<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Inter Milan &#8211; SpeakBola</title>
	<atom:link href="https://speakbola.com/tag/inter-milan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://speakbola.com</link>
	<description>Bicara Bola ya Speakbola aja!</description>
	<lastBuildDate>Sun, 17 Sep 2023 04:43:08 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://speakbola.com/wp-content/uploads/logo-only-32x32.png</url>
	<title>Inter Milan &#8211; SpeakBola</title>
	<link>https://speakbola.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Hasil Lengkap Liga Italia Tadi Malam, Inter Milan Hancurkan AC Milan 5-1 dalam Derby della Madonnina</title>
		<link>https://speakbola.com/hasil-lengkap-liga-italia-tadi-malam/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Mlg Bola]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 17 Sep 2023 04:43:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bola Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[AC MIlan]]></category>
		<category><![CDATA[featured]]></category>
		<category><![CDATA[hasil pertandingan]]></category>
		<category><![CDATA[Inter Milan]]></category>
		<category><![CDATA[Liga Italia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://speakbola.com/?p=4251</guid>

					<description><![CDATA[<p>Hasil Lengkap Liga Italia Tadi Malam, Inter Milan Hancurkan AC Milan 5-1 dalam Derby della Madonnina &#8211; Inter Milan berhasil meraih kemenangan besar atas AC Milan. Tim asuhan Antonio Conte menang telak 5-1 di Stadion Giuseppe Meazza, Minggu (17/9/2023) dini hari WIB. Il Grande Partita Serie A ini jadi salah satu dari beberapa pertandingan yang [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com/hasil-lengkap-liga-italia-tadi-malam/">Hasil Lengkap Liga Italia Tadi Malam, Inter Milan Hancurkan AC Milan 5-1 dalam Derby della Madonnina</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com">SpeakBola</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="content" tabindex="0">
<div class="ac-container ac-adaptiveCard">
<div class="ac-textBlock">
<p>Hasil Lengkap Liga Italia Tadi Malam, Inter Milan Hancurkan AC Milan 5-1 dalam Derby della Madonnina &#8211; Inter Milan berhasil meraih kemenangan besar atas AC Milan. Tim asuhan Antonio Conte menang telak 5-1 di Stadion Giuseppe Meazza, Minggu (17/9/2023) dini hari WIB. Il Grande Partita <a href="https://en.wikipedia.org/wiki/Serie_A" target="_blank" rel="noopener">Serie A</a> ini jadi salah satu dari beberapa pertandingan yang hadir di pekan ke-4 Liga Italia tadi malam.</p>
<p>Inter Milan tampil dominan sejak menit pertama dan menciptakan banyak peluang. Namun, mereka baru bisa membuka keunggulan pada menit ke-5 lewat gol yang dicetak oleh Henrikh Mkhitaryan. Pemain asal Armenia itu memanfaatkan umpan silang dari Marcus Thuram dan menaklukkan kiper AC Milan dengan sundulan.</p>
<p>Tujuh menit berselang, giliran Thuram yang mencatatkan namanya di papan skor. Striker asal Prancis itu menerima umpan terobosan dari Hakan Calhanoglu dan melepaskan tembakan keras yang menghujam sudut bawah gawang AC Milan.</p>
<p>Skor 2-0 untuk Inter Milan bertahan hingga turun minum. Di babak kedua, Inter Milan tidak mengendurkan serangan dan menambah tiga gol lagi. Mkhitaryan mencetak gol keduanya pada menit ke-69 setelah memaksimalkan umpan matang dari Lautaro Martinez.</p>
<p>Empat menit kemudian, Calhanoglu turut berkontribusi dengan mencetak gol keempat untuk Inter Milan. Pemain asal Turki itu melepaskan tendangan jarak jauh yang tak bisa dijangkau oleh kiper AC Milan.</p>
<p>Inter Milan belum puas dan terus mencari gol kelima. Upaya mereka akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-79 lewat gol yang dicetak oleh Davide Frattesi. Gelandang muda asal Italia itu menyambut umpan tarik dari Thuram dengan sepakan keras yang menggetarkan jala AC Milan.</p>
<p>Kemenangan 5-1 ini membuat Inter Milan naik ke puncak klasemen sementara Liga Italia dengan raihan 12 poin dari empat pertandingan. Mereka unggul dua poin dari Juventus.</p>
<p>Sementara itu, AC Milan tertahan di posisi ketiga dengan koleksi sembilan poin dari empat laga. Mereka tertinggal tiga poin dari Inter Milan di puncak klasemen.</p>
<h2>Hasil Lengkap Pertandingan Liga Italia Tadi Malam Lainnya</h2>
<p>Selain laga Inter Milan vs AC Milan, ada tiga pertandingan lain yang digelar pada Sabtu (16/9/2023) malam hingga Minggu (17/9/2023) dini hari WIB. Berikut adalah hasil lengkapnya:</p>
<ul>
<li>Juventus vs Lazio (3-1)</li>
<li>Genoa vs Napoli (2-2)</li>
</ul>
<p>Dari hasil-hasil tersebut, ada beberapa perubahan di klasemen sementara Liga Italia. Juventus berhasil naik ke posisi kedua dengan 10 poin setelah mengalahkan Lazio yang turun ke posisi keempat belas dengan tiga poin.</p>
<p>Napoli juga merangsek ke posisi keempat dengan tujuh poin setelah menundukkan Genoa yang berada di posisi dua belas dengan empat poin. Cagliari dan Udinese berbagi poin setelah bermain imbang 1-1 dan tetap berada di zona degradasi dengan masing-masing dua poin.</p>
<h2>Top Skor Liga Italia</h2>
<p>Dengan mencetak dua gol dalam laga melawan AC Milan, Henrikh Mkhitaryan menjadi pemain pertama yang mencapai angka lima gol dalam Liga Italia musim ini. Striker Inter Milan itu berada di urutan pertama daftar top skor sementara dengan lima gol.</p>
<p>Di bawah Mkhitaryan, ada empat pemain yang mengoleksi empat gol. Mereka adalah Olivier Giroud (AC Milan), Victor Osimhen (Napoli), Nicolas Gonzalez (Fiorentina), dan Abdou Harroui (Lazio).</p>
<p>Berikut adalah daftar lengkap top skor sementara Liga Italia:</p>
<ul>
<li>Henrikh Mkhitaryan (Inter Milan): 5 gol</li>
<li>Olivier Giroud (AC Milan): 4 gol</li>
<li>Victor Osimhen (Napoli): 4 gol</li>
<li>Nicolas Gonzalez (Fiorentina): 4 gol</li>
<li>Abdou Harroui (Lazio): 4 gol</li>
</ul>
<p><strong>Baca juga:</strong></p>
<p><a href="https://speakbola.com/hasil-pertandingan-liga-spanyol-tadi-malam/">Hasil Pertandingan Liga Spanyol Tadi Malam, Barcelona Puncaki Klasemen Usai Hajar Real Betis 5-0</a></p>
<p><a href="https://speakbola.com/hasil-lengkap-liga-inggris-tadi-malam/">Hasil Lengkap Liga Inggris Tadi Malam Sabtu 16 September 2023</a></p>
</div>
</div>
</div>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com/hasil-lengkap-liga-italia-tadi-malam/">Hasil Lengkap Liga Italia Tadi Malam, Inter Milan Hancurkan AC Milan 5-1 dalam Derby della Madonnina</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com">SpeakBola</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Profil Klub Inter Milan Beserta Squad Terbaru Musim 2023/2024</title>
		<link>https://speakbola.com/profil-klub-inter-milan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Mlg Bola]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 29 Aug 2023 16:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bola Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[featured]]></category>
		<category><![CDATA[Inter Milan]]></category>
		<category><![CDATA[profil]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://speakbola.com/?p=4151</guid>

					<description><![CDATA[<p>Profil Klub Inter Milan beserta Squad Terbaru Musim 2023/2024 &#8211; Inter Milan adalah salah satu klub sepakbola paling sukses di Italia dan Eropa. Klub ini memiliki sejarah panjang, prestasi gemilang, dan fans setia yang disebut Interisti. Dalam artikel ini, kita akan mengenal lebih dekat profil klub Inter Milan, mulai dari kapan berdiri, siapa presidennya, apa [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com/profil-klub-inter-milan/">Profil Klub Inter Milan Beserta Squad Terbaru Musim 2023/2024</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com">SpeakBola</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="content" tabindex="0">
<div class="ac-container ac-adaptiveCard">
<div class="ac-textBlock">
<p>Profil Klub Inter Milan beserta Squad Terbaru Musim 2023/2024 &#8211; Inter Milan adalah salah satu klub sepakbola paling sukses di Italia dan Eropa. Klub ini memiliki sejarah panjang, prestasi gemilang, dan fans setia yang disebut Interisti.</p>
<p>Dalam artikel ini, kita akan mengenal lebih dekat profil klub Inter Milan, mulai dari kapan berdiri, siapa presidennya, apa saja raihan trofinya, siapa saja pemainnya, hingga apa julukan dan nama fansnya. Penasaran kan Anda Pembaca SpeakBola? Berikut ulasan selengkapnya.</p>
<h2>Kapan Inter Milan Berdiri?</h2>
<p>Inter Milan berdiri pada tanggal 9 Maret 1908 sebagai Football Club Internazionale, setelah terjadi perpecahan dengan Milan Cricket and Football Club (sekarang AC Milan).</p>
<p>Nama klub ini berasal dari keinginan para pendirinya untuk menerima pemain asing tanpa batas, selain pemain Italia. Presiden pertama klub ini adalah Giovanni Paramithiotti, yang juga salah satu pendirinya.</p>
<h2>Siapa Presiden Inter Milan Saat Ini?</h2>
<p>Menteri BUMN dan Ketua PSSI Erick Thohir pernah menjadi presiden klub ini. Sedangkan Presiden Inter Milan saat ini adalah Steven Zhang, seorang pengusaha asal China yang menjadi presiden termuda dalam sejarah klub.</p>
<p>Ia mengambil alih jabatan tersebut pada Oktober 2018, setelah perusahaan ayahnya, Suning Holdings Group, membeli mayoritas saham klub pada 2016. Steven Zhang bertanggung jawab untuk mengembangkan bisnis dan ambisi internasional klub.</p>
<h2>Prestasi dan Raihan Trofi Inter Milan</h2>
<p><a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Inter_Milan" target="_blank" rel="noopener">Inter Milan</a> telah memenangkan 35 trofi domestik, termasuk 19 gelar liga (Serie A), 9 gelar Piala Italia, dan 7 gelar Piala Super Italia. Dari tahun 2006 hingga 2010, klub ini memenangkan lima gelar liga berturut-turut, menyamai rekor sepanjang masa saat itu.</p>
<p>Di tingkat Eropa, Inter Milan telah memenangkan Piala Champions/Eropa sebanyak tiga kali. Dua gelar pertama diraih secara beruntun pada 1964 dan 1965. Sedangkan gelar ketiga berhasil tercapai di musim 2010.</p>
<p>Kemenangan terakhir mereka di Liga Champions menjadikan Inter Milan klub sepakbola pertama peraih treble winner di Italia. Kala itu, di musim yang sama Inter juga memenangkan Piala Italia dan Scudetto pada tahun yang sama.</p>
<p>Klub ini juga telah memenangkan Piala UEFA/Eropa sebanyak tiga kali, Piala Interkontinental sebanyak dua kali, dan Piala Dunia Antarklub FIFA sekali.</p>
<h2>Squad Terbaru Inter Milan Musim 2023/2024</h2>
<p>Untuk musim 2023/2024, Inter Milan yang kini dilatih oleh Simone Inzaghi ini memiliki squad yang berisi pemain-pemain berkualitas dari berbagai negara. Berikut adalah daftar nama pemain Inter Milan terbaru beserta nomor punggung, asal negara, dan posisinya:</p>
<table>
<thead>
<tr>
<th>No</th>
<th>Nama</th>
<th>Negara</th>
<th>Posisi</th>
</tr>
</thead>
<tbody>
<tr>
<td>77</td>
<td>Emil Audero</td>
<td>Italia</td>
<td>Kiper</td>
</tr>
<tr>
<td>1</td>
<td>Yann Sommer</td>
<td>Swiss</td>
