<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Final &#8211; SpeakBola</title>
	<atom:link href="https://speakbola.com/tag/final/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://speakbola.com</link>
	<description>Bicara Bola ya Speakbola aja!</description>
	<lastBuildDate>Sun, 10 Sep 2023 10:59:14 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://speakbola.com/wp-content/uploads/logo-only-32x32.png</url>
	<title>Final &#8211; SpeakBola</title>
	<link>https://speakbola.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Timnas Putri Inggris Juara Euro 2022, Akhiri Penantian 56 tahun</title>
		<link>https://speakbola.com/timnas-putri-inggris-juara-euro-2022/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[SpeakBola Writer]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 02 Aug 2022 05:47:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bola Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[56 tahun]]></category>
		<category><![CDATA[chloe kelly]]></category>
		<category><![CDATA[Final]]></category>
		<category><![CDATA[Juara]]></category>
		<category><![CDATA[sejarah]]></category>
		<category><![CDATA[selebrasi]]></category>
		<category><![CDATA[Timnas Putri Inggris]]></category>
		<category><![CDATA[Timnas putri jerman]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://speakbola.com/?p=744</guid>

					<description><![CDATA[<p>(speakbola.com) &#8211; Stadion Wembley menjadi saksi sejarah atas suksesnya Timnas sepak bola putri Inggris yang berhasil meraih juara Euro 2022. Three Lionesses ini mengalahkan Jerman pada partai puncak dengan skor 2-1. Ini adalah penampilan ketiga Inggris di final Piala Eropa, setelah gagal dia dua kesempatan sebelumnya. Lawan dari tim Inggris adalah Jerman yang jadi tim tersukses [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com/timnas-putri-inggris-juara-euro-2022/">Timnas Putri Inggris Juara Euro 2022, Akhiri Penantian 56 tahun</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com">SpeakBola</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong>(speakbola.com) &#8211; </strong>Stadion Wembley menjadi saksi sejarah atas suksesnya Timnas sepak bola putri Inggris yang berhasil meraih juara Euro 2022. Three Lionesses ini mengalahkan Jerman pada partai puncak dengan skor 2-1. Ini adalah penampilan ketiga Inggris di final Piala Eropa, setelah gagal dia dua kesempatan sebelumnya.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Lawan dari tim Inggris adalah Jerman yang jadi tim tersukses dengan delapan gelar sepanjang sejarahnya. Duel yang jadi adu tajam top scorer turnamen ini, yakni Beth Mead dari Inggris dan Alexandra Popp dari Jerman.</span></p>
<h2><span style="font-size: 14pt;">Jalannya Pertandingan </span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Setelah berimbang tanpa gol selama babak pertama, Inggris memecah kebuntuan di menit ke-62 lewat Ella Toone yang mencungkil bola melewati hadangan kiper Jerman Merle Fhroms.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Jerman segera berusaha menciptakan gol penyeimbang. Magull nyaris mencetak gol ketika tendangannya membentur tiang gawang, sedangkan Lea Schueller yang mengisi posisi Popp gagal memaksimalkan bola mantul ketika tendangannya malah jatuh ke pelukan kiper Inggris Mary Earps.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Namun, tim besutan Martina Voss-Tecklenburg tidak bisa lagi dicegah ketika Magull mencetak gol balasan usai memanfaatkan umpan silang Tabea Wassmuth. Serangan Jerman mengendur setelah Magull ditarik ke luar lapangan pada menit ke-90 karena cedera.</span></p>
<div id="attachment_746" style="width: 408px" class="wp-caption aligncenter"><img fetchpriority="high" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-746" class=" wp-image-746" src="https://speakbola.com/wp-content/uploads/timnas-inggris-300x200.jpg" alt="Timnas Putri Inggris vs Jerman Final Euro 2022" width="398" height="265" srcset="https://speakbola.com/wp-content/uploads/timnas-inggris-300x200.jpg 300w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/timnas-inggris-400x267.jpg 400w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/timnas-inggris.jpg 750w" sizes="(max-width: 398px) 100vw, 398px" /><p id="caption-attachment-746" class="wp-caption-text"><span style="font-size: 10pt;">Chloe Kelly cetak gol kemenangan Inggris</span></p></div>
