<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Indonesia &#8211; SpeakBola</title>
	<atom:link href="https://speakbola.com/tag/indonesia/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://speakbola.com</link>
	<description>Bicara Bola ya Speakbola aja!</description>
	<lastBuildDate>Wed, 10 Jun 2026 08:22:01 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://speakbola.com/wp-content/uploads/logo-only-32x32.png</url>
	<title>Indonesia &#8211; SpeakBola</title>
	<link>https://speakbola.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Profil Jay Idzes: Bek Timnas Indonesia yang Berkarier di Eropa</title>
		<link>https://speakbola.com/profil-jay-idzes/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[sb_buggy]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Jun 2026 08:22:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sepakbola Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[featured]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Profil Jay Idzes]]></category>
		<category><![CDATA[Profil Pemain]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://speakbola.com/?p=4518</guid>

					<description><![CDATA[<p>Profil Jay Idzes menjadi salah satu topik yang banyak dicari oleh pencinta sepak bola Indonesia. Pemain yang berposisi sebagai bek tengah ini dikenal karena kualitas bertahannya yang solid, kemampuan membaca permainan, serta kepemimpinannya di lapangan. Jay Idzes menjadi perhatian publik setelah resmi memperkuat Timnas Indonesia. Kehadirannya memberikan tambahan kekuatan di lini belakang skuad Garuda yang [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com/profil-jay-idzes/">Profil Jay Idzes: Bek Timnas Indonesia yang Berkarier di Eropa</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com">SpeakBola</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Profil Jay Idzes menjadi salah satu topik yang banyak dicari oleh pencinta sepak bola Indonesia. Pemain yang berposisi sebagai bek tengah ini dikenal karena kualitas bertahannya yang solid, kemampuan membaca permainan, serta kepemimpinannya di lapangan.</p>
<p>Jay Idzes menjadi perhatian publik setelah resmi memperkuat Timnas Indonesia. Kehadirannya memberikan tambahan kekuatan di lini belakang skuad Garuda yang tengah berkembang di bawah asuhan pelatih Shin Tae-yong dan penerusnya.</p>
<p>Lalu, seperti apa perjalanan karier pemain keturunan Indonesia tersebut? Berikut ulasan lengkap profil Jay Idzes.</p>
<h2>Profil Jay Idzes dan Biodata Lengkap</h2>
<p>Nama lengkap: Jay Noah Idzes</p>
<p>Tanggal lahir: 2 Juni 2000</p>
<p>Tempat lahir: Mierlo, Belanda</p>
<p>Kewarganegaraan: Indonesia, Belanda</p>
<p>Tinggi badan: 191 cm</p>
<p>Posisi: Bek Tengah</p>
<p>Kaki dominan: Kanan</p>
<p>Klub: Venezia FC</p>
<p>Dalam profil Jay Idzes, diketahui bahwa ia lahir dan besar di Belanda. Meski demikian, Jay memiliki garis keturunan Indonesia yang membuatnya memenuhi syarat untuk membela Timnas Indonesia di level internasional.</p>
<p>Dengan postur tinggi dan kemampuan bertahan yang baik, Jay Idzes dikenal sebagai bek modern yang mampu membantu serangan maupun menjaga lini pertahanan.</p>
<h2>Awal Karier dalam Profil Jay Idzes</h2>
<p>Perjalanan dalam profil Jay Idzes dimulai dari akademi sepak bola di Belanda. Ia mengembangkan kemampuannya melalui sistem pembinaan usia muda yang terkenal berkualitas.</p>
<p>Bakat yang dimiliki membuatnya mampu menembus level profesional dan mendapatkan kesempatan bermain di berbagai kompetisi sepak bola Belanda.</p>
<p>Sejak usia muda, Jay Idzes dikenal sebagai pemain yang memiliki disiplin tinggi dan kemampuan membaca permainan yang matang.</p>
<h2>Profil Jay Idzes Saat Membela FC Eindhoven</h2>
<p>Salah satu fase penting dalam profil Jay Idzes adalah ketika membela FC Eindhoven.</p>
<p>Bersama klub tersebut, Jay mendapatkan kesempatan bermain secara reguler dan menunjukkan perkembangan yang signifikan sebagai bek tengah. Penampilannya yang konsisten membuat banyak klub mulai melirik potensinya.</p>
<p>Selama bermain di FC Eindhoven, Jay Idzes memperoleh pengalaman berharga menghadapi berbagai tim kompetitif di Belanda.</p>
<h2>Profil Jay Idzes Bersama Go Ahead Eagles</h2>
<p>Setelah tampil impresif di FC Eindhoven, Jay Idzes melanjutkan kariernya bersama Go Ahead Eagles.</p>
<p>Di klub ini, kualitas permainan Jay semakin berkembang. Ia menunjukkan kemampuan bertahan yang kuat sekaligus menjadi pemain yang mampu membantu proses pembangunan serangan dari lini belakang.</p>
<p>Pengalamannya di Go Ahead Eagles menjadi salah satu faktor yang membantu perkembangan kariernya menuju level yang lebih tinggi.</p>
<h2>Profil Jay Idzes dan Karier Bersama Venezia FC</h2>
<p>Babak baru dalam profil Jay Idzes dimulai ketika ia bergabung dengan Venezia FC di Italia.</p>
<p>Kepindahannya ke klub Italia tersebut menjadi langkah besar dalam karier profesionalnya. Bermain di kompetisi yang dikenal memiliki kualitas taktik tinggi membuat Jay Idzes semakin berkembang sebagai seorang bek.</p>
<p>Bersama Venezia, ia mendapatkan kesempatan untuk bersaing di salah satu lingkungan sepak bola paling kompetitif di Eropa.</p>
<p>Kariernya di Italia juga semakin meningkatkan pengalaman dan kualitas permainannya sebagai pemain bertahan.</p>
<h2>Profil Jay Idzes Bersama Timnas Indonesia</h2>
<p>Dalam profil Jay Idzes, perjalanan bersama Timnas Indonesia menjadi bagian yang paling menarik bagi para pendukung Garuda.</p>
<p>Setelah menjalani proses naturalisasi, Jay Idzes resmi menjadi warga negara Indonesia dan berhak membela Timnas Indonesia di berbagai ajang internasional.</p>
<p>Debutnya bersama Timnas Indonesia langsung mendapat perhatian karena ia mampu menunjukkan kualitas yang dibutuhkan untuk memperkuat lini pertahanan.</p>
<p>Kemampuan duel udara, ketenangan saat menguasai bola, dan kepemimpinan di lapangan membuat Jay Idzes menjadi salah satu pemain penting di skuad Garuda.</p>
<h2>Prestasi dalam Profil Jay Idzes</h2>
<p>Meski masih berada pada usia produktif sebagai pesepak bola profesional, profil Jay Idzes sudah diwarnai sejumlah pencapaian penting.</p>
<p>Beberapa prestasi dan pencapaian Jay Idzes antara lain:</p>
<ul>
<li>Berkarier di kompetisi profesional Belanda.</li>
<li>Bermain di klub Eropa yang kompetitif.</li>
<li>Menjadi bagian dari skuad Venezia FC.</li>
<li>Resmi membela Timnas Indonesia.</li>
<li>Menjadi salah satu pilar pertahanan skuad Garuda.</li>
<li>Memiliki pengalaman bermain di berbagai level kompetisi Eropa.</li>
</ul>
<p>Prestasi tersebut menunjukkan bahwa Jay Idzes memiliki potensi besar untuk terus berkembang di masa depan.</p>
<h2>Profil Jay Idzes sebagai Harapan Lini Belakang Timnas Indonesia</h2>
<p>Profil Jay Idzes tidak hanya menarik karena perjalanan kariernya di Eropa, tetapi juga karena kontribusinya bagi Timnas Indonesia.</p>
<p>Dengan usia yang masih relatif muda, Jay memiliki peluang besar untuk menjadi pemimpin lini belakang Timnas Indonesia dalam berbagai turnamen internasional mendatang.</p>
<p>Kehadirannya memberikan optimisme bagi para penggemar sepak bola Indonesia yang berharap skuad Garuda dapat bersaing lebih baik di level Asia maupun dunia.</p>
<h2>Kesimpulan Profil Jay Idzes</h2>
<p>Profil Jay Idzes menunjukkan perjalanan seorang pesepak bola yang berkembang melalui sistem sepak bola Eropa hingga akhirnya menjadi bagian penting dari Timnas Indonesia.</p>
<p>Dengan pengalaman bermain di Belanda dan Italia, serta kualitas yang dimilikinya sebagai bek tengah modern, Jay Idzes menjadi salah satu aset berharga bagi masa depan sepak bola Indonesia.</p>
<p>Bagi para pencinta sepak bola nasional, profil Jay Idzes merupakan kisah menarik tentang pemain keturunan yang memilih membela Merah Putih dan berjuang membawa Timnas Indonesia meraih prestasi yang lebih tinggi.</p>
<p>Baca juga:</p>
<ul>
<li><a href="https://speakbola.com/indonesia-vs-oman/">Pertandingan Indonesia vs Oman yang memukau</a></li>
</ul>
<p>Referensi:</p>
<ul>
<li><a href="https://www.pssi.org/" target="_blank" rel="noopener">https://www.pssi.org/</a></li>
<li><a href="https://www.fifa.com/" target="_blank" rel="noopener">https://www.fifa.com/</a></li>
<li><a href="https://www.transfermarkt.com/" target="_blank" rel="noopener">https://www.transfermarkt.com/</a></li>
</ul>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com/profil-jay-idzes/">Profil Jay Idzes: Bek Timnas Indonesia yang Berkarier di Eropa</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com">SpeakBola</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Shin Tae Yong Ancam Akan Mundur Sebagai Pelatih Timnas</title>
		<link>https://speakbola.com/shin-tae-yong-ancam-akan-mundur-sebagai-pelatih-timnas/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[SpeakBola Writer]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 13 Oct 2022 10:35:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bola Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Iwan Bule]]></category>
		<category><![CDATA[PSSI]]></category>
		<category><![CDATA[shin tae-yong]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://speakbola.com/?p=2578</guid>

					<description><![CDATA[<p>(speakbola.com) &#8211; Shin Tae-yong ancam akan mundur sebagai pelatih Tim Nasional Indonesia. Keputusan ini diambil menyusul tuntutan mundur kepada Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan atau Iwan Bule, terkait tragedi Kanjuruhan. Ancam Mundur &#8220;Pertama-tama saya ingin mengucapkan turut berduka cita atas tragedi Kanjuruhan, Malang. Saya juga seorang suami dari istri dan seorang bapak dari dua anak. [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com/shin-tae-yong-ancam-akan-mundur-sebagai-pelatih-timnas/">Shin Tae Yong Ancam Akan Mundur Sebagai Pelatih Timnas</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com">SpeakBola</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong>(speakbola.com)</strong> &#8211; <a href="https://speakbola.com/timnas-indonesia-menang-2-kali-atas-curacao/">Shin Tae-yong</a> ancam akan mundur sebagai pelatih <a href="https://speakbola.com/update-peringkat-fifa-timnas-indonesia/">Tim Nasional Indonesia</a>. </span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Keputusan ini diambil menyusul tuntutan mundur kepada Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan atau <a href="https://speakbola.com/indonesia-keluar-aff/">Iwan Bule</a>, terkait<a href="https://speakbola.com/4-faktor-terjadinya-tragedi-kanjuruhan/"> tragedi Kanjuruhan.</a></span></p>
<h2><span style="font-size: 14pt;">Ancam Mundur</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone wp-image-2579" src="https://speakbola.com/wp-content/uploads/sty2-1-300x150.jpg" alt="Shin Tae Yong Ancam Akan Mundur Sebagai Pelatih Timnas" width="502" height="251" srcset="https://speakbola.com/wp-content/uploads/sty2-1-300x150.jpg 300w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/sty2-1-400x201.jpg 400w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/sty2-1-768x385.jpg 768w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/sty2-1.jpg 800w" sizes="(max-width: 502px) 100vw, 502px" /></span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">&#8220;Pertama-tama saya ingin mengucapkan turut berduka cita atas tragedi Kanjuruhan, Malang. Saya juga seorang suami dari istri dan seorang bapak dari dua anak. Saya ingin memberikan dukungan penuh kepada para korban dan keluarga korban,&#8221; tulis Shin Tae-yong.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">&#8220;Seseorang yang sangat mencintai sepakbola Indonesia dengan kesungguhan hati dan memberikan dukungan penuh dari belakang agar sepakbola dapat berkembang adalah Ketua Umum <a href="https://speakbola.com/arema-fc-dan-panpel-kena-sanksi/">PSSI</a>. </span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Menurut saya, jika Ketua Umum PSSI harus bertanggung jawab atas semua yang terjadi dan mengundurkan diri, maka saya pun harus mengundurkan diri,&#8221; tulis Shin Tae-yong dikutip dari Instagram pribadinya @shintaeyong7777, Rabu 12 Oktober 2022.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Ditambahkan pelatih 52 tahun itu, sepak bola tidak bisa sukses jika hanya performa 11 pemain inti saja yang bagus atau hanya staf pelatih saja yang bagus. </span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Kesuksesan bisa dicapai ketika semuanya menjadi satu tim.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Mulai dari pemain inti, pemain cadangan, staf pelatih, ofisial, semua karyawan federasi, termasuk Ketua Umum PSSI.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Itulah filosofi sepak bola yang dipahami Shin Tae-yong. Sepak bola adalah salah satu olahraga yang tidak akan bisa menang dengan hanya 1 orang saja yang bagus kinerjanya.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">&#8220;Saya dengan masyarakat Indonesia dapat mengembangkan sepak bola Indonesia bersama setelah saya datang ke Indonesia pada tahun 2020. Ini adalah prestasi atau hasil yang dibuat oleh para pemain, fans dan Ketua Umum PSSI yang memilih saya,&#8221; tuturnya</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Mantan pelatih Timnas Korea Selatan di <a href="https://speakbola.com/piala-dunia-terakhir-messi/">Piala Dunia</a> 2018 itu pun menyayangkan kalau semua tanggung jawab dialihkan kepada Ketum PSSI. </span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Karena, lanjut Shin, Iwan Bule telah mengembangkan sepak bola Indonesia secara keseluruhan. </span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Sehingga pasti bisa juga mengatasi keadaan saat ini dengan baik.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">&#8220;Sebagai penutup, sekali lagi saya ingin mengucapkan bahwa saya ingin memberikan dukungan penuh kepada para korban, keluarga korban, dan seluruh masyarakat Indonesia,&#8221; demikian Shin Tae-yong.</span></p>