<td>Kiper</td>
</tr>
<tr>
<td>12</td>
<td>Raffaele Di Gennaro</td>
<td>Italia</td>
<td>Kiper</td>
</tr>
<tr>
<td>95</td>
<td>Alessandro Bastoni</td>
<td>Italia</td>
<td>Bek Tengah</td>
</tr>
<tr>
<td>6</td>
<td>Stefan de Vrij</td>
<td>Belanda</td>
<td>Bek Tengah</td>
</tr>
<tr>
<td>31</td>
<td>Yann Bisseck</td>
<td>Jerman</td>
<td>Bek Tengah</td>
</tr>
<tr>
<td>15</td>
<td>Francesco Acerbi</td>
<td>Italia</td>
<td>Bek Tengah</td>
</tr>
<tr>
<td>32</td>
<td>Federico Dimarco</td>
<td>Italia</td>
<td>Bek Kiri</td>
</tr>
<tr>
<td>36</td>
<td>Matteo Darmian</td>
<td>Italia</td>
<td>Bek Kanan</td>
</tr>
<tr>
<td>21</td>
<td>Kristjan Asllani</td>
<td>Albania</td>
<td>Gelandang Bertahan</td>
</tr>
<tr>
<td>&#8211;</td>
<td>Lucien Agoumé</td>
<td>Prancis</td>
<td>Gelandang Bertahan</td>
</tr>
<tr>
<td>23</td>
<td>Nicolò Barella</td>
<td>Italia</td>
<td>Gelandang Tengah</td>
</tr>
<tr>
<td>20</td>
<td>Hakan Calhanoglu</td>
<td>Turki</td>
<td>Gelandang Tengah</td>
</tr>
<tr>
<td>16</td>
<td>Davide Frattesi</td>
<td>Italia</td>
<td>Gelandang Tengah</td>
</tr>
<tr>
<td>5</td>
<td>Stefano Sensi</td>
<td>Italia</td>
<td>Gelandang Tengah</td>
</tr>
<tr>
<td>22</td>
<td>Henrikh Mkhitaryan</td>
<td>Armenia</td>
<td>Gelandang Tengah</td>
</tr>
<tr>
<td>2</td>
<td>Denzel Dumfries</td>
<td>Belanda</td>
<td>Gelandang Kanan</td>
</tr>
<tr>
<td>7</td>
<td>Juan Cuadrado</td>
<td>Kolombia</td>
<td>Gelandang Kanan</td>
</tr>
<tr>
<td>30</td>
<td>Carlos Augusto</td>
<td>Brasil</td>
<td>Gelandang Kiri</td>
</tr>
<tr>
<td>10</td>
<td>Lautaro Martínez</td>
<td>Argentina</td>
<td>Penyerang</td>
</tr>
<tr>
<td>9</td>
<td>Marcus Thuram</td>
<td>Prancis</td>
<td>Penyerang</td>
</tr>
<tr>
<td>8</td>
<td>Marko Arnautovic</td>
<td>Austria</td>
<td>Penyerang</td>
</tr>
<tr>
<td>70</td>
<td>Alexis Sánchez</td>
<td>Cile</td>
<td>Penyerang</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<h2>Julukan Klub Inter Milan dan Nama Fans Inter Milan</h2>
<p>Inter Milan memiliki beberapa julukan yang populer di kalangan fans dan media. Salah satu yang paling umum adalah I Nerazzurri (The Black and Blues), yang merujuk pada warna seragam klub.</p>
<p>Julukan lainnya adalah La Beneamata (The Well-Cherished One). La Beneamata berasal dari puisi yang ditulis oleh seorang penyair Italia pada tahun 1920-an. Puisi ini tercipta untuk menghormati klub ini.</p>
<p>Inter Milan juga memiliki julukan lainnya yaitu Il Biscione (The Big Grass Snake), yang merupakan simbol kota Milan dan juga terdapat di logo klub.</p>
<p>Sedangkan fans Inter Milan disebut sebagai Interisti atau Nerazzurri. Namun, di masa lalu, fans Inter juga disebut sebagai Bauscia, sebuah istilah Milan yang berarti sombong, karena Inter dianggap sebagai klub kaum borjuis. Sebaliknya, Milan disebut sebagai Casciavit (obeng dalam dialek Milan), karena Milan adalah tim kelas pekerja.</p>
<p>Demikianlah artikel tentang profil klub Inter Milan. Bagaimana pembaca SpeakBola, sudah kah pengetahuan Anda terkait profil klub Inter Milan bertambah? Yuk share di kolom komentar jika ada info lain yang ingin Anda sampaikan!</p>
<p><strong>Baca juga:</strong><br />
<a href="https://speakbola.com/profil-fc-barcelona/"><span style="font-weight: 400;">Ini Profil FC Barcelona, Klub Sepakbola yang Lebih dari Sekedar Klub</span></a><br />
<a href="https://speakbola.com/profil-real-madrid/"><span style="font-weight: 400;">Profil Real Madrid Sang Raja Liga Champions</span></a><br />
<a href="https://speakbola.com/profil-manchester-united/"><span style="font-weight: 400;">Profil Manchester United, The Red Devils yang Penuh Prestasi</span></a></p>
</div>
<div class="ac-horizontal-separator" aria-hidden="true"></div>
</div>
</div>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com/profil-klub-inter-milan/">Profil Klub Inter Milan Beserta Squad Terbaru Musim 2023/2024</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com">SpeakBola</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sejarah Stadion San Siro: Markas Dua Raksasa Sepakbola Kota Milan</title>
		<link>https://speakbola.com/sejarah-stadion-san-siro/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Mlg Bola]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 24 Jul 2023 14:47:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bolastori]]></category>
		<category><![CDATA[AC MIlan]]></category>
		<category><![CDATA[Inter Milan]]></category>
		<category><![CDATA[Stadion]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://speakbola.com/?p=3715</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sejarah Stadion San Siro: Markas Dua Raksasa Sepakbola Kota Milan &#8211; Stadion San Siro adalah salah satu stadion sepakbola paling legendaris di dunia. Stadion ini menjadi saksi bisu dari berbagai pertandingan besar, baik di level klub maupun timnas. San Siro juga menjadi rumah bagi dua klub raksasa kota Milan, yaitu AC Milan dan Inter Milan. [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com/sejarah-stadion-san-siro/">Sejarah Stadion San Siro: Markas Dua Raksasa Sepakbola Kota Milan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com">SpeakBola</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="content" tabindex="0">
<div id="entity-image-top" class="ac-container ac-adaptiveCard">
<div>Sejarah Stadion San Siro: Markas Dua Raksasa Sepakbola Kota Milan &#8211; Stadion San Siro adalah salah satu stadion sepakbola paling legendaris di dunia. Stadion ini menjadi saksi bisu dari berbagai pertandingan besar, baik di level klub maupun timnas.</div>
<div></div>
<div><a href="https://id.wikipedia.org/wiki/San_Siro" target="_blank" rel="noopener">San Siro juga menjadi rumah bagi dua klub raksasa kota Milan</a>, yaitu AC Milan dan Inter Milan. Namun, tahukah Anda bagaimana sejarah stadion ini? Berikut adalah ulasan singkatnya.</div>
<div class="ac-textBlock">
<h2>Kapan San Siro Berdiri?</h2>
<p>Stadion San Siro berdiri pada tahun 1925 atas inisiatif dari Piero Pirelli, mantan presiden AC Milan. San Siro awalnya bernama Nuovo Stadio Calcistico San Siro, yang mengambil nama dari distrik tempat stadion ini dibangun. Stadion ini selesai dibangun pada 15 September 1926 dan resmi dibuka untuk umum pada 19 September 1926 dengan laga derby antara AC Milan dan Inter Milan yang dimenangkan oleh Inter dengan skor 6-3.</p>
<h2>Stadion San Siro Sebenarnya Milik Siapa?</h2>
<p>Dirunut dari sejarah stadion San Siro, bangunan megah ini sebenarnya milik pemerintah kota Milan sejak tahun 1935. Pada saat itu, AC Milan mengalami krisis keuangan dan terpaksa menjual stadion mereka kepada pemerintah kota. Pemerintah kota kemudian melakukan renovasi stadion dengan menambah kapasitas menjadi 55.000 kursi dan membangun empat tribun penghubung. Stadion ini kemudian menjadi stadion umum yang dapat digunakan oleh siapa saja.</p>
<h2>Mengapa Stadion AC Milan dan Inter Milan Sama?</h2>
<p>AC Milan dan Inter Milan berbagi stadion yang sama, yaitu stadion San Siro sejak tahun 1947. Di tahun tersebut, Inter Milan memutuskan untuk pindah dari stadion lama mereka, yaitu Arena Civica, ke stadion San Siro. Alasan mereka pindah adalah karena stadion San Siro lebih modern dan luas daripada Arena Civica. Sejak saat itu, kedua klub bersaudara ini saling bergantian menggunakan stadion San Siro sebagai markas mereka.</p>
<h2>Apa Bedanya Giuseppe Meazza dan San Siro?</h2>
<p>Giuseppe Meazza dan San Siro adalah nama yang sama untuk stadion yang sama, tetapi dengan nuansa yang berbeda.</p>
<p>Giuseppe Meazza adalah nama yang diberikan oleh Inter Milan untuk menghormati salah satu legenda mereka, yaitu Giuseppe Meazza. Meazza adalah pemain yang membawa Italia menjuarai Piala Dunia dua kali berturut-turut pada tahun 1934 dan 1938. Dia juga merupakan pencetak gol terbanyak sepanjang masa Inter Milan dengan 284 gol. Nama Giuseppe Meazza diberikan oleh Inter Milan pada tahun 1980.</p>
<p>Sedangkan San Siro adalah nama yang diberikan oleh AC Milan untuk menghormati nama asli stadion tersebut. Nama San Siro juga lebih populer di kalangan masyarakat internasional daripada nama Giuseppe Meazza. Nama San Siro juga lebih netral daripada nama Giuseppe Meazza, yang identik dengan Inter Milan.</p>
<h2>Berapa Kapasitas Stadion San Siro?</h2>
<p>Kapasitas stadion San Siro saat ini adalah 75.923 kursi. Namun, kapasitas ini terbatas karena adanya masalah keamanan akibat getaran pada tribun ketiga. Kapasitas maksimum stadion San Siro adalah 80.018 kursi, yang pernah dicapai pada beberapa pertandingan besar, seperti final Liga Champions atau Piala Dunia.</p>
<p>Stadion San Siro telah mengalami beberapa kali renovasi sejak pertama kali dibangun. Renovasi terakhir dilakukan pada tahun 2015-2016 untuk mempersiapkan stadion ini menjadi tuan rumah final Liga Champions 2016, yang dimenangkan oleh Real Madrid atas Atletico Madrid.</p>
<p>Stadion San Siro juga akan menjadi tempat upacara pembukaan Olimpiade Musim Dingin 2026 Milan dan Cortina d’Ampezzo.</p>
<p><strong>Baca juga:</strong><br />
<a href="https://speakbola.com/7-transfer-termahal-di-musim-panas-2023-2024/"><span style="font-weight: 400;">7 Transfer Termahal di Musim Panas 2023/2024</span><span style="font-weight: 400;"><br />
</span></a><a href="https://speakbola.com/rekor-ronaldo-di-piala-dunia/"><span style="font-weight: 400;">3 Pencetak Gol di 5 Piala Dunia Berbeda, Pemain Bola Pesaing Rekor Ronaldo</span><span style="font-weight: 400;"><br />
</span></a><a href="https://speakbola.com/pencetak-gol-termuda-piala-dunia/"><span style="font-weight: 400;">Gavi Sejajar Pele Sebagai Pencetak Gol Termuda Piala Dunia</span></a></p>
<p>&nbsp;</p>
</div>
<div class="ac-horizontal-separator" aria-hidden="true"></div>
</div>
</div>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com/sejarah-stadion-san-siro/">Sejarah Stadion San Siro: Markas Dua Raksasa Sepakbola Kota Milan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com">SpeakBola</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>5 Momen Tak Terlupakan Laga Inter vs Barca 2010</title>
		<link>https://speakbola.com/barca-vs-inter/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[SpeakBola Writer]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 04 Oct 2022 06:54:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Offside]]></category>
		<category><![CDATA[Barcelona]]></category>
		<category><![CDATA[EUFA Champions League]]></category>
		<category><![CDATA[Inter Milan]]></category>
		<category><![CDATA[Jose Mourinho]]></category>
		<category><![CDATA[Liga Champions]]></category>
		<category><![CDATA[Pep Guardiola]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://speakbola.com/?p=2226</guid>

