<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Juara Piala Dunia &#8211; SpeakBola</title>
	<atom:link href="https://speakbola.com/tag/juara-piala-dunia/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://speakbola.com</link>
	<description>Bicara Bola ya Speakbola aja!</description>
	<lastBuildDate>Sun, 10 Sep 2023 04:49:10 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://speakbola.com/wp-content/uploads/logo-only-32x32.png</url>
	<title>Juara Piala Dunia &#8211; SpeakBola</title>
	<link>https://speakbola.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kutukan Piala Dunia Menghantui Pemain Prancis Jelang Laga Prancis vs Australia</title>
		<link>https://speakbola.com/kutukan-piala-dunia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[SpeakBola Writer]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Nov 2022 15:42:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bola Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Juara Piala Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[piala dunia]]></category>
		<category><![CDATA[piala dunia 2022]]></category>
		<category><![CDATA[Piala Dunia Qatar 2022]]></category>
		<category><![CDATA[Sejarah Piala Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Skuad Australia Piala Dunia 2022]]></category>
		<category><![CDATA[Skuad Piala Dunia 2022]]></category>
		<category><![CDATA[Skuad Prancis Piala Dunia 2022]]></category>
		<category><![CDATA[Timnas Brasil]]></category>
		<category><![CDATA[Timnas Italia]]></category>
		<category><![CDATA[Timnas Jerman]]></category>
		<category><![CDATA[Timnas Prancis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://speakbola.com/?p=3524</guid>

					<description><![CDATA[<p>(speakbola.com) &#8211; Kutukan Piala Dunia menghantui sang juara bertahan Piala Dunia, Tim Nasional Sepak Bola Prancis, yang akan bermain menghadapi Australia di laga perdana Piala Dunia 2022. Kutukan yang dimaksud adalah sebuah negara langsung tersingkir di fase grup setelah menjadi juara Piala Dunia di edisi sebelumnya. Kutukan bukan berasal dari dukun sepak bola, ilmu hitam, apa [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com/kutukan-piala-dunia/">Kutukan Piala Dunia Menghantui Pemain Prancis Jelang Laga Prancis vs Australia</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com">SpeakBola</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>(speakbola.com) &#8211; </strong><span style="font-size: 12pt;">Kutukan Piala Dunia menghantui sang juara bertahan Piala Dunia, Tim Nasional Sepak Bola Prancis, yang akan bermain menghadapi Australia di laga perdana Piala Dunia 2022. Kutukan yang dimaksud adalah sebuah negara langsung tersingkir di fase grup setelah menjadi juara Piala Dunia di edisi sebelumnya.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Kutukan bukan berasal dari dukun sepak bola, ilmu hitam, apa lagi sihir. Namun kutukan ini lahir dari persepsi pecinta sepak bola yang menyaksikan kejadian berulang-ulang, yang terjadi rutin di hampir setiap Piala Dunia sejak 2002. Dan, negara pertama yang terkena kutukan ini tidak lain adalah Prancis sendiri. Menyusul kemudian beberapa negara seperti Italia, Spanyol, dan Jerman terdampak kutukan juara bertahan Piala Dunia.</span></p>
<h2><span style="font-size: 24pt;">Asal Muasal Kutukan Piala Dunia</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Jauh sebelum Piala Dunia 2022, kutukan ini sebenarnya pernah dirasakan oleh <strong>Timnas Brasil</strong>. Setelah Selecao menjadi juara <strong>Piala Dunia 1962</strong>, mereka tersingkir di fase grup <strong>Piala Dunia 1966</strong> yang dilangsungkan di Inggris.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Pada saat itu, Brasil tergabung di Grup 3 bersama Portugal, Hungaria dan Bulgaria. Hasilnya, Brasil hanya menempati posisi ketiga setelah mendapatkan satu menang dan dua kalah.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Meskipun demikian, setelah Brazil kutukan ini tertidur lama lantaran tidak terjadi lagi berulang-ulang di Piala Dunia selanjutnya. Dan, baru satu dekade terakhir ini kutukan ini bangkit kembali menghantui para juara bertahan. Beberapa juara bertahan Piala Dunia yang pernah terkena kutukan ini adalah berikut ini.</span></p>
<h3><span style="font-size: 18pt;">1. Prancis</span></h3>
<p><span style="font-size: 12pt;"><strong>Tim Nasional Sepak Bola Prancis</strong> berstatus juara <strong>Piala Dunia 1998</strong> saat tampil di Piala Dunia 2002 yang dilangsungkan di Korea-Jepang. Mereka diprediksi bakal banyak memberi dampak pada Piala Dunia kali itu menyusul penampilan gemilang mereka di EURO 2000.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Namun kenyataan berkata lain. Pemain Prancis <strong>Piala Dunia 2002</strong> tak mampu berbicara banyak. Tergabung di Grup A bersama Denmark, Senegal dan Uruguay, Les Bleus tak berkutik.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">Remember the opening game of the 2002 World Cup when Senegal shocked holders France?<a href="https://t.co/LYX6kHRiYe">pic.twitter.com/LYX6kHRiYe</a></p>
<p>— Vintage Football Shirts (@VFshirts) <a href="https://twitter.com/VFshirts/status/1594722211318964226?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">November 21, 2022</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Sang legenda, Zinedine Zidane, yang baru main di matchday ketiga membawa efek buruk bagi Tim Ayam Jago, Prancis kalah 0-1 dari Senegal, imbang 0-0 kontra Uruguay dan tumbang 0-2 dari Denmark. Alhasil mereka terdepak dari Korea-Jepang. </span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Dari sini lah asal muasal kutukan bagi negara juara bertahan muncul kembali.</span></p>
<h3></h3>
<h3><span style="font-size: 18pt;">2. Italia</span></h3>
<p><span style="font-size: 12pt;">Italia secara mengejutkan keluar sebagai juara <strong>Piala Dunia 2006</strong>. Namun di <strong>Piala Dunia 2010</strong> nasib Italia tak sebaik edisi sebelumnya, mereka rontok di fase grup.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Padahal Italia yang saat itu diasuh Marcelo Lippi berada dalam grup yang kualitas pesertanya di bawah mereka. Negara yang berada satu grup dengan Italia kala itu adalah Paraguay, Selandia Baru dan Slovakia.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="pt">1º Fase:</p>
<p>Copa do Mundo África 2010<br />
Eslováquia 🇸🇰 3&#215;2 🇮🇹 Itália</p>
<p>Gol ESL: Vittek 25&#8242; e 73&#8242;, Kopunek 89&#8242;.<br />
Gol ITA: Di Natali 81&#8242; e Quagliarella 90&#8242;. <a href="https://t.co/TOfDyCjPeY">pic.twitter.com/TOfDyCjPeY</a></p>
<p>— Momentos Lendários de Copa (@CopaJogos) <a href="https://twitter.com/CopaJogos/status/1594301553015459841?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">November 20, 2022</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Sayangnya, Italia duduk sebagai juru kunci setelah cuma mengemas dua angka dari tiga pertandingan. Italia bermain 1-1 dengan Paraguay dan Selandia Baru, serta kalah 2-3 dari Slovakia.</span></p>
<h3></h3>
<h3><span style="font-size: 18pt;">3. Spanyol</span></h3>
<p><span style="font-size: 12pt;">Timnas Spanyol meraih trofi Piala Dunia satu-satunya pada <strong>2010</strong>. Saat itu di partai final, Spanyol menang 1-0 atas Belanda lewat gol injury time Iniesta.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en"><a href="https://twitter.com/hashtag/OnThisDay?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#OnThisDay</a> 5️⃣ years ago, <a href="https://twitter.com/Persie_Official?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">@Persie_Official</a> scored THAT <a href="https://twitter.com/hashtag/WorldCup?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#WorldCup</a> goal for <a href="https://twitter.com/OnsOranje?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">@OnsOranje</a> 🇳🇱🛫 <a href="https://t.co/2Bv62wCrfv">pic.twitter.com/2Bv62wCrfv</a></p>
<p>— FIFA World Cup (@FIFAWorldCup) <a href="https://twitter.com/FIFAWorldCup/status/1139210067700539392?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">June 13, 2019</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Sayangnya di <strong>Piala Dunia 2014</strong>, Spanyol yang diasuh Vicente del Bosque hancur lebur. Selain dibantai Belanda 1-5, Spanyol juga tumbang 0-2 oleh Cile.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Meski pun menang 3-0 atas Australia di pertandingan terakhir grupnya, La Furia Roja tetap gagal lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2014.</span></p>
<h3></h3>
<h3><span style="font-size: 18pt;">4. Jerman</span></h3>
<p><span style="font-size: 12pt;"><strong>Piala Dunia 2014</strong> jatuh ketangan Die Mannscaft setelah mereka menang 1-0 atas Argentina. Kemenangan itu seolah dejavu Piala Dunia 1990. Sebelumnya, pada Piala Dunia 1990, Jerman juga menang 1-0 atas Argentina di partai final Piala Dunia.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Setelah menjadi juara pada 2014, Jerman hancur lebur di <strong>Piala Dunia 2018</strong>. Tercatat dari tiga pertandingan di fase grup, skuad asuhan Joachim Loew hanya mengemas tiga angka.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">📅 ON THIS DAY IN 2018: Two injury-time goals lead South Korea to a 2-0 win over Germany at the 2018 World Cup.</p>
<p>That World Cup was something else 🙌</p>
<p>📹 <a href="https://twitter.com/FIFAWorldCup?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">@FIFAWorldCup</a> <a href="https://t.co/xyEQcYCilT">pic.twitter.com/xyEQcYCilT</a></p>
<p>— Footy Accumulators (@FootyAccums) <a href="https://twitter.com/FootyAccums/status/1409131578719191041?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">June 27, 2021</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Setelah mereka menang 2-1 atas Swedia, Jerman tumbang 0-1 dari Meksiko, dan terakhir kalah 0-2 dari Korea Selatan.</span></p>
<h2><span style="font-size: 24pt;">Prediksi Prancis vs Australia</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Di Piala Dunia 2022 Qatar semua mata tentu akan tertuju pada Prancis sang juara bertahan untuk melihat bagaimana para pemain Prancis mengatasi kutukan ini.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Hantu bagi Prancis kali ini bukan cuma kutukan semata. Namun mereka juga dilanda badai cedera. Belum lama karim <a href="https://www.espn.com/soccer/france-fra/story/4806724/world-cup-france-karim-benzema-suffers-injury-in-training" target="_blank" rel="noopener">Benzema cedera</a> saat sesi latihan hingga tidak dapat bertanding selama Piala Dunia 2022.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Didier Deschamps sang juru taktik tentu saja bertujuan untuk mempertahankan gelar dan mengatasi badai cedera skuad asuhannya. Oleh karena itu, tentu kehilangan poin di laga Prancis vs Australia bukanlah pilihan.</span></p>
<h3><span style="font-size: 18pt;" data-sheets-value="{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:&quot;Pemain Prancis Piala Dunia 2022&quot;}" data-sheets-userformat="{&quot;2&quot;:14915,&quot;3&quot;:{&quot;1&quot;:0},&quot;4&quot;:{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:16316922},&quot;9&quot;:0,&quot;12&quot;:0,&quot;14&quot;:{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:2105634},&quot;15&quot;:&quot;Arial&quot;,&quot;16&quot;:11}">Pemain Prancis Piala Dunia 2022</span></h3>

<table id="tablepress-8" class="tablepress tablepress-id-8">
<thead>
<tr class="row-1">
	<th class="column-1">Posisi</th><th class="column-2">Pemain</th><th class="column-3">Klub</th><th class="column-4">Usia</th>
</tr>
</thead>
<tbody class="row-striping row-hover">
<tr class="row-2">
	<td class="column-1">Kiper</td><td class="column-2">Alphonse Areola</td><td class="column-3">West Ham (ENG)</td><td class="column-4">29</td>
