hari ini.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Hingga saat ini, Pele juga masih menjadi pencetak gol terbanyak Timnas Brasil dengan 77 gol. Rekor yang amat mungkin dilewati <a href="https://www.sportingnews.com/us/soccer/news/brazil-top-scorers-all-time-most-goals-pele-neymar/cfhi9pyu9vlr2wm7veu9eysg#:~:text=Brazil&#039;s%20top%20scorer%20is%20the,caps%20for%20the%20national%20team." target="_blank" rel="noopener">Neymar</a> yang sekarang hanya berjarak dua gol (75) dari Pele.</span></p>
<h2><span style="font-size: 14pt;">4. <strong>Just Fontaine </strong>&#8211; 13 Gol (Prancis)</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Rekor gol terbanyak dalam satu putaran Piala Dunia dipegang oleh striker Prancis, Just Fontaine. Fontaine mencetak 13 gol dalam enam pertandingan di Piala Dunia 1958, satu-satunya yang pernah ia ikuti.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">Just Fontaine still holds the record for most goals at a single <a href="https://twitter.com/hashtag/WorldCup?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#WorldCup</a>. He scored 13 in 1958<br />
🇫🇷⚽️⚽️⚽️⚽️⚽️⚽️⚽️⚽️⚽️⚽️⚽️⚽️⚽️ <a href="https://t.co/Bup5WVHwCM">pic.twitter.com/Bup5WVHwCM</a></p>
<p>— FIFA World Cup (@FIFAWorldCup) <a href="https://twitter.com/FIFAWorldCup/status/988024628630126593?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">April 22, 2018</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Pemain ini mencetak gol dalam setiap pertandingan yang dimainkan oleh Timnas Prancis saat itu. Striker terbaik Timnas Prancis pada masanya ini mencetak trigol pada laga debut Piala Dunianya saat melawan Paraguay. H</span><span style="font-size: 12pt;">arapan menjadi Juara Dunia bagi Prancis berakhir di tangan Brasil di semifinal. Namun Fontaine masih berhasil mencetak satu dari dua gol Les Bleus dalam kekalahan 5-2 melawan Brasil.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Terakhir, dia mencetak lagi empat gol di perebutan juara ketiga saat menghadapi Jerman, sebuah pertandingan Piala Dunia terakhir baginya.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Cedera memupus karir cemerlang top skor Piala Dunia 1958 ini. Fontaine terpaksa pensiun pada usia 28 tahun, yang artinya ia tidak akan pernah muncul kembali di panggung Piala Dunia.</span></p>
<h2><span style="font-size: 14pt;">3. Gerd Muller<strong> </strong>&#8211; 14 Gol (Jerman)</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Sebelum digeser Ronaldo pada 2002 dan Klose di tahun 2014, Gerd Muller adalah top skor Piala Dunia sepanjang masa dengan 14 gol. 14 gol raihannya itu dicetak dalam 13 pertandingan di dua edisi Piala Dunia, 1970 dan 1974.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Sepuluh di antara 14 gol Muller, termasuk trigol beruntun melawan Hungaria dan Peru di babak grup, terjadi di Piala Dunia 1970. Sayangnya Jerman gagal di partai semifinal melawan Italia meskipun Muller mencetak dua gol dalam pertandingan tersebut. Sebagai pelipur lara, Muller memenangkan Sepatu Emas sebagai top skor Piala Dunia 1970. </span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">🔙 <a href="https://twitter.com/hashtag/OnThisDay?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#OnThisDay</a> in 1967 Gerd Muller scored his first West Germany goals – four of them in a 6-0 rout of Albania. &#8216;Der Bomber&#8217; went on to win the Golden Boot at the 1970 <a href="https://twitter.com/hashtag/WorldCup?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#WorldCup</a> and hit the winner in the 1974 Final 💣<a href="https://twitter.com/hashtag/ThrowbackThursday?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#ThrowbackThursday</a> | <a href="https://twitter.com/DFB_Team_EN?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">@DFB_Team_EN</a> <a href="https://t.co/JxBSSfwvPj">pic.twitter.com/JxBSSfwvPj</a></p>
<p>— FIFA World Cup (@FIFAWorldCup) <a href="https://twitter.com/FIFAWorldCup/status/1380101361304358914?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">April 8, 2021</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Di Piala Dunia 1974, pencetak gol terbanyak sepanjang masa Bayern Munich ini menambah catatan golnya menjadi tujuh gol. Empat gol itu ia peroleh dalam tujuh penampilan, termasuk dalam penampilan final saat Jerman menang 2-1 atas Belanda.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Muller memegang gelar top skor sepanjang masa Piala Dunia selama 32 tahun. Dia dikenal sepanjang karirnya sebagai salah satu striker paling mematikan saat berada di area gawang. Seluruh gol Piala Dunianya terjadi di dalam kotak penalti.</span></p>
<h2><span style="font-size: 14pt;">2. Ronaldo &#8211; 15 Gol (Brasil)</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Ronaldo Luis Nazario de Lima, lebih dikenal sebagai Ronaldo, berada di urutan kedua dalam daftar pencetak gol terbanyak di Piala Dunia dengan 15 gol dari 19 pertandingan.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Striker ini sudah memperkuat Timnas Brasil sejak Piala Dunia 1994 di Amerika Serikat sebenarnya. Namun saat itu, masih ada duet legendaris Romario-Bebeto yang memimpin lini depan Brasil. Ronaldo yang masih berusia 17 tahun ketika itu tidak mendapatkan jatah bermain sekalipun.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Empat tahun kemudian, pada Piala Dunia 1998 di Prancis, Ronaldo yang dianggap sebagai salah satu striker terhebat sedunia menunjukan kecemerlangannya. Empat gol Ronaldo di Prancis amat penting bagi Brasil dalam perjalanannya mencapai final. Tetapi karena sang striker demam sesaat sebelum pertandingan puncak, Brasil kalah oleh tuan rumah.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">Without the injured <a href="https://twitter.com/Ronaldo?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">@Ronaldo</a> Brazil made it to the 2002 <a href="https://twitter.com/FIFAWorldCup?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">@FIFAWorldCup</a> with only a three-point cushion over Uruguay and Colombia 🇧🇷</p>
<p>With O Fenômeno back for the tournament, Brazil didn’t lose a single game. Ronaldo scored 8 goals – a deserved Golden Boot 🏆👞 <a href="https://t.co/E7PpEs49pR">pic.twitter.com/E7PpEs49pR</a></p>
