<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Ambon &#8211; SpeakBola</title>
	<atom:link href="https://speakbola.com/tag/ambon/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://speakbola.com</link>
	<description>Bicara Bola ya Speakbola aja!</description>
	<lastBuildDate>Sun, 10 Sep 2023 03:35:05 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://speakbola.com/wp-content/uploads/logo-only-32x32.png</url>
	<title>Ambon &#8211; SpeakBola</title>
	<link>https://speakbola.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Tulehu, Kampung Pencetak Pemain Sepak Bola Indonesia</title>
		<link>https://speakbola.com/tulehu-kampung-sepak-bola/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[SpeakBola Writer]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 29 Aug 2022 08:16:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bolastori]]></category>
		<category><![CDATA[Ambon]]></category>
		<category><![CDATA[Brazilnya Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Kampung Sepak Bola]]></category>
		<category><![CDATA[Maluku]]></category>
		<category><![CDATA[pemain sepak bola]]></category>
		<category><![CDATA[Pemain Timnas]]></category>
		<category><![CDATA[Tulehu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://speakbola.com/?p=1266</guid>

					<description><![CDATA[<p>(speakbola.com) &#8211; Di dunia banyak pemain bola hebat lahir dari kampung-kampung kecil nan terpencil. Kampung-kampung di bantaran sungai Amazon di Brazil, seperti Crete, Catalao, Rio Negro, hingga kampung urban di Rio de Jenario, hanyalah beberapa contoh kampung penghasil pemain bola hebat. Sama halnya dengan Brazil, Indonesia juga punya sebuah kampung pesisir, di gugus pulau Maluku, [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com/tulehu-kampung-sepak-bola/">Tulehu, Kampung Pencetak Pemain Sepak Bola Indonesia</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com">SpeakBola</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong>(speakbola.com)</strong> &#8211; Di dunia banyak pemain bola hebat lahir dari kampung-kampung kecil nan terpencil. Kampung-kampung di bantaran sungai Amazon di Brazil, seperti Crete, Catalao, Rio Negro, hingga kampung urban di Rio de Jenario, hanyalah beberapa contoh kampung penghasil pemain bola hebat. Sama halnya dengan Brazil, Indonesia juga punya sebuah kampung pesisir, di gugus pulau Maluku, yang paling banyak menghasilkan pemain sepak bola Indonesia. Kampung sepak bola itu bernama Tulehu.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;"><img fetchpriority="high" decoding="async" class=" wp-image-1271 aligncenter" src="https://speakbola.com/wp-content/uploads/WhatsApp-Image-2022-02-04-at-17.20.57-1-1024x1000-1-300x293.jpeg" alt="tulehu kampung sepak bola indonesia" width="390" height="381" srcset="https://speakbola.com/wp-content/uploads/WhatsApp-Image-2022-02-04-at-17.20.57-1-1024x1000-1-300x293.jpeg 300w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/WhatsApp-Image-2022-02-04-at-17.20.57-1-1024x1000-1-400x391.jpeg 400w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/WhatsApp-Image-2022-02-04-at-17.20.57-1-1024x1000-1-768x750.jpeg 768w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/WhatsApp-Image-2022-02-04-at-17.20.57-1-1024x1000-1.jpeg 1024w" sizes="(max-width: 390px) 100vw, 390px" /></span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Tulehu adalah sebuah kampung di kecamatan Salahutu, yang masuk ke dalam kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku. Tulehu merupakan pintu masuk bagi penduduk dari pulau-pulau seperti Saparua, Seram, Haruku, Nusalaut dan pulau-pulau lainnya, ke Kota Ambon melalui Pelabuhan Tulehu, yang merupakan salah satu pelabuhan utama di Ambon.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Masyarakat Tulehu dan sekitarnya, berbicara dalam bahasa Melayu Ambon, di samping beberapa bahasa asli yang umumnya dikenal sebagai bahasa Tana. Bahasa asli Tulehu memiliki kemiripan dengan beberapa bahasa asli di negeri-negeri lain di Pulau Ambon bagian utara.</span></p>
<h2><span style="font-size: 14pt;">Sejarah Sepak Bola Tulehu</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Pemain sepak bola asal Tulehu, Imran Nahumarury, mengatakan dalam sebuah wawancaranya bersama <a href="https://bolaskor.com/post/read/cerita-imran-nahumarury-soal-tulehu-desa-kecil-di-maluku-yang-jadi-pabrik-pesepak-bola-untuk-indonesia" target="_blank" rel="noopener">bolaskor.com</a>, bahwa kecintaan masyarakat Tulehu terhadap sepak bola sudah berlangsung lama, bahkan sejak masa penjajahan Belanda.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Hal tersebut terbukti dari sebuah tradisi di tulehu, yang sudah berlangsung turun-temurun, untuk memasukan kaki balita ke dalam wadah berisi air saat aqiqah, yang kemudian kaki balita itu diolesi oleh rumput lapangan sepak bola. Tujuannya tentu saja untuk mengenalkan sepak bola sejak dini.</span></p>