					<description><![CDATA[<p>(spekabola.com) &#8211; Liga Champions UEFA pekan ini akan kembali menyuguhkan laga big match antara Inter VS Barca. Inter Milan dijadwalkan akan menjamu Barcelona di Giuseppe Meazza, Rabu (5/10/2022) dini hari WIB. Ini jadi laga ketiga kedua tim di Grup C Liga Champions 2022/2023. Inter dan Barca sama-sama baru meraih tiga poin hasil satu kemenangan. Selain [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com/barca-vs-inter/">5 Momen Tak Terlupakan Laga Inter vs Barca 2010</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com">SpeakBola</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong>(spekabola.com)</strong> &#8211; <a href="https://speakbola.com/tag/liga-champions/">Liga Champions UEFA</a> pekan ini akan kembali menyuguhkan laga <em>big match</em> antara <a href="https://speakbola.com/tag/inter-milan/">Inter</a> VS <a href="https://speakbola.com/tag/barcelona/">Barca</a>. Inter Milan dijadwalkan akan menjamu Barcelona di Giuseppe Meazza, Rabu (5/10/2022) dini hari WIB. Ini jadi laga ketiga kedua tim di Grup C Liga Champions 2022/2023.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Inter dan Barca sama-sama baru meraih tiga poin hasil satu kemenangan. Selain itu, mereka juga sama-sama telah dikalahkan oleh Bayern Munchen dengan skor yang sama 0-2.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Sepanjang pertemuan dua klub ini di Liga Champions, terdapat sebuah fase menarik saat Liga Champions musim 2009/2010. Saat itu kedua tim bertemu sebanyak 4 kali. 4 pertemuan itu terjadi 2 kali di babak fase grup dan 2 lagi di semifinal.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Satu dari empat pertemuan di Liga Champions 2009/2010 itu, yaitu leg ke-2 semifinal, meninggalkan beberapa momen yang tak terlupakan. Rubrik <a href="https://speakbola.com/category/offside/">Offside</a> kali ini akan membawa kembali ingatan Speakers sekalian akan momen-momen dalam laga Inter vs Barca di semifinal leg ke-2 Liga Champions 2009/2010.</span></p>
<h2><span style="font-size: 14pt;">1. Bisikan Jose Mourinho</span></h2>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">Zlatan Ibrahimovic 🗣 &#8220;Mourinho is still the special one, Guardiola hid from me&#8221;</p>
<p>&#8220;When we faced each other, he hid from me. I went back to the dressing room after the game and he was in a room waiting for me to leave.&#8221;</p>
<p>Zlatan really doesn&#8217;t like Pep does he 😅 <a href="https://t.co/0qHQvdle2X">pic.twitter.com/0qHQvdle2X</a></p>
<p>— Footy Accumulators (@FootyAccums) <a href="https://twitter.com/FootyAccums/status/1185635476163584000?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">October 19, 2019</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Di leg ke-2 semifinal Liga Champions 2009/2010 antara Inter vs Barca yang dihelat di Camp Nou, terjadi sebuah hal yang menarik.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Saat Pep Guardiola memanggil Zlatan Ibrahimovic untuk memberikan arahan taktik, Mourinho menghampiri mereka berdua dan membisikkan sesuatu kepada rivalnya itu.</span></p>
<blockquote><p><span style="font-size: 14pt;">&#8220;Jangan mulai dulu pestanya, pertandingannya belum selesai&#8221; &#8211; Mourinho</span></p></blockquote>
<p><span style="font-size: 12pt;">Mourinho membisikan kalimat itu kepada Pep karena melihat para pemain Barca di bangku pemain melakukan perayaan seolah-olah sudah memenangkan pertandingan usai Thiago Motta dikartu merah.</span></p>
<h2><span style="font-size: 14pt;">2. <span data-sheets-value="{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:&quot;Parkir Bus Inter Milan&quot;}" data-sheets-userformat="{&quot;2&quot;:897,&quot;3&quot;:{&quot;1&quot;:0},&quot;10&quot;:1,&quot;11&quot;:4,&quot;12&quot;:0}" data-sheets-textstyleruns="{&quot;1&quot;:0}{&quot;1&quot;:7,&quot;2&quot;:{&quot;5&quot;:1}}">Parkir Bus Inter vs Tiki Taka </span></span><span style="font-size: 14pt;"><span data-sheets-value="{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:&quot;Parkir Bus Inter Milan&quot;}" data-sheets-userformat="{&quot;2&quot;:897,&quot;3&quot;:{&quot;1&quot;:0},&quot;10&quot;:1,&quot;11&quot;:4,&quot;12&quot;:0}" data-sheets-textstyleruns="{&quot;1&quot;:0}{&quot;1&quot;:7,&quot;2&quot;:{&quot;5&quot;:1}}">Barca </span></span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Di era itu, Barcelona pernah menjadi raja sepak bola dunia di bawah Josep Guardiola (2008-2012). Saat itu Barca baru saja menjalani musim ajaib di tahun 2009. Mereka meraih 6 trofi tahun itu, lalu ada Lionel Messi yang menyandang status Pemain terbaik di dunia dengan merah Ballon d&#8217;Or 2009. Di atas kertas Barca tidak terkalahkan.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Untuk mengatasi skuad Barcelona 2010 yang seperti itu, Mourinho menerapkan sebuah taktik yang kemudian dikenal dengan sebutan parkir bus. Taktik parkir bus Inter Milan yang diterapkan oleh Jose Mourinho ini berhasil menahan gelombang serangan tiki taka Barcelona meskipun Inter saat itu bermain hanya dengan 10 pemain.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">🇵🇹 José Mourinho talks about how he created his game play for Inter&#8217;s 2010 Champions League semi final against Barcelona by focusing on minimising the threat Lionel Messi posed and stopping his effective link-up play with right-back Dani Alves. <a href="https://t.co/Q5PfV5MdHq">pic.twitter.com/Q5PfV5MdHq</a></p>
<p>— The Coaches&#8217; Voice (@CoachesVoice) <a href="https://twitter.com/CoachesVoice/status/1162152491120652288?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">August 16, 2019</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Mourinho menumpuk pemain di depan gawang untuk menutup celah bagi para pemain Barcelona masuk ke pertahanan Inter Milan. Sementara para pemain Inter dengan disipilin saling bergantian menjaga zona masing-masing agar tidak meninggalkan ruang kosong yang dapat dimanfaatkan tim lawan.</span></p>
<h2><span style="font-size: 14pt;">3. Sergio Busquets Diving</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Masih ada lagi sebuah moment tak terlupakan dalam laga Barca vs Inter di Liga Champions 2010. Sergio Busquets tertangkap melakukan tindakan diving. Foto Sergio Busquets diving itu jadi &#8220;meme ngintip&#8221; yang sampai sekarang masih digunakan.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Awal kejadiannya adalah pada satu momen, gelandang Inter, Thiago Motta, tidak sengaja menyapu wajah Busquets dalam usaha melindungi bola.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="es">Sergio Busquets oscar winning peformance vs Inter, 28 April 2010 <a href="https://t.co/LqWcfHONnX">pic.twitter.com/LqWcfHONnX</a></p>
<p>— Skrizovic (@Skrizovic) <a href="https://twitter.com/Skrizovic/status/725602860147216384?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">April 28, 2016</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Sapuan lengan Motta itu seharusnya tidak berbahaya. Namun gelandang Spanyol ini langsung terjatuh di lapangan, menutupi wajah seakan-akan kesakitan. </span><span style="font-size: 12pt;">Tetapi pada hitungan detik, kamera menangkap momen Busquets membuka tangan, mengintip untuk melihat reaksi wasit.</span></p>
<h2><span style="font-size: 14pt;">4. <span data-sheets-value="{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:&quot;Selebrasi Mourinho&quot;}" data-sheets-userformat="{&quot;2&quot;:17281,&quot;3&quot;:{&quot;1&quot;:0},&quot;10&quot;:1,&quot;11&quot;:4,&quot;12&quot;:0,&quot;17&quot;:1}">Selebrasi Mourinho Usai Laga Inter vs Barca</span></span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Meskipun pada akhirnya laga semifinal leg ke-2, Barca vs Inter, itu dimenangkan oleh tuan rumah 1-0, Inter tetap melaju ke final UCL 2010 berkat agregat 3-2. Ini adalah final pertama Inter dalam 44 tahun terakhir.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en">28th April 2010: Barcelona keeper Valdes stopping Mourinho from celebrating with away fans at the Camp Nou after his historic treble winning Inter played more than an hour with 10-men to knock Pep&#8217;s sextuple Barça out of the Champions League.</p>
<p>Never forget <a href="https://t.co/hmo2KTh3t6">pic.twitter.com/hmo2KTh3t6</a></p>
<p>— M•A•J (@Ultra_Suristic) <a href="https://twitter.com/Ultra_Suristic/status/1570758446445649920?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">September 16, 2022</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Keberhasilan melaju ke partai final UCL 2010 itu disambut suka cita oleh skuad Inter Milan, khususnya Mourinho, yang kemudian merayakannya secara emosional, dengan berlari di dalam lapangan Camp Nou sambil mengacungkan jari ke atas.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Selebrasi Mourinho itu kemudian memancing emosi Victor Valdes yang kemudian menghampiri Mourinho. Ofisial Inter pun kemudian langsung menengahi keduanya tapi selebrasi Mourinho tetap dilanjutkan.</span></p>
<h2><span style="font-size: 14pt;">5. <span style="font-size: 12pt;">Rivalitas Jose Mourinho dan Pep Guardiola </span></span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Rivalitas antara Jose Mourinho dan Pep Guardiola sudah berjalan lebih dari sedekade lalu. Salah satu fase sengit rivalitas keduanya tercermin pada laga semifinal ini.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Namun rivalitas antara mereka berdua berawal dari tahun 1996 ketika Jose Mourinho tiba di Barcelona sebagai penerjemah Bobby Robson. Dia diminta menghubungkan skuad dengan pelatih. Inilah pertama kalinya Mourinho bertemu dengan Guardiola.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Robson kemudian pergi dari Barcelona, Mourinho tetap dipertahankan dan bekerja di bawah Louis van Gaal sampai tahun 2000.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Saat Barcelona mencari pelatih baru, Mourinho mempresentasikan gagasannya di depan Txiki Begiristain dan Marc Ingla. Keduanya terkesan, tapi khawatir dengan kebiasaan Mourinho membuat konflik. Akihrnya Barca memilih Guardiola, yang saat itu benar-benar tidak punya prestasi. Keputusan Barca menolak Mourinho ini mungkin melahirkan dendam pribadi.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="it">Dopo l’espulsione di Thiago Motta, il Barcellona esultò come se avesse segnato: pensavano che fosse fatta. Allora mi sono avvicinato a Pep mentre parlava con Ibra e gli ho detto: ‘tu credi che sia fatta ma è tutt’altro che fatta’.</p>
<p>&#8211; Josè Mourinho, Camp Nou, 28 aprile 2010 <a href="https://t.co/fiXLQIUgB3">pic.twitter.com/fiXLQIUgB3</a></p>
<p>— Giuseppe Catalano (@Dylan_Dog_23) <a href="https://twitter.com/Dylan_Dog_23/status/1255089080083365889?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">April 28, 2020</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Musim kedua Mourinho di Inter Milan, mereka harus menghadapi Barca di semiifinal Liga Champions. Barca saat itu sangat kuat dibuat tidak berkutik menghadapi suda Inter Milan era Jose Mourinho. <em>The Special One</em> merancang sebuah taktik yang kemudian dikenal sebagai anti-Barca.</span></p>