<h2><span style="font-size: 14pt;">Profil Shin Tae Yong</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;"><img decoding="async" class="wp-image-2580 alignnone" src="https://speakbola.com/wp-content/uploads/sty-1-300x239.jpg" alt="Shin Tae Yong Ancam Akan Mundur Sebagai Pelatih Timnas" width="489" height="389" srcset="https://speakbola.com/wp-content/uploads/sty-1-300x239.jpg 300w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/sty-1-400x318.jpg 400w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/sty-1.jpg 500w" sizes="(max-width: 489px) 100vw, 489px" /></span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Shin Tae-yong secara resmi diperkenalkan sebagai pelatih timnas Indonesia oleh PSSI pada 28 Desember 2019.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;"> Mantan pembesut timnas Korea Selatan di Piala Dunia 2018 itu menggantikan pelatih asal Skotlandia, Simon McMenemy, yang dipecat PSSI. </span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Oleh PSSI, Shin Tae-yong diberi kontrak jangka panjang yakni selama empat tahun.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Selain menjadi pelatih kepala untuk timnas Indonesia senior, STY juga diberi tugas menangani skuad Garuda junior yaitu U19 dan U23.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Di bawah komando Shin Tae-yong, timnas Indonesia senior berhasil melaju ke final <a href="https://speakbola.com/indonesia-di-piala-aff/">Piala AFF</a> 2020 dan lolos ke Piala Asia 2023. </span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Sementara itu, timnas U20 juga sukses meraih tiket ke Piala Asia U20 yang akan diselenggarakan di Uzbekistan tahun depan.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Bicara bola ya <a href="https://speakbola.com">speakbola</a> aja!</span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="lastread"></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com/shin-tae-yong-ancam-akan-mundur-sebagai-pelatih-timnas/">Shin Tae Yong Ancam Akan Mundur Sebagai Pelatih Timnas</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com">SpeakBola</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Update Peringkat FIFA Timnas Indonesia</title>
		<link>https://speakbola.com/update-peringkat-fifa-timnas-indonesia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[SpeakBola Writer]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 Sep 2022 07:59:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bola Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[FIFA]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Peringkat]]></category>
		<category><![CDATA[Timnas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://speakbola.com/?p=1929</guid>

					<description><![CDATA[<p>(speakbola.com) &#8211; Peringkat FIFA timnas Indonesia naik setelah menumbangkan perlawanan Curacao 3-2 dalam laga yang berlangsung pada Sabtu, 24 September 2022 Naik Dua Peringkat Pertandingan yang berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api  itu berjalan ketat dan saling mengejar skor. Kemenangan dramatis yang diraih skuad garuda atas Curacao membuat Indonesia berada di peringkat 153 atau [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com/update-peringkat-fifa-timnas-indonesia/">Update Peringkat FIFA Timnas Indonesia</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com">SpeakBola</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong>(speakbola.com) &#8211;</strong> Peringkat FIFA <a href="https://speakbola.com/indonesia-di-piala-aff/">timnas</a> Indonesia naik setelah menumbangkan perlawanan Curacao 3-2 dalam laga yang berlangsung pada Sabtu, 24 September 2022</span></p>
<h2><span style="font-size: 14pt;">Naik Dua Peringkat</span></h2>
<div id="attachment_1936" style="width: 466px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-1936" class="wp-image-1936" src="https://speakbola.com/wp-content/uploads/timnas-indonesia-vs-curacao_169-1-300x169.jpeg" alt="Update Peringkat FIFA Timnas Indonesia" width="456" height="257" srcset="https://speakbola.com/wp-content/uploads/timnas-indonesia-vs-curacao_169-1-300x169.jpeg 300w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/timnas-indonesia-vs-curacao_169-1-400x225.jpeg 400w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/timnas-indonesia-vs-curacao_169-1.jpeg 650w" sizes="(max-width: 456px) 100vw, 456px" /><p id="caption-attachment-1936" class="wp-caption-text"><span style="font-size: 10pt;">Indonesia menang lawan Curacao</span></p></div>
<p><span style="font-size: 12pt;">Pertandingan yang berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api  itu berjalan ketat dan saling mengejar skor.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Kemenangan dramatis yang diraih skuad garuda atas Curacao membuat Indonesia berada di peringkat 153 atau naik dua peringkat yang sebelumnya berada di peringkat 155.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Hal tersebut berdasar laporan Footy Rankings yang merupakan sebuah akun Twitter yang kerap melakukan update posisi negara di ranking FIFA.</span></p>
<p>&nbsp;</p>
<blockquote class="twitter-tweet"><p><span style="font-size: 12pt;">Friendly Match</span><br />
<span style="font-size: 12pt;">🇮🇩 Indonesia 3-2 Curacao 🇨🇼</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">FIFA rankings points after match:</span><br />
<span style="font-size: 12pt;">🇮🇩 1026.60 (+ 7.41)</span><br />
<span style="font-size: 12pt;">🇨🇼 1285.94 (- 7.41)</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Rankings after match:</span><br />
<span style="font-size: 12pt;">🇮🇩 153 (+ 3)</span><br />
<span style="font-size: 12pt;">🇨🇼 84 (- 1)<a href="https://twitter.com/hashtag/FIFARankings?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#FIFARankings</a> <a href="https://twitter.com/hashtag/TimnasDay?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#TimnasDay</a>— Footy Rankings (@FootyRankings) <a href="https://twitter.com/FootyRankings/status/1573688031978332160?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">September 24, 2022</a></span></p></blockquote>
<p><span style="font-size: 12pt;"><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Indonesia berhasil mendapatkan 7,41 poin berkat kemenangan dari Curacao. Dengan demikian Indonesia saat ini mengoleksi 1026,60 poin.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Hasil terbalik diraih oleh Thailand, mereka diklaim akan turun tiga posisi begitu ranking terbaru <a href="https://www.fifa.com/fifa-world-ranking" target="_blank" rel="noopener">FIFA</a> dirilis pada 6 Oktober mendatang.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Dua tim ASEAN lainnya yakni Vietnam dan Singapura juga bertemu dalam ajang VFF Tri-Nations Series. The Golden Stars yang bertindak sebagai tuan rumah tanpa ampun menghajar Singapura 4-0 pada 24 September lalu.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Berdasarkan penghitungan Footy Ranking, Vietnam akan tetap berada di posisi ke-97 FIFA meski mendapatkan tambahan poin 3,05. Hal yang sama juga berlaku buat Singapura yang posisinya tidak berubah di ranking 159 FIFA.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Skuad Garuda kini menempati peringkat 153 dunia dan masih berpotensi memperbaiki ranking mereka di FIFA Matchday September 2022.</span></p>
<h2><span style="font-size: 14pt;"><strong>Berikut Ranking FIFA Tim ASEAN hingga Senin 26 September 2022:</strong></span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">97. Vietnam</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">111. Thailand</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">133. Filipina</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">148. Malaysia</span></p>
<p><strong><span style="font-size: 12pt;">155. Indonesia</span></strong></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">158. Myanmar</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">159. Singapura</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">177. Kamboja</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">186. Laos</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">191. Brunei</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">198. Timor Leste</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Ikuti terus <a href="https://speakbola.com">speakbola</a> untuk  dapat kabar terkini dan unik dari dunia sepak bola.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Bicara bola ya speakbola aja!</span></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com/update-peringkat-fifa-timnas-indonesia/">Update Peringkat FIFA Timnas Indonesia</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com">SpeakBola</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Timnas Indonesia di Piala AFF, Tersubur Koleksi Runner Up</title>
		<link>https://speakbola.com/indonesia-di-piala-aff/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[SpeakBola Writer]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 31 Aug 2022 07:13:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Offside]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[piala aff]]></category>
		<category><![CDATA[Sepak Bola Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Timnas]]></category>
		<category><![CDATA[Timnas Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://speakbola.com/?p=1332</guid>

					<description><![CDATA[<p>(speakbola.com) &#8211; Hasil drawing fase grup Piala AFF 2022 telah digelar di Thailand pada Selasa (30/8/2022). Hasil drawing tersebut menempatkan Timnas Indonesia di Grup A, yang akan membuat langkah timnas Indonesia di Piala AFF cukup berat, karena harus berjumpa dengan juara bertahan Thailand. Filipina, Kamboja dan pemenang pertandingan babak kualifikasi antara Brunei Darussalam dan Timor-Leste [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com/indonesia-di-piala-aff/">Timnas Indonesia di Piala AFF, Tersubur Koleksi Runner Up</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com">SpeakBola</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong>(speakbola.com)</strong> &#8211; Hasil drawing fase grup <a href="https://speakbola.com/tag/piala-aff/">Piala AFF</a> 2022 telah digelar di Thailand pada Selasa (30/8/2022). Hasil drawing tersebut menempatkan Timnas Indonesia di Grup A, yang akan membuat langkah timnas Indonesia di Piala AFF cukup berat, karena harus berjumpa dengan juara bertahan Thailand.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Filipina, Kamboja dan pemenang pertandingan babak kualifikasi antara Brunei Darussalam dan Timor-Leste akan bergabung di Grup A bersama Indonesia dan Thailand. Melansir situs resmi <a href="https://www.affmitsubishielectriccup.com/2022/news/1826-defending-champions-thailand-to-play-indonesia-in-aff-mitsubishi-electric-cup-2022-group-stage" target="_blank" rel="noopener">AFF</a>, pertandingan babak kualifikasi antara Brunei Darussalam dan Timor-Leste telah dijadwalkan pada 5 dan 15 November.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Sementara untuk grup B, dihuni oleh juara AFF 2018, Vietnam, yang akan berhadapan dengan juara AFF 2010, Malaysia. Kemudian juara empat kali Singapura, Myanmar dan Laos menemani mereka di Grup B.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Piala AFF 2022 dipastikan digelar dengan format yang berbeda dibanding edisi 2020 lalu. Pada edisi sebelumnya, ada banyak penyesuaian yang dibuat AFF lantaran masih dalam pandemi Covid-19. Salah satu penyesuaian itu adalah mengubah format pertandingan menjadi single round robin.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Di edisi 2022, Piala AFF akan kembali digelar dengan format kandang dan tandang pada fase grup. Sementara, format babak semifinal juga akan memakai kandang dan tandang. Begitu juga dengan laga final.</span></p>