<p><span style="font-size: 12pt;">Kedua tim terlihat kelelahan dalam 30 menit babak tambahan. Petaka datang kepada timnas Jerman,Inggris unggul lagi di menit ke-111 lewat penyerang pengganti Chloe Kelly. Dari situasi sepak pojok, Inggris membuat kemelut di depan gawang Jerman dan bola liar disontek Kelly untuk membuat skor 2-1. Kemenangan tersebut dipertahankan hingga akhir laga dan timnas sepak bola putri Inggris berhasil meraih juara Euro 2022.</span></p>
<h2><span style="font-size: 14pt;"><strong>Akhiri Penantian 56 Tahun</strong></span></h2>
<div id="attachment_747" style="width: 437px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-747" class=" wp-image-747" src="https://speakbola.com/wp-content/uploads/selebrasi-timnas-wanita-inggris-usai-juara-euro-2022_169-300x168.jpeg" alt="" width="427" height="239" srcset="https://speakbola.com/wp-content/uploads/selebrasi-timnas-wanita-inggris-usai-juara-euro-2022_169-300x168.jpeg 300w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/selebrasi-timnas-wanita-inggris-usai-juara-euro-2022_169-400x224.jpeg 400w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/selebrasi-timnas-wanita-inggris-usai-juara-euro-2022_169.jpeg 700w" sizes="(max-width: 427px) 100vw, 427px" /><p id="caption-attachment-747" class="wp-caption-text"><span style="font-size: 12pt;">Chloe Kelly</span></p></div>
<p><span style="font-size: 12pt;">Gol dari Chloe Kelly mengakhiri penantian panjang Inggris di pentas sepak bola dunia. Timnas putri Inggris bukan cuma meraih gelar pertama ajang tersebut, tetapi juga mengakhiri penantian 56 tahun Negeri Ratu Elizabeth tersebut menjuarai sebuah turnamen besar. Untuk pelatihnya, <a href="https://www.dailymail.co.uk/femail/article-11054351/Who-England-womens-football-coach-Sarina-Wiegman.html" target="_blank" rel="noopener">Sarina Wiegman</a>, ini adalah gelar keduanya setelah di 2017 bersama Timnas Belanda.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Masyarakat sepakbola Inggris akhirnya bisa berpesta juara juga setelah terakhir melihat timnasnya juara Piala Dunia 1966. Pada Euro 2020, The Three Lions takluk dalam drama adu penalti kontra Italia.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Speakers, bagaimana menurut kalian tentang pencapaian Timnas Putri Inggris?</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Ikuti terus <a href="https://speakbola.com">speakbola</a> untuk dapat kabar terbaru dan unik dari dunia sepak bola.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Bicara bola ya Speakbola aja!</span></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com/timnas-putri-inggris-juara-euro-2022/">Timnas Putri Inggris Juara Euro 2022, Akhiri Penantian 56 tahun</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com">SpeakBola</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dari Gol Tangan Tuhan Sampai Tandukan Zidane: 3 Pertandingan Kontroversial Piala Dunia</title>
		<link>https://speakbola.com/pertandingan-kontroversial-piala-dunia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[SpeakBola Writer]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 Jul 2022 08:10:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bolastori]]></category>
		<category><![CDATA[Final]]></category>
		<category><![CDATA[Kontroversial]]></category>
		<category><![CDATA[Maradona]]></category>
		<category><![CDATA[Materrazi]]></category>
		<category><![CDATA[piala dunia]]></category>
		<category><![CDATA[sepak bola]]></category>
		<category><![CDATA[Zidane]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://speakbola.com/?p=33</guid>

					<description><![CDATA[<p>1. Argentina Vs Inggris 1986 (speakbola.com) &#8211; Pertandingan perempat final Piala Dunia Meksiko 1986  menjadi saksi lahirnya gol tangan Tuhannya Maradona.  Bermula dari Steve Hodge yang melakukan umpan lambung ke arah kiper Inggris, Peter Shilton, celakanya Maradona coba menyundul bola tersebut. Alih alih menggunakan kepala, ia malah memakai tangan kirinya untuk memasukan bola tersebut. Kontroversi [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com/pertandingan-kontroversial-piala-dunia/">Dari Gol Tangan Tuhan Sampai Tandukan Zidane: 3 Pertandingan Kontroversial Piala Dunia</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com">SpeakBola</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2><strong>1. Argentina Vs Inggris 1986</strong></h2>