<ul>
<li><strong>Skuad Inter Milan 2010</strong>:  Francesco Toldo, Ivan Cordoba, Javier Zanetti, Dejan Stankovic, Lucio, Ricardo Quaresma, Thiago Motta, Samuel Eto&#8217;o, Wesley Sneijder, Sulley Muntari, Julio Cesar, Maicon, Rene Krhin, McDonald Mariga, Esteban Cambiasso, Paolo Orlandoni, Diego Milito, Marco Materazzi, Walter Samuel, Cristian Chivu, Goran Pandev, Davide Santon, Mario Balotelli, Marko Arnautovi.</li>
<li><strong>Skuad Inter Milan 2010</strong>: Pinto, Ruben Mino, Victor Valdes, Eric Abidal, Bartra, Dmitro Chigrinskiy, Dani Alves, Fontas, Rafael Marques, Gabriel Milito, Muniesa, Pique, Puyol, Busquets, Jonathan dos Santos, Iniesta, Seydou Keita, Thiago, Yaya Toure, Xavi, Gai Assulin, Bojan, Edu Oriol, Thierry Henry, Zlatan Ibrahimovic, Jeffren, Jonathan Soriano, Lionel Messi, Pedro</li>
</ul>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com/barca-vs-inter/">5 Momen Tak Terlupakan Laga Inter vs Barca 2010</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com">SpeakBola</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Derby Della Madonnina: Duel Dua Milan di Kota Milan, AC Milan VS Inter Milan</title>
		<link>https://speakbola.com/derby-della-madonnina/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[SpeakBola Writer]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 05 Sep 2022 10:53:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bolastori]]></category>
		<category><![CDATA[AC MIlan]]></category>
		<category><![CDATA[derby]]></category>
		<category><![CDATA[Derby Della Madonnina]]></category>
		<category><![CDATA[Inter Milan]]></category>
		<category><![CDATA[sejarah]]></category>
		<category><![CDATA[sejarah sepak bola]]></category>
		<category><![CDATA[Serie A]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://speakbola.com/?p=1381</guid>

					<description><![CDATA[<p>(speakbola.com) &#8211; Derby della Madonnina adalah sebutan bagi pertemuan antara dua Milan di kota Milan, Ac Milan vs Inter Milan. Penyebutan Derby della Madonnina pada pertandingan dua Milan ini merujuk pada salah satu pemandangan utama di kota Milan, patung Perawan Maria di puncak Katedral Milan, yang sering disebut sebagai Madonnina (Madonna Kecil dalam bahasa Italia). [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com/derby-della-madonnina/">Derby Della Madonnina: Duel Dua Milan di Kota Milan, AC Milan VS Inter Milan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com">SpeakBola</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong>(speakbola.com)</strong> &#8211; Derby della Madonnina adalah sebutan bagi pertemuan antara dua Milan di kota Milan, <a href="https://speakbola.com/tag/ac-milan/">Ac Milan</a> vs <a href="https://speakbola.com/tag/inter-milan/">Inter Milan</a>. Penyebutan Derby della Madonnina pada pertandingan dua Milan ini merujuk pada salah satu pemandangan utama di kota Milan, patung Perawan Maria di puncak Katedral Milan, yang sering disebut sebagai Madonnina (Madonna Kecil dalam bahasa Italia).</span></p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="wp-image-1402 aligncenter" src="https://speakbola.com/wp-content/uploads/1imm-red-madonnina02-1-300x200.jpg" alt="Patung Madonnina di atas Katedral Milan" width="420" height="280" srcset="https://speakbola.com/wp-content/uploads/1imm-red-madonnina02-1-300x200.jpg 300w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/1imm-red-madonnina02-1-1024x683.jpg 1024w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/1imm-red-madonnina02-1-400x267.jpg 400w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/1imm-red-madonnina02-1-768x512.jpg 768w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/1imm-red-madonnina02-1.jpg 1536w" sizes="(max-width: 420px) 100vw, 420px" /></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Laga derby AC Milan vs Inter Milan ini menjadi salah satu laga sepak bola terakbar di Italia. Berlangsung setidaknya dua kali dalam setahun di ajang Serie A. Derby della Madonninan adalah satu-satunya derby dalam sepak bola yang selalu dimainkan di stadion yang sama, San Siro, karena baik Milan maupun Internazionale menyebut San Siro sebagai rumah mereka.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Baru-baru ini, tepatnya 3 September 2022, Dua Milan ini baru saja melakukan derby della Madonnina pertamanya. Pertandingan tersebut berakhir dengan kemenangan AC Milan 3-2 Inter Milan. Pertandingan pada hari Sabtu 3 September itu menjadi derby ke-233 antara Inter dan Milan di semua kompetisi.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Merujuk pada <a href="https://www.inter.it/en/news/milan-inter-facts-stats" target="_blank" rel="noopener">situs resmi Inter Milan</a>, di Serie A kedua tim telah bertemu sebanyak 177 kali. Secara keseluruhan, Nerazzurri, julukan Inter Milan, telah mencatat 68 kemenangan, lebih banyak dibandingkan dengan Rossoneri, julukan AC Milan, yang berjumlah 53. Nerazzurri juga telah mencetak lebih banyak gol dibandingkan rivalnya, 250 gol, sementara Rossoneri dengan 229 gol.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Namun derbi ini sesungguhnya tidak akan pernah ada jika saja dahulu tidak terjadi perpecahan. Awalnya dua klub ini adalah satu kesatuan di bawah satu identitas bernama Milan Foot-Ball and Cricket Club.</span></p>
<h2><span style="font-size: 14pt;">Sejarah Derby Della Madonnina: AC Milan VS Inter Milan</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Milan Foot-Ball and Cricket Club didirikan oleh ekspatriat asal Inggris, Alfred Edwards dan Herbert Kilpin, pada 16 Desember 1899. Dua tokoh itulah yang menjadi alasan klub ini memilih kata Milan ketimbang Milano yang lebih bernuansa Italia.</span></p>
<blockquote><p><span style="font-size: 12pt;">Kita akan menjadi tim iblis. Warna kita adalah merah seperti api dan hitam untuk memberikan rasa takut pada lawan kita! &#8211; Herbert Kilpin, 1899</span></p></blockquote>
<p><span style="font-size: 12pt;">Di awal berdirinya, Milan Foot-Ball and Cricket Club dikenal sebagai salah satu klub yang kuat. Terbukti dengan torehan tiga kali menjuarai kejuaraan sepak bola Italia, yakni pada 1901, 1906, dan 1907.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Prestasi bagus tak menjamin segalanya berjalan mulus. Usai pencapaian menjuarai kejuaraan pada 1907, klub ini mengalami perpecahan pada 1908. Persoalan prinsip antara sesama pengurus klub membuat Milan Foot-Ball and Cricket Club harus pecah.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en"><a href="https://twitter.com/hashtag/OnThisDay?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#OnThisDay</a> in 1899 <a href="https://twitter.com/acmilan?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">@acmilan</a> were founded as Milan Foot-Ball and Cricket Club by two English expats</p>
<p>Despite having only won half as many <a href="https://twitter.com/SerieA?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">@SerieA</a> titles as rivals <a href="https://twitter.com/juventusfc?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">@juventusfc</a> only Real Madrid have won more <a href="https://twitter.com/ChampionsLeague?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">@ChampionsLeague</a> titles than Milan <a href="https://t.co/l1lKtc9Gzi">https://t.co/l1lKtc9Gzi</a> <a href="https://t.co/Sqg6n8C6sz">pic.twitter.com/Sqg6n8C6sz</a></p>
<p>— Subside Sports (@subsidesports) <a href="https://twitter.com/subsidesports/status/1339208666570842112?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">December 16, 2020</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Sebagian pengurus klub ingin klub Milan menjadi klub yang didominasi oleh orang Italia. Sementara di sisi lain, ada pengurus klub yang ingin Milan Foot-Ball and Cricket Club menjadi klub yang terbuka bagi orang di seluruh dunia.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Perbedaan prinsip itu akhirnya membawa delapan pengurus klub, yang semuanya orang Swiss, keluar dan membentuk klub baru. Klub inilah yang kemudian dikenal sekarang dengan nama Inter Milan atau Internazionale.</span></p>
<blockquote><p><span style="font-size: 12pt;">Malam yang indah ini menganugrahi kita warna-warna lambang kita: hitam dan biru dengan latar belakang bintang-bintang berwarna emas. Harus disebut Internazionale, karena kita adalah saudara dunia. &#8211; Pendiri Inter Milan, 1908</span></p></blockquote>
<p><span style="font-size: 12pt;">Sementara itu, klub Milan yang pertama bernama Milan Foot-Ball and Cricket Club kini kita kenal sebagai AC Milan. Dari kisah di atas, kita bisa tahu kenapa AC Milan dijuluki Rossoneri (Merah-Hitam) dan Il Diavolo (Tim Iblis), sedangkan Inter dijuluki Nerazzurri (Hitam-Biru).</span></p>
<h2><span style="font-size: 14pt;">Rivalitas Setelah Perpecahan</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Derby della Madonnina pertama antara dua klub kota Milan ini diadakan di final Piala Chiasso tahun 1908, sebuah turnamen sepak bola yang dimainkan di Canton Ticino, Swiss, pada tanggal 18 Oktober tahun itu. Rossoneri menang 2-1.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Namun ada pendapat lain yang dinilai lebih meyakinkan soal derby della Madonnina pertama, pendapat itu mengemukakan bahwa pertemuan mereka terlaksana di kejuaraan sepak bola Italia (Prima Categoria) pada Januari 1909. Hasilnya, Milan menang 3-2 atas Inter.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Selama masa 1940-an hingga 1960-an, Milan berjaya bersama trio Swedia: Gunnar Nordahl, Gunnar Gren, dan Nils Liedholm. Pada era 1980-an hingga 1990-an, ada trio Belanda yang menjadi andalan: Marco van Basten, Ruud Gullit, dan Frank Rijkaard. Sebuah hal yang ironis bagi AC Milan mengingat mereka adalah klub yang berpegang teguh pada prinsip Italia-sentris.</span></p>
<div id="attachment_1407" style="width: 462px" class="wp-caption aligncenter"><img decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-1407" class=" wp-image-1407" src="https://speakbola.com/wp-content/uploads/4a8afe3242088ac3db56ea0a42974728-1-300x214.png" alt="Trio Belanda: Ruud Gullit, Marco van Basten dan Frank Rijkaard" width="452" height="323" srcset="https://speakbola.com/wp-content/uploads/4a8afe3242088ac3db56ea0a42974728-1-300x214.png 300w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/4a8afe3242088ac3db56ea0a42974728-1-1024x730.png 1024w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/4a8afe3242088ac3db56ea0a42974728-1-400x285.png 400w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/4a8afe3242088ac3db56ea0a42974728-1-768x547.png 768w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/4a8afe3242088ac3db56ea0a42974728-1.png 1280w" sizes="(max-width: 452px) 100vw, 452px" /><p id="caption-attachment-1407" class="wp-caption-text"><span style="font-size: 10pt;">Trio Belanda: Ruud Gullit, Marco van Basten dan Frank Rijkaard</span></p></div>