<h2><span style="font-size: 14pt;">Sejarah Indonesia di Piala AFF</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Sejatinya, Timnas Indonesia terkenal kuat di kawasan Asia Tenggara. Namun entah mengapa untuk merebut gelar juara Piala AFF yang menjadi ajang adu kualitas tim nasional negara di kawasan ASEAN itu, Tim Garuda belum berhasil.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Sejak masih bernama Piala Tiger hingga berganti nama menjadi Piala AFF pada 2008, langkah terjauh Indonesia hanyalah keluar sebagai runner up kejuaraan. Rekor Indonesia sebagai runner up Piala AFF sebanyak 6 kali belum terpecahkan hingga kini.</span></p>
<h3><span style="font-size: 12pt;">1. Final Piala Tiger 2000</span></h3>
<p><span style="font-size: 12pt;">Final pertama Timnas Indonesia di Piala AFF adalah saat kejuaraan itu masih bernama Piala Tiger, pada tahun 2000 di Thailand. Berada satu grup dengan tim tuan rumah, Timnas Indonesia lolos ke semifinal sebagai runner up grup.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Uniknya, kedua tim dari grup yang sama ini harus kembali bertemu di laga final kejuaraan. Dan, Timnas Indonesia harus puas dengan status runner up di Piala Tiger tahun 2000.</span></p>
<p><iframe loading="lazy" title="YouTube video player" src="https://www.youtube.com/embed/nABYxNuGj2E" width="560" height="315" frameborder="0" allowfullscreen="allowfullscreen"></iframe></p>
<h3><span style="font-size: 12pt;">2. Final Piala Tiger 2002</span></h3>
<p><span style="font-size: 12pt;">Dua tahun berselang sejak kekalahan di Final pada tahun 2000, Indonesia kembali harus berjumpa dengan Thailand, lagi-lagi di partai penentu kejuaraan.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Pada Final Piala Tiger 2002, kembali Timnas Indonesia harus menelan pil pahit usai kalah dalam babak adu pinalti oleh Thailand. Kekalahan itu mungkin adalah yang paling menyakitkan. Pasalnya Timnas Indonesia harus kalah lewat drama penalti (2-4) setelah kedua kubu bermain 2-2 pada sebuah laga menegangkan di rumah sendiri, di hadapan 100.000 penonton yang memadati Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta.</span></p>
<p><iframe loading="lazy" title="YouTube video player" src="https://www.youtube.com/embed/tGriW3MgY30" width="560" height="315" frameborder="0" allowfullscreen="allowfullscreen"></iframe></p>
<h3><span style="font-size: 12pt;">3. Final Piala Tiger 2004</span></h3>
<p><span style="font-size: 12pt;">Berturut-turut, untuk ketiga kalinya Timnas Indonesia masuk ke final Piala Tiger. Dan, untuk ketiga kalinya pula, Indonesia harus puas finis di posisi runner up.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Kali ini giliran Singapura yang memupus asa Timnas menjuarai Piala Tiger 2004. Singapura mengalahkan Indonesia pada dua leg pertandingan. Di leg pertama, di Jakarta, Singapura mengalahkan indonesia dengan skor 1-3. Kemudian pada final leg kedua di National Stadium, mereka menang 2-1 atas Indonesia.</span></p>
<p><iframe loading="lazy" title="YouTube video player" src="https://www.youtube.com/embed/O9s4wSs-0YQ" width="560" height="315" frameborder="0" allowfullscreen="allowfullscreen"></iframe></p>
<h3><span style="font-size: 12pt;">4. Final Piala AFF 2010</span></h3>
<p><span style="font-size: 12pt;">Indonesia tampil menjanjikan pada fase grup piala AFF 2010. Timnas mencukur Malaysia dengan skor 5-1. Laga kedua melawan Laos pun menjadi kemenangan besar timnas Indonesia karena skuad Garuda sukses menang 6-0 tanpa balas. Kemudian saat bertemu Thailand, Timnas Indonesia pun berhasil menang 2-1. Justru di partai penentu Piala AFF 2010 menghadapi Malaysia Timnas Indonesia malah kehilangan kegarangan.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Pada leg pertama final, Timnas Indonesia bisa menahan imbang Malaysia pada babak pertama pertandingan. Namun, pada babak kedua gawang timnas Indonesia dihancurkan oleh Malaysia karena mereka mencetak tiga gol tanpa balas.</span></p>
<p><iframe loading="lazy" title="YouTube video player" src="https://www.youtube.com/embed/p1Gz1d9vHFU" width="560" height="315" frameborder="0" allowfullscreen="allowfullscreen"></iframe></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Sedangkan untuk leg kedua, timnas Indonesia hanya menang 2-1 dari Malaysia. Sehingga skuad Garuda kalah 2-4 dalam agregat di Piala AFF 2010 tersebut. Kekalahan itu membuat Timnas Indonesia harus puas kembali menjadi runner up Piala AFF.</span></p>
<h3><span style="font-size: 12pt;">5. Final Piala AFF 2016</span></h3>
<p><span style="font-size: 12pt;">Pada partai final Piala AFF 2016, Indonesia menelan kekalahan 0-2 dari Thailand pada pertandingan kedua final Piala AFF 2016 di Stadion Rajamangala, Bangkok, Sabtu (17/12/2016).</span></p>
<p><iframe loading="lazy" title="YouTube video player" src="https://www.youtube.com/embed/uI8pLz-7Uk8" width="560" height="315" frameborder="0" allowfullscreen="allowfullscreen"></iframe></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Skuad Garuda pun akhirnya gagal menjadi juara karena kalah agregat 2-3 dari Thailand. Dengan demikian, Indonesia sudah 5 kali menjadi runner up kejuaraan 2 tahunan ini. Sementara itu, Thailand menjadi negara yang paling banyak mengoleksi gelar paling bergengsi antarnegara ASEAN tersebut, dengan torehan 5 trofi.</span></p>
<h3><span style="font-size: 12pt;">6. Final Piala AFF 2020</span></h3>
<p><span style="font-size: 12pt;">Kutukan menjadi runner up Piala AFF seolah melekat pada Timnas Indonesia. Di tahun 2020, untuk keenam kalinya Tim Garuda harus puas menempati posisi kedua kejuaraan 2 tahunan ini.</span></p>
<p><iframe loading="lazy" title="YouTube video player" src="https://www.youtube.com/embed/3h9Se4LU9VE" width="560" height="315" frameborder="0" allowfullscreen="allowfullscreen"></iframe><span style="font-size: 12pt;"> </span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Timnas Thailand menjadi juara Piala AFF 2020 usai menang skor agregat 6-2 atas Indonesia. Laga leg kedua berlangsung di National Stadium, Singapura, Sabtu (1/1/2021). Pada laga leg kedua itu, pertandingan berakhir imbang 2-2.</span></p>
<h2><span style="font-size: 14pt;">Jadwal Indonesia di Piala AFF 2022</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Piala AFF 2022 dijadwalkan akan dimulai pada 23 Desember dan berakhir pada 15 Januari 2023. Jadwal ini menyesuaikan dengan event besar sepak bola lainnya, yaitu Piala Dunia.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Timnas Indonesia telah dijadwalkan untuk melakukan pertandingan fase grup Piala AFF 2022, berikut ini jadwalnya: </span></p>
<h3><span style="font-size: 12pt;">26 Desember 2022</span></h3>
<ul>
<li><span style="font-size: 12pt;">Timnas Indonesia vs Kamboja</span></li>
</ul>
<h3><span style="font-size: 12pt;">29 Desember 2022</span></h3>
<ul>
<li><span style="font-size: 12pt;">Pemenang Babak Kualifikasi vs Timnas Indonesia</span></li>
</ul>
<h3><span style="font-size: 12pt;">1 Januari 2023</span></h3>
<ul>
<li><span style="font-size: 12pt;">Timnas Indonesia vs Thailand</span></li>
</ul>
<h3><span style="font-size: 12pt;">4 Januari 2023</span></h3>
<ul>
<li><span style="font-size: 12pt;">Filipina vs Timnas Indonesia</span></li>
</ul>
<p><span style="font-size: 12pt;">Menarik untuk dinanti Speakers apakah Timnas Indonesia bisa lepas dari kutukan runner up Piala AFF di tahun ini.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Ikuti terus <a href="https://speakbola.com/">SpeakBola</a> untuk mendapatkan berita terkini dan unik dari dunia sepak bola. Bicara bola ya SpeakBola aja!</span></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com/indonesia-di-piala-aff/">Timnas Indonesia di Piala AFF, Tersubur Koleksi Runner Up</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com">SpeakBola</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>5 Wonderkid Indonesia yang Gagal Bersinar</title>
		<link>https://speakbola.com/5-wonderkid-indonesia-yang-gagal/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[SpeakBola Writer]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 Aug 2022 09:22:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Offside]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Irvin Museng]]></category>
		<category><![CDATA[Maldini Pali]]></category>
		<category><![CDATA[Oktavianus Maniani]]></category>
		<category><![CDATA[Paulo Sitanggang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemain Muda]]></category>
		<category><![CDATA[pemain sepak bola]]></category>
		<category><![CDATA[Pemain Timnas]]></category>
		<category><![CDATA[Syamsir Alam]]></category>
		<category><![CDATA[Timnas Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[wonderkid]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://speakbola.com/?p=1028</guid>

					<description><![CDATA[<p>(speakbola.com) &#8211; Indonesia tak berhenti melahirkan pemain-pemain muda berbakat di bidang sepak bola. Tidak sedikit dari pemain muda ini mendapat label wonderkid Indonesia. Wanderkid dalam bahasa Indonesia artinya adalah pemain muda dengan potensi tinggi yang kelak akan menjadi pemain hebat. Munculnya para wonderkid ini membuat Timnas U-16 dan U-19 Indonesia sanggup berbicara banyak di kancah ASEAN [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com/5-wonderkid-indonesia-yang-gagal/">5 Wonderkid Indonesia yang Gagal Bersinar</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com">SpeakBola</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong>(speakbola.com) &#8211; </strong>Indonesia tak berhenti melahirkan pemain-pemain muda berbakat di bidang sepak bola. Tidak sedikit dari pemain muda ini mendapat label wonderkid Indonesia. Wanderkid dalam bahasa Indonesia artinya adalah pemain muda dengan potensi tinggi yang kelak akan menjadi pemain hebat. </span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Munculnya para wonderkid ini membuat <a href="https://speakbola.com/tag/timnas-u-16/">Timnas U-16</a> dan U-19 Indonesia sanggup berbicara banyak di kancah ASEAN maupun Asia sejak dahulu. </span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Namun banyak dari pemain berlabel wonderkid di Indoneisa yang gagal bersinar di level selanjutnya. Berikut adalah daftar 5 Wonderkid Indonesia yang Gagal Bersinar.</span></p>
<h2><span style="font-size: 14pt;">1. Syamsir Alam</span></h2>
<div id="attachment_1029" style="width: 412px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-1029" class="wp-image-1029" src="https://speakbola.com/wp-content/uploads/master_5o98A5I8iU_861_syamsir_alam-300x223.jpg" alt="Syamsir Alam" width="402" height="299" srcset="https://speakbola.com/wp-content/uploads/master_5o98A5I8iU_861_syamsir_alam-300x223.jpg 300w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/master_5o98A5I8iU_861_syamsir_alam-1024x759.jpg 1024w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/master_5o98A5I8iU_861_syamsir_alam-400x297.jpg 400w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/master_5o98A5I8iU_861_syamsir_alam-768x570.jpg 768w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/master_5o98A5I8iU_861_syamsir_alam.jpg 1200w" sizes="auto, (max-width: 402px) 100vw, 402px" /><p id="caption-attachment-1029" class="wp-caption-text"><span style="font-size: 10pt;">Rans fc merekrut Syamsir Alam</span></p></div>
<p><span style="font-size: 12pt;">Syamsir adalah salah satu pemain alumni SAD Uruguay yang namanya paling bersinar. Pemain ini sempat bermain di beberapa klub di luar negeri, sebut saja CS Vise di Belgia dan DC United di Amerika Serikat. </span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Sayangnya setelah ia memutuskan pulang ke Indonesia, penampilan striker wonderkid Timnas Indonesia ini tak cukup mumpuni. Ia pun lebih sering berganti klub dibandingkan bermain di atas lapangan. </span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Tim-tim Indonesia yang pernah dibela lelaki kelahiran 6 Juli 1992 itu antara lain Sriwijaya FC, Pelita Bandung Raya, dan Persiba Balikpapan. Sempat banting stir ke dunia entertaiment, akhirnya dia kembali aktif ke dunia sepak bola bersama Rans fc.</span></p>
<h2><span style="font-size: 14pt;">2. Paulo Sitanggang</span></h2>