<p>— FIFA Museum (@FIFAMuseum) <a href="https://twitter.com/FIFAMuseum/status/1542900844839858177?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">July 1, 2022</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Namun di edisi 2002 yang diadakan di Korea Selatan dan Jepang, tidak ada yang bisa menghentikan striker itu. Ronaldo mencetak delapan gol untuk memandu Brasil menjadi juara sekaligus meraih Sepatu Emas sebagai top skor Piala Dunia 2022.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Pada saat Piala Dunia 2006 di Jerman bergulir, karir Ronaldo sedang menurun akibat cedera dan masalah kebugaran yang menimpanya. Namun demikian, Ia masih berhasil mencetak tiga gol di turnamen itu sebelum Brasil disingkirkan oleh tuan rumah di perempat final. Tiga gol itu cukup untuk membuatnya melewati legenda Jerman, Gerd Muller, yang telah memegang rekor top skor Piala Dunia sejak 1974.</span></p>
<h2><span style="font-size: 14pt;">1. Miroslav Klose &#8211; 16 Gol (Jerman)</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Siapa top skor Piala Dunia sepanjang masa? Miroslav Klose lah orangnya. Klose memegang rekor pencetak gol terbanyak Piala Dunia dalam sejarah dengan catatatan 16 gol dari 24 penampilan di 4 Piala Dunia berbeda, 2002, 2006, 2010 dan 2014.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Meskipun Klose tidak seterkenal nama-nama lain di daftar ini, ada satu hal yang membuat Penyerang Jerman ini spesial, yaitu konsistensinya. Konsistensi Klose sebagai striker Timnas Jerman yang selalu menawan membuatnya terus dipanggil menjadi anggota skuad di empat edisi Piala Dunia berbeda, pun umur sebagai pesepak bola sudah tidak muda lagi. Saat Piala Dunia terakhirnya di Brasil, ia sudah berusia 36 tahun.</span></p>
<h3><span style="font-size: 12pt;">Debut Klose di Piala Dunia 2002</span></h3>
<p><span style="font-size: 12pt;">Miroslav Klose muda mencetak trigol pada debutnya di Piala Dunia 2002 saat Jerman mengalahkan Arab Saudi 8-0. Ia menyelesaikan Piala Dunia perdananya dengan torehan lima gol, tiga gol di belakang top skor Piala Dunia 2002, Ronaldo.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">A hat-trick of identical goals on his World Cup debut! 🤩</p>
<p>During <a href="https://twitter.com/hashtag/KoreaJapan02?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#KoreaJapan02</a>, a young Miroslav Klose introduced himself to the world! 🇩🇪 <a href="https://t.co/73RWa6V8vA">pic.twitter.com/73RWa6V8vA</a></p>
<p>— FIFA World Cup (@FIFAWorldCup) <a href="https://twitter.com/FIFAWorldCup/status/1540349031083171840?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">June 24, 2022</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<h3><span style="font-size: 12pt;">Top Skor Piala Dunia 2006</span></h3>
<p><span style="font-size: 12pt;">Saat Jerman menjadi tuan rumah Piala Dunia 2006, Miroslav Klose, sekali lagi mencetak lima gol. Kali ini, ia berhasil menjadi <a href="https://www.fifa.com/fifaplus/en/watch/34f9I75778YOrAM7ZAPqkA" target="_blank" rel="noopener">top skor Piala Dunia 2006</a> dan membawa pulang Sepatu Emas, sebagai hadiah untuk pencetak gol terbanyak Piala Dunia. Meskipun demikian, Jerman hanya finis di posisi ketiga pada turnamen itu.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Pada edisi 2010, Piala Dunia ketiga bagi Klose, striker ini meraup empat gol lagi. Jumlah 4 gol Klose saat itu hanya selisih satu gol dari empat pencetak gol terbanyak bersama Piala Dunia 2010 yaitu, Thomas Müller, Wesley Sneijder, David Villa, dan Diego Forlan.</span></p>
<h3><span style="font-size: 12pt;">Top Skor Sepanjang Masa </span><span style="font-size: 12pt;">Piala Dunia </span></h3>
<p><span style="font-size: 12pt;">Piala Dunia 2014 mungkin adalah yang paling sempurna bagi striker ini. Ia menyumbangkan dua gol selama perjuangan Timnas Jerman dalam meraih trofi Piala Dunia 2014 di Brasil, sekaligus menyalip Ronaldo, yang saat itu menjadi pencetak gol terbanyak Piala Dunia sepanjang masa.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">🎂Happy 42nd birthday to all-time record <a href="https://twitter.com/hashtag/WorldCup?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#WorldCup</a> goalscorer Miroslav Klose 🥳<a href="https://twitter.com/DFB_Team_EN?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">@DFB_Team_EN</a> <a href="https://t.co/ogCoRtCBcP">pic.twitter.com/ogCoRtCBcP</a></p>
<p>— FIFA World Cup (@FIFAWorldCup) <a href="https://twitter.com/FIFAWorldCup/status/1270248446188941312?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">June 9, 2020</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Gol yang menobatkan Miroslav Klose sebagai top skor sepanjang masa dicetaknya saat melawan Brasil di semifinal. Saat itu Jerman membantai tuan rumah dengan skor 7-1.</span></p>
<h2><span style="font-size: 14pt;">Calon Kuat Penggeser Klose</span></h2>
<h3><span style="font-size: 12pt;">Thomas Muller &#8211; 10 Gol (Jerman)</span></h3>
<p><span style="font-size: 12pt;">Pemain yang paling berpeluang untuk menggeser Miroslav Klose sebagi top skor Piala Dunia sepanjang masa adalah Thomas Muller. Saat ini Muller sudah mengoleksi 10 gol, butuh tambahan 7 gol lagi untuk menggeser Klose.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">🔙 <a href="https://twitter.com/hashtag/OnThisDay?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#OnThisDay</a> in 2010 Germany beat Uruguay 3-2 to bag bronze at the <a href="https://twitter.com/hashtag/WorldCup?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#WorldCup</a> 🥉</p>
<p>🏆 Thomas Muller&#8217;s opener ensured he took home the Golden Boot as well as the Best Young Player award. What a phenomenon he was in South Africa 🔥<a href="https://twitter.com/esmuellert_?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">@esmuellert_</a> | <a href="https://twitter.com/DFB_Team_EN?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">@DFB_Team_EN</a> <a href="https://t.co/sILoboQue9">pic.twitter.com/sILoboQue9</a></p>
<p>— FIFA World Cup (@FIFAWorldCup) <a href="https://twitter.com/FIFAWorldCup/status/1413765684031524864?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">July 10, 2021</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Cukup memungkinkan bagi Muller untuk mencetak 7 gol tambahan lagi di Qatar nanti mengingat dalam dua dari tiga Piala Dunia yang pernah dilakoninya, yaitu Piala Dunia 2010 dan 2014, Ia selalu mencetak 5 gol. Lima gol yang dicetaknya di edisi Afrika Selatan, membuatnya memenangkan sepatu emas sebagai <a href="https://www.fifa.com/fifaplus/en/watch/Q7PqJxZpsxEt5imfWbLXl" target="_blank" rel="noopener">top skor Piala Dunia 2010</a>.</span></p>