<p><span style="font-size: 12pt;">Sebaliknya, Inter malah memiliki pemain-pemain lokal hebat. Sebut saja Sandro Mazzola, Aurelio Milani, hingga Armando Picchi. Tiga tokoh ini memainkan peran krusial kala Inter menjuarai European Cup, kini Liga Champions, dua musim beruntun (1963/64 dan 1964/65). Untuk pemain non-Italia, pada masa itu ada Luis Suarez Miramontes (Spanyol) dan Jair da Costa (Brasil) yang mencetak gol di final European Cup 1965.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Di era 1980-an hingga 1990-an, Inter diperkuat oleh trio Jerman, Lothar Matthaus, Andreas Brehme, dan Juergen Klinsmann. Sayangnya, dari segi prestasi, mereka kalah mentereng dari trio Belandanya AC Milan.</span></p>
<div id="attachment_1408" style="width: 460px" class="wp-caption aligncenter"><img decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-1408" class=" wp-image-1408" src="https://speakbola.com/wp-content/uploads/FVON7d2X0AEJjta-jpg-large-1242×833-1-300x200.png" alt="Trio Jerman: Lothar Matthaus, Jurgen Klinsmann, dan Andreas Brehme" width="450" height="300" srcset="https://speakbola.com/wp-content/uploads/FVON7d2X0AEJjta-jpg-large-1242×833-1-300x200.png 300w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/FVON7d2X0AEJjta-jpg-large-1242×833-1-1024x682.png 1024w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/FVON7d2X0AEJjta-jpg-large-1242×833-1-400x267.png 400w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/FVON7d2X0AEJjta-jpg-large-1242×833-1-768x512.png 768w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/FVON7d2X0AEJjta-jpg-large-1242×833-1.png 1160w" sizes="(max-width: 450px) 100vw, 450px" /><p id="caption-attachment-1408" class="wp-caption-text"><span style="font-size: 10pt;">Trio Jerman: Lothar Matthaus, Jurgen Klinsmann, dan Andreas Brehme</span></p></div>
<h2><span style="font-size: 14pt;">Rivalitas di Era Milenium</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Di awal era 2000an, AC Milan mencuri start dengan menjuarai Serie A pada musim 2003/04, menghentikan dominasi Juventus yang 2 musim sebelumnya menjadi juara.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Penantian panjang Inter Milan untuk gelar liga, sejak terakhir menjadi juara di tahun 1989, akhirnya usai pada tahun 2006. Di tahun itu skandal Calciopoli menanggalkan Juventus dari gelar 2005/06 (serta mengurangi poin dari total keseluruhan akhir Milan) dan menyerahkan gelar juara Serie A kepada Inter, yang awalnya finis ketiga di belakang Juventus dan Milan.</span></p>
<div id="attachment_1401" style="width: 479px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-1401" class=" wp-image-1401" src="https://speakbola.com/wp-content/uploads/EUy8LyoWAAIMuBF-1-300x197.jpg" alt="Rui Costa dan Materazzi di tengah Derby Milan vs Inter" width="469" height="308" srcset="https://speakbola.com/wp-content/uploads/EUy8LyoWAAIMuBF-1-300x197.jpg 300w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/EUy8LyoWAAIMuBF-1-400x262.jpg 400w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/EUy8LyoWAAIMuBF-1.jpg 680w" sizes="auto, (max-width: 469px) 100vw, 469px" /><p id="caption-attachment-1401" class="wp-caption-text"><span style="font-size: 10pt;">Materazzi dan Rui Costa di leg kedua babak perempatfinal Liga Champions musim 2004/2005.</span></p></div>
<p><span style="font-size: 12pt;">Inter kemudian memenangkan Serie A 2006/07. Sementara Milan, sebagai hukuman skandal calciopoli, memulai musim dengan poin negatif. Pun demikian, di musim yang sama, Milan sukse merebut Trofi Liga Champions UEFA, setelah mengalahkan Liverpool di Final di Athena.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Ketika skandal calciopoli mereda, Inter Milan terus mendominasi, memenangkan setiap liga hingga musim 2009-10 di mana mereka mengamankan gelar pada hari terakhir musim. Musim itu juga membuat Inter menjadi tim Italia pertama yang sukses memenangkan treble, Serie A, Coppa Italia, dan gelar Liga Champions.</span></p>
<h2><span style="font-size: 14pt;">2010 Hingga Kini</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Musim berikutnya, giliran Milan yang meraih kejayaan. Dengan belanja pemain, termasuk mantan striker Inter Zlatan Ibrahimovic, Milan sukses merebut kembali Scudetto ke-18 mereka. Secara keseluruhan, memimpin klasemen liga dari awal November hingga akhir musim. Musim itu juga Milan berhasil memenangkan kedua pertandingan derby, menjaga clean sheet di kedua pertandingan tersebut.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Sayangnya, sejak 2011/12 , langkah kedua tim Milan ini tertinggal di belakang Juventus di Serie A, dengan finis kesembilan bagi Inter pada 2012/13 dan musim yang sulit bagi Milan pada 2014/15, finis kesepuluh. Meskipun demikian, Inter lebih baik dari keduanya dalam pertandingan derby, dengan sebelas kemenangan (termasuk satu di Coppa Italia 2020/21 ), enam seri dan lima kekalahan (termasuk satu di Supercoppa Italiana 2011 dan satu di 2017/18 Copa Italia ).</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Di musim 2020/21, Inter memenangkan gelar kesembilan belas, menyalip Milan dalam koleksi gelar Serie A. Namun, di tahun berikutnya Milan langsung menyamakan jumlah dengan memenangkan gelar kesembilan belas mereka.</span></p>
<h2 class="mvp-post-title left entry-title"><span style="font-size: 14pt;">Rekor Skor Derby Della Madonnina Terbanyak di Era Milenium</span></h2>
<h3><span style="font-size: 12pt;">1. 11 Mei 2001 (AC Milan 6-0 Inter Milan)</span></h3>
<p><span style="font-size: 12pt;">AC Milan pernah memiliki kenangan yang sangat manis atas Inter Milan di laga Derby della Madonnina. Milan pernah begitu perkasa saat berhadapan dengan Inter pada laga pekan ke-30 Serie A musim 2000/2001. Laga itu digelar di Giuseppe Meazza, 11 Mei 2001.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Saat itu Milan berhasil menang telak 6-0 atas Inter. Gol-gol Rossoneri dicetak oleh Gianni Comandini, Federico Giunti, Serginho dan Andriy Shevchenko.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en"><a href="https://twitter.com/hashtag/OnThisDay?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#OnThisDay</a> in 2001<br />
Inter 0⃣ <a href="https://twitter.com/hashtag/ACMilan?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#ACMilan</a> 6⃣<br />
No caption needed 🤩</p>
<p>Sponsored by <a href="https://twitter.com/skrill?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">@skrill</a>. Make your money move.<a href="https://twitter.com/hashtag/SempreMilan?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#SempreMilan</a> <a href="https://t.co/aoLYhhw9xA">pic.twitter.com/aoLYhhw9xA</a></p>
<p>— AC Milan (@acmilan) <a href="https://twitter.com/acmilan/status/1259771812415705093?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">May 11, 2020</a></p></blockquote>
<p><script src="https://platform.twitter.com/widgets.js" async="" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Comandini dan Shevchenko sama-sama mencetak dua gol di laga tersebut. Laga itu menjadi laga dengan margin kemenangan terbesar dalam sejarah Derby della Madonnina, sekaligus rekor derby della madonnina terkelam bagi Inter Milan.</span></p>
<h3><span style="font-size: 12pt;"><strong>2. 6 Mei 2012 (Inter 4-2 AC Milan)</strong></span></h3>
<p><span style="font-size: 12pt;">Milan membutuhkan kemenangan di laga ini untuk bersaing memperebutkan trofi <em>scudetto</em> melawan Juventus. Namun jauh dari harapan, <em>Diavolo Rosso</em> justru kalah dengan skor 4-2 dan harapan mereka mempertahan scudetto pun pupus. Diego Milito membuka keunggulan Inter pada menit 44.</span></p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class=" wp-image-1418 aligncenter" src="https://speakbola.com/wp-content/uploads/f9f4113b3e72dcd06fa9e67be1ebcec3-1-300x212.jpg" alt="Selebrasi gol Inter Milan" width="484" height="342" srcset="https://speakbola.com/wp-content/uploads/f9f4113b3e72dcd06fa9e67be1ebcec3-1-300x212.jpg 300w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/f9f4113b3e72dcd06fa9e67be1ebcec3-1-400x282.jpg 400w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/f9f4113b3e72dcd06fa9e67be1ebcec3-1.jpg 594w" sizes="auto, (max-width: 484px) 100vw, 484px" /></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Namun, dua gol Zlatan Ibrahimovic pada menit 44 dan 46 membuat Milan berbalik unggul. Akan tetapi, Milito kembali mencetak gol pada menit 52, 80 serta satu gol spektakuler dari Douglas Maicon saat pertandingan menyisakan waktu hanya tiga menit.</span></p>
<h3><span style="font-size: 12pt;">3. Derby Della Madonnina 30 Agustus 2009 (Ac Milan 0-4 Inter Milan)</span></h3>
<p><span style="font-size: 12pt;">Pada laga yang digelar di San Siro, Milan yang bertindak sebagai tuan rumah tampil di bawah tekanan Inter yang tampil luar biasa selama 90 menit derby della Madonnina. Inter unggul dalam segala-segalanya dari rival sekotanya itu. Alhasil pada paruh pertama laga, Inter sudah unggul 3-0 lewat gol Thiago Motta, Diego Milito (penalti) dan Maicon. </span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Dejan Stankovic mencetak gol tambahan untuk timnya di babak kedua. Gol-gol <i>Nerazzurri</i> dicetak oleh Thiago Motta menit 30, Diego Milito menit 36 (penalti), menit 45 dan Dejan Stankovic menit 67.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Saat itu adalah era di mana Inter masih dilatih Jose Mourinho dan akhirnya meraih <i>treble</i>.</span></p>
<h3><span style="font-size: 12pt;">4. 31 Januari 2016 (AC Milan 3-0 Inter Milan)</span></h3>
<p><span style="font-size: 12pt;">AC Milan berhasil menang telak dengan skor 3-0 kala menjamu Inter Milan di giornata 22 Serie A di San Siro, Senin (31/01/2016). Pertandingan ini berlangsung seru dan cukup keras. Kedua tim saling jual beli serangan namun Milan lah yang mampu tampil lebih superior dengan tiga gol berkat sumbangan Alex, Carlos Bacca dan M’Baye Niang.</span></p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class=" wp-image-1419 aligncenter" src="https://speakbola.com/wp-content/uploads/2021.01.31-OTD-Derby-2016-Orizzontale-300x169.jpg" alt="Alex saat berselebrasi usai mencetak gol ke gawang inter milan" width="440" height="248" srcset="https://speakbola.com/wp-content/uploads/2021.01.31-OTD-Derby-2016-Orizzontale-300x169.jpg 300w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/2021.01.31-OTD-Derby-2016-Orizzontale-400x225.jpg 400w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/2021.01.31-OTD-Derby-2016-Orizzontale.jpg 710w" sizes="auto, (max-width: 440px) 100vw, 440px" /></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Dengan kemenangan ini, Rossoneri mengantongi 36 poin dan tetap berada di posisi 6 dari 22 laga. Sementara itu Inter tertahan di posisi 4 dengan koleksi 41 poin.</span></p>