</tr>
<tr class="row-3">
	<td class="column-1">Kiper</td><td class="column-2">Hugo Lloris</td><td class="column-3">Tottenham (ENG)</td><td class="column-4">35</td>
</tr>
<tr class="row-4">
	<td class="column-1">Kiper</td><td class="column-2">Steve Mandanda</td><td class="column-3">Rennes (FRA)</td><td class="column-4">37</td>
</tr>
<tr class="row-5">
	<td class="column-1">Bek</td><td class="column-2">Axel Disasi</td><td class="column-3">Monaco (FRA)</td><td class="column-4">24</td>
</tr>
<tr class="row-6">
	<td class="column-1">Bek</td><td class="column-2">Lucas Hernandez</td><td class="column-3">Bayern Munich (FRA)</td><td class="column-4">26</td>
</tr>
<tr class="row-7">
	<td class="column-1">Bek</td><td class="column-2">Theo Hernandez</td><td class="column-3">AC Milan (ITA)</td><td class="column-4">25</td>
</tr>
<tr class="row-8">
	<td class="column-1">Bek</td><td class="column-2">Ibrahima Konate</td><td class="column-3">Liverpool (ENG)</td><td class="column-4">23</td>
</tr>
<tr class="row-9">
	<td class="column-1">Bek</td><td class="column-2">Jules Kounde</td><td class="column-3">Barcelona (SPA)</td><td class="column-4">23</td>
</tr>
<tr class="row-10">
	<td class="column-1">Bek</td><td class="column-2">Benjamin Pavard</td><td class="column-3">Bayern Munich (GER)</td><td class="column-4">26</td>
</tr>
<tr class="row-11">
	<td class="column-1">Bek</td><td class="column-2">William Saliba</td><td class="column-3">Arsenal (ENG)</td><td class="column-4">21</td>
</tr>
<tr class="row-12">
	<td class="column-1">Bek</td><td class="column-2">Dayot Upamecano</td><td class="column-3">Bayern Munich (GER)</td><td class="column-4">23</td>
</tr>
<tr class="row-13">
	<td class="column-1">Bek</td><td class="column-2">Raphael Varane</td><td class="column-3">Manchester United (ENG)</td><td class="column-4">29</td>
</tr>
<tr class="row-14">
	<td class="column-1">Bek</td><td class="column-2">Youssouf Fofana</td><td class="column-3">Monaco (FRA)</td><td class="column-4">23</td>
</tr>
<tr class="row-15">
	<td class="column-1">Gelandang</td><td class="column-2">Eduardo Camavinga</td><td class="column-3">Real Madrid (SPA)</td><td class="column-4">19</td>
</tr>
<tr class="row-16">
	<td class="column-1">Gelandang</td><td class="column-2">Matteo Guendouzi</td><td class="column-3">Marseille (FRA)</td><td class="column-4">23</td>
</tr>
<tr class="row-17">
	<td class="column-1">Gelandang</td><td class="column-2">Adrien Rabiot</td><td class="column-3">Juventus (ITA)</td><td class="column-4">27</td>
</tr>
<tr class="row-18">
	<td class="column-1">Gelandang</td><td class="column-2">Aurelien Tchouameni</td><td class="column-3">Real Madrid (SPA)</td><td class="column-4">22</td>
</tr>
<tr class="row-19">
	<td class="column-1">Gelandang</td><td class="column-2">Jordan Veretout</td><td class="column-3">Marseille (FRA)</td><td class="column-4">29</td>
</tr>
<tr class="row-20">
	<td class="column-1">Striker</td><td class="column-2">Ousmane Dembele</td><td class="column-3">Barcelona (FRA)</td><td class="column-4">25</td>
</tr>
<tr class="row-21">
	<td class="column-1">Striker</td><td class="column-2">Kingsley Coman</td><td class="column-3">Bayern Munich (GER)</td><td class="column-4">26</td>
</tr>
<tr class="row-22">
	<td class="column-1">Striker</td><td class="column-2">Olivier Giroud</td><td class="column-3">AC Milan (ITA)</td><td class="column-4">36</td>
</tr>
<tr class="row-23">
	<td class="column-1">Striker</td><td class="column-2">Antoine Griezmann</td><td class="column-3">Atletico Madrid (SPA)</td><td class="column-4">31</td>
</tr>
<tr class="row-24">
	<td class="column-1">Striker</td><td class="column-2">Kylian Mbappe</td><td class="column-3">PSG (FRA)</td><td class="column-4">23</td>
</tr>
<tr class="row-25">
	<td class="column-1">Striker</td><td class="column-2">Marcus Thuram</td><td class="column-3">Bor. M'Gladbach (GER)</td><td class="column-4">25</td>
</tr>
<tr class="row-26">
	<td class="column-1">Striker</td><td class="column-2">Randal Kolo Muani</td><td class="column-3">Eintracht Frankfurt (GER)</td><td class="column-4">23</td>
</tr>
</tbody>
</table>

<ul>
<li><strong>Prediksi Susunan Pemain Prancis</strong> (3-4-1-2): 1. Lloris (GK) – 5. Kounde, 4. Varane, 21. L. Hernandez – 20. Coman, 8. Tchouameni, 25. Camavinga, 22 .T. Hernandez – 7. Griezmann – 10. Mbappe, 11. Dembele</li>
</ul>
<p><span style="font-size: 12pt;">Sedangkan untuk Socceroos, kemungkinan akan berusaha untuk beradaptasi demi menemukan permainan mereka sembari mencoba mencuri angka dari Prancis.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Apabila sudah beradaptasi dan menemukan permainan mereka di laga Prancis vs Australia, Socceroos akan lebih siap untuk dua pertandingan yang di atas kertas lebih dapat dimenangkan yaitu melawan Denmark dan Tunisia</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Tim asuhan Graham Arnold juga memiliki banyak pemain kunci yang dirundung cedera. Mulai dari Kye Rowles dan Harry Souttar, serta penyerang Ajdin Hrustic, semuanya melewatkan sebagian besar laga musim ini. Tambah lagi Martin Boyle yang harus ditarik dari skuad Australia Piala Dunia 2022 karena cedera lutut, yang kemudian digantikan oleh Marco Tilio.</span></p>
<h3><span style="font-size: 18pt;">Skuad Australia Piala Dunia 2022</span></h3>

<table id="tablepress-13" class="tablepress tablepress-id-13">
<thead>
<tr class="row-1">
	<th class="column-1">Posisi</th><th class="column-2">Pemain</th><th class="column-3">Klub</th><th class="column-4">Usia</th>
</tr>
</thead>
<tbody class="row-striping row-hover">
<tr class="row-2">
	<td class="column-1">Kiper</td><td class="column-2">Maty Ryan</td><td class="column-3">FC Copenhagen (DEN)</td><td class="column-4">30</td>
</tr>
<tr class="row-3">
	<td class="column-1">Kiper</td><td class="column-2">Andrew Redmayne</td><td class="column-3">Sydney FC (AUS)</td><td class="column-4">33</td>
</tr>
<tr class="row-4">
	<td class="column-1">Kiper</td><td class="column-2">Danny Vukovic</td><td class="column-3">Central Coast Mariners (AUS)</td><td class="column-4">37</td>
</tr>
<tr class="row-5">
	<td class="column-1">Bek</td><td class="column-2">Milos Degenek</td><td class="column-3">Columbus Crew (USA)</td><td class="column-4">28</td>
</tr>
<tr class="row-6">
	<td class="column-1">Bek</td><td class="column-2">Aziz Behich</td><td class="column-3">Dundee United (SCO)</td><td class="column-4">31</td>
</tr>
<tr class="row-7">
	<td class="column-1">Bek</td><td class="column-2">Joel King</td><td class="column-3">OB (DAN)</td><td class="column-4">21</td>
</tr>
<tr class="row-8">
	<td class="column-1">Bek</td><td class="column-2">Nathaniel Atkinson</td><td class="column-3">Hearts (SCO)</td><td class="column-4">23</td>
</tr>
<tr class="row-9">
	<td class="column-1">Bek</td><td class="column-2">Fran Karacic</td><td class="column-3">Brescia (ITA)</td><td class="column-4">26</td>
</tr>
<tr class="row-10">
	<td class="column-1">Bek</td><td class="column-2">Harry Souttar</td><td class="column-3">Stoke City (ENG)</td><td class="column-4">23</td>
</tr>
<tr class="row-11">
	<td class="column-1">Bek</td><td class="column-2">Kye Rowles</td><td class="column-3">Hearts (SCO)</td><td class="column-4">24</td>
</tr>
<tr class="row-12">
	<td class="column-1">Bek</td><td class="column-2">Bailey Wright</td><td class="column-3">Sunderland (ENG)</td><td class="column-4">30</td>
</tr>
<tr class="row-13">
	<td class="column-1">Bek</td><td class="column-2">Thomas Deng</td><td class="column-3">Albirex Niigata (JAP)</td><td class="column-4">25</td>
</tr>
<tr class="row-14">
	<td class="column-1">Gelandang</td><td class="column-2">Aaron Mooy</td><td class="column-3">Celtic (SCO)</td><td class="column-4">32</td>
</tr>
<tr class="row-15">
	<td class="column-1">Gelandang</td><td class="column-2">Jackson Irvine</td><td class="column-3">St Pauli (GER)</td><td class="column-4">29</td>
</tr>
<tr class="row-16">
	<td class="column-1">Gelandang</td><td class="column-2">Ajdin Hrustic</td><td class="column-3">Hellas Verona (ITA)</td><td class="column-4">26</td>
</tr>
<tr class="row-17">
	<td class="column-1">Gelandang</td><td class="column-2">Keanu Baccus</td><td class="column-3">St Mirren (SCO)</td><td class="column-4">29</td>
</tr>
<tr class="row-18">
	<td class="column-1">Gelandang</td><td class="column-2">Cameron Devlin</td><td class="column-3">Hearts (SCO)</td><td class="column-4">24</td>
</tr>
<tr class="row-19">
	<td class="column-1">Gelandang</td><td class="column-2">Riley McGree</td><td class="column-3">Middlesbrough (ENG)</td><td class="column-4">23</td>
</tr>
<tr class="row-20">
	<td class="column-1">Striker</td><td class="column-2">Awer Mabil</td><td class="column-3">Cadiz (SPA)</td><td class="column-4">27</td>
</tr>
<tr class="row-21">
	<td class="column-1">Striker</td><td class="column-2">Mathew Leckie</td><td class="column-3">Melbourne City (AUS)</td><td class="column-4">31</td>
</tr>
<tr class="row-22">
	<td class="column-1">Striker</td><td class="column-2">Marco Tilio</td><td class="column-3">Melbourne City (AUS)</td><td class="column-4">21</td>
</tr>
<tr class="row-23">
	<td class="column-1">Striker</td><td class="column-2">Jamie Maclaren</td><td class="column-3">Melbourne City (AUS)</td><td class="column-4">29</td>
</tr>
<tr class="row-24">
	<td class="column-1">Striker</td><td class="column-2">Jason Cummings</td><td class="column-3">Central Coast Mariners (AUS)</td><td class="column-4">27</td>
</tr>
<tr class="row-25">
	<td class="column-1">Striker</td><td class="column-2">Mitchell Duke</td><td class="column-3">Fagiano Okayama (JAP)</td><td class="column-4">31</td>
</tr>
<tr class="row-26">
	<td class="column-1">Striker</td><td class="column-2">Garang Kuol</td><td class="column-3">Central Coast Mariners (AUS)</td><td class="column-4">18</td>
</tr>
<tr class="row-27">
	<td class="column-1">Striker</td><td class="column-2">Craig Goodwin</td><td class="column-3">Adelaide United (AUS)</td><td class="column-4">30</td>
</tr>
</tbody>
</table>

<p><span style="font-size: 12pt;"><strong>Prediksi Susunan Pemain Australia</strong> (3-5-2): 1. Ryan (GK) – 2. Degenek, 19. Souttar, 4. Rowles – 3. Atkinson, 13. Mooy, 22. Irvine, 10. Hrustic, Goodwin – 23. Maclaren, 15. Duke</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Akankah Perancis mampu memutus kutukan Piala Dunia di pertandingan perdananya? </span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Baca juga artikel seputar <a href="https://speakbola.com/tag/piala-dunia/">Piala Dunia</a> menarik lainnya di rubrik <a href="https://speakbola.com/category/offside/">Offside</a> dan <a href="https://speakbola.com/category/bolastori/">Bolastori</a> SpeakBola.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Bicara bola, ya SpeakBola aja!</span></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com/kutukan-piala-dunia/">Kutukan Piala Dunia Menghantui Pemain Prancis Jelang Laga Prancis vs Australia</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com">SpeakBola</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Aneka Prediksi Juara Piala Dunia 2022 yang Wajib Diketahui untuk Menentukan Arah Dukunganmu!</title>
		<link>https://speakbola.com/prediksi-juara-piala-dunia-2022/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[SpeakBola Writer]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 24 Oct 2022 09:31:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bolastori]]></category>
		<category><![CDATA[jadwal piala dunia 2022]]></category>
		<category><![CDATA[Juara Piala Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[piala dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Piala Dunia Qatar 2022]]></category>