<h3><span style="font-size: 12pt;">Neymar &#8211; 6 Gol (Brasil)</span></h3>
<p><span style="font-size: 12pt;">Saat ini jumlah gol Piala Dunia yang dimiliki oleh striker <a href="https://speakbola.com/tag/psg/">PSG</a> ini baru 6 gol. Meskipun begitu masih mungkin bagi <a href="https://speakbola.com/tag/neymar/">Neymar</a> untuk mengejar 11 gol yang dibutuhkan untuk menggeser Miroslav Klose dari pucuk top skor Piala Dunia sepanjang masa, mengingat usia Neymar yang baru 30 tahun.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">🇧🇷 Neymar&#8217;s <a href="https://twitter.com/hashtag/FIFAWorldCup?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#FIFAWorldCup</a> debut was spectacular! ✨</p>
<p>🤩 Where does he rank among Brazil&#8217;s greatest ever players? <a href="https://twitter.com/neymarjr?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">@neymarjr</a> | <a href="https://twitter.com/CBF_Futebol?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">@CBF_Futebol</a> <a href="https://t.co/I8fbbp9VhY">pic.twitter.com/I8fbbp9VhY</a></p>
<p>— FIFA World Cup (@FIFAWorldCup) <a href="https://twitter.com/FIFAWorldCup/status/1551220662106308608?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">July 24, 2022</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Neymar masih mungkin untuk dipanggil lagi membela Timnas Brasil pada Piala Dunia 2026 nanti. Saat itu usia Neymar akan 34 Tahun, sebuah usia yang masih lumrah bagi seorang pemain untuk berlaga di Piala Dunia</span></p>
<h3><span style="font-size: 12pt;">Kylian Mbappe &#8211; 4 Gol (Prancis)</span></h3>
<p><span style="font-size: 12pt;">Terlalu jauh memang jika dibayangkan bagi <a href="https://speakbola.com/tag/mbappe/">Mbappe</a> untuk bisa melampaui Klose, ia harus mencetak 13 gol. Namun jika dilihat dari sisi usia, Mbappe baru 23 tahun saat PIala Dunia 2022 nanti. Oleh sebab itu, masih amat mungkin bagi Mbappe untuk mengikuti 2 edisi Piala Dunia lagi, 2026 dan 2030.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">When a dream becomes a reality.</p>
<p>Take a bow, <a href="https://twitter.com/KMbappe?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">@KMbappe</a>!</p>
<p>📺 Highlights 👉 <a href="https://t.co/LOdKDX2Cwn">https://t.co/LOdKDX2Cwn</a> <a href="https://twitter.com/FrenchTeam?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">@FrenchTeam</a> // <a href="https://twitter.com/equipedefrance?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">@equipedefrance</a> // <a href="https://twitter.com/hashtag/WorldCup?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#WorldCup</a> <a href="https://t.co/yzFrRXR6VE">pic.twitter.com/yzFrRXR6VE</a></p>
<p>— FIFA World Cup (@FIFAWorldCup) <a href="https://twitter.com/FIFAWorldCup/status/1018577439193292802?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">July 15, 2018</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Selain itu, perfoma striker muda Timnas Prancis ini sedang dalam kondisi puncak. Jika Mbappe mencetak 7 gol di Piala Dunia 2022 nanti, di dua edisi sisanya Ia hanya perlu mencetak masing-masing 3 gol untuk menjadi pencetak gol terbanyak Piala Dunia sepanjang masa.</span></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com/skor-piala-dunia/">Para Top Skor Piala Dunia Sepanjang Masa dan Calon Penggesernya</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com">SpeakBola</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>5 Piala Dunia Terbaik</title>
		<link>https://speakbola.com/piala-dunia-terbaik/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[SpeakBola Writer]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 21 Sep 2022 11:01:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Offside]]></category>
		<category><![CDATA[Gol Terbaik Piala Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Juara Piala Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[piala dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Sejarah Piala Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[sejarah sepak bola]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://speakbola.com/?p=1786</guid>

					<description><![CDATA[<p>(speakbola.com) &#8211; 92 tahun yang lalu, tepatnya 14 Juli 1930, pertandingan pertama Piala Dunia dilakukan di Montevideo, Uruguay. Perhelatan pertama Piala Dunia tepatnya dilaksanakan pada 14-30 Juli 1930. Mengutip dari FIFA, ajang sepak bola 4 tahunan ini pada edisi pertama diikuti hanya oleh 13 negara saja. Meskipun begitu, Piala Dunia pertama berhasil digelar dengan Uruguay, [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com/piala-dunia-terbaik/">5 Piala Dunia Terbaik</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com">SpeakBola</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>(speakbola.com) </strong>&#8211; <span style="font-size: 12pt;">92 tahun yang lalu, tepatnya 14 Juli 1930, pertandingan pertama <a href="https://speakbola.com/piala-dunia-pesta-sepak-bola/">Piala Dunia</a> dilakukan di Montevideo, Uruguay. Perhelatan pertama Piala Dunia tepatnya dilaksanakan pada 14-30 Juli 1930.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Mengutip dari <a href="https://www.fifa.com/tournaments/mens/worldcup/1930uruguay" target="_blank" rel="noopener">FIFA</a>, ajang sepak bola 4 tahunan ini pada edisi pertama diikuti hanya oleh 13 negara saja. Meskipun begitu, Piala Dunia pertama berhasil digelar dengan Uruguay, sebagai tuan rumah, keluar sebagai pemenang Piala Dunia pertama.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Sejak saat itu, Piala Dunia sudah dilaksanakan sebanyak 21 kali, yang masing-masing tentu punya kisah menarik berbeda.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Pada rubrik Offside kali ini, SpeakBola akan merangkum 5 Piala Dunia terbaik yang pernah diselenggarakan berdasarkan kisah menarik yang terjadi saat penyelenggaraannya.</span></p>