<h2><span style="font-size: 14pt;">Tradisi Sepak Bola Di Tulehu</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Budaya dan sepak bola seperti tumbuh berdampingan di kampung sepak bola ini. Anak-anak, remaja, sampai orang tua menjadikan sepak bola sebagai bagian dari hidup mereka. Lalu kecintaan masyarakat Tulehu dengan sepak bola ini kemudian membentuk sebuah tradisi.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Selain ada tradisi aqiqah bagi balita berusia tujuh hari untuk menginjak rumput sepak bola, Tulehu masih memiliki beberapa tradisi sepak bola yang masih dijaga keberadaannya hingga kini. Tradisi sepak bola itu adalah:</span></p>
<ul>
<li>
<h3><span style="font-size: 12pt;">Liga sepak bola sehabis Ashar hingga jelang Maghrib</span></h3>
</li>
</ul>
<p><span style="font-size: 12pt;">Di kampung sepak bola ini, setiap habis Ashar, liga sepak bola kecil digelar oleh masyarakat Tulehu hingga menjelang Magrib setiap hari.</span></p>
<ul>
<li>
<h3><span style="font-size: 12pt;">Liga Sepak Bola Ramadhan</span></h3>
</li>
</ul>
<p><span style="font-size: 12pt;">Di hari ketiga bulan Ramadan, ada liga sepak bola unik dan menantang yang digelar di Tulehu. Liga itu digelar 2 jam jelang buka puasa. Dan, seluruh pesertanya wajib berpuasa.</span></p>
<ul>
<li>
<h3><span style="font-size: 12pt;">Turnamen Di hari Lebaran</span></h3>
</li>
</ul>
<p><span style="font-size: 12pt;">Lebaran adalah salah satu momen di mana lapangan Matawaru di sisi tenggara Mapolsek Salahutuh, penuh dengan penonton. Ada puluhan pemain sepak bola asal Tulehu yang mengukir sukses di luar, ikut memeriahkan turnamen di sana.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Menariknya turnamen ini ialah, tidak sembarangan pemain bisa berada dalam satu tim. Setiap tim terdiri dari dua kasta kompetisi yang ada di Indonesia. Pemain di Liga 1 biasanya bermain dengan tim Liga 1. Begitu pun dengan pemain yang ada di Liga 2, mereka akan bermain dengan sesama pemain Liga 2.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;"><img decoding="async" class="aligncenter wp-image-1278" src="https://speakbola.com/wp-content/uploads/036705100_1498300620-Tulehu_player_fix-Edited-1-300x142.png" alt="Turnamen sepak bola saat lebaran di tulehu kampung sepak bola" width="442" height="209" srcset="https://speakbola.com/wp-content/uploads/036705100_1498300620-Tulehu_player_fix-Edited-1-300x142.png 300w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/036705100_1498300620-Tulehu_player_fix-Edited-1-1024x484.png 1024w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/036705100_1498300620-Tulehu_player_fix-Edited-1-400x189.png 400w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/036705100_1498300620-Tulehu_player_fix-Edited-1-768x363.png 768w, https://speakbola.com/wp-content/uploads/036705100_1498300620-Tulehu_player_fix-Edited-1.png 1200w" sizes="(max-width: 442px) 100vw, 442px" /></span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Aturan itu dilakukan agar para pemain bola dari Tulehu yang bermain di Liga 2 termotiviasi untuk bisa bermain di Liga 1. Jiwa kompetitf mereka pun akhirnya terbangun di turnamen ini sehingga ada asa untuk bisa bermain di Liga 1. </span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Selain itu, utamanya, turnamen ini digelar sebagai ajang silaturahmi dan saling memberikan motivasi.</span></p>
<h2><span style="font-size: 14pt;">Tulehu, Sepak Bola, dan Perdamaian</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Kisah keberhasilan tim Maluku yang menjadi juara Piala Medco U-15 sedikit banyak ikut membantu menyatukan Maluku, yang pernah terbelah akibat kerusuhan sosial yang bermula di Ambon pada 1999.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Namun upaya mendamaikan masyarakat melalui sepak bola sesungguhnya sudah dirintis oleh Aji Lestaluhu, mantan pemain sepak bola asal Tulehu yang pernah membela Makasar Utama (1986-1990) di era Galatama.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Aji membentuk sebuah tim yang membawa misi perdamaian melalui sepak bola. Mereka melakukan pertandingan persahabatan melawan tim dari daerah-daerah yang mayoritas beragama Kristen.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Kegiatan Ini berangkat dari keprihatinan kepala negeri Tulehu karena masyarakat yang berada di pulau- pulau Kristen tidak bisa ke Ambon. Pasalnya kapal yang ditumpangi harus berlabuh di Tulehu yang penduduknya Islam.