		<category><![CDATA[Prediksi Piala Dunia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://speakbola.com/?p=2926</guid>

					<description><![CDATA[<p>(speakbola.com) &#8211; Berita Piala Dunia jelang semakin mendekatnya jadwal kick-off Piala Dunia 2022, yaitu pada 20 November 2022, dihiasi dengan sejumlah prediksi juara Piala Dunia 2022. Berbagai metode ditempuh untuk memprediksi calon juara Piala Dunia 2022. In one month we get to kick it off all over again! 🥳#FIFAWorldCup &#124; #Qatar2022 pic.twitter.com/Gaz5W8k6i1 — FIFA World [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com/prediksi-juara-piala-dunia-2022/">Aneka Prediksi Juara Piala Dunia 2022 yang Wajib Diketahui untuk Menentukan Arah Dukunganmu!</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com">SpeakBola</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><b>(speakbola.com) </b><span style="font-weight: 400;">&#8211; Berita <a href="https://speakbola.com/piala-dunia-pesta-sepak-bola/">Piala Dunia</a> jelang semakin mendekatnya <a href="https://speakbola.com/jadwal-lengkap-piala-dunia-2022/">jadwal kick-off Piala Dunia 2022</a>, yaitu pada 20 November 2022, dihiasi dengan sejumlah prediksi juara Piala Dunia 2022. Berbagai metode ditempuh untuk memprediksi calon juara Piala Dunia 2022.</span></span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">In one month we get to kick it off all over again! 🥳<a href="https://twitter.com/hashtag/FIFAWorldCup?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#FIFAWorldCup</a> | <a href="https://twitter.com/hashtag/Qatar2022?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#Qatar2022</a> <a href="https://t.co/Gaz5W8k6i1">pic.twitter.com/Gaz5W8k6i1</a></p>
<p>— FIFA World Cup (@FIFAWorldCup) <a href="https://twitter.com/FIFAWorldCup/status/1583080954150916097?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">October 20, 2022</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-weight: 400; font-size: 12pt;">Ada yang menggunakan metode konvensional, semisal analisa dari pemain sepak bola, maupun menggunakan metode canggih seperti komputer super.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Rubrik <a href="https://speakbola.com/category/bolastori/">Bolastori</a> pekan ini akan membahas berbagai ramalan atau prediksi calon juara Piala Dunia Qatar 2022. Prediksi mana yang paling mungkin terjadi nanti supaya Speakers sekalian bisa menentukan arah dukungan dengan baik.</span></p>
<h2></h2>
<h2><span style="font-size: 18pt;">1. Prediksi Piala Dunia Berdasarkan Ranking FIFA</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;"><span style="font-weight: 400;">Per Oktober 2022, FIFA telah merilis daftar ranking sepak bola negara-negara di dunia terbaru. 211 negara masuk ke dalam daftar</span><a href="https://www.fifa.com/fifa-world-ranking" target="_blank" rel="noopener"> <span style="font-weight: 400;">peringkat FIFA</span></a><span style="font-weight: 400;"> itu.</span></span></p>
<p><span style="font-weight: 400; font-size: 12pt;">Tentu saja, 32 Negara yang ada dalam daftar merupakan para peserta Piala Dunia 2022 di Qatar nanti. 5 negara yang menempati pucuk peringkat tersebut semuanya lolos sebagai peserta Piala Dunia.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400; font-size: 12pt;">Jika melihat ranking tersebut, maka Brasil lah negara yang paling berpeluang untuk menjuarai Piala Dunia 2022. <a href="https://speakbola.com/6-negara-juara-piala-dunia-terbanyak/">Juara terbanyak Piala Dunia</a> itu berada di peringkat pertama ranking FIFA dengan perolehan 1841.30 poin.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400; font-size: 12pt;">Kemudian, negara yang diprediksi bertemu Brasil di partai final adalah peringkat dua ranking FIFA, Belgia, dengan 1816.71 poin.</span></p>
<div id="attachment_2948" style="width: 349px" class="wp-caption aligncenter"><img fetchpriority="high" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-2948" class="wp-image-2948" src="https://speakbola.com/wp-content/uploads/FIFA-Coca-Cola-World-ranking-1-235x300.png" alt="FIFA world ranking" width="339" height="433" srcset="https://speakbola.com/wp-content/uploads/FIFA-Coca-Cola-World-ranking-1-235x300.png 235w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/FIFA-Coca-Cola-World-ranking-1-314x400.png 314w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/FIFA-Coca-Cola-World-ranking-1.png 567w" sizes="(max-width: 339px) 100vw, 339px" /><p id="caption-attachment-2948" class="wp-caption-text">Sumber: <a href="https://www.fifa.com/fifa-world-ranking" target="_blank" rel="noopener">fifa.com</a></p></div>
<p><span style="font-weight: 400; font-size: 12pt;">Prediksi ini bisa saja terjadi melihat rekam jejak Belgia di Piala Dunia sebelumnya yang berhasil melaju hingga semifinal dan menjadi juara ketiga Piala Dunia 2018. Apalagi, Belgia saat ini sedang berada di fase generasi emas, dengan sejumlah nama beken, seperti Kevin De Bruyne, Eden Hazard, hingga Romelu Lukaku, menghiasi.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400; font-size: 12pt;">Kendati demikian, 3 negara lain yg masuk ke dalam 5 ranking teratas FIFA juga tidak boleh dikesampingkan sebagai calon juara Piala Dunia 2022. Mereka adalah Argentina di urutan ketiga dengan 1773.88, Prancis keempat dengan 1759.78, terakhir Inggris di urutan kelima dengan 1759.78.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400; font-size: 12pt;">Besar kemungkinan negara-negara inilah yang diprediksi akan melaju hingga babak semifinal Piala Dunia 2022.</span></p>
<h3><span style="font-size: 14pt;">5 Negara Ranking Teratas FIFA per Oktober 2022</span></h3>
<ol>
<li style="font-weight: 400;" aria-level="1"><b>Brasil</b><span style="font-weight: 400;">: 1841.30 poin</span></li>
<li style="font-weight: 400;" aria-level="1"><b>Belgia</b><span style="font-weight: 400;">: 1816.71</span></li>
<li style="font-weight: 400;" aria-level="1"><b>Argentina</b><span style="font-weight: 400;">: 1773.88</span></li>
<li style="font-weight: 400;" aria-level="1"><b>Prancis</b><span style="font-weight: 400;">: 1759.78</span></li>
<li style="font-weight: 400;" aria-level="1"><b>Inggris</b><span style="font-weight: 400;">: 1759.78</span></li>
</ol>
<h2></h2>
<h2><span style="font-size: 18pt;">2. Prediksi Piala Dunia 2022 dari Ricardo Kaka</span></h2>
<p><span style="font-weight: 400; font-size: 12pt;">Untuk lebih memperkuat ramalan calon juara Piala Dunia 2022, ada baiknya kita menambah referensi prediksi dari seorang pemain sepak bola yang juga pernah menjadi juara Piala Dunia, Ricardo Izecson dos Santos Leite, atau lebih dikenal dengan nama Kaka.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400; font-size: 12pt;">Berbicara soal juara, mantan juara Piala Dunia 2002 ini memiliki dua kandidat yang menurutnya berpeluang calon juara. Pertama adalah negaranya sendiri, <strong>Brasil</strong>, dan yang kedua adalah rival utama Brasil, yaitu <strong>Argentina</strong>.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;"><span style="font-weight: 400;">Mengutip </span><a href="https://www.marca.com/en/world-cup/2022/09/25/63301a4046163fda108b45db.html" target="_blank" rel="noopener"><span style="font-weight: 400;">marca</span></a><span style="font-weight: 400;">, Kaka menyampaikan bahwa sudah dua dekade trofi Piala Dunia lepas dari jangkauan tim asal Amerika Selatan. Wakil Amerika Selatan terakhir yang menjadi juara dunia adalah Brasil pada Piala Dunia 2002 di Korea Selatan dan Jepang. Setelah itu, Piala Dunia selalu dikuasai tim-tim Eropa.</span></span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">Happy 37th birthday, <a href="https://twitter.com/KAKA?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">@KAKA</a>! 🎉</p>
<p>The 2002 <a href="https://twitter.com/hashtag/WorldCup?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#WorldCup</a> champion with 🇧🇷Brazil scored a superb goal at the 2006 edition. Look out for it below 💫 <a href="https://t.co/OX2IF7zQUk">pic.twitter.com/OX2IF7zQUk</a></p>
<p>— FIFA World Cup (@FIFAWorldCup) <a href="https://twitter.com/FIFAWorldCup/status/1120412455081926656?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">April 22, 2019</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-weight: 400; font-size: 12pt;">Perancis adalah negara yang diprediksi Kaka akan menjadi ancaman utama bagi Brasil dan Argentina menjuarai Piala Dunia 2022. Setelah itu, ada Spanyol dan Portugal.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400; font-size: 12pt;">Ramalan juara Piala Dunia 2022 dari Kaka ini masih sejalan dengan prediksi berdasarkan ranking FIFA. Hanya saja Kaka tidak menyebut Belgia dan Inggris sebagai negara yang berpeluang juara di Qatar nanti. Sebaliknya, Kaka memasukan nama Portugal, negara yang belum pernah juara Piala Dunia, ke dalam prediksinya.</span></p>
<h2></h2>
<h2><span style="font-size: 18pt;">3. Simulasi Juara Piala Dunia 2022 Versi Komputer Super</span></h2>
<p><span style="font-weight: 400; font-size: 12pt;">Selain dua cara konvensional sebelumnya, ada satu lagi prediksi Piala Dunia 2022 yang melibatkan teknologi canggih. Prediksi ini dilakukan oleh sebuah <a href="https://www.gracenote.com/sports/fifa-world-cup-predictions-2018/" target="_blank" rel="noopener">komputer super</a> yang menggunakan algoritma dalam menghitung peluang setiap negara menjadi juara. Algoritma tersebut mensimulasikan turnamen bahkan hingga 1.000 kali.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400; font-size: 12pt;">Simulasi yang dilakukan oleh komputer super ini menghasilkan sebuah prediksi bahwa Prancis lah, juara Piala Dunia 2018, yang paling memiliki peluang terbesar menjadi juara Piala Dunia 2022. Les Bleus memiliki probabilitas hingga 17,93 persen.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400; font-size: 12pt;">Faktor yang menyebabkan komputer super lebih menjagokan Prancis ketimbang Brasil sebagai calon pemenang Piala Dunia Qatar 2022 adalah tingkat kesulitan menuju babak berikutnya.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400; font-size: 12pt;">Bagi Prancis, jika mereka lolos dari Grup D, maka Tim Ayam Jago akan menghadapi runner-up dari Grup C yang terdiri dari Argentina, Meksiko, Polandia, dan Arab Saudi di babak 16 besar.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">AI WORLD CUP ODDS 💻</p>
<p>&#8216;Opta Analyst&#8217; used an AI model to calculate every team’s chances of winning the 2022 World Cup,</p>
<p>The tournament was simulated a total of 1000 times by the super computer AI.</p>
<p>Per the AI, Poland have a 0.82% chance of winning the World Cup.<a href="https://twitter.com/hashtag/WorldCup2022?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#WorldCup2022</a> <a href="https://t.co/X1brElGTVB">pic.twitter.com/X1brElGTVB</a></p>
<p>— PSN Futbol (@PSN_Futbol) <a href="https://twitter.com/PSN_Futbol/status/1538658167319666688?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">June 19, 2022</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-weight: 400; font-size: 12pt;">Kemudian di babak perempat final, Prancis kemungkinan akan menghadapi tim dari pemenang Grup B, peluang terbesar adalah Inggris, atau dengan runner-up Grup A, yaitu kemungkinan Senegal, Ekuador, bahkan mungkin tuan rumah, Qatar. Sebuah perjalanan yang menurut super komputer lebih mudah.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400; font-size: 12pt;">Di sisi lain, Brasil berada di Grup G bersama Swiss, Serbia, dan Kamerun. Jika mereka menjadi juara grup G, maka Brasil akan menghadapi peringkat kedua dari Grup H di babak 16 besar, yang mana dihuni oleh dua negara kuat dan dua kuda hitam. Empat negara yang berada di Grup H yaitu Portugal, Uruguay, Korea Selatan, atau Ghana.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400; font-size: 12pt;">Di babak tersebut lah, kemungkinan Brasil akan menemui kesulitan ketimbang Prancis. Kalaupun mereka lolos, Brasil kemungkinan besar akan melawan pemenang Grup E, Spanyol atau Jerman di babak perempat final.</span></p>