<div id="attachment_1031" style="width: 404px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-1031" class="wp-image-1031" src="https://speakbola.com/wp-content/uploads/013342200_1433440681-Paolo_Sitanggang_2-300x300.jpg" alt="5 Wonderkid Indonesia yang Gagal Bersinar" width="394" height="394" srcset="https://speakbola.com/wp-content/uploads/013342200_1433440681-Paolo_Sitanggang_2-300x300.jpg 300w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/013342200_1433440681-Paolo_Sitanggang_2-1024x1024.jpg 1024w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/013342200_1433440681-Paolo_Sitanggang_2-400x400.jpg 400w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/013342200_1433440681-Paolo_Sitanggang_2-768x768.jpg 768w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/013342200_1433440681-Paolo_Sitanggang_2-80x80.jpg 80w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/013342200_1433440681-Paolo_Sitanggang_2.jpg 1200w" sizes="auto, (max-width: 394px) 100vw, 394px" /><p id="caption-attachment-1031" class="wp-caption-text"><span style="font-size: 10pt;">Paulo Sitanggang</span></p></div>
<p><span style="font-size: 12pt;">Nama Paulo sitanggang mencuat ketika ia membela Timnas U-19 2013-2014. Bersama Evan Dimas, pemain asal Deli Serdang, Sumatra Utara itu adalah motor permainan tim. Permainan yang agresif menjadi ciri khas dirinya.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;"> Namun setelah era timans U-19, karirnya mengalami penurunan. Sempat bergabung bersama Barito Putera selama lima musim, Paulo Sitanggang gagal menjaga konsistensi permainannya. Barito melepas Paulo ke  Persik Kediri yang baru saja promosi dan ikut Shopee Liga 1 2020. </span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Baru juga melakoni satu pertandingan, Persik menjualnya ke klub Liga 2, PSMS Medan. Sekarang Paulo bergabung dengan Persita dan siap mengarungi Liga 1 2022-2023.</span></p>
<h2><span style="font-size: 14pt;">3. Oktavianus Maniani</span></h2>
<div id="attachment_1035" style="width: 441px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-1035" class="wp-image-1035" src="https://speakbola.com/wp-content/uploads/img_okto-100211-300x169.jpg" alt="okto gagal Bersinar" width="431" height="243" srcset="https://speakbola.com/wp-content/uploads/img_okto-100211-300x169.jpg 300w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/img_okto-100211-1024x576.jpg 1024w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/img_okto-100211-400x225.jpg 400w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/img_okto-100211-768x432.jpg 768w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/img_okto-100211.jpg 1200w" sizes="auto, (max-width: 431px) 100vw, 431px" /><p id="caption-attachment-1035" class="wp-caption-text"><span style="font-size: 10pt;">Okto Maniani</span></p></div>
<p><span style="font-size: 12pt;">Namanya menyita perhatian kala memperkuat <a href="https://speakbola.com/tag/timnas-indonesia/">Timnas Indonesia</a> di <a href="https://speakbola.com/tag/piala-aff/">Piala AFF</a> 2010 kala usianya masih 20 tahun. Di bawah arahan Alfred Riedl, Okto sukses menjadi senjata Timnas untuk mengobrak-abrik pertahanan lawan. </span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Namun wonderkid Indonesia asal Jayapura, Papua, ini seolah terkena star syndrome. Dia mulai membuat masalah. Pada 2013, Okto dipecat dari Timnas Indonesia oleh pelatih Luis Manuel Blanco. Mantan pemain Sriwijaya FC ini dianggap indisipliner mangkir dari latihan. </span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Makin lama, karier Okto menurun. Gelandang berusia 30 tahun itu bahkan sempat beberapa kali bertindak ceroboh, seperti saat mundur dari Persiba Balikpapan pada 2016 karena ingin pensiun dan banting stir menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Padahal, ia malah membelot ke Arema FC.</span></p>
<h2><span style="font-size: 14pt;">4. Maldini Pali </span></h2>
<div id="attachment_1042" style="width: 472px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-1042" class="wp-image-1042" src="https://speakbola.com/wp-content/uploads/pali-1-300x169.jpeg" alt="5 Wonderkid Indonesia yang Gagal Bersinar" width="462" height="260" srcset="https://speakbola.com/wp-content/uploads/pali-1-300x169.jpeg 300w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/pali-1-1024x576.jpeg 1024w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/pali-1-400x225.jpeg 400w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/pali-1-768x432.jpeg 768w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/pali-1-1536x864.jpeg 1536w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/pali-1.jpeg 2000w" sizes="auto, (max-width: 462px) 100vw, 462px" /><p id="caption-attachment-1042" class="wp-caption-text"><span style="font-size: 10pt;">Saat Maldini Pali Membela Sriwijaya FC</span></p></div>
<p><span style="font-size: 12pt;">Maldini Pali kerap memenuhi panggilan Indra Sjafri untuk bermain di Timnas Indonesia U-19. Bahkan, Maldini Pali sendiri sempat membawa Timnas Indonesia lolos ke Piala Asia U-19 2014. Sayangnya karier wonderkid Timnas Indonesia ini kian redup ketika memasuki tahun 2017. </span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Saat itu ia sempat membela PSM Makassar di awal tahun 2017. Namun, belum lama di PSM Makassar, ia hengkang ke Sriwijaya FC. Di sana karier Maldini Pali mulai meredup dan terlupakan dari skuad Timnas Indonesia. </span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Bahkan, saat ini ia tercatat bermain di Liga 2 bersama Kalteng Putra. Ia pun hijrah ke Kalteng Putra setelah dilego oleh Bhayangkara FC pada 2019. Terakhir kabarnya dia tersandung kasus pemerkosaan.</span></p>
<h2><span style="font-size: 14pt;">5. Irvin Museng</span></h2>
<div id="attachment_1044" style="width: 472px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-1044" class="wp-image-1044" src="https://speakbola.com/wp-content/uploads/irvin-museng-300x201.jpg" alt="5 Wonderkid yang Gagal Bersinar" width="462" height="309" srcset="https://speakbola.com/wp-content/uploads/irvin-museng-300x201.jpg 300w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/irvin-museng-1024x685.jpg 1024w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/irvin-museng-400x267.jpg 400w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/irvin-museng-768x513.jpg 768w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/irvin-museng.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 462px) 100vw, 462px" /><p id="caption-attachment-1044" class="wp-caption-text"><span style="font-size: 10pt;">Irvin Museng</span></p></div>
<p><span style="font-size: 12pt;">Nama Irvin Museng sempat menjadi pembicaraan karena menjadi top skor Danone Nations Cup 2005. Lelaki asal Makassar itu juga pernah menimba ilmu di akademi Ajax Amsterdam pada usia muda. </span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Kembali ke Indonesia, Irvin sempat membela Pro Duta dan Persiba Balikpapan. Namun karena cedera dan kemampuannya tidak lagi berkembang, ia memilih pensiun pada 2014 di usia yang ke-20 tahun. </span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Usai pensiun dari sepak bola, Irvan bertransformasi menjadi seorang pengusaha muda.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Speakers, itulah 5 Wonderkid Indonesia yang gagal bersinar. Menurut speakers kenapa merka gagal berkembang, ya?</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Ikuti terus <a href="https://speakbola.com/">speakbola</a> untuk dapat berita terbaru dan unik dari dunia sepak bola.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Bicara bola ya speakbola aja!</span></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com/5-wonderkid-indonesia-yang-gagal/">5 Wonderkid Indonesia yang Gagal Bersinar</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com">SpeakBola</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ronny Pasla Kiper Terbaik Indonesia Penepis Penalti Pele</title>
		<link>https://speakbola.com/ronny-pasla-kiper-terbaik-indonesia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[SpeakBola Writer]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Aug 2022 07:06:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bolastori]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Kiper Terbaik]]></category>
		<category><![CDATA[Pele]]></category>
		<category><![CDATA[Ronny Pasla]]></category>
		<category><![CDATA[Santos]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://speakbola.com/?p=958</guid>

					<description><![CDATA[<p>(speakbola.com) &#8211; Nama Ronny Pasla mungkin terdengar asing bagi pecinta sepak bola Indonesia. Namun, dia adalah legenda penjaga gawang Indonesia. Pemain asal Medan itu sudah menggoreskan banyak tinta emas buat Indonesia lewat tangan cekatannya. Sosok kelahiran Medan, 15 April 1947 itu sudah berhasil mempersembahkan banyak gelar buat Indonesia. Beberapa di antaranya ialah membawa Indonesia juara [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com/ronny-pasla-kiper-terbaik-indonesia/">Ronny Pasla Kiper Terbaik Indonesia Penepis Penalti Pele</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com">SpeakBola</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong>(speakbola.com) &#8211; </strong>Nama Ronny Pasla mungkin terdengar asing bagi pecinta sepak bola Indonesia. Namun, dia adalah legenda penjaga gawang Indonesia. Pemain asal Medan itu sudah menggoreskan banyak tinta emas buat Indonesia lewat tangan cekatannya.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Sosok kelahiran Medan, 15 April 1947 itu sudah berhasil mempersembahkan banyak gelar buat Indonesia. Beberapa di antaranya ialah membawa Indonesia juara di Bangladesh, Merdeka Games, hingga kampiun Pesta Sukan Singapura 1972.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Bahkan, Om Ronny, sapaan akrabnya, pernah dianugerahi sebagai atlet terbaik Indonesia pada 1972 dan penjaga gawang terbaik, dua tahun kemudian. Malahan pada masa emasnya, Ronny sempat disandingkan dengan kiper legendaris Uni Soviet, Lev Yashin.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Uniknya Rony Pasla memulai karirnya diolahraga bukan dari sepak bola.</span></p>
<h2><span style="font-size: 14pt;">Dari Tenis ke Sepak Bola</span></h2>
<div id="attachment_969" style="width: 427px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-969" class=" wp-image-969" src="https://speakbola.com/wp-content/uploads/0622452021-37994798_447822449068954_5603675107043049472_n-1-300x300.jpg" alt="Ronny Pasla Kiper Terbaik Indonesia Penepis Penalti Pele" width="417" height="417" srcset="https://speakbola.com/wp-content/uploads/0622452021-37994798_447822449068954_5603675107043049472_n-1-300x300.jpg 300w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/0622452021-37994798_447822449068954_5603675107043049472_n-1-400x400.jpg 400w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/0622452021-37994798_447822449068954_5603675107043049472_n-1-768x768.jpg 768w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/0622452021-37994798_447822449068954_5603675107043049472_n-1-80x80.jpg 80w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/0622452021-37994798_447822449068954_5603675107043049472_n-1.jpg 984w" sizes="auto, (max-width: 417px) 100vw, 417px" /><p id="caption-attachment-969" class="wp-caption-text"><span style="font-size: 12pt;">Ronny Pasla</span></p></div>
<p><span style="font-size: 12pt;">Dikutip dari berbagai sumber, Ronny adalah atlet tenis berbakat. Bahkan, ia terdaftar sebagai atlet tenis mewakili Sumatra Utara di ajang PON ke-6 di Jakarta pada tahun 1965. Namun sayangnya, perhelatan PON tersebut urung terjadi karena peristiwa G30S PKI.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Dua tahun kemudian dia meraih gelar juara pada Kejuaraan Tenis Nasional di Malang . Namun sang ayah, Felix Pasla, melihat ada bakat lain yang dimiliki Ronny. Dengan postur tinggi menjulang 183 cm, Ronny disarankan ayahnya terjun di dunia sepak bola.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Insting sang ayah, ternyata terbukti buat Ronny Pasla. Dia memulai kariernya sebagai pemain Dinamo yang diasuh oleh Zulkarnaen Nasution . Lalu, setahun kemudian hijrah ke Bintang Utara, hingga mengorbit bersama PSMS Medan hingga bergabung bersama Persija Jakarta.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Selama berkiprah di PSMS, Ronny dan rekan-rekannya meraih prestasi sebagai Juara Piala Suratin (1967), Juara Kejurnas PSSI (1967, 1969 dan 1971), Juara Aga Khan Gold Cup (1967), Juara Soeharto Cup 1972, Juara Marah Halim Cup 1972 dan 1973 dan Semifinalis Liga Champions Asia 1970 (dulu masih bernama Asian Club Championship).</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Saat berkiprah sebagai penjaga gawang andalan Tim Nasional Indonesia, Ronny juga meraih prestasi sebagai juara King&#8217;s Cup di Thailand (1968), Merdeka Games (1969), Pesta Sukan Singapura (1972), Djakarta Anniversary Cup (1972).</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Ronny Pasla bahkan nyaris membawa Timnas Indonesia lolos ke Olimpiade 1976. Sayangnya, di partai akhir PPD 1976, Indonesia kalah dari Korea Utara dalam drama adu penalti.</span></p>