<div id="attachment_38" style="width: 524px" class="wp-caption aligncenter"><img decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-38" class="wp-image-38" src="https://speakbola.com/wp-content/uploads/201126125301-maradona-meninggal-media-inggris-pasang-foto-gol-tangan-tuhan-di-headline-300x169.jpg" alt="Gol tangan tuhan" width="514" height="290" srcset="https://speakbola.com/wp-content/uploads/201126125301-maradona-meninggal-media-inggris-pasang-foto-gol-tangan-tuhan-di-headline-300x169.jpg 300w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/201126125301-maradona-meninggal-media-inggris-pasang-foto-gol-tangan-tuhan-di-headline-1024x576.jpg 1024w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/201126125301-maradona-meninggal-media-inggris-pasang-foto-gol-tangan-tuhan-di-headline-768x432.jpg 768w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/201126125301-maradona-meninggal-media-inggris-pasang-foto-gol-tangan-tuhan-di-headline-1536x864.jpg 1536w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/201126125301-maradona-meninggal-media-inggris-pasang-foto-gol-tangan-tuhan-di-headline.jpg 1600w" sizes="(max-width: 514px) 100vw, 514px" /><p id="caption-attachment-38" class="wp-caption-text"><span style="font-size: 10pt;">Gol tangan tuhan Maradona ke gawang Inggrid di Piala Dunia 1986</span></p></div>
<p><span style="font-size: 12pt;"><strong>(speakbola.com) &#8211;</strong> Pertandingan perempat final Piala Dunia Meksiko 1986  menjadi saksi lahirnya gol tangan Tuhannya Maradona.  Bermula dari Steve Hodge yang melakukan umpan lambung ke arah kiper Inggris, Peter Shilton, celakanya Maradona coba menyundul bola tersebut. Alih alih menggunakan kepala, ia malah memakai tangan kirinya untuk memasukan bola tersebut.</span></p>
<h3><span style="font-size: 12pt;">Kontroversi Piala Dunia 1986</span></h3>
<p><span style="font-size: 12pt;">Gol yang tercipta pada menit 51 mendapat protes keras dari pemain Inggris tapi gol tetap disahkan oleh wasit asal Tunisia Ali Bennaceur. Menurut Ali Bennaceur dirinya mempercayai penilaian dari sang asisten, Bogdan Dochev asal Bulgaria, guna mengesahkan gol tersebut. Sementara Bogdan Dochev memberi keterangan yang berbeda, menurutnya gol tersebut tidak sah tapi wasit terlebih dahulu mengesahkan gol tersebut. Kontroversial bukan?</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Pada akhirnya Inggris harus mengubur impian nya untuk membawa pulang piala dunia, Inggris kalah dengan skor 2-1 lewat dua gol sang maestro Maradona (menit 51, menit 55) dan sebiji gol Inggris dari Gary Lineker (menit 81). Sebuah kontroversi Piala Dunia yang tidak akan dilupakan skuad inggris kala itu. Sementara Argentina berhasil menyabet gelar juara dunia keduanya.</span></p>
<h2><strong>2. Pertandingan Prancis Vs Brazil Di Piala Dunia 1998</strong></h2>
<div id="attachment_45" style="width: 525px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-45" class="wp-image-45" src="https://speakbola.com/wp-content/uploads/1998_FINAL_HERO-1-300x169.webp" alt="Prancis vs Brazil 1998: Pertandingan kontroversi Piala Dunia" width="515" height="290" srcset="https://speakbola.com/wp-content/uploads/1998_FINAL_HERO-1-300x169.webp 300w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/1998_FINAL_HERO-1-1024x576.webp 1024w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/1998_FINAL_HERO-1-768x432.webp 768w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/1998_FINAL_HERO-1-1536x864.webp 1536w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/1998_FINAL_HERO-1-2048x1152.webp 2048w" sizes="auto, (max-width: 515px) 100vw, 515px" /><p id="caption-attachment-45" class="wp-caption-text"><span style="font-size: 10pt;">Aksi kiper Prancis Fabian Barthez pada final Piala Dunia 1998</span></p></div>
<p><span style="font-size: 12pt;">Pertandingan kontroversial selanjutnya datang dari Final Piala Dunia 1998 di Prancis. Pertandingan yang mempertemukan tuan rumah melawan Brazil dianggap final paling ideal di perhelatan tersebut. </span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Prancis lolos ke final setelah mengalahkan tim kuda hitam Kroasia lewat dwigol Lilian Thuram. Sementara Brazil lolos ke final setelah menang dari tim Belanda yang kala itu diiisi pemain-pemain papan atas Eropa seperti Dennis Bergkamp, Patrick Kluivert, Clarence Seedorf. Tim samba menang lewat adu pinalti dengan skor 4-2.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Final yang diselenggarakan di stadion Stade de France diperkirakan akan berjalan ketat dan seru malah berakhir anti klimaks. Tim asuhan Aime Jacquet mencukur habis tim asuhan Mario Zagallo. Skor akhir 3-0 lewat sepasang gol dari Zidane dan satu gol dari Petit.</span></p>