<h3><span style="font-size: 12pt;">5. 3 April 2011 (AC Milan 3-0 Inter Milan)</span></h3>
<p><span style="font-size: 12pt;">AC Milan keluar sebagai pemenang Derby della Madonnina. Dalam laga yang berlangsung dalam tempo tinggi dan sarat emosi, Rossoneri sukses mengalahkan Inter Milan dengan skor telak 3-0. Dalam pertandingan di San Siro, Minggu (3/4/2011), Milan langsung unggul pada menit pertama. Pato sukses mencatatkan namanya di papan skor setelah tembakannya merobek gawang Inter.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Berusaha menyamakan kedudukan, Nerazzurri malah kehilangan satu pemain pada awal babak kedua. Cristian Chivu dikartumerah karena mengasari Pato. Milan menggandakan keunggulan saat laga berlangsung satu jam. Pato kembali sukses menaklukkan Julio Cesar.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Antonio Cassano akhirnya menggenapi kemenangan Milan pada menit-menit akhir. Tendangan penalti bekas pemain Sampdoria ini mengelabui Cesar. Pada masa injury time, Milan juga harus bermain dengan sepuluh pemain. Cassano harus meninggalkan lapangan karena mendapatkan kartu kuning kedua.</span></p>
<h2><span style="font-size: 14pt;">Pemain yang Pernah Membela AC Milan dan Inter Milan dari Era 90an hingga Kini</span></h2>
<ul>
<li><span style="font-size: 12pt;">Cristian Brocchi (Milan 1994-1998, Inter 2000-2001, Milan 2001-2009)</span></li>
<li><span style="font-size: 12pt;">Roberto Baggio (Milan 1995-1997, Inter 1998-2000)</span></li>
<li><span style="font-size: 12pt;">Maurizio Ganz (Inter 1995-1997, Milan 1998-2001)</span></li>
<li><span style="font-size: 12pt;">Francesco Coco (Milan 1995-2002, Inter 2002-2007)</span></li>
<li><span style="font-size: 12pt;">Patrick Vieira (Milan 1995-1996, Inter 2006-2010)</span></li>
<li><span style="font-size: 12pt;">Edgar Davids (Milan 1996-1997, Inter 2004-2005)</span></li>
<li><span style="font-size: 12pt;">Taribo West (Inter 1997-1999, Milan 2000-2001)</span></li>
<li><span style="font-size: 12pt;">Ronaldo (Inter 1997-2002, Milan 2007-2008)</span></li>
<li><span style="font-size: 12pt;">Thomas Helveg (Milan 1998-2003, Inter (2003-2004)</span></li>
<li><span style="font-size: 12pt;">Andres Guglielminpietro (Milan 1998-2001, Inter 2001-2004)</span></li>
<li><span style="font-size: 12pt;">Andrea Pirlo (Inter 1998-2001, Milan 2001-2011)</span></li>
<li><span style="font-size: 12pt;">Dario Simic (Inter 1999-2002, Milan 2002-2008)</span></li>
<li><span style="font-size: 12pt;">Christian Vieri (Inter 1999-2005, Milan 2005-2006)</span></li>
<li><span style="font-size: 12pt;">Clarence Seedorf (Inter 2000-2002, Milan 2002-2012)</span></li>
<li><span style="font-size: 12pt;">Drazan Brncic (Milan 2000-2001, Inter 2001-2003)</span></li>
<li><span style="font-size: 12pt;">Umit Davala (Milan 2001-2002, Inter 2002-2004)</span></li>
<li><span style="font-size: 12pt;">Hernan Crespo (Inter 2002-2003, Milan 2004-2005, Inter 2008-2009)</span></li>
<li><span style="font-size: 12pt;">Giuseppe Favalli (Inter 2004-2006, Milan 2006-2010)</span></li>
<li><span style="font-size: 12pt;">Leonardo Bonucci (Inter 2005-2007, Milan 2017-2018)</span></li>
<li><span style="font-size: 12pt;">Zlatan Ibrahimovic (Inter 2006-2009, Milan 2010-2012 dan 2020-sekarang)</span></li>
<li><span style="font-size: 12pt;">Mario Balotelli (Inter 2007-2010, Milan 2013-2014 dan 2015-2016)</span></li>
<li><span style="font-size: 12pt;">Sulley Muntari (Inter 2008-2012, Milan 2012-2015)</span></li>
<li><span style="font-size: 12pt;">Alessandro Mancini (Inter 2008-2010, Milan 2010)</span></li>
<li><span style="font-size: 12pt;">Giampaolo Pazzini (Inter 2011-2012, Milan 2012-2015)</span></li>
<li><span style="font-size: 12pt;">Antonio Cassano (Milan 2011-2012, Inter 2012-2013)</span></li>
<li><span style="font-size: 12pt;">Matias Silvestre (Inter 2012-2013, Milan 2013-2014)</span></li>
</ul>
<h2><span style="font-size: 14pt;">Pemain Paling Banyak Perpartisipasi di Derby Della Madonnina</span></h2>
<ul>
<li>Paolo Maldini (Milan) = 56</li>
<li>Javier Zanetti (Inter) = 47</li>
<li>Guiseppe Bergomi (Inter) = 44</li>
<li>Alessandro Costacurta (Milan) = 43</li>
<li>Gianni Rivera (Milan) = 42</li>
</ul>
<h2><span style="font-size: 14pt;">Pencetak Gol Terbanyak Derby Della Madonnina</span></h2>
<ul>
<li><span style="font-size: 12pt;">Andriy Shevchenko (Milan) = 14 gol</span></li>
<li><span style="font-size: 12pt;">Giuseppe Meazza (Inter) = 13 gol</span></li>
<li><span style="font-size: 12pt;">Istvan Nyers (Inter) = 11 gol</span></li>
<li><span style="font-size: 12pt;">Gunnar Nordahl (Milan)= 11 gol</span></li>
<li><span style="font-size: 12pt;">Zlatan Ibrahimovic (Kedua klub) = 10 gol</span></li>
</ul>
<h2><span style="font-size: 14pt;">Rekor Terbanyak Kemenangan Derby Della Madonnina</span></h2>
<h3><span style="font-size: 12pt;">Serie A (1929–present): Total Pertandingan 177</span></h3>
<ul>
<li>AC Milan: 54</li>
<li>Inter Milan: <strong>67</strong></li>
<li>Seri: 56</li>
</ul>
<h3><span style="font-size: 12pt;">Coppa Italia: Total Pertandingan 27</span></h3>
<ul>
<li>AC Milan: <strong>10</strong></li>
<li>Inter Milan: 9</li>
<li>Seri: 8</li>
</ul>
<h3><span style="font-size: 12pt;">Supercoppa Italiana: Total Pertandingan 1</span></h3>
<ul>
<li>AC Milan: <strong>1</strong></li>
<li>Inter Milan: 0</li>
<li>Seri: 0</li>
</ul>
<h3><span style="font-size: 12pt;">UEFA Champions League: Total Pertandingan 4</span></h3>
<ul>
<li>AC Milan:<strong> 2</strong></li>
<li>Inter Milan: 0</li>
<li>Seri: 2</li>
</ul>
<h2><span style="font-size: 14pt;">2 Klub 1 Stadion</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Meski kedua klub dikenal sebagai musuh bebuyutan, AC Milan dan Inter Milan sampai saat ini masih bermarkas di stadion yang sama, yakni San Siro atau Giuseppe Meazza. Stadion legendaris ini sudah berdiri sejak 1925. Pembangunannya digagas oleh mantan presiden AC Milan, Piero Pirelli.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Sejatinya, stadion ini dibangun untuk menjadi markas AC Milan. Sementara Inter Milan bermain di Arena Civica, lapangan sepak bola yang dulunya merupakan lokasi parede militer pasukan Napoleon Buonaparte.</span></p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class=" wp-image-1420 aligncenter" src="https://speakbola.com/wp-content/uploads/Stadio_Meazza_2021_3-jpg-4728×3152-1-300x166.png" alt="San Sairo atau Giuseppe Meazza" width="455" height="252" srcset="https://speakbola.com/wp-content/uploads/Stadio_Meazza_2021_3-jpg-4728×3152-1-300x166.png 300w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/Stadio_Meazza_2021_3-jpg-4728×3152-1-1024x567.png 1024w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/Stadio_Meazza_2021_3-jpg-4728×3152-1-400x222.png 400w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/Stadio_Meazza_2021_3-jpg-4728×3152-1-768x425.png 768w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/Stadio_Meazza_2021_3-jpg-4728×3152-1.png 1170w" sizes="auto, (max-width: 455px) 100vw, 455px" /></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Namun akibat krisis keuangan yang dialami Milan pada tahun 1935, klub terpaksa menjual San Siro ke pemerintah kota Milan. Pemerintah kemudian melakukan sejumlah renovasi dan menambah kapasitas stadion. Baru setelah itu, pada tahun 1947 Inter Milan memilih pindah ke sana.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Pada tahun 1980, pemerintah kota Milan mengubah nama San Siro menjadi Giuseppe Meazza untuk menghormati legenda sepak bola timnas Italia yang semasa hidupnya juga pernah memperkuat Inter dan AC Milan.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Meski demikian, suporter AC Milan tetap menyebut stadion mereka sebagai San Siro karena Giuseppe lebih identik dengan Inter dan pernah bermain di klub tersebut selama 14 tahun.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Itu dia Speakers sejarah panjang perseteruan dua klub asal Milan, AC Milan vs Inter Milan, dalam derby della Madonnina. Rivalitas dua klub sekota ini selalu layak untuk dinanti.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Ikuti terus <a href="https://speakbola.com/">Speakbola</a> untuk dapat kabar terbaru dan unik dari dunia sepak bola. Bicara bola ya speakbola aja.</span></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com/derby-della-madonnina/">Derby Della Madonnina: Duel Dua Milan di Kota Milan, AC Milan VS Inter Milan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com">SpeakBola</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>5 Pertandingan Derby Della Madonnina dengan Rekor Skor Terbanyak di Era Milenium</title>
		<link>https://speakbola.com/rekor-skor-derby-della-madonnina/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[SpeakBola Writer]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 05 Sep 2022 07:15:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Offside]]></category>
		<category><![CDATA[AC MIlan]]></category>
		<category><![CDATA[Derby Della Madonnina]]></category>
		<category><![CDATA[Inter Milan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://speakbola.com/?p=1387</guid>

					<description><![CDATA[<p>(speakbola.com) &#8211; Derby della Madonnina (Derby Milan) adalah sebuah pertandingan sepak bola antara dua klub sepak bola terkemuka di Milan, Italia yaitu, A.C. Milan dan Inter Milan. Pertandingan syarat gengsi ini banyak menciptakan momen yang tak terlupakan. Salah satunya adalah pertandingan derby della madonnina dengan rekor skor terbanyak. Berikut adalah 4 Pertandingan Derby Della Madonnina [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com/rekor-skor-derby-della-madonnina/">5 Pertandingan Derby Della Madonnina dengan Rekor Skor Terbanyak di Era Milenium</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com">SpeakBola</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong>(speakbola.com) &#8211; </strong><a href="https://speakbola.com/derby-della-madonnina/">Derby della Madonnina</a> (Derby Milan) adalah sebuah pertandingan sepak bola antara dua klub sepak bola terkemuka di Milan, Italia yaitu, A.C. Milan dan Inter Milan.</span></p>
<div id="attachment_1406" style="width: 731px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-1406" class="wp-image-1406" src="https://speakbola.com/wp-content/uploads/Fbvgsx9XEAI5Umi-300x225.jpg" alt="4 Pertandingan Derby Della Madonnina dengan Skor Terbanyak" width="721" height="541" srcset="https://speakbola.com/wp-content/uploads/Fbvgsx9XEAI5Umi-300x225.jpg 300w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/Fbvgsx9XEAI5Umi-400x300.jpg 400w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/Fbvgsx9XEAI5Umi.jpg 680w" sizes="auto, (max-width: 721px) 100vw, 721px" /><p id="caption-attachment-1406" class="wp-caption-text"><span style="font-size: 10pt;">4 Pertandingan Derby Della Madonnina dengan Skor Terbanyak</span></p></div>