<h2><span style="font-size: 14pt;">Sang Penepis Tendangan Pele</span></h2>
<div id="attachment_970" style="width: 505px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-970" class=" wp-image-970" src="https://speakbola.com/wp-content/uploads/1634861733232-ronny-pasla-tepis-pinalti-pele-300x225.jpg" alt="Ronny Pasla Kiper Terbaik Indonesia Penepis Penalti Pele" width="495" height="371" srcset="https://speakbola.com/wp-content/uploads/1634861733232-ronny-pasla-tepis-pinalti-pele-300x225.jpg 300w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/1634861733232-ronny-pasla-tepis-pinalti-pele-400x300.jpg 400w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/1634861733232-ronny-pasla-tepis-pinalti-pele-768x576.jpg 768w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/1634861733232-ronny-pasla-tepis-pinalti-pele.jpg 1024w" sizes="auto, (max-width: 495px) 100vw, 495px" /><p id="caption-attachment-970" class="wp-caption-text"><span style="font-size: 12pt;">Ronny Paslah Tepis Tendangan Pele.</span></p></div>
<p><span style="font-size: 12pt;">Kisah menarik Ronny Pasla yang legendaris sebagai penjaga gawang di Indonesia adalah saat ia mampu menepis tendangan penalti pemain besar Tim Nasional Brasil yaitu Pele dalam pertandingan persahabatan antara Indonesia melawan Santos tahun 1972 yang digelar di Stadion Senayan, Jakarta.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Tim Santos pada saat itu mendapatkan hadiah penalti, Pele yang dipercayai menjadi eksekutor ketika itu rupanya gagal membobol gawang Indonesia yang dikawal oleh Ronny Pasla karena tendangannya berhasil ditepis oleh Ronny Pasla.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Meskipun di akhir pertandingan tim Indonesia kalah, aksi Ronny Pasla menepis tendangan Pele tetap memunculkan banyak pujian dan rasa bangga dari masyarakat Indonesia. Setelah peristiwa tersebut, nama Ronny Pasla seketika tenar dan harum di Asia juga di mata dunia Internasional.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Ronny Pasla pun masih begitu ingat kenangan ia ketika masih menjaga gawang Indonesia. Beberapa lawan kuat pun pernah ia hadapi seperti Argentina, Uruguay dan tentunya Brasil. &#8220;Oh iya Argentina pernah, lawan Pele pernah ya, Tottenham Hotspur, Uruguay tim piala dunia kita kalahkan 2-1 ya, Sao Paulo kita tahan 1-1, semuanya itu adalah latihan, tidak ada yang lain,&#8221; kenang Ronny Pasla ketika menjumpai para <a href="https://www.indosport.com/sepakbola/20200813/apa-kabar-ronny-pasla-sang-penepis-sepakan-penalti-pele" target="_blank" rel="noopener">wartawan</a> di Jakarta beberapa waktu lalu.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Ronny pun sedikit membagikan pengalamannya terkait latihan pada zaman ia dan saat ini. Setidaknya pada saat itu adalah mental yang utama untuk menjadi seorang atlet.  &#8220;Oh dulu kami mental, telat makan saja sudah dinilai, permainan nomor 2, mental dulu, latihan terlambat udah jadi perhatian pelatih.&#8221;</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Setelah pensiun dari dunia sepak bola pada usia 38 tahun di Indonesia Muda (IM), Jakarta, Ronny lebih banyak menggeluti olahraga tenis sebagai pelatih. Bahkan, dia memiliki sekolah tenis bernama Velodrom Tennis School di Jakarta</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Speakers, Begitula kisah dari Ronny Pasla Kiper Terbaik Indonesia Penepis Pinalti Pele.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Ikuti terus <a href="https://speakbola.com">speakbola</a> untuk dapat kabar terbaru dan unik dari dunia sepak bola.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Bicara bola ya speakbola aja!</span></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com/ronny-pasla-kiper-terbaik-indonesia/">Ronny Pasla Kiper Terbaik Indonesia Penepis Penalti Pele</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com">SpeakBola</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pilu! Nasib Pemain Sepak Bola Indonesia Pasca Gantung Sepatu</title>
		<link>https://speakbola.com/nasib-pemain-sepak-bola-indonesia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[SpeakBola Writer]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Aug 2022 09:03:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Offside]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[pemain sepak bola]]></category>
		<category><![CDATA[Pemain Timnas]]></category>
		<category><![CDATA[Pesiunan Sepak Bola]]></category>
		<category><![CDATA[Sepak Bola Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Timnas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://speakbola.com/?p=899</guid>

					<description><![CDATA[<p>(speakbola.com) &#8211; Beberapa bulan lalu santer kabar soal nasib pemain sepak bola Indonesia setelah pensiun yang dirundung pilu.  Jhonny van Beukering, salah satu pemain sepak bola Indonesia yang pernah membela Timnas Indonesia, mengalami kesulitan finansial setelah pensiun bermain sepak bola. Pasca karir sepak bolanya usai, dia harus menjalani beberapa profesi, mulai dari pelatih klub lokal, [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com/nasib-pemain-sepak-bola-indonesia/">Pilu! Nasib Pemain Sepak Bola Indonesia Pasca Gantung Sepatu</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com">SpeakBola</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong>(speakbola.com) &#8211; </strong>Beberapa bulan lalu santer kabar soal nasib pemain sepak bola Indonesia setelah pensiun yang dirundung pilu.  Jhonny van Beukering, salah satu pemain sepak bola Indonesia yang pernah membela <a href="https://speakbola.com/tag/timnas-indonesia/">Timnas Indonesia</a>, mengalami kesulitan finansial setelah pensiun bermain sepak bola. Pasca karir sepak bolanya usai, dia harus menjalani beberapa profesi, mulai dari pelatih klub lokal, konsultan kesehatan mental, instruktur pusat kebugaran, hingga penjaga pintu di klub malam di akhir pekan.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Ternyata, pernah mengenakan seragam berlambang garuda di dada saja tak menjamin hidup seorang pemain bisa sejahtera. Masalah ini merupakan masalah klasik, dan Beukering bukanlah pemain sepak bola Indonesia pertama yang harus mengalami nasib pilu pasca meninggalkan lapangan hijau.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Dalam rubrik <a href="https://speakbola.com/category/offside/">Offside</a> kali ini SpeakBola akan mengabarkan soal nasib pilu pemain sepak bola Indonesia setelah gantung sepatu.</span></p>
<h2><span style="font-size: 14pt;"><strong>1. Anang Ma&#8217;aruf</strong></span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Seorang pemain sepak bola besar yang pernah memperkuat Persebaya Surabaya dan juga langganan Timnas Indonesia.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Sayangnya setelah pensiun sebagai pemain sepak bola pada 2013 nasib Anang Maruf tidak sejaya saat Ia masih bermain di lapangan hijau. Dikabarkan ia sempat menjalani pekerjaan sebagai pengemudi ojek online.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-940 aligncenter" src="https://speakbola.com/wp-content/uploads/004811900_1441436695-anang1-1-300x300.jpg" alt="pemain sepak bola indonesia" width="390" height="390" srcset="https://speakbola.com/wp-content/uploads/004811900_1441436695-anang1-1-300x300.jpg 300w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/004811900_1441436695-anang1-1-1024x1024.jpg 1024w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/004811900_1441436695-anang1-1-400x400.jpg 400w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/004811900_1441436695-anang1-1-768x768.jpg 768w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/004811900_1441436695-anang1-1-80x80.jpg 80w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/004811900_1441436695-anang1-1.jpg 1200w" sizes="auto, (max-width: 390px) 100vw, 390px" /></span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Namun sekarang keadaan mantan pemain Timnas ini beranjak membaik setelah mendapatkan bala bantuan dari pemerintah. Anang Maruf dipekerjakan di Dispora Surabaya.</span></p>
<h2><span style="font-size: 14pt;"><strong>2. Alexander Pulalo</strong></span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Pemain sepak bola ini adalah langganan Timnas Indonesia yang namanya meroket saat membela Arema Malang. Nasib Alex setelah pamain ini pensiun sepak bola diketahui sempat menjadi sopir untuk sebuah perusahaan broadcasting. Dia memilih pekerjaan itu karena terhimpit masalah ekonomi.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-941 aligncenter" src="https://speakbola.com/wp-content/uploads/u9kkdhlkkgoposrqra6z-1-300x169.webp" alt="Alex Pulalo pemain sepak bola indonesia" width="399" height="225" srcset="https://speakbola.com/wp-content/uploads/u9kkdhlkkgoposrqra6z-1-300x169.webp 300w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/u9kkdhlkkgoposrqra6z-1-400x225.webp 400w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/u9kkdhlkkgoposrqra6z-1.webp 640w" sizes="auto, (max-width: 399px) 100vw, 399px" /></span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Selama karir sepak bolanya sejak 1993 hingga 2011, Alex tercatat pernah membela delapan klub berbeda, yaitu Semen Padang, Pelita Bakrie, PSM Makassar, PSIS Semarang, Persija Jakarta, Persib Bandung, Arema Malang, dan Mitra Kukar sebagai pelabuhan terakhir.</span></p>
<h2><span style="font-size: 14pt;"><strong>3. Wahyu Wijiastanto</strong></span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-942 aligncenter" src="https://speakbola.com/wp-content/uploads/016367300_1612846706-000_Nic6184527-1-300x300.jpg" alt="" width="393" height="393" srcset="https://speakbola.com/wp-content/uploads/016367300_1612846706-000_Nic6184527-1-300x300.jpg 300w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/016367300_1612846706-000_Nic6184527-1-1024x1024.jpg 1024w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/016367300_1612846706-000_Nic6184527-1-400x400.jpg 400w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/016367300_1612846706-000_Nic6184527-1-768x768.jpg 768w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/016367300_1612846706-000_Nic6184527-1-80x80.jpg 80w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/016367300_1612846706-000_Nic6184527-1.jpg 1200w" sizes="auto, (max-width: 393px) 100vw, 393px" /></span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Sempat menjadi kapten skuad Garuda, Wahyu sudah memiliki pengalaman membela Timnas Indonesia. Ia bermain untuk Indonesia U-23 di Asian Games bersama Ahmad Bustomi, Tony Sucipto, Zulkifli Syukur, Fandy Mochtar, dan Irfan Bachdim.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Kini setelah gantung sepatu, nasib pemain sepak bola yang berposisi sebagai bek ini berubah menjadi peternak lele.</span></p>
<h2><span style="font-size: 14pt;"><strong>4. Nasib Fachri Firmansyah</strong></span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Fachri Firmansyah memutuskan pensiun dini dari lapangan hijau karena mengalami cedera parah kala membela Timnas Indonesia U-19 di ajang Cotif Spanyol.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Setelah pensiun, berbagai pekerjaan, mulai dari menjadi buruh hingga menjadi satpam, pernah dilakukan Fachri untuk bertahan hidup.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;"><img loading="lazy" decoding="async" class=" wp-image-939 aligncenter" src="https://speakbola.com/wp-content/uploads/aa833ac625c623b20f50f341ca489c7eansyah-1-300x300.jpg" alt="" width="372" height="372" srcset="https://speakbola.com/wp-content/uploads/aa833ac625c623b20f50f341ca489c7eansyah-1-300x300.jpg 300w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/aa833ac625c623b20f50f341ca489c7eansyah-1-1024x1024.jpg 1024w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/aa833ac625c623b20f50f341ca489c7eansyah-1-400x400.jpg 400w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/aa833ac625c623b20f50f341ca489c7eansyah-1-768x768.jpg 768w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/aa833ac625c623b20f50f341ca489c7eansyah-1-80x80.jpg 80w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/aa833ac625c623b20f50f341ca489c7eansyah-1.jpg 1200w" sizes="auto, (max-width: 372px) 100vw, 372px" /></span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Beruntung nasib pilu tidak berlangsung lama bagi Fachri setelah pensiun menjadi pemain sepak bola. Di tahun 2017, kesempatan bergabung sebagai prajurit TNI datang padanya. Setelah mengikuti serangkaian tes, akhirnya Fachri lulus menjadi prajurit pada November 2017.</span></p>