<h3><span style="font-size: 12pt;">Kontroversi Piala Dunia 1998</span></h3>
<p><span style="font-size: 12pt;">Apa yang menjadi kontroversi dalam laga final Piala Dunia ini adalah misteri penyakit yang diderita oleh Ronaldo. Pemain terbaik pada kompetisi itu mengalami kejang-kejang yang menyebabkan namanya tidak masuk dalam daftar pemain di final</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Anehnya sesaat sebelum pertandingan, nama Ronaldo kembali masuk ke line-up dan bermain sebagai starter. Sayangnya permainannya tidak seperti biasa, Ronaldo terlihat kesulitan dalam menguasai bola. </span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Hingga kini belum diketahui pasti penyakit apa yang menyerang pemain terbaik FIFA tahun 1996 dan 1997 tersebut. Namun banyak isu berkembang, salah satunya diungkap oleh Televisi asal Brazil, yaitu Tv Globo, yang mengatakan bahwa tim Brazil disogok oleh FIFA sebesar USD 23 juta atau sekitar Rp325 miliar. FIFA juga menjanjikan Brasil keluar sebagai kampiun Piala Dunia 2002 dan menjadi tuan rumah Piala Dunia 2014, yang mana dua poin tersebut telah terbukti sekarang.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">FIFA menyogok Brazil agar Prancis menang dan merayakan kemenangan tersebut untuk melupakan isu diskriminasi yang sedang menjadi masalah di Prancis pada masa itu. Sekali lagi kebenaran semua itu tetap menjadi sebuah misteri dan kontroversi Piala Dunia. Yang jelas, pertandingan itu jadi kenangan buruk untuk para pecinta bola di Brazil.</span></p>
<h2>3. Italia vs Prancis 2006</h2>
<div id="attachment_48" style="width: 523px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-48" class="wp-image-48" src="https://speakbola.com/wp-content/uploads/252450_zinedine-zidane-menanduk-marco-materazzi-di-final-piala-dunia-2006-_1265_711-1-300x169.jpg" alt="Zidane dan Marco Materazzi" width="513" height="289" srcset="https://speakbola.com/wp-content/uploads/252450_zinedine-zidane-menanduk-marco-materazzi-di-final-piala-dunia-2006-_1265_711-1-300x169.jpg 300w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/252450_zinedine-zidane-menanduk-marco-materazzi-di-final-piala-dunia-2006-_1265_711-1-1024x576.jpg 1024w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/252450_zinedine-zidane-menanduk-marco-materazzi-di-final-piala-dunia-2006-_1265_711-1-768x432.jpg 768w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/252450_zinedine-zidane-menanduk-marco-materazzi-di-final-piala-dunia-2006-_1265_711-1.jpg 1265w" sizes="auto, (max-width: 513px) 100vw, 513px" /><p id="caption-attachment-48" class="wp-caption-text"><span style="font-size: 10pt;">Insiden tandukan Zidane ke dada Materazzi pada final Piala Dunia 2006</span></p></div>
<p><span style="font-size: 12pt;">Pertandingan terakhir yang masuk dalam list ini adalah Final Piala Dunia 2006 antara Italia dan Prancis. Dua tim yang sama-sama diunggulkan untuk jadi Juara Piala Dunia 2006 yang dihelat di Jerman.</span></p>
<h3><span style="font-size: 12pt;">Kejadian Kontroversial di Piala Dunia 2006</span></h3>
<p><span style="font-size: 12pt;">Insiden kontroversial tercipta pada laga ini, di mana  Zinedane Zidane melakukan tandukan ke dada bek Italia Marco Materazzi pada babak tambahan, setelah pertandingan berjalan imbang dengan skor 1-1 di waktu normal. Tandukan itu menghasilkan kartu merah untuk pemain keturunan Alzajair itu. Italia pun menjuarai piala dunia untuk ke 4 kalinya setelah juara pada tahun 1934,1938,1942. Pertandingan berakhir dengan kemenangan Italia lewat adu pinalti dengan skor 5-3.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Materazzi mengungkap alasan dibalik tandukan tersebut adalah ejekannya terhadap adik perempuan Zidane yang membuat pemain dengan rambut khas tersebut tersulut amarahnya dan menyundul dada bek Inter Milan tersebut.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Nah Speakers, itulah daftar 3 pertandingan kontroversial di Piala Dunia. Ikuti terus speakbola untuk dapat berita-berita update, seru dan unik dalam dunia sepak bola. Bicara bola ya <a href="https://speakbola.com/">SpeakBola</a> aja!</span></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com/pertandingan-kontroversial-piala-dunia/">Dari Gol Tangan Tuhan Sampai Tandukan Zidane: 3 Pertandingan Kontroversial Piala Dunia</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com">SpeakBola</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