<h3><span style="font-size: 14pt;">Prediksi Komputer Super</span></h3>
<ol>
<li style="font-weight: 400;" aria-level="1"><b>Prancis</b><span style="font-weight: 400;">: 17.93%</span></li>
<li style="font-weight: 400;" aria-level="1"><b>Brasil</b><span style="font-weight: 400;">: 15.73%</span></li>
<li style="font-weight: 400;" aria-level="1"><b>Spanyol</b><span style="font-weight: 400;">: 11.53%</span></li>
<li style="font-weight: 400;" aria-level="1"><b>Inggris</b><span style="font-weight: 400;">: 8.03%</span></li>
<li style="font-weight: 400;" aria-level="1"><b>Belgia</b><span style="font-weight: 400;">: 7.90%</span></li>
</ol>
<h2></h2>
<h2><span style="font-size: 18pt;">4. Prediksi Juara Piala Dunia dari Lionel Messi</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Bintang Timnas Argentina, Lionel Messi, mengatakan bahwa juara Piala Dunia 2018, <strong>Prancis</strong>, dan pemenang lima kali Piala Dunia, <strong>Brasil</strong>, adalah favorit untuk memenangkan Piala Dunia 2022 di Qatar. Prediksi itu dilontarkan oleh Messi saat diwawancarai oleh <a href="https://www.snl24.com/kickoff/worldnews/fifa-world-cup-2022/argentina-captain-paris-saint-germain-star-lionel-messi-makes-2022-fifa-world-cup-prediction-these-two-nations-brazil-and-france-are-favourites-20221018" target="_blank" rel="noopener">DIRECT TV</a>.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Pemain berusia 35 tahun, yang akan memainkan <a href="https://speakbola.com/piala-dunia-terakhir-messi/">Piala Dunia terakhirnya tahun ini</a>, menambahkan bahwa kedua negara memiliki skuad inti yang relatif tetap. </span></p>
<blockquote><p><span style="font-size: 14pt;">“Kita selalu mengatakan tim hebat yang sama. Tetapi, jika saya harus memilih, Brasil dan Prancis adalah dua kandidat hebat untuk memenangkan Piala Dunia,” &#8211; Messi</span></p></blockquote>
<p><span style="font-size: 12pt;">Masih menurut Messi, meskipun di EURO terakhir Prancis tampil buruk dan tersingkir di babak 16 besar, mereka memiliki beberapa pemain yang mengesankan. Mereka memiliki ide yang jelas dan pelatih yang sama, Didier Deschamps. Demikian juga dengan Brasil.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">28 days to go for <a href="https://twitter.com/hashtag/FIFAWorldCup?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#FIFAWorldCup</a>! <a href="https://t.co/wSpL3OVogT">pic.twitter.com/wSpL3OVogT</a></p>
<p>— Leo Messi 🔟 (@WeAreMessi) <a href="https://twitter.com/WeAreMessi/status/1584098621020340226?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">October 23, 2022</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Messi tidak menyebutkan nama tim nasionalnya, Argentina, dalam prediksi calon juara Piala Dunia 2022.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Meskipun Argentina tidak terkalahkan dalam 35 pertandingan dan memenangkan Copa America tahun lalu setelah mengalahkan Brasil, juara Piala Dunia 2 kali ini sedang terhambat oleh serangkaian cedera pemain kunci, seperti Paulo Dybala dan Angel Di Maria.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Setelah melihat beberapa prediksi juara Piala Dunia ini apakah kalian sudah bisa menentukan dengan baik negara jagoan di Piala Dunia 2022, Speakers? Jika belum, kalian bisa membaca <a href="https://speakbola.com/tag/piala-dunia/">artikel Piala Dunia</a> menarik lainnya untuk mencari referensi.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Bicara bola, ya SpeakBola aja! </span></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com/prediksi-juara-piala-dunia-2022/">Aneka Prediksi Juara Piala Dunia 2022 yang Wajib Diketahui untuk Menentukan Arah Dukunganmu!</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com">SpeakBola</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>6 Negara Pemilik Gelar Juara Piala Dunia Terbanyak</title>
		<link>https://speakbola.com/6-negara-juara-piala-dunia-terbanyak/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[SpeakBola Writer]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 Oct 2022 10:58:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Offside]]></category>
		<category><![CDATA[Juara Piala Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[kontestan piala dunia]]></category>
		<category><![CDATA[piala dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Sejarah Piala Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Timnas Argentina]]></category>
		<category><![CDATA[Timnas Brasil]]></category>
		<category><![CDATA[Timnas Italia]]></category>
		<category><![CDATA[Timnas Jerman]]></category>
		<category><![CDATA[Timnas Prancis]]></category>
		<category><![CDATA[Timnas Uruguay]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://speakbola.com/?p=2294</guid>

					<description><![CDATA[<p>(speakbola.com) &#8211; Piala Dunia adalah turnamen sepak bola internasional yang diikuti oleh tim nasional pria senior dari berbagai negara. Turnamen sepak bola ini adalah salah satu kompetisi olahraga internasional paling populer. Pada tahun 2014, tercatat lebih dari 3 miliar orang menonton Piala Dunia. Sejak pertama kali digelar pada 1930, Piala Dunia telah diselenggarakan sebanyak 21 [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com/6-negara-juara-piala-dunia-terbanyak/">6 Negara Pemilik Gelar Juara Piala Dunia Terbanyak</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com">SpeakBola</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong>(speakbola.com)</strong> &#8211; <a href="https://speakbola.com/piala-dunia-pesta-sepak-bola/">Piala Dunia</a> adalah turnamen sepak bola internasional yang diikuti oleh tim nasional pria senior dari berbagai negara. Turnamen sepak bola ini adalah salah satu kompetisi olahraga internasional paling populer. Pada tahun 2014, tercatat lebih dari 3 miliar orang menonton <a href="https://speakbola.com/tag/piala-dunia/">Piala Dunia</a>.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Sejak pertama kali digelar pada 1930, <a href="https://speakbola.com/sejarah-trofi-piala-dunia/">Piala Dunia</a> telah diselenggarakan sebanyak 21 kali, dengan 6 negara menjadi pemilik gelar juara terbanyak.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Pada rubrik <a href="https://speakbola.com/category/offside/">Offside</a> kali ini, speakbola.com akan menganjak Speakers sekalian untuk mengenal 6 negara pemilik gelar juara Piala Dunia terbanyak.</span></p>
<h2><span style="font-size: 14pt;">Brasil: 5 Kali Juara Piala Dunia (1958, 1962, 1970, 1994, dan 2002)</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Brasil adalah tim paling sukses di Piala Dunia dengan koleksi lima gelar juara Piala Dunia. Tim Nasional Brasil juga adalah satu-satunya Timnas yang lolos ke 21 edisi Piala Dunia, tak pernah absen sekalipun.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Gelar juara pertama Brasil diraih pada Piala Dunia 1958. Saat itu, <a href="https://speakbola.com/tag/pele/">Pele</a> yang baru berumur 17 tahun mencetak enam gol di turnamen tersebut. Brasil mengalahkan tuan rumah Swedia 5-2 di final untuk mengangkat trofi. Kemudian 4 tahun berikutnya di Piala Dunia 1962, Brasil mempertahankan gelar mereka.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Pele dan Brasil memenangkan gelar ketiga mereka pada tahun 1970. Dengan pencapaian tersebut Pele menjadi pemain peraih trofi Piala Dunia terbanyak. Dari 4 penampilan Pele di Piala Dunia, hanya 1 kali saja trofi itu lolos dari tangannya, yaitu saat Piala Dunia 1966.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">Every single goal from Brazil&#8217;s 2002 World Cup triumph! 💥 🇧🇷</p>
<p>Which of these goals was the best? 💭 <a href="https://twitter.com/hashtag/KoreaJapan02?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#KoreaJapan02</a> | <a href="https://twitter.com/CBF_Futebol?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">@CBF_Futebol</a> <a href="https://t.co/FUBYZxzwVQ">pic.twitter.com/FUBYZxzwVQ</a></p>
<p>— FIFA World Cup (@FIFAWorldCup) <a href="https://twitter.com/FIFAWorldCup/status/1542493795002077185?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">June 30, 2022</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Gelar juara terakhir Brasil datang pada tahun 2002 yang diadakan di Korea Selatan dan Jepang. Bintang Timnas Brasil saat itu, <a href="https://speakbola.com/tag/phenomenon/">Ronaldo</a>, mencetak delapan gol untuk memandu Brasil menjadi juara sekaligus meraih Sepatu Emas sebagai top skor Piala Dunia 2022.</span></p>
<h2><span style="font-size: 14pt;">Jerman: 4 Kali Juara Piala Dunia (1954, 1974, 1990, dan 2014)</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Jerman adalah negara dengan tradisi sepak bola yang kuat. Tak heran bila Tim Nasional Jerman merupakan salah satu tim terkuat di dunia sepakbola. Mereka telah menjadi juara Piala Dunia sebanyak empat kali.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">3 gelar juara Jerman di Piala Dunia diraih saat negara ini masih terpecah menjadi Jerman Barat dan Jerman Timur, yaitu pada Piala Dunia 1954, 1974 dan 1990. Kemudian gelar juara pada Piala Dunia 2014 diraih sebagai Jerman saja, tanpa barat dan timur.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">🇺🇾🇮🇹🇩🇪🇧🇷🏴󠁧󠁢󠁥󠁮󠁧󠁿🇦🇷🇫🇷🇪🇸<br />
Only eight countries have ever won the <a href="https://twitter.com/hashtag/WorldCup?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#WorldCup</a>. A new series on Netflix called &#8220;Becoming Champions&#8221; looks at the stories behind those teams. Perfect holiday viewing! 📺🤶🎅</p>
<p>FEATURING GERMANY🇩🇪<a href="https://t.co/256FXJkQES">pic.twitter.com/256FXJkQES</a></p>
<p>— FIFA World Cup (@FIFAWorldCup) <a href="https://twitter.com/FIFAWorldCup/status/1078946225137676288?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">December 29, 2018</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">2 orang <a href="https://speakbola.com/skor-piala-dunia/">pencetak gol terbanyak Piala Dunia</a> sepanjang masa juga berasal dari Jerman. Mereka adalah <a href="https://speakbola.com/tag/gerd-muller/">Gerd Muller</a> dan <a href="https://speakbola.com/tag/miroslave-klose/">Miroslav Klose</a>. Muller memegang gelar top skor sepanjang masa Piala Dunia selama 32 tahun dengan 14 Gol. Dia dikenal sepanjang karirnya sebagai salah satu striker paling mematikan saat berada di area gawang. Seluruh gol Piala Dunianya terjadi di dalam kotak penalti.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Piala Dunia 2014 mungkin adalah yang paling sempurna bagi Jerman. Saat itu selain keluar sebagai juara, striker mereka, Miroslav Klose, juga berhasil menggeser Ronaldo sebagai pencetak gol terbanyak Piala Dunia sepanjang sejarah. menyumbangkan dua gol selama perjuangan Timnas Jerman dalam meraih trofi Piala Dunia 2014 di Brasil, sekaligus menyalip Ronaldo, yang saat itu menjadi pencetak gol terbanyak Piala Dunia sepanjang masa. </span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en"><a href="https://twitter.com/hashtag/OnThisDay?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#OnThisDay</a> five year ago, Miroslav Klose scored his record-breaking 16th FIFA <a href="https://twitter.com/hashtag/WorldCup?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#WorldCup</a> goal in <a href="https://twitter.com/DFB_Team_EN?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">@DFB_Team_EN</a>&#8216;s 7-1 semi-final win over Brazil <a href="https://t.co/1v8DMoa1AT">pic.twitter.com/1v8DMoa1AT</a></p>