<h2><span style="font-size: 14pt;">Piala Dunia 2002 (Korea Selatan &#8211; Jepang)</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Piala Dunia di Korea Selatan &#8211; Jepang pada 2002 disebut sebagai salah satu Piala Dunia terbaik karena jalannya turnamen yang amat tidak diduga. Dimulai dengan pertandingan pertama, ketika juara bertahan Prancis kalah 1-0 dari Senegal. Kemudian Prancis pun tersingkir setelah finis di posisi terbawah grup dan tidak mencetak satu gol pun.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Selanjutnya <a href="https://speakbola.com/langkah-asia-di-piala-dunia/">gebrakan Korea Selatan</a> sebagai tuan rumah yang amat tak disangka. Mereka mengalahkan Italia di babak 16 besar dan Spanyol di fase selanjutnya untuk mengamankan tempat di semifinal.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">🔋Park Jisung was the first Asian to score in 3 straight <a href="https://twitter.com/hashtag/WorldCup?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#WorldCup</a> tournaments. We hope the man who helped the Taegeuk Warriors into the 2002 semi-finals &amp; knockout phase in 2010 celebrates turning 40 with a windmill! 🎉</p>
<p>🔙 <a href="https://twitter.com/hashtag/ThrowbackThursday?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#ThrowbackThursday</a> | <a href="https://twitter.com/theKFA?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">@theKFA</a> 🇰🇷<a href="https://t.co/rUZIp3N5dy">pic.twitter.com/rUZIp3N5dy</a></p>
<p>— FIFA World Cup (@FIFAWorldCup) <a href="https://twitter.com/FIFAWorldCup/status/1364792075867148289?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">February 25, 2021</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Sementara Amerika Serikat memulangkan Portugal di babak 16 besar, sebelum akhirnya disingkirkan oleh finalis Jerman.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Kejutan tidak berakhir di situ. Turki mengambil keuntungan dari hasil imbang yang tidak terduga untuk mencapai semifinal pertama kalinya sepanjang sejarah Piala Dunia.</span></p>
<h2><span style="font-size: 14pt;">Piala Dunia 1966 (Inggris)</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Di ajang ini pertama kalinya sebuah maskot digunakan sebagai magnet pesta sepak bola. Inggris sebagai tuan rumah paham akan kebutuhan sebuah daya tarik bagi pesta sepak bola yang diadakan di rumah mereka. Maka Inggris mereka sebuah tokoh fiktif yang diberi nama <a href="https://speakbola.com/sejarah-maskot-piala-dunia/">World Cup Willie</a>, yang perwujudannya diambil dari simbol tradisional kerajaan Inggris yang dipakaikan jersey bermotif bendera Inggris.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Di turnamen ini pula serangkaian penampilan luar biasa dari striker legendaris Portugal, Eusebio, terjadi. Ia menginspirasi sebuah epic comeback dari ketertinggalan 3-0 melawan Korea Utara menjadi kemenangan 5-3 bagi Portugal.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en"><a href="https://twitter.com/hashtag/OnThisDay?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#OnThisDay</a> in 1966: Eusebio💪</p>
<p>🇵🇹 0-3 🇰🇵</p>
<p>Facing a <a href="https://twitter.com/hashtag/WorldCup?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#WorldCup</a> exit 25 mins into Portugal&#8217;s QF with Korea DPR, the legendary forward and eventual Golden Boot winner took matters into his own hands.</p>
<p>⚽️✖️4⃣<br />
Scoring four without reply, he turned the game on its head.</p>
<p>🇵🇹 5-3 🇰🇵 👏👏 <a href="https://t.co/7qDgEA5egc">pic.twitter.com/7qDgEA5egc</a></p>
<p>— FIFA World Cup (@FIFAWorldCup) <a href="https://twitter.com/FIFAWorldCup/status/1153613835896537088?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">July 23, 2019</a></p></blockquote>
<p><script src="https://platform.twitter.com/widgets.js" async="" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Dan satu hal lagi. Ada kepanikan menjelang turnamen berjalan. Kepanikan itu berakar dari  <a href="https://speakbola.com/sejarah-trofi-piala-dunia/">trofi Jules Rimet</a> yang dicuri dari sebuah pameran. Untungnya seekor anjing bernama Pickles menemukannya terbungkus kertas di bawah semak-semak di London.</span></p>
<h2><span style="font-size: 14pt;">Piala Dunia 1986 (Meksiko)</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Di Meksiko 1986  lahirlah  <a href="https://speakbola.com/pertandingan-kontroversial-piala-dunia/">gol Tangan Tuhan Maradona</a> dan gol solo run fantastis, yang kemudian mendapat sebutan &#8220;gol abad ini&#8221;, saat Argentina bertemu dengan Inggris.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">🧙‍♂️ Maradona Magic 💫</p>
<p>🗓 <a href="https://twitter.com/hashtag/OnThisDay?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#OnThisDay</a> in 1986, Diego Maradona scored one of the greatest goals of all time</p>
<p>👀 Let&#8217;s take a closer look at &#8220;El Pibe de Oro&#8217;s&#8221; immortal 11-second dash<a href="https://twitter.com/hashtag/WorldCup?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#WorldCup</a> | 🇦🇷 <a href="https://twitter.com/Argentina?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">@Argentina</a> <a href="https://t.co/6pnlBiPYC4">pic.twitter.com/6pnlBiPYC4</a></p>
<p>— FIFA World Cup (@FIFAWorldCup) <a href="https://twitter.com/FIFAWorldCup/status/1275153583823114242?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">June 22, 2020</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Meksiko 86 juga menghadirkan salah satu pertandingan epik sepanjang masa, perempat final antara Brasil dan Prancis yang akhirnya berakhir dengan pasukan Platini maju melalui adu penalti.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">Attendance record broken in 🇶🇦 Almost 64,000 Qataris doing the Mexican wave 😁. It went on and on for ages until someone had to stop haha. Great to be there and great to be part of it. 5-0 into the semi finals. The world <a href="https://twitter.com/FIFAWorldCup?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">@FIFAWorldCup</a> here is going to be nuts 🥳. <a href="https://twitter.com/hashtag/Qatar?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#Qatar</a> <a href="https://twitter.com/hashtag/Doha?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#Doha</a> <a href="https://t.co/xc3STgnH4F">pic.twitter.com/xc3STgnH4F</a></p>
<p>— Lianne Sanderson (@liannesanderson) <a href="https://twitter.com/liannesanderson/status/1469467953569714176?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">December 11, 2021</a></p></blockquote>