<h2><span style="font-size: 14pt;"><strong>5. Dedek Hendri</strong></span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Pun pernah tampil apik saat menjadi kiper <a href="https://speakbola.com/tag/pemain-timnas/">Timnas Indonesia U18</a> tapi nasib pilu juga merundung Dedek usai gantung sepatu. Ia memilih mengundurkan diri dan pulang kampung karena mendapat kabar perceraian orang tuanya.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Mengaku frustasi karena hal itu, Dedek akhirnya mengubah haluan hidupnya dari atlet berprestasi menjadi remaja yang mulai mengenal narkoba hingga menjadi begal.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;"><img loading="lazy" decoding="async" class=" wp-image-943 aligncenter" src="https://speakbola.com/wp-content/uploads/2154699956-1-245x300.jpg" alt="" width="348" height="426" srcset="https://speakbola.com/wp-content/uploads/2154699956-1-245x300.jpg 245w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/2154699956-1-326x400.jpg 326w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/2154699956-1-768x942.jpg 768w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/2154699956-1.jpg 833w" sizes="auto, (max-width: 348px) 100vw, 348px" /></span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Begitulah Speakers, nasib pemain sepak bola Indonesia setelah pensiun. Beberapa eks pemain yang bahkan pernah memperkuat Timnas Indonesia harus dirundung pilu.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Ikuti terus <a href="https://speakbola.com/">SpeakBola</a> untuk mendapatkan berita terkini dan unik dari dunia sepak bola. Bicara bola ya speakbola aja!</span></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com/nasib-pemain-sepak-bola-indonesia/">Pilu! Nasib Pemain Sepak Bola Indonesia Pasca Gantung Sepatu</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com">SpeakBola</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>5 Pemain Sepak Bola Indonesia yang Terkena Kasus Saat Membela Timnas. Nomor 4 Bikin Wawooo</title>
		<link>https://speakbola.com/5-pemain-sepak-bola-indonesia-yang-terkena-kasus/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[SpeakBola Writer]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Aug 2022 09:32:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Offside]]></category>
		<category><![CDATA[Diego Michiels]]></category>
		<category><![CDATA[Ferdinand sinaga]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Kasus]]></category>
		<category><![CDATA[Kurniawan]]></category>
		<category><![CDATA[Mursyid Effendi]]></category>
		<category><![CDATA[Pemain Timnas]]></category>
		<category><![CDATA[Yudha Febrian]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://speakbola.com/?p=901</guid>

					<description><![CDATA[<p>(speakbola.com) &#8211; Bermain untuk timnas sepak bola Indonesia merupakan kebanggaan tersendiri untuk pemain. Dukungan suporter dan lambang garuda di dada jadi semangat tersendiri untuk pemain. Tetapi, dalam dunia sepak bola tak sedikit pemain yang tersandung kasus bahkan ketika mereka sedang membela Timnas. Berikut adalah 5 pemain sepak bola Indonesia yang terkena kasus saat membela Timnas yang [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com/5-pemain-sepak-bola-indonesia-yang-terkena-kasus/">5 Pemain Sepak Bola Indonesia yang Terkena Kasus Saat Membela Timnas. Nomor 4 Bikin Wawooo</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com">SpeakBola</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong>(speakbola.com) &#8211; </strong>Bermain untuk timnas sepak bola Indonesia merupakan kebanggaan tersendiri untuk pemain. Dukungan suporter dan lambang garuda di dada jadi semangat tersendiri untuk pemain. Tetapi, dalam dunia sepak bola tak sedikit pemain yang tersandung kasus bahkan ketika mereka sedang membela Timnas.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Berikut adalah 5 pemain sepak bola Indonesia yang terkena kasus saat membela Timnas yang dikemas dalam rubrik Offisde.</span></p>
<div style="width: 1000px;" class="wp-video"><video class="wp-video-shortcode" id="video-901-1" width="1000" height="1778" preload="metadata" controls="controls"><source type="video/mp4" src="https://speakbola.com/wp-content/uploads/Dirgahayu-3.mp4?_=1" /><a href="https://speakbola.com/wp-content/uploads/Dirgahayu-3.mp4">https://speakbola.com/wp-content/uploads/Dirgahayu-3.mp4</a></video></div>
<h2><span style="font-size: 14pt;">1. Diego Michiels</span></h2>
<div id="attachment_906" style="width: 447px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-906" class=" wp-image-906" src="https://speakbola.com/wp-content/uploads/3659-1-300x167.jpg" alt="5 Pemain Sepak Bola Indonesia yang Terkena Kasus Saat Membela Timnas. Nomor 4 Bikin Wawooo" width="437" height="243" srcset="https://speakbola.com/wp-content/uploads/3659-1-300x167.jpg 300w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/3659-1-400x222.jpg 400w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/3659-1.jpg 720w" sizes="auto, (max-width: 437px) 100vw, 437px" /><p id="caption-attachment-906" class="wp-caption-text"><span style="font-size: 12pt;">Diego Michiels KetikaTerkena Kasus Pemukulan</span></p></div>
<p><span style="font-size: 12pt;">Bek sayap berdarah Belanda ini adalah salah satu pemain naturalisasi di PSSI era kepemimpinan Nurdin Halid. Diego Michiels jadi pemain andalan Timnas Indonesia U-23 di SEA Games 2011 dan 2013. Ia terkenal bengal terlebih saat terkena kasus pemukulan orang menjelang perhelatan Piala AFF 2012.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Ia divonis tiga bulan 20 hari setelah terbukti bersalah melakukan pengeroyokan yang menyebabkan luka terhadap Meff Paripurna. Vonis ini lebih rendah dari tuntutan JPU yakni enam bulan kurungan.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Gara-gara kasus tersebut Diego gagal tampil di Piala AFF 2012. PSSI sempat meminta penangguhan penahanan terhadap sang pemain, namun gagal.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Kesalahan pribadi yang merugikan timnas.</span></p>
<h2><span style="font-size: 14pt;">2. Mursyid Effendi</span></h2>
<div id="attachment_907" style="width: 450px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-907" class=" wp-image-907" src="https://speakbola.com/wp-content/uploads/mursyid-Effendi-300x206.jpg" alt="" width="440" height="302" srcset="https://speakbola.com/wp-content/uploads/mursyid-Effendi-300x206.jpg 300w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/mursyid-Effendi-400x274.jpg 400w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/mursyid-Effendi.jpg 500w" sizes="auto, (max-width: 440px) 100vw, 440px" /><p id="caption-attachment-907" class="wp-caption-text"><span style="font-size: 12pt;">Gol Bunuh diri yang tak akan dilupakan oleh Mursyid Effendi</span></p></div>
<p><span style="font-size: 12pt;">Jika kita berbicara tentang <a href="https://speakbola.com/sepak-bola-gajah-indonesia-thailand/">Mursyid Effendi</a>, maka kita akan ingat gol bunuh diri yang dibuatnya. Kala itu, Mursyid Effendi melakukan gol bunuh diri yang disengaja saat Timnas Indonesia melawan Thailand di Fase Grup Piala Tiger 1998.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Hal itu bertujuan supaya Timnas Indonesia menghindari Vietnam di semifinal Piala Tiger 1998. Kejadian yang mencoreng sepak bola Indonesia. FIFA menghukum Mursyid Effendi dengan larangan bermain seumur hidup di level Internasional.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Untungnya, hukuman itu hanya berlaku di level internasional. Di dalam negeri dia cuma dicekal selama satu tahun. Ketua umum PSSI kala itu, Azwar Anas, merasa ikut menanggung malu dan meletakkan jabatannya.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Apa mungkin ini hanya kesalahan Mursyid Effendi?</span></p>
<h2><span style="font-size: 14pt;">3. Kurniawan Dwi Yulianto</span></h2>
<div id="attachment_911" style="width: 457px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-911" class=" wp-image-911" src="https://speakbola.com/wp-content/uploads/kurniawan-300x177.jpg" alt="5 Pemain Sepak Bola Indonesia yang Terkena Kasus Saat Membela Timnas. Nomor 4 Bikin Wawooo" width="447" height="264" srcset="https://speakbola.com/wp-content/uploads/kurniawan-300x177.jpg 300w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/kurniawan-400x236.jpg 400w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/kurniawan.jpg 500w" sizes="auto, (max-width: 447px) 100vw, 447px" /><p id="caption-attachment-911" class="wp-caption-text"><span style="font-size: 12pt;">Kurniawan terkena kasus narkoba</span></p></div>
<p><span style="font-size: 12pt;">Sosok Kurniawan merupakan salah satu penyerang andalan dan langganan Timnas Indonesia. Kurniawan merupakan salah satu pemain sepak bola Indonesia yang pernah menjajal bermain di luar negeri. Ia jadi rising stardi program mercusuar pelatnas jangka panjang Timnas Primavera di Italia yang diusung PSSI. Pemain ini juga sempat dikontrak oleh klub Swiss, FC Luzern musim 1996-1997.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Pemain yang akrab dipanggil kurus ini juga tiga kali mengantarkan Indonesia lolos ke putaran Final Piala Asia: 1996, 2000, dan 2004, walaupun namanya dicoret saat skuad Merah Putih berlaga di Piala Asia 2004.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Sayangnya, Kurniawan Dwi Yulianto pernah melakukan kontroversi. Pada 1997, Kurniawan dibekuk polisi karena kasus narkoba. kala itu, ia membela klub PSM Makassar dan digerebek polisi di salah satu hotel di Surabaya. Namanya pun di blacklist oleh berbagai tim dan juga pelatih.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Jauhi Narkoba teruslah olahraga.</span></p>
<h2><span style="font-size: 14pt;">4. Ferdinand Sinaga</span></h2>
<div id="attachment_912" style="width: 479px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-912" class="wp-image-912 " src="https://speakbola.com/wp-content/uploads/ferdinand-300x169.jpg" alt="5 Pemain Sepak Bola Indonesia yang Terkena Kasus Saat Membela Timnas. Nomor 4 Bikin Wawooo" width="469" height="264" srcset="https://speakbola.com/wp-content/uploads/ferdinand-300x169.jpg 300w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/ferdinand-400x225.jpg 400w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/ferdinand.jpg 640w" sizes="auto, (max-width: 469px) 100vw, 469px" /><p id="caption-attachment-912" class="wp-caption-text"><span style="font-size: 12pt;">Aksi tempramen Ferdinand sinaga yang menantang suporter berkelahi</span></p></div>
<p><span style="font-size: 12pt;">Kasus selanjutnya datang dari striker handal bernama Ferdinand Sinaga. Usai laga uji coba Timnas kontra ASEAN All Star di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (11/5/2014). Ferdinand menantang berkelahi suporter.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Tindakan emosional Ferdinand Sinaga dipicu oknum suporter yang terus mengintimidasinya saat memegang bola. Setelah pertandingan, striker yang saat itu membela Persib Bandung ini memanjat pagar pembatas stadion untuk mengejar suporter itu.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Beruntung, petugas keamanan sigap meredam aksi tempramen Ferdinand. Ia lalu digiring ke ruang ganti. Stiker yang pernah bermain di PSM itu memang dikenal sebagai salah satu pemain sepak bola Indonesia yang sangat tempramen.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Kejadian ini adalah buntut dari perseteruan antara klub Persib Bandung dan Persija Jakarta. Saat itu, Ferdinand merupakan pemain Persib Bandung, dan ia diduga mendapat konfrontasi dari oknum suporter Persija Jakarta yang menyaksikan langsung laga di Gelora Bung Karno.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Pelatih Timnas Indonesia, Alfred Riedl, menyesalkan sikap suporter. Seharusnya suporter tak menyudutkan Ferdinand karena tengah berkostum Timnas Indonesia, bukan sebagai pemain Persib.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Ayo wahai suporter sampingkan dulu rivalitas antar klub nya jika sedang mendukung timnas.</span></p>
<h2><span style="font-size: 14pt;">5. Yudha Febrian</span></h2>