<p>— FIFA World Cup (@FIFAWorldCup) <a href="https://twitter.com/FIFAWorldCup/status/1148120928707944448?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">July 8, 2019</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Gol yang menobatkan Miroslav Klose sebagai top skor sepanjang masa dicetaknya saat melawan Brasil di semifinal. Saat itu Jerman membantai tuan rumah dengan skor 7-1. Dengan gol tersebut total gol Piala Dunia Klose adalah 16.</span></p>
<h2><span style="font-size: 14pt;">Italia: 4 Kali Juara Piala Dunia (1934, 1938, 1982, dan 2006)</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Sejatinya, Piala Dunia sendiri sangatlah akrab dengan Italia. Dalam 21 edisi Piala Dunia, 18 di antaranya Italia ikut berpartisipasi. Dari 18 keikutsertaaan tersebut, Italia berhasil memenangkan 4 di antaranya. Masing-masing di tahun 1934, 1938, 1982, dan 2006.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Timnas Italia tercatat sebagai tim pertama yang berhasil menjadi juara dalam dua edisi beruntun. Italia meraih gelar pertamanya pada 1934 dan berhasil mempertahankan gelarnya empat tahun kemudian.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Italia juga menjadi runner up turnamen ini sebanyak dua kali, yaitu tahun 1970 dan 1994. Seabrek nama-nama legendaris menghiasi pencapaian Italia di sepak bola dunia. Mulai dari Giusseppe Meazza, Luigi Riva, Dino Zoff, Sandro Mazzola, Franco Baressi, Roberto Baggio, sampai era Francesco Totti, Del Piero, dan lain-lainnya.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en"><a href="https://twitter.com/hashtag/HBD?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#HBD</a> Fabio Grosso 🎉🇮🇹</p>
<p>He scored the spot kick that sent the whole of Italy into ecstasy: the winning penalty in the 2006 <a href="https://twitter.com/hashtag/WorldCup?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#WorldCup</a> Final shootout 🎯<a href="https://twitter.com/Azzurri?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">@azzurri</a> | <a href="https://twitter.com/FIGC?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">@FIGC</a> <a href="https://t.co/9RrZREeU6v">pic.twitter.com/9RrZREeU6v</a></p>
<p>— FIFA World Cup (@FIFAWorldCup) <a href="https://twitter.com/FIFAWorldCup/status/1200006923615006720?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">November 28, 2019</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Pada Piala Dunia terakhir mereka, yaitu pada tahun 2014, Italia secara mengejutkan tersingkir di babak penyisihan grup. Kemudian pada tahun 2018 Italia tak bisa mencetak gol dalam 180 menit pertandingan sepak bola melawan Swedia di play-off. Hal itu menyebabkan mereka, gagal lolos untuk pertama kalinya ke Piala Dunia sejak 1958.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Dan terakhir Pada 2022, Italia kembali gagal lolos.</span></p>
<h2><span style="font-size: 14pt;">Uruguay: 2 Gelar Juara (1930 dan 1950)</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Uruguay terkenal dalam dunia sepak bola bukan saja karena mereka adalah tuan rumah Piala Dunia pertama pada tahun 1930, Namun juga karena mereka mengoleksi 2 gelar juara Piala Dunia.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Piala Dunia pertama Uruguay dimenangkan saat mereka berstatus sebagai tuan rumah, yaitu pada 1930. Bermain di kandang sendiri, Tim Nasional Uruguay berhasil menjadi yang terbaik setelah mengalahkan Argentina di partai final dengan skor 4-2. Sementara itu, Amerika Serikat berada di peringkat ketiga setelah mengalahkan Yugoslavia (kini Serbia).</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">Remembering a Uruguay legend, who passed away 1⃣7⃣ years ago today.</p>
<p>Juan Alberto Schiaffino starred in the 1950 <a href="https://twitter.com/hashtag/WorldCup?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#WorldCup</a> final, scoring one of the goals that broke Brazilian hearts in the fabled Maracanazo 🇺🇾🏆 <a href="https://twitter.com/Uruguay?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">@Uruguay</a> | <a href="https://twitter.com/hashtag/OnThisDay?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#OnThisDay</a> <a href="https://t.co/nGfdnlb0RT">pic.twitter.com/nGfdnlb0RT</a></p>
<p>— FIFA World Cup (@FIFAWorldCup) <a href="https://twitter.com/FIFAWorldCup/status/1194608352308989952?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">November 13, 2019</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Selain menjadi juara saat berstatus tuan rumah, Uruguay juga pemenang turnamen empat tahunan itu di edisi 1950. Di partai final, Uruguay mengalahkan tuan rumah Brasil 2-1, yang saat itu sebetulnya jauh lebih diunggulkan ketimbang tim tamunya.</span></p>
<h2><span style="font-size: 14pt;">Argentina: 2 Gelar Juara (1978 dan 1986)</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Argentina adalah salah satu dari 13 tim di Piala Dunia perdana tahun 1930. Di turnamen itu, Argentina berhasil mencapai final bertemu dengan tuan rumah. Sayangnya mereka harus kalah 2-4 dari Uruguay.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Antara tahun 1929 dan 1959, tim Argentina memenangkan Copa America sebanyak 12 kali, tetapi tak satupun gelar Juara Piala Dunia bisa mereka raih. Penantian panjang Argentina usai pada tahun 1978 ketika mereka memenangkan Piala Dunia untuk pertama kalinya di kandang. Mario Kempes mencetak dua gol di final yang mengesankan melawan Belanda.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">It&#8217;s exactly 41 years since 🇦🇷 <a href="https://twitter.com/Argentina?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">@Argentina</a> lifted their first <a href="https://twitter.com/hashtag/WorldCup?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#WorldCup</a>! 🏆</p>
<p>The likes of Daniel Passarella and Mario Kempes led them to glory on home soil <a href="https://twitter.com/hashtag/onthisday?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#onthisday</a>. <a href="https://t.co/P0lhlDgVsn">pic.twitter.com/P0lhlDgVsn</a></p>
<p>— FIFA World Cup (@FIFAWorldCup) <a href="https://twitter.com/FIFAWorldCup/status/1143469096186646528?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">June 25, 2019</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Argentina mengulangi prestasi mereka pada <a href="https://speakbola.com/pertandingan-kontroversial-piala-dunia/">Piala Dunia 1986</a> berkat kejeniusan <a href="https://speakbola.com/tag/maradona/">Diego Maradona</a>. Mereka mencapai final lagi pada tahun 1990, sayangnya untuk melihat kemenangan penalti Andi Brehme untuk Jerman. Pada tahun 2014 mereka dikalahkan di final lagi oleh Jerman, 1-0 di perpanjangan waktu.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Tradisi sepak bola yang kuat di Argentina menyebabkan negara ini dikenal sebagai penghasil beberapa pemain terhebat sepanjang masa. Daftar tersebut mencakup nama-nama seperti Diego Maradona, <a href="https://speakbola.com/tag/messi/">Lionel Messi</a>, Mario Kempes, Fernando Redondo, Gabriel Batistuta, dan lainnya.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">Maradona&#8217;s impact on the pitch was unforgettable 🤩🇦🇷 <a href="https://t.co/qbFWGuqwOX">pic.twitter.com/qbFWGuqwOX</a></p>
<p>— FIFA World Cup (@FIFAWorldCup) <a href="https://twitter.com/FIFAWorldCup/status/1515329169093283840?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">April 16, 2022</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Maradona dianggap oleh banyak orang sebagai yang terhebat sepanjang masa, bahkan lebih baik dari Pele Brasil dan pemain hebat modern lainnya seperti Lionel Messi dan <a href="https://speakbola.com/tag/cristiano-ronaldo/">Cristiano Ronaldo</a>. Ia berperan penting dalam perjalanan Piala Dunia Argentina pada tahun 1986, yang membuatnya menjadi superstar bagi penggemar sepak bola di seluruh dunia.</span></p>
<h2><span style="font-size: 14pt;">Prancis: 2 Kali Juara Piala Dunia (1998 dan 2018)</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Prancis merupakan negara yang sangat erat kaitannya dengan sejarah Piala Dunia. Pada 1928, seorang Prancis bernama Jules Rimet selaku Presiden FIFA kala itu adalah orang yang jadi pencetus dibuatnya festival sepak bola terbesar sejagat raya ini.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Tim Nasional Prancis adalah salah satu dari 13 tim di Piala Dunia perdana pada tahun 1930. Tim Ayam Jago pun termasuk salah satu kesebelasan yang rutin berpartisipasi sepanjang sejarah gelaran empat tahunan tersebut.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Namun, semua hal itu ternyata tak lantas menjamin keberhasilan Prancis di Piala Dunia. Prestasi terbaik Les Bleus sebelum 1998 cuma sebatas menjadi juara ketiga Piala Dunia 1986, pun bermaterikan generasi emas, salah satunya sang maestro sepak bola, Michel Platini.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">🗳️ <a href="https://twitter.com/hashtag/WorldCupAtHome?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#WorldCupAtHome</a> | You voted Michel Platini&#8217;s equaliser as the moment of the match in yesterday&#8217;s Mexico 1986 classic!</p>
<p>Miss 🇧🇷-🇫🇷? You can watch it on demand here 👇</p>
<p>— FIFA World Cup (@FIFAWorldCup) <a href="https://twitter.com/FIFAWorldCup/status/1244542490792857601?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">March 30, 2020</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Karena itulah, ketika Prancis kembali ditunjuk sebagai tuan rumah pada Piala Dunia 1998, tak ada yang menyangka Zinedine Zidane dkk. bisa melangkah jauh.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Di final 1998, Prancis mesti berhadapan dengan juara bertahan, Brasil, yang tentunya lebih difavoritkan lantaran bertabur bintang, seperti Roberto Carlos, Dunga, Rivaldo, Bebeto, serta Sang Fenomena, Ronaldo.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Kenyataan yang terjadi di lapangan justru sebaliknya. Prancis lebih mendominasi pertandingan final Piala Dunia, 12 Juli 1998 dan akhirnya keluar sebagai juara Piala Dunia 1998 setelah sukses mengungguli Brasil dengan skor 3-0.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">A <a href="https://twitter.com/hashtag/WorldCup?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#WorldCup</a>-winning captain in 1998 🏆</p>
<p>A <a href="https://twitter.com/hashtag/WorldCup?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#WorldCup</a>-winning coach in 2018 🏆<a href="https://twitter.com/hashtag/HBD?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#HBD</a> to <a href="https://twitter.com/FrenchTeam?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">@FrenchTeam</a>&#8216;s Didier Deschamps! 🇫🇷🎂🥳 <a href="https://t.co/t2bSinZZgD">pic.twitter.com/t2bSinZZgD</a></p>
<p>— FIFA World Cup (@FIFAWorldCup) <a href="https://twitter.com/FIFAWorldCup/status/1183998838736113665?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">October 15, 2019</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Prancis secara kontroversial lolos ke Piala Dunia 2010 dengan gol menggunakan tangan Thierry Henry. Sayangnya kemudian tersingkir di tahap pertama turnamen.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Di Piala Dunia 2014, Prancis berhasil mencapai perempat final. Kemudian Pada tahun 2018, mereka berhasil mengulang sukses menjadi juara Piala Dunia untuk kedua kalinya, saat berhasil mengalahkan Kroasia dengan skor 4-2 di pasrai final.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Itulah mereka Speakers, Negara yang menjadi juara Piala Dunia terbanyak. Mungkinkah di Piala Dunia 2022 Qatar nanti salah satu dari mereka akan kembali menambah koleksi gelar juara Piala Dunia? </span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Ikuti terus speakbola untuk mendapatkan berita-berita update, seru dan unik dalam dunia sepak bola. Bicara bola ya <a href="https://speakbola.com/">SpeakBola</a> aja!</span></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com/6-negara-juara-piala-dunia-terbanyak/">6 Negara Pemilik Gelar Juara Piala Dunia Terbanyak</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com">SpeakBola</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>5 Piala Dunia Terbaik</title>