<p><script src="https://platform.twitter.com/widgets.js" async="" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Di Turnamen 1986 ini pula lah ditemukannya gelombang Meksiko, gerakan penonton membentuk ombak, yang hingga saat ini masih digunakan para pendukung sepak bola.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Karena serangkaian momen tersebut lah maka Piala Dunia 1986 layak dikategorikan sebagai Piala Dunia terbaik.</span></p>
<h3><span style="font-size: 14pt;">Piala Dunia 1990 (Italia)</span></h3>
<p><span style="font-size: 12pt;">Bintang di Italia 1990 adalah Timnas Kamerun yang gigih, pimpinan Roger Milla yang sudah berusia 40 tahun saat itu. Mereka bertarung sengit hingga harus menghadapi Ingggris di babak perdelapan final. </span><span style="font-size: 12pt;">Pun tersingkir, mereka telah membawa sepak bola Afrika dengan baik dan benar ke panggung dunia.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Toto Schillachi pemain tuan rumah keluar sebagai pemenang sepatu emas pada turnamen ini.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">🇮🇹 Toto Schillaci began the 1990 <a href="https://twitter.com/hashtag/WorldCup?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#WorldCup</a> with one cap and on the <a href="https://twitter.com/Azzurri?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">@azzurri</a> bench. He finished it with the Golden Boot and beat Lothar Matthaus and Diego Maradona to the Golden Ball. What a story 📘</p>
<p>🎂 Happy birthday to its author ✍️<a href="https://twitter.com/hashtag/HBD?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#HBD</a> | <a href="https://twitter.com/Azzurri_En?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">@Azzurri_En</a><a href="https://t.co/FDgBAasbWE">pic.twitter.com/FDgBAasbWE</a></p>
<p>— FIFA World Cup (@FIFAWorldCup) <a href="https://twitter.com/FIFAWorldCup/status/1465960106332405760?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">December 1, 2021</a></p></blockquote>
<p><script src="https://platform.twitter.com/widgets.js" async="" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Italia 1990 memiliki salah satu maskot Piala Dunia terbaik, lagu tema terbaik, yaitu Nessun Dorma, dan grafik di layar terbaik. Piala Dunia ini juga merupakan yang terakhir sebelum munculnya Liga Premier dan Liga Champions.</span></p>
<h3><span style="font-size: 14pt;">Piala Dunia 1970 (Meksiko)</span></h3>
<p><span style="font-size: 12pt;">Meksiko 1970 dimenangkan oleh salah satu tim terbaik yang pernah bermain sepanjang sejarah sepak bola, yaitu tim Brasil, yang saat itu penuh dengan legenda, seperti Carlos Alberto, Pele, Gerson, Jairzinho, Rivelino dan Tostoo. Mereka memenangkan setiap pertandingan kualifikasi dan seluruh enam pertandingan di babak final. Kemenangan Brasil di Meksiko 1970 sangat indah dan lengkap. Mereka menghancurkan Italia 4-1 di partai final.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Di turnamen ini pulalah penyelamatan legendaris Gordon Banks terjadi dalam pertandingan Inggris melawan Brasil.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">Is it Gordon Banks?</p>
<p>Who could forget this from <a href="https://twitter.com/hashtag/WorldCup?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#WorldCup</a> 1970? 😱<a href="https://twitter.com/hashtag/InternationalGoalkeeperDay?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#InternationalGoalkeeperDay</a> <a href="https://t.co/mDkp1wlaa2">pic.twitter.com/mDkp1wlaa2</a></p>
<p>— FIFA World Cup (@FIFAWorldCup) <a href="https://twitter.com/FIFAWorldCup/status/1250055890398478338?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">April 14, 2020</a></p></blockquote>
<p><script src="https://platform.twitter.com/widgets.js" async="" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Meksiko 1970 tercatat sebagai Piala Dunia dengan rasio gol per pertandingan tertinggi. Selain itu, turnamen kali itu adalah yang pertama kali disiarkan di televisi berwarna dan Meksiko terbukti menjadi tuan rumah yang flamboyan dan ramah.</span></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com/piala-dunia-terbaik/">5 Piala Dunia Terbaik</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com">SpeakBola</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Piala Dunia: Pestanya Sepak Bola Sejagat Raya</title>
		<link>https://speakbola.com/piala-dunia-pesta-sepak-bola/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[SpeakBola Writer]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 21 Sep 2022 09:45:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Offside]]></category>
		<category><![CDATA[jadwal piala dunia 2022]]></category>
		<category><![CDATA[Juara Piala Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[kontestan piala dunia]]></category>
		<category><![CDATA[piala dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Sejarah Piala Dunia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://speakbola.com/?p=1772</guid>

					<description><![CDATA[<p>(speakbola.com) &#8211; Piala Dunia adalah turnamen sepak bola paling bergengsi, pestanya sepak bola sejagat raya. Para pemain terbaik dari seluruh dunia berkumpul menjadi satu dalam sebuah kompetisi untuk bersaing demi kebanggaan negara mereka masing-masing. Sejak pertama kali digelar pada 1930, turnamen ini telah diselenggarakan sebanyak 21 kali dengan Brasil keluar sebagai pemenang terbanyak Piala Dunia, [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com/piala-dunia-pesta-sepak-bola/">Piala Dunia: Pestanya Sepak Bola Sejagat Raya</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com">SpeakBola</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>(speakbola.com)</strong> &#8211; <span style="font-size: 12pt;">Piala Dunia adalah turnamen sepak bola paling bergengsi, pestanya sepak bola sejagat raya. Para pemain terbaik dari seluruh dunia berkumpul menjadi satu dalam sebuah kompetisi untuk bersaing demi kebanggaan negara mereka masing-masing.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Sejak pertama kali digelar pada 1930, turnamen ini telah diselenggarakan sebanyak 21 kali dengan Brasil keluar sebagai pemenang terbanyak Piala Dunia, 5 kali.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Dan dalam waktu dekat, gelaran akbar ini akan segera dimulai di Qatar. Piala Dunia 2022 Qatar akan berlangsung pada bulan November-Desember mendatang. Tapi, sebelum menikmati pesta sepak bola itu nanti, mari kita mundur kembali ke belakang untuk lebih mengenal Piala Dunia.</span></p>
