4 Pencetak Gol Termuda Liga Champions Sepanjang Sejarah

Pencetak Gol Termuda Liga Champions

Pencetak Gol Termuda – Liga Champions adalah kompetisi paling bergengsi di benua biru. Tim-tim dari berbagai negara saling berebut untuk menjadi pemenang di kompetisi ini.

Selain kompetisi yang bergengsi, ini juga merupakan panggung untuk unjuk gigi bagi para pemain termasuk pemain muda. Banyak pemain muda yang bersinar di ajang Liga Champions.

Berikut ini adalah beberapa pencetak gil termuda sepanjang sejarah liga Champions. Yuk simak daftarnya di bawah ini.

Ansu Fati (17 tahun 40 hari)

Rekor pencetak gol termuda Liga Champions saat ini adalah Ansu Fati saat membela Barcelona. Ia mencetak gol perdananya saat ia masih berusia 17 tahun 40 hari.

Gol tersebut ia cetak saat Barcelona menang 2-1 atas Inter Milan. Di pertandingan fase grup Liga Champions musim 2020/2021 tersebut, Ansu Fati berhasil mempersembahkan kemenangan untuk Braugana

Antonio Nusa (17 tahun 149 hari)

Pencetak gol termuda sepanjang sejarah Liga Champions yang kedua ada nama Antonio Nusa. Pemain berkebangsaan Norwegia-Nigeria ini mencetak gol perdananya saat berusia 17 tahun 190 hari.

Saat itu, ia membela Brugge dan berhasil membantu kemenangan 4-0 atas FC Porto di musim 2022/2023 . Nusa sendiri adalah wonderkid yang kini menjadi tumpuan klub Brugge.

Peter Ofori-Queye (17 tahun 195 hari)

Nama ketiga ada Peter Ofori-Queye yang nggak begitu diketahui banyak orang. Namun, namanya bertahan sudah hampir 25 tahun sebagai pencetak gol Liga Champions termuda.

Jadi, Peter Ofori-Queye mencetak gol perdana di Liga Champions musim 1997/1998 bersama Olympiacos. Golnya ke gawang Rosenborg itu tercipta saat usianya masih 17 tahun 195 hari. Tapi, Ofori-Queye kini sudah pensiun sejak musim 2012 silam.

Mateo Kovacic (17 tahun 211 hari)

Nama terakhir ada Mateo Kovacic sebagai pencetak gol termusa sepanjang sejarah Liga Champions. Ia mencetak gol perdana di UCL saat masih berusia 17 tahun 216 hari bersama Dinamo Zagreb.

Saat itu, pada fase grup Liga Champions musim 2011/2012 tetap harus kalah dengan skor telak 1-7 dari Lyon. Namun, Kovacic sendiri punya karir yang cemerlang di banyak klub besar sepakbola Eropa.

Kira-kira siapa lagi ya yang bakal mengukirkan nama sebagai pencetak gol termuda di Liga Champions?