<p><span style="font-size: 12pt;">Pertandingan syarat gengsi ini banyak menciptakan momen yang tak terlupakan. Salah satunya adalah pertandingan derby della madonnina dengan rekor skor terbanyak. Berikut adalah 4 Pertandingan Derby Della Madonnina dengan rekor Skor Terbanyak.</span></p>
<h2><span style="font-size: 14pt;">1. Derby Della Madonnina 11 Mei 2001 (AC Milan 6-0 Inter Milan)</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">AC Milan pernah memiliki kenangan yang sangat manis atas Inter Milan di laga Derby della Madonnina. Milan pernah begitu perkasa saat berhadapan dengan Inter pada laga pekan ke-30 Serie A musim 2000/2001. Laga itu digelar di Giuseppe Meazza, 11 Mei 2001.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Saat itu Milan berhasil menang telak 6-0 atas Inter. Gol-gol Rossoneri dicetak oleh Gianni Comandini, Federico Giunti, Serginho dan Andriy Shevchenko.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="en"><a href="https://twitter.com/hashtag/OnThisDay?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#OnThisDay</a> in 2001<br />
Inter 0⃣ <a href="https://twitter.com/hashtag/ACMilan?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#ACMilan</a> 6⃣<br />
No caption needed 🤩</p>
<p>Sponsored by <a href="https://twitter.com/skrill?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">@skrill</a>. Make your money move.<a href="https://twitter.com/hashtag/SempreMilan?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#SempreMilan</a> <a href="https://t.co/aoLYhhw9xA">pic.twitter.com/aoLYhhw9xA</a></p>
<p>— AC Milan (@acmilan) <a href="https://twitter.com/acmilan/status/1259771812415705093?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">May 11, 2020</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Comandini dan Shevchenko sama-sama mencetak dua gol di laga tersebut. Laga itu menjadi laga dengan margin kemenangan terbesar dalam sejarah Derby della Madonnina, sekaligus rekor derby della madonnina terkelam bagi Inter Milan.</span></p>
<h2><span style="font-size: 14pt;">2. Derby Della Madonnina 6 Mei 2012 (Inter 4-2 Milan)</span></h2>
<p><iframe loading="lazy" title="YouTube video player" src="https://www.youtube.com/embed/8gEEiOUaG08" width="560" height="315" frameborder="0" allowfullscreen="allowfullscreen"></iframe></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Milan membutuhkan kemenangan di laga ini untuk bersaing memperebutkan trofi <em>scudetto</em> melawan Juventus. Namun jauh dari harapan, <em>Diavolo Rosso</em> justru kalah dengan skor 4-2 dan harapan mereka mempertahan scudetto pun pupus. Diego Milito membuka keunggulan Inter pada menit 44.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Namun, dua gol Zlatan Ibrahimovic pada menit 44 dan 46 membuat Milan berbalik unggul di derby della Madonnina ini. Akan tetapi, Milito kembali mencetak gol pada menit 52, 80, serta satu gol spektakuler dari Douglas Maicon saat pertandingan menyisakan tiga menit.</span></p>
<h2><span style="font-size: 12pt;"><span style="font-size: 14pt;">3. Derby Della Madonnina 30 Agustus 2009 (Ac Milan 0-4 Inter Milan)</span><br />
</span></h2>
<p><iframe loading="lazy" title="YouTube video player" src="https://www.youtube.com/embed/o77Chw4VLqo" width="560" height="315" frameborder="0" allowfullscreen="allowfullscreen"></iframe></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Dalam laga yang digelar di San Siro, Milan yang bertindak sebagai tuan rumah tampil di bawah tekanan Inter yang tampil luar biasa selama 90 menit jalannya pertandingan. Inter unggul dalam segala-segalanya dari rival sekotanya itu.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Alhasil pada paruh pertama laga, Inter sudah unggul 3-0 lewat gol Thiago Motta, Diego Milito (penalti) dan Maicon. Dejan Stankovic mencetak gol tambahan untuk timnya di babak kedua. Gol-gol <i>Nerazzurri</i> dicetak oleh Thiago Motta menit 30, Diego Milito menit 36 (penalti), menit 45 dan Dejan Stankovic menit 67.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Kemenangan derby della Madonnina ini terjadi saat Inter Milan era Jose Mourinho yang pada akhirnya meraih <i>treble winner</i>.</span></p>
<h2><span style="font-size: 14pt;">4. 31 Januari 2016 (AC Milan 3-0 Inter Milan)</span></h2>
<p><iframe loading="lazy" title="YouTube video player" src="https://www.youtube.com/embed/GecXa1YNPgk" width="560" height="315" frameborder="0" allowfullscreen="allowfullscreen"></iframe></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">AC Milan berhasil menang telak dengan skor 3-0 kala menjamu Inter Milan di giornata 22 Serie A di San Siro, Senin (31/01/2016).</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Pertandingan ini berlangsung seru dan cukup keras. Kedua tim saling jual beli serangan namun Milan lah yang mampu tampil lebih superior dengan tiga gol berkat sumbangan Alex, Carlos Bacca dan M&#8217;Baye Niang.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Dengan kemenangan derby della Madonnina ini, Rossoneri mengantongi 36 poin dan tetap berada di posisi 6 dari 22 laga. Sementara itu Inter tertahan di posisi 4 dengan koleksi 41 poin.</span></p>
<h2><span style="font-size: 14pt;">5. 3 April 2011 ( Ac Milan 3-0 Inter Milan)</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">  </span><iframe loading="lazy" title="YouTube video player" src="https://www.youtube.com/embed/49ZRGYuY5IE" width="560" height="315" frameborder="0" allowfullscreen="allowfullscreen"></iframe></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">AC Milan keluar sebagai pemenang Derby della Madonnina. Dalam laga yang berlangsung dalam tempo tinggi dan sarat emosi, Rossoneri sukses mengalahkan Inter Milan dengan skor telak 3-0.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Dalam pertandingan di San Siro, Minggu (3/4/2011) dinihari WIB, Milan langsung unggul pada menit pertama. Pato sukses mencatatkan namanya di papan skor setelah tembakannya merobek gawang Inter.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Berusaha menyamakan kedudukan, Nerazzurri malah kehilangan satu pemain pada awal babak kedua. Cristian Chivu dikartumerah karena mengasari Pato.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Milan menggandakan keunggulan saat laga berlangsung satu jam. Kembali Pato sukses menaklukkan Julio Cesar. Antonio Cassano akhirnya menggenapi kemenangan Milan pada menit-menit akhir. Tendangan penalti bekas pemain Sampdoria ini mengelabui Cesar.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Pada masa injury time, Milan juga harus bermain dengan sepuluh pemain. Cassano harus meninggalkan lapangan karena mendapatkan kartu kuning kedua. </span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Tambahan tiga poin mengokohkan Milan di peringkat teratas klasemen sementara Seri A dengan 65 poin dari 31 pertandingan. Mereka unggul lima poin atas Inter yang duduk di peringkat kedua.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Speakers, Itulah 4 Pertandingan derby della Madonnina dengan rekor skor terbanyak.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Ikuti terus <a href="https://speakbola.com">speakbola</a> untuk dapat kabar terbaru dan unik dari dunia sepak bola.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Bicara bola ya speakbola aja!</span></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com/rekor-skor-derby-della-madonnina/">5 Pertandingan Derby Della Madonnina dengan Rekor Skor Terbanyak di Era Milenium</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com">SpeakBola</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Para Pemain Yang Pernah Membela Dua Tim Sekota</title>
		<link>https://speakbola.com/pemain-membela-dua-tim-sekota/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[SpeakBola Writer]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 28 Jul 2022 10:42:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Offside]]></category>
		<category><![CDATA[AC MIlan]]></category>
		<category><![CDATA[Arsenal]]></category>
		<category><![CDATA[As roma]]></category>
		<category><![CDATA[derby]]></category>
		<category><![CDATA[Inter Milan]]></category>
		<category><![CDATA[manchester city]]></category>
		<category><![CDATA[Manchester United]]></category>
		<category><![CDATA[Tottenham Hotspur]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://speakbola.com/?p=657</guid>

					<description><![CDATA[<p>(speakbola.com) &#8211; Derby, itu lah sebutan bagi pertandingan sepak bola yang mempertemukan dua tim sekota atau dari wilayah yang sama. Pertandingan derby adalah salah satu pertandingan yang paling panas di sepak bola. Para tim-tim wakil kota atau wilayah saling menunjukan permainan terbaik mereka agar mendapatkan pengakuan sebagai penguasa tunggal wilayahnya. Laga derby tidak jarang mempertemukan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com/pemain-membela-dua-tim-sekota/">Para Pemain Yang Pernah Membela Dua Tim Sekota</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com">SpeakBola</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong>(speakbola.com)</strong> &#8211; Derby, itu lah sebutan bagi pertandingan sepak bola yang mempertemukan dua tim sekota atau dari wilayah yang sama. Pertandingan derby adalah salah satu pertandingan yang paling panas di sepak bola. Para tim-tim wakil kota atau wilayah saling menunjukan permainan terbaik mereka agar mendapatkan pengakuan sebagai penguasa tunggal wilayahnya.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Laga derby tidak jarang mempertemukan dua raksasa sepak bola yang berada di satu kota yang sama. Di Italia, ada derby milan antara <a href="https://speakbola.com/tag/ac-milan/">AC Milan</a> vs Inter Milan, juga ada derby kota Roma antara AS Roma dan Lazio. Sementara dari Liga Inggris ada derby Manchester antara <a href="https://speakbola.com/tag/manchester-united/">Manchester United</a> vs <a href="https://speakbola.com/tag/manchester-city/">Manchester City</a>. Selain itu, masih dari Liga Inggris, ada derby kota London antara Arsenal Vs Tottenham.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Gengsi laga derby amat tinggi, baik antara tim sepak bola itu sendiri atau pun antara pendukung. Rivalitas yang amat panas itu membuat terlarang bagi seorang pemain membela dua tim sekota, mereka akan dicap pengkhianat oleh pendukung mantan tim.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Tapi, tahukah speakers jika ada beberapa pemain yang berani mengambil resiko pindah ke tim rival dan dicap sebagai para pengkhianat sepak bola?</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Rubrik offside kali ini mengabarkan tentang para pemain yang pernah bela dua tim sekota.</span></p>
