4 Alasan Kenapa Ronaldo Keluar dari MU

(speakbola.com) – Sebuah kabar yang mengejutkan muncul di tengah perhelatan Piala Dunia 2022 di Qatar. Cristiano Ronaldo keluar dari Manchester United. Penggemar sepak bola di seluruh dunia pun dihadapkan pada sebuah pertanyaan besar pada hari Selasa, 22 November 2022: kenapa Cristiano Ronaldo keluar dari MU?

Dianggap sebagai salah satu pemain terhebat sepanjang masa, serta individu dengan pengikut Instagram tertinggi, lebih dari 500 juta pengikut, Ronaldo memulai karirnya di Manchester United saat remaja. Ia bermain bersama Setan Merah dari tahun 2003 hingga 2009.

Ronaldo muda memulai debutnya sebagai nomor 7, nomor keramat di Manchester United. Keterampilan CR7 membantu klub mengamankan tiga gelar Premier League, sebuah Piala FA, dan satu trofi Liga Champions.

Setelah melanjutkan karirnya di Real Madrid dan Juventus, Ronaldo pulang kembali ke Old Trafford pada tahun 2021 dan merebut kembali nomor punggung ikoniknya, nomor 7, yang sebelumnya digunakan oleh Edinson Cavani.

Namun tidak lama kemudian, hubungan antara Ronaldo dan Manchester United mulai memburuk, seiring meningkatnya ketidakpuasan sang mega bintang kepada klub baik di dalam dan di luar lapangan. Hingga pada akhirnya kedua belah pihak sepakat untuk menyudahi kebersamaan.

Alasan Kenapa Ronaldo Keluar dari MU

Dalam sebuah wawancara yang dilakukan Ronaldo bersama Piers Morgan baru-baru ini, ia menuangkan segala keluh kesahnya terhadap Manchester United hingga berujung pada keputusan kedua belah pihak untuk mengakhiri kerjasama. Penyebab Ronaldo hengkang dari MU pun terkuak dalam sesi wawancara itu.

1. Manchester United Tidak Berkembang

Ronaldo kembali ke Manchester United pada musim panas lalu usai berpetualang selama 12 tahun lamanya. Namun ia mendapatkan kesan yang kurang baik saat tiba di klub.

Pada periode kedua Ronaldo datang ke Manchester United performa klub memang sedang mengalami penurunan. Usai mencetak dua gol pada laga debut, raksasa Inggris tersebut justru mengalami penurunan performa hingga MU gagal merebut tiket ke Liga Champions.

Kegagalan tersebut menurut Ronaldo tidak lepas dari kondisi klub yang memprihatinkan. Perkembangan Manchester United menurutnya seperti jalan di tempat. Dasar pendapat Ronaldo itu salah satunya adalah fasilitas latihan The Red Devils yang sekarang masih sama seperti awal tahun 2000-an.

Sang mega bintang kemudian membandingkannya dengan pengalamannya saat memperkuat Real Madrid dan Juventus. Menurut Ronaldo, Sejak Sir Alex Ferguson pensiun, ia tidak melihat evolusi di klub. Tidak ada yang berubah dan progresnya nol.

2. Tidak Mendapat Respek dari Erik Ten Hag

“Saya tak menghormati Ten Hag!” – Cristiano Ronaldo

Begitulah kalimat yang dilontarkan CR7 saat wawancara bersama Piers Morgan. Pemain Portugal itu merasa dirinya tidak dihormati oleh Erik ten Hag sehingga dia tidak perlu memberikan respek balik kepada sang pelatih.

Sebelumnya, Ronaldo dan Ten Hag beberapa kali terlibat perseteruan. Sang mega bintang sempat dibangku-cadangkan oleh sang manajer. Puncak konflik Ronaldo dan Ten Hag adalah saat laga melawan Tottenham, di mana sang mega bintang meninggalkan lapangan sebelum laga usai karena tidak terima dimasukan pada menit-menit akhir pertandingan.

3. Ronaldo Tidak Suka kepada Keluarga Glazer

Ronaldo mengkritik pemilik Manchester United, Keluarga Glazer, yang sangat tidak populer di kalangan fans Setan Merah. Bahkan, jelang laga pekan ketiga Premier League musim ini, tagar #emptyoldtrafford sempat menggema di media sosial sebagai bentuk protes fans terhadap pemilik klub.

Keluarga Glazer yang berbasis di Amerika Serikat mengakuisisi Manchester United pada 2005 dengan membeli kurang dari 57 persen saham klub.

Penguasaan mereka akan MU akhirnya meningkat menjadi 76,2 persen. Namun karena kurangnya investasi mereka di klub, nyanyian anti Glazer dapat terdengar rutin selama pertandingan. Kritik Ronaldo seolah menjadi penguat atas sentimen penggemar terhadap pemilik klub.

Keluarga Glazer menurut Ronaldo tidak peduli dengan klub dalam segi sepak bola. Mereka hanya menjadikan Manchester United sebagai ladang bisnisnya saja.

4. Merasa Dikhianati oleh MU

“Beberapa orang, saya rasa, tidak menginginkan saya di sini,” Cristiano Ronaldo

Ronaldo mengklaim bahwa ia merasa dikhianati oleh MU. Ia meyakini bahwa petinggi-petinggi klub berusaha menyingkirkannya bahkan sejak musim lalu.

Pernyataan Resmi dari Klub Soal Ronaldo Keluar MU

Melalui situs resminya Manchester United telah mengeluarkan sebuah pernyataan pada hari Selasa, 22 November 2022. Pernyataan tersebut menyatakan bahwa Cristiano Ronaldo akan meninggalkan Manchester United dengan kesepakatan bersama, dengan efek segera.

Kemudian, klub berterima kasih kepada Ronaldo atas kontribusinya yang luar biasa selama dua periode di Old Trafford dengan mencetak 145 gol dalam 346 penampilan, dan mendoakan yang terbaik untuk masa depan dia dan keluarganya.

Pernyataan tersebut juga menyebutkan bahwa semua orang di Manchester United akan tetap fokus untuk melanjutkan kemajuan tim di bawah Erik ten Hag dan akan bekerja sama untuk memberikan kesuksesan di lapangan.

Pernyataan Pribadi Ronaldo

Melalui akun twitter pribadinya, Cristiano Ronaldo juga menyampaikan keterangan pribadi perihal dirinya yang keluar dari MU. Keterangan itu menginformasikan bahwa mereka berdua, MU dan dirinya, telah sepakat untuk mengakhiri kontrak lebih awal.

Kapten Tim Nasional Portugal ini juga mengungkapkan rasa cintanya terhadap Manchester United dan para penggemar yang tidak akan pernah berubah. Ia juga berharap tim akan sukses dalam menjalani sisa musim ini dan di masa depan.