<p><iframe loading="lazy" title="YouTube video player" src="https://www.youtube.com/embed/scH95lgxCCM" width="560" height="315" frameborder="0" allowfullscreen="allowfullscreen"></iframe></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Timnas Indonesia U-19 tengah mempersiapkan diri jelang pemusatan latihan ke Spanyol. Namun, Shin Tae-yong tiba-tiba mencoret dua pemain sekaligus, salah satunya Yudha Febrian.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Pemain ini dicoret ini bukan karena performanya yang buruk, melainkan karena sikapnya. Eks fullback kiri andalan Fakhri Husaini dicoret karena telat datang latihan, efek pergi dugem pada malam harinya.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">&#8220;Dua pemain yakni Serdy dan Yudha telah melakukan tindakan indisipliner yang berat. Untuk itu, kami langsung memulangkan mereka,&#8221; kata Shin Tae-yong mengutip dari laman resmi <a href="https://www.pssi.org/" target="_blank" rel="noopener">PSSI</a>.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Darah muda darah yang berapi-api yang harus dibarengi tanggung jawab.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Speakers, itulah daftar 5 Pemain Sepak Bola Indonesia yang Terkena Kasus Saat Membela Timnas. Nomor 4 Bikin Wawooo.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Apa ada kasus lain yang Speakers tau?</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Ikuti terus <a href="https://speakbola.com/">SpeakBola</a> untuk dapat kabar terbaru dan unik dari dunia sepak bola.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Bicara bola ya SpeakBola aja!</span></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com/5-pemain-sepak-bola-indonesia-yang-terkena-kasus/">5 Pemain Sepak Bola Indonesia yang Terkena Kasus Saat Membela Timnas. Nomor 4 Bikin Wawooo</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com">SpeakBola</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		<enclosure url="https://speakbola.com/wp-content/uploads/Dirgahayu-3.mp4" length="25342036" type="video/mp4" />

			</item>
		<item>
		<title>Piala AFF U16: Indonesia VS Myanmar di Babak Semifinal</title>
		<link>https://speakbola.com/piala-aff-u16-indonesia-vs-myanmar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[SpeakBola Writer]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Aug 2022 08:16:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bola Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Pemain Timnas]]></category>
		<category><![CDATA[piala aff]]></category>
		<category><![CDATA[Timnas Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Timnas U-16]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://speakbola.com/?p=919</guid>

					<description><![CDATA[<p>(speakbola.com) &#8211; Timnas Indonesia akan berhadapan dengan Myanmar di semifinal Piala AFF U16 2022. Duel tersebut akan dimainkan di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, Rabu, pukul 20.00 WIB. AFF U16 BOYS CHAMPIONSHIP 2022 &#124; Semi-Finals (10/8)⏲GMT+7 15:30 &#124; Vietnam 🇻🇳 🆚 🇹🇭 Thailand 20:00 &#124; Indonesia 🇮🇩 🆚 🇲🇲 Myanmar#AFF #AFFU16Championship2022 pic.twitter.com/6gzEwuwI49— ASEAN FOOTBALL (@theaseanball) August [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com/piala-aff-u16-indonesia-vs-myanmar/">Piala AFF U16: Indonesia VS Myanmar di Babak Semifinal</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com">SpeakBola</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong>(speakbola.com)</strong> &#8211; Timnas Indonesia akan berhadapan dengan Myanmar di semifinal Piala AFF U16 2022. Duel tersebut akan dimainkan di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, Rabu, pukul 20.00 WIB.</span></p>
<blockquote class="twitter-tweet"><p><span style="font-size: 12pt;">AFF U16 BOYS CHAMPIONSHIP 2022 | Semi-Finals (10/8)⏲GMT+7</span><br />
<span style="font-size: 12pt;">15:30 | Vietnam 🇻🇳 🆚 🇹🇭 Thailand</span><br />
<span style="font-size: 12pt;">20:00 | Indonesia 🇮🇩 🆚 🇲🇲 Myanmar<a href="https://twitter.com/hashtag/AFF?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#AFF</a> <a href="https://twitter.com/hashtag/AFFU16Championship2022?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">#AFFU16Championship2022</a> <a href="https://t.co/6gzEwuwI49">pic.twitter.com/6gzEwuwI49</a>— ASEAN FOOTBALL (@theaseanball) <a href="https://twitter.com/theaseanball/status/1557169867383611393?ref_src=twsrc%5Etfw" target="_blank" rel="noopener">August 10, 2022</a></span></p></blockquote>
<p><span style="font-size: 12pt;"><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Pada gelaran piala AFF U16 2022 ini, Indonesia memastikan tiket ke semifinal dengan status juara Grup A, melalui hasil sempurna lewat tiga kemenangan berturut-turut. 3 Negara yang ada di grup yang sama bersama Indonesia, yaitu Filipina, Singapura, dan Vietnam, jadi korban penampilan impresif Timnas Indonesia U16.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;"><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone wp-image-924" src="https://speakbola.com/wp-content/uploads/daftar-susunan-pemain-timnas-indonesia-u-16-vs-vietnam-di-piala-aff-u-16-2022-nabil-asyura-dan-arkhan-kaka-duet-di-lini-depan-Jl4fpViZDV-1-300x215.jpg" alt="Nabil Asyura setelah cetak gol di piala aff u16" width="422" height="302" srcset="https://speakbola.com/wp-content/uploads/daftar-susunan-pemain-timnas-indonesia-u-16-vs-vietnam-di-piala-aff-u-16-2022-nabil-asyura-dan-arkhan-kaka-duet-di-lini-depan-Jl4fpViZDV-1-300x215.jpg 300w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/daftar-susunan-pemain-timnas-indonesia-u-16-vs-vietnam-di-piala-aff-u-16-2022-nabil-asyura-dan-arkhan-kaka-duet-di-lini-depan-Jl4fpViZDV-1-1024x735.jpg 1024w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/daftar-susunan-pemain-timnas-indonesia-u-16-vs-vietnam-di-piala-aff-u-16-2022-nabil-asyura-dan-arkhan-kaka-duet-di-lini-depan-Jl4fpViZDV-1-400x287.jpg 400w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/daftar-susunan-pemain-timnas-indonesia-u-16-vs-vietnam-di-piala-aff-u-16-2022-nabil-asyura-dan-arkhan-kaka-duet-di-lini-depan-Jl4fpViZDV-1-768x551.jpg 768w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/daftar-susunan-pemain-timnas-indonesia-u-16-vs-vietnam-di-piala-aff-u-16-2022-nabil-asyura-dan-arkhan-kaka-duet-di-lini-depan-Jl4fpViZDV-1.jpg 1200w" sizes="auto, (max-width: 422px) 100vw, 422px" /></span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Sementara Vietnam melaju ke babak semifinal setelah menjadi juara grup C. Di fase grup, Timnas Vietnam U16 bermain dua kali menang dan satu kali imbang melawan Timnas Malaysia U16.</span></p>
<h2><span style="font-size: 14pt;">Track record Fase Grup Piala AFF U16</span></h2>
<h2><span style="font-size: 12pt;"><strong>Timnas Indonesia:</strong></span></h2>
<ul>
<li><span style="font-size: 12pt;">Indonesia VS Filipina: 2-0</span></li>
<li><span style="font-size: 12pt;">Singapura Vs Indonesia: 0-9</span></li>
<li><span style="font-size: 12pt;">Indonesia Vs Vietnam: 2-1</span></li>
</ul>
<h2><span style="font-size: 12pt;"><strong>Timnas Myanmar Piala:</strong></span></h2>
<ul>
<li><span style="font-size: 12pt;">Australia Vs Myanmar: 2-3</span></li>
<li><span style="font-size: 12pt;">Myanmar Vs Malaysia: 1-1</span></li>
<li><span style="font-size: 12pt;">Myanmar Vs Kamboja: 1-0</span></li>
</ul>
<h2><span style="font-size: 14pt;">Strategi Timnas Indonesia</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Pelatih Timnas, Bima Sakti, sudah mengantisipasi jika adanya kemungkinan pertandingan harus diselesaikan melalui adu penalti. Berdasarkan analisanya, kemungkinan Timnas Myanmar U16 akan bermain menunggu demi mengincar hal itu. Jika terjadi adu penalti, tentu itu akan amat berbahaya bagi Timnas Indonesia U16.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Menurut Bima Sakti, adu penalti merupakan skenario yang tidak diinginkannya. Selain karena dalam adu pinalti ada faktor keberuntungan, bermain lebih dari 90 menit juga akan menguras amat banyak stamina.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;"><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone wp-image-925" src="https://speakbola.com/wp-content/uploads/029754100_1623653935-WhatsApp_Image_2021-06-09_at_22.21.35-1-300x169.jpeg" alt="" width="407" height="229" srcset="https://speakbola.com/wp-content/uploads/029754100_1623653935-WhatsApp_Image_2021-06-09_at_22.21.35-1-300x169.jpeg 300w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/029754100_1623653935-WhatsApp_Image_2021-06-09_at_22.21.35-1-1024x576.jpeg 1024w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/029754100_1623653935-WhatsApp_Image_2021-06-09_at_22.21.35-1-400x225.jpeg 400w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/029754100_1623653935-WhatsApp_Image_2021-06-09_at_22.21.35-1-768x432.jpeg 768w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/029754100_1623653935-WhatsApp_Image_2021-06-09_at_22.21.35-1.jpeg 1200w" sizes="auto, (max-width: 407px) 100vw, 407px" /></span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Untuk mengantisipasi hal itu, Bima Sakti ingin timnya tampil agresif tapi sabar agar dapat mengunci kemenangan pada waktu normal.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Menarik dinanti siapa yang akan keluar sebagai pemenang partai semifinal Piala AFF U16 ini. Pemenang laga ini akan bertemu dengan pemenang laga semifinal lainnya antara Thailand vs Vietnam. Laga malam nanti bisa disaksikan bersama melalui <a href="https://www.vidio.com/live/9358-aff-u-16-championship" target="_blank" rel="noopener">link nonton pertandingan semi final Piala AFF U16</a> ini.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Ikuti terus <a href="https://speakbola.com/">speakbola</a> untuk mendapatkan berita terkini dan unik dari dunia sepak bola. Bicara bola ya speakbola aja!</span></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com/piala-aff-u16-indonesia-vs-myanmar/">Piala AFF U16: Indonesia VS Myanmar di Babak Semifinal</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com">SpeakBola</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ramang : Legenda Sepak Bola Indonesia yang Diakui FIFA</title>
		<link>https://speakbola.com/ramang-legenda-sepak-bola-indonesia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[SpeakBola Writer]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Aug 2022 09:05:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bolastori]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Legenda]]></category>
		<category><![CDATA[Lev Yashin]]></category>
		<category><![CDATA[PSM Makassar]]></category>
		<category><![CDATA[Ramang]]></category>
		<category><![CDATA[Uni Soviet]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://speakbola.com/?p=851</guid>

					<description><![CDATA[<p>(speakbola.com) &#8211; Sejarah sepak bola Indonesia menulis, ada seorang pemain hebat berasal dari pulau Sulawesi. Dia adalah Ramang legenda sepak bola Indonesia yang bahkan diakui oleh FIFA. Andi Ramang adalah pesepak bola asal Sulawesi Selatan. Ia lahir pada 24 April 1924 di Kabupaten Barru. Di usia 18 tahun, Ramang pindah ke Makassar pasca menikah. Di [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com/ramang-legenda-sepak-bola-indonesia/">Ramang : Legenda Sepak Bola Indonesia yang Diakui FIFA</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com">SpeakBola</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong>(speakbola.com) &#8211; </strong>Sejarah sepak bola Indonesia menulis, ada seorang pemain hebat berasal dari pulau Sulawesi. Dia adalah Ramang legenda sepak bola Indonesia yang bahkan diakui oleh FIFA.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Andi Ramang adalah pesepak bola asal Sulawesi Selatan. Ia lahir pada 24 April 1924 di Kabupaten Barru. Di usia 18 tahun, Ramang pindah ke Makassar pasca menikah.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Di Makassar, Ramang mengadu nasib dengan bekerja serabutan dari jadi tukang becak hingga kernet truk. Dua tahun berselang, ia mendapat kesempatan untuk memperkuat PSM Makassar.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Memulai karir profesionalnya di PSM Makassar, Ramang perlahan tapi pasti berkembang menjadi pesepak bola handal. Ramang bermain dalam dua periode di kompetisi liga Indonesia saat itu pada tahun 1947-1960 dan tahun 1962-1968. Hasilnya, Ramang mampu mempersembahkan dua gelar perserikatan kepada Juku Eja.</span></p>