<h2><span style="font-size: 14pt;">1. Ronaldo (Inter Milan dan AC Milan)</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Ronaldo Nazario, El Phenomenon, tajam sebagai seorang striker dan aksinya mengolah bola juga amat menawan. Ia adalah salah satu pelopor Jogo Bonito tim nasional Brazil, panutan bagi para pesepak bola saat ini yang menyukai permainan indah. Namun, untuk urusan loyalitas kepada tim, Ia bukanlah seoranng panutan.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;"><img loading="lazy" decoding="async" class=" wp-image-671 aligncenter" src="https://speakbola.com/wp-content/uploads/15489100-0-image-a-106_1561994829362-1-300x180.jpg" alt="Ronaldo saat memperkuat Inter Milan" width="398" height="239" srcset="https://speakbola.com/wp-content/uploads/15489100-0-image-a-106_1561994829362-1-300x180.jpg 300w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/15489100-0-image-a-106_1561994829362-1-1024x615.jpg 1024w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/15489100-0-image-a-106_1561994829362-1-400x240.jpg 400w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/15489100-0-image-a-106_1561994829362-1-768x461.jpg 768w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/15489100-0-image-a-106_1561994829362-1-1536x923.jpg 1536w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/15489100-0-image-a-106_1561994829362-1-1000x600.jpg 1000w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/15489100-0-image-a-106_1561994829362-1.jpg 1908w" sizes="auto, (max-width: 398px) 100vw, 398px" /></span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Meskipun tak pernah menyebrang langsung antar tim rival sekota, pemain Brasil itu pernah bermain untuk Real Madrid dan Barcelona sekaligus. Dia juga pernah merumput di AC Milan dan Inter Milan.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Untuk melengkapi label pengkhianat yang melekat pada dirinya, Ronaldo pernah pindah ke Corinthians setelah berlatih beberapa bulan bersama Flamengo.</span></p>
<h2><span style="font-size: 14pt;">2. Ibrahimovic (Inter Milan dan AC Milan)</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Derby della madonnina, begitulah sebutan bagi pertandingan yang mempertemukan Inter Milan vs AC Milan. Adalah Zlatan Ibrahimovic, seorang pemain yang pernah membela dua tim kota Milan tersebut.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;"><img loading="lazy" decoding="async" class=" wp-image-674 aligncenter" src="https://speakbola.com/wp-content/uploads/milan3-1-300x169.jpg" alt="Ibrahimovic pemain membela tim sekota" width="440" height="248" srcset="https://speakbola.com/wp-content/uploads/milan3-1-300x169.jpg 300w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/milan3-1-1024x576.jpg 1024w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/milan3-1-400x225.jpg 400w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/milan3-1-768x432.jpg 768w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/milan3-1-1536x864.jpg 1536w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/milan3-1.jpg 1920w" sizes="auto, (max-width: 440px) 100vw, 440px" /></span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Ibra lebih dulu membela Inter pada 2006 &#8211; 2009. Kemudian, ia membela Milan di musim 2011/12 dan kini kembali berseragam Rossoneri sejak musim lalu. Ibra meraih 5 trofi di Inter dan sejauh ini sudah meraih 2 trofi bersama Milan.</span></p>
<h2><span style="font-size: 14pt;">3. Adebayor (Tottenham Hotspur dan Arsenal)</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">London Utara, rumah bagi dua tim sepak bola besar yaitu Arsenal dan Tottenham Hotspur. Kedua tim kerap terlibat derby sekota yang panas di Liga Inggris.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Namun, meski berseteru, kedua tim juga pernah dibela beberapa pemain yang sama. Salah satunya adalah Emmanuel Adebayor, yang membela Arsenal sejak 2006 hingga 2009. Lalu membela Tottenham pada 2011 hingga 2015.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;"><img loading="lazy" decoding="async" class=" wp-image-673 aligncenter" src="https://speakbola.com/wp-content/uploads/013821800_1619501895-000_Par1736337-1-300x173.jpg" alt="pemain yang pernah membela tim sekota" width="451" height="260" srcset="https://speakbola.com/wp-content/uploads/013821800_1619501895-000_Par1736337-1-300x173.jpg 300w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/013821800_1619501895-000_Par1736337-1-1024x591.jpg 1024w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/013821800_1619501895-000_Par1736337-1-400x231.jpg 400w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/013821800_1619501895-000_Par1736337-1-768x443.jpg 768w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/013821800_1619501895-000_Par1736337-1.jpg 1231w" sizes="auto, (max-width: 451px) 100vw, 451px" /></span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Meski tampil tajam bersama kedua tim sekota itu, Adebayor sayangnya tak berhasil meraih satu trofi pun di kedua tim rival itu.</span></p>
<h2><span style="font-size: 14pt;">4.Thibaut Courtois (Atletico Madrid dan Real Madrid)</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Salah satu laga derby yang atmosfernya paling panas di La Liga adalah derby antara Real Madrid dan Atletico Madrid. Tercatat ada beberapa pemain-pemain top yang pernah bermain untuk kedua tim, salah satunya adalah Thibaut Courtois.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;"><img loading="lazy" decoding="async" class=" wp-image-670 aligncenter" src="https://speakbola.com/wp-content/uploads/Thibaut_Courtois_UCL_final_reaction_2022-1-300x169.jpg" alt="Courtois saat membela Real Madrid" width="463" height="261" srcset="https://speakbola.com/wp-content/uploads/Thibaut_Courtois_UCL_final_reaction_2022-1-300x169.jpg 300w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/Thibaut_Courtois_UCL_final_reaction_2022-1-1024x576.jpg 1024w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/Thibaut_Courtois_UCL_final_reaction_2022-1-400x225.jpg 400w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/Thibaut_Courtois_UCL_final_reaction_2022-1-768x432.jpg 768w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/Thibaut_Courtois_UCL_final_reaction_2022-1-1536x864.jpg 1536w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/Thibaut_Courtois_UCL_final_reaction_2022-1.jpg 1920w" sizes="auto, (max-width: 463px) 100vw, 463px" /></span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Kiper asal Belgia ini bermain di kedua tim rival itu dengan menjadi juara La Liga bersama keduanya. Bersama Atletico, Courtois bermain selama 3 musim sejak 2011 hingga 2014. Kini Ia bermain di Real Madrid sejak 2018 dan sejauh ini sudah meraih 3 trofi.</span></p>
<h2><span style="font-size: 14pt;">5. Carlos Tevez (Manchester United dan Manchester City)</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Carlos Tevez, adalah salah satu pemain bintang yang sempat merasakan label pengkhianat akibat langsung menyeberang dari Machaster United ke rival sekota mereka Manchester City.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter wp-image-669" src="https://speakbola.com/wp-content/uploads/MV5BMjdmZjYyOGItYjZiNi00ODExLWIzOTAtY2QxMTFlMjMwZjdkXkEyXkFqcGdeQXVyMjUyNDk2ODc@._V1_-1-300x200.jpg" alt="Pemain membela tim sekota" width="470" height="313" srcset="https://speakbola.com/wp-content/uploads/MV5BMjdmZjYyOGItYjZiNi00ODExLWIzOTAtY2QxMTFlMjMwZjdkXkEyXkFqcGdeQXVyMjUyNDk2ODc@._V1_-1-300x200.jpg 300w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/MV5BMjdmZjYyOGItYjZiNi00ODExLWIzOTAtY2QxMTFlMjMwZjdkXkEyXkFqcGdeQXVyMjUyNDk2ODc@._V1_-1-1024x682.jpg 1024w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/MV5BMjdmZjYyOGItYjZiNi00ODExLWIzOTAtY2QxMTFlMjMwZjdkXkEyXkFqcGdeQXVyMjUyNDk2ODc@._V1_-1-400x266.jpg 400w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/MV5BMjdmZjYyOGItYjZiNi00ODExLWIzOTAtY2QxMTFlMjMwZjdkXkEyXkFqcGdeQXVyMjUyNDk2ODc@._V1_-1-768x511.jpg 768w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/MV5BMjdmZjYyOGItYjZiNi00ODExLWIzOTAtY2QxMTFlMjMwZjdkXkEyXkFqcGdeQXVyMjUyNDk2ODc@._V1_-1-1536x1023.jpg 1536w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/MV5BMjdmZjYyOGItYjZiNi00ODExLWIzOTAtY2QxMTFlMjMwZjdkXkEyXkFqcGdeQXVyMjUyNDk2ODc@._V1_-1-2048x1364.jpg 2048w" sizes="auto, (max-width: 470px) 100vw, 470px" /></span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Tevez bermain di MU sejak 2007 hingga 2009, lalu langsung menyeberang ke City pada 2009 hingga 2013. Bersama MU, ia sukses meraih 6 trofi, sedangkan di City Ia memnangkan 3 trofi.</span></p>
<h2><span style="font-size: 14pt;">6. Pedro (AS Roma dan Lazio)</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Pemain terakhir yang membela dua tim rival adalah Pedro. Penyerang yang namanya mencuat saat memperkuat Barcelona ini menjadi pemain pertama dalam 40 tahun yang menyebrang langsung antara dua tim sekota, AS Roma dan Lazio.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;"><img loading="lazy" decoding="async" class=" wp-image-672 aligncenter" src="https://speakbola.com/wp-content/uploads/pedro-as-roma-1602077117-48651-1-300x168.jpg" alt="Pedro menyebrang dari AS Roma ke Lazio" width="493" height="276" srcset="https://speakbola.com/wp-content/uploads/pedro-as-roma-1602077117-48651-1-300x168.jpg 300w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/pedro-as-roma-1602077117-48651-1-400x224.jpg 400w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/pedro-as-roma-1602077117-48651-1-768x429.jpg 768w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/pedro-as-roma-1602077117-48651-1-1000x560.jpg 1000w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/pedro-as-roma-1602077117-48651-1.jpg 1002w" sizes="auto, (max-width: 493px) 100vw, 493px" /></span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Pedro sendiri sebenarnya baru bergabung di Roma awal musim lalu. Ia tampil 40 kali dan mencetak 6 gol serta 7 assist. Setelah itu pemain asal Spanyol ini dikontrak Lazio selama 2 tahun hingga 2023.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Itulah dia sederet daftar pemain yang pernah membela dua tim sekota. Bursa transfer masih berjalan sampai beberapa waktu lagi, menarik untuk ditunggu apakah akan ada lagi pemain yang menyebrang ke tim rival dan menambah daftar pemain yang pernah membela dua tim sekota.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Ikuti terus <a href="https://speakbola.com/">Speakbola</a> untuk dapat kabar terbaru dan unik dari duni sepak bola. Bicara bola ya speakbola aja.</span></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com/pemain-membela-dua-tim-sekota/">Para Pemain Yang Pernah Membela Dua Tim Sekota</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com">SpeakBola</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