<h2><span style="font-size: 14pt;">Sejarah Piala Dunia</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Piala Dunia adalah turnamen sepak bola internasional yang diikuti oleh tim nasional pria senior dari berbagai negara. Turnamen sepak bola ini adalah salah satu kompetisi olahraga internasional paling populer. Pada tahun 2014, tercatat lebih dari 3 miliar orang menonton Piala Dunia.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Fans melakukan perjalanan dari seluruh dunia untuk mengikuti tim favorit mereka dikala bersaing dengan pemain-pemain paling berbakat dalam sepak bola.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Piala Dunia terdiri dari tim perwakilan enam benua yang berbeda, Afrika; Asia; Eropa; Amerika Utara, Tengah dan Karibia; Oseania; dan Amerika Selatan.</span></p>
<h2><span style="font-size: 14pt;">Kenapa Piala Dunia Bisa Ada?</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Alasan diselenggarakannya Piala Dunia adalah karena keinginan Jules Rimet, Presiden FIFA saat itu, yang ingin membuat kompetisi internasional antara tim sepak bola pria, sebab saat itu sepak bola bukanlah bagian dari pertandingan Olimpiade Musim Panas. </span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">The man who lent his name to the very first <a href="https://twitter.com/FIFAWorldCup?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">@FIFAWorldCup</a> trophy became president of FIFA <a href="https://twitter.com/hashtag/OnThisDay?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#OnThisDay</a> in 1921 🏆⚽️</p>
<p>Jules Rimet was the third person to assume the role, and held the position for a record 33 years, bringing us the very first World Cup tournament in 1930 🤩 <a href="https://t.co/1seJoTQsXf">pic.twitter.com/1seJoTQsXf</a></p>
<p>— FIFA Museum (@FIFAMuseum) <a href="https://twitter.com/FIFAMuseum/status/1234124230960173056?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">March 1, 2020</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Setelah FIFA didirikan pada tahun 1904, badan sepak bola sedunia ini berupaya untuk menyelenggarakan sebuah turnamen sepak bola internasional antarnegara yang berada di luar program Olimpiade. Maka hadirlah sebuah turnamen sepak bola yang digelar di Swiss pada tahun 1906. Kompetisi ini masih sangat awal bagi perkembangan sepak bola internasional, dan sejarah resmi FIFA menjelaskan bahwa kompetisi tersebut merupakan sebuah kegagalan.</span></p>
<h2><span style="font-size: 14pt;">Piala Dunia Pertama</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">92 tahun yang lalu, tepatnya pada 14 Juli 1930, pertandingan pertama Piala Dunia dilakukan di Montevideo, Uruguay. Perhelatan yang pertama tepatnya dilaksanakan pada 14-30 Juli 1930.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Mengutip dari <a href="https://www.fifa.com/tournaments/mens/worldcup/1930uruguay" target="_blank" rel="noopener">FIFA</a>, ajang sepak bola 4 tahunan ini pada edisi pertama diikuti oleh 13 negara. Jumlah peserta yang sedikit itu terjadi karena beberapa negara Eropa menolak mengikuti turnamen di Uruguay itu. Alasannya adalah adanya status pekerjaan dari pemain amatir yang bertanding.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Meskipun begitu, Piala Dunia pertama berhasil digelar dengan Uruguay keluar sebagai pemenang Piala Dunia pertama setelah mengalahkan Argentina dengan skor 4-2.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">🏆An 89th-minute goal to win the first World Cup in 1930.</p>
<p>🇺🇾 The man who scored it, <a href="https://twitter.com/Uruguay?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">@Uruguay</a>&#8216;s Hector Castro, had lost half an arm in an accident 13 years earlier but still went on to become an <a href="https://twitter.com/Olympics?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">@Olympics</a> gold medalist and World Cup hero.</p>
<p>📸 <a href="https://twitter.com/hashtag/WorldCup?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#WorldCup</a> Moment | <a href="https://twitter.com/hashtag/MondayMotivation?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#MondayMotivation</a> <a href="https://t.co/NAXmp1lFG2">pic.twitter.com/NAXmp1lFG2</a></p>
<p>— FIFA World Cup (@FIFAWorldCup) <a href="https://twitter.com/FIFAWorldCup/status/1379064277873483780?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">April 5, 2021</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Sejak edisi pertamanya pada 1930, Piala Dunia telah dimainkan setiap 4 tahun sekali, kecuali pada tahun 1942 dan 1946 ketika ajang ini tidak diadakan karena Perang Dunia II.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Jarak empat tahun antar turnamen memungkinkan waktu untuk pertandingan kualifikasi dimainkan. 211 negara anggota mengikuti proses kualifikasi pada 2018. Rusia secara otomatis lolos sebagai negara tuan rumah. 210 negara sisanya bersaing untuk memperebutkan 31 tempat dalam 872 pertandingan. Bayangkan jika waktu jeda hanya 1 atau 2 tahun, betapa sibuknya para pemain sepak bola. Belum lagi mereka harus berbagi waktu dengan kompetisi liga masing-masing. </span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Di samping itu, alasan kenapa Piala Dunia diselenggarakan setiap 4 tahun sekali karena jeda 4 tahun memungkinkan para <a href="https://speakbola.com/persiapan-qatar-menyambut-piala-dunia/">tuan rumah</a> untuk berbenah mempersiapkan segala fasilitas yang dibutuhkan saat ajang berlangsung.</span></p>
<h2><span style="font-size: 14pt;">Piala Dunia Terakhir: Piala Dunia 2018 Rusia</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Rusia 2018 diselenggarakan pada 14 Juni &#8211; 15 Juli 2018 dengan Prancis dinobatkan sebagai juara. Prancis mengalahkan Kroasia 4-2 di partai Final 2018 untuk mengklaim gelar kedua mereka. Terakhir kali Prancis memenangkan pesta sepak bola empat tahunan ini adalah pada tahun 1998, ketika mereka juga menjadi tuan rumah turnamen tersebut.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">🇫🇷 France 4-2 Croatia 🇭🇷<br />
📅 15 July 2018<br />
🏆 <a href="https://twitter.com/hashtag/WorldCup?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#WorldCup</a> Final</p>
<p>🇷🇺 As the Russia 2018 finalists prepare to do battle in the <a href="https://twitter.com/hashtag/NationsLeague?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#NationsLeague</a>, we reflect on their memorable Moscow meeting 🔙</p>