<div id="attachment_855" style="width: 504px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-855" class="wp-image-855" src="https://speakbola.com/wp-content/uploads/ramang-pijar-1-608eb2bed541df4097117062-1-300x201.jpg" alt="PSM Makassar" width="494" height="331" srcset="https://speakbola.com/wp-content/uploads/ramang-pijar-1-608eb2bed541df4097117062-1-300x201.jpg 300w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/ramang-pijar-1-608eb2bed541df4097117062-1-1024x687.jpg 1024w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/ramang-pijar-1-608eb2bed541df4097117062-1-400x269.jpg 400w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/ramang-pijar-1-608eb2bed541df4097117062-1-768x516.jpg 768w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/ramang-pijar-1-608eb2bed541df4097117062-1-1536x1031.jpg 1536w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/ramang-pijar-1-608eb2bed541df4097117062-1.jpg 1795w" sizes="auto, (max-width: 494px) 100vw, 494px" /><p id="caption-attachment-855" class="wp-caption-text"><span style="font-size: 12pt;">Ramang dan PSM Makassar</span></p></div>
<p><span style="font-size: 12pt;">Ramang dikenal sebagai striker kelas atas Indonesia pada dekade tahun 1940-an akhir hingga 1960-an. Andi Ramang dikenal memiliki kemampuan tendangan yang keras dan akurat, kemampuan utuk melakukan tembakan salto, dan punya kecepatan di atas rata-rata.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Menurut Maulwi Saelan, penjaga gawang andalan timnas Indonesia pada 1950-an. “Ramang bisa menembak ke arah gawang dari posisi apa pun,” kata Saelan.</span></p>
<h2><span style="font-size: 14pt;">Ramang dan Timnas Indonesia</span></h2>
<div id="attachment_853" style="width: 515px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-853" class="wp-image-853" src="https://speakbola.com/wp-content/uploads/ramang-dan-timnas-1-300x188.jpg" alt="Timnas Indonesia " width="505" height="316" srcset="https://speakbola.com/wp-content/uploads/ramang-dan-timnas-1-300x188.jpg 300w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/ramang-dan-timnas-1-1024x640.jpg 1024w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/ramang-dan-timnas-1-400x250.jpg 400w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/ramang-dan-timnas-1-768x480.jpg 768w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/ramang-dan-timnas-1.jpg 1200w" sizes="auto, (max-width: 505px) 100vw, 505px" /><p id="caption-attachment-853" class="wp-caption-text"><span style="font-size: 12pt;">Timnas Indonesia Ketika Mengalahkan Cina 2-0</span></p></div>
<p><span style="font-size: 12pt;">Nama Ramang di kancah sepak bola nasional melesat setelah ia dipanggil untuk memperkuat Timnas Indonesia pada 1952 untuk menggantikan seniornya, Sunar Arland.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Namun sebelumnya Ramang pernah bermain di Piala Dunia 1934, kala itu Indonesia masih bernama <a href="https://speakbola.com/indonesia-dalam-piala-dunia/">Hindia Belanda</a>. Tetapi karier profesionalnya di timnas Indonesia dimulai tahun 1953.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Berkat dirinya Indonesia disematkan dengan status Macan Asia, karena dalam sebuah tur ke Asia Timur pada tahun 1953, Indonesia mampu memenangkan lima dari enam laga yang dipertandingkan, hanya kalah sekali dari Korea Selatan! Menariknya, Ramang mencetak 19 gol dari total 25 gol Indonesia di keenam pertandingan tersebut.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Dirinya hampir membawa Indonesia ke Piala Dunia 1958 setelah dua golnya menyingkirkan Tiongkok dengan skor agregat 4-3 di babak kualifikasi. Indonesia kemudian melaju ke putaran kedua kualifikasi dan tergabung dengan Sudan, Israel, dan Mesir. Sayang, Indonesia mengundurkan diri lantaran enggan bertanding melawan Israel karena alasan politik. Jika menjadi juara grup, Ramang dkk. akan lolos ke Swedia untuk melakoni debut Piala Dunia dengan nama Indonesia.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Selain itu, pada tahun 1959, Ramang turut menginspirasi kesuksesan Indonesia menahan imbang Jerman Timur 2-2 dalam sebuah laga persahabatan di Jakarta pada 1959.</span></p>
<h2><span style="font-size: 14pt;">Ramang vs Lev Yashin</span></h2>
<div id="attachment_858" style="width: 497px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-858" class="wp-image-858" src="https://speakbola.com/wp-content/uploads/download-1.jpg" alt="Indonesia vs Uni Soviet" width="487" height="273" /><p id="caption-attachment-858" class="wp-caption-text"><span style="font-size: 12pt;">Indonesia vs Uni Soviet</span></p></div>
<p><span style="font-size: 12pt;">Puncak dari kejayaan karir Ramang di Timnas terjadi pada tahun 1960. Ramang yang menjadi bagian tim Merah Putih yang dilatih Tony Pogacnik akan menghadapi Uni Soviet (sekarang Rusia) di babak perempatfinal ajang Olimpiade.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;"><a href="https://tirto.id/mitos-dan-realitas-ramang-legenda-sepakbola-indonesia-eiFt" target="_blank" rel="noopener">Tony Pogacnik</a> sudah menyiapkan pertahanan bergerendel untuk mengusik pesta Uni Soviet. Ia berencana memainkan pakem 3-4-3 dengan komposisi pemain yang tak lazim.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Sian Liong dan Him Tjian, yang sejatinya merupakan pemain bertahan, akan bermain di lini tengah bersama Ramlan dan Liong Houw. Kiat Sek Kwee ditarik mundur ke belakang untuk berdiri sejajar dengan Chaerudin dan Rasjid.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Di lini depan, Pogacnik mengandalkan Ashari Danoe, Endang Witarsa, serta Ramang. Kejutan Pogacnik yang dipersembahkan untuk Igor Netto, Eduward Sterltsov, Analoty Isayev, dan lain-lain tak berhenti hanya sampai di situ.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Melalui Ramang, pelatih asal Yugoslavia itu juga mengincar serangan balik cepat untuk membuat prahara di lini belakang Uni Soviet.</span><br />
<span style="font-size: 12pt;">saat serangan Uni Soviet sering mentok di barisan pertahanan Indonesia atau di tangan Maulwi Saelan, FIFA lantas menulis, “Pemain bertahan Uni Soviet yang gagah tiba-tiba kaget ketika Ramang, penyerang Indonesia bertubuh pendek, berhasil melewati dua pemain dan memaksa Lev Yashin melakukan penyelamatan dengan ujung jarinya.”</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Kiper terbaik sepanjang masa sepak bola dunia itu kemudian terpana melihat aksi Ramang yang hampir menjebol gawangnya.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Pada menit ke-84, jika bukan karena penyelamatan gemilang yang dilakukan Lev Yashin, Ramang barangkali sudah membobol gawang Uni Soviet. Dan pada kesempatan lain, jika pemain Uni Soviet tak berbuat curang, sebagaimana pengakuan Ramang, pertandingan legendaris itu jelas tak akan berakhir dengan skor 0-0. “Ketika itu saya hampir mencetak gol, tapi baju saya ditarik oleh lawan,” kenang Ramang.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Karena laga berakhir 0-0, laga pun dilanjutkan dengan partai ulangan di mana Ramang lantas mendapat pengawalan dan Indonesia pun akhirnya tumbang dari tangan Uni Soviet dengan skor 0-4 dan gagal melangkah ke semifinal Olimpiade 1956.</span></p>
<h2><span style="font-size: 14pt;">Julukan Kurcaci Monster dari FIFA</span></h2>
<div id="attachment_859" style="width: 475px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-859" class="wp-image-859" src="https://speakbola.com/wp-content/uploads/img_kantor-fifa-120511-300x169.jpg" alt="FIFA Akui Ramang sang legenda sepak bola Indonesia" width="465" height="262" srcset="https://speakbola.com/wp-content/uploads/img_kantor-fifa-120511-300x169.jpg 300w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/img_kantor-fifa-120511-1024x576.jpg 1024w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/img_kantor-fifa-120511-400x225.jpg 400w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/img_kantor-fifa-120511-768x432.jpg 768w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/img_kantor-fifa-120511.jpg 1200w" sizes="auto, (max-width: 465px) 100vw, 465px" /><p id="caption-attachment-859" class="wp-caption-text"><span style="font-size: 12pt;">FIFA Mengakui Kehebatan Ramang</span></p></div>
<p><span style="font-size: 12pt;">Perjalanan Andi Ramang sebagai pemain Timnas Indonesia membuatnya mendapat pengakuan dari induk sepak bola dunia, FIFA.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">FIFA bahkan pernah menceritakan kisah hebat Ramang untuk memperingati 25 tahun meninggalnya sang legenda pada 26 September 2012 lalu sebagai bentuk pengakuan atas performanya.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Kisah mengenai Ramang yang diangkat oleh FIFA adalah soal kehebatannya di ajang Olimpiade 1956 di Melbourne. Saat itu, penyerang legendaris ini mencuri perhatian saat melawan Uni Soviet di babak perempat final.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">“Bek-bek Uni Soviet yang bertubuh raksasa langsung terbangun saat Ramang yang bertubuh mungil melewati dua pemain dan memaksa Lev Yashin melakukan beberapa aksi penyelamatan,” kenang FIFA.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">“Pada menit ke-84, pemain berusia 32 tahun itu hampir membuat Indonesia unggul andai saja tendangannya tidak ditahan oleh pria yang selanjutnya disebut kiper terhebat dalam sejarah sepak bola,” tulis FIFA lagi.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Kisah Ramang yang mampu memporak porandakan barisan pertahanan Uni Soviet yang bertubuh besar, membuatnya dijuluki Kurcaci Monster.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Itulah salah satu peristiwa yang membuat nama Ramang menjadi salah satu legenda sepak bola Indonesia.</span></p>
<h2><span style="font-size: 14pt;">Kasus Suap dan Akhir Hayat Ramang Sang Legenda Sepak Bola Indonesia</span></h2>
<div id="attachment_866" style="width: 504px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-866" class="wp-image-866" src="https://speakbola.com/wp-content/uploads/20180211_024559-1-300x233.jpg" alt="Ramang sang legenda sepak bola indonesia" width="494" height="383" srcset="https://speakbola.com/wp-content/uploads/20180211_024559-1-300x233.jpg 300w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/20180211_024559-1-1024x796.jpg 1024w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/20180211_024559-1-400x311.jpg 400w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/20180211_024559-1-768x597.jpg 768w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/20180211_024559-1.jpg 1509w" sizes="auto, (max-width: 494px) 100vw, 494px" /><p id="caption-attachment-866" class="wp-caption-text"><span style="font-size: 12pt;">Kasus Suap dan Akhir Hayat Ramang</span></p></div>
<p><span style="font-size: 12pt;">Sayangnya, kisah indah Ramang di sepak bola tak seperti kehidupannya. Saat itu, pemain sepak bola tidak bisa punya penghasilan besar seperti pemain saat ini.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Akibatnya, Ramang terjerat kemiskinan. Apalagi ditambah kasus suap Skandal Senayan 1962 yang menyeret namanya hingga membuat kariernya tenggelam.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Sang legenda dituding menjadi dalang pengaturan skor antara PSM vs Persebaya pada ajang Kejurnas PSSI 1961 (Perserikatan). Buntut dari kasus ini, ramang mendapatkan sanksi larangan bertanding seumur hidup.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Meski begitu, Ramang tak pernah mengakui ia terlibat pengaturan skor. Ia mengaku hanya menerima “hadiah” dari orang yang menang judi. Bahkan, Ramang berani melawan karena menilai tuduhan itu tak tepat sasaran. “Saya minta keadilan, tapi tidak dapat,” kata Ramang, seperti diwartakan <a href="https://majalah.tempo.co/read/olahraga/30010/ramang-sudah-pergi" target="_blank" rel="noopener">Tempo</a>. “Saya telah menunjukkan orang yang memberikan hadiah, ternyata tidak pernah ditanyakan kepadanya benar atau tidak. Hadiah itu diberikan setelah pertandingan melawan Persija, setelah kita menang!”</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Setelah itu, Ramang sempat berkarier menjadi pelatih PSM dan Persipal Palu, namun tersingkir secara perlahan akibat tidak memiliki sertifikat kepelatihan. Akhirnya sang Legenda meninggal dunia pada tahun 1987 saat usianya 59 tahun akibat penyakit paru-paru, tanpa bisa berobat di rumah sakit akibat kekurangan biaya.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Begitulah akhir kisah dari Ramang sang legenda sepak bola Indonesia. Nama dan prestasinya akan selalu menjadi semangat untuk generasi selanjutnya. Istirahat dengan tenang Ramang!</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Ikuti terus <a href="https://speakbola.com">Speakbola</a> untuk dapat kabar terbaru dan unik dari dunia sepak bola.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Bicara bola speakbola ya speakbola aja!</span></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com/ramang-legenda-sepak-bola-indonesia/">Ramang : Legenda Sepak Bola Indonesia yang Diakui FIFA</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com">SpeakBola</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