		<link>https://speakbola.com/piala-dunia-terbaik/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[SpeakBola Writer]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 21 Sep 2022 11:01:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Offside]]></category>
		<category><![CDATA[Gol Terbaik Piala Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Juara Piala Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[piala dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Sejarah Piala Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[sejarah sepak bola]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://speakbola.com/?p=1786</guid>

					<description><![CDATA[<p>(speakbola.com) &#8211; 92 tahun yang lalu, tepatnya 14 Juli 1930, pertandingan pertama Piala Dunia dilakukan di Montevideo, Uruguay. Perhelatan pertama Piala Dunia tepatnya dilaksanakan pada 14-30 Juli 1930. Mengutip dari FIFA, ajang sepak bola 4 tahunan ini pada edisi pertama diikuti hanya oleh 13 negara saja. Meskipun begitu, Piala Dunia pertama berhasil digelar dengan Uruguay, [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com/piala-dunia-terbaik/">5 Piala Dunia Terbaik</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com">SpeakBola</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>(speakbola.com) </strong>&#8211; <span style="font-size: 12pt;">92 tahun yang lalu, tepatnya 14 Juli 1930, pertandingan pertama <a href="https://speakbola.com/piala-dunia-pesta-sepak-bola/">Piala Dunia</a> dilakukan di Montevideo, Uruguay. Perhelatan pertama Piala Dunia tepatnya dilaksanakan pada 14-30 Juli 1930.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Mengutip dari <a href="https://www.fifa.com/tournaments/mens/worldcup/1930uruguay" target="_blank" rel="noopener">FIFA</a>, ajang sepak bola 4 tahunan ini pada edisi pertama diikuti hanya oleh 13 negara saja. Meskipun begitu, Piala Dunia pertama berhasil digelar dengan Uruguay, sebagai tuan rumah, keluar sebagai pemenang Piala Dunia pertama.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Sejak saat itu, Piala Dunia sudah dilaksanakan sebanyak 21 kali, yang masing-masing tentu punya kisah menarik berbeda.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Pada rubrik Offside kali ini, SpeakBola akan merangkum 5 Piala Dunia terbaik yang pernah diselenggarakan berdasarkan kisah menarik yang terjadi saat penyelenggaraannya.</span></p>
<h2><span style="font-size: 14pt;">Piala Dunia 2002 (Korea Selatan &#8211; Jepang)</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Piala Dunia di Korea Selatan &#8211; Jepang pada 2002 disebut sebagai salah satu Piala Dunia terbaik karena jalannya turnamen yang amat tidak diduga. Dimulai dengan pertandingan pertama, ketika juara bertahan Prancis kalah 1-0 dari Senegal. Kemudian Prancis pun tersingkir setelah finis di posisi terbawah grup dan tidak mencetak satu gol pun.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Selanjutnya <a href="https://speakbola.com/langkah-asia-di-piala-dunia/">gebrakan Korea Selatan</a> sebagai tuan rumah yang amat tak disangka. Mereka mengalahkan Italia di babak 16 besar dan Spanyol di fase selanjutnya untuk mengamankan tempat di semifinal.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">🔋Park Jisung was the first Asian to score in 3 straight <a href="https://twitter.com/hashtag/WorldCup?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#WorldCup</a> tournaments. We hope the man who helped the Taegeuk Warriors into the 2002 semi-finals &amp; knockout phase in 2010 celebrates turning 40 with a windmill! 🎉</p>
<p>🔙 <a href="https://twitter.com/hashtag/ThrowbackThursday?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#ThrowbackThursday</a> | <a href="https://twitter.com/theKFA?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">@theKFA</a> 🇰🇷<a href="https://t.co/rUZIp3N5dy">pic.twitter.com/rUZIp3N5dy</a></p>
<p>— FIFA World Cup (@FIFAWorldCup) <a href="https://twitter.com/FIFAWorldCup/status/1364792075867148289?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">February 25, 2021</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Sementara Amerika Serikat memulangkan Portugal di babak 16 besar, sebelum akhirnya disingkirkan oleh finalis Jerman.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Kejutan tidak berakhir di situ. Turki mengambil keuntungan dari hasil imbang yang tidak terduga untuk mencapai semifinal pertama kalinya sepanjang sejarah Piala Dunia.</span></p>
<h2><span style="font-size: 14pt;">Piala Dunia 1966 (Inggris)</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Di ajang ini pertama kalinya sebuah maskot digunakan sebagai magnet pesta sepak bola. Inggris sebagai tuan rumah paham akan kebutuhan sebuah daya tarik bagi pesta sepak bola yang diadakan di rumah mereka. Maka Inggris mereka sebuah tokoh fiktif yang diberi nama <a href="https://speakbola.com/sejarah-maskot-piala-dunia/">World Cup Willie</a>, yang perwujudannya diambil dari simbol tradisional kerajaan Inggris yang dipakaikan jersey bermotif bendera Inggris.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Di turnamen ini pula serangkaian penampilan luar biasa dari striker legendaris Portugal, Eusebio, terjadi. Ia menginspirasi sebuah epic comeback dari ketertinggalan 3-0 melawan Korea Utara menjadi kemenangan 5-3 bagi Portugal.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en"><a href="https://twitter.com/hashtag/OnThisDay?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#OnThisDay</a> in 1966: Eusebio💪</p>
<p>🇵🇹 0-3 🇰🇵</p>
<p>Facing a <a href="https://twitter.com/hashtag/WorldCup?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#WorldCup</a> exit 25 mins into Portugal&#8217;s QF with Korea DPR, the legendary forward and eventual Golden Boot winner took matters into his own hands.</p>
<p>⚽️✖️4⃣<br />
Scoring four without reply, he turned the game on its head.</p>
<p>🇵🇹 5-3 🇰🇵 👏👏 <a href="https://t.co/7qDgEA5egc">pic.twitter.com/7qDgEA5egc</a></p>
<p>— FIFA World Cup (@FIFAWorldCup) <a href="https://twitter.com/FIFAWorldCup/status/1153613835896537088?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">July 23, 2019</a></p></blockquote>
<p><script src="https://platform.twitter.com/widgets.js" async="" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Dan satu hal lagi. Ada kepanikan menjelang turnamen berjalan. Kepanikan itu berakar dari  <a href="https://speakbola.com/sejarah-trofi-piala-dunia/">trofi Jules Rimet</a> yang dicuri dari sebuah pameran. Untungnya seekor anjing bernama Pickles menemukannya terbungkus kertas di bawah semak-semak di London.</span></p>
<h2><span style="font-size: 14pt;">Piala Dunia 1986 (Meksiko)</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Di Meksiko 1986  lahirlah  <a href="https://speakbola.com/pertandingan-kontroversial-piala-dunia/">gol Tangan Tuhan Maradona</a> dan gol solo run fantastis, yang kemudian mendapat sebutan &#8220;gol abad ini&#8221;, saat Argentina bertemu dengan Inggris.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">🧙‍♂️ Maradona Magic 💫</p>
<p>🗓 <a href="https://twitter.com/hashtag/OnThisDay?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#OnThisDay</a> in 1986, Diego Maradona scored one of the greatest goals of all time</p>
<p>👀 Let&#8217;s take a closer look at &#8220;El Pibe de Oro&#8217;s&#8221; immortal 11-second dash<a href="https://twitter.com/hashtag/WorldCup?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#WorldCup</a> | 🇦🇷 <a href="https://twitter.com/Argentina?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">@Argentina</a> <a href="https://t.co/6pnlBiPYC4">pic.twitter.com/6pnlBiPYC4</a></p>
<p>— FIFA World Cup (@FIFAWorldCup) <a href="https://twitter.com/FIFAWorldCup/status/1275153583823114242?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">June 22, 2020</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Meksiko 86 juga menghadirkan salah satu pertandingan epik sepanjang masa, perempat final antara Brasil dan Prancis yang akhirnya berakhir dengan pasukan Platini maju melalui adu penalti.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">Attendance record broken in 🇶🇦 Almost 64,000 Qataris doing the Mexican wave 😁. It went on and on for ages until someone had to stop haha. Great to be there and great to be part of it. 5-0 into the semi finals. The world <a href="https://twitter.com/FIFAWorldCup?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">@FIFAWorldCup</a> here is going to be nuts 🥳. <a href="https://twitter.com/hashtag/Qatar?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#Qatar</a> <a href="https://twitter.com/hashtag/Doha?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#Doha</a> <a href="https://t.co/xc3STgnH4F">pic.twitter.com/xc3STgnH4F</a></p>
<p>— Lianne Sanderson (@liannesanderson) <a href="https://twitter.com/liannesanderson/status/1469467953569714176?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">December 11, 2021</a></p></blockquote>
<p><script src="https://platform.twitter.com/widgets.js" async="" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Di Turnamen 1986 ini pula lah ditemukannya gelombang Meksiko, gerakan penonton membentuk ombak, yang hingga saat ini masih digunakan para pendukung sepak bola.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Karena serangkaian momen tersebut lah maka Piala Dunia 1986 layak dikategorikan sebagai Piala Dunia terbaik.</span></p>
<h3><span style="font-size: 14pt;">Piala Dunia 1990 (Italia)</span></h3>
<p><span style="font-size: 12pt;">Bintang di Italia 1990 adalah Timnas Kamerun yang gigih, pimpinan Roger Milla yang sudah berusia 40 tahun saat itu. Mereka bertarung sengit hingga harus menghadapi Ingggris di babak perdelapan final. </span><span style="font-size: 12pt;">Pun tersingkir, mereka telah membawa sepak bola Afrika dengan baik dan benar ke panggung dunia.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Toto Schillachi pemain tuan rumah keluar sebagai pemenang sepatu emas pada turnamen ini.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">🇮🇹 Toto Schillaci began the 1990 <a href="https://twitter.com/hashtag/WorldCup?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#WorldCup</a> with one cap and on the <a href="https://twitter.com/Azzurri?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">@azzurri</a> bench. He finished it with the Golden Boot and beat Lothar Matthaus and Diego Maradona to the Golden Ball. What a story 📘</p>
<p>🎂 Happy birthday to its author ✍️<a href="https://twitter.com/hashtag/HBD?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#HBD</a> | <a href="https://twitter.com/Azzurri_En?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">@Azzurri_En</a><a href="https://t.co/FDgBAasbWE">pic.twitter.com/FDgBAasbWE</a></p>
<p>— FIFA World Cup (@FIFAWorldCup) <a href="https://twitter.com/FIFAWorldCup/status/1465960106332405760?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">December 1, 2021</a></p></blockquote>
<p><script src="https://platform.twitter.com/widgets.js" async="" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Italia 1990 memiliki salah satu maskot Piala Dunia terbaik, lagu tema terbaik, yaitu Nessun Dorma, dan grafik di layar terbaik. Piala Dunia ini juga merupakan yang terakhir sebelum munculnya Liga Premier dan Liga Champions.</span></p>