<p>ℹ️👉 <a href="https://t.co/4SInVXhjqs">https://t.co/4SInVXhjqs</a> <a href="https://t.co/70TG06gyp1">pic.twitter.com/70TG06gyp1</a></p>
<p>— FIFA World Cup (@FIFAWorldCup) <a href="https://twitter.com/FIFAWorldCup/status/1303272626161438721?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">September 8, 2020</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Kylian Mbappe yang saat itu baru berusia sembilan belas tahun tercatat sebagai remaja kedua dalam sejarah yang mencetak gol di Final, mengikuti jejak Pele yang melakukannya saat berusia 17 tahun pada 1958. Gol dan penampilan dari gelandang Paul Pogba dan penyerang Antoine Griezmann juga terbukti vital dalam membantu Les Bleus menjadi juara pemenang Piala Dunia terakhir ini.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">On this day in 2018, Kylian Mbappe became the second youngest goal scorer in a World Cup Final after Pele as France beat Croatia 4-2 to be crowned world champions 👑⚽️</p>
<p>📹: <a href="https://twitter.com/FIFAWorldCup?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">@FIFAWorldCup</a> <a href="https://t.co/g4dfl7mt82">https://t.co/g4dfl7mt82</a><a href="https://t.co/WzdeEkK72h">pic.twitter.com/WzdeEkK72h</a></p>
<p>— Express Sports (@IExpressSports) <a href="https://twitter.com/IExpressSports/status/1547916135655669760?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">July 15, 2022</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<h2><span style="font-size: 14pt;" data-sheets-value="{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:&quot;Pemegang Piala Dunia Terbanyak&quot;}" data-sheets-userformat="{&quot;2&quot;:513,&quot;3&quot;:{&quot;1&quot;:0},&quot;12&quot;:0}">Pemegang Piala Dunia Terbanyak</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Sepanjang sejarah Piala Dunia, Brasil merupakan negara paling sukses dalam turnamen 4 tahunan ini. Timnas Brasil merupakan pemegang Piala Dunia terbanyak, dengan torehan lima kali gelar juara, 1958, 1962, 1970, 1994, dan 2002. Menguntit di belakang mereka Italia dan Jerman yang masing-masing mengoleksi 4 gelar juara.</span></p>
<h3><span style="font-size: 12pt;">Daftar Juara Piala Dunia:</span></h3>
<ol>
<li><strong>Brasil 5 kali juara</strong> (1958, 1962, 1970, 1994, 2002)</li>
<li><strong>Jerman 4 kali juara</strong> (1954, 1974, 1990, 2014)</li>
<li><strong>Italia 4 kali juara</strong> (1934, 1938, 1982, 2006)</li>
<li><strong>Uruguay 2 kali juara</strong> (1930, 1950)</li>
<li><strong>Argentina 2 kali juara</strong> (1978, 1986)</li>
<li><strong>Prancis 2 kali juara</strong> (1998, 2018)</li>
</ol>
<p><span style="font-size: 12pt;">Selain tentu saja <a href="https://speakbola.com/sejarah-trofi-piala-dunia/">trofi</a>, tim pemenang akan mendapatkan hadiah berupa uang yang nilainya fantastis. Untuk Piala Dunia 2022 Qatar, anggaran hadiahnya senilai 700 juta dolar AS atau setara Rp10,4 triliun. Hadiah uang ini akan dibagikan kepada semua tim peserta.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Awalnya, setiap tim menerima 2 juta dolar AS untuk mempersiapkan diri jelang turnamen. Kemudian mereka akan dibayar 10 juta dolar AS untuk ambil bagian di babak penyisihan grup. Setelah itu, semakin jauh tim maju dalam turnamen, semakin banyak uang yang akan mereka peroleh.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Pemenang Piala Dunia 2022 akan menerima hadiah uang sebesar 50 juta dolar AS atau setara Rp746 miliar. Jadi, secara keseluruhan hadiah juara 1 Piala Dunia 2022 adalah 62 juta dolar AS (Rp925 miliar).</span></p>
<h2><span style="font-size: 14pt;" data-sheets-value="{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:&quot;Piala Dunia Terbaik&quot;}" data-sheets-userformat="{&quot;2&quot;:513,&quot;3&quot;:{&quot;1&quot;:0},&quot;12&quot;:0}">Piala Dunia Terbaik</span></h2>
<h3><span style="font-size: 14pt;">Korea Selatan &#8211; Jepang 2002</span></h3>
<p><span style="font-size: 12pt;">Korea Selatan &#8211; Jepang 2002 disebut sebagai salah satu <a href="https://speakbola.com/piala-dunia-terbaik/">Piala Dunia terbaik</a> karena jalannya turnamen yang sangat tidak terduga. Dimulai dengan pertandingan pertama, ketika juara bertahan Prancis kalah 1-0 dari Senegal. Prancis pun tersingkir setelah finis di posisi terbawah grup dan tidak mencetak satu gol pun.</span></p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class=" wp-image-1223 aligncenter" src="https://speakbola.com/wp-content/uploads/mpBRsO0-1-300x225.jpeg" alt="maskot piala dunia korea jepang, the spheriks" width="373" height="280" srcset="https://speakbola.com/wp-content/uploads/mpBRsO0-1-300x225.jpeg 300w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/mpBRsO0-1-400x300.jpeg 400w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/mpBRsO0-1.jpeg 471w" sizes="(max-width: 373px) 100vw, 373px" /></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Gebrakan Korea Selatan sebagai tuan rumah yang amat tak disangka. Mereka mengalahkan Italia di babak 16 besar dan Spanyol di fase selanjutnya untuk mengamankan tempat di semifinal.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Sementara Amerika Serikat memulangkan Portugal di babak 16 besar, sebelum akhirnya disingkirkan oleh finalis Jerman. Kejutan tidak berakhir di situ, Turki mengambil keuntungan dari hasil imbang yang tidak terduga untuk mencapai semifinal pertama kalinya.</span></p>
<h3><span style="font-size: 14pt;">Inggris 1966</span></h3>
<p><span style="font-size: 12pt;">Di ajang ini pertama kalinya sebuah maskot digunakan sebagai magnet pesta sepak bola. Inggris sebagai tuan rumah mereka sebuah tokoh fiktif yang diberi nama <a href="https://speakbola.com/sejarah-maskot-piala-dunia/">World Cup Willie</a>, yang perwujudannya diambil dari simbol tradisional kerajaan Inggris yang dipakaikan jersey bermotif bendera Inggris.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Di turnamen ini pula serangkaian penampilan luar biasa dari striker legendaris Portugal, Eusebio. Ia menginspirasi sebuah epic comeback dari ketertinggalan 3-0 melawan Korea Utara menjadi kemenangan 5-3 bagi Portugal.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en"><a href="https://twitter.com/hashtag/OnThisDay?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#OnThisDay</a> in 1966: Eusebio💪</p>
<p>🇵🇹 0-3 🇰🇵</p>