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Aji dan timnya kemudian mengunjungi Pulau Haruku, Saparua, dan Seram untuk melakukan tur sepak bola. Meski masih ada ketegangan, tim dari Tulehu disambut oleh tuan rumah. Laga persahabatan pun benar-benar berjalan dengan penuh perdamaian.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Tur yang dilakukan Aji dan timnya selama satu bulan itu pun berhasil. Kehidupan pelabuhan Tulehu kembali bergairah karena banyak orang dari pulau-pulau Kristen berani ke Ambon.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Sepak bola ikut membantu meredakan konflik Ambon. </span><span style="font-size: 12pt;">Puncaknya saat tim Maluku menjadi juara Piala Medco U-15. Masyarakat Ambon dan juga Maluku bisa bersatu kembali. Tidak ada lagi perbedaan.</span></p>
<h2><span style="font-size: 14pt;">Nama-Nama Pemain Sepak Bola Asal Tulehu</span></h2>
<h3><span style="font-size: 12pt;">Era 1980an hingga 2000-an</span></h3>
<ul>
<li><span style="font-size: 12pt;">Tony Tanamal</span></li>
<li><span style="font-size: 12pt;">Hamsa Lesataluhu</span></li>
<li><span style="font-size: 12pt;">Sammy Pieterz</span></li>
<li><span style="font-size: 12pt;">Reynold Pieterz</span></li>
<li><span style="font-size: 12pt;">Aji Lestaluhu</span></li>
<li><span style="font-size: 12pt;">Ibrahim Lestaluhu</span></li>
<li><span style="font-size: 12pt;">Chairil ‘Pace’ Anwar</span></li>
<li><span style="font-size: 12pt;">Rachel Tuasalamony</span></li>
<li><span style="font-size: 12pt;">Dedi Umarella</span></li>
<li><span style="font-size: 12pt;">Imran Nahumarury</span></li>
<li><span style="font-size: 12pt;">Sani Tawainella</span></li>
<li><span style="font-size: 12pt;">Jacob Sihasale</span></li>
<li><span style="font-size: 12pt;">Nicky Putiray</span></li>
<li><span style="font-size: 12pt;">Rocky Putiray</span></li>
</ul>
<h3><span style="font-size: 12pt;">Pemain Era 2000-an</span></h3>
<ul>
<li><span style="font-size: 12pt;">Ramdani Lestaluhu</span></li>
<li><span style="font-size: 12pt;">Anan Migraf Lestaluhu</span></li>
<li><span style="font-size: 12pt;">Hasyim Kipuw</span></li>
<li><span style="font-size: 12pt;">Ridwan Tawainella</span></li>
<li><span style="font-size: 12pt;">Rizky Pellu</span></li>
<li><span style="font-size: 12pt;">Jais Lestaluhu</span></li>
<li><span style="font-size: 12pt;">Lutfi Lestaluhu</span></li>
<li><span style="font-size: 12pt;">Ricky Ohorella</span></li>
<li><span style="font-size: 12pt;">Hendra Adi Bayauw</span></li>
<li><span style="font-size: 12pt;">Manahati Lestusen</span></li>
<li><span style="font-size: 12pt;">Alfin Lestaluhu</span></li>
<li><span style="font-size: 12pt;">Hafid Lestaluhu</span></li>
<li><span style="font-size: 12pt;">Arafat Lestaluhu</span></li>
<li>Abduh Lestaluhu</li>
<li><span style="font-size: 12pt;">Rizky Pellu</span></li>
<li><span style="font-size: 12pt;">Alfin Farhan Tuasalamony</span></li>
<li><span style="font-size: 12pt;">Ahmad Jaid Kotta</span></li>
<li><span style="font-size: 12pt;">Viandri Titaheluw</span></li>
<li><span style="font-size: 12pt;">Subri Umarella</span></li>
</ul>
<h2><span style="font-size: 14pt;">Penobatan Tulehu Sebagai Kampung Sepak Bola</span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), pada 2012, menetapkan kampung yang pernah diadaptasi ke layar lebar menjadi film berjudul Cahaya Dari Timur: Beta Maluku (2014) ini, sebagai Kampung Sepak Bola karena telah mencetak banyak nama-nama pemain sepak bola Indonesia.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Sejak penobatan Tulehu menjadi kampung sepak bola, selain mendapatkan bantuan untuk perbaikan lapangan bola desa, kini semakin banyak sekolah sepak bola (SSB) di Tulehu. Dengan faslitas yang cukup mumpuni, SSB ini tentu menjadi tempat yang layak bagi anak-anak kampung sepak bola mengasah kemampuan.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Dalam beberapa tahun terakhir, puluhan pemandu bakat dari dalam dan luar negeri silih berganti mendatangi Tulehu untuk mencari nama-nama pemain sepak bola baru yang nantinya akan menjadi tulang punggung Timnas Indonesia di masa depan.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Ikuti terus <a href="https://speakbola.com/">SpeakBola</a> untuk mendapatkan berita terkini dan unik dari dunia sepak bola. Bicara bola ya SpeakBola aja!</span></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com/tulehu-kampung-sepak-bola/">Tulehu, Kampung Pencetak Pemain Sepak Bola Indonesia</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://speakbola.com">SpeakBola</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