<h3><span style="font-size: 14pt;">Piala Dunia 1970 (Meksiko)</span></h3>
<p><span style="font-size: 12pt;">Meksiko 1970 dimenangkan oleh salah satu tim terbaik yang pernah bermain sepanjang sejarah sepak bola, yaitu tim Brasil, yang saat itu penuh dengan legenda, seperti Carlos Alberto, Pele, Gerson, Jairzinho, Rivelino dan Tostoo. Mereka memenangkan setiap pertandingan kualifikasi dan seluruh enam pertandingan di babak final. Kemenangan Brasil di Meksiko 1970 sangat indah dan lengkap. Mereka menghancurkan Italia 4-1 di partai final.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Di turnamen ini pulalah penyelamatan legendaris Gordon Banks terjadi dalam pertandingan Inggris melawan Brasil.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">Is it Gordon Banks?</p>
<p>Who could forget this from <a href="https://twitter.com/hashtag/WorldCup?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#WorldCup</a> 1970? 😱<a href="https://twitter.com/hashtag/InternationalGoalkeeperDay?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#InternationalGoalkeeperDay</a> <a href="https://t.co/mDkp1wlaa2">pic.twitter.com/mDkp1wlaa2</a></p>
<p>— FIFA World Cup (@FIFAWorldCup) <a href="https://twitter.com/FIFAWorldCup/status/1250055890398478338?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">April 14, 2020</a></p></blockquote>
<p><script src="https://platform.twitter.com/widgets.js" async="" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Meksiko 1970 tercatat sebagai Piala Dunia dengan rasio gol per pertandingan tertinggi. Selain itu, turnamen kali itu adalah yang pertama kali disiarkan di televisi berwarna dan Meksiko terbukti menjadi tuan rumah yang flamboyan dan ramah.</span></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com/piala-dunia-terbaik/">5 Piala Dunia Terbaik</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com">SpeakBola</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Piala Dunia: Pestanya Sepak Bola Sejagat Raya</title>
		<link>https://speakbola.com/piala-dunia-pesta-sepak-bola/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[SpeakBola Writer]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 21 Sep 2022 09:45:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Offside]]></category>
		<category><![CDATA[jadwal piala dunia 2022]]></category>
		<category><![CDATA[Juara Piala Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[kontestan piala dunia]]></category>
		<category><![CDATA[piala dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Sejarah Piala Dunia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://speakbola.com/?p=1772</guid>

					<description><![CDATA[<p>(speakbola.com) &#8211; Piala Dunia adalah turnamen sepak bola paling bergengsi, pestanya sepak bola sejagat raya. Para pemain terbaik dari seluruh dunia berkumpul menjadi satu dalam sebuah kompetisi untuk bersaing demi kebanggaan negara mereka masing-masing. Sejak pertama kali digelar pada 1930, turnamen ini telah diselenggarakan sebanyak 21 kali dengan Brasil keluar sebagai pemenang terbanyak Piala Dunia, [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com/piala-dunia-pesta-sepak-bola/">Piala Dunia: Pestanya Sepak Bola Sejagat Raya</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com">SpeakBola</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>(speakbola.com)</strong> &#8211; <span style="font-size: 12pt;">Piala Dunia adalah turnamen sepak bola paling bergengsi, pestanya sepak bola sejagat raya. Para pemain terbaik dari seluruh dunia berkumpul menjadi satu dalam sebuah kompetisi untuk bersaing demi kebanggaan negara mereka masing-masing.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Sejak pertama kali digelar pada 1930, turnamen ini telah diselenggarakan sebanyak 21 kali dengan Brasil keluar sebagai pemenang terbanyak Piala Dunia, 5 kali.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Dan dalam waktu dekat, gelaran akbar ini akan segera dimulai di Qatar. Piala Dunia 2022 Qatar akan berlangsung pada bulan November-Desember mendatang. Tapi, sebelum menikmati pesta sepak bola itu nanti, mari kita mundur kembali ke belakang untuk lebih mengenal Piala Dunia.</span></p>
<h2><span style="font-size: 14pt;">Sejarah Piala Dunia</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Piala Dunia adalah turnamen sepak bola internasional yang diikuti oleh tim nasional pria senior dari berbagai negara. Turnamen sepak bola ini adalah salah satu kompetisi olahraga internasional paling populer. Pada tahun 2014, tercatat lebih dari 3 miliar orang menonton Piala Dunia.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Fans melakukan perjalanan dari seluruh dunia untuk mengikuti tim favorit mereka dikala bersaing dengan pemain-pemain paling berbakat dalam sepak bola.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Piala Dunia terdiri dari tim perwakilan enam benua yang berbeda, Afrika; Asia; Eropa; Amerika Utara, Tengah dan Karibia; Oseania; dan Amerika Selatan.</span></p>
<h2><span style="font-size: 14pt;">Kenapa Piala Dunia Bisa Ada?</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Alasan diselenggarakannya Piala Dunia adalah karena keinginan Jules Rimet, Presiden FIFA saat itu, yang ingin membuat kompetisi internasional antara tim sepak bola pria, sebab saat itu sepak bola bukanlah bagian dari pertandingan Olimpiade Musim Panas. </span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">The man who lent his name to the very first <a href="https://twitter.com/FIFAWorldCup?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">@FIFAWorldCup</a> trophy became president of FIFA <a href="https://twitter.com/hashtag/OnThisDay?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#OnThisDay</a> in 1921 🏆⚽️</p>
<p>Jules Rimet was the third person to assume the role, and held the position for a record 33 years, bringing us the very first World Cup tournament in 1930 🤩 <a href="https://t.co/1seJoTQsXf">pic.twitter.com/1seJoTQsXf</a></p>
<p>— FIFA Museum (@FIFAMuseum) <a href="https://twitter.com/FIFAMuseum/status/1234124230960173056?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">March 1, 2020</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Setelah FIFA didirikan pada tahun 1904, badan sepak bola sedunia ini berupaya untuk menyelenggarakan sebuah turnamen sepak bola internasional antarnegara yang berada di luar program Olimpiade. Maka hadirlah sebuah turnamen sepak bola yang digelar di Swiss pada tahun 1906. Kompetisi ini masih sangat awal bagi perkembangan sepak bola internasional, dan sejarah resmi FIFA menjelaskan bahwa kompetisi tersebut merupakan sebuah kegagalan.</span></p>
<h2><span style="font-size: 14pt;">Piala Dunia Pertama</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">92 tahun yang lalu, tepatnya pada 14 Juli 1930, pertandingan pertama Piala Dunia dilakukan di Montevideo, Uruguay. Perhelatan yang pertama tepatnya dilaksanakan pada 14-30 Juli 1930.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Mengutip dari <a href="https://www.fifa.com/tournaments/mens/worldcup/1930uruguay" target="_blank" rel="noopener">FIFA</a>, ajang sepak bola 4 tahunan ini pada edisi pertama diikuti oleh 13 negara. Jumlah peserta yang sedikit itu terjadi karena beberapa negara Eropa menolak mengikuti turnamen di Uruguay itu. Alasannya adalah adanya status pekerjaan dari pemain amatir yang bertanding.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Meskipun begitu, Piala Dunia pertama berhasil digelar dengan Uruguay keluar sebagai pemenang Piala Dunia pertama setelah mengalahkan Argentina dengan skor 4-2.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">🏆An 89th-minute goal to win the first World Cup in 1930.</p>
<p>🇺🇾 The man who scored it, <a href="https://twitter.com/Uruguay?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">@Uruguay</a>&#8216;s Hector Castro, had lost half an arm in an accident 13 years earlier but still went on to become an <a href="https://twitter.com/Olympics?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">@Olympics</a> gold medalist and World Cup hero.</p>
<p>📸 <a href="https://twitter.com/hashtag/WorldCup?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#WorldCup</a> Moment | <a href="https://twitter.com/hashtag/MondayMotivation?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#MondayMotivation</a> <a href="https://t.co/NAXmp1lFG2">pic.twitter.com/NAXmp1lFG2</a></p>
<p>— FIFA World Cup (@FIFAWorldCup) <a href="https://twitter.com/FIFAWorldCup/status/1379064277873483780?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">April 5, 2021</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Sejak edisi pertamanya pada 1930, Piala Dunia telah dimainkan setiap 4 tahun sekali, kecuali pada tahun 1942 dan 1946 ketika ajang ini tidak diadakan karena Perang Dunia II.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Jarak empat tahun antar turnamen memungkinkan waktu untuk pertandingan kualifikasi dimainkan. 211 negara anggota mengikuti proses kualifikasi pada 2018. Rusia secara otomatis lolos sebagai negara tuan rumah. 210 negara sisanya bersaing untuk memperebutkan 31 tempat dalam 872 pertandingan. Bayangkan jika waktu jeda hanya 1 atau 2 tahun, betapa sibuknya para pemain sepak bola. Belum lagi mereka harus berbagi waktu dengan kompetisi liga masing-masing. </span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Di samping itu, alasan kenapa Piala Dunia diselenggarakan setiap 4 tahun sekali karena jeda 4 tahun memungkinkan para <a href="https://speakbola.com/persiapan-qatar-menyambut-piala-dunia/">tuan rumah</a> untuk berbenah mempersiapkan segala fasilitas yang dibutuhkan saat ajang berlangsung.</span></p>
<h2><span style="font-size: 14pt;">Piala Dunia Terakhir: Piala Dunia 2018 Rusia</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Rusia 2018 diselenggarakan pada 14 Juni &#8211; 15 Juli 2018 dengan Prancis dinobatkan sebagai juara. Prancis mengalahkan Kroasia 4-2 di partai Final 2018 untuk mengklaim gelar kedua mereka. Terakhir kali Prancis memenangkan pesta sepak bola empat tahunan ini adalah pada tahun 1998, ketika mereka juga menjadi tuan rumah turnamen tersebut.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">🇫🇷 France 4-2 Croatia 🇭🇷<br />
📅 15 July 2018<br />
🏆 <a href="https://twitter.com/hashtag/WorldCup?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#WorldCup</a> Final</p>
<p>🇷🇺 As the Russia 2018 finalists prepare to do battle in the <a href="https://twitter.com/hashtag/NationsLeague?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#NationsLeague</a>, we reflect on their memorable Moscow meeting 🔙</p>
<p>ℹ️👉 <a href="https://t.co/4SInVXhjqs">https://t.co/4SInVXhjqs</a> <a href="https://t.co/70TG06gyp1">pic.twitter.com/70TG06gyp1</a></p>
<p>— FIFA World Cup (@FIFAWorldCup) <a href="https://twitter.com/FIFAWorldCup/status/1303272626161438721?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">September 8, 2020</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Kylian Mbappe yang saat itu baru berusia sembilan belas tahun tercatat sebagai remaja kedua dalam sejarah yang mencetak gol di Final, mengikuti jejak Pele yang melakukannya saat berusia 17 tahun pada 1958. Gol dan penampilan dari gelandang Paul Pogba dan penyerang Antoine Griezmann juga terbukti vital dalam membantu Les Bleus menjadi juara pemenang Piala Dunia terakhir ini.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">On this day in 2018, Kylian Mbappe became the second youngest goal scorer in a World Cup Final after Pele as France beat Croatia 4-2 to be crowned world champions 👑⚽️</p>