<p>Facing a <a href="https://twitter.com/hashtag/WorldCup?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#WorldCup</a> exit 25 mins into Portugal&#8217;s QF with Korea DPR, the legendary forward and eventual Golden Boot winner took matters into his own hands.</p>
<p>⚽️✖️4⃣<br />
Scoring four without reply, he turned the game on its head.</p>
<p>🇵🇹 5-3 🇰🇵 👏👏 <a href="https://t.co/7qDgEA5egc">pic.twitter.com/7qDgEA5egc</a></p>
<p>— FIFA World Cup (@FIFAWorldCup) <a href="https://twitter.com/FIFAWorldCup/status/1153613835896537088?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">July 23, 2019</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Dan satu hal lagi. Ada kepanikan menjelang turnamen karena <a href="https://speakbola.com/sejarah-trofi-piala-dunia/">trofi Jules Rimet</a> dicuri dari sebuah pameran. Untungnya seekor anjing bernama Pickles menemukannya terbungkus kertas di bawah semak-semak di London.</span></p>
<h3><span style="font-size: 14pt;">Meksiko 1986</span></h3>
<p><span style="font-size: 12pt;">Di Meksiko 1986 lah lahir gol &#8220;Tangan Tuhan&#8221; Maradona dan gol solo run Maradona yang kemudian mendapat sebutan &#8220;gol abad ini&#8221;.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Meksiko &#8217;86 juga menghadirkan salah satu pertandingan epik sepanjang masa, perempat final antara Brasil dan Prancis yang akhirnya berakhir dengan pasukan Platini maju melalui adu penalti.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">Attendance record broken in 🇶🇦 Almost 64,000 Qataris doing the Mexican wave 😁. It went on and on for ages until someone had to stop haha. Great to be there and great to be part of it. 5-0 into the semi finals. The world <a href="https://twitter.com/FIFAWorldCup?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">@FIFAWorldCup</a> here is going to be nuts 🥳. <a href="https://twitter.com/hashtag/Qatar?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#Qatar</a> <a href="https://twitter.com/hashtag/Doha?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#Doha</a> <a href="https://t.co/xc3STgnH4F">pic.twitter.com/xc3STgnH4F</a></p>
<p>— Lianne Sanderson (@liannesanderson) <a href="https://twitter.com/liannesanderson/status/1469467953569714176?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">December 11, 2021</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Di Turnamen 1986 ini pula lah ditemukannya gelombang Meksiko, gerakan penonton yang membentuk ombak, yang hingga saat ini masih digunakan para pendukung sepak bola.</span></p>
<h3><span style="font-size: 14pt;">Italia 1990</span></h3>
<p><span style="font-size: 12pt;">Bintang di Italia 1990 adalah Timnas Kamerun yang gigih, pimpinan Roger Milla yang sudah berusia 40 tahun saat itu. Mereka bertarung sengit hingga harus menghadapi Ingggris di babak perdelapan final. Pun tersingkir, mereka telah membawa sepak bola Afrika dengan baik dan benar ke panggung dunia.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Toto Schillachi pemain tuan rumah keluar sebagai pemenang sepatu emas pada turnamen ini.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">🇮🇹 Toto Schillaci began the 1990 <a href="https://twitter.com/hashtag/WorldCup?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#WorldCup</a> with one cap and on the <a href="https://twitter.com/Azzurri?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">@azzurri</a> bench. He finished it with the Golden Boot and beat Lothar Matthaus and Diego Maradona to the Golden Ball. What a story 📘</p>
<p>🎂 Happy birthday to its author ✍️<a href="https://twitter.com/hashtag/HBD?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#HBD</a> | <a href="https://twitter.com/Azzurri_En?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">@Azzurri_En</a><a href="https://t.co/FDgBAasbWE">pic.twitter.com/FDgBAasbWE</a></p>
<p>— FIFA World Cup (@FIFAWorldCup) <a href="https://twitter.com/FIFAWorldCup/status/1465960106332405760?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">December 1, 2021</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Italia 1990 memiliki salah satu maskot Piala Dunia terbaik, lagu tema terbaik, Nessun Dorma, dan grafik di layar terbaik. Piala Dunia ini juga merupakan yang terakhir sebelum munculnya Liga Premier dan Liga Champions.</span></p>
<h3><span style="font-size: 14pt;">Meksiko 1970</span></h3>
<p><span style="font-size: 12pt;">Meksiko 1970 dimenangkan oleh salah satu tim terbaik yang pernah bermain sepanjang sejarah sepak bola, yaitu tim Brasil, yang saat itu penuh dengan legenda, seperti Carlos Alberto, Pele, Gerson, Jairzinho, Rivelino dan Tostoo. Mereka memenangkan setiap pertandingan kualifikasi dan seluruh enam pertandingan di babak final. Kemenangan Brasil di Meksiko 1970 sangat indah dan lengkap. Mereka menghancurkan Italia 4-1 di partai final.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Di turnamen ini pulalah penyelamatan legendaris Gordon Banks terjadi dalam pertandingan Inggris melawan Brasil.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">Is it Gordon Banks?</p>
<p>Who could forget this from <a href="https://twitter.com/hashtag/WorldCup?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#WorldCup</a> 1970? 😱<a href="https://twitter.com/hashtag/InternationalGoalkeeperDay?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#InternationalGoalkeeperDay</a> <a href="https://t.co/mDkp1wlaa2">pic.twitter.com/mDkp1wlaa2</a></p>
<p>— FIFA World Cup (@FIFAWorldCup) <a href="https://twitter.com/FIFAWorldCup/status/1250055890398478338?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">April 14, 2020</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Meksiko 1970 tercatat sebagai Piala Dunia dengan rasio gol per pertandingan tertinggi. Selain itu, turnamen kali itu adalah yang pertama kali disiarkan di televisi berwarna dan Meksiko terbukti menjadi tuan rumah yang flamboyan dan ramah.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Itu dia Speakers, perjalanan kita ke belakang untuk lebih mengenal Piala Dunia. Sekarang saatnya kita maju ke depan untuk menikmati Piala Dunia 2022 di Qatar.</span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com/piala-dunia-pesta-sepak-bola/">Piala Dunia: Pestanya Sepak Bola Sejagat Raya</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com">SpeakBola</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