<p>📹: <a href="https://twitter.com/FIFAWorldCup?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">@FIFAWorldCup</a> <a href="https://t.co/g4dfl7mt82">https://t.co/g4dfl7mt82</a><a href="https://t.co/WzdeEkK72h">pic.twitter.com/WzdeEkK72h</a></p>
<p>— Express Sports (@IExpressSports) <a href="https://twitter.com/IExpressSports/status/1547916135655669760?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">July 15, 2022</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<h2><span style="font-size: 14pt;" data-sheets-value="{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:&quot;Pemegang Piala Dunia Terbanyak&quot;}" data-sheets-userformat="{&quot;2&quot;:513,&quot;3&quot;:{&quot;1&quot;:0},&quot;12&quot;:0}">Pemegang Piala Dunia Terbanyak</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Sepanjang sejarah Piala Dunia, Brasil merupakan negara paling sukses dalam turnamen 4 tahunan ini. Timnas Brasil merupakan pemegang Piala Dunia terbanyak, dengan torehan lima kali gelar juara, 1958, 1962, 1970, 1994, dan 2002. Menguntit di belakang mereka Italia dan Jerman yang masing-masing mengoleksi 4 gelar juara.</span></p>
<h3><span style="font-size: 12pt;">Daftar Juara Piala Dunia:</span></h3>
<ol>
<li><strong>Brasil 5 kali juara</strong> (1958, 1962, 1970, 1994, 2002)</li>
<li><strong>Jerman 4 kali juara</strong> (1954, 1974, 1990, 2014)</li>
<li><strong>Italia 4 kali juara</strong> (1934, 1938, 1982, 2006)</li>
<li><strong>Uruguay 2 kali juara</strong> (1930, 1950)</li>
<li><strong>Argentina 2 kali juara</strong> (1978, 1986)</li>
<li><strong>Prancis 2 kali juara</strong> (1998, 2018)</li>
</ol>
<p><span style="font-size: 12pt;">Selain tentu saja <a href="https://speakbola.com/sejarah-trofi-piala-dunia/">trofi</a>, tim pemenang akan mendapatkan hadiah berupa uang yang nilainya fantastis. Untuk Piala Dunia 2022 Qatar, anggaran hadiahnya senilai 700 juta dolar AS atau setara Rp10,4 triliun. Hadiah uang ini akan dibagikan kepada semua tim peserta.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Awalnya, setiap tim menerima 2 juta dolar AS untuk mempersiapkan diri jelang turnamen. Kemudian mereka akan dibayar 10 juta dolar AS untuk ambil bagian di babak penyisihan grup. Setelah itu, semakin jauh tim maju dalam turnamen, semakin banyak uang yang akan mereka peroleh.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Pemenang Piala Dunia 2022 akan menerima hadiah uang sebesar 50 juta dolar AS atau setara Rp746 miliar. Jadi, secara keseluruhan hadiah juara 1 Piala Dunia 2022 adalah 62 juta dolar AS (Rp925 miliar).</span></p>
<h2><span style="font-size: 14pt;" data-sheets-value="{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:&quot;Piala Dunia Terbaik&quot;}" data-sheets-userformat="{&quot;2&quot;:513,&quot;3&quot;:{&quot;1&quot;:0},&quot;12&quot;:0}">Piala Dunia Terbaik</span></h2>
<h3><span style="font-size: 14pt;">Korea Selatan &#8211; Jepang 2002</span></h3>
<p><span style="font-size: 12pt;">Korea Selatan &#8211; Jepang 2002 disebut sebagai salah satu <a href="https://speakbola.com/piala-dunia-terbaik/">Piala Dunia terbaik</a> karena jalannya turnamen yang sangat tidak terduga. Dimulai dengan pertandingan pertama, ketika juara bertahan Prancis kalah 1-0 dari Senegal. Prancis pun tersingkir setelah finis di posisi terbawah grup dan tidak mencetak satu gol pun.</span></p>
<p><img decoding="async" class=" wp-image-1223 aligncenter" src="https://speakbola.com/wp-content/uploads/mpBRsO0-1-300x225.jpeg" alt="maskot piala dunia korea jepang, the spheriks" width="373" height="280" srcset="https://speakbola.com/wp-content/uploads/mpBRsO0-1-300x225.jpeg 300w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/mpBRsO0-1-400x300.jpeg 400w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/mpBRsO0-1.jpeg 471w" sizes="(max-width: 373px) 100vw, 373px" /></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Gebrakan Korea Selatan sebagai tuan rumah yang amat tak disangka. Mereka mengalahkan Italia di babak 16 besar dan Spanyol di fase selanjutnya untuk mengamankan tempat di semifinal.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Sementara Amerika Serikat memulangkan Portugal di babak 16 besar, sebelum akhirnya disingkirkan oleh finalis Jerman. Kejutan tidak berakhir di situ, Turki mengambil keuntungan dari hasil imbang yang tidak terduga untuk mencapai semifinal pertama kalinya.</span></p>
<h3><span style="font-size: 14pt;">Inggris 1966</span></h3>
<p><span style="font-size: 12pt;">Di ajang ini pertama kalinya sebuah maskot digunakan sebagai magnet pesta sepak bola. Inggris sebagai tuan rumah mereka sebuah tokoh fiktif yang diberi nama <a href="https://speakbola.com/sejarah-maskot-piala-dunia/">World Cup Willie</a>, yang perwujudannya diambil dari simbol tradisional kerajaan Inggris yang dipakaikan jersey bermotif bendera Inggris.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Di turnamen ini pula serangkaian penampilan luar biasa dari striker legendaris Portugal, Eusebio. Ia menginspirasi sebuah epic comeback dari ketertinggalan 3-0 melawan Korea Utara menjadi kemenangan 5-3 bagi Portugal.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en"><a href="https://twitter.com/hashtag/OnThisDay?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#OnThisDay</a> in 1966: Eusebio💪</p>
<p>🇵🇹 0-3 🇰🇵</p>
<p>Facing a <a href="https://twitter.com/hashtag/WorldCup?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#WorldCup</a> exit 25 mins into Portugal&#8217;s QF with Korea DPR, the legendary forward and eventual Golden Boot winner took matters into his own hands.</p>
<p>⚽️✖️4⃣<br />
Scoring four without reply, he turned the game on its head.</p>
<p>🇵🇹 5-3 🇰🇵 👏👏 <a href="https://t.co/7qDgEA5egc">pic.twitter.com/7qDgEA5egc</a></p>
<p>— FIFA World Cup (@FIFAWorldCup) <a href="https://twitter.com/FIFAWorldCup/status/1153613835896537088?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">July 23, 2019</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Dan satu hal lagi. Ada kepanikan menjelang turnamen karena <a href="https://speakbola.com/sejarah-trofi-piala-dunia/">trofi Jules Rimet</a> dicuri dari sebuah pameran. Untungnya seekor anjing bernama Pickles menemukannya terbungkus kertas di bawah semak-semak di London.</span></p>
<h3><span style="font-size: 14pt;">Meksiko 1986</span></h3>
<p><span style="font-size: 12pt;">Di Meksiko 1986 lah lahir gol &#8220;Tangan Tuhan&#8221; Maradona dan gol solo run Maradona yang kemudian mendapat sebutan &#8220;gol abad ini&#8221;.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Meksiko &#8217;86 juga menghadirkan salah satu pertandingan epik sepanjang masa, perempat final antara Brasil dan Prancis yang akhirnya berakhir dengan pasukan Platini maju melalui adu penalti.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">Attendance record broken in 🇶🇦 Almost 64,000 Qataris doing the Mexican wave 😁. It went on and on for ages until someone had to stop haha. Great to be there and great to be part of it. 5-0 into the semi finals. The world <a href="https://twitter.com/FIFAWorldCup?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">@FIFAWorldCup</a> here is going to be nuts 🥳. <a href="https://twitter.com/hashtag/Qatar?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#Qatar</a> <a href="https://twitter.com/hashtag/Doha?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#Doha</a> <a href="https://t.co/xc3STgnH4F">pic.twitter.com/xc3STgnH4F</a></p>
<p>— Lianne Sanderson (@liannesanderson) <a href="https://twitter.com/liannesanderson/status/1469467953569714176?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">December 11, 2021</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Di Turnamen 1986 ini pula lah ditemukannya gelombang Meksiko, gerakan penonton yang membentuk ombak, yang hingga saat ini masih digunakan para pendukung sepak bola.</span></p>
<h3><span style="font-size: 14pt;">Italia 1990</span></h3>
<p><span style="font-size: 12pt;">Bintang di Italia 1990 adalah Timnas Kamerun yang gigih, pimpinan Roger Milla yang sudah berusia 40 tahun saat itu. Mereka bertarung sengit hingga harus menghadapi Ingggris di babak perdelapan final. Pun tersingkir, mereka telah membawa sepak bola Afrika dengan baik dan benar ke panggung dunia.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Toto Schillachi pemain tuan rumah keluar sebagai pemenang sepatu emas pada turnamen ini.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">🇮🇹 Toto Schillaci began the 1990 <a href="https://twitter.com/hashtag/WorldCup?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#WorldCup</a> with one cap and on the <a href="https://twitter.com/Azzurri?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">@azzurri</a> bench. He finished it with the Golden Boot and beat Lothar Matthaus and Diego Maradona to the Golden Ball. What a story 📘</p>
<p>🎂 Happy birthday to its author ✍️<a href="https://twitter.com/hashtag/HBD?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#HBD</a> | <a href="https://twitter.com/Azzurri_En?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">@Azzurri_En</a><a href="https://t.co/FDgBAasbWE">pic.twitter.com/FDgBAasbWE</a></p>
<p>— FIFA World Cup (@FIFAWorldCup) <a href="https://twitter.com/FIFAWorldCup/status/1465960106332405760?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">December 1, 2021</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Italia 1990 memiliki salah satu maskot Piala Dunia terbaik, lagu tema terbaik, Nessun Dorma, dan grafik di layar terbaik. Piala Dunia ini juga merupakan yang terakhir sebelum munculnya Liga Premier dan Liga Champions.</span></p>
<h3><span style="font-size: 14pt;">Meksiko 1970</span></h3>
<p><span style="font-size: 12pt;">Meksiko 1970 dimenangkan oleh salah satu tim terbaik yang pernah bermain sepanjang sejarah sepak bola, yaitu tim Brasil, yang saat itu penuh dengan legenda, seperti Carlos Alberto, Pele, Gerson, Jairzinho, Rivelino dan Tostoo. Mereka memenangkan setiap pertandingan kualifikasi dan seluruh enam pertandingan di babak final. Kemenangan Brasil di Meksiko 1970 sangat indah dan lengkap. Mereka menghancurkan Italia 4-1 di partai final.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Di turnamen ini pulalah penyelamatan legendaris Gordon Banks terjadi dalam pertandingan Inggris melawan Brasil.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">Is it Gordon Banks?</p>
<p>Who could forget this from <a href="https://twitter.com/hashtag/WorldCup?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#WorldCup</a> 1970? 😱<a href="https://twitter.com/hashtag/InternationalGoalkeeperDay?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#InternationalGoalkeeperDay</a> <a href="https://t.co/mDkp1wlaa2">pic.twitter.com/mDkp1wlaa2</a></p>
<p>— FIFA World Cup (@FIFAWorldCup) <a href="https://twitter.com/FIFAWorldCup/status/1250055890398478338?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">April 14, 2020</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Meksiko 1970 tercatat sebagai Piala Dunia dengan rasio gol per pertandingan tertinggi. Selain itu, turnamen kali itu adalah yang pertama kali disiarkan di televisi berwarna dan Meksiko terbukti menjadi tuan rumah yang flamboyan dan ramah.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Itu dia Speakers, perjalanan kita ke belakang untuk lebih mengenal Piala Dunia. Sekarang saatnya kita maju ke depan untuk menikmati Piala Dunia 2022 di Qatar.</span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com/piala-dunia-pesta-sepak-bola/">Piala Dunia: Pestanya Sepak Bola Sejagat Raya</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com">SpeakBola</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
